0:00 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sejahtera. Om swastiastu. Rahayu. Rahayu. Rahayu. Selamat datang kembali sedulur sedoyo di channel Panggilan Leluhur. Semoga hari ini membawa kesehatan, keselamatan, dan keberkahan dalam rezeki untuk panjenengan semua. Sedulur dan panjenengan sedoyo yang dirahmati Gusti Allah Subhanahu wa taala. Pada video kali ini kita akan membahas mengenai delapan weton yang dapat sangat berbahaya jika seseorang berbuat jahat dan menyakiti seseorang pemilik weton tersebut. Dan sebuah weton bukan sekedar
0:47 hitungan hari dan pasaran. Ia adalah cermin spiritual yang mencerminkan sifat dasar, keberuntungan, rezeki, bahkan hubungan halus antar manusia dan dimensi yang tak kaset mata. Sebuah pengetahuan tua yang diwariskan dengan penuh ketenangan, keheningan oleh para leluhur. Bukan untuk ditakuti, bukan untuk diagung-agungkan, melainkan untuk dipahami dan dijalani dengan bijaksana. Mungkin sedulur dan panjenengan pernah mendengar petua atau sebuah pitutur orang tua. Jangan sembarangan mempermainkan seseorang karena kita tidak pernah tahu kekuatannya tersembunyi di balik
1:33 kelahiran mereka yang dalam tradisi Jawa dipercaya memiliki kekuatan spiritual luar biasa. bukan kekuatan bersifat destruktif, melainkan kekuatan yang mampu mengguncang hidup, mengubah arah takdir, atau melindungi dengan cara yang tak selalu bisa dijelaskan oleh logika. Dan sebelum lanjut ke pembahasannya, mohon bantuannya kepada dulur dan panjenengan sedoyo untuk dapat subscribe, like, dan aktifkan lonceng notifikasinya. Jika sudah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada dulur dan panjenengan semua. Kita lanjut ke pembahasannya. Dan bagi panjenengan yang wabat disebut pada video pembahasan kali ini, panjenengan dapat mengucapkan amin.
2:20 Karena ucapan adalah doa yang manjur bagi dulur dan panjenengan semua. Dan berikut yang pertama weton yang dapat menjadi sebuah bencana jika seseorang pemilik weton tersebut disakiti atau dizalimi yang dapat mencelakakan atau ngwalati yaitu pemilik weton Rabuaki. Seseorang dengan weton Rabuaki sendiri mereka memiliki jumlah neptu sejumlah 11 di mana menjadikan seseorang pemilikon Rabu Wake sendiri dalam lintasan waktu dan pasaran Jawa. Weton Rabuaki dikenal sebagai salah satu weton yang menyimpan aura keramak dan kekuatan spiritual yang begitu dalam. Mereka yang lahir di bawah naungan hari
3:06 Rabu atau pasaran Rabu lagi ini tidak datang ke dunia ini dengan maksud biasa-biasa saja. Mereka hadir membawa tugas jiwa yang berat sebagai pengadil penuntun sekaligus cermin dari hukum semesta. dan seseorang pemilik weton Rabbowagi sendiri. Mereka segala perbuatan dan tingkah laku mereka karena segala sesuatu yang terjadi dalam hidup. Di mana ucapan seperti langsung ditanggapi oleh alam. Karma bekerja cepat dalam kehidupan pemilikon Rabowaki. Bila mereka berbuat baik, balasannya akan datang tanpa banyak jedak. Namun bila tersakiti bukan mereka yang membalas, tapi semesta yang akan
3:52 mengambil alih. Dalam kitab Rembon Jawa sendiri, pemilik koton rabuage mereka ibarat cermin alam semesta. Ia tak mudah tersulut emosi, tak cepat meluapkan marah. Namun jangan sekali-sekali menyakiti hatinya, apalagi menzalimi. Sebab akibatnya tak terjadi secara langsung melalui tangan atau balasan fisik, melainkan melalui tangan-tangan semesta. Bila orang Rabu Wag dizalimi, hidup si pelaku akan perlahan-lahan diterpa keburukan. Usaha gagal, keluarga kacau, tubuh sering sakit. Mimpi buruk bertupi-tupi. Bahkan ada pula yang menjadi gila tanpa sebab yang jelas. Ini bukan karena
