ASN Belajar Seri 17 | 2026 - Digital Dignity: Membangun Harkat Digital ASN Berintegritas di Era AI

Ringkasan Singkat

Video ini adalah rekaman webinar ASN Belajar seri ke-17 yang diselenggarakan oleh BPSDM Jawa Timur. Webinar ini membahas tentang pentingnya menjaga harkat dan integritas ASN di era digital dan kecerdasan buatan (AI). Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:

  • Transformasi digital membawa kemudahan, tetapi juga tantangan etika dan integritas.
  • ASN harus adaptif terhadap teknologi, tetapi tidak boleh kehilangan sisi humanistik.
  • Pentingnya membangun "digital dignity" untuk menjaga harkat dan kehormatan ASN di ruang digital.
  • Kerangka kerja "human in the loop" diperlukan untuk akuntabilitas AI.
  • Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mencapai target kompetensi digital ASN.

Pembukaan

Video dimulai dengan serangkaian klip yang menampilkan berbagai kegiatan dan layanan yang diselenggarakan oleh BPSDM Jawa Timur, termasuk pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan kegiatan sosial. Klip-klip ini menekankan komitmen BPSDM Jatim untuk memberikan pelayanan terbaik dan membangun ASN yang berakhlak dan kompeten.

Testimoni Peserta dan Asesor

Beberapa peserta dan asesor pelatihan memberikan testimoni tentang pengalaman mereka di BPSDM Jawa Timur. Mereka memuji fasilitas, kompetensi pengajar, dan relevansi pelatihan dengan kebutuhan pekerjaan mereka. Para asesor juga menyoroti dedikasi dan kemampuan peserta dalam mengimplementasikan teknologi digital dalam pekerjaan mereka.

Gerakan ASRI UPT Sertifikasi Kompetensi SDM

Video menampilkan kegiatan "Gerakan ASRI" (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) yang dilakukan oleh UPT Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDM Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap gerakan kebersihan dan penataan lingkungan yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Tujuannya adalah untuk menanamkan nilai tanggung jawab dan rasa memiliki terhadap instansi.

Pembukaan Webinar ASN Belajar Seri 17

Webinar ASN Belajar seri ke-17 dibuka dengan sambutan dari Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramlianto. Beliau menekankan pentingnya menjaga harkat digital ASN di era AI. Transformasi digital harus melahirkan ASN yang semakin kuat karakternya, dengan integritas, empati, dan nilai pengabdian yang tinggi.

Urgensi Sertifikasi Penanggulangan Bencana

Sesi ini membahas urgensi sertifikasi kompetensi bagi personel yang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Indonesia merupakan negara yang rawan bencana, sehingga peningkatan kapasitas personel BPBD sangat penting untuk meminimalisir dampak bencana. UPT Sertiom BPSDM Jawa Timur menyediakan program sertifikasi penanggulangan bencana (PB Tangguh) dengan berbagai skema kompetensi yang disesuaikan dengan level jabatan.

Sesi 1: Menjaga Martabat Birokrasi di Tengah Disrupsi Teknologi

Narasumber pertama, Bapak Fahmi Alusi dari Kemenpan RB, menyampaikan materi tentang menjaga martabat birokrasi di tengah disrupsi teknologi. Beliau menjelaskan tentang konsep "BANI" (Brittle, Anxious, Nonlinear, Incomprehensible) dan disrupsi digital yang memaksa dunia untuk bertransformasi. AI akan menjadi core skill pada birokrasi masa depan, sehingga ASN perlu beradaptasi dan meningkatkan kompetensi digital.

Pergeseran Paradigma Menuju Martabat Digital

Bapak Fahmi Alusi menjelaskan tentang pergeseran paradigma menuju martabat digital (digital dignity). Dalam sudut pandang digital dignity, integritas, transparansi, dan akuntabilitas harus dikedepankan. ASN berperan sebagai penjaga batas etis dan verifikator kebenaran. Kerangka kerja "human in the loop" diperlukan untuk akuntabilitas AI, di mana ASN bertindak sebagai filter terhadap bias, hoax, dan pelanggaran privasi.

Kerangka Etika Adaptif dan Rencana Aksi Pemerintah

Bapak Fahmi Alusi menjelaskan tentang kerangka etika adaptif sebagai pondasi birokrasi era kecerdasan buatan. Inovasi publik harus bertanggung jawab, dengan pilar transparansi algoritma, keadilan inklusif, dan keamanan data. Beliau juga menjelaskan tentang rencana aksi pemerintah untuk percepatan kesiapan digital ASN, termasuk penyusunan kerangka kompetensi digital ASN dan peningkatan kompetensi digital melalui pelatihan dan sertifikasi.

Sesi 2: Membangun Harkat Digital ASN

Narasumber kedua, Ibu Farida Dewi Maharani dari Kominfo, menyampaikan materi tentang membangun harkat digital ASN. Beliau menjelaskan tentang arah Indonesia digital yang terdiri dari 3T (Terhubung, Tumbuh, Terjaga). Tantangan transformasi digital meliputi penyiapan SDM yang adaptif, pemanfaatan teknologi yang produktif, dan penanggulangan misinformasi dan deep fake.

Tata Kelola AI dan Landasan Hukum ASN

Ibu Farida Dewi Maharani menjelaskan tentang tata kelola AI yang berbasis etika, risiko, dan kedaulatan digital. Etika meliputi inklusivitas, keamanan, aksesibilitas, transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan data pribadi. Beliau juga mengingatkan tentang landasan hukum yang wajib dipatuhi oleh ASN, termasuk Undang-Undang ASN, Peraturan Pemerintah tentang Disiplin PNS, dan Surat Edaran Menteri PANRB tentang Etika Bermedia Sosial.

Nilai Dasar ASN di Sosial Media

Ibu Farida Dewi Maharani menekankan tentang nilai dasar ASN dalam menjaga integritas di sosial media, yaitu netralitas politik, anti hoax dan verifikasi, menjaga etik dan profesionalisme, serta kerahasiaan negara. Beliau juga mengingatkan tentang pentingnya menggunakan sosial media dengan bijak dan berhati-hati.

Sesi 3: Etika Komunikasi dan Identitas ASN di Ruang Digital

Narasumber ketiga, Bapak Gilang Gusti Aji dari Unesa, menyampaikan materi tentang etika komunikasi dan identitas ASN di ruang digital. Beliau menyoroti perubahan karakter masyarakat yang semakin kritis dan demanding. Masyarakat tidak lagi hanya menjadi pendengar, pembaca, dan penonton, tetapi juga pembuat informasi.

Disrupsi Komunikasi dan Monitorial Citizenship

Bapak Gilang Gusti Aji menjelaskan tentang disrupsi komunikasi yang membuat hierarki sosial melemah dan keteraturan terganggu. Beliau juga menjelaskan tentang konsep "monitorial citizenship" di mana masyarakat menjadi pengawas pada sebuah program. Keberadaan "homeless media" (media sosial kewilayahan) semakin menguatkan peran masyarakat sebagai pengawas.

Tantangan Algoritma dan Ekspektasi Baru

Bapak Gilang Gusti Aji menyoroti tantangan algoritma yang cenderung menaikkan konten kontroversial dan memicu emosi. Beliau juga menjelaskan tentang ekspektasi baru masyarakat terhadap ASN, yaitu respon cepat, empatik, transparan, dan akuntabel.

Rekomendasi dan Pesan Penutup

Bapak Gilang Gusti Aji memberikan beberapa rekomendasi untuk membangun narasi integritas, yaitu kanal informasi yang faktual, protokol krisis, narasi sesuai tindakan nyata, pengalaman warga sebagai pusat narasi, dan kehati-hatian dalam jejak digital. Beliau menekankan pentingnya membaca dan memahami perubahan komunikasi yang terjadi.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:15 Kami mencoba menjadi yang terbaik. Melayani bangsa dengan sepenuh hati. berhak kami junjung teguhkan diri dan jadikan pedoman serta kekuatan hadir di sini untuk mengabdi laksanakan tugas ke bangga negerit melengkuntabilitas tinggi. Kami dari sini tugas dengan hati. Tunjukkan kompetensi dalam harmoni. Melayani bangsa loyal tanpa batasannya.

1:03 Satu adaptif dan berkolaborasi. Bergandeng tanggaand tujuan untuk menjadikan ASN lebih berakhlak. Bekerja sepenuh hati, tulus membantu sesama dengan bangga kami melayani bangsa. Kami dari sini tegas dengan hati. Tujuh kompetensi dalam harmoni

1:49 bangsa loyal tanpa batasannya adaptif dan berkolaborasi bergandeng tangan. Satu tujuan untuk menjadikan ASN lebih beragung. mengerjas penuh hati tulus membantu sesama mengangani dengan mengangan kami melayani kami melayani

2:52 bersama membangun asa menuju cita yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti mengikuti zaman dengan semangat pembaruan, ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan. PPS Jatim Pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi tangguh cerdas dan inovasi bersatu dalam

3:37 visi yang terang menjawab tantangan jangan genial PPSDM Jawa Timur Center of Sans masa depan bersama membangun asa menuju cipta yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti mengiti zaman

4:25 dengan semangat pembaruan, ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan. BPSDM Jatim pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas. Mencetak STM berkompetensi. Tangguh cerdas penuh inovasi bersatu dalam visi yang terang menjawab tantangan jangan gemilang. PPS SDM Jawa Timur Center of Exens masa depan gemilang L

6:02 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai, saya Reni dari UPTD Puskesmas Rejomyo, Dinas Kesehatan, Kabupaten Magetan. Perkenalkan nama saya Agung Triat Sucat dari instansinya Sekretarisat DPRD Provinsi Jawa Timur. Selama mengikuti ujian mulai dari wawancara, uji kasus, dan CAT, alhamdulillah saya mendapatkan nilai memuaskan. keseharian di instansi itu kegiatannya sebagai PPK atau BP BPP ya seperti itu. Nah, mulai dari membukukan hal-hal penyetor, hal-hal teknis lain yang terkait kewenangannya.

