0:00 Ibu-ibu dan Bapak-bapak semua yang dikasihi Tuhan. Semua persoalan yang diizinkan Tuhan terjadi dalam hidup kita itu Tuhan punya maksud dan tujuan. Memang pada waktu ngadapinnya tidak enak, tidak nyaman. Waktu ngadapin masalah yang sulit, kita seringkiali mempertanyakan Tuhan, kenapa kok ini terjadi? Waktu saya ngalami masa sulit, saya sampai enggak bisa jalan waktu itu, kenapa kok ini terjadi? Terus tidak lama kemudian istri saya juga ngalami yang sama. di 1 bulan setengah gak bisa jalan. Tapi ternyata di balik semua kejadian yang kita alami yang gak enak itu Tuhan punya maksud dan tujuan supaya kita memberi kesaksian jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Ternyata ketika saya ngalami masa yang sulit tadi,
0:45 masa yang susah tadi, ternyata ketika saya bersaksi banyak orang dikuatkan, banyak orang dipulihkan, banyak orang diubahkan. Tapi kita yang menjalaninya berat sekali. Dalam kondisi kita ngalami masa-masa yang sulit, masa-masa yang berat, Bapak, Ibu, fokusmu harus ke Tuhan, bukan ke masalahnya. Kalau kita fokus ke masalahnya, fokus kepada orang yang menyebabkan masalah itu, akhirnya menjadi trauma yang tersimpan di dalam diri kita. Kalau semua kejadian yang pernah kita alami, kita simpan, terutama kejadian yang buruk itu akhirnya mempengaruhi sikap kita loh. Mempengaruhi pola pikir kita, mempengaruhi cara pandang kita.
1:32 Dan ujungnya kita tidak bisa melihat ke depan dengan baik yang kita lihat selalu ke belakang. Ada orang-orang yang dipengaruhi oleh masa lalunya yang buruk dan akhirnya sampai hari ini dipengaruhi dengan trauma. namanya orang yang pernah disakiti di masa kecil gak dipedulikan orang tuanya, enggak dikasihin orang tuanya, mungkin ditaruh di panti asuan, dibuang itu kalau enggak ngalami Tuhan, enggak dipulihkan Tuhan, dia masih ingat loh masa lalunya. Dan apa yang terjadi ketika dia ingat terus masa lalunya, akhirnya berdampak pada sikapnya. Bagaimana dia memutuskan, bagaimana dia berbicara. selalu diingat masa lalunya aku sudah disakitin kok. Akhirnya jadi orang yang
2:18 ketus, jadi orang yang galak, jadi orang yang kecam dengan orang lain. Susah melihat kebaikan Tuhan di masa yang akan datang. Karena apa? Yang diingat masa yang buruk terus di masa lalu. Makanya kita harus merdeka dari semua masa lalu kita. Kenangan yang buruk tidak berguna sama sekali. Kita hidup untuk masa depan. 1 jam yang lalu, 1 hari yang lalu, seminggu yang lalu tinggal kenangan, tinggal sejarah. Tapi yang jadi masalahnya kita sering ingat-ingat masa lalu kita. Hal yang buruk seringkiali kita seringkiali ingat-ingat perbuatan buruk orang lain terhadap kita. Akhirnya kita kesal, jengkel, dan marah. Ujungnya apa? Kita jadi curiga dengan orang. Kita
3:05 waswas dan takut enggak mau bergaul dengan orang. Kadang perkataan kita pahit, ketus, dan jahat. Benar apa enggak? Coba perhatikan ada orang-orang yang bawelnya bukan main. Kenapa? Yang cerewet melebihin batas. Loh, cerewet is ok lah. Istri saya itu mencerewetin saya supaya saya itu hidup benar, supaya saya itu sehat, supaya saya itu umur panjang. Dicerewetin saya makannya harus dijaga dengan baik. Saya terima. Tapi ada yang over kapasitas, cerewetnya melebihin batas. Di sini gak ada. Di sini orang yang penuh pengendalian diri semua. Amin. Mulutnya manis semua. Amin. Mulutnya ngomongnya firman, puji-pujian, dan pengagungan buat Tuhan. Enggak ada yang bawel ini sayang sama anak cucu dan mantunya.
3:52 Kalau ada orang yang cerewetnya melebihin batas terus gampang tersinggungan, gampang sakit hati, ada kan orang seperti itu dikit-dikit tersinggung. Orang ngomong bisik-bisik aja, jangan-jangan ngomongin saya. Jangan-jangan ngomongin saya. Apalagi kalau mantunya, besannya atau siapanya beda beda suku, beda negara, beda bahasa. Ketika dia ngomong pakai bahasa jangan-jangan ngerasain gue. Kadang kita orang ngomong orang Indonesia terus ada orang Jawa ngomongnya pakai bahasa Jawa atau ada orang Sunda kita enggak ngerti bahasanya. Penuh curiga. Kenapa? Hatinya belum benar. Kalau hati kita ini sudah benar, kita terbebas dari masa lalu kita. Orang boleh ngomong
4:37 apapun, orang boleh melakukan apapun, bahkan orang berbuat jahat sama kita pun sikap hati kita benar. Justru kita memberkati. Kita enggak akan mencaci, kita enggak akan menjelekkan, kita enggak akan merendahkan. Justru kita melakukan firman, berkati sekalipun Dia membenci kamu. Kasih sekalipun Dia musuhmu. Enak apa enggak? Gak enak. Orang yang sudah dipulihkan bisa dengan leluasa. Makanya kita harus dipulihkan dengan semua masa lalu kita. Karena masa lalu yang buruk, kenangan yang buruk itu dipakai setan. Untuk ngapain? Untuk menyeret kita jatuh di dalam dosa dan jauh dengan firman. Di sini enggak punya kenangan burukan di masa lalunya. Kalian kenangannya bahagia semua. Amin. Amin. Mesra semua sama suamimu. Disayang
5:25 anak, cucu, dan mantu. Amin. Kok enggak ada amin ini. Apalagi berjuang. Dengarin baik-baik. Semua kenangan buruk di masa lalu kita serahkan kepada Tuhan. Yang perlu kita lihat seperti tadi yang dikhotbahkan, Tuhan baik di masa yang akan datang dan Tuhan selalu menyediakan yang terbaik di masa yang akan datang untuk hidup kita. Bagaimana kalau kita sudah pernah luka di masa lalu? Ampuni orang yang menyakitimu di masa lalu. Tidak ada solusi lain kecuali kita mengampuni masa lalu kita. Kita berdamai dengan diri kita sendiri. Kalau kita enggak bisa berdamai dengan diri kita sendiri, kita enggak bisa berdamai dengan masa lalu kita, kita akan selalu konflik dengan orang sekitar kita hari ini. Loh, enggak ada yang suka berantem kan?
6:12 Enggak ada yang suka ngomong ketus kan? Enggak adaak. Senyum semua kan? Amin. Penuh kasih mesra kan. Iya. Haleluya. Luar biasa kalian ini jadi orang-orang yang sudah diubahkan. Amin. Saya berdoa enggak ada orang yang sakit hati dengan masa lalumu di sini. Harus beres. Kalau kalian simpan sakit hati di masa lalu, apa yang terjadi? Kamu jadi orang kuetus loh hari ini. Ngomong itu wajib nyakiti nyelekit gitu. Coba dicek. Kadang kita ini kalau ada sesuatu yang gak beres dengan diri kita, respon kita sama orang lain itu seringki salah loh. Benar apa enggak? Kita ini enggak beres dengan sesuatu di masa lalu. Dulu waktu kita masih buka usaha di salah satu tetangga tempat kita buka
6:59 usaha itu, dia punya trauma di masa lalu. Traumanya sangat parah sekali dan belum bisa dipulihkan sampai hari ini waktu itu. Waktu ketemu saya, saya banyak ngomong sama dia dan apa yang terjadi ketika dia punya trauma masa lalu pernah disakitin, pernah dikejar-kejar, pernah dibentak-bentak dari perlakuan buruklah. Dan sampai saat ini ketika dia dengar sesuatu yang mengejutkan gitu, mengagetkan, dia langsung sok pucet dia bisa marah meledak. Saya bilang, "Kenangan masa lalu yang buruk kalau tidak dibereskan itu mempengaruhi masa depan dan keputusan kita hari ini." Loh, akhirnya menjadi orang yang sensitif sekali, menjadi orang yang gampang tersinggung, enggak kena ya. Betul ya? Gak bisa kena dengan orang lain.
7:47 Makanya kita punya masa lalu buruk apapun harus dibereskan. gitu. Orang yang pernah disakiti dan hidupnya terlalu pahit di masa lalu, susah terus, pahit terus, kekurangan terus, ketika ada orang baik sama dia curiga. L orang yang terlalu pahit hatinya, Tuhan katakan bahwa dia Tuhan itu baik di masa akan Tuhan berikan masa depanmu. Dia susah percaya karena apa? Terlalu pahit sepanjang hidupnya. Tapi orang yang dipulihkan dia bisa tersenyum sekalipun ngadapin masalah bisa tersenyum. Tapi orang yang belum dipulihkan, dia selalu melihat masa lalu yang buruk terus. Kita harus berdamai dengan diri sendiri, kita harus berdamai dengan masa lalu kita baru kita bisa
8:33 berdamai dengan Tuhan dan baru kita bisa berdamai dengan orang sekitar kita. Coba perhatikan kalian semuanya, Bapak, Ibu semuanya ini yang pernah ribut dengan tetanggamu, ribut dengan orang lain, selalu konflik dengan orang lain. Coba dicek hatimu, pasti ada yang enggak benar dan harus dibereskan. Orang yang ngomongin tajam nyakitin, jangan-jangan pernah kepahitan belum dibereskan. Kalau ngomong sama orang tu sadis, katusnya bukan mainit. Kalau orang tu selalu merendahkan ngelihat yang jelek terus, coba dicek masa lalunya. Jangan-jangan pernah disakiti dan belum bisa mengampuni sampai hari ini. Kalau tidak kita bisa mengampuni masa lalu kita, mengampuni dan melupakannya, ujungnya kita akan berjalan terseokse
9:18 dan tersandung-sandung. Sekarang kita lihat di Filipi pasal yang ketiga di mulai ayat yang keet7. Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. Malahan segala sesuatu kuanggap rugi karena pengenalan akan Kristus Yesus Tuhanku, lebih mulia daripada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah supaya aku memperoleh Kristus. Dulu sebelum kita kenal Tuhan, kebanggaan kita ngapain? Nginjak orang, habisin dengan kata-kata sadis kepada orang lain. Kita pakai hukum dunia. Kalau nyawa ganti nyawa, gigi ganti gigi. Kalau orang nyakitin saya akan
10:06 lebih kejam. Orang dunia seringkiali ngomong begitu. Kalau orang baik sama saya, saya akan lebih baik. Tapi kalau orang jahat sama saya lebih jahat. Itu prinsip dunia. Kalau orang ngomongnya ketus, saya akan lebih ketus lagi. Itu prinsipnya dunia. Itu cara kita sebelum kenal Tuhan. Tapi setelah kenal Tuhan, kita punya cara pandang yang berbeda. Sikap kita, tindakan kita, perbuatan kita semakin hari semakin ngikutin firman, selaras dengan firman. Kalau dulu sombong, angkuh, itu sebagai kebanggaan. Pamer itu sebagai kebanggaan. Mungkin yang sekolah tinggi punya gelar banyak, punya jabatan tinggi sebagai kebanggaan. Tapi setelah kenal Kristus,
10:53 orang itu jadi rendah hati. Yang dilakukan yang diperbuatnya tepat seperti yang Tuhan mau. Coba lanjut lagi. Dan berada dalam Dia bukan karena kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurut, melainkan dengan kebenaran karena percaya kepada Kristus, yaitu kebenaran yang telah dianugerahkan berdasar dalam kepercayaan. Yang kukhendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitannya dan persekutuan dalam penderitaannya. Di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematiannya. Perhatikan baik-baik. Yang kukhendaki adalah mengenal Dia dan kuasa kebangkitannya. Hari ini yang kita pengin capai adalah karakter kita menjadi serupa segambar dengan Kristus. Mengenal kuasa kebangkitan itu mengenal
11:40 pribadi Roh Kudus yang membangkitkan Yesus dari orang mati. Kita memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan. Bukan sekedar ibadah, tapi setiap hari kita memiliki hubungan pribadi jam doa dengan Tuhan. Amin. Kalau kita hanya sekedar ibadah, tapi hari-harimu tidak memiliki hubungan dengan Tuhan. Kamu jadi orang agamawi. Dengar ibadah senang, datang ibadah senang. Tapi hari-hari kamu gak pernah berdoa, enggak memiliki hubungan dengan Tuhan. Sukanya acara, sukanya kumpul-kumpul, tapi gak pernah duduk diam di kaki Tuhan. Karena waktu kita duduk diam di kaki Tuhan, sebenarnya Tuhan sedang koreksi hatimu. Itu yang menyenangkan hatinya Tuhan. Ingat tentang Martha dan Maria. Martha
12:27 itu orang yang aktif berkegiatan, melakukan banyak aktivitas yang kelihatannya benar. Tapi Tuhan lebih senang dengan Maria yang duduk diam. Makanya orang Kristen harus kenal Tuhan secara pribadi. Bukan kata pendeta, tapi Bapak, Ibu harus kenal Tuhan lewat pengalaman pribadi, lewat hubungan pribadimu dengan Tuhan di kamarmu. Saya berdoa, ibu-ibu ini tidak hanya sekedar rajin ibadah, tapi engkau di rumah doa. Luangkan 45 menit 1 jam, 1 jam seteng. Izinkan Tuhan mengkoreksi hatimu, menyelidiki sampai kedalaman batinmu, dan Tuhan memimpin langkahmu sehingga sampai nanti kita dipanggil berjumpa dengan Tuhan, hidup kita berfungsi dan berguna dan mempermuliakan nama Tuhan. Hanya orang yang memiliki hubungan yang
13:13 dalam Tuhan, kedekatan dengan Tuhan, orang ini pasti diubahkan hatinya. Kalau salah cepat berubah, kalau enggak benar cepat berubah. Akhirnya kenal bersekutu dengan penderitaannya kan gak gampang ini. Maunya kita kan happy-happy, senang-senang jalan-jalan terus shopping kalau bisa makan restoran, makan yang enak. Betul apa enggak? Bersekutu dengan penderitaan yang wajib kita alami loh. Itu suka tidak suka orang Kristen harus ngalami proses pemurnian ini. Bahasa saya peremukan ini. Lewat siapa? lewat orang di sekitarmu. Kitab Amsal katakan besi menajamkan besi. Manusia menajamkan sesamanya supaya kita tajam, supaya kita diubahkan. Kalau di sini kan kelihatan
13:59 kudus suci semua di sini nyanyi bisa goyang-goyang, nyembah bisa air mata mengalir. Tapi aslinya kita adalah ketika kita ngadapin masa penderitaan, masa kesusahan, masa kekurangan. Fokus kita ke mana? Reaksi kita seperti apa? Mulut kita yang pertama kali keluar ngomong apa ketika kita disakitin dan dilukain orang lain. Itu aslinya kita. Amin. Harusnya yang keluar adalah manifestasi karakter Kristus dalam kehidupan kita. Dan orang bisa melihat Tuhan manifestasi melalui kehidupan kita. itu namanya baru menjadi serupa dengan dia di dalam
14:46 kematiannya supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna melainkan aku mengejarnya kalau aku dapat juga menangkapnya karena aku pun telah ditangkap oleh Kristus Yesus. Perhatikan di ayat 13. Saudara-saudaraku, aku sendiri tidak menganggap bahwa aku telah menangkapnya sebagai Tetapi ini yang kulakukan. Aku melupakan apa yang telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di depanku. Ibu-ibu ini kan suka nyetir mobil. Beberapa orang suka nyetir mobil dan beberapa orang suka naik motor. Betul apa enggak? Coba kalau nanti mulai setir mobil atau
15:33 nyetir motor, lihat spion terus apa yang terjadi? Coba enggak usah inilah nanti pulang dari sini lihat aja ke belakang terus bonyok itu nabrak tembok, nabrak s lain sebagainya. Betul apa enggak? Kita itu lebih suka kadangelihat ke belakang dahulu begini yang dibanggakan masa lalu jangan. Yang kita perlu lihat masa depan bersama Tuhan kok. Amin. Amin. Yang punya kenangan buruk, lupakan kenanganmu. Aku melupakan apa yang di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di hadapanku dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah kepada Kristus. Bisa lari dengan kencang enggak? Ketika
16:21 nyetir, lihat belakang terus, lihat spion terus. Loh, Ma, ngapain, Ma? Kok lihat spion? Nah, cucu tanya, "Oh, kayaknya bagus spionnya. Lihat belakang terus nabrak itu. Membahayakan diri." Kita mau lihat ke depan bersama Tuhan. Kita harus tanggalkan beban itu dan kita mulai berlari bersama Tuhan dan ujungnya kita akan didapatin mencapai garis akhir dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu panggilan surgawi dari Allah dalam Kristus Yesus. Perhatikan. Karena itu marilah kita dengan sempurna berpikir demikian dan jikalau la lain pikirananmu tentang salah satu hal, hal itu akan dinyatakan Allah kepadamu. Tapi baiklah
17:07 tingkat pengertian yang telah kita capai lanjutkan menurut jalan yang kita tempuh. Setiap orang punya jalan yang harus dilaluinya. Ikuti jalan itu. Amin. Ketika engkau mengikuti jalan bersama Tuhan dan Tuhan akan buat hidupmu lebih tenang. Sekarang kita harus koreksi hati masing-masing. Selidikin sampai kedalaman batinmu. Kalau masih ada luka, trauma masa lalu, tanggalkan itu bersama Tuhan. Koreksi sendiri apa yang pernah melukai hatimu yang begitu membuat luka yang dalam. Mungkin pernah disakitin orang, dilukain orang,
17:55 dan susah melihat kebaikan Tuhan. Koreksi masing-masing. Dengarin baik-baik. Saya mau bacakan satu ayat lagi di Ibrani pasal yang ke-12 ayat yang kedua. Marilah kita melakukan dengan mata yang tertuju. Apa yang kita lakukan ini di ayat pertamanya? Karena kita mempunyai banyak saksi bagaikan awan yang mengelilingi kita. Perhatikan. Marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang merintangin kita dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita. Baru marilah kita melakukan dengan mata yang tertuju kepada Yesus yang memimpin kita dalam iman dan membawa kepada iman kita kepada kesempurnaan dan mengabaikan kehinaan.
18:41 Tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia yang duduk yang sekarang duduk di sebelah kanan Allah. Tata Allah fokus kepada Tuhan dan menanggalkan beban. Semua yang melukai, membebani. Jadi trauma apapun serahin sama Tuhan. Yang sanggup memikul beban yang berat yang kita tidak mampu adalah pribadi Tuhan. Alkitab katakan, "Marilah datang kepadaku yang letih lesu dan berbeban berat. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Tapi syaratnya pikulah kuk sebab kukku itu ringan dan aku akan memberikan kelegaan kepadamu. Artinya memikul kooknya atau di zaman
19:26 perjanjian lama, di zaman-zaman dahulu kalau orang itu di zamannya Elia terutama ketika Elisa dipanggil oleh Tuhan lewat Nabi Elia untuk jadi hamba Tuhan, jadi nabi Tuhan ketika dia sedang membajak dengan 12 pasang lembu. Nah, kuk itu selalu berpasangan. Yesus katakan, "Pikullah kuk." Betul. Kuknya di taruh Yesus di punggung kita satu kan mesti berpasangan. Siapa pasangan satunya? Gak bisa suamimu nanti abot malahanus supaya ringan kuk sebelahnya yang memikul adalah Yesus.
20:11 Jadi kita ngikutin Yesus ke mana. Karena kook itu selalu berpasangan. Bangin ketika kita melihat nanti ke mana, ke Bandung atau ke Jawa sedang ada membacak itu biasanya ada dua pasang lembu kan atau empat pasang lembu dan lain sebagainya. Kalau dua pasang lembu, lembunya satu ke kiri, satunya ke kanan, apa yang terjadi? Hah? Wah, rusak itu petaninya atau petaninya atau yang apa itu yang apa itu namanya yang membajak tukang bajaknya itu. Wah, bingung ini kok enggak nurut iki KRP opo iki? SPIK lembuku ini? Satu ke kiri, satu ke kanan, satu ke depan. W aku malas mundur aja gitu ya. Apa yang terjadi? Enggak jadi. Enggak jalan. Jadi pikullah kuk supaya bebanmu ringan
20:58 itu kita pikul kuknya Yesus. Yesus di samping kita. Yesus yang memimpin hidup kita. Mata kita terjubah di Yesus. Yesus ke depan kita. Kamu ke belakang bawa belur nanti. Kamu mesti ke depan. Yesus ke kanan kita. Yesus ke kiri kita kiri. Jangan ngelawan firman. Banyak orang Kristen rajin ibadah sukanya melawan firman. Alkitab katakan, "Kasihlah musuhmu." Enak aja. Asti langis keselasi berkati. Enak aja. Yo. Kamu bapak belur itu namanya berdarah-darah kan. Oh, yang nyakitin kamu. Dia jalan-jalan ke mall, makan enak, makan dengan bahagia. Kamu di rumah semut. Loh, ngapain, Ma? Enggak.
21:45 Ayo makan. Enggak loh. Ngapain poso loh? Kenapa poso? Katanya puasa enggak kesal? Kesal sama siapa? Sama si A. Eh enggak tahunya si A lagi jalan-jalan ke Bandung, ke Bogor, ke Eropa dan lain sebagainya. Kitanya kesal. Kita ngelawan firman dan Bapak Blur. Kita harus ngikutin kuk itu Yesus ke arah mana. Patokannya adalah firman. Suruh mengampuni. Mengampuni. Siapa yang di sini hari ini hidupmu kekurangan? Kalau kalian kekurangan, coba koreksi diri. Alkitab katakan beri, maka kamu akan diberi. Jangan-jangan kalian pelit sekali selama ini. Sehingga hidupmu kekurangan terus-terusan. Maunya menerima tapi tidak pernah memberi, tidak pernah mau menabur. Kita
22:32 gak pernah kekurangan makanan. Justru kita sering bagi-bagi makanan. Tahu enggak kenapa? Karena kita sering beri makanan. Kadang dikirim makanan dari orang-orang. Kita hidup berkelimpahan masalah makanan karena kita serajin memberi. Karena Alkitab katakan berbagilah orang yang memberi daripada menerima. Tapi kita senangnya menerima. Belajar memberi supaya hidupmu berkelimpahan. Beri orang-orang di sekitarmu itu loh, tetanggamu yang enggak bisa makan, kasih makan. Tuh ada security atau siapapun tuh ada makanan jangan disimpan kulkas sampai 1 tahun gitu. Ngapain? Sudah, sudah 1 tahun. Lah aku bosan ini bagi aja sudah enggak ada luarsa.
23:18 Ada orang sukanya tuh nyimpan-nyimpan kue di kulkas sampai 40 hari 40 malam. Ngapain enggak suka bagi orang? Saya bilang sama istri saya, "Kue kita enggak makan, bagi. Jangan sampai berhari-hari kasih ke orang yang membutuhkan." Kalau kalian susah, lakukan bagianmu. Jangan ngelawan firman. Beri, maka kamu akan diberi. Kasihi orang yang menyakitimu. Enak apa enggak? Enak enggak mengasihi orang yang menyakiti? Kamu mukamu langsung melihat dia. Hah? Jangan. Jangan. Oh, tunggu dulu biar naik lif dulu lah. Eh, malas gua. Nah, itu kan. Padahal kalau kita mengampuni, kasih senyum aja enjoy kita daripada kita bersemut. Kan saya bilang lebih baik tersenyum toh. Coba tersenyum.
24:07 Enak kan tersenyum? Coba sekarang cemberut. Coba cemberut itu apa itu? Ketarik semua dan enggak enak loh. Alkitab katakan hati yang gembira adalah obat yang manjur kok. M pengin hidupmu bahagia banyak tersenyum dan melupakan masa lalu. Lihat masa depan penuh pengharapan. Orang yang terlalu pahit tidak bisa melihat kebaikan Tuhan. Tapi orang yang hatinya dipulihkan, dia bisa melihat bahwa Tuhan itu baik dan menyediakan masa depan yang penuh pengarah. Amin. Amin. Kita bergantung sama Tuhan. Kalau Tuhan dahulu kala pernah tolong kita, di masa yang akan datang Tuhan akan lakukan double porsi. Amin. Bangkit berdiri sama-sama.
25:00 Tuhan tuan now Jesus name Jesus name Jesus saya lihat dalam mimpi ketika saya Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu.
25:48 Angkat tanganmu. Maju ke depan. Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir dalam bukan karenamu, tapi karena suruh maju suruh maju. Bus
26:41 Jus Jesus Yeah.