MANUSIA TIDAK SUKA PERUBAHAN - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang perjalanan rohani seorang Kristen yang tidak selalu mudah dan penuh dengan tantangan. Proses pendewasaan diri di hadapan Tuhan seringkali melibatkan pengalaman yang tidak menyenangkan, namun hal ini diperlukan agar kita dapat dibentuk menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi Tuhan. Perubahan pola pikir agar selaras dengan pikiran Tuhan juga menjadi kunci dalam pertumbuhan rohani.

  • Perjalanan hidup bersama Tuhan tidak selalu mudah dan menyenangkan.
  • Proses pembentukan diri seringkali melibatkan pengalaman yang tidak enak.
  • Pentingnya mengubah pola pikir agar selaras dengan pikiran Tuhan.

Pengantar

Pembukaan dengan doa dan permohonan agar Roh Kudus menguasai hidup serta memberikan hikmat dan pengertian dalam memahami firman Tuhan. Jemaat diajak untuk merenungkan perjalanan rohani mereka, termasuk masalah dan kendala yang dihadapi.

Tantangan dalam Kehidupan Kekristenan

Dalam menjalani kehidupan kekristenan, seringkali kita diperhadapkan dengan hal-hal yang tidak kita sukai dan bertentangan dengan keinginan kita. Hal ini dapat berupa masalah dalam keluarga, pekerjaan, atau bahkan karakter orang-orang di sekitar kita. Perjalanan hidup bersama Tuhan tidak selalu mulus seperti yang dikhotbahkan oleh para pendeta, namun justru melalui tantangan-tantangan inilah kita didewasakan.

Proses Pembentukan Diri

Setiap orang Kristen yang sedang didewasakan akan dibawa ke dalam perjalanan yang penuh tantangan. Daging kita seringkali memberontak dan melawan saat diproses, namun semakin kita melawan, semakin kita sakit. Sebaliknya, jika kita nurut, meskipun tidak enak, ujungnya kita akan mengalami kemerdekaan. Proses pembentukan ini seperti kayu yang digergaji, diamplas, dan diserut agar menjadi barang yang bernilai. Atau seperti tanah liat yang diremukkan, dibentuk, dan dibakar agar menjadi porselin yang mahal.

Perubahan dan Penyesuaian Diri

Manusia pada dasarnya tidak suka perubahan, namun ikut Tuhan berarti harus berubah setiap hari. Kita harus berubah dari yang buruk menjadi baik, dari yang cerewet menjadi penyabar, dan dari pikiran yang serampangan menjadi pikiran yang bijaksana. Jangan seperti Yesus yang tidak pernah berubah, tetapi kitalah yang harus berubah agar semakin serupa dengan Dia.

Merangkul Firman Tuhan

Daging kita tidak suka perkara rohani, seperti membaca dan merenungkan firman Tuhan. Lebih enak membaca sekilas saja daripada mencerna dan menjadikannya cermin bagi diri kita. Namun, justru dengan merenungkan firman Tuhan, kita dapat memahami kehendak-Nya dan hidup sesuai dengan kehendak-Nya.

Tanah Liat di Tangan Penjunan

Kita ini seperti tanah liat di tangan penjunan, diremukkan dan dibentuk sesuai dengan kehendak-Nya. Proses ini mungkin tidak enak, bahkan menyakitkan, namun hasilnya akan membuat kita menjadi barang yang bernilai di mata Tuhan. Seringkali kita mengeluh dan komplain saat menghadapi masalah, namun sebenarnya itu adalah bagian dari proses pembentukan diri yang diizinkan oleh Tuhan.

Pola Pikir yang Selaras dengan Tuhan

Daging kita seringkali berteriak saat ditegur, namun seharusnya kita berterima kasih dan mau berubah. Jangan terpaku pada perkataan atau sikap orang lain yang menyakitkan hati, tetapi fokuslah pada proses pembentukan diri yang sedang Tuhan kerjakan. Kita harus menyelaraskan pola pikir kita dengan pola pikir Tuhan agar tidak selalu bertentangan dengan-Nya.

