0:00 Saudara tahu waktu COVID orang-orang yang permanen residen di Australia enak sekali. sayang saya belum waktu itu dan gak ingin mengulangi orang-orang yang sudah PR yang mereka belum menemukan pekerjaan atau pekerjaannya mereka ada istilah job seeker sama job keeper. Jadi intinya mereka yang belum dapat pekerjaan atau perusahaan terpaksa memotong mereka dikasih pemerintah 1 bulan 3.000. Loh, Tuhan ezennya ngomong gitu gimana? Ada selalu orang-orang yang ngedonkan. Jika engkau membuka pintu, tidak ada yang bisa menutupnya.
0:47 Tuhan tidak lalai menepati apa yang dia janjikan. Amin. Iman timbul dari pendengaran akan firman. Amin. >> Firman yang mana, Bu? Saya kasih contoh. Saya kasih contoh. Satu kali saya gak laku-laku ini suami saya kan ikut. Kalian Anda sudah tahu suami saya orang paling ganteng seluruh dunia. >> Bagi saya Pak Rudi lewat. Nah, contoh-contoh. Tuhan itu sanggup menghipnotis dia untuk jatuh cinta sama saya. Karena Anda sudah tahu ceritanya. Tapi sebelum saya dapat dia,
1:35 saya ini kan berat di jodoh. Semua sudah marit, semua sudah gampang punya pasangan dan sudah marit. Saya belum belum dapat jodoh. Saya akhirnya kata Alkitab gini, wah pakai ayat nih. Marilah datang kepadaku, marilah kita berperkara. Waduh, saya datang ke pengadilan ilahi. H gini aja Tuhan, bicaralah kepada hambaMu ini dengan cara yang hambau ini ngerti. Gak tahu gimana caranya, tolong Tuhan kalau boleh jangan perasaan-perasaan di hati karena bisa subjektif. Bicaralah dengan cara yang hambamu ini mengerti. Mau lewat billboard kek, mau lewat apa kek, pokoknya bicaralah. Mau tiba-tiba
2:20 orang bernubuat kayak whatever Tuhan. Pokoknya bicaralah dengan cara yang Rut bisa mengerti. Ya, salah satu cara yang saya tekad waktu itu Alkitab. Kalau boleh Tuhan bicaralah lewat firman. Wah, iya toh. Waktu cari di firman enggak ketemu Bapak Ibu. Buka buka bunyinya gini. Kiranya Tuhan dimasyurkan sekarang dan selama-lamanya. Loh, Tuhan, saya ini tanya, saya tanya soal jodoh. Nah, saya bilang begini, "Tuhan bicaralah aku nanti merit apa jomblo seumur hidup. Please. Kalau Tuhan bilang kamu jomblo, oke, aku gak akan cari-cari." Tapi kalau Tuhan bilang marit, marit gitu dulu Bapak,
3:09 Ibu. Desperate. Jadi, sudah gini aja, mari Tuhan terus terang merit apa enggak. gitu. Carane Tuhan itu aneh. Enggak lama setelah itu, Pak. Kan zaman itu belum ada WhatsApp, radio kan ada, Pak. Nah, saya nyetel radio. Tiba-tiba lagunya Bu lah kok lucu, Pak. Lagunya tentang pasangan. Loh, aneh kan? Jadi lagu ini gak hafal saya. Lagu yang cocok buat pernikahan. Jadi tulang dari tulangku. Oh, langsung saya tahu. Oh, kawin
3:59 payu Pak. Orang jawo bilang payu laku sold out. Dari sejak menerima pewahyuan kawin sampai dapat suami berapa lama? 3 tahun enggak apa-apa. Tapi yang jelas Tuhan menepati janjinya. Tadi lagunya Tuhan gak pernah gagal. Cari tahu yang jomblo-jomblo gini aja Tuhan aku merit apa gak >> udah Tuhan tinggal ngomong Tuhan berfirman saya mempercayainya. Selesai sudah masalahnya. Oke. Gak usah dibatin, gak usah dipikir-pikir terlalu jauh. Aduh, tambah umur. Udah gini aja, Tuhan.
4:46 Merit apa enggak gitu loh. Kayak almarhum Om Yusa kan gitu waktu sakit. Tuhan mati apa enggak gitu. Gampang kan? Tinggal tanya kalau mati ya ndak ndak berharap sih dengar gitu ya. Apapun yang Tuhan katakan saya percaya cari pimpinan Tuhan soal pekerjaan. Tuhan bilang aku akan menjagai kamu. Ya sudah tenang aja bagaimana bentuknya? Tetap percaya. Ya kan? Iman timbul dari pendengaran akan firman. Ini kami alami waktu PR, Bapak, Ibu. 2020 terkunci menjalani hari-hari di Australia sebagai orang asing. Saudara tahu waktu COVID orang-orang yang permanen residen di Australia enak sekali.
5:34 sayang saya belum waktu itu dan gak ingin mengulangi orang-orang yang sudah PR yang mereka belum menemukan pekerjaan atau pekerjaannya mereka ada istilah job seeker sama job keepeper. Jadi intinya mereka yang belum dapat pekerjaan atau perusahaan terpaksa memotong mereka dikasih pemerintah 1 bulan 3.000 yang PR. Kami punya teman, satu keluarga empat bersaudara dapat 3.000 kalikan 4 12.000 120 juta. Saya waktu lihat itu saya gigit jari.
6:24 Kita turis, kita gak punya fasilitas itu. Benar enggak? Ada rasa ketakutan dan rasa jealous, cemburu. Enak ya jadi PR ya? Uang sekolah murah enak ya, fasilitas banyak. Pergi ke dokter. Anak saya waktu di COVID itu dia kepengin kangen dengan yang namanya pisang kipas. Dia bikin cari resepnya di YouTube, dia goreng, dia bikin persis saking kriuknya membuat tambalan gigi copot. Dan saudara tahu apa yang terjadi? Kami ke dokter gigi, Pak. Tambal. Bapak tahu berapa tambal gigi
7:09 itu? Gigi termahal di seluruh kehidupan kami. Rp4 juta rasanya sakit hati. Saya bilang kalau 4 juta tambalan 1 2 tahun copot ini 4 juta menjengkelkan banget. Itu termahal. Jadi semakin hari kami melihat kami tuh iri sama yang PR. Akhirnya saya mulai masuk dalam doa. Kami sudah mencoba datang ke een tanya bagaimana proses dapat PR. Semua een sama jawabannya. Lima agen enggak agen Indo, enggak een bule, enggak agen orang India. Kami mendatangi beberapa agen
7:57 jawabannya sama. I'm sorry kamu ndak ada jalan karena waktu saya terkunci. Umur saya sudah 47. Di Australia cara mendapatkan PR maksimal deadline-nya 45, Pak. Jadi saya masuk sudah expired. Tidak ada jalan dari sisi mana pun tidak ada jalan. Tuhan kok gak ada jalan? Gimana ini? Uang tambah lama, tambah kebutuhannya tambah naik, tambah berat rasanya tambah sakit. Saudara, saya mulai berdoa. Bicaralah Tuhan, Engkau membawa aku terkunci di
8:43 sini pasti ndak mungkin kebetulan engkau ndak mungkin kasih rencana kecil pasti ada yang besar. Saya mau tanya Tuhan, apakah R akan dapat PR? Apakah nasib keluarga saya bisa mendapatkan PR? Loh, gak langsung dengar ya, Bapak, Ibu. Enggak langsung dengar. beberapa bulan. Tiba-tiba waktu beberapa bulan dapat. Anda tahu dapatnya dari mana? Muncul di Instagram. Di Instagram tiba-tiba muncul. Gak sengaja cari, bukan nyari-nyari. Muncul gini, "Tahun depan engkau akan menduduki negeri di mana engkau aku buang." Oh, buat saya itu artinya
9:29 >> dapat PR ya kan, Bu? Ya. Eah, orang awam kan menerjemahkan gitu. Saya juga nerjemahkan gitu. Tuhan ini benerankah karena saya sudah tanya een gak ada jalan loh. Gak lama kemudian beberapa hari kemudian. Nah, itu gunanya bergaul sama Tuhan. Muncul lagi dari Instagram ternyata Tuhan banyak pakai Instagram untuk bicara. Anda tahu kenapa Anda mantuk-mantuk berarti ngalamin? Karena Anda lebih sering buka Instagram daripada buka Alkitab. Jawabannya gitu. Jadi bukan karena Anda peka. Jadi karena Tuhan itu tahu dia saking rindu untuk ngomong sama saudara. Saudara lebih sering buka Instagram ya dia ngomong lewat Instagram. Instagram keluar muncul gini pada waktu dalam hati
10:16 saya ngomong gini Tuhan kayaknya ndak bisa loh. Tuhan ndak mungkin loh. 3 hari beberapa hari kemudian saya ngomong lagi Tuhan kayaknya ndak mungkin ini enggak ada jalan aku. Coba tanya een lagi. Ndak bisa. Tiba-tiba hari itu habis batin keluar di Instagram Yesaya 22 ayat 22. Jika aku membuka pintu, tidak ada yang bisa menutupnya. Oke, buat saya dua kali peneguhan. Oke, Tuhan aku dapat PR langsung terbuka. Enggak. Apa yang terjadi? Dalam perjalanan suami saya luar biasa. Dia bilang begini, "Non, tak kasih deadline tahun depan kita gak ada jalan, kita pulang. di deadline dalam hati, emangnya aku
11:01 yang bisa buka jalan gitu kan. Jadi tambah wah tambah deg-degdegan gini Tuhan Engkau sudah janji. Yesaya 22 ayat 22. Jadi ketika rasa takut itu terjadi saya gak mau bayangkan. Saya sempat bayangkan gini, aduh kalau gak dapat PR gimana ya? Nanti kalau gini gimana ya? Aku sudah terlanjur ngomong sama jemaat, sudah terlanjur kesaksian disuruh Tuhan ke Australia begini-begini lah. Kok ujung-ujungnya balik ke Indonesia kok kayak kalah perang. Saya sempat berpikir kalau itu terjadi saya akan pindah ke Bali, Pak Rudi. Kenapa? Karena di Surabaya sudah terlalu banyak orang tahu saya. Jadi lebih baik saya di Bali. Jadi malunya gak sampai di dalam-dalam gitu loh. Jadi itu sudah tempat terpikir kami. Terus dalam
11:47 perjalanan itu kan takut saya bilang Yesaya 22 ayat 22 berhenti. Gak usah mikir terlalu jauh. Gimana kalau gak dapat PR? Stop. Yesaya 22 ayat 22. Jika Tuhan membuka pintu tidak ada yang bisa menutupnya. Ketika saya khawatir, ketika saya takut saya langsung keluarkan firman. Yesaya 22 ayat 22. Iman timbul dari pendengaran. Ngomong Bapak Ibu. Kenapa? supaya telinga saya dengar, supaya down-nya itu bisa hilang, supaya jadi bangkit. Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Jika Tuhan yang buka pintu, tidak ada yang bisa menutupnya. Anda tahu berapa lama? Beberapa bulan. 2021 bulan September lagi nyembah. Tiba-tiba Tuhan menggerakkan saya buka website-nya imigrasi. Saya buka keluar pengumuman pembaharuan.
12:35 dibuka jalur langsung ke PR khusus pendeta >> umur sampai 65 tahun. Yes. 47 pakuh sampai 65 khusus pendeta direct to permanent residency for paster for pastur. Saya baca persyaratannya syarat minimal pengalaman 5 tahun. lebih lebih dari 5 tahun. Uh, lewat saya lihat. Wuh, semuanya masuk, Pak. Umur masuk, pester 5 tahun masuk. Terus ada ee pendidikan apa kependetaannya.
13:23 Uh, masuk. Uh, wis tinggal daftar. Saya kan gak berani daftar sendiri. Datang ke een yang sama. Saya bilang ini loh ada jalan. Anda tahu jawabannya? Oh, ndak bisa. Complicated, >> susah, enggak mungkin. Loh, Tuhan-nya ngomong gitu gimana? Ada selalu orang-orang yang ngedonkan. Jika engkau membuka pintu, tidak ada yang bisa menutupnya. Dalam hati saya mendapatkan sebuah dorongan. Kerjakan sendiri. Ah, kerjakan sendiri. Woh, belajar Bapak Ibu tentang perpisaan. Gara-gara itu sekarang saya pintar visa. Beberapa teman ngomong, "Bu, ndak mau buka entah?" Jadi gara-gara itu
14:10 visa saya, PR saya keluar tahun 2022. Anda tahu berapa lama kami ngurus itu? Nyiapin dokumen semua 4 bulan. Waktu nge-lunch 1 bulan kemudian kami sudah digranted VPR seluruh keluarga. Sampai cerita ini jadi kehebohan di Australia. kehebohan sekaligus kecemburuan banyak sekali. Dan saudara tahu PR kami keluar, ada buktinya PR kami keluar. Waktu PR-nya keluar di email sama pemerintah granted, wah lompat-lompat happy-nya minta ampun. Itu sesuatu yang sulit soalnya Tuhan tiba-tiba bilang, "Lihat tanggal keluarnya hari ini, 22 bulan 2 tahun 22.
14:56 [Tepuk tangan] Tuhan tidak mau saya mencuri kemuliaannya. Dia tuliskan tanggal cantiknya. Janjinya 2-2. Anda tahu 22? Kalau ditulis ya 22 bulan Februari kan 02 2022. Jadi jadinya gini 2202. Dua-duanya Tuhan nolnya saya. Tuhan tidak lalai menepati apa yang Dia janjikan. Amin. Jadi hari ini kalau Anda takut caranya gimana, stop dan mulai cari pimpinan Tuhan.
15:42 Kalau Tuhan sudah bicara, pegang itu sampai jadi. Kalau Tuhan belum bicara, bagaimana, Bu? Cari tahu sampai Tuhan berbicara sesuatu. Apa pasti Tuhan berbicara? Mana ada papa kalau anaknya minta petunjuk tidak dikasih. Seorang ayah lebih rindu untuk ngajari anaknya daripada anaknya yang minta diajarin. Yang belum dapat jodoh gampang >> datang. Stop. Gak usah mikir macam-macam. >> Datang sama Tuhan. Tuhan merit enggak? Gimana Bu? Terserah Tuhan caranya. Kalau Tuhan bilang marit, yes. Nanti gimana dapatnya? Ndak tahu. Bisa
16:29 kayak kasus saya. Suami saya dibikin dihpnotis. Anda boleh tanya sama suami saya. Saya tanya sampai udah marit 24 tahun. Kamu dulu kenapa kok nasiir saya kok? Dia jawab, "Aku sendiri juga enggak tahu. Bukan karena kamu baik, kamu pintar." Enggak. Aku sendiri juga ndak tahu. Tapi kalau aku tahu kamu kayak gini kelemahannya, aku mestinya secara manusia milih ndak mau. Aku ketipu katanya. Tapi dia ketipunya happy. Jadi Anda bayangkan Tuhan tidak pernah gagal menepati janjinya. Udah yang stres-stres, yang takut masuk ke kamar
17:14 minta pimpinan Tuhan. Tuhan, apakah perihal keadaan ini yang Kau mau sampaikan? Kalau Tuhan bilang, "Jangan takut, aku akan melindungi engkau." Sudah, enggak usah dipikirin. Have fun. Amin. Kalau Tuhan sudah bilang kamu dapat PR, ya saya pegang itu happy-happy. Setiap down saya deklarasikan Yesaya 22 ayat 22. Amin, Saudara. Yuk, kita sembahyang. Saya berdoa. Bapak, Ibu percaya kondisi boleh sulit, kondisi boleh penuh tekanan, kondisi boleh penuh tantangan,
18:02 tapi kata Alkitab kita lebih daripada pemenang. Amin, Saudara. Kita lebih daripada pemenang. Saya mau lagu yang terakhir tadi. Apa lagu terakhir tadi? Boleh saya tanya? Pagi ini kita merayakan kemerdekaan, ketawa-ketawa, happy-hay. Boleh tanya siapa yang hari ini ada di tempat ini? Anda gak usah angkat tangan, tapi taruh tangan di dada aja yang mengalami ketakutan, kekhawatiran.
18:47 [Musik] Apa yang saya bagikan pada saudara itu tips praktis. Tips praktis bagaimana cara berdoanya? Coba buka satu ayat lagi. Saya ngajarin cara berdoanya ya. Kalau Anda mulai mikir macam-macam, Anda takut, stop. Jangan diladenin, jangan diterusin. Tambah dibayang-bayangin seram-seramnya. Stop. Ganti dengan firman. Kalau firmannya belum dapat kayak Bu Rut, saya ajarin doanya ya. Buka Filipi pasal yang keempat ayat yang keenam.
19:34 Filipi pasal 4 ayat yang keen. Janganlah hendaknya kamu khawatir atau takut tentang apapun juga. Tadi yang sudah naruh tangan di dada sedang takut, sedang khawatir. Ini cara doanya. Kalau Tuhan belum kasih ayat, maksudnya belum bicara spesifik, nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu. Jadi misalnya Tuhan aku pengin dapat pasangan Tuhan aku ndak pengin di PHK. Jadi waktu sembahyang Tuhan aku ndak mau PHK.
20:22 Aku takut di PHK. Nyatakan keinginanmu. Setelah dinyatakan dalam doa dan permohonan, akhiri dengan ucapan syukur. Ini doanya praktis sekali. Jadi, Anda yang takut tadi datang ke Tuhan beberapa saat ini, sampaikan apa yang Anda mau, apa yang Anda mohon. sampaikan. Tapi akhiri dengan ucapan syukur. Kenapa harus diakhiri dengan ucapan syukur? Itu tanda Anda percaya, Anda beriman. Jadi bukan cuman bukan cuman melulu curhat ngomel, tapi akhiri
21:10 dengan syukur. Tuhan aku pengin dapat pasangan. Kalau boleh aku tuh ndak kepengin kelamaan. Boleh gak anak ngomong seperti itu? Boleh dong. Kalau boleh aku ndak kepengin sampai umur sekian seekian. Boleh gak ngomong? Nyatakan terus akhiri gini. Tapi terima kasih Tuhan aku percaya Tuhan gak akan tinggalkan. Tuhan lebih peduli dengan saya daripada saya yang peduli dengan diri saya. Itu yang saya lakukan ketika awal-awal berdoa untuk PR dan saya belum banyak
21:57 dapat tentang janji Tuhan. Saya bilang, "Tuhan, aku pengin PR. Aku pengin dapat PR sekeluarga dan aku pengin gak lama-lama karena makin lama uang sekolahnya makin mahal." Setelah itu, tapi aku percaya Tuhan, engkau engkau bawa saya ke Australia tidak untuk menjadi orang yang kalah. Engkau ndak mungkin ngelemparkan saya ke Austral terus jadi gelandangan, jadi orang yang gak bisa jadi berkat. Aku percaya aku anakmu. Engkau lebih peduli dengan keadaan anakmu daripada anakmu yang peduli dengan dirinya sendiri. Itu yang saya lakukan. Setelah saya
22:44 dapat Yesaya 22, apakah Filipi 4 ayat 6 masih saya jalankan? Masih. Karena yang namanya khawatir muncul terus kan, Tuhan, aku pengin segera cepat dapat jalan untuk PR loh, Tuhan. Tapi aku percaya engkau sudah kasih Yesaya 22 ayat 22. Jika engkau membuka pintu, tidak ada yang bisa menutupnya. Ada yang tanya sama saya, "Bu, berapa lama jarak dari ibu dapat Yesaya 22 sampai jalan terbuka? Sejujurnya gak sampai sebulan." Jadi, Agustus itu saya dapat Yesaya 22 ayat 22. September terbuka jalan, Oktober saya siapkan semua dokumen. Januari saya nge-lunch, Februari saya
23:30 granted. Jadi itu yang terjadi, Bapak, Ibu. Karena itu ayo apapun yang kau takutkan, yuk engkau yang lagi takut taruh tanganmu di dada. Mari kita nyanyikan pujian ini sama-sama. [Musik] Yeah.