PEPERANGAN DALAM DIRI KITA - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya pemulihan diri dan perubahan karakter agar dapat menjadi berkat bagi orang lain. Pemulihan diri terjadi melalui proses dan kejadian yang tidak enak, yang sebenarnya adalah cara Tuhan untuk mengurusi hati kita. Respon yang benar terhadap masalah dan persoalan akan membawa kita lebih dekat kepada Tuhan dan belajar ketetapan-ketetapan-Nya. Kekristenan bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan agar hidup kita diubahkan menjadi serupa dengan Kristus dan menjadi berkat bagi banyak orang.

  • Pemulihan diri adalah kunci untuk menjadi berkat.
  • Masalah dan persoalan adalah cara Tuhan mengurusi hati kita.
  • Respon yang benar terhadap masalah mendekatkan kita pada Tuhan.
  • Kekristenan adalah penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan.
  • Perubahan karakter adalah warisan terbaik yang dapat ditinggalkan.

Persiapan Menjadi Berkat

Tuhan memanggil kita untuk menjadi berkat bagi orang lain, bukan hanya fokus pada diri sendiri. Orang yang hanya fokus pada diri sendiri akan mudah putus asa dan bingung ketika menghadapi masalah. Panggilan pertama kita adalah menjadi serupa dengan Kristus. Setelah dipulihkan, barulah kita bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Jika belum dipulihkan, kita justru bisa menjadi batu sandungan.

Proses Pemulihan Diri

Pemulihan diri selalu terjadi melalui kejadian, proses, keadaan, dan hal-hal yang tidak enak dalam diri kita. Ini adalah cara Tuhan mengurusi hati kita yang terdalam, yang mungkin tidak diketahui orang lain. Tuhan ingin membereskan hal-hal di dalam diri kita agar kita dapat bersikap dan mengambil keputusan yang baik dalam kondisi apapun. Orang yang sudah dipulihkan akan menjadi berkat, sedangkan yang belum akan terus berjuang melawan keinginan untuk melakukan yang baik.

Belajar dari Masalah

Mazmur 119 ayat 71 menyatakan bahwa tertindas itu baik bagi kita. Kita semua pernah mengalami hal yang tidak enak, seperti kejadian terjepit, diperlakukan buruk, kekurangan, sakit penyakit, tidak dihormati, dan tidak dihargai. Namun, di balik semua kejadian itu, Tuhan memiliki rencana ilahi. Respon yang benar terhadap masalah dan persoalan akan membawa kebaikan bagi kita. Masalah, persoalan, tantangan hidup, kekurangan, disakiti, dibenci, dan direndahkan, semuanya baik bagi kita karena melalui itu kita belajar tentang ketetapan Tuhan.

Ketetapan Tuhan di Balik Masalah

Dalam kondisi sulit, kita seharusnya belajar tentang ketetapan Tuhan. Di balik semua yang tidak enak, Tuhan sebenarnya sedang mengajari kita sesuatu agar kita berjalan dalam ketetapan-Nya dan mengerti maksud serta tujuan-Nya. Namun, seringkali yang muncul adalah reaksi yang salah, seperti marah dan tidak terima. Alkitab mengatakan bahwa tertindas itu baik agar kita belajar tentang ketetapan Tuhan. Belajar di balik semua masalah yang kita alami, Tuhan sedang mengajari sesuatu yang ilahi agar hati kita melekat pada-Nya.

Karakter yang Diubahkan

Banyak orang yang rajin beribadah tetapi tidak mengalami perubahan karakter dan sikap. Kelakuannya tetap buruk, mulutnya tetap jahat, dan pikirannya tetap busuk. Mereka tidak benar-benar hidup sesuai dengan ketetapan Tuhan karena respon mereka terhadap masalah selalu salah. Tuhan ingin memulihkan kita agar kita memiliki sikap seperti Kristus dan hidup kita diubahkan. Jika belum dipulihkan, kita akan cenderung menjadi orang yang membuat masalah, ribut terus, berantem terus, marah terus, kesal terus, dan sakit hati terus.