6:48 Cuman dengan adanya kegiatan ini, B kita bisa kayak apa ya? Merasa lebih dihargailah. Selamat pagi. Saya Swesti Andini dari UPT Sertifikasi Kompetensi SDM. Pagi ini saya bertugas sebagai asesor pada kegiatan sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah angkatan 1 tahun 2026 yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur. Ee hari ini saya melihat dedikasi yang luar biasa dari para peserta yang merupakan aparatur pengelola keuangan daerah. hari ini mereka bisa menunjukkan bukti unjuk kerja mereka selama menjalankan tugas. Dan dari situ saya bisa menyimpulkan bahwa peserta ini ternyata tidak hanya

7:34 memahami secara teknis terkait tugas-tugasnya, tapi juga adaptif terhadap transformasi digital karena sudah banyak aplikasi-aplikasi yang digunakan pada kegiatan pengelolaan keuangan daerah. Saya berharap ke depan seluruh peserta dapat menjaga komitmen, integritas, dan profesionalismenya dalam ee mengimplementasikan amanat Undang-Undang 1 Tahun 2022 tentang hubungan keuangan pusat dan daerah dan juga mempersiapkan diri menuju Jatim kompeten. Terima kasih. Jawa Timur gerbang baru Nusantara.

8:31 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya Adi Pranoto dari Balai Latihan Kerja Kediri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Terima kasih kesempatannya. Selamat e siang. Saya Laveradi dari RSD Dr. Sutomo. Sertifikasi kompetensi level 3 ini salah satu syarat bagi kami sebagai instruktur di Snaker agar bisa melaksanakan pelatihan pada program-program pelatihan yang ada di Disnaker ini. Alhamdulillah BPSDM ini luar biasa ya untuk menyelenggarakan pelatihan fasilitas termasuk makan. Kemudian yang paling penting adalah kompetensi dari tim pengajar dan pembimbingnya itu sangat luar biasa.

9:17 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Laila Nurul Rahmawati, asesor instruktur junior untuk eh TUK Mandiri BPSDM Jawa Timur. Hari ini alhamdulillah sudah ada 10 peserta yang mengikuti sesi uji kompetensi Instruktur junior dan ee luar biasa. Baru pertama kali ini saya ee menguji dengan asesi yang expert ya, pengalaman di bidang eh sebagai trainer dan terlihat dari jam terbangnya ketika tadi uji mikro teaching selama 10 menit kurang lebih luar biasa materi yang dibawakan dan dari cara kontennya menarik kemudian cara penyampaiannya juga keren, menarik eh kena atau ada banyak insight yang

10:03 bisa diterima dengan mudah, dapat diserap dengan mudah. dan komunikasinya efektif dan efisien. Saya rasa dalam waktu 10 menit luar biasa materi yang penting, panjang, tapi bisa diterima dengan baik dan dari segi penampilan PPT-nya pun juga keren-keren ya, up to date. Terima kasih BPSDM sudah memberikan asesi yang luar biasa hari ini. Semoga hari ini dengan dinyatakan kompeten insyaallah menjadi batu loncatan atau menjadi tambahan nilai bagi Bapak Ibu semuanya. Terima kasih UPT. Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDM Provinsi Jawa Timur. Luar biasa. Jawa Timur gerbang baru Nusantara.

11:00 Hai. Mau tahu aslinya Opt bagaimana? Ayo ayo ayo ayo. Semangat pagi, salam kompeten dan salam sehat untuk kita semua. Keluarga besar UPT sertifikasi Kompetensi SDM kembali bersatu dalam semangat kebersamaan. Menindaklanjuti arahan Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, kita hadir di sini untuk melaksanakan gerakan asri, aman, sehat, resik, dan indah. Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas

11:47 kebersihan biasa, melainkan wujud nyata dukungan kita terhadap gerakan koragas oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Gerakan ini mewujudkan dengan semangat gotong-royong dan kedisiplinan dalam menjaga aset serta lingkungan negara. Dengan melaksanakan kebersihan dan pembenahan lingkungan pagi ini, kita sedang menanamkan nilai, tanggung jawab, dan rasa memiliki terhadap instansi kita. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata dedikasi kita dalam menjaga lingkungan BPSDM Provinsi Jawa Timur. Dengan lingkungan yang resik dan tertata, kita bangun energi positif untuk melayani dengan lebih profesional.

14:32 Yeah.

16:05 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi sobat ASN di seluruh Indonesia. Senang sekali pada kesempatan di pagi hari ini saya Lukman Ali dapat menyapa kembali sobat ASN tentunya dalam acara webinar ASN Belajar seri 17 digital dignity membangun harkat digital ASN yang berintegritas di era AI. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk seluruh sobat TSN yang masih terus aktif di tiap minggunya untuk terus update knowledge bersama dengan BPSDM Jawa Timur. Kami juga ingin menyapa untuk sobat ASN yang tengah menyaksikan acara ini baik melalui platform Zoom meeting ataupun yang tengah menyaksikan acara ini melalui live YouTube BPSDM Jatim TV. Sobat ASN masih dalam peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang kita peringati setiap tanggal 20 Mei. Internalisasi nilai gotongroyong persatuan dan

16:51 kemandirian bangsa ini tentunya juga harus tercermin dalam kolaborasi lintas sektor penanggulangan bencana yang bertujuan untuk melindungi segenap masyarakat. Kali ini UPT Sertiom SDM BPSDM Jawa Timur memiliki program menarik untuk Anda, Sobat ASN yang seringki terlibat dalam aktivitas penanggulangan bencana daerah. Kita akan simak informasinya. Namun sebelumnya kita akan lihat video berikut ini. K lihat ibu perti sedang bersusah hati.

17:37 Air matamu berlinang, emas intmu terkenang hutan gunung sawah lautan Simpanan kekayaan. Kini ibu sedang susah merintih

18:24 dan berdoa ya. Baik, Sobat SN. Tentunya ketika kita melihat video tersebut seringki kita juga melihat kenyataan bahwa Indonesia ini seringki menghadapi yang namanya bencana alam seperti itu ya. Dan kalau sebenarnya kita lihat terkait dengan gambaran umum dari posisi Indonesia secara geografis sendiri ini kita berada di pertemuan empat lempeng tektonik dan juga sabuk vulkanik yang memang secara geografis ini membuat Indonesia menjadi daerah atau negara yang sangat rawan terhadap bencana alam seperti gempa, letusan gunung, tanah longsor, dan juga tsunami. Ditambah di negara kita juga ee memiliki iklim tropis. artinya adalah

19:11 resiko akan terjadinya bencana banjir dan juga kekeringan ini juga semakin meningkat. Kalau kita lihat di data ini sebenarnya Indonesia menjadi posisi tiga negara dengan risiko bencana tertinggi. Ini jelas merupakan komplikasi yang sangat serius yang harus kita perhatikan bersama-sama ya. Dan kalau kita lihat di slide ini pemirsa, Sobat TSN per 22 April tahun 2026 tercatat ada sekitar 806 kejadian bencana alam di mana 99% di antaranya merupakan bencana hidrometeorologi dan sisanya adalah bencana geologi. Dan kalau kita lihat lebih jauh lagi, dampak yang ditimbulkan pun ini sangat serius. Di mana 214 orang dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian bencana dan lebih dari 2 juta ini harus mengungsi karena

19:56 rumah atau tempat tinggal mereka rusak dan ini harus menjadi perhatian serius bagi kita sobat ASN yang ada di Indonesia. Sehingga sebenarnya kalau kita lihat urgensi sertifikasi kompetensi pun ini menjadi sangat penting utamanya untuk tiap personel yang tergabung dalam Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Karena ketika kapasitas naik ini, kerentanan pun juga menjadi turun. Sebisa mungkin bagaimana caranya kita juga harus bisa meminimalisir yang namanya dampak dari bencana alam. Kalau kita lihat juga pada slide ini, Sobat ASN, investasi dari mitigasi sebesar Rp1 ini dapat menghemat kurang lebih 6 sampai dengan Rp7 biaya pemulihan. Dan faktanya ini berkebalikan di mana Indonesia saat ini masih lebih berfokus dan lebih banyak membiayai

20:44 pembangunan ulang ketimbang pencegahan bencana. Tentunya pendekatan reaktif ini menimbulkan kerugian ekonomi yang semakin besar kalau kita lihat. Dan kita juga harus berpegang terhadap prinsip bahwasanya preventive action itu lebih baik daripada reactive action. Sehingga atas dasar ini UPT Sertiom BPSDM Jawa Timur menyediakan yang namanya program sertifikasi penanggulangan bencana tanggu atau kita singkat dengan PB Tangguh. Di mana untuk ee program ini kita bagi berdasarkan persyaratan umum yang diklusterisasi berdasarkan fungsional level jabatan. Di mana manajer ini merupakan pendidikan S2. Pengalaman minimal 3 tahun dibuktikan dengan penugasan pernah mengikuti diklat manajemen bencana. Apabila Anda tergabung dalam level koordinator, maka

21:30 persyaratan untuk mengikuti program ini adalah memiliki pendidikan minimal di D4 atau setara dengan S1. Pengalaman minimal 2 tahun dibuktikan dengan penugasan dan pernah mengikuti diklat manajemen bencana. Sedangkan untuk Anda yang tergabung dalam level petugas ini, pendidikan minimalnya adalah SMA atau sederajat ya dan juga pengalaman minimalnya adalah 1 tahun. Dibuktikan dengan penugasan juga pernah mengikuti diklat manajemen bencana. Lalu kali ini kita juga akan simak terkait dengan skema-skema apa saja yang kita sediakan. Tentunya di masing-masing skema ini memiliki unit kompetensi-unit kompetensi yang berbeda. Kita akan masuk ke skema yang pertama ini terkait dengan data dan informasi. Silakan bagi Anda, Sobat ASN yang menyaksikan acara ini bisa discreenshot saja dan nanti bisa direcall kembali setelah acara ini berlangsung. Kita menyediakan unit kompetensi yang berbeda masing-masing

