Pengendalian Gula Darah Ala Nabi Muhammad (Bagian 3) - Kajian MQ Pagi Spesial Kesehatan

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya bersyukur atas nikmat Allah, terutama nikmat yang seringkali tidak kita sadari seperti kesehatan dan kemampuan tubuh untuk berfungsi dengan baik. Selain itu, video ini juga membahas tentang kondisi terkini di Gaza, Palestina, dan upaya DT Peduli dalam memberikan bantuan kepada para pengungsi.

  • Pentingnya bersyukur atas nikmat Allah yang sering tidak disadari.
  • Kondisi terkini di Gaza dan upaya bantuan dari DT Peduli.
  • Ajakan untuk berdonasi dan membantu saudara-saudara di Palestina.

Pembukaan: Mensyukuri Nikmat Allah Saat Bangun Tidur

Saat bangun tidur, seringkali kita lupa akan nikmat Allah yang begitu besar. Kita lupa bahwa jantung kita terus berdenyut, paru-paru kita terus bernapas, dan seluruh organ tubuh kita terus bekerja tanpa kita sadari. Padahal, jika salah satu dari organ tersebut berhenti berfungsi, maka hidup kita akan terancam. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat Allah yang tak terhingga ini. Ketika kita tidur dan lupa akan diri sendiri, Allah tetap mengurus kita dengan memberikan kehidupan dan kesehatan. Jantung terus berdenyut 76-86 kali per menit untuk mengalirkan darah ke triliunan sel dalam tubuh.

Tiga Kunci Utama untuk Meningkatkan Rasa Syukur

Terdapat tiga kunci utama untuk meningkatkan rasa syukur kita kepada Allah. Pertama, dengan mencari ilmu agar kita tahu betapa banyak nikmat yang telah diberikan kepada kita. Kedua, dengan menyadari nilai tinggi dari setiap pemberian Allah. Ketiga, dengan merasakan betapa menderitanya kita jika kehilangan nikmat tersebut. Dengan memahami ketiga hal ini, kita akan lebih mudah untuk bersyukur atas segala yang telah Allah berikan.

Kondisi Terkini di Gaza dan Upaya Bantuan DT Peduli

Kondisi di Gaza saat ini masih sangat memprihatinkan. Serangan dari pihak Israel terus berlanjut, menyebabkan banyak warga sipil yang menjadi korban. DT Peduli terus berupaya untuk memberikan bantuan kepada para pengungsi di Gaza, baik berupa makanan, obat-obatan, maupun tempat tinggal sementara. Bantuan disalurkan melalui jalur resmi dan teregistrasi di PBB untuk memastikan keamanan dan akuntabilitas.

Kisah Anak-Anak Palestina dan Pentingnya Empati

Banyak anak-anak Palestina yang mengalami trauma akibat perang dan kekerasan. Mereka kehilangan orang tua, rumah, dan masa depan mereka. Kisah-kisah mereka seharusnya menjadi pengingat bagi kita untuk selalu bersyukur atas nikmat keamanan dan kedamaian yang kita rasakan. Selain itu, kisah mereka juga seharusnya mendorong kita untuk lebih berempati dan membantu saudara-saudara kita yang sedang kesulitan.

Penyaluran Bantuan dan Tantangan di Gaza

DT Peduli telah menyalurkan bantuan senilai 82 miliar rupiah kepada para pengungsi di Gaza sejak 7 Oktober 2023. Bantuan tersebut disalurkan melalui berbagai program, seperti dapur umum, bantuan kesehatan, dan santunan anak yatim. Namun, penyaluran bantuan di Gaza tidaklah mudah. Para relawan seringkali menghadapi berbagai tantangan, seperti serangan dari pihak Israel dan sulitnya akses ke beberapa wilayah.

Air Bersih dan Kesehatan di Gaza

Salah satu masalah utama yang dihadapi oleh warga Gaza adalah kekurangan air bersih. Penelitian WHO menunjukkan bahwa sebagian besar air di Gaza tidak layak konsumsi karena terkontaminasi logam berat dan radiasi. Oleh karena itu, DT Peduli membangun pabrik air bersih di Gaza pada tahun 2018 untuk menyediakan air minum yang sehat bagi warga.

Ajakan untuk Berdonasi dan Komitmen dari Pengusaha

Video ini mengajak para pemirsa untuk berdonasi dan membantu saudara-saudara kita di Palestina. Donasi dapat disalurkan melalui rekening BSI atas nama DT Peduli. Selain itu, ada juga komitmen dari seorang pengusaha lokal di Kuningan yang akan menyumbangkan 5% keuntungan dari bisnisnya untuk membantu para pengungsi di Palestina.

Pembahasan tentang Diabetes dan Puasa Daud

Video ini juga membahas tentang diabetes dan cara Rasulullah SAW mengatasinya. Menurut sebuah buku baru, Rasulullah SAW tidak terdeteksi memiliki gejala diabetes. Salah satu kunci untuk mengendalikan gula darah adalah dengan melakukan puasa Daud, yaitu puasa sehari dan tidak puasa sehari. Puasa Daud terbukti dapat menurunkan resistensi insulin dan membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 rahmanirrahim. [Musik] Alhamdulillahilladzi anzala ala abdihil kitaba walam yaj'al lahu iwaja qayyima qayyim liyunzira b'san syadidam min ladunhu waubasyiral mukminin [Musik] yaalunhati anna lahum ajran hasana

0:47 makithina fihi abada waunziralladina qaluakhadzallahu walada maa lahum bihi min ilm im kaburat kalimatan takhruju min afwahihim in yaquuluna illa kadiziba fala'allaka baakhi nafsaka aa aathsarihim [Musik] yumminu biha

1:32 hadi asafa inna ja'alna maa alal ardhi zinatan laha linabluwahum ayyuhum ahsanu amala wa inna laja'iluna maa alaiha sa'idan jurza am hasibta anna kahfiqimi minatina ajaba idal fityyatu ilal kahfi faqalu rabbana aatina min ladunka

2:19 rahmah. Rabbana aina min ladunka rahmatan wahayyi lana min amrina rasyada. Fadarna aa aanihim fil kahfi sinina adada. Tumma ba'atnaahum linaama ayyul hizbaini ahsima labitu amada. Nahnu naqusu alaika nabaahum bilhaqq

3:04 innahum fityatun amamanu birabbihim wazidnaahum huda warabathna aa qulubihim idz qamu faqalu faqalu rabbuna rabbus samaawati wal ardhi [Musik] nad'u dunihi ilaha laqad qulna idan satatha haulai quaumunattakhadzu

3:49 min dunihi alihah Laula ya'tuna alaihim bisultanim bayyin. adlamu mimman ifara alallahi kadiziba waidzaltumuhum wama ya'buduna illallaha fawuu ilal kahfi yansyur lakum rabbukum yansyur lakum rabbukum mirah

4:34 [Musik] min amrikum mirfaqa watarasyamsa idza thalaat tazawaru kahfihim dzatal yamini waidza gharat taqriduhum [Musik] waidza gharat taqriduhum dzatasimali wahum fi fajwatim minh dalika min ayatillah yahdillahu fahuwal muhtad wam

5:20 yudlil falan tajida lahu waliyam mursyida watahsabuhum aqad ruquallibuhumal [Musik] yamini wazatasimalbuhum [Musik] basitunaihi bil wasid la'tta alaihim lawallaita minhum firar

6:07 wakalika baatnaahum liyatasalu bainahum qala qailum minhum kam labittum qalu labitna yauman au ba'd yaum Qub rabbukum aamu bimaa labitum fabatu ahadakum faba'u ahadakum biwariqikum hadzihi ilal madinati falyanzur

6:56 falyanzur ayyuha azkaikum birizqim minhu walyatalatf walyatalatf wala yus'iranna bikum ahada innahum in yadharuu alaikum yarjumukum au yu millatihim au yuidukum fi millatihim wan tuflihu

7:42 idzan abada waadzalika a'arna alaihim liy'lamu [Musik] anna wa'dallahi haqqo amu anna wa'dallahi haqqu waasa la raiba fiha idz yatanaza'una bainahum amrahum faqalu alaihim bunyana rabbuhum a'lamu

8:27 [Musik] Qadina ghalabu amrihim lanattakhidanna alaihim masjida. Sayaquuluna salat rabi'hum kalbuhum waquuluna khamsatun sadisuhum kalbuhum rajman. quuluna sabat waaminuhum kalbuhum qul rabbi a'lamu biiddatihim