4:38 santet atau ilmu hitam, melainkan getaran karma yang bekerja dengan sangat cepat tanpa kompromi. Sebagian dari mereka memiliki kodam leluhur yang menjaga bukan untuk menyerang, melainkan sebagai penjaga kehormatan jiwa. Bila mereka dizalimi, maka qodam atau daya leluhur itu akan bangkit untuk mengembalikan sebuah keseimbangan. Seolah-olah hukum alam semesta bekerja langsung orang yang menyakiti seseorang pemilik oton rabu tersebut. Kemudian selanjutnya yang kedua yaitu weton yang dapat menjadi sebuah bencana jika seseorang pemilik weton tersebut disakiti dan dizalimi, dapat mencelakakan dan ngalati. yaitu pemilik
5:23 weton Selasaktiwon. Seseorang dengan weton Selasak Tiwon sendiri, mereka memiliki jumlah neptu sejumlah 11. Berasal dari hari Selasa berjumlah 3 dan pasaran Kliwon berjumlah delan. Pemilik weton Selasa Kliwon mereka dikenal sebagai salah satu weton yang menyimpan daya batin yang tinggi, kekuatan tersembunyi dan aura misterius yang mendalam. Orang yang lahir di bawah kotol ini tak hanya membawa sifat-sifat kuat dalam kepribadiannya, tapi juga membawa energi spiritual yang sulit dijelaskan oleh logika. Kombinasi antara Selasa Dinaungi, sebuah energi alam dan kekuatan kontrol katif dengan pasaran Kliwon yang dikenal sebagai gerbang
6:08 spiritual menjadikan Selasa Kliwon sebagai hari keramat. Mereka yang lahir pada weton ini sering dianggap seperti gunung yang diam. Tampak tenang di luar, namun menyimpan letupan energi yang begitu luar biasa. Di dalam mereka pendiam, tajam dalam pengamatan, tak suka menonjolkan diri, namun penuh karisma, tak asat mata. Mereka bukan tipe yang mudah terpancing emosi. Namun jika sudah tersakiti atau marah, kemarahannya lagi milik atau bukan manusia biasa. Ia dapat menghancurkan melalui gelombang energi batin, bukan melalui kekerasan. Dan orang tua Jawa sering menyebut mereka dengan istilah wong sing dikayo
6:55 ora ketemu. Sing larani bakal cilok. yang berarti orang Selasa Kliwon sulit dijangkau secara batin dan akan membawa celaka bagi mereka yang menyakitinya. Dalam kehidupan sehari-hari, mereka kerap mengalami mimpi-mimpi aneh sejak kecil. Memiliki naluri gaib tanpa harus mencari, bahkan bisa membaca isi hati hanya lewat tatapan saja. Sebagian dari mereka yang mewarisi ilmu batin dan daya linue yang tak dapat dipelajari secara formal. Ini adalah bentuk warisan spiritual dari leluhur. Ada pula yang disebut pemilik kodam bertambing. Entitas gaib yang menjaga mereka sejak lahir. Namun kekuatan ini adalah pedang bermata dua. Bila mereka tak memahami
7:42 dan mengendalikannya, kekuatan tersebut bisa menjadi beban yang menghancurkan diri sendiri. Sebaliknya, jika mereka mampu mengolah batin dengan tirakat lelaku dan kesadaran spiritual, maka mereka akan menjadi pribadi yang menenangkan, melindungi, dan bahkan menjadi penyembuh bagi banyak orang. Secara umum, karakter mereka pendiam, tajam dalam pengamatan, tak suka menonjolkan diri, namun penuh karisma, tak kasat mata. Mereka bukan tipe yang mudah terpansi emosi. Namun jika sudah tersakiti atau marah, kemarin bukan lagi milik manusia biasa. Ia dapat menghancurkan melalui gelombang subatin bukan melalui kekerasan. Dan seseorang dengan wetonisakliwa adalah rahasia alam
8:28 terlahir sebagai manusia. Diamnya adalah sebuah doa. Amarahnya adalah guncangan batin. Dan kehadirannya adalah pengingat bahwa dunia ini lebih luas dari apa yang tampak di mata tersebut. Kemudian selanjutnya yang ketiga yaitu weton yang dapat menjadi sebuah bencana jika seseorang pemilik weton tersebut disakiti atau dizalimi. Dapat mencela-celakan atau mualati yaitu pemilik weton kamispon. Seseorang dengan wonis bon memiliki jumlah neptu sejumlah 15 berasal dari Kamis berjumlah 8 dan pasaran pon berjumlah 7. Seseorang dengan weton Kamis Pon sendiri dikenal sebagai salah satu weton yang membawa aura besar,
9:14 kekuatan batin, dan semangat kepemimpinan yang menyala dari dalam. Mereka yang lahir pada wol ini pribadi yang biasa. Mereka adalah pemilik isi penjaga kehormatan dan pemikul amanah. dari leluhur. Hari Kamis dilambangkan dengan energi kebijaksanaan, perenungan, dan spiritualitas yang tenang. Sementara pot menyiratkan kekuatan maskulin dan mental bajet. Kombinasi ini melahirkan pribadi yang berwibawa, berkarakter kuat, dan seringkiali ditakuti sekaligus dihormati. Dan seseorang pemilikon Kamispot memiliki jiwa mandiri dan enggan dikekang. Mereka tak mudah tunduk pada aturan yang jika tidak sejalan dengan nurani dan kebenaran batinya.
10:01 Dalam dunia kerja maupun kehidupan sosial, mereka cenderung menjonjol sebagai pemimpin. Meskipun tak selalu duduk di posisi tertinggi. Kehadirannya menciptakan tekanan bukan karena otoritas, tetapi karena pancaran daya dalam dirinya. Ciri khas mereka adalah ketegasan dalam tindakan, keberanian dalam memilih jalan hidup, dan ketulusan yang sering disalah pahami. Sebagai keras kepala, jika sudah memilih sesuatu, mereka akan menempuhnya sepenuh jiwa meski harus berhadapan dengan resiko besar. Mereka juga dikenal tangguh dalam menghadapi penderitaan dan tak mudah menyerah. Dalam hal spiritualitas, pemilik weton Kamis pun sangat sensitif terhadap kekaran energi. Mereka sering mendapat firasat, uangsit,
10:48 atau mimpi yang menjadi kenyataan. Banyak di antara mereka yang menjadi penerantara batin atau tokoh adat karena dianggap memiliki karisma spiritualitas yang kuat. Namun, kekuatan mereka juga membawa konsekuensi. Bila energi dalam dirinya tak dijaga, pemilik weton ini meledak dalam amarah atau menjadi penguasa yang keras hati. Dalam kondisi batin yang tak seimbang, mereka dapat membawa kerusakan bukan bagi dirinya sendiri, melainkan juga orang di sekitarnya. Maka orang tua Jawa berpesan, orang Kamis pun harus banyak bertirakat, menjaga ucapannya, dan memperbanyak kebajikan. Sebab api dalam dirinya bisa menjadi cahaya yang
11:34 menuntun, tapi juga bisa menjadi barai yang membakar segalanya jika tidak dikuasai. Dalam kitab Rimbon Jawa sendiri, pemilik kotol ini sering diasosiasikan sebagai wong sing digayuh ora gampang. Nanging yang dilarani baline koyo gelap kanges terang. Mereka bisa jadi terang bagi sesama. Namun jika disakiti sahayatnya bisa menjadi pebakar yang suni. Maka waspadalah terhadap ucapan dan perbuatan mereka. Pemilik weton ini akan membalas dengan emosi. Tapi jalan hidup mereka selaras dengan hukuman langit. Apapun yang engkau lempar akan kembali kepadamu dalam bentuk yang tak bisa engkau elakan. Pemilik weton ini gampang murka. Nanging hati jagat bisa kumulung. Bagi
12:22 mereka yang hidup berdampingan pemilik weton ini. Belajarlah dari keteguhannya. Hormati kebijaksanaannya. Mereka yang menipu mengkhianati atau menginjak harga diri. Hidupnya akan berubah drastis. Bisnis merosot, keluarga berantakan. Bahkan sakit yang tak terdeteksi secara medis yang datang silih berganti. Pemilik weton ini yang menyumpah, melainkan energi leluhur yang tak terima keturunannya diperlakukan semena-mena tersebut. Kemudian selanjutnya yang keempat yaitu weton yang dapat sebati atau menjadi sebuah bencana jika seseorang pemilik wud disakiti atau dizalimi yang dapat mencelakakan atau mualati yaitu pemilik
13:08 weton minggui. Seseorang dengan weton minggu sendiri memiliki jumlah neptu sejumlah 9 berasal dari hari Minggu berjumlah 5 dan pasaran waki berjumlah empat. Pemilik weton ini sendiri mereka dikenal sebagai salah satu weton yang menyimpan kekuatan tersembunyi di balik kelebutan. Mereka yang lahir di bawah kombinasi hari Minggu dan pasaran wagi seringkiali tampak ramah, santai, dan mudah bergaul. Namun siapa sangka di balik sikap bersahabat itu tersimpan daya batin yang luar biasa. Pemilik weton ini melambangkan cahaya, kemandirian, dan kehangatan. Sementara pasaran dikenal memiliki elemen intropektif dan penuh perhitungan dan terkait erat dengan
13:55 energi spiritual yang dalam. Kombinasi ini menjadikan mereka pribadi yang memiliki keseimbangan antara duniawi, batinia serta daya tahan mental yang kuat. Yang juga mereka dikenal penurut, sopan, dan tak suka mencari konflik. Namun mereka juga dikenal sangat ambisius secara diam-diam. Mereka bisa terlihat santai di permukaan, tapi menyimpan rencana besar yang disusun cermat. Mereka adalah tiba yang berjuang dalam diam dan menang tanpa banyak bicara. Dalam kitab Rimbon Jawa sendiri, pemilik wetuan ini salah satu keistimewaannya adalah energi gaib alami. Banyak dari mereka yang sejak kecil mengalami mimpi aneh, pertolongan gaib saat genting, atau memiliki intuisi
14:42 yang sulit dijelaskan secara rasional. Mereka juga disebut sebagai anak langit karena kerap kali selamat dari bahaya atau memperoleh keberuntungan tak terduga. Namun kekuatan sejati pemilik koton ini terletak pada reaksi semesta terhadap luka hatinya. Bila mereka diperlakukan tak adil, dihina atau disakiti, mereka tak membalas secara langsung. Tapi kejadian-kejadian aneh sering menimpa orang yang berbuat buruk pada mereka. Entah itu kecelakaan kecil, kesialan beruntun, atau kerugian mendadak. Pemilik weton ini percaya bahwa energi leluhur yang menyertai pemilik weton waki akan bangkit ketika mereka dizalimi. Mereka tak membalas dengan kemarahan, tapi alam akan
15:29 bergerak untuk menegakkan keadilan. Dalam kehidupan sosial, mereka sangat cocok menjadi penasihat, pendamai, atau orang yang dihormati di lingkungannya. Mereka membawa aura teduh namun penuh pengaruh. Bila mereka berbicara orang akan mendengar. Bila mereka diam orang akan merasa diperhatikan. Dan seseorang pemilik botol ini adalah permata tersembunyi dalam lautan. Kehidupan ia bersinar tanpa menyilaukan, mengayomi tanpa menggurui. Dan bila engkau disakiti, bukan mereka yang akan menyerang, tapi semesta yang akan bergerak menyeimbangkan segalanya tersebut. Kemudian selanjutnya yang kelima yaitu weton yang dapat sebuah bencana jika
16:14 pemilik weton ini disakiti atau dizalimi yang dapat mencelakakan dan ngalati yaitu pemilik weton Jumati. Seseorang dengan wetan Jumat lagi mereka memiliki jumlah neptu sejumlah 11 berasal dari hari gabungan, hari Jumat berjumlah 6 dan pasaran lagi berjumlah lima yang juga disebut sebagai salah satu weton kerajaan. Karena mereka yang lahir pada weton ini membawa wibawa alami, aura mistis, dan kekuatan yang mengalir dalam diam. Kombinasi hari Jumat yang dianggap suci dan penuh berkah dengan pasaran legi yang manis penuh ketentuhan. menciptakan kepribadian yang lembut, namun memiliki pancaran karisma yang besar. Dan seseorang pemilik weton Jumat legi
17:00 sering disebut berdarah biru secara spiritual. Mereka membawa kecenderungan untuk dihormati bukan karena kekuasaan, tapi karena pancaran batin yang membuat orang lain merasa nyaman dan tak lasi. Mereka tak perlu berkata keras atau tampil menonjol, cukup hadir dan suara. Dan suasana pun berubah menjadi lebih tertata dan sejuk. Ciri utama mereka adalah kebijaksanaan dalam sikap, lembut dalam ucapan, tapi kuat dalam prinsip. Mereka adalah penjaga nilai, penyampai kebenaran, dan penuntun dalam suni. Tak heran jika banyak dari mereka yang dipercaya menjadi tokoh spiritual, guru kehidupan, atau bahkan pemimpin adat
17:47 masyarakat. Salah satu kelebihan besar mereka adalah daya medis alami. Tanpa belajar ilmu gaib sekalipun, mereka bisa memancarkan energi halus yang membuat lawan bicara merasa luluh atau sejuk. Dalam budaya Jawa kuno ini disebut sebagai panseran wahyu atau getaran watin yang membawa pesan ilahi. Namun di balik lembutan itu tersimpan energi yang besar bisa meledak jika tak dikendalikan. Bila mereka merasa dihina atau dikhianati bahkan dizalimi, ucapannya bisa menjadi doa yang menggetarkan langit. Mereka dikenal sebagai pribadi yang tak sembarangan berkata-kata karena kata mereka punya bobot spiritual yang tinggi. Orang tua Jawa memberi pesan khusus, "Yen anakmu
18:35 lahir Jumat legih, ojo gampang nesunan." Amargi tumindak ambian jagad iso guncang. Mereka adalah lambang keseimbangan. Bila hidupnya selaras, maka mereka menjadi penyelaras lingkungan. Tapi bila jiwanya terguncang, maka kekacauan bisa menjalar ke mahkamah. Maka penting bagi mereka untuk menjaga hati, menekuni lagu batin, dan memperbanyak kebajikan agar kekuatan mereka tetap dalam kendali. Pemilik weton Jumat lagi adalah pemimpin yang lahir tanpa mahkota, guru yang berjalan tanpa papan nama, dan penjaga spiritual yang kata-katanya menyambung langit dan bumi tersebut. Kemudian selanjutnya yang
19:20 keenam yaitu weton yang dapat menjadi sebuah bencana jika pemilik weton tersebut disakiti atau dizalimi yang dapat mencelakakan atau walati ya orang yang menyakitinya yaitu pemilik weton Rabu Pahing. Seseorang dalam weton Rabu Pahing sendiri memiliki jumlah neptu sejumlah 16. Berasal dari hari Rabu berjumlah 7uh dan pasaran pahing berjumlah 9. Pemilik weton Rabu Pahing sendiri mereka dianggap sebagai salah satu weton yang memiliki daya spiritualitas yang tinggi, karisma tersembunyi dan kecenderungan alami terhadap kebijaksanaan batin. Mereka yang lahir di bawah naungan hari Rabu dan pasaran pahing seringkiali
20:07 tumbuh menjadi pribadi yang pendiam dan penuh makna. Kata-kata mereka sedikit tapi seperti mengandung sasmito atau pesan-pesan tersembunyi dari semesta. Hari Rabu menyimbulkan kestabilan, komunikasi dan keteguhan Silva. Sementara pasaran pahit dikenal memiliki daya spiritualitas yang halus dan cenderung menghubungkan manusia dengan alam gaib. Kombinasi ini menciptakan karakter yang tenang secara lahir, tapi tajam secara batin. Pemilik Weton Rabu Paing sering disebut sebagai penyambung dua dunia, dunia nyata dan dunia alam gaib. Mereka punya kecenderungan alami untuk merasakan hal-hal yang tak terlihat secara getaran batin, bertanda
20:54 dalam mimpi hingga kehadiran makhluk halus. Sejak kecil banyak dari mereka mengalami pengalaman spiritual dan bila dibimbing dengan baik mereka bisa menjadi penyembuh guru atau mediator batin yang luar biasa. Mereka juga dikenal berwibawa secara alami. Bahkan ketika tak berbicara, orang-orang di sekitar mereka sering merasa terdorong untuk menghormati dan mendengarkan. Dalam lingkungan sosial mereka jarang tampil di depan. Tetapi saat mereka bersuara, orang-orang terdiam dan mendengarkan secara sesama. Dalam kitab Rembon Jawa sendiri, pemilik koton Rabu mereka energi spiritual yang sangat sensitif dengan ketidakseimbangan. Jika mereka tidak menjalani kehidupan
21:39 batin yang terarah seperti tirakat, meditasi, atau kontemplasi, maka kekuatan yang mereka miliki bisa berbalik menyakiti diri mereka sendiri atau menjadi pintu masuk bagi gangguan energi luar. Dalam hal hubungan mereka sangat selektif dan cenderung menjaga jarak dengan orang-orang yang tak sefrekuensi. Mereka bisa sangat mencintai dalam diam, namun juga bisa menghilang tanpa jejak jika merasa batinya terganggu. Mereka bukan tipe yang memusuhi, tetapi bila disakiti akan diam dan semesta akan membalas. Orang tua Jawa terdahulu berpesan, Prabu Pahing iku koy banyu bening in sumur jeruk. menang jerne nanging yen diganggo iso madangi jagad
22:27 utawa malah ngelebakake kabeh. Waton Rabu Paik adalah pribadi yang hidup di ambang dua dunia. Ia tak bersinar mencolok tapi memantulkan cahaya. Kebijaksanaannya dan ketenangannya bila dikenali dan diarahkan dapat menjadi suluh dalam kegelapan. Tapi bila disalah pahami dan dilukai, ia bisa menjadi kekuatan yang menuntut keadilan melalui tangan tak terlihat tersebut. Kemudian selanjutnya yang ketujuh yaitu pemilik koton yang dapat menjadi sebuah bencana jika pemilik koton tersebut disakiti bahkan dizalimi yang dapat mencelakakan atau mengalati orang yang menyakiti pemilik oton tersebut yaitu
23:12 adalah oton selasa pon. Pemilik weton Selasa Pon sendiri memiliki jumlah neptu sejumlah 10. Pemilik weton Selasa Pon sendiri mereka dipercaya sebagai pribadi yang membawa misi perubahan besar dalam kehidupannya. Bukan hanya untuk dirinya sendiri melainkan juga lingkungan sekitarnya. Sementara pasaran P sendiri menyimpulkan kekuatan spiritualitas dalam energi leluhur yang kuat. Maka lahirlah sosok selah sapot pribadi yang mungkin tampak pendiam atau kalem. tapi menyimpan ketegasan, keberanian, dan ketajaman batit yang luar biasa. Orang dengan weton ini dikenal tajam pengamatannya, pendiam tapi tak pasif, serta memiliki insting kuat terhadap kebenaran dan ketidakberesan.
23:59 Mereka mampu membaca situasi dengan cepat dan seringki mendahului perubahan bahkan sebelum orang lain menyadarinya. Dalam pergaulan sosial, mereka cenderung memilih diam daripada berdebat. Namun sekali berbicara kalimatnya mengandung makna yang dalam. Mereka bukan pembicara publik atau flamboyan, tapi pemimpin sunyi yang tahu kapan harus melangkah dan kapan harus menghilang. Banyak dari mereka yang akhirnya menjaga tokoh adat, pemegang pusaka, atau penjaga tempat-tempat keramat karena memiliki koneksi alami dengan dunia gaib. Dalam kitab rebot Jawa sendiri, pemilikon Selasa memang jarang membalas, tapi hidup orang yang menzaliminya
24:44 seringkiali berubah drastis. Bukan karena gedang, tetapi karena energi alam dari leluhur yang menjaga mereka akan turut tangan. Apa yang tak terlihat akan bekerja dalam tiam menyeimbangkan kembali keadilan semesta yang didapatkan oleh pemilik weton Selasa Pon tersebut. Kemudian selanjutnya yang kedelapan, oton yang dapat menjadi sebuah bencana jika pemilik oton tersebut disakiti atau dizalimi yang juga dapat mencelakakan dan mengualati yaitu adalah weton Sabtu Kliwon. Seseorang dari weton Sabtu Kriwon sendiri mereka memiliki jumlah neptu sejumlah 17 berasal dari hari Sabtu berjumlah 9 dan pasaran Kliwon
25:31 berjumlah 8. Pemilik weton ini sendiri mereka menyukai kesendirian. menyerap energi dari keheningan dan sering merasa tak cocok dengan keramaian. Namun, kehadiran mereka sulit diabaikan. Mereka memiliki auranya sendiri membuat orang lain merasa tak lasi tanpa tahu alasan yang pasti. Banyak dari mereka yang sejak kecil mengalami mimpi-mimpi gaib, melihat bayangan atau merasa dijaga oleh entitas tak terlihat. Dalam kehidupan sehari-hari, pemilik wetot ini memiliki intuisi tajam, dapat membaca orang lain, serta memiliki kemampuan menghindari baya secara tak sadar. Mereka sangat cocok menjadi pemimpin spiritual, suruh pelestari adat atau penjaga tempat keramat. Namun,
26:17 kekuatan ini juga bisa berbalik menjadi beban jika tak dijaga dengan laku tirakat. Bila batinnya tak seimbang, mereka bisa merasa kosong, cemas berlebihan, atau mudah dirasuki energi negatif. Maka penting bagi pribadi weton Sabtu Priwot untuk menjaga kebersihan hati, menjalani meditasi, dan menghindari perbuatan zalim. Dalam Peribon Jawa sendiri, pemilik kota 1 Kliwon disebut sebagai wedesing jagad. Batas antara dua alam. Mereka diyakini sebagai penjaga gerbang gaib yang secara alami bisa merasakan getaran halus dari dimensi lain. Mereka juga disebut sebagai pemilik kodam bawaan. Bukan hasil lelaku, tetapi sudah menyatu sejak lahir sebagai
27:03 warisan dari leluhur. Won Sabtu Kliw adalah lambang dari kesunyian yang menyala. Diam mereka bukan berarti kosong tapi penuh. Gerakannya pelan tapi pasti. Bila diarahkan dan dijaga, mereka bisa menjadi penerang dan pelindung di tengah dunianya yang begitu gemerlak. Tapi bila diabaikan dan disakiti, kekuatan dalam dirinya akan mengguncang dan menyeimbangkan ulang segalanya tanpa mereka perlu turun tangan. Yang juga sebuah lambang kekuatan sunyi, pembuka jalan batin dan penjaga hamel semesta. Bila dipahami mereka adalah cahaya dalam gelap. Bila disakiti, mereka adalah gemuruh yang menggetarkan keseimbangan dunia. Setiap w memiliki tantangannya
27:51 tersendiri, punya cahaya sekaligus bayangan. Maka yang paling utama bukanlah jenis weton seseorang, melainkan bagaimana menerapkannya dan menjalaninya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengenali weton, seseorang dapat belajar mengenali diri, belajar, memahami orang lain. Terima kasih, semoga bermanfaat dan apabila ada salah kata yang sekiranya panjenengan kurang berkenan, kami mohon maaf yang sebesar-besarnya dan sampai jumpa pada video pembahasan berikutnya. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.