0:00 Bapak, Ibu, peperangan yang paling sering kita alami adalah di area pikiran kita. Di area pikiran kita ini adalah medan pertempuran. Karena setan bicaranya lewat di area jiwa kita. Setan itu bicaranya di pikiran kita, di perasaan kita, di kehendak kita. Tetapi Roh Kudus namanya roh dia berbicaranya lewat manusia roh kita. The spirit of man. Di manusia roh kita, Tuhan selalu berbicara. Dia taruh visi, dia tahu taruh kehendaknya. Kadang Tuhan bicaranya lewat suara hati, Tuhan bicaranya lewat hati nurani. Makanya mata kita, telinga
0:45 kita ini adalah pintu gerbang. masuknya semua informasi di dalam diri kita yang harus kita saring. Kalau kita enggak bisa menyaring dengan baik, semuanya kita masukin, akhirnya nanti jadi sesuatu apa itu aset di dalamnya. Karena apa yang dikatakan orang itu berasal dari hati. Kenapa kok berasal dari hati? Dari hati tepatnya di di area jiwa. Karena di dalam hati orang keluar sesuatu manifestasi lewat perkataan tepatnya adalah dalam bahasa aslinya adalah di area jiwa. Tergantung kita isinya apa setiap hari
1:33 kita isi berita apa. Harusnya yang kita isi adalah firman sehingga semua tindakan perbuatan kita, pikiran kita itu selarasnya dengan firman. Kalau kita isi dengan ketakutan, itu kan bukan dari Tuhan. Karena Tuhan tidak pernah memberikan ketakutan. Dia memberikan damai sejahtera. Kalau kita isi dengan kecemasan, nanti bagaimana masa tuaku? Bagaimana dengan keadaanku? Bagaimana dengan uangku, bisnis dan pekerjaanku? Bagaimana? Kalau kita isi dengan ketakutan, akhirnya cemas yang mendatangi kita. Ketika cemas mendatangi kita ketakutan, akhirnya cemas itu yang ngontrol dan mengendalikan kita. Kitab Ayub katakan, "Karena yang kutakutkan itulah yang
2:19 menimpu dan yang kucemaskan itulah yang mendatangi aku." Nah, pikiran kita ini kan harus ditaklukkan. Makanya tadi dikatakan kami mematahkan siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus. Pikiran kita dipengaruhi dengan kejadian kenyataan hidup. Loh, pikiran kita dipengaruhi dengan mata kita. Apa yang kita lihat loh, yang kita alami loh. Benar apa enggak? Siapa yang melihat kelakuannya orang buruk nyakitin dan akhirnya kamu berpikiran buruk dan akhirnya manifestasinya hatimu kesal.
3:06 Harusnya yang kita lihat adalah janji Tuhan. Yang kita pikirkan adalah janji Tuhan. Kalau yang kita pikirkan firman, makanya kita perlu taklukkan itu dengan firman. Sehingga ketakutan tidak bisa menyentuh kita karena kita pikirnya janji Tuhan. Tuhan menetapkan langkah orang benar dan masa depan yang penuh pengharapan bagi orang percaya. Seperti Yeremia pasal yang ke-29 ayat yang ke-11. Bukan rancangan kecelakaan. Di ayat yang lain, Tuhan berperang menggantikan aku. Dia panglima perang. Dia berjalan di depanku. Dia akan menuntun masa depanku sampai masa tuaku gemuk dan segar. Bukan obesitas itu gemuk itu berbuah.
3:52 Sehat-sehatan, enggak sakit-sakitan, tambah tajam, tambah penuh pengendalian diri, tambah penuh urapan. Itu janjinya Tuhan yang harusnya kita masukkan di dalam hati kita supaya menguasai pikiran dan perasaan kita. Akhirnya manifestasi lewat sikap dan tindakan kita. Di kitab Amsal seperti sebab seperti Amsal 23 ayat 37. Sebab seperti orang yang membuat perhitungan di dalam dirinya sendiri. Demikianlah ia Bapak Ibu adalah apa yang Bapak Ibu pikirkan. Sejatinya sejatinya kita itu adalah manusia roh yang diciptakan serupa, segambar dengan Kristus yang harusnya
4:38 manifestasi dilihat orang dengan kemuliaan tanpa terselubung. Orang bisa melihat manifestasi kemuliaan Tuhan melalui hidup kita, melalui sikap kita, melalui tindakan kita, melalui keputusan kita. Amin. Do you m or not? Ini ngerti nopo mboten? Harusnya karena apa? Selaras pikiran kita dengan Kristus. Tapi kalau kita berpikir, "Wah, aku enggak bisa, aku enggak mampu, aku enggak sanggup, bagaimana mungkin bisa dan lain sebagainya." Dan itulah yang jadi atas hidupmu. Sebab seperti orang membuat perhitungan dalam dirinya sendiri. Demikianlah ilah. Iya. Bagaimana Bapak Ibu berpikir seperti
5:24 itulah dirimu. Bapak Ibu mesti yakin dan percaya bahwa kita adalah anaknya anak-anak Allah loh. Kita adalah bangsawan kerajaan Allah. Katakan amin. Amin. Harusnya kalau bangsawan kerajaan Allah, sikap, tindakan, perbuatanmu seperti bangsawan, bukan seperti gembel, bukan seperti preman. Punya tata krama, punya etika. Kita ngikutin aturan kerajaan Allah. Amin. Amin. Itu perlu diselaraskan pikiran tadi. Itu akhirnya apa? Perkataan kita ini berbeda. Makanya gak mungkin orang yang jalan sama Tuhan ngerti firman, selaraskan pikiran, hidupnya penuh ketakutan. Memang hidup ke depannya kan kita enggak pernah tahu. Siapa yang tahu tentang
6:09 masa depan kita? Tidak pernah tahu. Tapi yang kita tahu Tuhan menyertai kita. Amin. Dia mencukupi semua kebutuhan. Apa yang kita butuhkan, apa yang kita perlukan. Di masa krisis, Ibu Kalista juga ngalami krisis loh. Saya ngalami krisis. Dia tahu persis perjalanan saya. Saya bilang, "Jalan sama Tuhan." Jalan sama Tuhan kan memang enggak enak. Kadang kita ngelihat kemarin kita bahaskan, kita ngelihat orang dunia hidupnya dalam dosa tiap hari jalan-jalan ke Eropa beneran makan ke restoran terus. Kita yang hidup cinta Tuhan jalan-jalan ke Eropa palsu, ke Australia, ke Green League, Eropa, Jepang, Asia dan lain sebagainya.
6:55 Tapi orang yang hidupnya gak takut akan Tuhan kok hidupnya enak-enak dan Tuhan enggak pukul karena Tuhan masih beri kesempatan kepada kita. Dalam kondisi apapun, dalam kejadian apapun Tuhan tetap baik. Amin. Terbukti waktu dalam kondisi Bapak belur, kondisi krisis, Tuhan sertain saya, Tuhan berkatin saya, Tuhan angkat saya. Tuhan yang sama pelihara Bapak, Ibu semuanya enggak perlu khawatir tentang masa depanmu. Amin. Karena kita kenal Tuhan yang kita sembah, Tuhan yang luar biasa. Yang jadi masalahnya kita harus taklukkan pikiran kita ini loh kepada Kristus. Semua ketakutan itu adalah bayang-bayang. Bahasa kerennya adalah ilusivat morgana yang diciptakan karena pikiran kita yang enggak sejalan dengan
7:41 firman. Kita hitung pakai kalkulator dan hitung-hitungan kita. Dengarin baik-baik. Kita seringki hitung-hitungan dengan Tuhan pakai cara hitung kita sendiri. Nanti bagaimana uangku tinggal segini, nanti anakku enggak ngurusin aku, bagaimana gimana, segala macamlah. Kita coba pakai kalkulator kita. Dan itu tidak pernah sejalan dengan Tuhan. Kita pikir pakai kalkulator kita sendiri, ujungnya kita stres, bingung. Kalau sudah seperti itu, kamu dikuasai dengan cemas. Padahal hidupmu diatur oleh Tuhan selama kamu jalan sama Tuhan. Amin. Saya gak pernah pusing dengan masa depan saya.
8:27 Saya tahu masa depan gak akan mudah. Perjuangan perjalanan hidup kekristenan kita kan gak mudah. Tapi yang kita kenal Tuhan selalu berjalan menyertai kita. Amin. Tahu enggak jaminan masa depan kita itu apa? Ngerti enggak? Enggak ada yang menjamin masa depan. Enggak ada yang tahu masa depan kok. Tapi jaminan masa depan kita adalah semua perbuatan baik Tuhan di masa lalu itu menjadi garansi hidup kita. Kalau di masa lalu Tuhan tolong, sertai, proteksi, jagain, lindungi, cukupin. Di masa yang akan datang Tuhan akan lakukan double porsi. Katakan amin yang ngenyek. Amin. Jadi perlu khawatir apa enggak? Masalahnya orang enggak mau kenal Tuhan, enggak mau cari Tuhan, enggak mau
9:13 menaklukkan pikirannya kepada Kristus, ngikutin cara pikirnya sendiri. Dia coba hitung-hitungan sendiri. Kalau saya hitung-hitungan pakai cara saya habis sudah enggak bisa ngapa-ngapain. Tapi seringkiali Tuhan datang dalam kedahsyatannya buat sesuatu yang ilahi yang tanpa kita pikirkan. Apa yang tidak pernah saya pikirkan, apa yang tidak saya pernah timbul di dalam hati saya, apa yang tidak pernah saya bayangkan. Kadang Tuhan buat sesuatu yang ajaib. Bukankah seringkiali Tuhan buat sesuatu yang ilahi yang tanpa kita sadari dan itu bikin kejutan buat kita? Dia tetap bapak-bapak yang baik dalam kondisi apapun. K bagian kita itu menyelaraskan hati ini loh sama Tuhan. Menyelaraskan hati enak tuh. Enak apa
10:01 enggak? Siapa yang pernah ribut sama seseorang? Kalau untuk selaras sama Tuhan kan harus tetap tersembunuh ngelihat orangnya enak apa enggak. tersenyum sama orang yang menyebalkan itu enak apa enggak? Enak. Kelihatannya hidupmu bahagia kabeh. I wis gak pernah ribut sama orang ya. Amin. Siapa yang pernah difitnah dan harus tetap salam puji Tuhan enak? Daging akan teriak dan itu harus diselaraskan dengan firman. Tetap ngampuni. Betul apa enggak? Tetap tersenyum apa tidak? Perasaanmu tercabek-cabek apa enggak? Seperti disayat-sayat enggak rasanya? ngikuthan benar-benar ngikutin jalannya dan tidak enak. Tapi di ujungnya kita akan melihat
10:48 sesuatu yang ilahi yang Tuhan buat dalam kehidupan kita. Dengarin baik-baik. Tuhan tetap baik dalam kondisi apapun. Apalagi kalau kita ini jalan terus sama Dia. Saya buktikan setelah saya ikut Tuhan dari tahun 96, saya jadi hamba Tuhan tahun 98 sampai hari ini Tuhan pelihara saya. Pendetamu kan enggak kelihatan kumel kumuh kurang kekurangan gitu kan. Tadi saya sebelum ke sini agak telat tak gorengin pisang loh. Saya tidak akan diberkatin kalau saya enggak bisa goreng pisang. Betul apa enggak? Amin. Ketika saya diberkatin saya bisa memberkati Bapak Ibu. Amin. Tuhan yang saya sembah selalu pelihara saya. Amin. Tuhan yang Bapak Ibu sembah, Tuhan yang sama yang kita sembah. Amin. Dia akan menjamin masa depan kita. Amin.
11:34 Apalagi kalau kita didapatin jalan terus sama Tuhan. Makanya harus nikmatin hidup dengan bahagia. Enggak perlu komplain. Tadi dikatakan mencukupkan diri apa adanya. Kalau uangnya enggak cukup ya enggak usah nyicil. Ngapain nyicil-nyicil? Nanti kejerat malah hutang-hutang bikin malu. Pinjol-pinjol malah apa lagi? Nikmatin apa yang ada. Bisa makan wartek. Nikmatin wartek. Makan Toni Romas. Puji Tuhan. Makan hoka-hoka bento nikmati, makan pisang goreng pun nikmati. Enjoy. Cukup saja apa adanya kok. Dalam kondisi enggak punya duit tetap tersenyum. Tapi kan gak gampang toh ibu-ibu ini kalau enggak punya duit tersenyum. Tapi tahu, lakukan yang
12:19 menjadi bagianmu. Apa saja yang dipercayakan Tuhan kerjakan. Sebab dari sana Tuhan akan berkatin kita. Amin. Nikmatin aja. Dalam hidup saya tidak ada kata menyesal, tidak ada kata mengeluh. Tidak ada. tanya istri saya, "Enggak pernah saya ngeluh, ngomel grutu tentang hidup saya jalanin kok." Terus istri saya, "Gampang itu nanti gimana?" "Gampang Tuhan beresin. Kamu dari dulu gampang-gampang memang kita ikut Tuhan gampang, sangat mudah sekali nurut saja jalan sama dia." Nyatanya dipelihara kok. Hal yang sama juga akan Tuhan buat sesuatu yang ajaib dalam hidup Bapak Ibu. Jadi sebenarnya ikut Tuhan itu adalah hal yang paling indah sebenarnya. Ada jaminan kok. Tapi yang paling tidak enak ketika kita harus menaklukkan pikiran kita kepada
13:05 Kristus, perlu pikul salib sangkal diri. Amin. Perlu menaklukkan diri kita kepada firman. Nanti kalau ada pikiran, waduh tuekku piye iki kok duit kurang. Tadi dikatakan mesti diapain ngajar ini pikiran disinggirkan. Kadang kalau hatimu kesal, usir nih. Terus lagi sumpek-sumpek nih. Aduh, gimana ini? Itu bukan dari Tuhan. Sumpek, stres, bingung kacau khawatir cemas ragu-ragu, bimbang, bukan dari Tuhan. Yang dari Tuhan damai sejahtera. Kalau muncul begitu diapain? Hus, husus, hus. Pergi. Bukan daripada Tuhan. Singkirkan
13:51 dihardik. Amin. Aku mau damai sejahtera. Aku mau jalan sama Tuhan. Aku mau bahagia. Masa depanku penuh dengan kebahagiaan. Amin. Aku bernyanyi bahagia memuji Yesus selamanya. Kami materaikan firman-Mu siang hari dengan darah anak dombalah. Firman yang nempel dalam hati kami. Roh Kudus ajarin kami menaklukkan pikiran kami kepada-Mu. Jika kami memikirkan perkara yang di atas, di mana Allah ada sehingga kami berjalan sesuai ketetapan-Mu Tuhan. bahwa kami mengalami kemenangan demi kemenangan. Kami percaya Tuhan berperang menggantikan kami. Tuhan menjadi panglima perang kami. Tuhan berjalan di depan kami dan kami tahu Tuhan akan bawa ke dalam destinasi ilahi. Masa depan
14:36 kami penuh pengharapan. Masa depan kami diberkati Tuhan. Amin. Kami dijamin oleh Tuhan. Amin. Karena kami adalah orang-orang kesayangannya Tuhan. Amin. Kami percaya Engkau Bapa yang baik yang menuntun setiap langkah kami, membawa kami pada padang rumput yang hijau. Berkati Bu Kalista Tuhan berkati. Pakai dia secara luar biasa. Berikan hikmat ketajaman Ilahi. Pakai lidah bibir memberkati banyak orang. Pelayan semakin power. Pekerjaan usahanya diberkati Tuhan luar biasa. Bikin terobosan, bikin break. Berkati pekerjaan, bisnis, apun yang dikerjakan. Usahanya Tuhan berkati bor. Tuhan selalu buka jalan yang baru dan bawa ke level kehidupan yang berbeda