22:16 untuk manajer pusat data dan informasi, koordinator data dan informasi, dan juga petugas pengumpul data. Kita masuk ke skema yang kedua. ini terkait dengan hunian shelter di mana kali ini kita membagi menjadi tiga kluster fungsional level. Yang pertama adalah unit kompetensi khusus untuk manajer hunian, kemudian unit kompetensi khusus khusus untuk koordinator hunian atau shelter, dan yang terakhir adalah petugas hunian shelter. Silakan bisa discreenshot terlebih dahulu. Kita masuk ke skema yang ketiga ini terkait dengan skema kaji cepat ya. Kali ini ada dua klasterisasinya. Yang pertama adalah unit kompetensi khusus untuk koordinator kaji cepat dan juga petugas kaji cepat. Silakan direenshot. Kita akan masuk ke skema yang keempat ini terkait dengan pelayanan air bersih

23:02 dan sanitasi. Kita bagi menjadi tiga skema level. Yang pertama adalah skema untuk manajer pelayanan air bersih dan sanitasi. Kemudian skema kedua adalah operator pengolahan air bersih dan sanitasi. Dan skema yang terakhir adalah operator pelayanan sanitasi. Silakan direenshot Sahabat SN. Kita masuk ke skema yang kelima. Ini terkait dengan skema pelayanan pertolongan pertama. Kita bagi menjadi dua skema. Yang pertama adalah untuk petugas pelayanan pertolongan pertama dan yang kedua adalah terkait dengan koordinator pelayanan pertolongan pertama. Silakan dicreenshot. Kita masuk ke dua skema terakhir. Skema yang keenam adalah terkait dengan pencarian dan juga penyelamatan. Skema kali ini terbagi menjadi skema khusus untuk petugas pencarian dan penyelamatan. Dan skema yang kedua terkait dengan koordinator pencarian dan

23:50 juga penyelamatan. Silakan dicreenshot. Dan skema yang terakhir ini terkait dengan pendistribusian bantuan. Di mana skema kali ini kita bagi menjadi dua skema. Skema yang pertama adalah petugas pendistribusian bantuan dengan unit kompetensi seperti yang terlampir. Dan skema yang terakhir adalah skema koordinator pendistribusian bantuan dengan enam unit kompetensi yang sesuai dengan terlampir di layar. Silakan direenshot. Dan untuk informasi lebih lanjut apabila Sobat ASN berminat untuk mengikuti program-program sertifikasi kompetensi terkait dengan kebencanaan ini, silakan bisa langsung saja dian QR code yang tertampil di layar. Ataupun kalau misalnya ingin update terkait dengan program-program sertifikasi kompetensi yang dimiliki oleh UPTIKOM SDM BPSDM Jawa Timur, Anda juga bisa follow

24:35 Instagram kami di @uptsartikomsdm.bpsdmjatim. Baik, Sobat TSN, kita akan mulai masuk ke acara kita yang pertama. Kali ini kita akan dengarkan bersama opening speech yang akan disampaikan secara langsung oleh Dr. Rablianto, Spaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Jawa Timur. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Salam sehat dan salam sejahtera untuk kita sekalian. Sobat TSN di seluruh tanah air, selamat bertemu kembali dalam ruang belajar bersama webinar series ASN belajar persembahan Jatim Corporate University, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia

25:20 Provinsi Jawa Timur. Forum Pengembangan Kompetensi ASN ini merupakan sebuah ikhtiar kolektif untuk menjaga semangat pembelajaran ASN agar tetap menyala dan berkelanjutan di tengah tugas pengabdian yang semakin kompleks. Sahat TSN, tema yang kita angkat hari ini adalah digital dignity, membangun harkat digital ASN yang berintegritas di tengah era artificial intelligence. Sebuah tema yang sangat relevan, sangat kontekstual, dan memiliki urgensi yang tinggi bagi masa depan birokrasi kita. Karena sesungguhnya hari ini kita tidak

26:06 hanya sedang memasuki era digital, namun kita sedang memasuki era di mana kecerdasan buatan, algoritma, data, dan teknologi perlahan mengubah cara manusia bekerja, cara manusia berpikir, berkomunikasi berinteraksi bahkan mengubah cara dalam mengambil keputusan. Sopat ASN di seluruh tanah air, transformasi digital telah membawa banyak kemudahan dalam birokrasi pemerintahan. Proses pelayanan menjadi lebih cepat, informasi menjadi lebih terbuka, koordinasi menjadi lebih mudah, dan pengambilan keputusan semakin didukung oleh data.

26:52 Namun di tengah semua kemajuan itu, kita dihadapkan pada sebuah tantangan baru. Bagaimana menjaga harkat, etika dan integritas manusia di tengah dunia digital yang bergerak begitu akseleratif. Karena teknologi pada dasarnya hanyalah alat yang menjadi baik atau buruk bergantung pada manusia yang menggunakannya. Artifisial intelligence misalnya dapat dengan mudah membantu kita menyusun dokumen, menganalisis data, bahkan memprediksi berbagai kemungkinan kebijakan. Namun harus menjadi perhatian kita semua bahwa di tengah percepatan transformasi digital, ASN tidak boleh kehilangan sisi

27:39 humanistiknya. Sebab pelayanan publik pada hakikatnya bukan hanya tentang menyelesaikan pekerjaan, tetapi tentang memahami kebutuhan manusia yang dilayani. Masyarakat tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat, tetapi juga layanan yang adil, empatik, dan penuh tanggung jawab. dan nilai-nilai itu tidak dapat digantikan oleh teknologi mutahir. Sobat ASN, di sinilah letak pentingnya menjaga harkat digital ASN. Bahwa ketika teknologi semakin canggih, maka karakter manusianya harus semakin kuat. ASN harus mampu menjadi penjaga etika di tengah

28:25 arus informasi yang semakin deras. menjadi penjaga integritas di tengah kemudahan manipulasi digital serta menjadi penjaga nilai kemanusiaan di tengah dunia yang semakin otomatis. Karena pada akhirnya kemajuan teknologi seharusnya tidak mengurangi nilai pengabdian, tetapi justru memperkuat kualitas pelayanan kita kepada masyarakat. Sahabat ASN di seluruh tanah air, melalui webinar series ASN belajar hari ini, kita ingin meneguhkan tekad kolektif kita bahwa transformasi digital birokrasi tidak boleh hanya melahirkan sistem yang semakin canggih, tetapi juga ASN yang semakin kuat karakternya.

29:11 Karena teknologi dapat membantu pekerjaan, tetapi tidak dapat menggantikan integritas, empati, dan nilai pengabdian. Di sinilah pentingnya membangun digital dignity, menjaga harkat, etika, dan kehormatan ASN di ruang digital. Kita sadar bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan layanan yang mudah dan cepat, tapi juga pelayanan yang manusiawi, adil, dan penuh tanggung jawab. Karena pada akhirnya teknologi mungkin menentukan kecepatan birokrasi, tapi digital dignity lah yang akan mengokohkan martabatnya. Sobat ASN di seluruh tanah air, kita sangat bersyukur hari ini kita akan

29:56 mendapat insight dari para narasumber hebat yang akan semakin memantapkan langkah pengabdian kita sebagai aparatur sipil negara. Atas nama BPSDM Provinsi Jawa Timur dan seluruh ASN Indonesia, izinkan kami menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada para narasumber. Pertama, kita akan mendapat arahan strategis dari Bapak Fahmi Alusi, St, MT. Beliau adalah Asisten Deputi Manajemen Transformasi Digital Pemerintah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi yang akan memberikan arah kebijakan terkait transformasi digital pemerintahan di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Kedua, kita akan mendapatkan perspektif

30:43 implementatif dari Ibu Farida Dewi Maharani, S. M.Si. Beliau adalah Direktur Ekosistem Media, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang akan menguraikan pentingnya membangun budaya komunikasi digital yang sehat dan bertanggung jawab. Dan ketiga, kita akan mendapatkan perspektif akademik dari Bapak Gilang Gusti Aji, S.I. P, M.Si. Si. Beliau adalah akademisi program studi Ilmu Komunikasi dan Kepala Seksi Humas Universitas Negeri Surabaya yang akan memperkaya pemahaman kita tentang etika komunikasi dan identitas ASN di ruang digital.

31:29 Kehadiran para narasumber hebat hari ini menegaskan bahwa ASN belajar bukan sekedar forum diskusi, tapi ruang strategis untuk menyatukan visi, menyelaraskan kebijakan, dan memastikan bahwa pembelajaran benar-benar bertransformasi menjadi kinerja dan dampak nyata. Nah, Sobat ASN, mari kita simak dengan seksama webinar ASN belajar seri ke-17 tahun 2026. Semoga bermanfaat. Wasalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami ucapkan terima kasih kepada Bapak Dr. Ramlianto, SPMP selaku Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya

32:14 Manusia Provinsi Jawa Timur atas opening speech yang telah disampaikan. Sebelum kita melanjutkan ke acara berikutnya, terlebih dahulu kami juga ingin menginformasikan bahwasanya link semesta Bangkom sudah dapat sobat ASN akses untuk melakukan presensi. Dan karena saat ini traffic presensi sedang tinggi-tingginya, maka apabila Sobat ASN mengalami kendala dapat mencoba secara berkala link tersebut. Di mana link ini merupakan syarat wajib untuk mendapatkan e-sertificate dari BPSDM Jawa Timur. Jangan ke mana-mana, kita akan kembali setelah jeda pandiwara berikut ini.