Kekuatan dan Hadirat Tuhan

Sesi pujian dan penyembahan diiringi dengan doa untuk merasakan kuasa dan hadirat Tuhan. Beberapa jemaat maju ke depan untuk didoakan dan mengalami jamahan Roh Kudus.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Terima kasih Tuhan buat malam hari ini Tuhan bicara di tengah kami, urapi kami semuanya. Roh Kudus kami minta Engkau menguasai seluruh hidup kami. Kami minta roh hikmat, wahyu, dan pengertian mengalir, memenuhi kami sehingga kami dibuat mengerti semakin hari berjalan dalam ketetapan-Mu, didapati menjadi orang-orang kesukaan-Mu, didapati menjadi orang kesayangan-Mu sampai garis akhir kami bisa melakukan tepat seperti yang Kau mau. pegang dan terus bawa kami seritme, seirama denganu sampai garis akhir Tuhan. Dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Haleluya. Amin. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan.

0:47 Bagaimana selama ini berjalan bersama Tuhan, bergereja, berjemaat, ada problem apa enggak? Gimana pertumbuhan rohani, kondisinya? Kenapa bisa naik turun? Apa jalan terus atau gimana? Apa kendalanya? Yang menjadi masalah dalam kerohanian kita, pertumbuhan rohani kita apa selama ini? Ada enggak yang lagi Bapak belur sampai aduh Tuhan aku nyerah ajaalah ikut Tuhan kok kayak begini atau hidup ibu-ibu ini bahagia semua ini kelihatan mukanya bahagia tambah cantik tambah makmur saja nih kelihatannya semuanya. Amin. Amin. Amin. Kalau ada trouble, ada yang lagi ada trouble atau lagi malas ikut Tuhan? Enggak ada. Lagi malas banget. Hah?

1:35 Enggak ada. Enggak ada sih kelihatannya. Ini yang muda-muda ini bagaimana ini? Gimana perjalananmu bersama Tuhan selama ini? Everything is ok semuanya. Iya. Ya kadang yang jadi masalahnya dalam kita menjalani kehidupan kekristenan kita ini ketika kita ini diperhadapkan dengan hal-hal yang kita gak sukai yang bertentangan dengan keinginan kita. Iya. Nah, itu benar-benar merobek yang di dalam jiwa kita. Iya. Apalagi kalau diperhadapkan dengan orang-orang yang menyebalkan. kayaknya enggak pernah ya. Semuanya baik semua ini. Atau diperhadapkan dengan suami-suami yang manis dan kasih duit terus ya atau suamimu seringkiali menyebalkan. Kalau diperhadapkan dengan suami yang

2:21 baik hati dan kasih bonus terus, kasih jalan-jalan terus. Oh, press the itu membuat hidup tambah bahagia. Tapi bagaimana kalau diperhadapkan dengan suami yang menyebalkan? Pelit kikir. Sudah pelit kikir ngomongnya ketus galak. Malas ke gereja malas ke gereja ngomongnya kasar. Itu jadi benar-benar tantangan dalam hidup kita. Iya. Iya. Karena karena perjalanan hidup kita memang enggak selalu baik loh ikut Tuhan. Betul. Tidak seperti khotbahnya para pendeta hari Minggu loh. Oh, kamu diberkati, kamu akan sukses, kamu akan sehat terus, kamu akan makmur. Itu janjinya Tuhan dan janji Tuhan itu pasti

3:07 ya dan amin. Tapi dalam perjalanan hidup kita itu seringki dibawa ngalamin hal-hal yang gak kita sukai. Benar apa enggak? Betul. Dan itu rasanya kok begini ya ikut Tuhannya. Kemarin saya pernah ngomong ikut Tuhan itu bulat, ruwet, dan enggak jelas. Pernah ngalami enggak? Sudah lewat macam-macam begitu lewat. Iya kan? Karena kok kenapa dibawa ke sana dan ujungnya si oma bisa jelas sudah lewatlah itu. Karena setiap orang Kristen yang sedang didewasakan dibawa ke perjalanan seperti itu loh. Nah, waktu kita dalam perjalanan itu daging pasti teriak.