Menjadi Berkat Sepanjang Hidup

Kita semua dapat berguna sesuai dengan kapasitas kita. Di mana pun kita ditempatkan dan dengan siapa pun kita bertemu, kita harus menjadi berkat. Ini dimulai dengan sikap hati dan keputusan kita. Kita harus berubah terlebih dahulu agar orang-orang di sekitar kita diberkati. Perubahan terjadi melalui masalah, proses, tekanan, dan hal yang menindas kita. Respon hati kita harus tetap berubah. Mencintai Tuhan juga berarti kelakuan dan sikap kita harus berubah. Jika tidak, cinta kita palsu.

Gambar Allah yang Dipulihkan

Setelah manusia jatuh dalam dosa, gambar Allah dalam dirinya rusak. Kecenderungan manusia adalah melakukan dosa terus-menerus. Oleh karena itu, kita harus menerima Yesus dan mengalami kelahiran baru. Sejak mengalami kelahiran baru, kita mulai diubah oleh pembaruan budi. Pembaruan budi terjadi di jiwa, perasaan, kehendak, dan kemauan kita. Kita harus sejalan dengan firman Tuhan agar pelan-pelan berubah. Sikap, tindakan, perbuatan, dan keputusan kita harus sejalan dengan Tuhan.

Warisan Terbaik

Kita harus menjadi berkat di mana pun kita berada. Keluarga kita harus diberkati melalui hidup kita. Kita ingin meninggalkan sejarah yang baik tentang hidup kita yang akan dikenang. Warisan terbaik yang dapat kita tinggalkan adalah sejarah hidup kita sebagai orang-orang yang diubahkan. Kekristenan bukan hanya sekadar ibadah, tetapi juga penyerahan diri sepenuhnya kepada Tuhan. Dengan demikian, kita akan melihat orang-orang di sekitar kita diberkati, dilawat Tuhan, dan diubahkan Tuhan.

Koreksi Diri dan Berjalan dalam Ketetapan Tuhan

Kita harus mengoreksi hati kita masing-masing dan menyelidiki sampai kedalaman diri kita. Apakah hidup kita sudah menjadi berkat atau justru menjadi masalah? Apakah hidup kita sudah berjalan sesuai dengan ketetapan Tuhan? Jika kita datang kepada Tuhan dan mengizinkan Roh Kudus menyelidiki, Tuhan akan membawa kita berjalan dari kemuliaan satu kepada kemuliaan yang lain. Kita harus menghabiskan hidup kita untuk menjadi orang yang memberkati banyak orang. Jejak langkah orang benar meninggalkan lemak, sehingga di mana pun kita berada, orang itu dijamah, diubahkan, dan dilawat Tuhan melalui hidup kita.

Menjadi Garam dan Terang Dunia

Jika kita bertemu dengan siapa pun selalu menjadi masalah, berarti ada yang salah dengan diri kita. Kita harus belajar menguasai diri dengan baik. Kita harus menjadi orang yang luar biasa, yang setiap harinya penuh makna dan nilai. Kita harus memberkati dan menggarami orang lain. Banyak orang di luar sana hidupnya hambar, tidak punya tujuan. Hidup kita harus punya rasa yang berbeda, bisa manis, segar, dan menyejukkan. Kita harus memiliki rasa kerajaan Allah yang memberkati banyak orang.

Doa dan Penyerahan Diri

Kita harus menyerahkan hati, pikiran, perasaan, kemauan, dan kehendak kita sepenuhnya kepada Tuhan. Kita sering melakukan hal yang menyakiti dan bertolak belakang dengan kehendak-Nya. Kita membutuhkan kemampuan setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kita tidak mampu berjalan tanpa Roh Kudus. Kita harus memohon kepada Tuhan untuk memegang tangan dan hati kita, serta melihat sampai kedalaman batin kita. Kita ingin berkemenangan setiap hari dan menjadi orang kesayangan-Nya.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Saya sedang mempersiapkan Pak Patrick ini jadi pendeta yang hebat nih, jadi pengkhotbah yang luar biasa. >> Dan saya juga tidak hanya Pak Patrik, tapi Ibu-ibu semuanya jadi orang-orang yang luar biasa. >> Hari ini sudah diberkati luar biasa sama Pak Patrick supaya perjalanan hidup kita ini tambah hari tambah jadi orang yang benar-benil berguna. Tidak hanya buat kita sendiri tapi orang di sekitar kita. Karena Tuhan mau panggil kita ini jadi berkat bagi banyak orang. >> Tidak hanya fokus pada diri sendiri. Orang itu kalau fokus sama dirinya sendiri ketika dia ngadapin sesuatu akhirnya gampang putus asa, gampang bingung enggak enggak tahu tujuannya