9:14 maa ya'lam illa qalil falaa tumari fihim illa mirat [Musik] wala tastafti fihim minhum ahada wala taquulanna lisyaaiin inni fa'ilun dzalika ghada illa ay yasya Insya Allah wazkur rabbaka idza nasita wa qul asa

10:04 ay yahdiani rabbi wa qul asa ay yahdiani rabbi liaqraba min hadza rasyada walabituu fi [Musik] tisa qulillahu a'lamu bima labitu lahu ghaibus samaawati wal ard absir bihi wa asmi' maa lahum min dunihi min waliyyin

10:53 hukmi ahada watlu maa uhiya ilaika minabi rabbik laa mubaddila likalimatihi wan tajida min dunihi multahada wasbir nafsaka maalladina yaduna rabbahum bil ghad wal asiyi yuriiduna wajhah walaa ta'du ainaaka anhum turidu zinatal

11:38 hayatid dunya wala tui' man aghfalna qalbahu dikrina amruhu furq wain haqqu mir rabbikum famana falyumminu wamanyaa falyakfur inna a'adna ahimqu [Musik]

12:26 wain yastagitsuu yugatuu bimain kal muhli yaswil wujuh bi'asarabu wasaat murtafaqo Innalladzina amamanu wailushihati inna laa nudhiu ajra man ahsana amala. Ulaika lahum jannatu adnin

13:12 tajri min tahtihimul anharu yuhalluna fiha yuhallauna fiha min asawira min dzahabin waalbasuna thiyaba [Musik] khudr min sundusin wa istabraqim muttaqiina fiha alal araik [Musik] nmatwabu wa hasunat murtafaqo

13:59 wadrib lahum [Musik] ja'alna liahadihima jannataini min a'nabin wa hafafnahuma wafafnahuma binakhlin wa'alna bainahuma zara'a kiltal jannataini aat am minhu [Musik] wafajjarna khilalahuma nahara waana lahu tsamar

14:45 faqala lhoibhi wahua yuhawiruhu ana aksaru minka maalan wa aazzuna akhala jannatahu wahuaimulfsihi [Musik] qala ma adunnu an tabida hadzihi abada wama adunnussaata qoimatan

15:32 laajidanhairam [Musik] minha munqalaba qala lahu shahibuhu wahua yuhawiruhu akafarta billadzi khalaqak [Musik] umma minfatin tumma sawwaaka rajula lakinna huwallahu rabbi wala

16:19 usyriku birabbi ahada walaula dakhalta jannataka qulta masya allahahu la quwwata illa billah in tarani ana aqalla minka maalan wa walada faasa rabbi [Musik] min jannatika

17:05 waursila alaiha husbana waursila alaiha husbanam minasamaai fatusbiha'idan zalaqa Au yusbiha mauha ghauran falan tastati lahu thaaba wa uhita bitsamarihi faasbaha yuqallibu kaffaihi ala maa anfaqa fiha wahiya khawiyatun

17:52 ala urus Wah khawatunha [Musik] waquulu ya laitani lam usrik birabbi ahada. Walam tak lahu fi'atun yansurunahu min dunillahi wama kaana muntasirra hunalikal walayatu lillahil haqq hua khairun tsawaban

18:38 wa khairun uqaba [Musik] lahum matalal hayatid dunya kama in anzalnaahu minasamaai fakhtala bihi nabatul ard fakhtalaha bihi nabatul ardhi faasbaha hasyiman [Musik] riahu ala kulli saaiim muqtadira

19:26 almaalu wal banuna zinatul hayatid dunya wal baqiatus shihatu khairun ikawab wahairun amala wauma nusayyirul jibala wataral ardha barizatan wa hasyarnaahum falam nughadir minhum ahada wa uridu ala rabbika kama khalaqnakum

20:13 awala marrah bal za'amtum allan naj'ala lakum mauida waudi'al kitabu fataral mujriminina musfiqina mimma fihi [Musik] waquuluna ya wailatana maa lihadal kitabi laa yughadiru sagiratan wala kabiratan illa

20:58 ahsaha waajadu maa amilu hadir uka ahada waid qulna lil malaikat isjuduuu liadama fasajadu illa iblis kaana minal jinni fafasaqa amri rabbih afat auliya min duni wahum lakum adu

21:49 b'a lizzalimina badala maa ashadtuhum khalqas samaawati wal ardhi wala khalqa anfusihim wama kuntum mutakhidal mudillinauda wauma yaquulu naaduu syurakaialladina za'amtum fada'auhum falam yastajibu lahum wa'alna bainahum maubiq [Musik]

22:34 Waraal mujrimunar [Musik] fanadu annahum muwaqi'uha walam yajidu anha masrifa. Walaqad sarrafna fi hadzal qurani linnasi min kulli matsal waanal insanu aksara saaiin jadala wama mana'anasa ay yumminu

23:19 id Jaahumul huda waastagfiru rabbahum illa illa an tatiahum sunnatul awwalina au ya'tiahumul adzabu qubula wama nursilul mursalina illa mubasyirina [Musik] waujadilulladina kafaru bil baatili liyudhiduu bihil haqqa watakhadzu

24:05 ayati wama unziru huzwa waman adlamu mimmanzukkira ma qaddamat yada inna ja'alna aa qulubihim akinnatan ay yafqahu hua fi aanihim waqra wain tadu [Musik]

24:56 Abada warabbukal ghafur rahmah. Jadi, Teman-teman sekalian ee MQ digital yang mengelola ini ee silakan kalau teman-teman mau memanfaatkan MQ digital ini untuk kerja sama apakah dengan sedekah, untuk peralatan, untuk membantu tim. Bagi yang ingin berinfak silakan ya. Semoga kebagian pahalanya. ini nonprofit bukan lembaga bisnis MQ digital ini walaupun kita membutuhkan biaya terus untuk ya operasional tapi ladang amal ya. Kalau ada teman-teman yang ingin

25:42 kebagian pahalanya boleh hubungi MQ Digital. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah. anzakubilin ashadu alla ilahaillallah wa asadu anna muhammad rasulullah allahumma shi ala muhammad muhammad la nabi ba'da alhamdulillah damang kangjang alhamdulillah sayang alhamdulillah jadi saya sekarang berdua dengan Pak Direktur Pak Direktur DT Peduli. Alhamdulillah saat ini beliau ada di Kota Kuningan. Iya Kota Kuningan karena beliau itu asalnya dari Kuningan juga. Alhamdulillah. Su Abdi nu orang Garut nya ya. Alhamdulillah ee kami sekarang

26:28 berada di Jalan Selawati 28 tepatnya yaitu di Kabupaten Kuningan bersama Direktur Darul Tauhid Peduli. Alhamdulillah Ibu Bapak semua sebagai pembuka seperti biasa, Ibu Bapak semua tatkala Allah membangunkan kita dalam tidur yang telah kita jalani selama berjam-jam atau mungkin berapa jam Kang Jang tidur tadi? 45 a 45 jam lama-lama 45 jam 45 4 sampai 5 jam gitu Kang Wahu berapa jam tidur 4 jam 4 jam kok bisa barengan emang peduli semuanya pakai timer Neng berapa jam Neng tidur 8 jam waduh berapa tidur

27:13 ging sarua nya s dulu semua pakai timer tratur gitu ya baik Jadi sahabat-sahabat MQ semua tatkala kita tidur, tatkala kita ari tidur sok ingat kena naon kan Jang? Ingat sesuatu atau lupa begitu? Ya tos lupa aja lupa ya. Jadi tatkala kita lupa, tatkala kita tidur ternyata Allah urus tuh semuanya. Kang Jejang waktu tidur ingat enggak kita jantungnya dijinutin, didenyutkan? Sudah enggak ingat lagi, Dok. Enggak ingat ya? Sama saya juga. Saya enggak tahu. Coba Ibu, Bapak tidur tadi denyut jantungnya berapa kali didenyutkan? Enggak tahu ya? Enggak tahu juga, Dok. Nah, tadi malam napas enggak waktu tidur? Pada napas enggak? Nafas. Nafas. Hah? Yakin