3:55 Kita seringkiali memberontak, melawan dan lain sebagainya. Semakin kamu melawan, kamu sakit loh. Semakin nurut memang gak enak, tapi ujungnya akan ngalami kemerdekaan. Nah, waktu diproses diperhadapkan dengan kejadian-kejadian yang tadi gak enak. Seringkiali kita mulai mulai memiliki pemikiran pemikiran yang bertentangan dengan firman. Karena orang itu seperti apa dia berpikir itulah dia. Sebenarnya kita pegang harusnya janji Tuhan. Realita dan janji Tuhan itu dua hal yang berbeda loh. Untuk janji Tuhan digenap itu by proses

4:41 gak ada yang instan. untuk kita ngalami perjalanan disempurnakan itu by proses gak ada yang instan tapi selama hati kita nyari Tuhan kan disempurnakan kan di sini kan enggak ada yang kudus suci tak bercacat telah kita dikuduskan kita sedang berjalan disempurnakan step by step nah waktu perjalanan disempurnakan tadi kita ini dikikis ini yang ngomong juga sedang dalam perjalanan disempurnakan dikikis banyak hal yang gak benar sedang dikikis nah Kebanyakan waktu dikikis enak apa enggak? Enggak enak. Nah, ini dulu bentuknya sebelum jadi ini kan kayu. Kayu diapain dulu supaya bisa mulus begini nih? Digergaci, diamplas, digergaji,

5:29 diamplas, diserut. Itu kalau dia bisa teriak kira-kira ngapain dia? Teriakir ampun. Capek. Capek lelah. Benar apa enggak? Terus kalau hanya sekedar jadi kayu, ada nilainya mahal enggak? Ini mahal enggak? Ini mahal. Tapi harus ngalami proses yang panjang kan. Iya. Belum kadang lagi diopen. Iya. Belum kadang harus di kikis. Ya, jelas kita pun juga sedang dibawa ke sana. Tapi kalau enggak mau hanya sekedar kayu paling ujungnya dibakar. karena bikin sampah kalau enggak dihancurkan gak berguna sama sekali.

6:14 Iya. Nah, waktu Tuhan mau bawa kita, hidup kita ini berguna itu harus ngalami seperti itu. Dan kecenderungan daging kita itu kan suka yang enak-enak, enggak suka yang enggak enak, pasti senang yang enak-enak. Maunya kalau di Jakarta, kalau kita di di Jakarta naik turun mobil, waktu berjalan di Singapura, tinggal di Singapura mulai ada pergeseran kehidupan yang berbeda. Udaranya oke, suasananya oke, tapi harus sering jalan kaki. Benar apa enggak? Iya. Kaki teriak enggak itu? Waduh, Pegel. Pegal. capek biasanya duduk disopirin sudah nyampai sampai

7:00 lobi turun sopir cari parkir sendiri lah sampai sini harus naik turun MRT dan BAS enggak enak karena kita biasanya suka yang enak ketika ada perubahan biasanya daging teriak karena diri kita ini sebenarnya enggak suka perubahan loh. Biasanya kan potong rambut. Siapa yang potong rambutnya berubah-berubah setiap ke salon? Siapa yang setahun potongan rambutnya gak berubah? Rata-rata seperti ini terus kan. Apalagi kalau udah kelihatan ngaca, kelihatan cantik. Wah cocok nih gua kelihatan langsing. Udah kayak artis Korea. Wah keren ini. 50 tahun pun

7:46 enggak berubah. Tetap seperti itu loh. Kenapa? Waktu tukang salonnya mulai cuma dikeriting dikit nih dibikin gelombang manis. Ah, enggak, enggak nyamanlah waktu mulai potong rambut dengan model yang baru. Kok enggak enak ya? Kok enggak enak ya? Benar gak? Iya. Karena kecenderungan manusia tidak suka perubahan. Nah, ikut Tuhan itu harus berubah setiap hari. Jangan ngikut Yesus. Dalam tanda kutip Yesus dari dulu tidak pernah berubah. Kita juga jangan sampai kita enggak berubah dari dulu. Kalau kita enggak berubah, menyebalkan. Yesus gak berubah, kita yang berubah. Ngerti enggak? Ikut Tuhan itu berubah

8:31 terus setiap hari. Dari yang buruk, dari yang cerewet, dari yang ngeyel, dari pikiran yang serompangan, dari orang yang enggak mau cinta Tuhan, mulai ikut Tuhan, mau nurut sama Tuhan. Enak enggak? Siapa yang suka baca firman, renungin, Tuhan, ini ayat ini ngomong begini. Ini maksudmu apa? Ya, Roh Kudus aku kok enggak ngerti? Enggak mudeng ayat ini ngomong apa maksudmu apa ya? Aku sudah hidupin ayat ini belum ya? Terus menurutmu gimana ya Tuhan? Siapa yang pernah baca satu ayat sampai direnungin, dicerna, dikunyah, dijadiin cermin? Daging enggak suka kan? Lebih enak baca sekilas kayak baca. Sudahlah menunaikan aktivitas sebagai