0:45 dalam hidupnya itu seperti apa. Tuhan panggil kita itu jadi berkat kepada semua orang yang di sekitaran hidup kita. Itu panggilan kita pertama kali adalah menjadi serupa segambar dengan Kristus. Setelah kita dipulihkan, baru kita bisa jadi berkat bagi banyak orang. Kalau kita belum dipulihkan, kita tidak bisa jadi berkat bagi banyak orang. Justru kita jadi batu sandungan. Nah, dipulihkannya kita itu selalu lewat namanya kejadian, lewat proses, lewat keadaan, lewat hal-hal yang buruk, lewat hal yang gak enak dalam diri kita. Sebenarnya itu caranya Tuhan mengurusi hati kita yang di dalam kita. Tuhan mau beresin loh yang di dalam kita

1:32 loh. Yang orang lain gak tahu loh. Kita bisa kelihatan baik di gereja, di tempat umum, di ibadah, tapi belum tentu baik loh di tempat-tempat yang orang lain gak lihat. Belum tentu kita bisa bersikap baik, mengambil keputusan yang baik di kondisi yang gak baik. Tapi Tuhan mau kita dalam situasi kondisi apapun kita tetap melakukan dan mengambil keputusan seperti yang Tuhan mau. Nah, orang yang sudah dipulihkan baru dia bisa jadi berkat. Kalau belum dipulihkan, selalu ada hal yang struggle yang berjuang di dalam dirinya untuk melakukan yang baik tapi yang dilakukan yang jahat. Bukankah di dalam diri kita ini ada dua hal yang sepertinya berjuang

2:17 melawannya? Pengin melakukan yang baik. Eh, enggak tahunya kita yang melakukan yang buruk. Pengin enggak marah, enggak tahunya marah. Enggak ada kan? Maunya enggak kesal tapi kesal. Maunya memberi, eh eman-emanlah. Maunya doa dan puasa, enggak tahunya baru tutup mata langsung tidur. Bangun 4 jam kemudian. Enggak usah. Berapa banyak hal-hal yang kita lakukan ini selalu bertentangan? Enggak seperti yang Tuhan mau. Nah, itu yang mau diselaraskan Tuhan. Nah, Tuhan tuh mau menyelaraskannya selalu lewat proses, lewat kejadian

3:03 yang kita alami hari-hari supaya kita ditarik pada pusat kehendaknya dan kita berjalan seperti yang Dia mau. Amin. Di Mazmur 119 ayat yang ke-71, bahwa aku tertindas itu baik bagiku. Kita semuanya pernah ngalami kan hal yang gak enak kan? Benar enggak? Kejadian terjepit, hal yang sulit, diperlakukan buruk, ngalami kekurangan, ngalami sakit penyakit, gak dihormati, enggak dihargai. Apapunlah yang kita pernah alami di

3:49 dalam hal hari-hari kita dan kejadian itu gak enak dalam diri kita. Tapi lihat apa maksudnya di balik semua kejadian itu, Tuhan punya rencana yang ilahi yang Tuhan mau terjadi dalam hidup kita. Makanya respon kita itu baik, masalah dan persoalan itu baik buat kita. Katakan amin. >> Amin. >> Katakan masalah. >> Masalah >> persoalan >> tantangan hidup. >> Tantangan hidup. >> Kekurangan >> kekurangan. >> Disakitin. >> Dibenci. dci, >> direndahkan, >> itu baik buat saya. >> Itu baik buat saya. >> Lihat ya, bahwa aku tertindas itu baik bagiku supaya aku belajar

4:35 ketetapan-ketetapanmu. Dalam kondisi tadi, kita harusnya belajar tentang ketetapan Tuhan. Di balik semua yang gak enak tadi, Tuhan sebenarnya sedang ngajarin sesuatu. supaya kita berjalan dalam ketetapannya, supaya kita ngerti maksud dan tujuannya. Tapi biasanya yang munculkan reaksi yang salah. Benar enggak? Seringkiali yang muncul kita kadang marah gak terima. Siapa yang diperlakukan buruk orang? suamimu, mungkin istrimu, mungkin anakmu. Dan kadang rasanya daging ini

5:22 rasanya pengin jerit dan teriak. Benar apa enggak? Kadang kita pengin balas kalau bisa. Benar apa enggak? Tetapi Alkitab katakan tertindas itu baik bagiku supaya aku belajar tentang ketetapanmu. Belajar di balik semua masalah yang kita alami. Sebenarnya Tuhan ngajarin sesuatu yang ilahi supaya hati kita nempelnya sama Dia. Kan saya sudah seringkiali ngomong aslinya kita akan keluar ketika kita ngalami tekanan. Aslinya kita ini bergantung sepenuhnya sama Tuhan atau tidak, kelihatan waktu kita ngalami kekurangan dan enggak ada yang nolong kita. >> Kita berharapnya sama siapa?

6:08 >> Harusnya bersama berharapnya sama Tuhan, tapi seringkiali kita coba cari pertolongan kepada sama orang. Betul apa enggak? >> Siapa yang disakitin kadang susah untuk melepaskan pengampunan? Harusnya kita belajar melepaskan pengampunan. Tapi kan gak mudah itu. Ada sesuatu yang di dalam kita ini pengin teriak jerit. Tak enak ini. Kurang ajar ini. Enggak adil nih aku diperlakukan dan lain sebagainya. Harusnya dari semua kejadian-kejadian yang kita alami dan gak enak itu Tuhan sedang koreksi aslinya kita seperti apa

6:54 dan yang pertama kali keluar dari lidah bibir kita itu aslinya kita itu yang Tuhan mau beresin. Orang bisa duduk manis di gereja rajin ibadah dari Senin sampai Minggu sampai Senin lagi. Tapi banyak orang gak berubah karakter dan sikapnya. Kelakuannya tetap seperti setan. Mulutnya tetap jahat, pikirannya tetap busuk. Tidak benar-benar hidup sesuai dengan ketetapan Tuhan. Karena apa? Responnya setiap menghadapi masalah selalu salah, selalu merasa paling benar, selalu merasa paling hebat, selalu merasa yang paling diunggulkan. Kita kan sering seperti itu kan. Itu yang Tuhan mau pulihkan supaya kita

7:42 ngadepin siapapun, bertemu dengan siapapun, kita memiliki sikap seperti Kristus dan hidup kita diubahkan. >> Tuhan mau itu. Kalau belum dipulihkan, kita akan cenderung jadi orang yang trouble. Ribut terus, berantem terus, marah terus, kesal terus, sakit hati terus. Mau gereja sampai tua. Kalau seperti itu gak ada perubahan. Saya mau Bapak Ibu semuanya di tempat ini berubah >> semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan supaya sisa hidup kita nih menjadi berkat buat orang sekitar kita. >> Amin. >> Gak ada yang terlalu tua, gak ada yang enggak terlalu berguna. Semuanya kita

8:27 berguna sesuai dengan kapasitas kita. ditempatkan di mana, ketemu dengan siapa, kita harus jadi berkat. >> Amin. >> Dimulai dengan sikap hati kita dan keputusan kita. Saya pengin jadi berkat sepanjang umur hidup saya. Saya pengin ketemu siapapun orang diberkati melalui hidup saya. Saya bisa jadi berkat kalau yang di sini berubah. Saya yang harus berubah dulu. Ketika saya berubah, yang pertama kali diberkati adalah istri saya. keluarga saya bisa diberkati karena melihat saya diubahkan. Ketika saya diubahkan lewat apa? Lewat masalah, lewat proses, lewat tekanan, lewat hal

9:15 yang menindas kita, respon hati kita harus tetap berubah. Orang mencintai seseorang itu akan terbukti dengan berjalannya waktu. Betul apa enggak, B? ini terbukti mencintai suaminya loh. Makanya saya masa tua pun dia tetap temenin suaminya dalam kondisi apapun sepanjang mau tidak memisahkan di mencintai. Itu kan by proses. Apakah enak mencintai? Tanya beliau mencintai itu enak? Gak enak. Mencintai Tuhan kan juga sama. Jangan bilang cinta tok. Tapi kelakuan sikap kita gak berubah. Kita enggak mencintai loh. Cinta kita palsu. Betul enggak, Bu? L. Ibu mencintai

10:01 suami, tapi Ibu marah-marah sama suami. Pukul-pukul, tendang, maki-maki. Itu bukan mencintai. Itu menyiksa suami. Sekalipun suami, ada beberapa suami yang kelakuannya busuk, tapi kalau istrinya mencintai dengan tulus dan murni dan didoakan, itu suami bisa berubah. butuh harga yang mahal. Terus kita benar mencintai Tuhan apa enggak? Akan terlihat waktu kamu mengalami hal yang gak enak. Responmu, sikapmu, tindakanmu. Dan hari ini harus berubah, harus menjadi serupa, segambar dengan Tuhan. Amin.

10:46 >> Amin. >> Setelah manusia jatuh dalam dosa, yang kemarin hari kita pelajarin setelah Adam dan Hawa makan buah pengetahuan baik dan jahat, dia tidak lagi hidup di dalam tubuh kemuliaan, tapi dia jatuh dalam dosa. Adam dan Hawa manusia pertama itu diciptakan dalam rupa dan gambar Allah yang harusnya melahirkan keturunan ilahi. Hidup dalam tinggal kemuliaan. nih hidup dalam kemuliaan pakai tubuh kemuliaan tapi karena dosa gambar Allah itu rusak dalam dirinya. Jadi kecenderungan manusia melakukan dosa terus-terusan. Makanya harus terima Yesus, harus

11:31 ngalami kelahiran baru. Sejak ngalami kelahiran baru, dengar firman di Roma katakan mulai dirubah oleh pembaruan budi. Pembaruan budi di mana? di jiwa, di perasaanmu, di kehendakmu, di kemauanmu. Harus sejalan dengan firman baru pelan-pelan berubah step by step. Sikap, tindakan, perbuatanmu, keputusanmu sejalan dengan Tuhan. Baru pelan-pelan semakin hari orang melihat manifestasi Tuhan dalam hidup kita yang real dan nyata. Karakternya Yesus real dan nyata kita hidupin hari-hari. Orang diberkati enggak lama-lama.

12:18 Amin. Makanya tertindas itu baik bagiku supaya aku belajar ketetapan-ketetapanmu. Taurat yang kau sampaikan adalah baik bagiku lebih pada ribuan keping emas dan perak. Tanganmu telah menjadikan aku dan membentuk aku. Berilah aku pengertian supaya aku dapat belajar tentang perintah-perintahMu. Kita butuh roh namanya roh hikmat dan wahyu untuk ngerti tentang firman Tuhan. Ngerti kita harus ngambil keputusan dalam situasi kondisi apapun. Yang di sini harus jadi berkat.

13:03 Keluar dari sana jadi berkat. Keluargamu harus diberkati melalui hidupmu. Dan kita mau tinggalkan sejarah yang baik tentang hidup kita yang akan dikenang. Ternyata mami itu orang yang luar biasa. Ternyata papi itu orang yang cinta Tuhan. Ternyata si A ini orang yang takut akan Tuhan. Dan orang akan kenang sejarah hidup kita adalah orang-orang yang diubahkan. Itu adalah warisan yang terbaik. yang harusnya kita tinggalkan buat anak cucu, mantu kita. Amin. >> Amin. >> Jadi, kekristenan bukannya sekedar ibadah loh, tapi menyerahkan hati, pikiran, perasaan, kemauan, kehendak sepenuhnya. Jadi korban yang berkenan di hadapan Tuhan.

13:50 >> Baru kita akan melihat orang-orang di sekitar kita diberkati, >> dilawat Tuhan, dan diubahkan Tuhan. Ini keputusan yang mahal yang harus kita lakukan setiap hari. Amin. Amin. >> Diberkati. >> Amin. >> Baru 14 menit, tapi padat dan kenyang dan lumayan tersinggung. Ya >> memang ikut Tuhan harus bayar harga. Enggak bisa kita jadi orang Kristen mingguan toh. Kristen Selasaan to atau Kristen Senin to. Kita harus jadi Kristen 24 jam sehari, 7 hari seminggu, 365 hari per tahun setiap hari sampai