33:06 membangun asa menuju cita yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti mengiti zaman dengan semangat pembaruan. Ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan. PPS Jatim Pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi tangguh cerdas inovasi bersatu dalam visi yang terang

33:53 menjawab tantangan jangan gemilang PPSDM Jawa Timur Center of Exens masa depan demilah bersama membangun asa menuju cipta yang mulia. Kami hadir, kami berkarya untuk Jawa Timur yang berjaya. Langkah pasti mengiti zaman

34:38 dengan semangat pembaruan ilmu dedikasi dan harapan menjadi bekal masa depan berpat pusat unggulan tempat lahirnya insan berkualitas mencetak STM berkompetensi tangguh cerdas penuh Inovasi bersatu dalam visi yang terang menjawab tantangan jangan gemilang PPS SDM Jawa Timur Center of Exans masa depan gemilang

36:14 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Hai, saya Reni Uswatun Khoimah dari UPTD Puskesmas Rejomulyo, Dinas Kesehatan, Kabupaten Magetan. Perkenalkan nama saya Agung Triat Sucatwiko dari instansinya Sekretarisat DPRD Provinsi Jawa Timur. Selama mengikuti ujian mulai dari wawancara, uji kasus, dan CAT, alhamdulillah saya mendapatkan nilai memuaskan. keseharian di instansi itu kegiatannya sebagai PPK atau BP BPP ya seperti itu. Nah, mulai dari membukukan hal-hal penyetor, hal-hal teknis lain yang terkait kewenangannya.

37:01 Cuman dengan adanya kegiatan ini, B kita bisa kayak apa ya? Merasa lebih dihargailah. Selamat pagi. Saya Swesti Andini dari UPT Sertifikasi Kompetensi SDM. Pagi ini saya bertugas sebagai asesor pada kegiatan sertifikasi aparatur pengelola keuangan daerah angkatan 1 tahun 2026 yang diselenggarakan di BPSDM Provinsi Jawa Timur. Ee hari ini saya melihat dedikasi yang luar biasa dari para peserta yang merupakan aparatur pengelola keuangan daerah. hari ini mereka bisa menunjukkan bukti unjuk kerja mereka selama menjalankan tugas. Dan dari situ saya bisa menyimpulkan bahwa peserta ini ternyata tidak hanya

37:47 memahami secara teknis terkait tugas-tugasnya, tapi juga adaptif terhadap transformasi digital karena sudah banyak aplikasi-aplikasi yang digunakan pada kegiatan pengelolaan keuangan daerah. Saya berharap ke depan seluruh peserta dapat menjaga komitmen, integritas, dan profesionalismenya dalam ee mengimplementasikan amanat Undang-Undang 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan pusat dan daerah dan juga mempersiapkan diri menuju Jatim kompeten. Terima kasih. Jawa Timur, Gerang Baru Nusantara.

38:44 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Perkenalkan saya Adi Pranoto dari Balai Latihan Kerja Kediri Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur. Terima kasih kesempatannya. Selamat e siang. Saya Krisela Feradi dari RSUD Dr. Sutomo. Sertifikasi kompetensi level 3 ini salah satu syarat bagi kami sebagai instruktur di Snaker agar bisa melaksanakan pelatihan pada program-program pelatihan yang ada di Snakker ini. Alhamdulillah BPSDM ini luar biasa ya untuk menyelenggarakan latihan fasilitas termasuk makan. Kemudian yang paling penting adalah kompetensi dari tim pengajar dan pembimbingnya itu sangat luar biasa.

39:30 Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Saya Laila Nurul Rahmawati, asesor instruktur junior untuk eh TUK Mandiri BPSDM Jawa Timur. Hari ini alhamdulillah sudah ada 10 peserta yang mengikuti sesi uji kompetensi Instruktur junior dan ee luar biasa. Baru pertama kali ini saya ee menguji dengan sesi yang expert ya, pengalaman di bidang ee sebagai trainer dan terlihat dari jam terbangnya ketika tadi uji micro teaching selama 10 menit kurang lebih luar biasa materi yang dibawakan dan dari cara kontennya menarik kemudian cara penyampaiannya juga keren, menarik eh kena atau ada banyak inset yang bisa

40:16 diterima dengan mudah, dapat diserap dengan mudah. dan komunikasi yang efektif dan efisien. Saya rasa dalam waktu 10 menit luar biasa materi yang penting, panjang, tapi bisa diterima dengan baik dan dari segi penampilan PPT-nya pun juga keren-keren ya. Up to date. Terima kasih BPSDM sudah memberikan ases yang luar biasa hari ini. Semoga hari ini dengan dinyatakan kompeten insyaallah menjadi batu loncatan atau menjadi tambahan nilai bagi Bapak Ibu semuanya. Terima kasih UPT. Sertifikasi Kompetensi SDM BPSDM Provinsi Jawa Timur. Luar biasa. Jawa Timur gerbang baru Nusantara.

41:13 Hai. Mau tahu aslinya OPT bagaimana? Ayo ayo ayo ayo. Semangat pagi, salam kompeten dan salam sehat untuk kita semua. Keluarga besar UPT Sertifikasi Kompetensi SDM kembali bersatu dalam semangat kebersamaan. Menindaklanjuti arahan Bapak Kepala BPSDM Provinsi Jawa Timur, kita hadir di sini untuk melaksanakan gerakan asri, aman, sehat, resik, dan indah. Kegiatan ini bukan sekedar rutinitas

42:00 kebersihan biasa, melainkan wujud nyata dukungan kita terhadap gerakan kor digagas oleh Bapak Presiden Prabowo Subianto. Gerakan ini mewujudkan dengan semangat gotongroyong dan kedisiplinan dalam menjaga aset serta lingkungan negara. Dengan melaksanakan kebersihan dan pembenahan lingkungan pagi ini, kita sedang menanamkan nilai, tanggung jawab, dan rasa memiliki terhadap instansi kita. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai wujud nyata dedikasi kita dalam menjaga lingkungan BPSDM Provinsi Jawa Timur. Dengan lingkungan yang resik dan tertata, kita bangun energi positif untuk melayani dengan lebih profesional.

44:32 Anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN belajar seri 17 digitalnity membangun harkat digital ASN yang berintegritas di era AI. Sahabat ASN, lebih dari seabad lalu bangsa ini bangkit melalui kesadaran bahwasanya kemajuan hanya dapat dicapai jika bangsa ini bersatu, berpikir maju, dan menjunjung nilai-nilai luhur. Hari ini tantangannya berbeda. Tidak hanya terkait dengan bagaimana cara kita menghadapi perubahan sosial yang terjadi, tapi juga ledakan teknologi termasuk artificial intelligence atau yang biasa kita kenal dengan AI. AI dapat membuat segalanya menjadi lebih efektif dan efisien. Tapi pertanyaannya apakah kecepatan teknologi selalu diikuti dengan kematangan etika? Narasumber pertama kita kali ini akan memberikan perspektif terkait dengan menjaga martabat birokrasi di tengah disrupsi teknologi. Di mana kali ini

45:19 akan disampaikan oleh Bapak Fami Alusi, STMT. Beliau merupakan asisten deputi Manajemen Transformasi Digital Pemerintah Kemenpan RB dan telah hadir bersama dengan kita semua di sini Pak Fami Alusi. Selamat pagi, Pak Fami. Selamat pagi. Salam sehat selalu, Pak Fami. Terima kasih sudah berkenan untuk menyempatkan waktunya memberikan inset bagi sobat ASN. Kali ini kita akan berikan Bapak kesempatan untuk menyampaikan materi. Setelahnya kita akan masuk ke sesi tanya jawab. Untuk sobat TSN yang ingin bertanya nanti kita akan sediakan secara khusus Q&A session di mana nanti untuk para penanya kita akan berikan merchandise eksklusif spesial dari BPSDM Jawa Timur. Silakan Pak Fahmi untuk disampaikan materinya.

46:06 Baik ee terima kasih. Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Ee yang terhormat ee Bapak Kepala ee BPSDM Provinsi Jawa Timur, Bapak Ramlianto. Kemudian Bapak Ibu ee narasumber yang juga ee pada hari ini berkesempatan untuk memberikan paparan ee Ibu Farida dan ee Pak Gilang ya. Ee nanti mungkin setelah sesi ee saya akan ada paparan juga. Baik, mungkin langsung saja. saya coba ee menyampaikan paparan sesuai dengan hal yang tadi ee diminta. Saya coba share screen.

47:00 Sudah terlihat ya, Bapak, Ibu. Baik. Ee pada kesempatan pagi hari ini kita akan ee membicarakan terkait dengan ee menjaga martabat birokrasi di tengah ee disrupsi teknologi. Kalau kita bicara kondisi hari ini dewasa ini gitu ya, kita tidak lepas dari megatrend global dalam hal ini ee bicara berkaitan dengan kondisi ee dunia dalam konsepsi yang disampaikan pada teori Bani dan juga ee terkait dengan disrupsi digital. Nah, dengan adanya ee bani dan disrupsi digital ini memaksa dunia untuk bertransformasi.

47:45 Visi Indonesia berdaulat dalam perubahan ee yang cepat di dunia ini ee dan juga kemajuan teknologi membutuhkan kemampuan beradaptasi ee yang ee responsif dan eh resiliens. Nah, bani ini adalah konsepsi yang disampaikan oleh eh Jamais K ehoo gitu ya, eh seorang futuris dari Amerika Serikat yang ee mengembangkan ee dari teori yang sebelumnya yaitu teori FUCA ee di mana kondisi dunia saat ini ee bersifat rapuh atau brittle berupa infrastruktur tradisional yang tidak lagi memadai menghadapi kejutan ee global begitu. Kemudian eh ansius ini

48:32 dalam kondisi yang mengkhawatirkan yaitu kecepatan disrupsi memicu ketidak pastian dalam ee tata kelola. Selanjutnya ee nonlinear atau tidak terprediksi ee dampak AI dan otomasi berkembang secara eksponensial bukan lagi bertahap gitu ya. Jadi kita harus bisa mengantisipasi perkembangan teknologi yang sangat luar biasa. Dalam hal ini ee salah satunya adalah teknologi AI. Kemudian incomprehensible atau sulit dipahami. Nah, di sini terkait dengan algoritma black box ya, mengaburkan batas antara fakta dan ee manipulasi. Sehingga dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045

49:18 dengan visi Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bersatu, berdaulat, maju, dan berkelanjutan diperlukan ketahanan ee digital gitu ya. di tengah ee disrupsi teknologi yang sangat masif. Nah, eh dalam laporan dari eh World Economic Forum eh di Future Job of Report ini dampak perkembangan teknologi terhadap disrupsi eh kompetensi dapat kita lihat ee paling tidak ada 10 ee disrupsi kompetensi tertinggi yang disebabkan perkembangan dan penggunaan teknologi AI yang berpotensi menggantikan pekerjaan manusia begitu ya. Nah, pesatnya perkembangan teknologi ini berpotensi mendrupsi dari kompetensi

50:04 individu sehingga oleh karena itu diperlukan strategi yang tepat untuk ee memperkecil gap kompetensi gitu ya dan meningkatkan ee kompetensi ee serta literasi khususnya untuk dalam hal ini kita para ASN agar dapat ee beradaptasi terhadap ee perkembangan teknologi yang sangat masif. Nah, ee terkait dengan disrupsi kompetensi ini, AI akan menjadi core skill pada birokrasi masa depan. Begitu. Untuk itu kita perlu bersiap diri dan ee melaksanakan antisipasi untuk bisa beradaptasi terhadap perkembangan teknologi tadi. Nah, berdasarkan World

50:50 Economic Forum, kompetensi tradisional berpotensi tergantikan. Nah, teknologi bukan lagi sekedar alat, tapi melainkan sebagai penggerak utama perubahan struktur kerja. Kesenjangan kompetensi adalah ancaman langsung terhadap efektivitas pelayanan publik. Nah, ini eh artificial intelligence dan big data itu akan menjadi e kompetensi yang eh disrupsi yang tertinggi di era teknologi AI. Sehingga ee ASN ini bertindak sebagai penggerak utama menuju Indonesia Emas 2045. terkait dengan kepemimpinan birokrasi dalam mengendalikan teknologi hari ini

51:35 akan menentukan posisi geopolitik dan kesejahteraan Indonesia di tahun 2045. Nah, di apa namanya diagram ini gitu ya, di sesi atau fase awal yang saat ini kita ee hadapi ini adalah masa disrupsi teknologi dan adaptasi awal. Nah, nanti di era pertengahan kita akan ee berada pada titik in eh flexi atau inflection point terkait dengan penguasaan digital dignity dan eh tata kelola AI oleh birokrasi. Nah, di sini adalah menjadi poin penting penentu apakah kita bisa mencapai target dari puncak kurva atau malah turun begitu ya. Sehingga hal ini kita perus persiapkan dari awal nih bagaimana strateginya agar ee birokrasi

52:21 yang kita laksanakan itu bisa efektif dan adaptif terhadap ee perubahan dan disrupsi teknologi sehingga di 20245 kita bisa mencapai kurva birokrasi berkelas dunia yang lincah berdaulat ee secara digital dan dipercaya penuh oleh ee rakyat. Nah, ini berkaitan dengan ujian integritas ee yang tertinggi sesungguhnya ketika teknologi mengaburkan kebenaran gitu ya. Nah, ancaman disrupsinya yang ee kita hadapi saat ini misalkan ee deep fx dan hoax gitu. Eh, disinformasi yang timbul, informasi-informasi yang tidak sesuai di dengan kondisi real gitu ya. Manipulasi realitas yang mengancam mengancam

53:07 stabilitas sosial. Kemudian eh algorithmic bias ini adalah diskriminasi sistemik dalam pengambilan keputusan otomatis. Kemudian blackbx processing terkait dengan hilangnya transparansi dalam proses eh birokrasi. Nah ee yang dipertaruhkan di sini adalah ee birokrasinya gitu ya. Karena birokrasi adalah wajah negara dan penjaga kepercayaan publik. Kemudian adopsi AI tanpa fondasi etika akan menghancurkan legitimasi institusi. Nah, tantangan yang terbesar itu sesungguhnya bukanlah teknologinya, tapi ee akuntabilitas di belakangnya gitu ya. bagaimana kita bisa memanfaatkan teknologi dan menjaga ee birokrasi ini agar tetap berjalan dengan sebagaimana

53:54 mestinya ee tanpa ada ee pemanfaatan ee teknologi yang ee menyimpang begitu ya hasilnya. Nah, terkait dengan ee pergeseran paradigma menuju ee martabat digital atau digital ee dignity di sini ee ada dua pendekatan yang e bisa kita bandingkan begitu ya. Pertama terkait dengan ketika kita melaksanakan adopsi teknologi dalam sudut pandang tradisional gitu. Dan tentunya yang kita harapkan adalah kita bisa mencapai martabat digital atau digital degnet sehingga pola pikir atau paradigma yang yang perlu kita ee selenggarakan juga harus disesuaikan

54:40 begitu ya. Misalkan dari sisi fokus utama. Nah, kalau pada area atau sudut pandang adopsi digital ini hanya ee menitik beratkan pada kecepatan dan efisiensi operasional. Tapi sesungguhnya ee dalam sudut pandang ee digital dignity kita perlu mengedepankan integritas transparansi dan akuntabilitasnya gitu ya. Selain dari ee kecepatan AI itu memang mempermudah kita dalam melaksanakan pekerjaan, sangat membantu gitu ya. Tapi kita harus bisa memfilter ee keputusan-keputusan ataupun rekomendasi-rekomendasi yang dihasilkan dari ee AI tadi. Nah, bagaimana peran ASN terkait dengan hal

55:25 ini? Kalau dalam sudut pandang adopsi tradisional ini ee ASN lebih bersifat kepada pengguna yang pasif ee untuk perangkat lunak atau teknologi user gitu ya. Tapi sesungguhnya peran ASN di sini sangat penting sebagai penjaga batas etis dan verikator ee kebenaran dan sebagai Primeover seperti itu ya. Ini yang kita harapkan eh untuk dapat tercipta digital dignity. Nah, terkait dengan penanganan dan data AI dalam sudut pandang ee adopsi tradisional ini otomasi mesin secara penuh demi pemangkasan birokrasi. Jadi yang penting birokrasinya bisa simpel gitu ya. ee bergantung saja pada ee mesin. Tapi sesungguhnya perlu ada hal yang

56:13 dilakukan ee dalam konsep human in the loop gitu dan perlindungan privasi absolut. Nanti apa human in the loop? Kita bisa lihat di paparan selanjutnya. Nah, intinya martabat digital memastikan bahwa teknologi digunakan untuk memperkuat kemanusiaan, bukan menggantikannya, gitu ya. ee teknologi itu bukan menggantikan ee secara utuh, tapi justru memperkuat ee martabat ee manusia dan kemanusiaan itu sendiri. Seperti itu. Nah, ee akuntabilitas AI. Bicara terkait dengan akuntabilitas AI ini ee perlu kita terapkan kerangka kerja human in the loop. ee AI itu sesungguhnya

57:00 mau secanggih apapun sistem ee dari AI itu intinya adalah data sumbernya gitu ya. ketika datanya itu garbage ya output-nya juga garbage seperti itu. Tapi meskipun data-data yang dimasukkan itu ee sudah komprehensif ee tidak serta-merta kita ee tidak melakukan verifikasi kembali terhadap output ataupun ee rekomendasi keputusan kebijakan yang dihasilkan oleh AI. Nah, di sinilah eh fungsi dari human in the loop tadi. Dari inputan data publik, dan algoritma ini, sistem akan memproses informasi secara masif dan cepat. Nah, di tengah-tengah ini perlu ada verifikasi etik oleh eh human dalam hal ini kita sebagai ASN gitu ya. Nah, di

57:46 sinilah core value dari berakhlak bekerja gitu. ASN bertindak sebagai filter terhadap eh bias, terhadap hoa terhadap pelanggaran ee privasi yang bisa berpotensi ditimbulkan dari akibat pemanfaatan AI tadi gitu. Sehingga eh output ataupun keputusan yang diambil bisa memenuhi unsur berkeadilan dan inovasi publik yang kita hasilkan dari pengelolaan AI ini juga dapat kita pertanggungjawabkan gitu. sehingga keputusan akhir yang ee bisa diberikan itu ee berdampak pada hak warga negara, tidak boleh diserahkan sepenuhnya kepada mesin. Nah, di sinilah kode etik ASN harus bersifat adaptif terhadap output

58:33 dari AI. Paradigma human in the loop ini menjamin akuntabilitas keputusan gitu ya, inputan data yang di ee kemudian diproses oleh AI dengan pendekatan efisiensi dan kecepatan ini memang sangat luar biasa gitu ya. AI yang ee saat ini bisa kita manfaatkan ee sangat membantu dalam ee percepatan dan efisiensi proses pekerjaan begitu ya. Tapi tentunya kita perlu ee tetap melaksanakan verifikasi dalam hal konteks empati dan etika. Dan ini kita sebagai ASN sebagai the golden gate sebelum eh keputusan itu eh diimplementasikan

59:19 dari rekomendasi AI tadi seperti itu. Sehingga AI memproses volume dan kecepatan. Namun ASN memegang otoritas penuh atas konteks dan moral keputusan akhir. Tidak ada sistem otonom tanpa pengawasan manusia. Poinnya di situ, Bapak, Ibu. Nah, birokrasi bertindak sebagai benteng terakhir kepercayaan publik. Nah, kalau ASN berperan pasif ini nanti kita akan menjadi korban narasi digital gitu ya. sehingga ee para SN harus berperan aktif sebagai penjaga eh kebenaran atau Guardian of Truth yang mengklarifikasi memvalidasi dan menenangkan publik ee dari hoa ataupun disinformasi sehingga tidak menimbulkan

1:00:07 ee kepanikan-kepanikan seperti itu kira-kira, ya. Nah, ini adalah kerangka etika adaptif sebagai pondasi birokrasi era kecerdasan buatan. Nah, AI itu bisa kita manfaatkan untuk ee menciptakan suatu inovasi publik yang ee yang bertanggung jawab harapannya gitu ya, Bapak, Ibu sekalian. Ee tentunya hal ini ee kita ee ciptakan inovasinya melalui pilar-pilar yang ee transformasi ee transparansi algoritma gitu ya. Masyarakat ee berhak tahu kapan keputusan ini dibantu oleh AI. Kemudian ee keadilan yang inklusif memastikan ee model AI tidak mendiskriminasi kelompok

1:00:52 rentan. Kemudian ee dalam hal keamanan ini juga data warga ee negara ini adalah aset yang tidak boleh dieksploitasi oleh pihak ketiga dengan basisnya berupa ee kode etik ASN yang fundamental tentunya berdasarkan Pancasila, Undang-Undang 45 dan pengabdian sebagai ASN. Nah, ee berbicara terkait dengan ee etika, nilai etika kecerdasan artifisial ini dari Kementerian Komdigi juga saat ini tengah ee memperkuat gitu ya regulasi ataupun kebijakan ee terkait dengan konsep pedoman etika kecerdasan artifisial. Memang sebelumnya sudah ada surat edaran terkait dengan pedoman etika kecerdasan artifisial. Nah, namun saat ini ini dalam proses penguatan

1:01:37 kembali ee untuk ee regulasi yang berkaitan dengan pedoman etika kecerdasan artifisial atau AI. Nah, nilai etika yang diangkat dalam regulasi ataupun kebijakan KOMDI ini yang pertama terkait dengan inklusivitas yaitu AI AI harus dapat dimanfaatkan oleh semua masyarakat tanpa diskriminasi. Kemudian yang kedua terkait dengan kemanusiaan. Nah, di sini pengembangan AI harus menghormati martabat dan hak manusia dan nilai kemanusiaan. Kemudian ee keamanan begitu ya. Sistem AI harus aman, stabil, dan meminimalkan risiko, kesalahan, maupun penyalahgunaan. Kemudian yang keempat terkait dengan aksesibilitas.

1:02:23 Nah, seluruh pengguna memiliki hak akses yang sama dalam hal mengakses penyelenggaraan kecerdasan artifisial. Nilai yang kelima terkait dengan transparansi. Nah, di sini berkaitan dengan pengembangan dan ee penyelenggaraan dan pemanfaatkan KA atau kecerdasan artifisial ini bersifat ee inklusif dan tidak diskriminatif. Kemudian yang keenam ini berkaitan dengan nilai kredibilitas dan akuntabilitas. ini pengembangan penyelenggaraan dan pemanfaatan kecerdatan artifisial ini perlu mendapatkan kemampuan dalam pengambilan ee keputusan seperti itu. Lalu berkaitan dengan perlindungan data ee pribadi yang ketujuh. Nah, ini ee dalam proses penyelenggaraan dan pemanfaatan KA juga harus memastikan

1:03:10 data-data pribadi ini dilakukan perlindungan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan gitu ya. Dan yang kedelapan, pengembangan lingkungan berkelanjutan. Nah, juga diharapkan dalam ee penyelenggaraan KA ee mempertimbangkan dengan cermat gitu ya terhadap dampak yang ditimbulkan. Yang terakhir berkaitan dengan kekayaan intelektual. Nah, ini dalam proses pengembangan penyelenggaraan dan pemanfaatan ee kecerdasan artifisial ini tunduk pada prinsip perlindungan hak kekayaan intelektual sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Seperti itu kira-kira terkait dengan ee konsep pedoman etika. kecerdasan artifisial yang di ee kembangkan oleh Komdigi.

1:03:56 Nah, terkait dengan kondisi tadi Bapak, Ibu sekalian, bagaimana kita menjawab tantangan di di era disrupsi khususnya kita para ASN gitu ya. Sebetulnya di ee RPJPN 2025-2045 sudah ada amanat untuk bisa ee dilakukan percepatan kesiapan digital gitu ya. Di sini saya link ee beri kotak merah khususnya di area talenta digital ASN sebagai turunan dari RPJPN 2025-2045. Ini juga tertera dalam RPJMN 2025-2029 khususnya di PP atau program prioritas pemerintah digital di 0710

1:04:42 dengan kegiatan prioritas pengembangan kompetensi dan budaya digital ASN. ada indikator yaitu ASN dengan kompetensi digital optimal. Begitu. Jadi untuk mempersiapkan eh digital readiness tadi di RPJMN ada indikator ee untuk bisa menciptakan ASN dengan kompetensi digital yang optimal dengan target 50% di 2025 hingga di 2029 adalah sebanyak 90% seperti itu. Nah, untuk mencapai target ini apa saja strategi yang akan kita lakukan? ini ee untuk program prioritas ee sori

1:05:28 proyek prioritasnya ada di bawah yaitu melaksanakan pengembangan budaya digital ASN, kemudian peningkatan kompetensi dan kapasitas digital ASN dan juga peningkatan kompetensi ASN pengelola layanan begitu ya. Ee tentunya dalam hal ini BPSDM Provinsi Jawa Timur juga ee sangat aktif gitu ya dalam rangka ee peningkatan kompetensi dari ee kompetensi digital dari ee ASN khususnya gitu ya. Nah, dalam hal ini untuk ee rencana aksi dan strategi untuk 5 tahun ke depan dalam rangka pencapaian target tadi ee ini adalah yang kita upayakan gitu ya. Di 2025 kita susun konsep dari kerangka

1:06:14 kompetensi digital ASN. Lalu ada juga didukung dari surat edaran LAN berkaitan dengan akselerasi penerapan Korpu yang di dalamnya juga mendukung pencapaian dari peningkatan kompetensi digital ASN dan juga ee ada surat edaran dari Sesmen PAN RB eh surat dari Sesmen PAN RB terkait dengan dorongan untuk percepatan pengembangan kompetensi digital ee ASN gitu ya. dan ee hasil dari ee pengembangan kompetensi ee yang salah satunya berupa sertifikat sebagai evidence gitu ya, itu kemudian di ee upload di sistem informasi MySNBKN. Nah, melalui sistem informasi NBKN

1:06:59 itulah ee kami jadikan sebagai baseline nih tahun 2025 ee selain dari para SN meng-upload secara mandiri ee hasil dari sertifikat pelatihan digitalnya, kami juga melaksanakan integrasi data dari platform-platform pembelajaran yang diselenggarakan oleh Kementerian Komdigi dan LAN gitu ya. Jadi sertifikat-sertifikat yang dihasilkan dari ee platformnya Komdigi dan LAN itu kami interoperabelkan dengan MYSN BKN untuk kemudian kita gabung dalam satu eh database dan juga memanfaatkan AI juga untuk bisa menilai berapa persen nih ee ASN

1:07:45 di tahun 2025 yang sudah memiliki kompetensi digital yang optimal gitu ya. Ditambah lagi juga BKN sudah melakukan ee assesment literasi digital ya melalui CACT gitu. Nah, yang ee bagi yang sudah melakukan assesment dan sudah dikategorikan optimal di situ juga kami agregasikan ee data-datanya seperti itu dan itu kami jadikan sebagai Baseline di tahun 2025. Nah, di 2026 ini kita lakukan penguatan kebijakan. Nanti dalam hal ini saat ini sedang kita susun ee surat edaran bersama untuk yang di dalamnya akan ada kerangka kompetensi dan budaya digital ASN dan juga ada ee konstruksi dari

1:08:32 instrumen ya untuk asesmen kompetensi digital ASN. Nah, 2025 memang ee dari kerangka kerjanya kita belum sampai untuk melakukan asesmen karena instrumennya juga baru kita susun di awal tahun 2026 ini dan saat ini masuk proses uji ee uji coba instrumen gitu ya. untuk kemudian nanti di semester 2 kalau ee SEB-nya sudah bisa dirilis dan instrumennya sudah selesai, kita akan lakukan assesment kompetensi digital ASN dan selaras dengan hal tersebut ee kita juga akan mendorong peningkatan ee kompetensi, pengembangan kompetensi dan budaya digital ASN seperti itu. Dan itu di 2027, 2028, 2009. Hal tersebut juga

1:09:20 secara iterasi ee kita akan laksanakan terkait dengan ee pengembangan kompetensi digital ASN dan budaya digital ASN tadi. Ini di kerangka rencana induk pemerintah digital itu juga sudah masuk di sasaran nomor dua gitu ya, berkaitan dengan sumber daya manusia aparatur, organisasi pemerintah yang kompeten, lincah, dan berbodaya digital. Nah, ee saat ini sebagai ee sebagaimana kita ketahui bahwa 2026 ini ee masa transisi dari era SPBE ke era pemerintah digital, saat ini kita sedang

1:10:06 melakukan revisi atau penyusunan ulang terkaitan dengan ee dasar regulasi yang sebelumnya kita mengenal ada Perpres 95 tentang SPBE. untuk kemudian sekarang kita sedang menyusun eh ee Perpres pemerintah digital secara helicopter view yang akan diatur dalam Perpres pemerintah digital seperti ini, Bapak Ibu akan ada area terkait dengan tata kelola pemerintah digital di mana di dalamnya ada rencana induk arsitektur, kemudian ada sinkronisasi perencanaan penganggarannya gitu ya. Kemudian kita akan mengatur juga berkaitan dengan ekosistem pemerintah digital yang terdiri dari layanan data, teknologi, dan keamanan pemerintah digital. Nah, yang kita bicarakan saat ini adalah

1:10:53 terkait dengan sumber dayanya gitu ya, Bapak Ibu. Sumber daya manusia pemerintah digital ini akan diatur dalam bab penyelenggara pemerintah digital di mana di dalamnya kompetensi yang akan diangkat adalah berkaitan dengan kepemimpinan digital, kemahiran digital, dan literasi digital. Dan tentunya di dalamnya juga akan ada penguatan terkait dengan budaya digital seperti itu. dalam rangka pencapaian target RPJMN tadi untuk apa namanya mengejar untuk bisa ee kompetensi digital ASN yang optimal itu berada di angka 90% di tahun 2029 ini kita lakukan kolaborasi lintas

1:11:40 sektor dari yang pertama melibatkan LAN sebagai pembina pengembangan kompetensi ASN kemudian juga Kementerian Komdigi sebagai pembina kompetensi digital secara umum gitu ya, yang tentunya di dalamnya ada ASN-nya juga. Dan kami dari Kementerian PAN RB sebagai orkestratornya, sebagai pembina kebijakan SDMA dan pemerintah digital dan juga ada dari BKN ini akan berperan dalam proses asesmen nanti, asesmen kompetensi digital ee ASN dan pengelolaan data kepegawaian gitu ya. nanti basis data seberapa banyak ASN yang ee sudah memiliki bukti dukung, sudah melakukan asesmen atau

1:12:27 melaksanakan diklat yang akan diakui ee menjadi bukti dukung kompetensi digital ASN yang optimal. Nanti akan dicatat di dalam database BKN untuk kemudian nanti kita hitung berapa persen ASN yang sudah memiliki kompetensi digital yang optimal. Dalam hal ini kita juga melibatkan Brin ee dalam rangka melaksanakan kajian pengembangan kerangka kompetensi dan budaya digital ASN. Nah, kira-kira seperti ini Bapak, Ibu konsep dari kerangka kompetensi digital ASN. Ee akan ada tiga ee kompetensi yang akan diukur nanti gitu ya. Yang pertama terkait dengan kepemimpinan digital. Subkompetensinya ini ada people

1:13:13 centricity atau berpusat pada manusia. agal strategy dan agal execution. Kemudian terkait dengan kemahiran digital, ada data dan teknologi, keamanan, tata kelola manajemen, dan juga di sini yang terpenting yang sedang kita bahas juga berkaitan dengan ee kecerdasan artifisial gitu ya. ee akan kita ukur juga bagaimana tingkat ee kompetensi ASN ee terkait dengan pemanfaatan ataupun ee pengelolaan ataupun pengembangan yang melibatkan atau memanfaatkan artificial inteligence. Yang terakhir terkait dengan literasi digital. Di sini juga ada unsur ee AI-nya yang akan kita ukur gitu ya, berkaitan dengan pemanfaatan ataupun keterampilan digital yang di dalamnya

1:13:59 juga ee bagaimana ee level literasi ASN dalam pemanfaatan AI itu akan menjadi bagian yang akan diukur gitu di dalam keterampilan digital. Kemudian terkait dengan etika ini juga ada di etika digital gitu. Etika AI juga akan masuk di dalamnya. Kemudian keamanan digital. Nah, level kompetensi untuk kompetensi digital ASN yang dikatakan optimal itu sebelah kanan ini ya ee tabelnya akan ada klasifikasi-klasifikasi ASN tentunya level kompetensi optimal dari ASN TIK dan non TIK serta ee manajerial itu berbeda-beda gitu ya. tingkat optimalnya seperti itu tidak bisa kita samakan karena ee pekerjaan dan kebutuhan terhadap ee pemanfaatan

1:14:48 Tik dan juga kemampuan TIK-nya juga berbeda-beda seperti itu. Nah, ee di sini paling tidak dalam kategori besarnya ada tiga kategori ASN yaitu ASN ee TIK, ASN non TIK, dan ASN manajerial. Nah, cara bacanya ini saya contohkan satu gitu ya. Misalkan di pegawai ASN non TIK, artinya jabatan fungsional ataupun pelaksana yang ee tidak masuk dalam rumpun TIK ee dapat dikatakan memiliki kompetensi digital yang optimal kalau sudah memiliki kompetensi di area literasi minimal di level 2 atau dasar. Level 2 itu apa? Di sini kita menggunakan teori taksonomi

1:15:33 bloom. level 2-nya adalah ee playing gitu ya, sudah dapat memanfaatkan ee teknologi ee informasi ee untuk pemanfaatan dalam membantu pekerjaan sehari-hari. Seperti itu kira-kira cara bacanya. Oke. Nah, ini kategori besar dari konsep ee kategorisasi ASN. Ada ASN non Tik, ASN TIK, dan ASN manajerial. ee sesuai dengan kerangka masing-masing di levelnya ee tingkat optimalnya itu berbeda-beda seperti itu ya. Nah, untuk dikatakan dalam ee memiliki kompetensi digital yang optimal dapat diraih dengan dua cara. Yang pertama adalah dengan melakukan assesment gitu ya. Nah, assesment ini akan

1:16:19 diselenggarakan oleh BKN. Memang BKN sebelumnya dalam CACT ya ada salah satu sub ee tesnya kerangka literasi digital. Nah, nanti ke depannya kerangka literasi digital BKN itulah yang akan kita ee improve gitu ya, kita sempurnakan menjadi kerangka kompetensi digital ee ASN seperti itu. Kalau sudah optimal ya tentunya sudah bisa dikatakan optimal setelah ikut ee assesment. Kalau belum optimal ini bisa melakukan ee pelatihan ataupun sebetulnya tidak harus asesmen dulu, langsung mengikuti pelatihan. Yang pelatihan ini nantinya akan ada pelatihan-pelatihan yang akan direkognisi atau diakui

1:17:07 ee kesesuaiannya dengan kerangka kompetensi digital ASN gitu ya. Jadi ketika para ASN itu sudah mengikuti pelatihan-pelatihan yang sudah direkognisi gitu, nah nanti secara otomatis apa sertifikatnya gitu sudah bisa diakui juga ee sebagai evidence ee memiliki kompetensi digital yang optimal sesuai dengan jenjangnya. Kira-kira begitu seperti itu kira-kira. Nah, yang akan melakukan ee rekognisi atau pengakuan pembelajaran ini akan ada tim gabungan antara PAN RB, KOMDI, dan LAN gitu ya. Jadi para penyelenggara diklat itu nanti bisa mengajukan ee mengusulkan tema-tema

1:17:54 diklatnya untuk bisa diognisi ee keselarasannya, kesesuaiannya terhadap kompetensi digital ASN ee optimal gitu ya untuk bisa nanti dijadikan bukti dukung dan klaim bahwa memang pelatihan tersebut mendukung terhadap kompetensi digital optimal di masing-masing levelnya gitu ya, sesuai dengan tingkatan masing-masing gitu. Kira-kira seperti itu. Lalu terkait dengan positioning budaya digital ASN di masyarakat ini selain dari kompetensi budaya digital juga akan ee dilakukan ee pengembangan gitu ya. Posisi dari budaya digital ASN itu sesungguhnya ada di dalam ee semestanya budaya masyarakat. Di dalam budaya

1:18:39 masyarakat ada budaya ASN dan budaya digitalnya ada di dalam budaya ASN. Nah, di sini akan digunakan pendekatan citizen centric approach dalam pengembangan budaya digital ASN. Nah, sebagai kesimpulan Bapak, Ibu sekalian eh ASN ini sesungguhnya sebagai primeover kedaulatan ee digital gitu ya. Transformasi digital bukanlah sekedar digitalisasi proses fisik, melainkan transformasi cara pikir dan melayani. Nah, di tengah kaburnya batas kebenaran akibat AI, integritas ASN adalah jangkar pelindung masyarakat gitu. Teknologi hadir untuk memperkuat martabat manusia bukan mendudukkannya.

1:19:26 Nah, birokrasi yang beretika, adaptif, dan berdaulat adalah kunci terwujudnya Indonesia 2045. Mungkin barangkali demikian yang saya dapat sampaikan. Saya kembalikan ke pembawa acara. Terima kasih. Terima kasih Pak Fami untuk materinya. Sangat menarik sekali bahwasanya tadi konsep human develop adalah ketika ASN ini mengoptimalisasi atau utilisasi AI. Jangan lupa tidak hanya sekedar memasukkan input untuk mendapatkan output, tapi lebih dari itu ASN juga harus menjadi verifikator etik ya, bagaimana ASN ini bisa melakukan filter terhadap bias, HOA, dan juga pelanggaran privasi. Ee pertanyaan lebih lanjut Pak

1:20:13 Fami terkait dengan target kompetensi digital tadi mungkin sudah sempat disinggung secara overview saja bahwasanya tadi ee kepemimpinan digital, kemahiran digital, dan juga literasi digital. Mungkin dari sini, Sobat ASN masih ada beberapa yang awam terhadap konsep tersebut. barangkali kita bisa dibantu edukasi terkait dengan konteks kepemimpinan digital itu apa saja yang dipelajari, kemudian kemahiran digital itu konteksnya seperti apa dan juga literasi digital itu seperti apa, Pak Fami. Mohon izin, Pak Fami, suaranya masih belum terdengar. Iya. Baik, mungkin saya coba share screen kembali gitu ya. Sebentar.

1:21:07 Yang tadi di kompetensi itu ada beberapa sub ee kompetensi ya, Pak Fami ya. Itu mungkin bisa sedikit dijelaskan agar Sobat ASN juga semakin paham terkait dengan kompetensi digital yang dimaksud yang akan dicapai ditargetkan di tahun 2029 sebanyak 90% ASN. itu konteksnya nanti akan seperti apa ya. Mungkin tidak perlu untuk ditampilkan tapi disampaikan secara overview juga tidak apa-apa, Pak. Oke, silakan Pak. Oke bentar.

1:21:57 I. Oke. Jadi ee begini, akan ada tiga kompetensi e utama yang akan dinilai begitu ya ee ataupun yang akan diasses. Ee yang pertama terkait dengan e kepemimpinan digital ini. Yang pertama adalah ee people centricity. Jadi, bagaimana ee seorang pemimpin itu ee bisa ee memiliki pandangan kebijakan-kebijakannya itu ee sesuai dengan ee kebutuhan dari pengguna gitu ya, berbasis pengguna. Kemudian eh agile strategi ini intinya adalah ee bagaimana pemimpin dapat menciptakan strategi-strategi yang adaptif gitu sesuai dengan ee perkembangan zaman

1:22:44 seperti itu intinya. Begitu. Kemudian terkait dengan agal execution ini bagaimana seorang pemimpin intinya dapat melakukan eksekusi terhadap pengambilan keputusan secara lebih cepat dan cermat tentunya ee dalam ee menjawab perkembangan ee teknologi dan memanfaatkan dari perkembangan teknologi. Ee seperti itu. Nah, untuk yang kemahiran digital ee ini akan ada beberapa area semacam bidang kepakaran lah gitu ya. Kira-kira akan ada area data dan teknologi. Ini lebih ke arah ee kemampuan teknis ya bagi para ASN-ASN yang ee termasuk dalam kategori TIK

1:23:29 seperti contohnya peranata komputer gitu, manggala informatika gitu ya. Ee kalau peranta komputer kan spektrumnya luas nih hampir semua area kemahiran ini dimiliki gitu ya ataupun ada butir-butir kegiatan di Prakom yang ee berkesesuaian dengan area ini. Ee pendalaman ee kemahiran ataupun kemampuan teknis terkait dengan data dan teknologi di sini akan ee digali begitu tingkat ee kemampuannya. Lalu yang berkaitan dengan keamanan, keamanan siber ya dalam hal ini. Kemudian ee berkaitan juga dengan tata kelola dan manajemen gitu ya. Ee kemampuan dalam menyusun perencanaan ee TIK, arsitektur dalam proses pengelolaan manajemen layanan begitu ya. Ini juga akan ee diukur dalam hal ini

1:24:17 gitu ya. Kemudian ee kecerdasan artifisial ya, bagaimana seorang ee misalkan ee fungsional yang berkait dengan dan dengan TIK memanfaatkan ee AI dalam proses pengembangan sistemnya seperti itu. Ini juga ee akan ee diukur. Nah, karena di area kemahiran digital ini memang spektrumnya luas, ini dapat ee dipilih area kepakarannya nantinya di dalam proses assesmentnya gitu ya. Jadi tidak harus ee semua areanya ini dikuasai, tapi minimal ada satu ee area bidang kepakaran yang bisa dikuasai itu sudah ee cukup dibatas minimal kompetensi digital yang optimal. Tapi kalau untuk yang kepemimpinan digital

1:25:03 ini ee diperlukan ketiga tiga subkompetensi ini nanti akan dimasukkan dalam ee asesmen-nya gitu. Nah, untuk yang literasi digital ini juga harus ke tiga-tiga subkompetensi ini ee dikuasai gitu ya, keterampilan digital ini bagaimana kita ee memanfaatkan teknologi ee informasi ataupun teknologi digital dalam membantu pekerjaan kita sehari-hari gitu. Kemudian ee etika ee digital ini lebih ke arah bagaimana misalkan kita dalam bermedia sosial begitu ya. kemudian tidak ee dalam hal ee pemanfaatan ee teknologi kita ee lebih

1:25:52 mengedepankan ee etika-etika di bidang ee digitalnya seperti itu. Kemudian keamanan ee digital ini bagaimana kita mengamankan misalkan tidak membagikan ee password seperti itu ee dan lain-lain yang berkaitan dengan keamanan ee digital. Secara sekilas mungkin ee seperti itu ya pendalamannya berkaitan dengan ee sub-subkompetensi yang akan di ee ukur dalam kompetensi digital optimal ini. Pak Fami untuk edukasinya. Tidak terasa kita sudah berada di penghujung ee sesi pertama kali ini. Sebelumnya kami juga ucapkan terima kasih kepada Pak Fahmi karena telah memberikan edukasi untuk Sobat TSN ini. Semoga bisa diilhami dan dipraktikkan dengan baik. Dan targetnya di tahun 2029 ini 90% kompetensi digital

1:26:39 ASN seluruh Indonesia bisa tercapai. Sekali lagi terima kasih Pak Famahmi, salam sehat selalu. Kita bertemu lagi di program-program selanjutnya. Terima kasih Pak. Oke. Baik, terima kasih. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Sobat SN jangan ke mana-mana. Kita masih ada dua narasumber yang tidak boleh untuk Anda lewatkan. Tetap di webinar ASN belajar seri 17.

1:29:36 Yeah.

1:30:25 Anda kembali lagi menyaksikan webinar ASN Belajar seri 17 digital Dignity membangun harkat digital ASN yang berintegritas di era AI. Di narasumber kedua kali ini kita akan mendengarkan perspektif lain dari Bu Farida Dewi Maharani, S., M.Si. Beliau merupakan Direktur Ekosistem Media Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi Republik Indonesia dan telah bergabung dengan kita semua di sini, Bu Farida Dewi. Selamat siang, Bu Farida. Selamat siang, Mas Lukman. Kabar baik, Ibu. Alhamdulillah baik, terima kasih sudah diundang di agendanya. Terima kasih juga sudah berkenan untuk sharing knowledge bersama dengan Sobat TSN. Kali ini kita akan dengarkan

1:31:10 perspektif lain dari Bu Farida terkait dengan bagaimana cara kita bisa membangun harkat digital SN. Nanti kita akan lanjutkan untuk sesi tanya jawab. Silakan Bu Farida. Iya. Terima kasih Mas Lukman dan tentunya salam hormat ee untuk Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya ee Manusia Provinsi Jawa Timur, Dr. Ramelianto. Kemudian juga tadi narasumber yang sudah ee kita saksikan bersama Bapak Fahmi Alusi, Asisten Deputi Manajemen Transformasi Digital Pemerintahan Kemenpan RB dan juga sahabat saya ee Mas Gilang Gusti Aji selaku akademisi program studi Ilmu Komunikasi dan Kepala Seksi Humas Unesa. Ee ini teman di S2 UI dan baru sudah

1:31:57 lama enggak ketemu dan ketemu di forum Zoom ini. Terima kasih. Jadi ee izin saya membawakan sedikit materi yang menyambung dari yang sudah disampaikan oleh ee Pak Fahmi ya. Pak Fahmi tadi menyampaikan banyak hal yang menjadi saya rasa menjadi pondasi yang akhirnya setidaknya ya setidaknya di posisi berkaitan dengan ee Kementerian Komdigi sampai dengan tahap saat ini. Next. Izin next, Mbak Sri. Iya. Mengimplementasikan apa yang tadi disampaikan oleh ee

1:32:42 Pak Mi Kumd ini kita telah membuat arah Indonesia digital sebagai basis untuk kami membangun digital nasional. kami mengenal dengan 3 T yaitu terhubung, tumbuh, dan terjaga. Terhubung ini adalah kami memastikan bahwa semua ee masyarakat Indonesia memiliki akses ee digital yang sama. Karena itulah di 10 tahun atau 15 tahun belakangan pembangunan-pembangunan infrastruktur konektivitas ini sangat masif sekali untuk memastikan bahwa semua daerah baik yang di kota, baik

1:33:27 yang di daerah bahkan di 3T ini bisa memanfaatkan atau bisa terakses dengan internet. Kemudian tumbuh mulai di sekitar 2 tahun inilah ee 2 tahun 3 tahun ini ketika infrastruktur sudah terbangun menggunakan fiber optik, menggunakan ee satelit, menggunakan ee BTS, perangkatnya sudah ada, maka kami mulai bertumbuh dengan menciptakan tata kelola ekosistem digital yang lebih bermanfaat. Jadi tidak hanya membangun, tidak hanya masyarakat bisa ee terhubung, tapi bagaimana masyarakat

1:34:15 bisa memanfaatkan dari akses infrastruktur teknologi ini dibangun. Memastikan bahwa infrastruktur ini bisa meningkatkan taraf hidup mereka. bagaimana mengubah masyarakat ee tidak hanya ee belajar secara konvensional, tapi bagaimana masyarakat ini menjadi agen dari transformasi digital. Kemudian tumbuh dengan menata ee ekosistem digitalnya, maka yang berikutnya adalah terjaga. bagaimana memastikan ekosistem digital, ruang digital ini aman dan terpercaya untuk masyarakat. Tentunya di

1:35:03 tiga hal ini membutuhkan peran dari teman-teman ASN. Sekali lagi, digitalisasi tidak hanya merubah proses konvensional menjadi ee digital atau dari yang ee berbentuk fisik menjadi digital, tapi yang paling terpenting adalah bagaimana mindset dari digitalisasi tersebut. bagaimana ee menciptakan program yang menghubungkan masyarakat melalui ee teknologi dan bagaimana masyarakat itu bisa tumbuh dalam suatu ekosistem yang sehat dan bagaimana menjaga masyarakat yang sehat. Ini dibutuhkan talenta-talenta ASN yang tidak hanya merubah proses saja, tapi

1:35:50 bagaimana berpikir secara digital. Artinya memang bagaimana berpikir supaya target goals itu bisa mencapai suatu program yang efektif dan juga efisien. berikutnya. Nah, ini adalah ee capaian pemerintah yang sudah ee dilakukan sampai dengan saat ini. Alhamdulillah sudah sekitar 98,94 ee masyarakat yang sudah terjangkau oleh eh konektivitas coverage 4G meskipun masih PR adalah untuk coverage di 5G yaitu masih sekitar 22,06%. Artinya di sini kami ingin mengajak ee

…

Share

Ringkasan Video YouTube