TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN BAGI TUHAN - Ps. Ruth Julia

Ruth Julia www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang bagaimana merespon masa-masa sulit atau "masa kering" dari sudut pandang Alkitab, khususnya dari kitab 2 Raja-Raja. Ada dua golongan yang ditunjuk dalam cerita tersebut:

  • Golongan pertama adalah orang yang tidak percaya pada janji Tuhan karena terlalu mengandalkan logika dan pengalaman mereka.
  • Golongan kedua adalah orang yang tetap percaya dan mengaminkan janji Tuhan, meskipun secara logika tidak mungkin terjadi.

Poin pentingnya adalah:

  • Tuhan tidak anti logika, tetapi seringkali melampaui logika manusia.
  • Mendapatkan "bocoran surga" atau janji Tuhan adalah sebuah privilege.
  • Respon yang tepat terhadap janji Tuhan dapat membuka jalan bagi mukjizat.

Pendahuluan: Masa Kering dan Problem Keuangan

Ruth Julia membuka video dengan membahas tentang banyaknya orang yang menghubunginya karena masalah keuangan. Dia terinspirasi untuk berbicara tentang "masa kering" setelah berdiskusi dengan sebuah perusahaan besar mengenai kondisi pekerjaan dan ekonomi saat ini. Ruth Julia mengajak untuk belajar dari kitab 2 Raja-Raja tentang bagaimana orang merespon krisis.

Kisah di 2 Raja-Raja 6:24-25: Kelaparan di Samaria

Kisah ini menceritakan tentang kelaparan hebat di Samaria akibat pengepungan oleh raja Aram, Ben Hadat. Pengepungan ini menyebabkan blokade terhadap pasokan makanan, sehingga harga makanan melambung tinggi, bahkan hal yang menjijikkan seperti tahi merpati pun laku dijual. Kelaparan ini sangat parah sampai ada ibu-ibu yang berencana memakan bayi mereka.

2 Raja-Raja 7:1-2: Nubuatan Elisa dan Respon Perwira

Nabi Elisa bernubuat bahwa keesokan harinya harga makanan akan sangat murah di Samaria. Seorang perwira yang menjadi ajudan raja meragukan nubuatan ini, bahkan jika Tuhan membuka tingkap-tingkap di langit sekalipun. Elisa menjawab bahwa perwira itu akan melihatnya dengan mata kepala sendiri, tetapi tidak akan ikut makan dari makanan itu.

Privilege Mendapatkan Bocoran Surga

Ruth Julia menekankan bahwa perwira itu sebenarnya mendapatkan hak istimewa atau "bocoran surga" karena mendengar nubuatan dari Tuhan. Dia mengilustrasikan dengan contoh lotre di Australia, betapa beruntungnya jika seseorang mendapatkan bocoran nomor lotre yang akan keluar. Dia juga mencontohkan Yusuf dan Daud yang mendapatkan bocoran dari surga tentang masa depan mereka.

Kisah Desainer dan Red Carpet Hollywood

Ruth Julia menceritakan pengalamannya saat menumpangkan tangan dan berdoa bagi seorang desainer yang tidak terkenal. Saat berdoa, dia tiba-tiba bernubuat bahwa desainer itu akan menjadi desainer red carpet Hollywood. Awalnya, dia menyesali perkataannya karena merasa tidak mungkin. Namun, setahun kemudian, desainer itu mengikuti lomba di Times Square, New York, dan memenangkan juara pertama. Sekarang, desainnya dipakai oleh banyak artis terkenal dan bahkan keluarga kerajaan.

Respon Perwira vs. Respon yang Benar

Ruth Julia membandingkan respon perwira yang tidak percaya dengan kisah desainer yang mengaminkan nubuatan. Perwira itu pintar dan mengandalkan logikanya, sehingga tidak percaya bahwa harga makanan bisa menjadi murah. Dia menyamakan respon perwira dengan Sarah yang tertawa ketika diberitahu bahwa dia akan hamil di usia tua. Ruth Julia menekankan bahwa Tuhan tidak anti logika, tetapi seringkali melampaui logika manusia. Dia mengajak pendengar untuk tidak merespon seperti perwira jika mendapatkan janji Tuhan, tetapi tetap percaya bahwa Tuhan mampu melakukan hal yang mustahil.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:05 Shalom semuanya. Apa kabar Bapak Ibu? Tetap semangat pagi hari ini. Saya berdoa semuanya tetap semangat. Bersama Tuhan selalu ada pengharapan. Amin. Suara orang-orang yang berpengharapan. Bersama Tuhan ada pengharapan. Amin. Puji Tuhan. sepanjang hari ini sampai nanti yang session terakhir saya akan berbicara tentang masa kering, Bapak, Ibu. Kenapa? Karena belakangan ini semakin banyak yang istilahnya itu WA, DM, teks saya, email, konseling, dan yang top number one problemnya adalah problem keuangan. baik itu menyangkut

0:52 pekerjaan, pokoknya tentang finance itu problem paling utama. Dua hari yang lalu saya diundang ke sebuah perusahaan besar yang saya percaya mereka termasuk konglomerat nih di Indonesia. Dan mereka cerita, mereka cerita bagaimana kondisi pekerjaan yang mereka alami, bagaimana kondisi di lapangan, apa yang mereka rasakan. Dan makanya sepanjang hari ini saya tergerak sekali beberapa waktu belakangan ini berbicara tentang masa kering, Saudara. Nah, kalau tadi pagi saya mengambil dari Kejadian pasal 26 yang saat ini kita akan membaca dari kitab dua Raja-raja.

1:38 Dua Raja-Raja pasal yang ke-6 ayat yang ke-24. Dua Raja-raja pasal yang ke-6 ayat yang ke-24. Kita akan baca, kita akan mulai lihat dari ayat 24 dan 25 terlebih dahulu. Karena ini ceritanya cukup panjang, kita enggak akan baca semua, Bapak, Ibu. Tapi saya akan merangkumkan buat Saudara. Enak kan? Sesudah itu, Ben Hadat, raja Aram, menghimpunkan seluruh tentaranya lalu maju mengepung Samaria. Maka terjadilah kelaparan hebat di Samaria selama mereka mengepungnya. sehingga sebuah kepala keledai berharga 80 sikal perak dan

2:25 seperempat kaptahi merpati berharga 5 sikal perak. Saudara, sedemikian parahnya kondisi kelaparan sampai tahi merpati pun laku. Istilahnya kalau Anda baca ceritanya seterusnya itu sampai ada kejadian di mana ada dua orang ibu yang istilahnya gantian. Gantian mau memakan bayinya. karena terlalu hebatnya masa kelaparan. Kenapa mereka mengalami seperti ini? Karena orang-orang Israel yang ada di kota Samaria dikepung sama orang-orang Filistin dan terutama mereka itu banyak istilahnya mengimpor ya mengimpor makanan dari luar. Nah, jalan logistik, jalan transport ini diblok sama orang

3:10 Filistin. Jadi, ketika orang mengirimkan makanan langsung diblok dan diambil semuanya oleh orang Filistin sehingga terjadi kelaparan yang sangat hebat. Dan orang Israel yang ada di kota Samaria tidak punya kekuatan untuk melawan orang Filistin. Itu sebabnya masa kekeringan dan kelaparan terjadi. Bapak Ibu, saya tahu bahwa bangsa Indonesia juga sekarang sudah lagi sedang mengalami banyak proses. Sebetulnya bukan Indonesia saja sih, Bapak Ibu, saya dengar sharing-sharing tentang negara-negara lain. Kris global terjadi saat-saat ini. Jadi, seluruh dunia juga sedang mengalami pergumulan di soal ekonomi. Tapi kita akan belajar melihat

3:56 dari contoh di kitab dua raja-raja, respon orang pada waktu mengalami krisis. Respon orang ada secara khusus dua golongan yang tertunjuk di cerita ini. Yang pertama kita akan lihat langsung kita lompat kedua raja-raja pasal yang ketujuh. Bapak, Ibu, dua Raja-raja pasal 7. Kita akan mulai melihat dari ayat yang pertama. Dua Raja-raja pasal 7 ayat yang pertama. Lalu berkatalah Elisa, "Dengarlah firman Tuhan. Beginilah firman Tuhan. Besok kira-kira waktu ini, besok, enak ya, Bapak, Ibu. langsung ada suara Tuhan nih. Besok

4:43 kira-kira waktu ini sesukat tepung yang terbaik akan berharga sesikal dan dua sekat jelai akan berharga sesikal di pintu gerbang Samaria. Intinya nabi Tuhan bernubuat besok makanan murah sekali intinya gitu. Nah, orang pertama yang saya mau ajak kita belajar, saya berharap ini akan menjadi ee respon yang kita hindari. Karena respon ini seringki menjadi penghalang mukjizat. Kita akan melihat ayat yang kedua. Tetapi perwira yang menjadi ajudan raja menjawab abdi Allah. Menjawab Nabi Elisa katanya. Jadi rupanya Nabi Elisanya

5:29 ngomongnya ke pejabat-pejabat pemerintahan ya kan termasuk sang raja. Katanya sekalipun Tuhan membuat tingkap-tingkap di langit masakan hal itu mungkin terjadi. Jawab abdi Allah, "Sesungguhnya engkau akan melihatnya dengan matamu sendiri, tetapi tidak akan makan apa-apa daripadanya." Respon pertama Bapak Ibu. Menurut saya perwira ini mendapatkan privilege. Tahu privilege Bapak Ibu? Hak istimewa. Hak istimewa apa? Karena dia dapat bocoran surga. Loh, orang bilang bocoran

6:16 surga. Dia dapat nubuatan dari Tuhan. Dia dapat bocoran rahasia Tuhan. Besok Tuhan mau kasih harga makanan murah sekali, Bapak, Ibu. Menurut saya kalau dapat bocoran seperti ini, wah ini menurut saya hak istimewa, Bapak, Ibu. Apalagi kalau di Australia, Bapak, Ibu, di mana jual lotre itu halal dan legal. Coba kalau dapat bocoran dari surga tentang nomor loteri berapa yang mau keluar? Waduh, saya ini suka mengkhayal, Bapak, Ibu. Kenapa? Gara-gara 2 minggu lalu ee diumumkan di internet

7:02 di Australia kemarin itu ada lotre jackpotnya 1 triliun, Bu. Nah, 1 triliun dan sampai hari ini belum ada yang klaim. Saya ngomong guyonan sama suami. Koh kali-kali kita kali. Oh, kita ndak beli sih. Jadi, ada jackpot 1 triliun, Bapak, Ibu. Beberapa bulan lalu pernah jackpot 1 triliun juga dan itu dimenangkan seorang cewek umur 27 tahun. 1 triliun itu R000 miliar. Saya belum pernah lihat 1.000 miliar. 1000 miliar tuh banyak loh. Itu kalau dibuat perpuluhan 1000 miliar 1/10-nya

7:47 100 miliar. Kalau saya punya 1000 miliar perpuluhan 100 miliar kerasa berat ya, Pak ya. Saya baru bayangkan aja sudah berat makanya gak dapat-dapat Bapak Ibu. Makanya belum dipercaya Tuhan. Saya bayangkan kalau dapat 100 1000 M peran 100 miliar itu kalau perpuluhan dibagi 10 gereja salah satunya gereja duta injil misalnya. Wuh saya percaya kalau saya yang nanam itu, Pak. Ya, ini perpuluhan saya. Uh, saya percaya gereja manaun pasti saya bakalan diundang terus. Bercanda Bapak Ibu ya. Tapi saya

8:32 membayangkan, bayangkan kalau kita tuh dapat bocoran dari surga, betapa enaknya di Alkitab cukup banyak beberapa orang yang dapat bocoran dari surga. Contohnya Yusuf. Yusuf dapat bocoran dari surga. Kamu nanti akan jadi leader. Ya kan? Ini bocoran toh dari surga. Walaupun perwujudannya 13 tahun. Kebetulan di cerita ini enak cuman sehari doang Pak. Iya kan? Ada banyak contoh di Alkitab. Dapat bocoran dari surga. Daud dapat bocoran dari surga. Kamu akan jadi raja. Saul gak pernah dapat bocoran dari surga, Bapak Ibu. Tahu-tahu sekonyong-konyong dipilih jadi raja. Tapi yang dapat bocoran dari surga, woh itu menurut saya hak istimewa.

9:18 Dalam kehidupan saat ini juga ada orang-orang yang dapat privilege, dapat bocoran surga. Contoh nih, saya mau kesaksian. Lama banget. Berapa puluh tahun lalu saya pernah diundang di sebuah persekutuan doa. Lalu di persekutuan doa itu masuklah seseorang yang kemudian minta bantu doa. Bu Rut, saya hari ini ulang tahun boleh enggak didoakan? Oh, ulang tahun ya. Happy birthday. Ya udah saya mau tumpang tangan doa. Terus kemudian rencananya rencananya berdoa umumlah. Berdoa gini loh. Tuhan terima kasih untuk umur panjang sehat selalu.

10:06 Engkau memberkati apa yang dia impikan boleh terjadi planningnya. Doanya secara umum seperti itu. Tapi ketika tumpang tangan, nah orang yang lagi ulang tahun ini seorang desain, desainer pakaian. Fashyion desain, fashion desainer. Nah, buat Bapak Ibu, saya mau kasih tahu nih latar belakang orang ini. Kalau dilihat dari sisi keterkenalan dibandingkan ane Avante. Oh, jauh. Orang ini sama sekali tidak terkenal. produknya di Surabaya pun tidak terlalu banyak yang order. Kenapa? Karena mungkin tes dia ee cita rasa dia mm

10:54 artnya itu cukup beda singkat cerita gitu. Jadi dia banyak ee jual itu terima pesanan itu dari cungkok itu pun bukan jumlah banyak satu dua gitulah Bapak Ibu. Waktu saya berdoa buat dia, tiba-tiba ini mulut kadang-kadang gak bisa di tahan. Lalu saya berdoa buat dia begini, "Tuhan bicara, kamu akan dibikin Tuhan jadi desain, fashion desainer. Hollywood red carpet. Habis ngomong itu saya nyesel. Saya bilang, "Ini mulut enggak tahu sekolah."

11:40 Terus dia bilang, "Bur Rut, saya mau jadi desainer redet." Ya, Cik. Tolong, Cik. Pendeta itu manusia, Ci. Tolong. Bisa salah sangat sangat sangat bisa salah. Cik tolong. Iya Bu, gak apa-apa tapi saya aminkan, Bu. Jadi red karpet. Red karpet ya, Bu. Ingat ya, Ci. Tadi gak salah dengar ya. Enggak, Bu. Red carpet. Kalau red carpet itu kan jelas, Bu. Enggak ada lagi red karpet. Terus dia bilang, "Saya aminkan, Bu."

12:27 Oke, ya. Udah tanggap lupa ya, Pak ya. Aminkan. Gak sampai setahun dia datang lagi. Bu Rut, ibu ingat enggak saya didoakan waktu ulang tahun? Ya, saya ndak mungkin lupa, Pak. Anda tahu itu salah satu doa yang tidak mungkin saya lupa. Anda tahu kenapa? Karena kenyataan dengan doa saya bertolak belakang. Saya tidak yakin kalau saya doakan Bu Ana Avante engkau akan jadi desainer red karpet masih bisa. Ini sulit imanku ndak nyampai, Pak untuk ini. Jadi saya ingat betul gawat dia kok

13:13 ngungkit-ngungkit lagi ya. Terus dia bilang, "Gini, Bu Rut, saya mau cerita perjalanan saya selama setahun ini. Saya ikut lomba. Nah, tiba-tiba saya ditawarin ada sebuah lomba di apa namanya? Times Square, New York. Lombanya diikutin ratusan desainer dari berbagai negara dan temanya sesuai dengan culture masing-masing. Bu Rut, besok minggu depan nih saya berangkat ke New York. Saya harus bikin pakaiannya dari Indo. Kami cuma dikasih data ee apa itu namanya? Modelnya, ukurannya antara range misalnya lingkar

14:02 pinggang range sekian sampai sekian. bahu range sekian sampai sekian. Nanti teknisnya sampai sana yang namanya model ini jalan Bu. Kita harus rebutan narik. Kamu mau narik yang mana kira-kira bajumu kamu kasih range berapa? Kamu yang bisa ngira-ngira, oh model yang ini. Dan dia bilang gini, "Bu, sulit Bu karena apa? Kita cuma dikasih waktu setengah jam untuk fitting. Jadi setengah jam atau 15 menit saya lupa untuk fitting, Bu. Terus singkat cerita dia bilang, "Masalahnya Bu dibandingkan dengan orang bule, saya sangat pendek dibandingkan orang bule. Ibu bayangkan kalau orang bule desainer-desainer, orang-orang asing itu desainernya itu

14:47 tinggi-tinggi. Mereka tinggal narik model dengan gampang. Sedangkan saya sudah kecil, jauh lebih pendek dari mereka. Bu, itu saya sudah gak tahu apakah saya bisa dapat model seperti yang saya paling gak ngepasin lah, enggak terlalu banyak-banyak nge-feitingnya. Bu, tolong doakan ya, Bu. Tolong doakan. Saya ndak berharap sih ya, saya kepengin bisa menang, tapi saya ndak berharap terlalu banyak. Sudah pokoknya saya join aja kan Tuhan pernah janji saya dapat red karpet katanya gitu. Aduh, aduh, ini orang ungkit-ungkit terus. Aduh, Ci. Saya sudah bilang semua harus diuji ya, Ci. Saya bilang gitu. Saya berdoa, Tuhan

15:33 beri dia kekuatan untuk bisa narik model dan Engkau yang menjatuhkan model terbaik. Maunya doanya gitu, Bu. Ternyata setelah tumpang tangan ini mulut lagi-lagi gak bisa disekolahkan. Ini mulut tiba-tiba bilang begini, "Tuhan bicara, engkau akan menang. sebagai juara pertama, sebagai the best designer. Waduh, waduh, Pak, Bu. Dia mau berangkat, saya gak bisa tidur seminggu, Pak. Karena apa? Gawat. Nanti dia akan menyebut saya nabi palsu. Aduh, gawat ini. Terus saya bilang, "Ci, Ci, Ci, please tolong, Ciki. Kayaknya aku ini rada antenanya rada burem, Ci. Jadi tolong, Cik. Jangan langsung dipercaya, Ci. Pendeta bisa

16:20 palsu, pendeta bisa salah, Ci. Namanya manusia nubuatannya bisa ngawur, Ci. Tolong diuji. Jadi diuji ya, Ci. Jangan 100% percaya. Dia jawab gini, "Saya aminkan, Bu. Saya akan menang, Ci. Ee jangan dulu ngaminkan saudara saya melawan sendiri. Jangan dulu ngaminkan. Pokoknya ya udahlah gak apa-apa sudah diaminkan. Tapi jangan terlalu berharap ya, Cik ya. Singkat cerita Bapak Ibu, seminggu saya gak bisa tidur. Kenapa saya stres? Saya tegang. Dia yang lomba, saya yang stres. Dia yang lomba, saya yang tegang. Singkat cerita, Bapak Ibu, tidak pernah diduga dia betul-betul

17:06 mendapatkan juara pertama sebagai best desainer. Saya lupa tahun berapa dan saudara tahu sekarang desainnya dari sejak berapa tahun lalu dipakai oleh ya lumayanlah Ariana Grande, Hellberry, Janet Jackson, eh Blackpink. Terus anak saya bilang gini, "Berti kan dia berbakat, Mami?" Belum tentu loh. Terus menurut mami cuman karena satu, karena Tuhan sudah berjanji. Iya kan? Dulu dia gak terlalu banyak kok yang pesan. Mungkin karena tesnya unik ya, jadi cocoknya artis-artis kali ya. Tapi bukan cuman artis Bapak Ibu, tapi juga raja dan ratu

17:52 dari beberapa negara itu pesan baju di dia. Anda bisa bayangkan hari ini namanya terpampang sebagai international fashion desainer. Wow, keren. Iya kan? Orang seperti dia dapat privilege, Pak, bocoran suara Tuhan. Nah, perwira ini dapat hak istimewa bocoran dari surga. Sayangnya, sayangnya respon dia adalah dia gak percayalah. Masuk akalah masuk akal kan. Kalau Anda lihat orang ini, Anda terus dengar nubuatan kamu akan jadi red carpet desainer. Ya saya aja gak percaya apalagi orang itu. Orang lain lebih gak percaya lagi. Saudara

18:38 kalau kita menubuatkan anak Avante, kamu akan jadi red carpet desainer. Kita percaya dia punya kapasitas, dia punya potensi, dia bisa. Tapi kalau dia saya ndak yakin ini respon sama seperti perwira. Kenapa? Karena dia pintar. Namanya sudah kelas perwira berarti sudah pengalaman dong. Udah pintar kan, Pak? Dihitung-hitung bagaimanapun gak mungkin, Pak harga harga tepung tuh jadi murah. Gak mungkin, Pak. Bapak tahu hitungannya. Gak mungkin. Ini dihitung dari ekonomi mana pun enggak cocok, Pak. Gak bisa. Mau mau dari mana caranya? Gak mungkin. Bapak Ibu, berapa banyak orang sekarang Bu, Tuhan sudah berjanji kamu begini-begini?

19:23 Enggak mungkin Bu, orang semua seluruh dunia susah kok. Sulit, Bu. Apalagi kalau Tuhan kasih privilege didengerin suara Tuhan gini, Tuhan bicara nih, kamu bakalan dapat pekerjaan baru yang luar biasa, yang internasional. Bu, internasional. Bahasa Inggris saja gak bisa. Boro-boro internasional, ibu, ibu ngawur, ibu ngantuk ya. Iya kan? Ini persis sama dengan Sarah. Sarah dikasih tahu Tuhan kamu akan punya anak. Apa yang dilakukan Sara? Tertawa. Masakan mungkin yang sudah tua ini. Anda gak percaya? Mau dicoba? Tes. Nah, ada yang umur 80. Kalau ada yang umur 80 coba. Ee tante belum 80 tapi 60. Ah, coba tante seandainya Anda mendengar

20:10 Tuhan bicara, engkau akan hamil. Loh, Bapak sudah ketawa loh, Pak. Jangan ketawa begitu dong, Pak. Bapak ketawanya paling keras lagi. Kalau Ibu ini dinumbatin, tahun depan engkau akan hamil. Bapak ini ketawa, ibunya juga pendeta ngawur. Ini orang gila. Benar enggak? Betapa sulitnya kita percaya perwira ini pintar makanya dia pakai logikanya ndak mungkin dihitung secara logika bisa masuk harga barang murah harga makanan banyak murah enggak mungkin. Makanya dia jawab kalaupun Tuhan bisa membuka langit enggak mungkin. Saya berdoa

20:57 kalau Anda ada yang pernah mendapat janji Tuhan, kamu akan membawa anakmu sekolah ke luar negeri. Anda melihat diri sendiri gak mungkin. Saya berdoa jangan meresponi seperti perwira. Mana mungkin Tuhan tidak anti logika. Tuhan kasih kita hikmat untuk mikir. Tuhan tidak anti logika. Tapi jangan lupa Tuhan melampaui logika. Amin. Tuhan gak anti logika. Anda ngitung boleh, tapi Tuhan punya hitungan, melampaui hitungan saudara dan saya. Saudara pernah dapat janji Tuhan, kamu akan punya rumah, kamu gak akan kontrak-kontrak lagi. Saudara, Anda jangan down bilang gini, "Gak mungkin

21:42 dari gaji aja segini. Boro-boro mau beli rumah." Anda gak akan pernah tahu. Anda gak akan pernah tahu. Saya waktu dapat nubuatan dari Tuhan, kamu akan punya rumah sendiri. kamu gak akan lagi menjadi kontraktor. Kontrak-kontrak terus. Saya berapa tahun jadi kontraktor, Pak? Kontrak melulu, Pak. Suatu saat Tuhan bicara, "Kamu akan punya rumah." Ya, waktu jujur boro-boro punya rumah, Bu, tabungan R1 juta enggak sampai. Kalau dihitung-hitung tambah stres. Apalagi lihat brosur tambah stres. Harga rumah naik, gaji gak naik. Ya kan? Lah, Anda bayangkan. Saya tapi berharap jangan ini menjadi alasan bahwa engkau ndak mempercayai Tuhan melampaui logika.

Share

Ringkasan Video YouTube