14:39 kita diubahkan, diubahkan, diubahkan, diubahkan menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan. Saya berdoa, kita mau koreksi hati kita masing-masing. Selidikin sampai kedalaman masing-masing. Hidupku hari ini sudah jadi berkat belum? atau jadi trouble atau selalu bikin masalah ribut, gegeran, dan berantem terus atau hidupku ini sudah berjalan sesuai ketetapan. Kalau kita mau datang sama Tuhan dan izinkan Roh Kudus menyelidiki dan Tuhan akan bawa mulai hari ini berjalan dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Kita habiskan hidup kita

15:25 jadi orang yang memberkati banyak orang. Alkitab katakan jejak langkahnya orang benar itu meninggalkan lemak. Jadi ketika kita berjalan ke mana pun, kita berada di kota mana pun, kita ketemu dengan siapapun, orang itu dijamah, diubahkan, dilawat Tuhan melalui hidup kita. Bukan setiap ketemu orang ribut, pindah tempat gegeran. Pindah apartemen sama tetangga-apartemennya berantem. Sama sekurityti berantem. Pindah ke rumah biasa sama tetangganya gegeran. Pindah kantor berantem. Itu artinya trouble. Dengarin baik-baik ya. Kita ini kalau ketemu siapapun selalu trouble.

16:12 Lingkungan yang baru trouble. Ketemu pendeta trouble, pindah gereja trouble. Yang masalah itu bukan orang lain. Diri kita yang harus berubah itu diri kita. Artinya kita enggak menang menguasai diri dengan baik. Kita mau belajar menguasai diri dengan baik. Dan saya berdoa ini ada orang-orang yang luar biasa. Setiap harimu penuh makna dan nilai. Engkau memberkati, menggarami orang lain. Kalau kita makan tanpa garam, apa yang terjadi? >> Hambar. Banyak orang di luaran sana hidupnya hambar, enggak punya tujuan. Tapi hidup kita tuh punya rasa yang berbeda. Bisa manis, segar, menyejukkan.

17:00 Jangan hidupmu asem. Mukanya asem, kelakuannya asem. Tapi kita punya rasa yang berbeda. Rasa kerajaan Allah >> yang memberkati banyak orang. >> J saya berdoa orang di rumah ngelihat kamu mulai hari ini bisa tersenyum dan mereka diubahkan. >> Amin. >> Tutup matamu ni kita berdoa. Terima kasih buat firman-Mu. Kami matraikan dengan darah anak dombalah firman nempel dalam hati kami. Terima kasih ya Tuhan. Kami kembalikan segala hormat, pujian, pengagungan buat Raja kami yang maha mulia. Amin. >> Berkati setiap orang yang terlibat plan. Amin. >> Alfa yang jadi worship, berkati dia pakai Tuhan luar biasa. >> Amin. >> Patrick pakai cara luar biasa bawa naik ke level yang berbeda. Seluruh jemaatmu

17:46 di tempat ini diberkati Tuhan. Mereka sehat, tidak sakit penyakit. Mereka umur panjang, anak, cucu, mantu diberkati Tuhan. Pasangan hidupnya diberkati Tuhan. Amin. >> Namu berdoa dalam anugerah dan kemurahan Tuhan. Kasih setia-Mu melimpah-limpah. >> Amin. >> Tuhan berkati umat-Mu. Engkau yang berkati mereka. Engkau yang berkati mereka. Engkau yang berkati mereka. Umur panjang, kesehatan yang sempurna. Jadi berkat. >> Amin. >> Apa saja dikerjakannya Tuhan buat berhasil. Roh Kudus pimpin berjalan dari kemuliaan satu kemuliaan yang lain. >> Kasih karunia Yesus Kristus melimpah-limpah. Kemurahan dari Allah Bapa memenuhi hidup mereka, keluarga mereka, dan sepanjang umur mereka. Nama Tuhan disebut atas keluarganya, atas hidupnya, atas anak cucunya. Mulai hari ini

18:31 >> bawa pulang berkat ini. Yang diberkati Tuhan katakan >> amin. >> God bless you. Nar ini

19:28 kami mengasihi-Mu. Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, Roh Kudus.

20:30 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. Oh, we worship you. We adore you. We adore you.

21:34 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. Dari hati kami.

22:23 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu.

23:30 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

24:21 Kau layak terima glor hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

25:07 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

25:52 kesayangan-Mu. Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube