0:02 Q al Habib Imam Abdullah bin Alawi Al Hadad Radhiallahu Anhmal ahlu walal wni bil ahliun azzaujah wazzaujat wabilak nafaqtil insan. Ya, ini eh dimaksud di sini oleh Abdullah Haddad ngasih nasihat khusus untuk kedua mempelai suami istri apa yang harus mereka kerjakan. Wa yang dimaksud dengan ahl adalah yang dimaksud adalah istri, yang dimaksud dengan iil adalah anak-anak atau kerabat keluarga kita yang wajib kita nafkahi. Karena kewajiban memberi nafkah itu dari tiga jalur. Kewajiban memberi nafkah dari tiga jalur. Yang pertama dari jalur usul atau furuk. Dari jalur usul atau furuk. Ya, ini ayah
0:48 wajib ngasih nafkah ke anak. Kalau anaknya gak mampu atau anaknya kaya mampu, ayahnya gak mampu, maka wajib bagi anak ngasih nafkah ke ayah. Minal ushul ila furu. Yang kedua, wajib ngasih nafkah juga dari suami wajib nafkahin istrinya. Kalau istri ngasih nafkah suaminya, itu hanya ihsan, kebaikan, bukan kewajiban. Kenapa? Karena eh nafkahnya suami kepada istri fi muqobalatil istimta biha sebagai ganti dari diperbolehkannya untuk bersetubu bercumbur rayu dengan dia. Itu kewajiban suami kepada istrinya untuk ngasih nafkah. Yang ketiga,
1:33 milkah. Seluruh yang kita milikin dari hewan atau budha. Hewan yang kita milikin wajib kita kasih nafkah atau kita kasih makan, minum, dan lain-lain. Atau begitu juga budak itu wajib kita kasih makan dan minum dan lain-lain. Kewajibannya bagi siapa? Bagi kita. Selama itu ini hewan di tangannya kita yang harus kita kita ikat, kita kurung, wajib kita kasih nafkahnya yang cukup, makanannya yang cukup. Ayo. Watahtaori wa kafalatih. Namam. Ini semuanya nafkah ini kalau yang nafkatul usul wal furu wa nafqatul milkiyah ini yaskud bim zaman. Kalau misalnya ada satu orang zalim misalnya gak ngasih nafkah ke anaknya atau anak gak ngasih nafkah ke istri apa ke abahnya ibunya sampai sebul 2 bulan atau
2:21 satu orang ngasih nak nafkah kepada barang yang dimiliki terus dia tobat kembali kepada Allah gugur kewajiban yang telah lalu. Tapi kalau nafkahnya e suami ke istri itu ma yaskut bimudhi zaman ndak jatuh ndak gugur dengan berlalunya waktu misalnya nafsiah ada suami zalim gak ngasih nafkah ke istrinya sedangkan istri ndak rida dengan perihal tersebut nak merestui dengan perihal tersebut kemudian sebulan misalnya atau 2 bulan ee kemudian dia tobat nih suami namam tobat gak masalah tobat kepada Allah cuman wajib membayar ee nafkah yang telah ditinggalkan dalam masa sebulan Yaajibu alaiqiamati naamatiquihim
3:07 diyadini. Ngasih nasihat anjuran. Ini tugasnya suami ini tugasnya kepala keluarga seorang ayah kepada istri dan anak-anaknya. Sebagaimana kita diwajibkan nasi nafkah, makan, minum, pakaian mereka, tempat tinggal mereka. Yang lebih penting dari ini meskipun ini juga wajib yaitu tarbiyatuhum. Didik mereka dengan didikan yang hasanah dengan didikan yang baik. Oo w fihi salamatum. Dan seluruh perihal yang bisa menyelamatkan mereka istri anak kita nyelamatkan dari apa? Dari seluruh musibat di dunia atau akhirat ya. Fidil akhirah. Fidil akhirah. Apalagi di akhirat nanti ya.
3:56 Lah wajib juga bagi seorang pemimpin keluarga baik itu suami atau ayah untuk memerintahkan kerabat keluarga yang di rumahnya dia, yang di bawah kewajibannya dia untuk selalu ngerjakan perintahnya syariat. Artinya menjaga salatnya mereka sudah salat enggak di waktunya. Atau mengajakkan perihal-perihal yang sunah. Kita kelihatan istri kita mau salat, dilihat dulu tangannya megang siw. Enggak. Gak megang siwak, belikan besok pagi siwak. Dipantau sudah baca gak zikir bangun tidur, zikir ketika masuk kamar mandi itu kewajiban suami, kewajiban ee kepala keluarga. Gak bisa kita ihmalkan begitu. Kalau kita ehmalkan begitu ya kalian yang baca satu pun di rumah nanti natijahnya satu rumah
4:44 di rumah bangun tidur nak baca alhamdulillahzi ahyana aku masuk kamar mandi wal baca bismillah allahum min audubika w mandi baca gufronak wa makai baju sak maunya sendiri w baca alhamdulill wik lah terus bagaimana mau hidup dengan metode semacam ini kita gak bisa ngerubah sekaligus berat bagi mereka cuman satu poin satu poin per minggunya sehingga sehingga lama-kelamaan perubahan besar dan didikan dari orang tua gak bisa dibanding dengan didikan madrasah atau pondok karena pondok atau madrasah yang ngajarkan secara global ya ini dengan murid-murid yang lain bukan memperhatikan anak kita secara individu ya alhamdulillah jazahumullah khair mereka telah ngajarkan saudara yang perihal-perihal yang cak yang kita gak mungkin kita ajarkan mereka sudah
5:30 ngajarkan tinggal ada namanya kewajibannya kita sebagai orang tua jangan lepas juga Pak ya wajina bin nawahi kita ee perintahkan anak kita untuk menjauhi keluarga kita, istri kita. Perkara-perkara yang dilarang oleh syariat. Perkara-perkara yang dilarang oleh syariat seperti nonton film yang gak bagus, kelihatan buka televisi, lihat volak gak jelas-jelas matikan itu. Jangan terus kita diam duduk apalagi kita duduk ikut ngelihat. Waliyadubillah, Pak ya. Dari mereka akan dapat didikan dari mana kalau kita duduk ikut ngelihat televisi film-film yang gak diridai oleh Allah dan rasulnya? Pak yaqah taala waiuf wun maruf sama sama kayak punya suami
6:18 punya hak kepada istrinya istri juga punya hak kepada suaminya kita dianjukin sebagai suami menggunakan adabnya kita sebagai suami waktu kita bergaul kepada istri begitu juga istri menggunakan adabnya dia sebagai istri waktu bergaul dengan suaminya kalau dua-duanya paham posisinya masing-masing nikmat Nikmat itu hidup. Nikmat itu hidup. Tapi kalau klahid pakai akalnya masing-masing, hawa nafsunya masing-masing, pola pikirnya masing-masing, ndak ngikuti jalurnya Muhammad bin Abdillah wala Sayidah Fatimatuz Zahra yang ada terjadi pertengkaran atau setiap hari. Karena ini sekarang suami pakai hawanya dia, Bu. Istri pakai hawanya dia. Contoh kejadian satu orang telepon ke
7:05 Alfakir. Ini kejadian di Kota Madinah. Orang Indo. Telepon ke Alfakir. Dia bilang kata dia lagi perselisih pendapat dengan istrinya sudah mau cerai sekarang. Apa sebabnya? Sebabnya karena dia pergi ke toko belikan sandal untuk anaknya, istrinya gak cocok warnanya. A ini yang salah siapa ini? Tengkar akhirnya mau pisah. Akalnya ke mana ini? Lah ente ini sadar apa lagi gak sadar sekarang? N bilang cuma gara-gara warna. Kembalikan tuh sandal ganti tukar warna lah. Ana cocok dengan ini. Innal lillahi wa inna ilaihi roajiun. F di sini hal perihal semacam ini sering terjadi.
7:51 Sering terjadi. Sebabnya apa? Sebabnya karena suami nak paham adab bergaul kepada istri. Wala istri paham adab bergaul kepada suami. Wala paham kewajiban suami kepada istri apa, istri kepada suami apa. Yif. Oleh karena itu yang lebih dibutuhkan 100.000 kali daripada persiapan walimah, persiapan resepsi, persiapan lamaran dan lain-lain atau kamar kemanten dan lain-lain adalah taklim. Wajibkan anak kita yang mau nikah untuk duduk di tanggal depannya ulama nanya apa haknya suami kepada istri? Haknya istri kepada suami, adabnya suami kepada istri, adabnya istri kepada suami. Itu jauh lebih dibutuhkan. Dan ini yang kita sedihkan jarang ada
8:39 yang dibutuhkan acaranya, undangannya, resepsinya, pengantinnya, dekornya dan lain-lain. Hanya untuk apa? Semua ini hanya untuk cari lisannya makhluk. Tidak lebih dari itu. Setelah acara foto satu album seperti yang dibilang puluhan kali foto satu album ini penuh yang model begini, model begitu, model begini, model begitu. Apakah akan dipandang ini sebulan setelah nikah? Gak ada sudah. Apakah ada reuni buka ini buka album ini setiap bulan sekali untuk dipandang semua? Gakang. Mungkin setelah setahun gak nafsu ngelihat ini. Setelah setahun nikah alas gak nafsu tuh. Gak ambisi sama sekali. sudah mau ngelihat cuman wahakad apakah ada yang ytabir setelahnya ada yangbir akan
9:24 ngikutin arus makanya adat kalau saya selama gak menentang syariat gak masalah kita pakai tapi kalau sudah menentang syariat apalagi masuk menerumuskan kita kepada perkara yang diharamkan oleh syariat wajib kita tinggalkan taisa abdud dinar celaka bagi penyembah dinar penyembah dirham penyembah adat penyembah Gak ada satuun yang bisa nyelamatkan kita dunia akhirat kecuali ngikuti syariatnya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Ayo insanak muasti ma. Makanya katanya Haddad di sini insan katanya Hallah Haddad sangat dianjurkan bagi seseorang untuk punya perilaku yang baik dengan keluarganya. Ya jangan terus maunya dia sendiri tahakum karena ana kepala keluarga ana
10:11 ngatur gini begitu kembalikan kepada hukum syariat. Jangan kembalikan kepada hawanya intif. Ayo. Latifal akhlaq. Latifal akhlak. Akhlaknya latif, lembut dia. Kalau di perkara-perkara sepili ini barang pecau ini rusak ini itu tinggalkan. Tapi begitu kelihatan salat tanpa siwak, perhatikan ke mana salatnya in mana siwaknya ini. Telepon ngangkat ngobrol sama temannya fulan gini fulan gini marahin. Ini baru arijaluamuna alan nisa. Urusan perkara dalam rumah biarkan. Biarkan dia mau ditaruh di sebelah sini, mau taruh sebelah tahu waktu yang dikerjain apa yang mau kerjain. Begitu wiridnya gak dibaca baru tampakkan. Ah, tadi bangun tidur baca gak doa bangun tidur gak? Ayo dibaca
10:56 sekarang besok jangan lupa. Kalau lupa jangan dikasih hadiah-hadiah. Kalau semangat batas tambahin hadiah. Kita dukung karena gak mungkin dapat pendidikan lagi setelah nikah. Setelah kita ngatakan gobiltu nikah. Haha. kecuali dari suami lah. Kalau suaminya gak didik, dia mau dapat didikan dari mana sampai dia wafat nanti? Pak ya syafiqan rofiq. Syafiqan rofiq. Ini lembut tapi lembutnya di posisinya g makanya kayak ditanya Sayidah Aisyah kf kana fikum Rasulullah? Bagaimana posisi waktu di rumah? Maka ahadin minna. Saya pakai di antara kita bantu bersihkan, ngerapikan, jahit baju, meres dan lain-lain. Wakin minillah lam yum
11:42 ahadun. Kalau sudah haknya Allah yang ditinggalkan maka gak ada satuun yang bisa berhentikan marahnya dia. Shawatullah wasalamuhu alaih. Ayo. Sabar dengan kekurangan akhlaknya seorang istri. Karena istri kebanyakan perempuan rata-rata dia pakai perasaan daripada akal pikirannya dia. Ya wakun musamahat lebih banyak maafkan atas kesalahan pribadi yang berhubungan haknya suami daripada meminta haknya suami secara penuh dari istrinya. Ya lahunna bima yajibu minalai. Adapun hak-hak yang berhubungan haknya
12:28 Allah, maka ndak boleh bagi suami maafkan meskipun senilai 0,1%. Kalau sudah urusannya dengan haknya Allah, gak boleh diam suami. Istrinya belum salat, kebiasaan ninggalkan salat subuh gak salat kecuali jam 0.00 diam suami. Kalau diam ya salah suaminya. Di hadapannya Allah dia dosa. Dikerasin, dipulangkan, dicerai gak. Bukan begitu caranya. dididik dengan kelembutan, dididik dengan akhlak, dikembalikan dengan jalur yang tepat. Dia usaha ke Allah subhanahu wa taala minta sama Allah supaya istrinya digerakkan hatinya untuk kembali ke jalurnya Allah. Di sisi yang lain zahirnya dia terus menasihati, terus mengajak dengan jalur-jalur apapun yang sekiranya bisa didengarkan oleh istri, bisa berubah, itu kita usahakan
13:15 Pak ya. Wala tajuzul musamahat wal musahalah falik. Gak bisa gak bisa kita maafkan. W gak ada masalah. sudah kasihan biarkan tidur dan lain-lain. Gak bisa begitu. Kalau sudah urusannya dengan haknya Allah gak boleh bagi suami maafkan istrinya tapi harus nasihatin dan tegas kepada istrinya. Arrialu qawamuna alan nisa. Kalau sudah haknya Allah yang ditinggalkan gak puasa, ngobrol ngomongin orang bulan begini bulan begitu ngobrol sana terus gak bisa suami diam. Pada suatu hari, Sayidina Aisyah siapa yang kita gak tahu Sayidina Aisyah itu istri yang paling disayang oleh Rasulullah dari seluruh istrinya. Cuman pada suatu hari gak sengaja Sayidah Aisyah, Sayidah Safiah radhiallahu anhu wardha masuk kelihatan
14:01 dari jarak jauh. Katanya Sayidah Aisyah, "Ya Rasulullah, alangkah indahnya Sofi Abbas kurang kurang kurang tinggi. Berubah wajahnya Rasulullah. Meskipun dia yang bicara ini binti Abi Bakarssiddiq. Ya, Aisyah, kamu telah mengucapkan satu kalimat. Kalau seandainya dicemplungkan di laut akan berubah airnya laut itu semua." Oleh karena itu setelahnya Sayidina Aisyah tobat gak mau mengerjakan sama sekali. Nah, ini rasa cemburu di antara istri sesuatu yang sepele, sesuatu yang normal. Cuman kalau sudah nyampai ke namanya nyinggung atau ngurangin haknya orang lain, kita ndak boleh diam. Oo. Amrohu. Nah, kadalik sangat dianjurkan bagi suami katanya Abdullah Haddad untuk nak
14:48 membiarkan seluruh perintahnya atau seluruh perihal hidupnya di tangan istrinya. Tapi ee suami yang megang. Perkara-perkara yang penting. Kalau perkara rumah, masak, dapur, suruh pegangkan izinnya gak masalah. Tapi perkara-perkara penting di luar gak mungkin semua harus nunggu istrinya dulu mengasisikan baru dia jalan atau dia duduk atau dia keluar atau dia masuk atau dia ngasih atau gak ngasih Pak ya. Wuwalliha nafsahu walahu. Nah, jangan dianjurkan bagi suami nak memasrahkan perihalnya kepada istrinya yang ee terakhir nanti kunci seluruh gerakannya dia ada di istrinya lah. Kenapa? Karena meskipun istrinya salehah, meskipun istrinya ahlil istiqamah, kebanyakan perempuan ini kebanyakan lebih condong kepada perasaan daripada akal pikiran yang sempurna. Fif
15:34 yafalu ba'dul akhbiyail aloffalin. Sebagaimana telah dikerjakan katanya Abdullah Haddad sebagai suami yang bahlul, yang kurang pintar, yaitu apa? Pasrahkan semuanya ke istrinya. Sehingga waktu dia membantu abahnya sendiri, ibunya sendiri sangat butuh dilarang oleh istrinya. Karena terjadi perselisihan antara keduanya. Yang lebih berhak untuk ditaati siapa? Naam. Kita wajib taat kepada orang tua sebagaimana kita juga harus perhatian kepada istri. Sama-sama punya hak di hadapannya Allah Subhanahu wa taala. Yaika minal umuri al mustqbaha. Itu termasuk perkara yang sangat dinilai negatif bagi pola pikir atau syariat. Masrahkan seluruh perkaranya kepada
16:20 istrinya. Apa katanya istrinya? Istrinya bilang a a bb dia gak punya sama sekali kekuatan. La haula wala quwwata illaujati. Ya fainal marata hukmuha hukmul mamluk wattabi. Iya marah hukmul mamluk wattabi ini pengikut gak mungkin apa yang ngikutin arahan daripada suaminya. Suami bisa berpikir oh ini baik ini buruk g lah. Kalau suaminya sendiri musykilah kalau suaminya sendiri kadang gak berak gak pakai ilmu dalam melangkah. Ini yang musykil juga ya. Gak bisa si istri ngikut kepada suami. Yang dimaksud ngikut kepada suami ini kalau p ilmunya gerakannya suami pakai sesuai metode hukum syariat yang berlaku dalam seluruh perihal hidup yang dia harus kerjakan. Oleh karena itu diwajibkan bagi istri dalam keadaan semacam ini mengikuti
17:06 arahannya suami. Oke. Mencari keridaannya suami. Pak yaan jaal mamluka malikan. Barang siapa katanya Abdullah Haddad jadikan pengikut sebagai pemimpin ya watabi matbuan nam fahua maquun manus maka termasuk ini perihal yang kebalik seharusnya suami yang ngatur istrinya bukan istri ngatur suaminya gif bukan artinya kita jadi kayak semacam orang yang saklek yang keras di dalam keluarga apa katain kita semuanya oh kita sebagai suami gak ya kita musyawarah cuman keputusan tetap di tangannya suam mana yang lebih baik suami mikir dari hukum pikir dari mana? Dari pola pikirnya dia. Bukan dari mizan syariah timbangan syariat. Ini menurut syariat hukumnya
17:51 bagaimana? Kalau saya melangkah A atau melangkah B setelah dipertimbangkan atau dia gak ngerti? Tanya kepada ulama wasalihin fasalu halikir inum laun. Tanya setelah tanya ulama lebih utama jangan melangkah ya sudah halas. Keputusan di tangannya suami tidak melangkah. Oh lebih utama melangkah ya sudah halas melangkah. Jadi kita tinggalkan atau kita kerjakan semuanya pakai mizan syariah timbangannya syariatq alaihiatu wasalam allahum shi wasallim alaihu am tidak mungkin seorang kelompok itu bisa berhasil jika pemimpinnya perempuan alhadis tapi kalau misalnya haknya istri ya punyanya istri misalnya sekarang di masalahnya harta yang dimiliki atau hasil kerjaan
18:38 yang dimiliki ya punyanya suami dipegang suami. Artinya apa? Tetap suami ngasih nafkah ke istrinya dengan ukuran yang cukup yang wajib dia kasih. Lebihnya dipegang suami sendiri. Yang istri misalnya punya rezeki dari Allah Subhanahu wa taala dari lewat jalur ayahnya, abahnya, keluarganya, suaminya, punyanya istri, dia punya kebebasan dalam mengatur uangnya dia. Jangan dianjurkan juga meskipun istri punya kebebasan atas hartanya dia, dia musyawarah kepada suaminya. Jadi atas seluruh perihal yang akan dikerjakan. Jadi supaya apa? Supaya suami bisa mempertimbangkan. Termasuk satu kesalahan kita sekarang kerja di satu kantor misalnya setiap bulan langsung uangnya pegangkan ke istrinya. Kalau istrinya bisa mengatur dan bisa pakai mizan syariah dalam seluruh
19:23 pengaturannya gak masalah. Tapi kalau sekiranya nanti pakai hawa nafsu atau pakai perasaan salah. Misalnya setelah diper pegangkan hasil kerjanya dia tiap bulannya kepada istrinya. Kemudian ada abahnya dia butuh, ibunya dia butuh, atau saudarinya dia butuh, atau ponakannya dia butuh. Mau minta ke istrinya dilarang sama istrinya. Sudah nti lah ini kesalahannya siapa? Kesalahannya suami yang meletakkan. Bahkan katanya salafus saleh, sangat dianjurkan suami tidak mengkabarkan kepada istrinya berapa uang yang dimilikinya dengan syarat istri, suami telah ngasih hak sepenuhnya kepada istrinya. Dikasih hak sepenuhnya, kewajiban nafkahnya. Halas. Setelah itu jangan ditanya. Guru kita Sayidul Habib Zain itu punya kunci uangnya dia gak pernah dikasihkan ke
20:08 istrinya atau siapapun dia sendiri yang megang. Nanti di dalam kotaknya dia itu kita fakir pernah lihat sendiri karena ada uang untuk membantu fakir miskin, ada uang untuk membantu musafir, orang yang lagi musafir, ada yang bantu untuk ilmim, ada yang bantu untuk ini, ada yang bantu ini atau untuk istrinya, ada untuk cucunya, ada untuk anaknya, semuanya dikasih. Semuanya dikasih tapi yang megang kunci tetap habisan satu. Gak dikasihkan meskipun ke istrinya. Dan ini didikan bukan ini bukan sesuatu kewajiban didikan agar apa? Agar tetap dia bisa silaturahmi dengan orang tuanya. bakti kepada orang tuanya, kerabatnya tanpa harus minta persetujuan dari istrinya. Takut khawatir istrinya kebawa perasaan kadang cemburu di antara ipar dan lain-lain. Itu sehingga mencegah ee suaminya untuk berbuat baik
20:54 kepada keluarganya sendiri. Bintif dan ini sering terjadi. Bintif ayo waqala al Imam Hasan al Bashri radhiallahu anhu ma asbaha rajulun. Katanya Imam Hasan Albashri radhiallahu anhu, "Tidak e berlalu suatu hari bagi seorang laki-laki ya mengikuti seluruh keinginan istrinya yawah. Setiap apapun yang diinginkan oleh istrinya meskipun menurut syariat betul atau salah diikutin sudah makmuman lillahi taala ya. kecuali suami tersebut akan dilempar ke neraka jahanam sama Allah di hari kiamat nanti. Lah kita permintaannya istri kita lihat oh permintaan istri gak menentang syariat kita ikutin. Oh lebih utama dikasih apa gak pikir dulu bagi suami
21:41 oh menentang syariat wajib kita tinggalkan gak bisa kita ikutin. Misalnya mau ngejak ke mall, pakai parfum, pakai make up-nya semuanya jalan-jalan cuman untuk rekreasi. Kita ikutin ya. Lihat dulu. Kalau kayak gini diikutin ini dosanya kita nanggung. Oke. Mau pakai ke maul sekalian gak ada kebutuhan gak? Di situ gak ada kebutuhan. Buat apa kita ngeluyur ke pasar? Ini tunjukkan kedudukan kita sebagai suami. Jangan kita lepas begitu aja rim tanpa ada rimnya. Apa faedahnya? Rijalu gawamun alan nisa. Apalagi putri kita masih muda-muda mau pakai make up, mau pakai parfum, semuanya pakai baju yang ketat terus mau ke mall. Kita turutin waliyadubillah. Pulang dari pasar miliaran sayiat yang
22:27 ditulis di bukunya kita. Kita tanggung di hari kiamat nanti. Ya kita pastakan suf ana antarkan sekarang ente milih antara ana antarkan ke mana? Ke mall dalam bentuk ente kayak gini bentuknya terus ana nanti di hari kiamat dilempar neraka jahanam sama Allah. Atau kita duduk di rumah ana selamat nanti selamat pilih ke mana? Kita gak semua kita permintaannya ee keluarga, istri atau anak kita ikutin. Kita sebagai kepala keluarga kita pikir ini pengaruh manfaat atau tidak. Oh, kalau misalnya cuma ke tempat-tempat yang khusus gak ada percampuran laki perempuan di situ lah bas kita rekreasi sedikit refreshing ajak mereka mailah mereka mau minta refreshing ya cari tempat-tempat yang bersih jangan dimasukkan ke tempat-tempat yang gak jelas atau ke tempat misalnya sampai
23:13 persisir laut dan lain-lain di situ ada nasallah alfi perempuan buka-buka anak kita laki kebiasaan ngelihat pandangan semacam itu hilang akhlak muluknya akhlaknya hilang murukannya hilang gak malu sama sekali ngelihat perempuan sudah nanti Nanti pulang dari rekreasi itu kepikir dia dengan bentuk-bentuk yang dia lihat di jalan itu ngambil HP-nya buka di HP-nya nanti siapa yang salah nanti masuk ke tanggungannya siapa ini ke tanggungannya abah ibunya yang bawa ke tempat itu. Kadang berapa banyak katanya salafus saleh abahnya duduk di masjid ditulis di bukunya dia amal sayiat yang dikerjakan oleh istri anaknya putrinya yang nyebab h sendiri yang ngajikan HP yang ngasihkan begini yang ngasihkan begitu tanpa ada remnya
23:58 ya waqu zaud besok Yeah.