15:22 dalam pengurapan dan pengaruh yang berbeda. Memenangkan hanya orang-orang kepada Kristus dan hamba-Mu berdoa. Ura-Mu secara spesial turun atas hamba-Mu ini Tuhan. Amin. Kekudusan, kesucian memenuhi hidupnya. Amin. Dan dapatin sampai gara akhir menjadi orang kesayangan-Mu, orang yang berkenan di hatimu. Tuhan berikan kesehatan yang sempurna. Berikan umur panjang, damai, dan sejahtera. Kami berdoa setiap umat-Mu di tempat ini berikan damai sejahtera, kesehatan, umur panjangan, anugerah, kemurahan, dan orang-orang di tempat ini diberkati Tuhan. Katakan, "Saya diberkati Tuhan. Saya diberkati Tuhan. Saya sehat. Saya saya umur panjang. Saya umur panjang. Apa saja apa sa yang saya kerjakan
16:08 lewat tangan saya. Tuhan buat berhasil. Tuhan pikiranku kudus kudus. Pikiranku suci. Pikiranku suci. Aku tawan, aku tawan. Kekuwatiran. Ketakutan segala sesuatu yang datangi dari setan pergi. Aku milik Kristus. Aku diberkati Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Yang diberkati Tuhan katakan amin. God bless you. Jesus name. Jesus name. Jesus go. Jesus.
16:56 Ibu ini sesenang menerima. Semakin semakin semakin saya lihat dalam ketika saya berdoa ada urapan buat kuasanya Jesus down tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. masih enggak tahan dengan hadirat Tuhan. Kuasa Jesus semakin mengar Jesus name.
17:42 Biar now angkat belakangnya. Ya. Buka tanganmu, Pak. kuat urapan ya. Go. Urapan hari ini powerful sekali. Urapan Tuhan turun ya. Jesus. Bu. Maju.
18:28 Sini sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name receive the urapan itu turun. Go Jesus. He, Pak, Bu, Pak. Sini, sini, sini. Jamah, ibu ya. Go. Urapan itu turun. Risip Bapak nikmati hadirat itu. Tuhan turun. Go, go, go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama
19:14 Yesus urapan-Mu Jesus name. Buka tanganu. Tuhan jamah. Urapan itu turun. Memenuhi. Memenuhi. Go go go go. Bu Titik sini Bu Titik. Saya mau doain Bu Titik. Cik Sien maju ke depan. Saya mau doain Cik Sien. Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan hadiratMu. Penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip reip Buulan Lani. Saya mau doain Buulan Lani. S ya. Sini. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah
20:01 ibu. Tuhan jamah ibu. Nah risik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me bre upon me breath of God. Tuhan jamah ibu ini. Jamah dalam hadiratMu. Penuhi Dia sekarang. Sekarang. sekarang. Nah, Jesus name. Jesus name.
20:54 Nar ini kami mengasihi-Mu. Kami mencintai-Mu
21:42 Tuhan. Roh Kudus, Roh Kudus.
22:31 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. Oh, we worship you. We adore you. We adore you.
23:35 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. Dari hati kami.
24:24 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu.
25:31 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.
26:21 Kau layah terima glor hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering
27:08 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang
27:53 kesayangan-Mu. Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.