28:00 ya? Kenapa yakin napas? Masih hidup. I jadi sahabat-sahabat MQ pagi semua, sahabat-sahabat MQ TV dan siapapun yang menyimak siaran ini sebuah apa namanya? Pengingat bagi kita ya. bahwa ketika kita lupa akan diri kita sendiri kan lupa tadi malam teh tentang diri sendiri. Betul. Betul Dok hutang lupa terus nanti cicilan lupa cicilan lupa targetan eh target masukin target target ingat enggak waktu tidur? Sudah enggak ingat lagi. Target lupa ya tentang hal-hal besar ternyata kita lupa ketika kita tidur ya Kang ya. Iya betul. Bagaimana kita ingat tentang jantung yang akan mengaliri darah ke pembuluh darah itu mengaliri 37

28:48 sampai 83 triliun Cel. Ternyata Ibu Bapak semua kalau kita lihat ya kita ingat aja tadi tatkala kita lupa tentang diri kita, tatkala kita lupa tentang masalah kita, ketika kita lupa tentang siapa diri kita, ketika kita lupa bagaimana mengurus diri, ya ternyata Allah itu enggak pernah lupa ngurus kita walaupun kita sedang tidur. Tuh, tuh, betul. Allah denyutkan jantung, Neng. Denyut jantung, Neng. berapa tadi malam ketika tidur? Enggak tahu. Ah, enggak ngitung kita, Teh. Ya, tatkala kita lupa ngurus diri sendiri, tatkala kita tidak tahu apa yang terjadi dalam diri kita sendiri, coba Allah denyutkan jantung kita tuh tetap 76 kali per menit sampai 86 kali

29:35 per menit. Didenyutkan tuh untuk apa? Saking pentingnya tubuh kita ini mendapatkan aliran darah, mengurus triliunan sel sehingga kebagian nutrisinya, sehingga kebagian oksigennya, sehingga kebagian mikronutrien, kebutuhan-kebutuhan tetap itu COD. Eh, lain COD meya dan teu mayar selanya tetap dikirim tuh kepada siapa? kepada triliunan sel yang ada di dalam tubuh kita tanpa kita tahu. Kan saya juga enggak tahu berapa jumlah sel saya sekarang saat ini yang ada di ginjal kanan yang nyaring tuh tahu nyaring. Neng nyaring tuh bukan bangun memfiltrasi tuh memfiltrasi darah ya. Tatkala kita tahu bahwa kita juga perlu

30:20 tuh perlu apa? Perlu oksigen. Diambil dari mana? Dari udara. ketika diambil dari udara oleh paru-paru kemudian oksigen itu ditangkap ya di dalam di dalam alveoli dari alveoli masuk ke dalam pembuluh darah diambil kemudian dikirimkan tuh ke saya mah ke siapa semua sel yang ada di dalam tubuh masyaallah jadi ibu bapak semu tatkala kita tidak nyadar tentang diri kita, tatkala kita t e tidak tahu apa yang harus dilakukan karena kita tidur sare. Jadi jadi sel enggak tidur ya, Dok ya? Apanya? Kalau kita tidur sel masih sel mah enggak tidur sih. Contohnya kalau misalnya sel jantung tidur atuh kumaha carana jantung bertunjut? Aing mah cenah euy ari jelemana sare urang ngesar we cuk jantung teh nya orangnya tidur coba

31:06 kita rebahan dulu kata jantung teh ya mun jantung rebahan gimana coba angger ah saya mah dari seumur-umur enggak pernah cuti kemarin kan tanggal merah cenah sekarang coba orangnya tidur saya coba rileks dul santui dulu nya gabut kayak ginian ceuk jantung teh nya coba gimana nasibnya ig penuh kang naon jantungna areureun jadi ibu bapak sahabat sebut masyaallah. Jadi ketika kita ingat ya hal yang sederhana yang sering hari tiap hari kita lewati, tiap hari kita alami, ternyata itu adalah sebuah nikmat yang sangat besar dan tak tergantikan. Masyaallah. Di ngagantikeun kumaha coba? Saking kayanya orang misalnya nya nyewa e pembantu nya sok cenah mun urang keur

31:51 sare cenah nya jantung urang pang mencetkeun sok bae jantung berdenyut ya. Giliran beran tiap 2 jam. Nah, orangnya itu bisa sare enggak tuh? Dar ditekan-tekan terus dadanya. Heeh. Iya. Susah, Dek sare kumaha? Eh, ini kan bahasa Indonesia harusnya mau tidur gimana, Ibu Bapak semua? Masyaallah. Jadi, tatkala kita mengingat nikmat Allah itu begitu rumit, begitu sulit, begitu besar, dan ketika kehilangannya itu sangat luar biasa, harusnya di sanalah ada vitamin S dosis tinggi. Harusnya di sanalah ada syukur yang terdalam, Ibu, Bapak semua. Jadi ketika kita tahu bahwa kita diberi sesuatu nikmat yang sangat rumit dan kita sendiri enggak bisa tuh menggantikan. Ah sok coba denyutkan weh

32:38 sendiri cenah atuh mau naik motor keula ieu karek diyentuk jantung 30 kali harus 76. Mau rapat kenapa pada mijit dada? Jantung saya baru berdenyut 70 kali kurang genap siki. Makanya kan enggak enggak bisa kita kerja seperti itu. Kang Yajang ke rapat misalnya sambil kieu weh sema teh kompakan. Kenapa mijit jantung supaya jantungnya 76 kali per menit? Tapi karena tahu Allah itu rumitnya bagaimana mengurus jantung dan bagaimana kemampuan manusia. Jika jantung itu berhenti, maka Allah ambil alih itu take over semuanya. Masyaallah. Ketika misalnya ya jantung itu mengalirkan pembuluh darah ke siapa? Ke kurang lebih 138 km pembuluh darah

33:27 kita itu panjangnya. Kita sendiri kan tahu tuh pembuluh darah saya itu di mana aja gitunya. Bagaimana caranya mengirimkan kepada jalan yang kita tidak tahu jalannya dan kepada alamat yang kita tidak tahu ya. Iya. Masyaallah. Jadi ibu bapak semua taskurun. Jadi ketika Allah mengibaratkan kepada kita nikmat-nikmat yang besar, ternyata sangat sedikit manusia itu untuk bersyukur. Pertanyaannya, kenapa sautik nu syukuran? Karena merasa enggak diberi, Kang Ejan. Nah, kalau manusia merasa diberi mahya tiap pagi diberi Kang Wahyu ini nih ada kiriman tiap pagi sarapan nasi uduk terus diberi tiap pagi. Ketika Kang Wahyu itu merasa bahwa itu diberi maka nganuhunkeun tuh. Tapi apakah sudah kita merasa tiap hari kita dikasih

34:13 oksigen? Ya, tiap hari kita itu dikasih nitrogen karena kita tidak tahu akibat kebodohan kita ya, maka kita nyadar enggak nyadar bahwa kita itu diberi. Karena kita tidak nyadar kita diberi, jarang kita berterima kasih. Jadi, kuncinya supaya kita tuh memperbanyak syukur adalah kita mencari ilmu agar kita tahu bahwa itu banyak diberi. Kunci pertama, belajar. He, belajar. Makin banyak kita merasa diberi, maka nganuhunkeunnya itu makin luar biasa. Dan sebaliknya ketika kita tidak merasakan bagaimana nikmatnya air mata ini ya, maka biasa-biasa aja tuh ya. Ketika terjadi seroptalmi,

34:58 kekeringan di kornea yang menyebabkan kornea itu keruh. Baru di sana dinyadarkan Bu harus pakai obat tetes mata. Kenapa air mata ibu enggak ada? Kenapa sudah diambil oleh para buaya? Eh, ada ya air mata buaya sudah diambil oleh para buaya. Air mata ibu kering. Sehingga kalau air mata kering akan mengakibatkan terjadinya kekeruhan dari kornea. Dan ketika korneia itu keruh, sulit untuk melihat. Makanya ibu kedah ngang obat tetes. Pakai obat tetes. Berapa kali, Dok, obat tetesnya? Setiap kali ibu ngedip. Coba karbet. Setiap kali ngebit tetes. Ibu nuju naon? Ini nih bisi garing cuk dokter saya nanya kan riweuh. Jadi ibu bapak semua qoli lamma tasykurun. Allah mengingatkan

35:43 kepada kita berkali-kali. Allah memberikan pendengaran, Allah memberikan penglihatan tapi sedikit manusia untuk bersyukur. Jadi sahabat-sahabat MG pagi semua sama saya juga begitu. Kalau lagi ingat mah ingat kanjang. Jadi bagaimana caranya meningkatkan dosis syukur kita itu adalah dengan cara kita belajar ilmunya bahwa kita tuh banyak dikasih. Ketika kita nyadar, kita banyak dikasih, maka ada kemungkinan kita banyak bersyukur. Yang kedua, ya kita baru merasa dikasih itu nganuhunkeun kacida berterima kasih sangat luar biasa. Ketika kita menyadari bahwa yang diberikan itu mempunyai nilai yang tinggi. Diberi hadiah senal cepit ya nganuhunkeun nuhunkeun. Tapi beda misalnyaing jeung dibere

36:30 hadiah umroh. Oh kangjang dikasih hadiah tah umroh ya barengan jeung aa ya pakai MK travel ka ditu. Bukan hanya masalah hadiah umrohnya dikasih 3.000 lear real jeung dikasih juga naon? Tiket umrah jeung keluarga tuh sampai bocil-bocil aja kabeh ya. Kuningana kumaha dari Kuningan ke bandara? Oh hariwang dicarterkeun ya alpad terbaru cah. Terus K itu ditu kumaha nu? Ada lunch di ditu senya ruangan khusus untuk Kang Jajang makin berharga itu sebuah nikmat nganuhunkeunana beda jeung dikasih senel cepit kan ya. I Kang Jang dikasih senelit sabeulah kumaha perasaan? Berterima kasih

37:16 nganuhunkeun mungkin ya tapi tidak seakan seheboh ketika diberi hadiah umrah begitu. Jadi yang kedua adalah makin tinggi keberhargaan sebuah nilai dari pemberian, maka syukurnya pun akan luar biasa. Yang ketiga, kunci syukur adalah ketika kita tahu bahwa kehilangan dari nilai yang diberikan itu, kita sangat menderita. dibere misalnya hidung tatkala hidungnya misalnya ya diberi gangguan teu kacium nanaon atuh da dikasih sambal tarasi teh sambal tarasi ataukah misalnya keju kan beda beda dari mana dari baunya apakah ini kaos kaki

38:01 ataukah sarung tangan ya beda dari baunya ya ketika misalnya ibu bapak makan ya yang beraroma misalnya ya pakai nasi kebully aduh kan enak pisan gitu ya. Enggak kerasa atau hambar mungkin rasanya. Jadi ketika merasa kehilangan dan kehilangan itu luar biasa, maka syukurnya pun harusnya luar biasa. Ibu Bapak semua jadi Ibu Bapak semua tatkala kita bangun tidur tadi ketika kita tidak nyadar tentang diri kita, ketika tidak tahu apa yang terjadi pada diri kita, padahal Allah urus triliunan sel, Allah cuci darah kita. Tadi malam itu berapa kali dicuci darah, Kang? Yuk, berapa kali darah kita dicuci? Enggak tahu ya? Belum tahu dong. Karena ada laundri di kiri kanan ya. Sehari itu

38:48 76 kali Kang Yjang dicuci darah yang sama itu masuk ke ginjal. Jadi kalau misalnya tadi malam kita tidur 4 jam paling tidak 23 kali tuh darah kita itu cucu. Ketika orang lagi tidur ternyata Allah urus diri kita. Masyaallah. Pantesan berkali-kali ya kita itu sebagai pendusta nikmat. Kenapa dusta? Kita sekarang kadang-kadang lebih fokus pada sesuatu yang sesuatu yang kehilangan yang kecil. Masyaallah. Ini niat kita masih ingat kan Udin deui? Udin deui ya. Masih ingat kan Kang kan Udin kan? Din punten jadi nya Kang Udin punten ya. Jadi ketika kita sakit gigi karena apa-apa, tubuh kita itu gigi aja tuh

39:34 yang diingat teh. Enggak ingat kita tentang adanya jantung berdenyut, adanya paru-paru yang masih mengembang, mata masih bisa berkedip, telinga masih bisa mendengar. Seakan-akan hidup ini derita. Oh, penuh derita. Kenapa? Karena nyeri huntu, sakit gigi gitu. Kenapa? Nyeri gigi itu menyebabkan viral di tubuh kita itu lagi viral maka semua terfokus ke sana ya. Yang lain-lain seakan-akan nothing. Jadi, Ibu Bapak semua ini mengingat ya, bahwa dalam penderitaan sekalipun kita coba atur fokus kita

40:51 sedang kita sedang kita gencet habis-habisan, sedang kita boikot habis-habisan gitu ya, sedang kita lawan habis-habisan dan itu sebuah harusnya mah gimana ya perasaan kita tuh kok ada kepuasan tersendiri Kang Jang Kang Ijang gimana satu si ada rasa syukur bahagia ada yang memberikan pelajaran makya dihancurkan bahagia karena ya karena mereka telah banyak menghancurkan bertahun-tahun Kang saudara kita ya iya jadi ketika misalnya dia ada keluhan tuh kok rumah sakit dibom ari nyaneh kamar ng bom naon katanya kamu kemarin ngebom apaan i anak-anak katanya ini terusir kamu selama bertahun-tahun masyaallah ngusir tuh jadi sebagai tamu akhirnya menjajah

41:37 tuan rumah semua gitu. Akhirnya ada yang memberikan pelajaran juga begitu. Nah, itulah salah satu bentuk syukur kita. Siapapun bagi saya malah terserah yang menyiksa menyiksa ke siksa atya kira-kira harusnya mah tersiksa ya. Harusnya tersiksa baru 12 hari tuh ya. Iya diserang ya. Belum 12 tahun. Gimana caranya coba 12 tahun merasakan hidup dalam keadaan teror tersebut? Ya saya masih ingat tuh. Ingat betul ketika ee saya diperintahkan Kang Jajang ke waktu ke pengungsi itu ya ke Jordan ada pengungsi di salah satu kem anak Palestina ya ee di salah satu pengusi ketika kita sedang

42:22 melakukan pengobatan bersama dokterdokter Maher namanya itu. Tapi dia enggak mau dipanggil Maher Jen ya. Siapa namamu, Dok? Maher Dok udah saya panggil aja Mahir. Oh no no no no katanya. Dia dokter lulusan dari eh Mesir ya dari Kairo University sedang mengobati para pengungsi Palestina saat itu. Saya berdiskusi ya dengan anak-anak Palestina yang lagi ngantri. Ibunya ngantri sembakau dari DT Peduli aman-aman dari teman-teman ya. Anaknya saya coba ajak ngobrol ya tentu pakai juru bahasa ya. Dan saya mah enggak bisa bahasa Arab. Ajak bahasa Sunda. Mereka enggak ngerti. Jangjang ka dieu cicing bae. Nah, ketika saya katakan ya cita-cita kamu itu apa?

43:08 Dengan serta merta dia itu berdiri Kang Yjak berdiri. Duaan tuh duaan. Yang satu namanya tuh azan. Saya masih ingat betul. Siapa namamu azan? Berdiri. Ya, ketika berdiri dia mengibaratkan seperti ini tuh. Akan saya bunuh katanya si rewel itu. Akan saya bunuh, akan saya tembak. Saya pengin senjata katanya gitu, Kang Ejang. Saya kaget kenapa pengin senjata kayak itu? Karena riwayatnya ketika dia kecil ya, dia keluar rumah dengan ayahnya pada saat yang sama ditembak itu tanpa ada peringatan tanpa apa di hadapan anak itu bapaknya. Bapaknya itu pantas anak itu mengalami trauma. Coba si rewel kan kemari 12 poe iya.

43:55 Mereka bertahun-tahun ibu bapak semua. Ya, 70 tahun di 70 tahun ya. Iya. Kurang lebih. Masyaallah. Dijajah. Tapi ini baru 12 hari gitu ya. Iya. Ini baru 12 hari penjalan kayak gini. Dosa enggak? Enggak. Kalau saya merasa merasa ada kepuasan dosa tuh nya. Yang dosa saya mohon ampunanlah ya Allah. Tapi kalau misalnya ini sebagai bentuk peringatan ini mungkin jawaban dari doa-doa dari qunut nazilah yang dilantunkan dalam setiap salat. Mungkin ini jawaban Allah melalui iya melalui tangan siapapun. Gangjang ada enggak update-nya di sana yang di Gaza teh kira-kira? Iya. Alhamdulillah kondisi di Gaza memang masih meskipun Israwiel

44:42 diserang juga ternyata serangan-serangannya ke saudara kita di Gajah juga tidak berhenti juga, Dok. Oh gitu. Jadi masih jadi mereka diserang mereka juga nyerang. Masih nyerang ya. Dalam bahasa Arabnya itu kurang ajar ya sebetulnya ya. Maka pelajarannya tambah lagi ya, Pak Guru. Itu baru pelajaran pertama 12 SKS tambah dei berapa SKS kuduna tah run gitu run can anggeus ente tugas. Iya coba rudal-rudal tuh ya yang dari Tasiknya kirim. Oh itu mahas rudal ya. Ya Allah. I. Jadi memang terakhir kan kondisi bantuan pangan sudah bisa masuk ke Gaza. Tapi ternyata para sniper saya sudah menunggu gitu. Jadi ketika seliti Gaja

45:28 mengambil itu ketika berkumpul diserang begitu D. Ya Allah. Jadi ya ee kita juga coba mencari pola lagi yang lain. Kita mencari daerah-daerah yang aman ketika mengirim bantuan sehingga Iya. Hari masuknya melalui mana kemarin Kang Eyang? Ya kalau bantuan yang selama ini kita masuk dari jalur Jordan ya. bisa masuk masih ee bisa masuk meskipun memang kondisinya tetap begitu, Dok. Baik kalau ini Kang Yjang punten ya. Ini waktu di mana Kang Jejang punten? I alhamdulillah. Jadi di bulan Juni ini alhamdulillah Bapak Ibu PT Peduli makanan siap saji. I ya ya. ini di masjid dete di Gaza Dek di di

46:17 kota Dair Albalah Gaza. Kota mana? Di kota Dair Albalah di kota Gaza. Di kota Gaza. Ya Allah. Jadi di Gaza itu ada beberapa kota ya. Ada Gaza Utara, Kota Gaza dan Darbalah ada Yunis Arafah begitu. Hm. H alhamdulillah sejak tahun 2015 dari peduli k Allah diupport oleh para donatur jamaah membangun masjid mau mas iya iya yaah Allah lindungi masjidnya masih alhamdulnya ya coba coba kita lihat masjidnya ya iya alhamdulillah coba lihat masjidnya oh ini masjid masjid ini. Ini masjid dete yang ini ya DT betul Dok masyaallah alhamdulillah sempat juga terkena serangan rudal tapi alhamdulillah tidak kena hanya pecah-pecah saja kacanya

47:04 gitu. Alhamdulillah. Jadi kegiatan kita ketika menyalurkan bantuan ya prioritas pertama adalah ya bagaimana bisa nyampai ke Gaza. H dan di Gaza kita alhamdulillah sudah punya ada masjid yang kallah masih utuh Allah jaga Allah lindungi. Kita juga prioritetaskan penyaluran di daerah masjid ini juga sehingga untuk memakmurkan masjid mudah-mudahan juga bisa berjalan. He. Terus kemudian juga mudah-mudahan ya saudara-saudara kita di sana bisa terbantu. Ini sempat kita berhentikan dulu aktivitas, Dok, pas waktu dikasih pelajaran 12 SKS itu. Iya. Karena ada tank-tank yang istri itu sudah kitar 2 km dari masjid ini. 2 km di masjid. Iya.

47:49 Sudah dekat. Kemudian ada masjid yang sekitar 300 m dari masjid ini sudah hancur diserang gitu. sehingga para e ulama di e Palestina memberikan fatwa agar keselamatan sementara boleh salat di rumah dulu begitu inal. Jadi alhamdulillah kemarin ya diistirahatkan dulu kegiatan masjid terus kemudian kita rangkaikan kembali dengan mengadakan dampur umur di masjid. Alhamdulillah juga sudah mulai aktivitas salat berjamaah di masjid kembali. Namun untuk kegiatan tahfiz baitul Quran yang sempat berhenti jalan terus kemarin berhenti dulu. Nah, insyaallah sebentar lagi kita akan coba mulaikan kembali. Innillahi wa inaiun. Kebayang ya ini teh bertahun-tahun 70 tahun kayak begini lebih hampir 70 tahun. Mereka baru 12 hari sudah

48:36 berbondong-bondong tuh bawa koper, bawa tas. Ngan domba mah sama teu dibarawa meureunnya. Eh mereka punya enggak kayak gituan? Iya ya. Nah lihat tuh berbondong-bondong ya. Kemudian mengusi ke siprus. Siprus ya. kemungkinan kalau mereka isu bisa mengungsi bisa kembali lagi ke negaranya ke bukan negaranya ke ke Bekasi yang dia duduki gitu ya penduduk ya. Nah kalau Palestina saudara kita ketika sudah bisa ada yang berhasil keluar dari Palestina itu susah halnya Mas lagi susah di waktu saya tertahan di Jordan, di Mesir di Libanon di Suria bertahun-tahun sampai sekarang sampai beranak di sana begitu kan susah masuk kembali. Iya. Jadi sepertiga penduduk Israel waktu menang nyebut katanya ya. Sekarang

49:24 sebagian katanya mengungsi. Iya. Dan mereka mengungsi ke negara ya bestinya pastinya ya. Teman-temannya iya ke teman-temannya ya. Baik Ibu Bapak sahabat-sahabat pagi semua. Ah jadi jadi iniak jadi apa ketika lihat anak ngantri kayak gitu tidak kerasa pisan Kang Yajangnya. I bagaimana Kangjang juga lihat kan dulu para pengusi itu ya ketika ngantri begitu ya baru bantuan kebayang enggak coba ini bukan pertama kali mereka ngantri kayak gitu dan bukan tiap hari ada bantuan seperti itu. Tatkala mungkin anak kita berhari-hari mungkin ya bahkan mungkin berbulan-bulan ya seperti itu. Coba apa

50:11 yang kita rasakan? Ah ibu bapak semua ya. Jadi salah satu bentuk kekurang syukuran kita tatkala kita bisa makan, bisa minum, bisa jalan-jalan begitu ya, bisa ngantar anak sekolah tapi tidak. Itu terjadi pada anak-anak Palestina sebagai salah satu bentuk syukur. Saya pernah mencoba kanjang tapi enda lupa lagi ketika saya belanja ke minimarket begitu ya lihat anak jajan anu ya saya anggarkan sekian juga sama untuk infak Palestina. Tapi itu kadang-kadang suka lupa ya kan. Kita mah beli sesuatu masih aman ya tuh enggak ada yang ngincer gitu ya. Tapi kalau kayak azam kayak tadi itu berbekas sekali gimana berbekas coba ngjang orang lagi jalan keluar rumah

50:59 kata si Azam itu ya tiba-tiba diberondong bapaknya kan gitu. Satu lagi yang saya ingat tuh di salah satu kem ee kem naon namanya tuh ya? Kan suknah bukan to? Kalau suknah kan ya agak luas bisanya. Iya. E yang suka didatangi dengan masjid yang teman-teman dari odol ee apa namanya e ambulans tuh yang kemarin. Ambulans ah saya lupa lagi. Masyaallah pohode itu. Nah di sana juga ada anak kecil ya. Anak kecil ee perempuan. Perempuan yang coba saya ajak ngobrol juga. Irbit mungkin. Irbit. Irbit kayaknya mah ya. Nah, jadi ketika dia jalan, ketika jalan dia mah jalan sama bapak ibunya entah mau belanja entah mau apa gitu ya. Sama itu juga

51:46 perempuan tuh diberondong juga yang selamat anaknya. Entah sengaja dibiarin atau kenapaanya. Innalillahi wa inni rojiun. Nah, Ibu Bapak semua ketika kita berbicara kisah-kisah anak Palestina seperti itu, sebetulnya ini merupakan ibrah bagi kita ya. bahwa ketika kita merasakan penderitaan saudara kita tuh seperti apa yang kita lakukan barulah diuji keimanan kita itu betul-betul ada sahabat-sahabat pagi semua ada lagi Kang Yjang yang itu kan yang hari ke berapa tuh Kang iya jadi yang terbaru ini kan hari ke hari tanggal 20 tanggal berapa tanggal 26 kita coba ya kemarin coba tanggal ada juga tanggal 25

52:32 hari pertama itu lebih tertib di masjid. Nah, ini hari yang ee pertama. Hari yang pertama ya. Kita coba lihat Ibu Bapak semua ini teman-teman dari mitra kita di sana ya, Kang Ijang ya. Iya. Mitra kita di coba coba mudah-mudahan ini juga bisa menjadi pengingat bagi kita ya. Iya. Sebentar sebentar ya. Oh ini ya. Jadi Iya di Masjid DT ada memang ee titik pembagiannya di depan masjid ya. Ada juga yang di ee pengungsian sekitar masjid ada beberapa depan masjid sama di beberapa titik di sekitar masjid. Iya. 2 hari ini 1000 perima manfaat. 2 hari 1000 pemberim manfaat. 1000 teh Ibu Bapak bukan suatu hal yang mudah nya di

53:18 di kita meureun gampang ngabagikan 1000 teh di sana bahan baku untuk masuknya juga tidak semudah apa yang kita bayangkan ya. Kalau 1000 di kita mah tinggal beli misalnya ya di toko-toko minimum market. Iya. Jadi kita mengurai kerumunan kita lebih tertib dibagi beberapa titik gitu, Dok. Ada yang di tempat-tempat ee kem-kampungiannya, ada yang di masjid. Ini hari pertama alhamdulillah ee terkendali tertib ya. Hari kedua karena mungkin sudah pada datang gitu. Tadi yang pertama hari kedua. Iya. I ya. Coba coba coba kita lihat Kang Yjang yang ini ya. Yang hari kedua itu ya Kang Jejang ya. Iya. Perasaan seperti apa namanya? Hepik seperti kayak gitu ya. Coba coba coba

54:04 kita lihat yang ini hari kedua mungkin ya. Iya bisa dibandingkan benar ya. Kita coba coba lihat kalau misalnya bantuan yang kita sampaikan itu Kang Ijang ya selama ininya biasanya ya disalurkan apakah itu disalurkan hanya di daerah masjid saja atau ke mana aja Kangjang? Kalau ini kan di daerah masjid. Betul. Betul. Iya. Sedangkan kalau misalnya kita bukan kan ada instalasi air juga. Betul, Dok. Tuh, lihat Ibu Bapak semua ini hari keduanya lebih ramai. Iya, karena mungkin hari pan ini sama sudah dibagi beberapa titik juga. Iya. Kita sudah pencari dua tiga titik penyaluran juga. Jadi, sekali itu misalnya tiga titik lokasi. Iya. Iya. I ya ya. Innalillahi ya Allah ya Rabbi. Ini masa

54:49 ee makan nasi plus ee daging. Tapi di sini dagingnya sudah habis. He. Susah cari daging ke sana. Kemarin pun enggak ada kurban di sini. Enggak ada penyembelihan. Biasanya ada kurban unta ya. Iya. Di sana sudah susah hewan. Jadi tidak ada penyembelihan, susah makan daging. Karena mengambil bantuan tadi di tembaki, ya kita coba pola lain kita masak di sana langsung disajikan makanan siap santap. H iya iya. I hari kedua. Hari kedua. Kebayang Ibu Bapak semua coba lihat ya di hari pekan sebelumnya tanggal 16 dan 18 itu di Gaza Utara. Oh di Gaza Utara ya ya Gaz Utara di kampung sian. Jadi kita ada 4 ee hari masak dapur umum

55:36 pembagian makanan. Alhamdulillah. Iya. I ya. Terus juga Dok izin menyampaikan ya sebelumnya kita juga tidak hanya makanan pokok kita berikan juga bantuan kesehatan. Heeh. Sak Januari sampai Mei kita ya dengan relawan dokter-dokter melakukan hujungan ke Kem-kem di Gaza. Bantuan maksudnya dari saya kapan dikirim nih Kak Gaza? Insyaallah secepatnya. Mudah-mudahan siap-siap. SMA gimana perintah Kang Jajang? Jayang Kang Wahyu bantuan saya Nensi di ditu insyaallah. Teman-teman saya juga baru kemarin eh waktu bulan puasa saya diajak ke sana teh ada teman-teman dari BSMI ya kemarin ee adik angkatan saya dr. Dani Dani Erlangga beliau bedah saraf gitu

56:22 ya. Iya betul betul. Ari abdi bedah naon? Nah ternyata kasus-kasus bedah itu banyak ibu bapak semua yang luka yang e apa namanya yang trauma begitu ya yang patah tulang. Insyaallah kalau saya ditugaskan mah insyaallah berangkat kan jangka ditu ya. Ibu Bapak semua kira-kira ada yang mau berangkat ya? Kita bagi-bagi porsi ya Bu ya. Kalau berangkat semua di sana bahkan mungkin kita yang ngantri ngantri bantuan sama karena susah makan ya. Jadi insyaallah kita akan melaksanakan bantuan dan terus sudah melaksanakan ee bantuan ini sampai kapan? Sampai Palestina itu mandiri dan merdeka. Kan gitu bahasa kita ya ketika kita demo sekalipun gitu ya sampai saudara-saudara kita itu merdeka dan

57:08 mandiri gitu. Karena mereka juga yang pertama kali itu memberikan pengakuan ya dan memberikan bantuan gitu ya kepada Indonesia ketika sekaligus izin menyampaikan titipan donasi dari jemaah donatur terus kemudian juga penyemak MQ pagi yang mulai detik peduli sejak 7 Oktober 2023 sampai kemarin Heeh ee tanggal 26 Juni itu tercatat di data datanya DT Peduli sekitar 82 miliar. 82 miliar. Masyaallah. Dan alhamdulillah Bapak Ibu ee sudah 85% tersalurkan. Hm. Masyaallah. Masih ada saldo 15% yang

57:53 insyaallah akan segera kita salurkan juga secepatnya. 82 miliar. Nah, Kang Yjang kadang-kadang suka ada yang nyinyir begini, Kang Yjang. Jauh-jauh katanya ke ke Palestina, ke Gaza. Ari saudara sendiri di Indonesia gimana kita diurus enggak teh peduli teh? Ya, insyaallah peduli dengan berapa penerimaan manfaat yang ada di Indonesia. Iya, kemarin sekitar R00.000 untuk kurban aja Rp300.000. Jadi, Ibu Bapak semua ketika kita belum tergerak untuk memberikan bantuan pada saudara kita, paling tidak kita cicing atuh diamnya. Jangan sampai kita memberikan statement-statement yang sebetulnya. Iya. Itu pertama gitu ya. pertama itu tidak proporsional ya. Kenapa? Karena kita bukan berarti

58:41 tidak peduli sama saudara kita. Justru kita lebih banyak di Indonesia kan ya. Iya. Ya, lebih banyak di Indonesia gitu. Tetapi ketika saudara kita masih terjajah, sulit makan kemudian sulit ya mendapatkan kebutuhan sehari-hari, air aja sulit di sana. Apakah kita juga berdiam diri? Nah, itu Ibu Bapak semua. Jadi ketika kita dihadapkan pada peristiwa-peristiwa seperti itu, empati sesama manusia, apalagi kalau saudara seiman gitu ya, harusnya ini menjadi bagian dari anggaran kita, bukan dari sisa anggaran itu Kang Yjang. Kira-kira yang ee kita masih menggalang dana Kang Ijang? Iya, Dok. Jadi, Bapak, Ibu syariatnya memang istri itu nyerang

59:26 Palestina atau Gaza, tapi ya hakikat itu menyerang umat muslim. Iya. Maka kita sebagai bijasadil wahid. Jadi kita itu sebagai satu tubuh gitu ya. Nah, kita terus membantu, terus tergerak peduli. Yang ter baru kemarin kita sudah melakukan kesepakatan dengan mitra pelaksana di sana untuk menyantuni anak yatim sekitar 100 anak yatim selama setahun. Jadi kita memberikan cash asisten dana cash untuk ya keperluan sehari-hari di sana pada anak yatim sebanyak 100 selama 1 tahun satu terus masih banyak juga anak yatim ketika kita berbicara angka 100 teh ya berarti bukan berarti seringan yang ada di Indonesia ya di atas ke 17.000

1:00:13 ada di sana. He. Karena ketika kita ini aja Bu ya ee saya berdiskusi ya, bagaimana kok mobil itu ya mobil sebesar itu kok harganya R,3 miliar. Ternyata ketika saya telusuri tanya-tanya ke Mas Eko saat itu, "Dok, iya memang kalau di Indonesia mobil kayak gini mungkin hanya Rp300 juta, R00 juta dapat. Iya. Tapi kalau di sini ya untuk nyari mobilnya, kemudian untuk daya masuknya belum lagi screening dari si rewelnya segala macam biaya-biaya segala macam pajak kan alat-alat medis masuk ke Gaza itu ternyata dipajakin Ibu Bapak semua. Iya. Iya Dok. Dan pajaknya itu bukan e main bukan apa ringan-ringan tiga kali lipat itu dar harganya. Jadi, Ibu Bapak semua

1:00:58 ketika kita misal menganggarkan ya beli mobil ambulans, begitu ya, beli mobil tangki air. Tangki air kita rusak enggak? Alhamdulillah kemarin sempat dibom juga tapi sudah berfungsi kembali dan sekarang masih terus berfungsi dimanfaatkan oleh lembaga-lembaga ngo-nginjo lain juga untuk diberikan ke warga kita di posisinya di Gajah City. Iya, alhamdulillah. Jadi sebuah riset Ibu Bapak semua dilakukan itu tahun 2000 eh 18 ya ternyata 78% air di Gaza itu tidak layak konsumsi, terkontaminasi, terkontaminasi radiasi radiasi dan lain sebagainya. Yang menyatakan siapa? WHO itu penelitian WHO.

1:01:43 Jadi 73 ada yang mengatakan di satu daerah 78% itu tidak layak konsumsi. Kenapa? di sana itu air sudah terkontaminasi dengan berbagai macam logam berat. Kenapa? Karena sebagian ya sebagian katanya pembuangan-pembuangan itu sengaja tuh mengotori air tanah dari jalur Gaza. Ya, kalau yang meneliti misalnya lembaga-lembaga NGO ee muslim itu wajar ya ini yang menyatakan organization. Jadi objektif sekali Ibu Bapak semua. Nah, sehingga pada tahun berapa kita membangun itu, Teh? Pabrik air, Pabrik air, Teh. Pabrik bangunan air 2018. 2018-2019 ya. Masyaallah. Jadi mudah-mudahan

1:02:31 setiap tetesan air yang diminum rakyat Gaza, setiap tegukan air untuk anak-anak penghafal Al-Qur'an, setiap tegukan dalam gelas itu yang diminum oleh ibu-ibu yang melahirkan anak-anak pejuang, kebagian pahalanya juga ya. siapapun itu setiap gerak yang dia lakukan, setiap ibadah yang dia lakukan, syariatnya karena air yang dikonsumsinya ini menjadi aliran pahala bagi Ibu Bapak semua ya. Sahabat-sahabat MK pagi semua. Insyaallah kita akan terus dan kita alhamdulillahnya secara syariat kita mendapat apresiasi sebagai penyaluran terbaik ya sebagai penyaluran terbaik

1:03:16 dari dana-dana yang sudah diterima oleh kita ya karena kan kitaudit ya oleh auditor eksternal begitu ya ee akuntan publik gitu juga sebagai salah satu bukti komitmen bahwa kita itu amanah Ibu Bapak semua. Jadi, gimana nih, Kang Yjang, kalau misalnya kita berkontribusi Kang Wahyu, ada enggak nomor rekeningnya atau apa, Kang Wahyu? Iya, nanti bisa macam-macam pola, bisa di scan Kris nanti juga insyaallah akan dibantu ditampilkan memudahkan Bapak, Ibu harisnya insyaallahim. Terus kemudian, Kang Wi coba kirim transfer juga ke rekening BSI. Ada rekening punten mumpung we sekalian ya.

1:04:04 Iya Kang Wy gimana Kang Wy nomor coba Kang Wybi di WA terus gimana Kang untuk ee rekening BSI 420042003 bisa 4204 42203 4 ee 42004. Nah, Kang Wayu coba diwa Kang Wahyu 003. Kalau sudah muda gini suka suka ada pelupa, Kang Wahyu. Saya kemarin 42.004 42.003. Nah, itu. Oh, 42.004.003 ya. Mana Kang Wayu? Oh, belum nyampai Kang Wayu. COD itu. Hah? Sudah nyampai. Iya. Insyaallah saya tidak peduli memastikan setiap pendistribusian dana

1:04:49 di kemanusiaan Palestina kita menggunakan jalur-jalur resmi. Heeh. Heeh. ya yang ee teregistrasi di PBB yang memang legal. Betul, betul, betul. Jadi kita insyaallah jalur jalur resmi. Heeh. Heeh. Heeh. Bisa dipertanggungjawabkan, bisa diaudit, ada laporan dokumentasi, ada laporan juga para penerima manfaatnya. Tadi yang di Mesid DT Gaja 1000 itu ada 1000 nama manfaatnya, ada NIK-nya kalau di kita. Oh, ada alamat kita betul-betul e mana kecil, Kang Wahyu. Ada itunya. Teu katingali kita itu apa namanya? K ke ke sebentar sebentar sebentar Ibu Bapak semua sabar ini ujian ya mudah-mudahan kalau di ini

1:05:34 sudah muncul di mana? Di Oh di layar sudah sudah muncul. Alhamdulillah. Hatur nuhun Kang Noval. Hatur nuhun Kang Noval. Hatur nuhun ya. Bentar bentar bentar bentar. Yang ini bukan. Yang ini bukan. Iya. Itu nomor rekening. Nomor rekeningnya ya. BSI ya? ITP dulu atas nama DTP. Ah, baik baik. Saya coba coba coba coba ibu bapak punten direenshot aja dulu ya. Punten Ibu Bapak semua saya juga ini nih ngadak ini teh jeung Kang Yjang ini teh ya. Oke ke ke Kang Noval puntenya. Eh mana teh? Sekedap sekedap ibu-ibu semua. Ah kita coba tampilkan ya. Punten saya tampilkan

1:06:20 ya apa adanya. Nah, ini Ibu Bapak semua coba ya difoto aja dulu ya. Ini BSI ya. Benar ini Kang Wayu betul 400042003 atas nama DT Peduli. Baik, Ibu Bapak semua, sahabat-sahabat MQ pagi semua. Semoga kita menjadi salah satu bagian yang menjadi mungkin syariat ya, karena ditolong oleh Allah semua juga ya. Menjadi syariat datangnya pertolongan Allah kepada saudara-saudara kita yang ada di Gaza. Silakan Ibu Bapak semua jadikanlah donasi ini merupakan bagian dari anggaran bukan dari sisa anggaran

1:07:06 insyaallah. Nah, satu lagi Kang Wahyu. Insyaallah nanti juga ee saya e mumpung ada Kang e eh apa namanya? Coach Janur ya. Ada sebuah komitmen dari sebuah apa namanya? Perusahaan ya yang baru berdiri salah satu ee saya enggak nyebut namanya ada Fried Chicken Arabik ya yang ee insyaallah akan komitmen untuk menyembangkan 5% keuntungannya untuk sahabat-sahabat kita di Palestina. Begitu ya. Saya enggak enggak menyebutkan namanya. Dari Kuningan Yok ya. Ya, dari Kuningan ya. Insyaallah mudah-mudahan. Sekarang lagi mau buka cabang baru katanya di depan Masjid Sul Islam. Alhamdulillah. Mudah-mudahan Agustus nanti kita launching ya. Insyaallah kita tanda tangan MOU bahwa 5% dari keuntungan

1:07:52 adalah untuk saudara-saudara kita di Palestina begitu ya. Tapi sengaja itu di boksnya itu enggak dicantumkan begitu ya. Tapi yang penting makan aliran dananya begitu ya. Komitmennya begitu ya. Karena katanya kata ownernya ada kekhawatiran kalau dicantumkan itu bisa jadi angka jadikan iklan katanya ya. Wah iklan aja ini ma untuk Gaza merena seutik begitu ya. Ya ya enggak apa-apa sebetulnya dicantumkan juga tergantung niat itu ya. Kalau niatnya misalnya kita memang ee ikhlas gitu ya insyaallah ini juga bahkan bisa menjadi pemicu bagi yang lainnya. Heeh. Oh, ini nih ada yang ee komitmen ee ayam ee goreng Arabic Fried Chicken titik titik titik titik katanya untuk baca pasti nanti nanti

1:08:38 sama Pak CEO nanti ya ee apa namanya tanda tangannya insyaallah ada yuk ya. Baik sahabat-sahabat MQ PG semua pagi ini sebetulnya bahasan kita adalah tentang diabet. Bagaimana cara Rasulullah sallallahu alaihi wasallam mengatasi diabet. Saya kemarin janji Ibu Bapak semua ada sebuah buku ini buku baru. Buku baru. Beliau ini salah seorang pengarang. E bukan berarti saya jualan buku ya Kang Kang Jejang. Iya dok. Tapi karena kita mengkaji bagaimana aspek nabawi ya dalam pengobatan atau kita kenal dengan tibu nabawi dan kita telah telusuri. Ternyata dari aspek-aspek tersebut tidak memungkinkan ya data-data yang ada itu mendukung

1:09:24 kalau Rasulullah itu diabet. A gitu ya. Tidak terdeteksi. Iya, tidak terdeteksi. E gejala-gejala. Kita sudah mengkaji sama tim ya, termasuk salah seorang guru besar yang tempat saya konsultasi di UIN begitu ya. Ee beliau itu ahli tahrij hadis begitu ya. Beliau mendalami ee ulumul Quran juga begitu ya. Tak ada tanda-tanda seperti itu. Tanda-tanda bahwa Rasulullah dan sahabat-sahabatnya itu ada gejala-gejala diabet. Nah, saya membaca buku ini, Ibu, Bapak semua. Dan ternyata apa yang kita kaji, ya, ini buku baru baru dibeli ee 2 minggu kemarin, ya, ada di bab 15. Salah satu kunci untuk pengedilan gula darah, Ibu,

1:10:10 Bapak semua di sini ada grafiknya Kang Jajang ya. Ya, nih saya sampaikan ke Kang Jajang. Punten. Kelihatan enggak, Kang Wayung? Nah, nanti saya akan bikinkan presentasinya, ya. Grafiknya kelihatan enggak, Kang Wayung? Nah, ini ya kelihatan Kang ya. Nah, di dalam grafik ini Ibu Bapak semua nampak ada sebuah yang biasa Rasulullah sallallahu alaihi wasallam lakukan ternyata terbukti menurunkan resistensi insulin. Jadi kalau resistensi insulin kan sudah dibahas kemarin ya, insulin itu adalah kunci untuk membuka pintu agar gula itu bisa masuk ke dalam sel ya. Yang namanya pintu kan ada kuncinya, ada gemuknya, ada kuncinya. Nah, yang disebut dengan

1:10:56 resistensi insulin teh kuncinya sih ada, tapi ternyata gemboknya itu macet. Ternyata dengan apa yang beliau Rasulullah lakukan, kunci-kunci itu kebuka. Kebuka ini grafiknya Ibu Bapak semua punten ya. Nanti saya akan coba bikin tayangannya ya. Apa itu? Bisa menurunkan. Punten saya kalau lihat grafiknya drastis sekali bapak semua. Lihat tuh. Turun. Kelihatan enggak, Kang Wayu? Ya, kelihatan di layarnya nih. Apa yang baginda Rasulullah lakukan? Saum Daud. Dan saum Daud ini dibahas dalam buku ini berupa intermittent fasting ya. Intermittent fasting kalau di sini dianjurkan adalah sehari puasa,

1:11:42 besoknya enggak. Puasa lagi, besoknya enggak. itu sudah ada 14 abad yang lalu nanti telah dilakukan oleh Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Sahabat-sahabat Magi semua insyaallah kita akan coba bahas lebih detail lagi. Alhamdulillah saat ini sebagian besar umat Islam sebagian ada yang terpuaskan dengan pesta kembang api kemarin ya Kang. Ada rada puasnya ada yang berani begitu ya buat pesta kembang api di sana gitu ya. Bikin main lego. Ada yang di sana gitu ya. kan bisa tumpuk, bisa dihancur-hancurin gitu ya. Kapan kita itu ada ya? Ya kalau demo-demukan k hancurkan hancurkan. Ya Allah ternyata sebagian doa kita itu terjawab oleh Allah Subhanahu wa taala

1:12:27 lewat tangan-tangan entah tangan siapa ya. Ada mengatakan kan itu orang lain jeung orang lain kita jangan ikut peduli. Bagi saya mah enggak ada, Kang. Iya. Iya. Ketika musuh kita ada yang nyerang, ah dah saya mah bahagia gitu ya. Jadi seketika endorfin saya juga meningkat. Lihat pesta kembang api seperti itu, Teh. Mudah-mudahan ini bisa menjadi ee paling tidak menekankan kesombongan bahwa iron yang dia miliki adalah pertahanan udara terbaik. Bahwa yang disebut dengan David Sling, pertahanan udara yang dia miliki adalah pertahanan terbaik. Ternyata terbaik versi mereka dan belum pernah dipraktikumkan. Ya, ketika diuji coba praktikum oleh petasan-petasan yang dikirim ya. Bahkan

1:13:13 di Indonesia juga ada yang ngirim tuh ya pakai truk ya. Ini rudal katanya mau dikirim gitu ya. Tiang listrik. Oh tiang listrik ya itu mah ya. Heeh tiang listrik. Dan teman-teman dari Tasik mana? Siap-siap ya kita kirim rudal dalam bentuk bakso. Tapi begitu nyampai ke sana meledak tu ya. Teman-teman mana ada yang teman dari Tasik? Siap-siap ya. Hah? Bakso rudal dan bakso granat Pak. Iya. Bakso rudal, bakso geranat gitu kirim bakso ke sana. Ketika nyampai ke sana jadi rudal asli. Asik. Aduh. Hapunten Ibu, Bapak semua. Mudah-mudahan tayangan kita ini memberikan sedikit pencerahan bagaimana saudara-saudara kita yang ada di sana, bagaimana kontribusi dari ee teman-teman DP. Silakan. Ada yang disampaikan Kang Ijang sebagai penutup. Iya. Baik Bapak Ibu

1:13:58 jemaah sekalian. Insyaallah deti akan terus secepat mungkin, sesering mungkin dan sebanyak mungkin menyalurkan bantuan ke Gaza khususnya dan juga ke saudak kita yang mungkin berada di luar Palestina seperti di Jordan dan juga Mesir. Iya benar. Iya di di Jordan kita sudah ada mobil klinik yang terus mobile dan juga sedang proses membangun madrasah musala tahfiz untuk anak-anak pengusi di sana. Dan informasi terbaru kemarin dari KBRI Mesir, Dok, ada 13.000 Ibu warga Gaza yang keluar mengungsi ke Mesir sejak. Oh, berarti di Mesir 3 Oktober itu belum ini ya? Belum kita sentuh. K ada yang juga dirawat di 164 rumah sakit, Dok, di Mesir. Rata-rata kanker katanya sakitnya. Iya. Karena apa? Dari air itu. Iya. Iya. Airnya kan

1:14:45 mengandung logam berat. Nah, insyaallah kita akan coba nyalurkan ke Mesir untuk membantu rumah sakit Palestina yang ada di daerah e Mesir. Kita juga akan coba memberikan mungkin kalau bisa alat alat-alat ee scan apa, Dok, yang itu. Oh, kayak C scan gitu dan sebagainya. Jadi tidak hanya memberikan bantuan yang sifatnya darurat, tapi juga bantuan yang kontinue terus-menerus kesinambungan dan mudah-mudahan dari doa, dukungan, dan donasi Bapak, Ibu bisa membantu saudara kita di Gaza. Peduli sangat bersyukur Bapak, Ibu diberikan rezeki, dimudahkan dan bisa dijadikan jalan membantu saudara kita dari Gaza. Mudah-mudahan ini menjadi amal saleh, mudah-mudahan diberikan balasan, diber diganti dengan yang lebih baik lagi dan mudah-mudahan bisa istikamah. Amin. Amin. Hatur nuhun.

1:15:31 Demikian ya. Jadikanlah donasi ini menjadi bagian dari anggaran kita, bukan sisa anggaran. Ketika kita memberi makan anak kita, kita juga mengangarkan anak-anak Palestina yang ada sana. Kita akhiri sahabat-sahabat yang pagi semua yang menyimak di MQTV, MKFM dan platform media digital agem lainnya. Semoga kita diberi kemudahan dan diberikan perlindungan. Semoga saudara-saudara kita juga diberikan pertolongan oleh Allah Subhanahu wa taala. Kita tutup. Subhanakallahumma wabihamdika ashadu alla ila anta astagfiruka waubu ilaik. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hatur nuhun, Kang Yjang sudah bisa berkenan ya hadir. Hatur nuhun, Dr. As-an ee MQ digital yang mengelola ini ee

1:16:19 silakan kalau teman-teman mau memanfaatkan MQ digital ini untuk kerja sama apakah dengan sedekah, untuk peralatan, untuk membantu tim. Bagi yang ingin berinfak silakan ya. Semoga kebagian pahalanya. ini nonprofit bukan lembaga bisnis MQ digital ini walaupun kita membutuhkan biaya terus untuk ya operasional tapi ladang amal ya. Kalau ada teman-teman yang ingin kebagian pahalanya boleh hubungi MQ Digital. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube