0:00 Hari ini kita di bulan apa? Di bulan Ramadan, Bunda sayang, kalau sudah masuk bulan Ramadan, maka yang tiga tadi sudah enggak berlaku secara umum. Kenapa, Ahilman? Karena ketika bulan Ramadan, every minute is spesial. Setiap detikaknya adalah spesial. Jadi bukan lagi tentang sepertiga malam, bukan lagi tentang hari Jumat, bukan lagi tentang Ayyamul Bid, tapi ketika Ramadan setiap saatnya adalah istimewa dan spesial. Masyaallah. Berarti coba Aa tanya sekarang, orang yang diberikan kesempatan bulan Ramadan beruntung atau tidak beruntung? Orang yang dikasih kesempatan bertemu
0:46 Ramadan beruntung atau tidak? Beruntung. Dan kita Bunda Tet sayang termasuk orang yang beruntung itu kita masih diberikan kesempatan bertemu dengan bulan suci Ramadan. Pertanyaannya Ahilan, mengapa kita disampaikan dengan bulan suci Ramadan? Jawabannya mohon izin ya, saudara kita, sahabat kita, teman kita, tetangga kita yang tahun ini mungkin tak ketemu lagi dengan Ramadan bersama kita. Jawabannya karena mereka yang sudah kembali kepada Allah sudah cukup bekalnya untuk kembali kepada Allah subhanahu wa taala. Sedangkan kita yang masih hidup, yang masih dikasih kesempatan hidup bertemu dengan Ramadan, dua alasannya mungkin. Satu,
1:37 Bunda, senang banget kita bisa ketemu hari ini. Senang apa enggak senang? bahagia atau tidak bahagia? Kenapa? Karena kita menghadirkan amal kebaikan di bulan yang paling mulia. Betul apa betul? Betul. Hari ini kita sedang berada di bulan apa? Ramadan. Bulan suci Ramadan. Bunda sayang, kalau kita bicara tentang ee waktu begitu Allah itu saking sayang kepada hamb-Nya, Allah Subhanahu wa taala selalu memberikan waktu terbaik dalam setiap ete kehidupan kita. Jadi, ada waktu terbaik yang Allah berikan kepada kita dalam setiap etape kehidupan. Dalam satu
2:24 hari ada jam terbaik. Jam berapa? Sepertiga malam. Dalam satu minggu ada hari terbaik. Hari apa? Jumat. Hari Jumat. Dalam 1 bulan ada tanggal terbaik. Tanggal berapa? 13, 14, 15. Disebut dengan apa? Ayyamul bid. Dalam 1 tahun ada bulan terbaik. Apa namanya? Masyaallah. Bulan apa? Ramadan. Hm. Bulan Ramadan. Hari ini kita di bulan apa? Di bulan Ramadan. Bunda sayang. Kalau sudah masuk bulan Ramadan, maka yang tiga tadi sudah enggak berlaku secara umum. Kenapa, Ahilman? Karena ketika
3:12 bulan Ramadan, every minute is spial. Setiap detikaknya adalah spesial. Jadi bukan lagi tentang sepertiga malam. Bukan lagi tentang hari Jumat, bukan lagi tentang ayyamul bid, tapi ketika Ramadan setiap saatnya adalah istimewa dan spesial. Masyaallah. Berarti coba Aa tanya sekarang, orang yang diberikan kesempatan bulan Ramadan beruntung atau tidak beruntung? Orang yang dikasih kesempatan bertemu Ramadan beruntung atau tidak? Beruntung. Dan kita Bunda Teteh sayang termasuk orang yang beruntung itu kita masih diberikan kesempatan bertemu dengan bulan suci Ramadan. Pertanyaannya Ahilan, mengapa kita disampaikan dengan
3:57 bulan suci Ramadan? Jawabannya mohon izin ya, saudara kita, sahabat kita, teman kita, tetangga kita yang tahun ini mungkin tak ketemu lagi dengan Ramadan bersama kita. Jawabannya karena mereka yang sudah kembali kepada Allah sudah cukup bekalnya untuk kembali kepada Allah subhanahu wa taala. Sedangkan kita yang masih hidup, yang masih dikasih kesempatan hidup bertemu dengan Ramadan, dua alasannya mungkin. Satu, karena bekal kita belum cukup untuk pulang menuju Allah. Dan yang kedua, karena dosa kita sangat banyak. Sehingga Allah berikan kesempatan Ramadan agar di saat Ramadan ini Allah hapuskan dosa-dosa kita. Amin. Pertanyaannya, sudahkah Bunda
4:43 mendapatkan itu atau tidak? Jangan-jangan kita hanya euforianya saja ketemu Ramadan. Hanya senangnya saja ketemu Ramadan. Tapi kita lalai dengan apa yang Ramadan hadirkan di dalamnya. Maka Bunda, Teteh, sayang ahilman, kalau ditanya apa di antara keistimewaan Ramadan itu? Hmm, Bunda banyak sekali. Rasanya enggak cukup 1 jam untuk membedah itu semua. Tapi kalau boleh dikuatkan, sebagian ulama menyebutkan kata Ramadan ini yang ditulis dalam bahasa Arab mengandung makna yang begitu mendalam dari makna dan keistimewaan Ramadan. Apa di antaranya? Ternyata masing-masing huruf yang merangkai kata Ramadan ini memiliki keistimewaannya masing-masing.
5:29 Menggambarkan keistimewaan tentang bulan suci. Ramadan. Ramadan dalam bahasa Arab ditulis dalam berapa huruf? Lima. Huruf yang pertama apa? Ro. Huruf yang kedua? Mim. Huruf yang ketiga, dod. Huruf yang keempat alif. Huruf yang kelima nun. Ternyata masing-masing ini menggambarkan keistimewaan bulan Ramadan. Huruf yang pertama apa tadi? Artinya apa? Rahmat. Huruf yang kedua? Mim artinya apa? magfirah. Huruf yang ketiga don artinya apa? Domana. Apa itu domana? Jaminan. Huruf yang keempat apa? Alif. Apa itu alif? Ulfah atau aminah? Artinya apa? Keamanan. Huruf terakhir apa? Nun artinya apa? Nikmat. Oke. Bunda
6:18 mau dapat ini semua? Mau jawabannya. Berarti kalau Bunda ingin mendapatkan keistimewaan dari seseorang, maka apa yang harus Bunda lakukan? Rumusnya berarti Bunda harus istimewakan orang itu. Betul atau tidak? Betul. Logikanya begitu. Bunda ingin diistimewakan oleh seseorang, maka rumusnya Bunda harus istimewakan seseorang itu. Sekarang kalau Bunda ingin mendapatkan keistimewaan Ramadan, maka rumus logik logisnya adalah Bunda istimewakan Ramadan dengan apa? dengan amal-amal yang istimewa selama bulan suci Ramadan. Jelas? Berarti ini kudu disiapin nih amal-amalnya.
7:07 [musik] Nah, pertanyaannya Ahilman amal apa saja yang harus kita hadirkan selama kita berada di bulan suci Ramadan yang jangan sampai Bunda tinggalkan ini semua ya. Satu, tentu Ramadan ini adalah bulannya apa? Berpuasa kan? Syahrus siam. Maka amalan pertama adalah asiyam. Hmm. Ayo berpuasa. Selama tidak ada uzur, maka bismillah Bunda berpuasa ya. Kecuali Bunda kan perempuan mah pasti ada aja ya. Tiap bulan ada tamu dari Cibereum biasanya mah ya. Maka Bunda kalau sudah ada tamu seperti itu ya jangan berpuasa. Bunda rida, Bunda terima kodrat sebagai perempuan pasti
7:53 bertemu dengan fitrahnya tadi. Betul apa enggak? Tapi ingat walaupun ketika Bunda nanti haid masih ada amal-amal kebaikan lain yang bisa Bunda hadirkan. Jelas sampai di sini? Oke. Puasanya naik level sekarang kita ya. Puasanya bukan hanya sekedar menahan lapar dan haus saja, tapi kudu juga puasa menahan setiap yang buruk yang kita lakukan. Mata kudu puasa dari melihat yang tidak baik. Lisan harus puasa dari bicara yang kurang baik. Betul. Kebiasaan Bunda yang suka ngomongin orang apa namanya tuh? Gibah. Terus naon deui? Nyinyir, julit
8:38 gitu ya. Pokoknya semua hal yang nyinggung-nyinggung orang itu harus puasa dulu, berhenti dulu. Kadang-kadang kita mah suka begitu, perutnya lapar, kerongkongannya haus, tapi gibahnya jalan terus. Terutama kalau Bunda lagi ketemu sama teman-teman pas buka bersama suka ngomongin orang teh. Dari pagi Bunda nahan lapar, nahan haus, pas menjelang buka habis pahalanya. Karena ngomongin apa? Aib orang lain. Justru puasa itu apa? Junah, perisai, benteng agar kita tidak terjerumus kepada perkara yang salah tadi. Betul apa enggak? Tahan. Tahan ya. Jangan menggugurkan atau menghabiskan pahala kita dengan
9:25 gibah yang masih kita lakukan. Maka sering Ahilman sampaikan, "Ya, hati-hati dengan aib orang lain. Ketika Bunda membicarakannya, jika benar jadi gibah, jika salah jadi fitnah." Terus aa gimana? Tahan kan lagi puasa. Masa puasa masih kayak gitu sih? Komen di Instagram orang yang baik-baik ya. Lihat orang tuh lihat yang baik-baik. Ini kan lagi apa sekarang? Lagi puasa. Puasa tuh nahan. Buat enggak benci orang, buat enggak dengki sama orang, buat enggak julit sama orang. Ayo, ayo, ayo. Ahilman ingin saum kita naik level. Jangan sekedar saum orang yang awam, tapi k saum yang spesial
10:11 khusus. Bukan hanya menahan lapar dahaga, tapi juga menahan apa? Hawa nafsu kita. Mengendalikan diri kita. Kalau ada orang yang ngajak gibah, gimana? Ana saoim, aku lagi apa? Saum. Ya bisa ya nanti belajar puasa kita harus apa yang dihadirkan. Sok puasa itu kan jangan jadi bulan yang malas. Kudu makin semangat. Betul. Nah, ketika berbuka teh Bunda kudu apa? Kudu belajar dari bukanya siapa? Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wasallam. Ketika siang hari kita berpuasa menahan nafsu. Betul? Berarti ketika buka kudu tahan juga. Maksudnya apa? Dalam berbuka jangan berlebih-lebihan.
10:58 Kadang di antara kita kalau buka suka riweuh. Betul enggak? Uh, kumpul semua bukaan. Minuman banyak enggak? Banyak. Cendol da cingcau sopah, kolak, sirup. Lengkap. Belum lagi makanannya. Apa yang paling penting ada ketika berbuka? Eh, pantesan wajahnya berminyak semua. Gorengan. Eh, lengkap semua. Pertanyaan saya, itu dimakan semua apa enggak? Enggak dimakan apa enggak? Enggak. Ketika berbuka itu apa? Harus lebih apa? Sederhana. Aa ari Nabi kumaha bukana? Eh Rasul tuh sederhana ketika berbuka. Kata Anas bin
11:44 Malik radhiallahu anhu, Nabi itu kalau buka menggunakan apa? Rutob, kurma basah. Kalau tidak ada tamar, kurma kering. Kalau tidak ada cukup air putih. Maknanya apa? Sederhana. Kenapa buka harus kita segerakan? Karena ada kewajiban setelah itu. Apa kewajibannya? Salat. Salat apa? Magrib berjamaah. Kalau untuk laki-laki kan begitu. Buat bunda juga sama. Jadi ada kewajiban yang kita tuntut. Jadi gimana rentetannya? Ahil man azan. Allahu akbar. Allahu akbar. Ngapain dulu pertama kali? Bismillahirrahmanirrahim. Batalkan dulu puasa kita. Set. Minum pertama itu sedikit saja karena dua fungsinya. Pertama untuk membatalkan puasa kita. Yang kedua untuk apa? untuk
12:32 membasahi kerongkongan kita. Maka minum sedikit kemudian doa. Apa doanya? Zahabat wabatil uruq watatal ajru. Insya basahlah kerongkonganku, hilanglah dahagaku. Ya kan? Diterimalah semua amal kebaikanku dan aku mohon ya Allah kabulkan semua permohonanku. Atau doa yang sering Bunda hafalah. Allahumma laka sumtu wabika amantu waa rizqika afartu birahmatika. Nah, itu dibaca setelah kita membatalkan di awal. Jadi, batalin dulu. Jadi, doa pertama cukup bismillah, buka sedikit batalin baru doa. Di situ Bunda doa
13:18 panjang sok mangga yang lagi punya masalah doa di situ. Kan ada tiga doa yang tidak akan tertolak. Yang pertama siapa? Al-musafir, doa orang yang di perjalanan. Yang kedua, almazlum, doa orang yang tersakiti atau terzalimi. Yang ketiga, asoimu hatta yufar. Orang yang berpuasa sampai dia berbuka puasa. Doa di situ. Pengin punya anak saleh, usaha lancar doa. Ketika kapan? Berbuka. Habis doa minum lagi. Set. Ambil tuh kurma. 1 2 3. Minum. Buru-buru apa? Salat. Selesai. Makanya kurma itu jumlahnya ganjil kan 3 5 ya 99
14:04 eta ge ganjil kan ya bukan kebanyakan eta mahya tah ieu tah saum ieu kudu dipastikan sama kita sok ramadan ini bulan kebersamaan dengan keluarga betul apa enggak bonda bisa makan bareng dengan suami kan biasanya pas sahur ya enggak termasuk pas buka jika suami sudah pulang tapi ini kebersamaan Jarang kita punya waktu seperti Ramadan dengan keluarga kita bisa ngumpul bareng di meja makan, di tempat makan. Ini kan ada ketika Ramadan. Kalau di luar Ramadan kadang-kadang beda kan. Masing-masing ada sarapan A, sarapan B, jamnya beda. Ini Ramadan momentum kebersamaan dengan siapa? Keluarga. Dan kita bisa belajar dari apa? Saum. Dari puasa kita. Masyaallah. Maka yang kedua
14:51 apa amalannya akhirman? Alqiyam. Apa tuh alqiyam? salat. Hm. Bunda, ketika Ramadan pastikan salat kita yang wajib diperbaiki, yang sunah ditambah. Hah, saya ulangi. Yang wajib apa? Diperbaiki. Yang sunah ditambah sok yang lima wajib dijaga. Salatnya kudu di awal waktu. Di awal beda ya. Ada awal waktu, ada tepat waktu. Beda atau sama? Beda. Yang awal waktu pasti tepat waktu. Yang tepat waktu belum tentu awal waktu. Contoh azan zuhur jam 12.00. Kalau awal waktu berarti jam 12.00 sudah apa? Sudah standby? Iya. Tapi kalau tepat waktu jam
15:39 .00 jam . Tapi tidak awal waktu. Nah pas Ramadan mah kudu apa? Awal waktu yang wajib. Yang sunah ditambah tarawih sok. Jangan sampai ditinggal ya, Ustaz. Bagusnya di rumah apa di masjid? Dua-dua juga bagus. Yang enggak bagus yang mana? Tah eta. Nanya weh terus ya, Ustaz, kalau perempuan di rumah apa di masjid? Sok, mangga. Mau di masjid kalau ada mahramnya, ada pasangannya diantar sama keluarga kita kumpul di masjid, mangga silakan. Kalau mau di rumah mangga juga silakan. Betul. Mau 11 boleh, mau yang 23 boleh. Dua-duanya ada dalilnya. Yang salah yang mana?
16:26 Tah eta. Yang 11 jangan nyalahin yang 23. Yang 23 jangan jalanin yang 11. Kalau gitu enak yang enggak tarawih. Kata dia, "Mendingan gua enggak tarawih. Aman enggak benci sama satu sama lain. Selesai. Yuk, bismillah. Yuk, ya bismillah. Aa kenapa kita harus ke masjid?" N kan biar kita teh terlatihnya syiar. Satu, syiar kalau ke masjid mah. Yang kedua, khawatir di rumah mah bacaan kita teh henteu bener, kurang bagus. Kan di masjid mah imamnya bagus. Betul apa enggak? Betul. Makanya kita ngajak ayah-ayah ke masjid yuk biar bacaannya bagus. Dahah. Kadang-kadang kan di rumah mah bacaannya masyaallah nya suka ada salahnya. Kadang-kadang suami kita ngimamin teh masyaallah maca kuliah enggak tamat-tamat. Muter weh di situ ada.
17:13 Qul ya ayyuhal kafirun laudu ma ta'budun. antumud widum maum w suami kunaon ieu teh teu tamat-tamat kadang suka begitu udah lupa maklum manusia mah ya nah ini hikmah ini hikmah ya hikmah kenapa salat di masjid biar enggak sa karena di masjid mah ada im gitu ini hikmah rumahnya. Tapi kalau Bunda yakin bismillah lebih ngerasa enak, ya mangga silakan. Nah, yang kadang-kadang lucu begini, lucu begini, lucu ya. Isyanya di rumah, tarawihnya
17:59 [tertawa] masjid. Padahal kan berjamaah harusnya yang mana? Yang wajib tuh kejar yang isyanya. Kejar yang isyanya. Kalau Bunda sudah tarawih di rumah nih, di apa di masjid, kalau bisa kejar witirnya juga di situ. Karena ada keterangan yang menyebutkan, "Barang siapa yang salat bersama dengan imam sampai kemudian witir seperti dia salat semalam suntuk." Jadi bukan enggak boleh ya, cuman sayang aja. Ada kesempatan yang bisa dia raih tapi dia hilangkan. Maka qiam yang wajib diperbaiki, yang sunah ditambah. Termasuk nanti 10 malam terakhir kita usahakan untuk apa? Iktikaf. Sok dari mulai sekarang bilang sama si
18:45 suami kita, "Ayah, ayah ee akhir Ramadan Bunda mau ngajak jalan-jalan deh." Hah? Ke mana jalan-jalan ke mana? Ke masjid. Ayah, Bunda teh pengin Ramadan sekarang mah 10 hari terakhir teh kita masjid aja yuk. Iktikaf cakep kan kita mah atuh. Apalagi coba uang udah banyak, mobil bagus, Bunda juga masyaallah udah wajahnya cantik, badannya [tertawa] juga bagus. Aku teh udah punya semua. Oh ya, sekarang mah atuh apalagi kita teh perusahaan gede, bisnis bagus, minimal 10 hari mah yuk ah yuk berhenti dulu yuk dunia kita yuk ke masjid. Sok. Jadi, masyaallah ini kesempatan qiam salat.
19:30 Ayo, jangan tinggalkan ini. Saya percepat ya. Yang ketiga, Al-Qur'an. Hmm. Quran. Ayo, Bunda, bismillah ya. Selesaikan Quran sebelum nanti kita berpisah dengan Ramadan. Rugi sekali kalau ada orang yang bertemu Ramadan tapi enggak baca Quran. Kenapa? Karena yang membuat Ramadan itu mulia salah satunya karena Al-Qur'an diturunkan di bulan Ramadan. Syahru Ramadan alladzi unzila fihil Quran. Kata Ramadan di Quran langsung disandingkan dengan apa? Al-Qur'an. Berarti apa? Begitu pentingnya dan istimewanya bacaan Quran yang dibaca ketika bulan suci Ramadan. Ada yang hampa, ada yang kurang, ada yang tidak sempurna. Jika seseorang berpuasa
20:17 Ramadan tapi dia tidak membaca Al-Qur'an. Jelas? Yang keempat amalannya apa, Ustaz? Sedekah. Ayo, ya, Bunda. Perbanyak sedekah di bulan suci Ramadan. Ya, ini bisa menjadi bagian yang menghadirkan kebersamaan dengan keluarga kita. Sedekah. Apa di antara sedekahnya Ahilman? Bunda berikan makan atau hidangan kepada orang yang berbuka puasa. Barang siapa yang memberi makan, memberi hidangan kepada orang yang berbuka puasa, maka dia mendapatkan pahala seperti apa? Orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikit pun. Masyaallah. Berarti mohon izin ya, kalau Bunda ada yang sedang haid, kalau Bunda ingin
21:02 mendapatkan pahala seperti berpuasa, ingat ya, bukan pahala puasa, pahala seperti puasa. Berarti tetap qada, harus qada, ya. Harus tetap diganti gitu nanti ya. Maka Bunda bisa hadirkan apa? Infak, sodqah, memberi makan orang yang berbuka puasa. Setidaknya kita punya pahala seperti orang yang berpuasa tanpa dikurangi sedikit pun. Dan yang terakhir amalannya adalah adua. Ayo doa ya. Banyak doa ketika bulan suci Ramadan. Ayat wa saak ibadi ujibu dan apabila mereka bertanya tentangku
21:49 kata Allah aku ini dekat dan aku akan menjawab setiap doa-doa yang mereka panjatkan kepadaku. Itu ayat ada pada rangkaian ayat tentang Ramadan. Ya, berarti apa? Di bulan Ramadan jangan lepaskan untuk banyak apa? berdoa. Bahkan di Ramadan ini ada satu malam yang kualitasnya melebihi daripada 1000 bulan. Apa namanya? Lailatul Qadar. Ayo Bunda jemput ini semua. Kalau Bunda ingin dapat keistimewaan ini Ramadan, maka Bunda hadirkan amalan yang istimewa. Dan ini semua harus bermuara pada apa? Pada keluarga kita. Yuk, jangan saleh sendirian. Tapi kita harus menjaga keluarga kita untuk menghadirkan kesalehan ini. Kalau dengan datangnya Ramadan tidak bisa menyatukan perasaan
22:37 di keluarga kita, maka butuh bulan apaagi? Karena ketika Ramadan yang pemarah jadi pemurah. Ketika Ramadan yang pengejek jadi pengajak. Ketika Ramadan yang pembenci jadi pencinta. Ketika Ramadan yang pendengki jadi pemaaf. Maka Bunda juga ketika bulan Ramadan ini ayo dengan suami yang mungkin selama 11 bulan ke belakang ada salah kata, ada salah ucap, sering meninggikan suara, pernah melawan. Ayo selama Ramadan lembutkan hati kita untuk merajut cinta dan kasih bersama dengan pasangan kita di rumah tangga, termasuk dengan anak-anak kita. Bunda, kalau punya anak-anak di bawah baligh, Bunda ajari dia untuk belajar
23:23 berpuasa ya. Ya, belajar untuk apa? Berpuasa. Jadi, anak-anak itu levelnya adalah pelajaran untuk dia berpuasa. Bukan kewajiban kalau anak-anak, tapi pelajaran. Bunda kasih tahu apa hikmah di balik puasa ini. Untuk apa kita puasa? Ngapain kita puasa? Insyaallah nilai ini bisa kita hadirkan ketika bulan suci Ramadan. Mudah-mudahan semua di antara kita diberikan kekuatan untuk menjalankan puasa di bulan suci Ramadan. Dan di sisa Ramadan kita bisa kita pastikan dengan amal-amal ini. Ada berapa tadi? Lima. Pertama apa? Puasa saum. Dua, salat qiam. Tiga baca Quran. Empat sodqah. Lima doa. Yuk ini pastikan
24:11 maksimalkan agar kita bisa benar-benar menghadirkan kebaikan selama bulan suci Ramadan. Barangkali itu yang bisa Ahilman sampaikan. Terakhir, mari sama-sama kita berdoa kepada Allah Subhanahu wa taala. Semoga Allah lembutkan hati kita dan Allah menerima semua amal kebaikan kita. Aminkan dalam hati masing-masing. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Allahumma sholli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wasohbihi ajmain. Ya Allah panjangkan umur kami ya Allah. Sehatkan tubuh kami ya Allah. Bahagiakan hari-hari kami ya Allah. Ampuni dosa-dosa kami ya Allah. Kuatkan kami untuk menyelesaikan bulan Ramadan
24:57 dengan amal saleh kami ya Allah. Dan ampuni semua dosa kesalahan kami sebelum kami kembali kepada-Mu ya rabbal alamin. Allahumma sallimna ila ramadan wasallim ramadana lana watasallamhu minna mutaqbalah. Rabbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasan waqinaabanar. Subhana izifun wasalamursalhamdulillahiabbilamin. Jemah dan sahabat rahmatillahi yang dimuliakan Allah. [musik] Bulan Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka. Di bulan inilah pahala dilipat gandakan dan pintu surga dibuka. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam yang mulia Muhammad menentukan, mencontohkan kepada kita amalan-amalan istimewa yang sebaiknya
25:43 tidak kita lewatkan. Yang pertama, puasa dengan iman dan ikhlas. Puasa bukan sekedar menahan lapar dan dahaga, tetapi menahan lisan, pandangan, dan hati dan dosa. Puasa yang dilakukan karena iman dan mengharap pahala akan menghapus dosa-dosa yang telah. Yang kedua, salat tarawih dan qiyamullail. menghidupkan malam Ramadan dengan salat malam akan mendatangkan ampunan Allah terutama di 10 malam terakhir karena di dalamnya ada Lailatul Qadar yang lebih baik dari 1000 bulan. Yang ketiga, membaca dan mentadaburi Alquran. Ramadan adalah bulan diturunkannya Al-Qur'an. Maka perbanyak tilawah, pahami maknanya, dan amalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari.
26:30 Selanjutnya yang keempat, memperbanyak sedekah. Rasulullah sallallahu alaihi wasallam adalah orang yang paling dermawan dan lebih dermawan lagi saat Ramadan. Sedekah di bulan ini melipat gandakan pahala dan membuka pintu rezeki. Dan yang terakhir kelima, memperbanyak doa dan istigfar. Ramadan adalah waktu mustajab untuk berdoa, perbanyak memohon ampun, meminta surga, dan berlindung dari neraka. Jadi jemaah rahmat yang dirahmati Allah, semoga kita termasuk orang-orang yang dimaksimalkan Ramadan dengan amalan terbaik dan keluar darinya dalam keadaan diampuni dan dirahmati Allah. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Oh.