9:18 seorang Kristen baca Alkitablah. Terus bahkan setelah baca Alkitab ngantuk kok aku susah tidur ya tak baca kitab imamat memperanakkan ini memperanakan gak opo toh Tuhan maksud ini ah lelah lama-lama keri keri kereip tidurnya daging enggak suka loh perkara rohani kayu kalau tidak dibentuk dia hanya sebagai kayu dan kita ini seperti tanah liat katakan amin amin Amin. Tanah liat diambil dari mana? Tanah. Dari tanah. Dari hutan, dari pinggir sungai. Ada nilainya enggak tanah lihat yang di pinggir sungai? Kalau pegang tanah liat

10:04 nyiciik enggak? Nyici. Terus cuci tangan pakai hand sanitizer, pakai tisu basah dan lain sebagainya. Terus mau ambil makanan. Ih jij masih ingat dah ya? Benar enggak? Ih jangan-jangan ada cacingnya dan lain sebagainya. Ini kukunya langsung hitam-hitam. Wah, dipotong, dibersihin. Benar enggak? Gak bernilai, kan? Bagaimana tanah lihatnya supaya bernilai? [Musik] Ada piring gelas enggak? Ada porselin enggak? Di sini ada pajangan? Di rumah ibu-ibu ini ada pajangan mahal enggak? Porselin. Benar apa enggak? Itu bikinnya bagaimana? Jadi porselin mahal. Kita kalau beli porselin hiasan yang mahal, fas bunga dan sebagainya itu kan mahal kan. Iya. Mahal enggak? Mahal.

10:50 Tahu enggak prosesnya dari mana itu? Dari mana bahannya? Tanah lihat enggak? Iya. Di-ucek apa diucek-cek ya? What isk-ucek Singapura diublek-ublek lah ya. Sopo neh? K ora ngerti ya. Diremukkan dibentuk. Oh ini jelek nih. Ganti lagi dibentuk lagi. Kok meleot ini? Dibentuk lagi terus. Oh, ini baru pas sudah bentuk berkali-kali meleot-mleot kok enggak sesuai dengan ee keinginan dibentuk lagi kan. Kira-kira itu tanah lihat kalau bisa ngomong ngomong apa itu? [Musik] Enggak enak iki. Ini kurang ajar ini yang punya ini. Kurang ajar nih. Terus

11:38 setelah bagus dikeringin kan? Dibakar enggak? Dibakar. Panas enggak? Itu panas. Terus tiba-tiba ada di mejanya bangsawan jadi piring. Ada di mejanya raja-raja Inggris jadi vas bunga. Ada di rumah-rumah yang mahal-mahal jadi hiasan yang mahal. Jadi barang mahal enggak? Bayangin kalau hanya sekedar tanah liat. Ibu-ibu aja jijik loh. Geliah. Tapi kan by proses kan. Enak enggak waktu diproses itu? Kita ini seperti tanah liat di tangannya penjunan loh. Diremukkan, diremes-remes. Dan waktu ibu-ibu diremukkan

12:25 nangis kan seringkiali. Aduh tu. Tapi kelihatannya ini banyak jemaat Singapura dolar semua nih mukanya nih ya. Enggak pernah kekurangan duit ya kelihatannya ya. Kata-katanya main enggak pernah kekurangan duit ya. Oh, ini makmur semuanya kelihatan. Katakan amin. Amin. Amin. Amin. Pernah bayangin cicilan pas bayar cicilan uangnya pas. Iya. Waktu bayar IPL pas. Waktu bayar anak sekolah pas. Uangnya pas. Terus ada lagi tagihan kartu kredit dan lain sebagainya. Apalagi kalau belanja online. Loh ini kok ada belanja ini banyak ini. Terus uangnya pas. Tuhan katanya engkau berkati aku

13:11 berkelimpahan. Kok just inap tok ini. Katanya janjimu engkau memberkati aku. Engkau bawa aku ke padang rumput yang hijau, makan kenyang berkelimpan. Kok realitynya seperti ini? Aku berpikir waktu pacaran dulu ketemu calon suamiku, wah ganteng kayak artis Korea, kayak artis Hongkong, lembut. Setelah nikah kok horor begini ya Tuhan ya? Gimana ya Tuhan ya? Eh kok enggak seperti yang aku harapkan nih? Nak dalam hati kita seringkiali komplain kan ngeluh enggak? Tapi sebenarnya itu bagian yang diizinkan Tuhan sedang membentuk step by

13:57 step dibentuk step by step dibawa step by step nek kita nurut cepat prosesnya. H. Tapi yang jadi masalahnya daging kita seringkiali teriakan. Siapa yang ditegur terima kasih ya aku mau berubah atau ibu-ibu kalau ditegurnya tuajem langsung mukanya berubah seperti beruang kehilangan anak ya. Pernah ngalami kayak gitu enggak? Ibu-ibu suka ditegur apa enggak? Enggak suka kan? Daging enggak suka kan? Sukanya kok kelihatan muda 10 tahun ya cantik langsing loh sakit boh mamu kok tambah bersinar senang enggak kalau digituin semuanya diangkat-angkat wuh kamu kok tambah luar biasa hari ini kamu tuh

14:44 pelayanan gini keren hari ini kamu jadi berkat banget ya wuh permainan gitarnya ibu tadi merdu sampai surga mendengarnya malaikat tepuk tangan semuanya woh senang happy enggak digituin tapi Waktu ditegur tadi kamu tuh pakaiannya kok ngelombrot ya gak enak banget dilihat ya rambutmu acak-acakan kamu enggak keramas 50 tahun atau bagaimana ya kadang terus kamu tuh kok kurang senyum kamu cemburut aja loh waktu diomongin begitu kadang seringkiali kita berpikir kepikiran kan yang negur lupa, yang ngomongin jelek lupa, tapi yang ditegur yang diomongin tidur

15:30 kepikiran, besok kepikiran, seminggu kepikiran padahal yang ngomong lupa. Siapa yang pernah ngalami kayak begitu? Enggak ada. Kalian seperti Yesus semua ya kayaknya ya. Pernah enggak mengalami seperti itu? Kadang kita itu terengiang perkataan satu orang atau sikapnya satu orang sampai berhari-hari loh. Dan rasanya kalau ingat mak dek ngelihat mukanya terus ketemu di gereja. pelayanan kemarin ngomong nyakitin lupa ya memang ya ketahui hati gua sakit pernah ngalami enggak kayak gitu mungkin enggak di gereja ini mungkin di negara Konoha yang banyak iya kan plus 65 banyak e di plus 62

16:16 kayaknya ya di negara Konoha banyak waktu kita ngalami seperti itu pemikiran kita ini kan ngawur sekalian iya apalagi kalau simpel aja bugem enggak? Karena bugem sibuk urus ini, urus ini ketemu ibu-ibu nih cuek aja gitu dia. Ibu-ibu bisa berpikiran aneh-aneh loh. Wah, gua enggak disayang lagi. Kenapa ya kok dia enggak sayang saya ya? Enggak peduli saya. Siapa yang pernah berpikiran seperti itu? Gak ada kan? Lah soalnya Bu ya begitu. Oh buem kan baik semua. Tapi ada jemaat di Jakarta itu enggak disapa gembalanya karena gembalanya itu lagi sibuk. sakit hati tersinggung loh. I kan aneh kayak begitu. Karena apa? Punya pola pikir yang tidak mau diubah lagi. Harusnya kan kita

17:01 mengizinkan Tuhan diproses terus, dibentuk terus. Karena kita harus menyelaraskan pola pikir kita ini seperti pola pikirnya Tuhan. Tapi kalau kita pakai pola pikir kita sendiri selalu bertentangan dengan Tuhan. [Tepuk tangan] Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tanganmu. Maju ke depan. Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir dalam bukan karenamu, tapi karena suruh maju. Suruh maju. Oh.

17:47 [Musik] Bus [Musik] Jus [Musik]

18:36 Jesus [Musik] Now Jesus name Jesus name Jesus Jesus Ibu ini sesang terima semakin semakin semakin

19:23 [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya power [Musik] Jesus name Now Jesus masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan. Kuasa Jesus semakin mengalami Jesus. Biar di situ. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube