Cinta Raka Hilang 🄺 ACFND _alaAria

ᴀʀɪᴀ www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini menceritakan kisah Putri Sari dan Raka Cahya, pasangan suami istri yang hubungannya hancur karena perselingkuhan Putri. Raka, yang merasa dikhianati, memutuskan untuk menghapus identitasnya dan pergi. Setelah tiga tahun, Putri berusaha mencari Raka dan memperbaiki kesalahannya, namun Raka telah menjadi orang yang berbeda dan tidak ingin kembali padanya.

  • Pengkhianatan dan penyesalan menjadi tema utama.
  • Identitas dan jati diri menjadi penting dalam proses pemulihan Raka.
  • Kesempatan kedua tidak selalu ada, dan konsekuensi dari tindakan memiliki dampak jangka panjang.

Awal Mula Kehancuran

Raka berencana untuk menghilang dari kehidupan Putri dan menghapus identitasnya setelah mengetahui perselingkuhannya. Putri, yang dikenal sangat mencintai Raka di depan umum, ternyata memiliki hubungan dengan pria lain. Raka merasa selama lima tahun pernikahan, ia telah dibohongi dan tidak dihargai.

Janji Pernikahan yang Dilanggar

Kilasan balik menunjukkan janji pernikahan antara Putri dan Raka, di mana mereka berjanji untuk tidak saling mengkhianati. Namun, janji ini dilanggar oleh Putri, yang berselingkuh dengan pria lain. Raka telah memperingatkan Putri bahwa jika ia berbohong atau mengkhianati hubungan mereka, ia akan pergi dari hidupnya.

Cinta Masa Lalu

Putri mengejar cinta Raka sejak SMA, meskipun banyak yang meragukan usahanya karena Raka dikenal dingin dan tidak tertarik pada wanita. Putri, yang merupakan putri dari seorang CEO, tidak peduli dengan status sosial dan hanya ingin bersama Raka selamanya. Raka membuatkan sweater untuk Putri sebagai tanda cintanya.

Pengkhianatan Terungkap

Raka memutuskan untuk pergi dari hidup Putri setelah mengetahui perselingkuhannya. Putri berusaha meminta maaf dan memberikan hadiah, namun Raka sudah tidak percaya padanya. Raka merasa jijik dengan Putri dan menyebutnya "kotor".

Kebohongan dan Perselingkuhan

Putri terus berbohong kepada Raka tentang keberadaannya dan hubungannya dengan pria lain. Ia bahkan berselingkuh di hari jadi pernikahan mereka. Raka mengetahui perselingkuhan Putri melalui pesan dari selingkuhannya, Bagas Saputra.

Rencana Penghapusan Identitas

Raka mengundurkan diri dari pekerjaannya dan berencana untuk pergi ke luar negeri. Ia melelang kalungnya dan menyumbangkan uangnya untuk anak-anak miskin. Raka ingin menikahi Putri dan hidup bersamanya selamanya, namun ia merasa dikhianati dan tidak bisa melanjutkan hubungan mereka.

Kepergian Raka

Raka membersihkan rumah dan menurunkan foto pernikahan mereka, menandakan bahwa ia akan pergi. Putri panik mencari Raka dan bertanya mengapa ia ingin menjual kalung pemberiannya. Raka berbohong bahwa ia ingin menyumbangkannya.

Konfrontasi dan Pengakuan

Putri pergi berkumpul dengan teman-temannya dan membawa Raka bersamanya. Teman-teman Putri mengungkapkan bahwa Putri berselingkuh dengan Bagas Saputra. Raka marah dan pergi meninggalkan Putri.

Permainan Kebenaran yang Menyakitkan

Dalam permainan kebenaran, Bagas mengungkapkan detail perselingkuhannya dengan Putri, membuat Raka semakin sakit hati. Putri mengakui bahwa ia tidak pernah mencintai Raka dan hanya memanfaatkannya. Raka merasa dijadikan badut oleh Putri.

Proses Penghapusan Identitas

Raka sedang dalam proses penghapusan identitasnya dan akan segera menghilang dari dunia. Putri berusaha mencari tahu apa yang ingin dihapus Raka, namun Raka menyembunyikannya. Raka mengalami pusing karena tekanan dan dirawat di rumah sakit.

Pertemuan dengan Bagas

Putri menjenguk Bagas di rumah sakit, membuat Raka curiga. Bagas mengungkapkan bahwa ia dan Putri ingin memiliki anak. Raka merasa semakin dikhianati dan memutuskan untuk membuat anak dengan Putri.

Konfrontasi dengan Bagas (Bagian 2)

Bagas menghasut Raka dan menunjukkan foto-foto perselingkuhannya dengan Putri. Raka marah dan merasa jijik dengan Putri. Putri berbohong kepada Raka tentang hubungannya dengan Bagas.

Ulang Tahun Terakhir

Raka bersikap dingin kepada Putri, dan Putri berencana memberikan hadiah besar untuk ulang tahun Raka. Raka berencana untuk menghapus identitasnya dan pergi ke luar negeri sebagai hadiah untuk Putri.

Perselingkuhan yang Terus Berlanjut

Putri terus berselingkuh dengan Bagas, bahkan saat Raka sakit. Bagas mengungkapkan bahwa Putri memaksanya berhubungan seks tujuh kali semalam tanpa pengaman.

Kepergian yang Semakin Dekat

Raka membereskan rumah dan bersiap untuk pergi. Putri membeli ketan isi gula kelapa sebagai permintaan maaf, namun Raka sudah tidak bisa mempercayainya. Raka akan naik pesawat ke luar negeri dan tidak akan kembali lagi.

Pengakuan Kehamilan

Bagas datang ke rumah Raka dan mengungkapkan bahwa Putri hamil anaknya. Putri menyuruh Bagas pergi dan berjanji akan menemaninya besok. Putri berbohong kepada Raka bahwa ia harus memimpin rapat internasional.

Pecundang Sejati

Bagas mengejek Raka dan menyebutnya pecundang karena Putri hamil anaknya. Raka merasa tidak ada yang perlu dipertahankan lagi.

Hadiah Terakhir

Putri memberikan hadiah kepada Raka dan meminta Raka untuk membukanya setelah dua minggu. Raka berencana untuk pergi dan menghilang dari kehidupan Putri.

Konfrontasi Terakhir dengan Bagas

Putri bertemu dengan Bagas dan menegaskan bahwa hubungannya hanya fisik dan ia hanya mencintai Raka. Putri pulang dan mendapati rumah kosong.

Surat Perpisahan

Raka meninggalkan surat perpisahan untuk Putri dan meminta Putri untuk menandatangani surat cerai. Putri tidak percaya Raka akan pergi begitu saja.

Pencarian yang Sia-Sia

Putri berusaha menghubungi Raka, namun nomornya sudah tidak aktif. Putri mencari Raka ke mana-mana, namun tidak ada yang tahu ke mana ia pergi. Raka telah menghapus semua informasi identitasnya.

Ganti Identitas

Sopir taksi mengungkapkan bahwa Raka pergi ke bandara untuk mengurus prosedur penghapusan identitas dan memulai hidup baru. Putri menyadari bahwa Raka benar-benar ingin menghilang dari hidupnya.

Kemarahan Putri

Putri menemukan pesan dari Bagas di HP Raka dan marah karena Bagas telah mengungkapkan hubungan mereka kepada Raka. Putri memutuskan untuk menghancurkan karir Bagas.

Pemecatan Bagas

Putri memecat Bagas dan mengungkapkan bahwa ia hanya memanfaatkan Bagas sebagai pelampiasan. Putri menyuruh Bagas untuk menebus kesalahannya.

Video Permintaan Maaf

Putri memaksa Bagas untuk membuat video permintaan maaf untuk Raka dan mempostingnya di internet.

Mencari Pengganti Raka

Teman-teman Putri mencoba mencarikan pengganti Raka, namun Putri marah dan menghancurkan mereka. Putri menyadari bahwa ia telah dibutakan oleh cinta dan menghancurkan kebahagiaannya sendiri.

Bar di Seberang Samudra

Putri mengetahui bahwa Raka membuka bar kecil di pantai di seberang samudra. Putri pergi ke sana untuk mencari Raka.

Surat Terakhir dari Raka

Raka menitipkan surat untuk Putri melalui pemilik bar yang baru. Dalam suratnya, Raka menegaskan bahwa hubungan mereka sudah berakhir dan meminta Putri untuk saling menghargai.

Tiga Tahun Kemudian

Tiga tahun kemudian, Putri menghadiri konferensi investasi dan bertemu dengan Raka, yang telah menjadi orang yang berbeda. Raka menggunakan identitas baru dan sukses dalam karirnya.

Pertemuan Kembali yang Pahit

Putri berusaha meminta maaf kepada Raka dan memintanya untuk kembali, namun Raka menolak. Bagas, yang telah menjadi aktor sukses, juga berusaha mendapatkan kembali Putri.

Penolakan dan Pengakuan

Putri mengakui bahwa Raka adalah suaminya, namun Raka menegaskan bahwa ia bukan Raka dan tidak memiliki hubungan apa-apa dengan Putri. Bagas mengejek Raka dan merendahkannya.

Terungkapnya Identitas Asli

Putri membela Raka dan menegaskan bahwa ia adalah suaminya. Sekretaris Jenderal Grup Wijaya datang dan mengungkapkan bahwa Raka adalah kepala Grup Wijaya, Pak Surya.

Konsekuensi dan Penyesalan

Raka menolak Putri dan menegaskan bahwa ia telah menghancurkan kebahagiaan mereka sendiri. Raka mengatakan bahwa ia tidak pernah meninggalkan Putri, tetapi Putri yang meninggalkan dirinya sendiri. Putri menyesal dan memohon Raka untuk kembali, namun Raka sudah tidak ingin memberikan kesempatan kedua.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Bapak mau meninggalkan istri Bapak dan menghapus identitas Bapak. Begitu dihapus, Bapak akan hilang selamanya seperti orang yang sudah mati dari hadapan semua orang. Apa aku bisa hilang selamanya? Putri, saya dengar kalbaru sal ini dirancang untuk suami Ibu. Apakah berita itu benar, Bu? Benar. Kalum ini aku namai Raka. Aku mau seluruh dunia tahu. Aku Putri Sari yang sangat mencintai Raka. Lebih baik aku menghilang. Yang dicintai Putri Sari bukan aku. Selama menikah 5 tahun aku kira aku ini segalanya buat Putri Sari. Tapi sampai

0:45 aku terima amplop ini. Dia laki-laki yang penuh dengan tenaga sampai aku gak bisa ngikutin dia. Dia pintar masak. Aku suka masakannya. Malam-malam lembur yang penuh ketegangan. Ternyata selama 5 tahun ini tiap kamu lembur, tiap kamu rapat, tiap kamu enggak pulang, kamu lagi sama cowok lain nyari kenikmatan. Sari pakai baju dinas nih. Katanya dia bakal ngelayani dengan baik dan nyaman. Eh, maaf aku salah kirim. Aku kira ini nomor temanku.

1:31 [Musik] Halo suamiku. Kamu lagi di mana? Di kantor lembur nih. Aku pulangnya malam ya. Udah ya sayang. Aku kerja dulu ya. Tunggu aku di rumah. Oke, Putri Sari, kamu ingat janji ke aku? Aku bersedia menikahi Putri Sari. Aku bersedia merawat dan menjaganya Putri Sari. Aku bakal jadi suami yang baik. Apa kamu berjanji tidak akan pernah mengkhianati cinta kita selamanya? Aku Putri. Aku berjanji tidak akan

2:18 mengkhianatimu, [Musik] [Tepuk tangan] Putri Sari. Ada yang belum aku katakan. Kalau suatu saat kamu bohong atau mengkhianati hubungan kita, aku bakal pergi dari hidupmu. Selamat pagi. Kabar kamu gimana hari ini? Benar, ini saatnya. [Musik]

3:11 тара Wah, dia cuma paling ganteng di sekolah. Raka Cahya kan ganteng banget. Aku udah nulis surat buat dia. Enggak usah berharap deh. Raka Cahya itu tiap hari dapat puluhan surat, tapi dia enggak pernah tertarik. Enggak ada yang tahu cewek kayak apa yang bikin dia tertarik. Pasti akulah. Meski dia itu gunung es, aku pasti bisa bikin dia leleh. [Musik] Raga Cahaya, aku suka kamu. Aku suka kamu. [Musik] Hei, hei.

3:59 Hah. Makannya dikit banget. Kamu kan udah kurus ini. Makan punyaku. Eh, e enggak usah. Makasih, Putri Sari. Kamu udah 100 kali nembak dia. Gunung Es aja pasti udah cair. Udah nyerah aja. Kamu kan anaknya CEO Gruksari. Semua cowok mau sama kamu. Ngapain kamu cari cowok miskin? Aku enggak peduli. Aku cuma mau sama dia. Pokoknya selamanya sama dia. Putri Sari, kamu itu putri tunggal grup Sari. Aku ini yatim piatu. Dunia kita enggak sama. Aku gak bisa bikin kamu bahagia. Harusnya kita enggak bisa untuk

4:44 berhubungan. Aku enggak peduli sama itu. Aku cuma peduli sama kamu. Ini aku bikin sweater ini 1 bulan loh. Tanganmu. Ah, enggak apa-apa kok. Asal kamu suka, aku rela ngelakuin apa aja. Seumur hidup belum ada yang pernah suetan buat aku. Udah ya, aku pergi dulu, Putri Sari. [Musik] Ayo kita pacaran. [Musik]

5:29 Putri Sari. Padahal kamu udah janji aku janji gak bakal mengkhianati cinta kita. enggak akan mengkhianatimu. Tapi sekarang kamu ingkar janji. [Musik] 5 hari lagi aku bakal pergi selamanya dari hidupmu. Rata, kamu ngapain? Enggak ngapa-ngapain, urusanmu udah beres. Maaf ya, suamiku, aku lupa gara-gara sibuk. Hari ini hari jadi pernikahan kita. Tapi kamu malah nunggu lama.

6:16 Maksudmu sibuk itu senang-senang di kamar sama cowok lain kan. Tapi aku udah siapin hadiah. Kalung ini namanya Raka. Sini aku pakaikan. Jangan marah lagi ya. [Musik] Suamiku ganteng banget. Eh suamiku itu hadiah buat aku. Ah jangan dibuka. Tunggu 2 minggu lagi baru kamu buka. Nanti kamu pasti kaget. Oke. Suamiku bilang apa? Aku pasti nurut. Suamiku belakangan ini aku sibuk. Kita kan udah lama enggak begitu-begitu.

7:02 Gimana kalau kita ke kamar? Hah? Aku udah capek. Jangan hari ini. Oh iya. Kamu agak kotor. Mandi aja terus diserah. Hah? Kotor. Kenapa, sayang? Kemarin kan aku lupa hari jadi pernikahan kita. Hari ini kita ke taman bermain yuk. Dulu kamu pernah bilang mau kayak waktu kuliah ke taman hiburan lagi. Raka kita main itu, yuk.

7:48 [Musik] R nanti habis nikah terus punya anak kita bertiga ke sini lagi ya. Gimana? Oke ini adalah yang terakhir buat hukuman. Oke kita berangkat. Suamiku minum ini. Ayo, suamiku nanti enggak usah takut ya, biar aku gandeng kamu dan lindungi kamu. Suamiku, kalau kayak gini kamu enggak

8:35 bakal hilang. Memang enggak bakal hilang, tapi kalau udah pergi nanti, kamu enggak bakal nemuin aku. Aku angkat dulu, ya. Ngapain sih telepon-telepon? Aku kan udah bilang hari ini aku sama Raka. Jangan ganggu aku. Oke, oke. Iya, sayang. Aku ada urusan kantor nih. Aku pergi bentar ya. Pergi sana. Suamiku baik banget deh. [Musik]

9:21 Dia ingat aku suka kue mangga. Apa dia sadar kalau dia udah salah? Pesan dari Bagas Saputra. Sayang udah sampai. Aku udah gak sabar nih. Lagi nunggu lif sayang. Bentar lagi sampai. Aku bawain kue mangga kesukaanmu. Sayang, hari ini kita coba sesuatu yang seru ya. Gimana? Hm. Asal kamu yakin dan Raka enggak bakal tahu. Kamu mau apa aku pasti nurut. Hm. Tenang aja. Kamu kelihatan sayang banget sama dia. Pasti dia enggak sadar. Ayo cepat masuk. Aku enggak tah lagi nih. Dikira istrinya lagi kerja, padahal dia lagi main sama aku. Gimana kamu mau ikut? Kamu cuma bisa lihat dari jauh. Ketamu kamu cinta aku, tapi kamu

10:08 khianatin aku. Kamu kau jauh banget, tapi aku gak mau lanjutin permainan bodoh ini. [Musik] [Tepuk tangan] Pak Joni, Raka, aku mau angkat kamu jadi wakilku. Tapi kamu mau ninggalin semua ini dan pergi begitu aja. Makasih bimbingan Bapak, tapi gak ada yang perlu aku pertahanin lagi. Baiklah, waket dan kemampuanmu bagus. Kamu pasti

10:54 sukses kerja di luar negeri. Semoga semuanya lancar. [Musik] Namanya Raga, sayang sini aku pakaikan. [Musik] Halo. Benar ini agen lelang? Iya. Tolong bantu aku, Lelang Kalung. Nanti uangnya sumbangkan semua ke anak-anak miskin di pegunungan.

11:47 [Musik] Raka Cahaya, kamu mau nikah sama aku? berdua sama aku seumur hidup enggak akan berpisah selamanya. Kamu mau? Aku mau. [Musik] Raka. Hidupku cuma buat kamu aja. [Musik] Suamiku, aku pulang. Sayang, kamu di

12:33 mana? Hm. Kok rumahnya rapi banget? Itu koper apa ya? [Musik] Foto pernikahan ini sejak kami pindah ke sini selalu digantung. Sekarang kok diturunin Raka. Apa ini berarti? Suamiku, kamu di mana? Raka kamu di mana? [Musik] Suamiku, kamu dari mana? Aku kira kamu

13:20 mau pergi dari rumah. Kamu enggak mau aku lagi. Kamu ngomong apa? Aku cuma bersih-bersih aja. Tapi kamu suamiku, Raka. Kerjaan kotor ini kasih ke pembantu aja. Ngapain kamu kerjain? Tapi suamiku, kalung dari aku ini kok mau kamu jual. Ini kan bukti cintaku ke kamu. Aku mau nyumbang ke anak-anak di pegunungan. Oh, jadi gitu. Aku tahu suamiku memang orang baik. Tenang aja, nanti aku sumbang juta atas namamu buat mereka. Ya, ini simpan baik-baik. Ini bukti cintaku ke kamu. Pakai selamanya, ya, sayang. Putri, Putri. Jelas-jelas kamu baru sama cowok lain. Sekarang bilang cinta sama aku. Aktingmu bagus banget.

14:07 Kamu lembur lama pasti capek ya. Sana cepat istirahat. Suamiku belakangan ini kamu gak cium dan peluk aku? Kamu masih marah ya? Gara-gara aku lupa hari jadi pernikahan kita. Kamu ngomong apa? Aku khawatir kamu kecapean. Putri ini pertama dan terakhir. Aku bohong. Tapi aku mau Halo, siapa ya? Maya. Aku lagi sama suamiku, enggak ada waktu. Oh, suami yang mana? Ayo ceritain dulu sama aku. Aduh, kamu ngomong apaan sih? Iya, aku ngerti. Bentar lagi aku ke sana. Suamiku, kemarin-kemarin aku ada janji ngumpul sama teman. Enggak bisa aku batalin. Mau nemenin aku enggak? Ayo dong. Mereka kan udah lama enggak ketemu

14:53 kamu. Mau ya nemenin aku. Oke, aku temenin kamu. Aku tahu suamiku memang baik. Ayo. [Musik] Itu dia suamiku. Ayo, ayo duduk. Sayang, ini Maya dulu dia dan teman-teman lain yang sering main sama aku. Hei, Putri, lama ggak ketemu kamu sama saja. Selain Kakak Ipar, cowok lain gak bisa dekatin kamu. Iya kan, Kakak Ipar? Iyalah, aku kan udah punya suami, jadi enggak boleh bikin dia ragu. Kamu kan

15:40 belum nikah, jadi enggak akan ngerti. Heh, matiin rokokmu. Raka enggak suka bau rokok. Iya iya aku matiin. Hei ayo ayo. Mumpung semua udah ngumpul kita main game yuk. Terus order. Kayak biasa yang kena tunjuk botol harus jawab jujur. Pertanyaan yang pertama gimana sekarang kalau Kakak ipar duluan? Benar banget. Ayo putar. Putri. Aku belum pernah ketemu temanmu yang ini. Gimana kalau dikenalin dulu? Ah eh. Dia itu artis baru yang dikontrak perusahaan. Wajar kamu enggak kenal, Kak. Aku ini cuma artis kecil. Selama ini dari bantuan Bu Putri aku bisa kayak gini. Kakak boleh tanya apa aja aku

16:28 pasti jawab. Udah deh, tanya yang lain aja. Gak apa-apa cuma mainkan. Aku mau tanya terakhir kali kapan dan sama siapa. [Musik] Sayang, itu kan terlalu pribadi. Enggak sopan ditanyain. Enggak perlu disembunyiin. Kakak udah tanya, biar aku jawab dengan sangat jelas. Baru du hari yang lalu, aku dan pacarku di kamar. Kami enggak berhenti-berhenti. Udah cukup. Lanjutin aja. Ah, oke. Yang lebih serunya, dia kabur diam-diam. Enggak bilang suaminya cuma buat nyari kenikmatan sama aku.

17:14 Oh iya, Kak. Menurutmu perbuatanku ini benar atau enggak? Diam kamu. Kalau Bu Putri nyuruh diam, ya aku bakal diam. Ayo, Kak. Kita minum buat Kakak dan Bu Putri. Semoga langgeng dan enggak bisa dipisahin. Enggak usah, aku capek. Aku pulang duluan, ya. Kalian senang-senang aja, sayang. Putri, dia udah pergi. Sekarang kita bisa bersenang-senang. Aku udah bilang kan jangan bikin dia marah. Kamu gak dengar ya? Maaf ya, aku gak bermaksud. Putri, Bagas kan cuma mau nyairin suasana. Gak usah serius gitu. Ayo kita tos dulu. Tos. Raka. Kamu pikir semua udah selesai?

18:01 Biar aku tunjukin putri itu punyaku. [Musik] Ayo, enggak ada orang lain. Kita main yang seru. Ayo, sekarang kita lanjut main. Tapi jawab yang sebaliknya, ya. Oke, boleh. Suamimu kan udah pergi, jadi aku tanya langsung aja. Terakhir kamu sama Bagas gitu-gituan di dalam atau luar ruangan? Ganti-gantilah. Ngapain sih nanya-nanya gitu? Enggak boleh ya? Aku kan mau tahu.

18:47 Katanu anak anjing kecilmu itu hebat banget ya. Enggak usah disembunyiin. Putri itu suka yang seru-seru. Jadi terakhir kami ke taman. Badanku kuat dan masih muda. Enggak kaya orang lain. Udah, udah enggak usah iri deh. Ayo kita main lagi. Ayo. Loh, kena putri lagi. Kalau gitu aku serius tanya. Mmm, kamu ini beneran cinta raka enggak? Ayo jawab. [Musik] Aku enggak pernah cinta dia. Aku cuma main-main sama dia. Dia itu pelayan gratis yang bisa nyuci dan masak.

19:32 Bagus. Kamu memang kesayanganku. Ayo kita minum lagi. Ayah tos. Atos tos tos. Pokoknya enggak mabuk enggak pulang ya. Ayo cepat. Eh aku nyanyi nyanyi? Biasanya kan kamu udah duluan. Udah malam. Aku pulang dulu ya, Putri. Gimana kalau malam ini nginp di rumahku aja? Enggak usah main-main. Aku masih ada urusan. Ayo tos. Awalnya memang indah, tapi akhirnya penuh luka. Putri, dulu aku kira aku ini segalanya buat kamu, tapi akhirnya aku ini cuma jadi badut buat kamu. Kali ini aku mau jal diriku. [Musik]

20:18 [Tepuk tangan] [Musik] Ak proses penghapusan identitasnya tinggal 40 jam lagi. Setelah itu nama Raka Cahya akan hilang dari dunia ini. Sekarang masih ada kesempatan jika Bapak ingin membatalkannya. Suamiku, aku pulang. Aku yakin hapus semua identitasnya. Apa? Hapus apanya? Apa sayang? Apa yang mau kamu hapus? Bukan apa-apa. Coba akun media sosial yang diretas. Oh, gitu. Aku sempat takut.

21:05 [Musik] Sayang, kamu bakar apa ini? Cuma dokumen yang gak penting yang kalau disimpan malah makan tempat. Raka, kamu gak apa-apa kan? Kita ke rumah sakit ya. Enggak usah. Raka. Raka. Raka. Raka. Bang Raka akhirnya sadar. Aku kenapa? Mungkin lagi banyak tekanan. Makanya Bapak pusing mendadak. Kemarin malam Bu Putri yang nungguin Bapak. Ibu baru aja pergi telepon. Biar saya panggilkan ya. Enggak usah. Aku aja sekalian keluar jalan-jalan. He

21:56 iya aku ke sana. Kamu ceroboh banget sih sampai bisa terluka. Tapi aku udah ahli kok. [Musik] Raka, gula darah Bagas turun. Makanya aku jenguk dia. Kak Raka beruntung ya. Kalau sakit bisa diteman Ibu Putri. Banyak orang yang enggak bisa kayak gitu loh, Kak. Aku cuma sakit ringan. Tapi Pak Bagas kan masih muda. Terus ngapain Pak Bagas ke kelidik pria? Bukan apa-apa. Pacarku pengin banget ngasih aku anak, makanya aku periksa. Tapi kata dokter, semua

22:44 baik kok. Oh, iya. Pak Raka dan Bu Putri sudah bertahun-tahun nikah kok belum punya anak. Ada apa, sayang? Putri, kita bikin anak, yuk, [Musik] sayang. Kalau hamil badanku nanti berubah. Gimana kalau kamu gak cinta lagi? Lagian. Aku belum puas berduaan aja sama kamu. Nanti kita bahas lagi ya. Udah, udah. Masalah kayak gini jangan dibahas di sini. Aduh, mulutku ini gini aja, Kak Raka, aku mau minta maaf. Kita makan bareng ya. Nanti aku ajak pacarku. Gimana, Bu

23:30 Putri? Enggak usah, Raka enggak punya waktu. Ayo, sayang. Raka, kamu istirahat ya. Aku ambilin obat dulu. Oke. Aku bilang sekali lagi ya, jangan sampai Raka tahu soal kita. Aku mau dia tahu kamu itu cewekku. Raka Cahya, jangan pura-pura enggak tahu. Dia tuh enggak cinta kamu. Ngapain ke sini?

24:16 Jangan pura-pura bodohlah. Aku tahu kalau kamu udah tahu Bu Putri itu cewekku. Terus? Ya enggak apa-apa sih. Aku cuma mau bilang yang dia cintai itu aku. Hah? Kamu ini cuma hiasan aja. Kalau emang dia cinta kamu, mana mungkin tiap ulang tahunmu dan hari jadi pernikahan kalian, dia malah sama aku. Aku tahu kenapa kamu nambah aku jadi teman. Biar aku kasih yang kamu mau. Lihat foto-foto ini semua ini waktu kamu nunggu dia dengan sabar di rumah. Ini foto-foto di luar. restoran, kafe, kantor. Semua ini jejak kasih sayang kami. Semua ini enggak pernah dia lakuin ke

25:02 kamu. Iya kan? Bagas Wijaya. Ngapain kamu? Enggak ngapa-ngapain, cuma nengok aja. Dia kan masih lemah, jadi aku bawain makanan yang sehat. Kamu ini orang yang kurang kerjaan ya. Kalau udah selesai periksa, cepat balik sana. Oke, Bu Putri. Aku pasti nurut omongan Bu Putri. Raka Bagas itu artis baru yang didorong perusahaan. Dia ganteng dan populer. Makanya perusahaan bisa untung. Kali ini kayaknya dia dekatin kamu supaya kerjaannya lancar. supaya kerjaannya lancar.

25:49 Bagus ya, Putri Sari. Kamu hebat ya, manfaatin status artis kontrak buat jadi selingkuhan. Selama ini aku enggak nyangka kamu bisa mikir cara ini. Oh, ya. Dia enggak bilang apa-apa kan ke kamu, [Musik] Raka. Aku merasa belakangan ini kamu dingin ke aku. Aku ada salah apa yang bikin kamu enggak senang? Bilang aja biar bisa aku perbaiki. Kamu enggak salah apa-apa kok. Belakangan aku yang terlalu sibuk. Makanya aku capek. Oh, gitu. Aku sempat mikir kamu dingin sama aku karena udah enggak cinta lagi.

26:35 Sayang, besok kamu ulang tahun. Aku mau kasih hadiah besar untuk kamu. Kamu mau apa, Sayang? Bilang aja. Walau kamu minta bintang di langit pasti aku ambilin. Apapun yang kamu kasih pasti aku terima. Besok aku bakal hapus identitasku dan pergi ke luar negeri. Putriari, hadiahku buat kamu. Itu gak ketemu kamu lagi. Oh ya, kalau gitu aku harus ngasih kamu kejutan yang sangat besar. Ada kembang api yang megah. Terus kita nonton sama-sama di Etap, ya. Enggak usah pakai kembang api. Aku enggak suka lihat kembang api yang sama kayak orang lain. Kembang api dan orang semuanya sama. Kalau gitu aku bikin kejutan lain deh. Aku pastiin kamu enggak bakal iri sama cowok lain.

27:24 Aku tunggu di tempat biasa. [Musik] Raka, kamu istirahat ya. Aku harus balik ke kantor. Ada rapat sama klien penting. Nanti aku balik nemenin kamu ya. [Musik]

28:16 Pak, Bu Putri benar-benar memajakkan Bapak. Ibu baru beli perhiasan, sekarang Ibu juga membuatkan kalung khusus untuk Bapak. Ibu juga bilang 3 hari lagi ada pesta ulang tahun besar-besaran supaya seluruh dunia tahu Bapak itu cinta sejatinya ibu. [Musik] Raka istrimu lagi masak buat aku. Dia pintar masak juga. [Musik]

29:05 Raka kamu kalah. Istrimu maksa aku senggama tujuh kali malam ini. Sama sekali gak pakai pelindung. Menurutmu kenapa dia gak sabar dapat anak dari aku ya? [Musik] [Tepuk tangan] [Musik]

30:20 Sayang, coba tebak aku bawa apa, sayang? Buat apa kotak itu? Kamu mau ke mana? Ruang tamu kok mendadak jadi kosong begini? Ruang tamunya berantakan, jadi aku cuma beres-beres dikit. Ah, ya ampun, aku kan udah bilang kerjaan kayak gini kasih aja ke Bibili. Coba tebak, aku bawa apa buat kamu? Ke si gula kelapa kan dari timur kota. Wah, kok kamu udah tahu sih? Sudah pasti aku tahu. Selama ini tiap kali kamu salah, kamu selalu beli ketan isi gula kelapa buat minta maaf. Kali ini kamu masih mau pakai cara yang sama. Ternyata aku gak bisa nyembunyiin apa-apa. Iya, aku pasti tahu kamu nyembunyiin apa. Putri, 3 jam lagi aku bakal naik pesawat ke luar negeri dan gak bakal balik lagi. Nanti kamu gak perlu

31:06 nyembunyiin apa-apa lagi. Aku mau istirahat sebentar, ya. [Musik] Ngapain kamu ke sini? Hari ini Raka ulang tahun. Aku kan udah bilang sama kamu, jangan muncul kalau ada Raka. Maaf, aku terlalu cinta sama kamu. Hari ini aku datang bawa berita bagus. Lihat, kita bakal punya anak. Apa? Jangan sampai Raka tahu ini.

31:53 Kenapa kamu gak senang ya? Iya, aku senang. Tapi sekarang kamu harus pergi. Besok aku baru nemenin kamu. Enggak, aku mau sekarang juga. [Musik] Raka sebenarnya aku mau nemenin kamu, tapi mendadak di kantor ada rapat internasional. Aku harus mimpin rapat. Nanti malam aku pulang terus kita rayain ulang tahunmu.

32:38 [Musik] Tunggu kenapa? [Musik] Enggak apa-apa kamu pergi aja. Kalau gitu tunggu aku di rumah ya. [Musik] Putri udah hamil anakku Raka Cahya. Di permainan ini kamu benar-benar pecundang

33:25 ya. Menang atau kalah udah enggak penting lagi. [Musik] [Tepuk tangan] Enak enggak? Sayang, gimana kalau kita pergi main? Aku mau cium kamu.

34:16 Sudah setengah bulan hari jadi pernikahan dari jangan lupa dibuka ya. [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Pak ke bandara Chang. Baik. Eh, jangan disenggol. Ini kue yang aku bikin buat Raka. Kalau sampai rusak, aku

35:01 enggak maafin kamu. Boleh juga. Dia pulang makan kue, aku ke hotel makan kamu. Ayo jalan, Pak. [Musik] Oke, aku pulang dulu ya. Putri, kamu gak mau pulang sama aku aja? Kita masih punya waktu buat main bareng. Hei, kamu ini. Aku udah lama kan nemenin kamu? Udah cukup waktunya. Aku harus balik nemenin Raka. Putri, lebih baik kamu cerai aja biar aku yang ngejagain kamu. Baga Saputra, jangan lupa tempatmu, ya. Hubungan kita ini cuma hubungan fisik dari awal sampai akhir. Aku cuma cinta

35:47 sama Raka. Kalau kamu berani bilang gitu lagi, aku suruh kamu pulang. Sayang, aku udah pulang, sayang, kamu lagi tidur, sayang. Kalau enggak keluar, aku marah loh, [Musik] sayang. Kok enggak ada orang? Ada apa sih ini? Kok kamarnya kosong semua? Raka, kamu ke mana?

36:36 Eh, sayang. Ini hadiah yang kamu siapin buat aku. Tunggu 2 minggu baru kamu buka hadiahnya. Nanti kamu pasti kaget. [Musik] Putri, waktu kamu buka kotak ini, aku udah hilang dari duniamu. Jangan lupa tanda tangan. Selamat tinggal. Kita gak bakal ketemu lagi. Gak mungkin, Raka. Gak mungkin pergi

37:22 gitu aja. [Musik] Aku cinta kamu. Kenapa kamu tega ninggalin aku? Kamu pasti bercanda kan? Iya kan? Raka. Raka blokir aku. Maaf nomor yang Anda tuju sudah tidak aktif. Raka kenapa? Apa Raka tahu sesuatu? Eh, [Musik] aku tetap enggak mau cerai sama kamu, Raka. [Musik] Sudah sampai, Pak. Totalnya Rp280.000.

38:08 Pak, Pak, Bapak salah bayar. Harusnya Rp280.000, bukan 28,6 juta. Pak, perjalanan tadi itu jalan buat menuju masa depan. Ya, aku bayar sebanding. Penumpang yang terhormat, pesawat internasional H39 akan segera lepas landas. Harap segera menuju gerbang keberangkatan. Kakak, adik Ipar, Anton, Yono, kalian ketemu Raka gak? Sejak Kakak nikah sama kamu, fokusnya cuma kamu. Tiap kami ajak pergi bertiga. Salu saja gak bisa. Iya, bukannya kamu yang paling tahu Raka pergi ke mana. Iya, aku cuma nanya aja kok. [Musik] Raka, kamu pergi ke mana, [Musik]

38:57 Bu? Kami sudah nyuruh semua orang nyariak. Kami tahu tokoh terakhir terlihat. Oh, I di mana? Aku langsung ke sana, Bu Putri. Itu mobilnya, Pak. Pak, apa orang di foto ini tadi naik taksi Bapak? Hah? Iya, dia ini memang naik taksi saya. Orang ini baik banget. Biaya taksi Rp280.000 dibayar R8,6 juta. Dia dia pergi ke mana, Pak? Dia bawa koper mau ke bandara. Ke bandara? Apa dia bilang sesuatu sama Bapak? Dia sempat terima telepon di taksi, katanya dia lagi ngurus prosedur penghapusan. Saya iseng tanya mau pergi ke mana. Katanya mau ke tempat lain supaya gak ada yang bisa nemuin dia. Dia mau ganti identitas mulai hidup baru.

39:43 Apa ganti identitas? Dia itu orangnya sopan banget. Dia juga ganteng. Entah apa yang dialami sampai dia sedih banget dan milih ninggalin semua di sini. Sendirian lagi pergi jauh dan mulai hidup baru. Bu Putri, kami sudah periksa semua jalur tapi enggak ada informasi apa-apa soal Paraka. Seolah-olah seolah-olah apa? Apa? Enggak pernah ada di dunia ini menghilang begitu aja. Kenapa bisa begini? Paraka sudah hapus semua informasi identitasnya di dalam negeri. Jelas sekali dia mau putus hubungan dengan ibu supaya ibu tidak bisa menemui dia lagi selamanya. Oke, aku tahu

40:29 Raka. Kamu benar-benar enggak mau sama aku lagi. Kamu enggak ngasih aku kesempatan buat jelasin dan malah hilang gitu aja dari duniaku. Kenapa, Raka? Ini HP-nya RKA. [Musik] Kod Sandinya selalu tanggal lahirku. Raka Cahya, kok gak balas jetku sih? Kamu pikir dia ngerayain ulang tahunmu, berarti dia cinta kamu ya? Aku kasih tahu ya, hari ini kamu masih bercinta di hotel.

41:19 Ternyata ini gara-gara kamu, Baga Saputra. Aku sudah bolak-balik bilang ya, jangan bilang apa-apa keraka. Kamu memang cari mati. Wah, masih berani nantang ya, Raka Cahya, kamu pikir kalau kamu pakai cara putri ngomong ke aku, aku takut gitu? Kalau jadi kamu, udah lama aku bakal pergi. Putri itu punya aku. Kenapa? Marah sampai gak bisa ngomong. Iya kan? Tapi memang hati dan badan putri semua punyaku. Selamanya kamu bakal jadi pecunda. Jangan harap bisa tumbah semua hidupmu. Hei Baga Saputra, kamu berani nantang Raka? Kamu pikir kamu siapa? Bilang ke semua orang yang ada di industri ini, jangan biarin Bagasak muncul lagi.

42:11 Putri. Putri, maksud kamu apa? Aku udah bolak-balik bilang, jangan bilang hubungan kita kerasa, tapi kamu malah ngirim foto-foto ke dia. Siapa yang udah nyuruh kamu ngelakuin itu? Kamu udah lihat semuanya, Putri, dengerin aku. Ini gak kayak yang kamu pikir gara-gara Laka dia yang marahin aku duluan. Jadi, aku cuma balas dia. Dia itu suamiku. Ngapain dia marahin kamu? Dibanding dia kamu itu enggak ada apa-apanya. Putri, aku udah khilaf. Maafin aku, maafin aku. Aku bilang gitu soalnya aku cinta kamu. Memangnya kamu pikir kamu pantas? Sebenarnya buat aku, kamu itu cuma pelampiasan. Raka itu belahan jiwaku. Gara-gara kamu dia pergi dan sekarang kamu harus terima akibatnya. Putri, kita udah lama berhubungan di tempat tidur. Sekarang di perutmu juga ada anakku. Harusnya kamu cinta aku, bukannya cukup,

42:58 [Musik] Putri. Jangan gini dong. Di perutmu masih ada anakku. Anakmu? Mana pantas aku hamil anakmu. Kalau bukan karena kamu lubangi kondom itu, mana mungkin aku hamil anakmu. Mulai hari ini, kamu harus tebus kesalahanmu pelan-pelan. Bu Putri, sudah enggak ada cara lagi buat nyari Pak Raka. Kecuali dia kebali sendiri. Gimana kalau kita nyerah aja? Enggak mau. Aku sudah nikah 5 tahun sama Raka. Aku sangat mencintainya. Dia enggak mungkin sekejam itu ninggalin aku. Pasti Raka marah sama dia. Iya benar. Pasti Raka marah sama dia. Pegang dia. Aku mau suruh dia bikin video permintaan maaf untuk suamiku. Terus post di internet. Jangan, Bu Putri.

43:43 Karena begitu videonya nyebar nanti reputasi Ibu dan Citra perusahaan juga kena dampaknya. Cukup. Aku cuma mau Raka balik ke sisiku. Aku rela ngelakuin apapun tanpa ragu. Ngerti? Rekam videonya. Maafin aku, Raka. Maafin aku. Harusnya aku enggak ganggu hidup kalian. Aku enggak berani lagi. Maafin aku. Nasi udah jadi bubur. Percuma sekarang kamu kayak gitu. Selamat datang. Lama enggak ketemu ya, Kak Rakang. Apa kabar? Apa kabar? Kalian udah lihat video yang viral itu? Aku enggak nyangka Bu Putri kayak gitu. Citranya hancur total. Para kan tinggi dan ganteng. Dia juga berbakat. Semua orang jadi merhatiin Bu Putri. Kalau suamiku sebaik itu, aku rela mati diperlukannya. Hah? Iya. Kok malah nyari artis kecil enggak jelas gitu? Mungkin dia udah buta kali ya.

44:30 Bu, Bu Putri. Iya, kalian benar. Aku memang udah buta. [Musik] Sana pakai cara ngomong yang aku ajarin tadi. Tiru cara Raka ngomong. Ah, udah kayak gitu mana bisa. Aku udah susah-susah nyari cowok yang mirip raka. Harusnya Putri senang kan? Hari ini kita bantu dia lupain cowok bajingan itu. Putri, kamu kebanyakan minum. Raka, kamu udah balik?

45:17 Raka, kamu udah balik. Tuh kan aku bilang apa? Nyari cowok itu enggak perlu mikir. Cinta atau enggak semua orang bisa digantiin. Raka akhirnya kamu balik. Aku nyari kamu ke mana-mana. Jangan tinggalin aku lagi, ya. Iya, Raka. Kamu bukan Raka. Siapa kamu? Putri, jangan marah. Dia model yang kami cari buat kamu. Dia mirip kok sama Raka. Ah, kalian senang-senang aja. Kalau masih kurang, nanti aku cariin beberapa lagi supaya kamu senang. Pelayan bau kayak gini mana pantas dibandingin sama suamiku. Udah beberapa tahun ini. Kalau bukan gara-gara kalian yang nghasut aku, mana mungkin aku bisa kayak gitu. Keraka jadi mulai hari ini

46:04 kalian dan keluarga kalian semuanya akan aku hancurin. Putri, Putri, Putri. Mampus kita. Kalau grup sari turun tangan, kita gak bisa ngapa-ngapain. Raka, kamu di mana sih? Bu putri kami dapat apa? Di mana dia? Ada di pantai di seberang samudra. Dia buka bar kecil. Cepat carikan tiket pesawat paling cepat. Aku ke sana sekarang juga.

46:56 Ini tempatnya Raka, akhirnya aku nemuin kamu. Kamu kamu siapa? Raka mana? Hah? Kamu nyari mantan bosku ya? Dia baru ngasih bar ini ke aku 3 hari lalu. 3 hari lalu? Kamu pasti Bu Putri ya? Paraka suruh aku ngasih surat ini ke Ibu. Putri Sari. Sejak kamu bohong ke aku, hubungan kita sudah berakhir. Kamu

47:43 enggak perlu ngelakuin hal-hal kecil yang bikin aku terharu. Kamu bukan gak rela ngelepas aku, tapi kamu nyesel ketahuan bohong. Biar kita lepasin satu sama lain dan saling menghargai. Maafin aku, Raka. Maaf. Gara-gara aku kamu pergi. Maafin aku. [Musik] Danaya selamat datangi. Sudah 3 tahun

48:30 kota ini jadi lebih bagus ya. Kamu yang balik pakai identitas baru buat datang ke konferensi investasi juga lebih baik lagi. Kurian ini semua gara-gara kamu. Aku enggak nyangka sudah bertahun-tahun tapi kamu terus nyariin aku. Aku kira habis kamu dibawa pulang ke keluarga Wijaya kamu bakal lupain aku. Mana mungkin kita udah 8 tahun tinggal bareng di pantai asuhan. Selama itu kakak yang ngerawat aku. Buat aku, Kakak orang yang paling penting dalam hidupku. Citaku. Makasih ya. Kalau bukan kamu yang nemenin aku 3 tahun ini, aku gak bisa sampai kayak gitu. Semua ini pantas buat kakak. Ayo masuk. Aku mau semua orang di gedung ini tahu betapa hebatnya suamiku. Katanya di acara investasi global ini

49:15 kepala grup Wijaya. Pak Surya bakal datang langsung. Aku juga dengar Pak Surya itu orang yang sangat luar biasa. 3 tahun lalu dia muncul dan bikin Rupi Jaya jadi perusahaan desain nomor satu di dunia yang valuasinya 222 miliar. Terus dia dan putri keluarga Sulung keluarga Wijaya Rania itu teman masa kecil benar-benar pasangan serasi. Pria berbaka dan cewek cantik. Putri lama enggak ketemu ya Putri? Lama enggak ketemu ya. Ngapain kamu ke sini Putri? Dulu aku yang salah. Tolong maafin aku, ya. Sekarang aku sudah sukses jadi aktor terbaik dengan usahaku sendiri. Terus aku bakal dikontrak grup Wijaya nanti aku bakal jadi aktor global pertama di negara Daksiah. Kamu mau dikontrak grup Wijaya Putri? Omongan bagas itu benar. Grup Wijaya mau kasih belasan miliar biaya endors ke

50:00 dia. Belum lagi keuntungan lain. Waktu itu dia bakal jadi aktor global terbaik yang bisa ngasih dukungan ke grup Sari. Putri ingat dia udah ngejar kamu lebih dari 3 tahun. Maafin dia ya. Putri aku beneran cinta kamu. Kasih aku kesempatan lagi. Seumur hidup ini. Aku cuma setia sama kamu. Tapi di hati aku selamanya cuma ada satu orang. Putri, ini udah 3 tahun Raka gak bakal balik lagi. Kamu harus sadar itu, Putri. Putri, kami tahu kamu itu sayang banget sama Raka. Tapi dia udah ninggalin kamu dan pergi jauh. Harusnya kamu juga mulai hidup baru. Iya, benar. Bentar lagi Bagas bakal jadi bintang internasional. Kalau kamu sama dia, grup Sari bisa naik ke tingkat lebih tinggi. Iya. Aku sudah nyari dia 3 tahun ini. Sekarang waktunya.

50:47 Raka. Iya. Itu Raka. Suamiku. 3 tahun ini kamu pergi ke mana? Kamu tahu enggak aku kesulitan nyari kamu? Bu, Ibu salah orang. Enggak, enggak mungkin aku salah. Kamu itu suamiku, Raka. Badan, penampilan, baumu, kamu memang dia. Raka. Kamu udah balik, Raka. 3 tahun ini aku nyari kamu ke seluruh dunia. Dari Paris, London sampai kota kecil dekat kotok utara di Finlandia. Semua aku cari, tapi gak bisa nemuin kamu. Sekarang akhirnya kamu balik, Raka. Aku tahu aku salah. Aku pasti perbaiki salahku. Sekarang kita pulang ya, Bu. Raka yang Ibu bilang itu sudah hapus semua identitasnya dan dia sudah pergi.

51:33 Aku bukan dia. Nama belakangku Wijaya. Raka kamu. Hei, Raka, jangan coba-coba nipu orang lain ya. Aku kasih tahu kamu. Jauhi Putri. Kalau enggak, kamu bakal aku bikin nyesal. Sebaiknya tutup mulut kamu, Bagas. Putri, kamu masih enggak sadar, ya? Orang ini baru balik. Soalnya dia 3 tahun di luar negeri tapi gagal. Sekarang dia mau bergantung sama kamu. Dia kayak gini pura-pura kasih harapan. Tapi kamu tahu rencanamu itu enggak akan berhasil. Sekarang kamu cuma pantas aku injak-injak. Raka, kamu mungkin belum tahu. Bagas udah jadi aktor terbaik paling muda di Daksia. Bentar lagi dia mau kerja sama dengan grup Wijaya buat masuk pasar global. Kamu pecundang mana bisa dibandingin sama dia. Kalau tahu diri mendingan pergi deh. Acara internasional kelas atas kayak gini bukan acara yang bisa kamu ikuti. Di sini bukan tempat kamu. Grup Wijaya memang luar biasa ya. Bagus

52:20 kalau kamu udah tahu. Aku didukung grup Wijaya. Kamu yang kayak sampah ini gak bakal bisa nantang aku. Kalau kamu sadar, pergi sana. Ini bukan tempat yang cocok buat kamu. Kamu gak bisa masuk ke sini. Iya, sana pergi. Kalau enggak, begitu Pak Surya datang, kamu pasti mampus. Orang penting kayak Pak Surya, mana mungkin ngebiarin kamu di sini. Diam kalian semua. Raka udah susah-susah balik. Putri, kamu ini terlalu polos dan gampang ditipu. Makanya selama ini kamu diperdaya orang ini sampai gak bisa makan dan tidur gara-gara dia. Hari ini aku bantu kamu biasin emosimu. Satpam, usir dia. Siapa yang berani nyentuh suamiku? [Musik]

53:06 Hah? Kamu bilang apa? Dia itu suamimu? Enggak mungkin. Aku sama sekali enggak tanda tangan surat cerai. Aku dan neraka itu suami istri yang sah, Bu Putri. Kadang cerai itu gak perlu tanda tangan dua pihak. Kalau salah satu pihak berkhianat, pernikahan itu otomatis batal. Raka, tolong dengerin aku. Bu Putri, gak perlu jelasin apa-apa ke aku. Toh kita kan enggak punya hubungan apa-apa. Hei, Raka. Aku udah terlalu baik ke kamu. Kamu tahu enggak ini acara apa? Hari ini kepala grup Wijaya Pak Surya dan tunangannya bakalan datang. Kalian bicara sembarangan dan berani sombong kayak gini. Kalian udah ngehina kepala dan pasangannya. Iya, Pak Surya itu orang penting yang kami hormatin. Kalian berdua enggak

53:51 boleh mengghina dia. Kalau kalian sadar, cepat berlutut minta maaf. Kalau enggak, waktu mereka datang, kalian enggak punya kesempatan minta maaf lagi. Sekretaris Jenderal Grup Wijaya, Pak Wibowo datang. [Musik] Udah aku bilang kalian pasti mampus, Pak Wibowo. Ada dua orang yang ngehina Pak Kepala dan istrinya. Tolong hukum mereka, Pak. Beraninya ngina ketua. Siapa yang berani kayak gitu? Mereka berdua. Benar-benar enggak nghormatin Pak Kepala dan mereka juga sombong banget, Pak. Raka, cepat pergi. Keluargaku aja gak bisa ngelawan Grop Wijaya, apalagi kamu. Bu Putri, kayaknya kamu salah paham ya. Keluarga Sari tempat asalmu itu cuma keluarga kecil yang enggak bisa kamu lawan. Buat kami enggak ada artinya sama sekali. Siapa kalian beraninya bikin masalah di sini? Balik padan kalian.

54:38 Pak Wibowo. Menurutku sekarang aja kita usir mereka berdua dan jangan kasih mereka ampun. Terus siap. Pak Wibowo. Kenapa, Pak? Pak Kepala Nyonya. E apa tadi? Bapak panggil dia kepala. E ada apa ini, Pak? Kalian semua yang gak tahu diri, yang ada di depan kalian ini kepala grupijaya, Pak Surya dan Nyonya Ketua. Hah? Raka itu kepala grup Wijaya. Aku gak lagi mimpi kan? Hei, Pak, kamu udah nghina kepala dan kamu gak tahu diri mulai sekarang semua kontrolmu dan grupaya batal dan kamu diusir dari industri ini seumur hidup. Dan kalian yang nambah penderitaan orang lain dengan niat jahat juga bakal diusir dari grup Wijaya dan keluarga Wijaya. Suamiku, kita sudahi saja acara

55:23 konferensi ini. Toh kita ke sini sebelum bulan madu, sekarang kita sudah harus berangkat. Oke, aku ikut aja, Raka. Eh, Pak Surya, tadi saya salah. Bapak orang penting. Tolong maafkan salah saya. Saya minta maaf, Pak Wijaya. Aku minta maaf. Minta maaf bawa mereka pergi. Pak Wijaya, Pak Wijaya. Kasih saya satu kesempatan Pak. Aku udah merendah kayak gini. Aku cuma mau kamu balik ke sisiku lagi. Apa kamu tega ninggalin aku, Putri? Aku gak pernah ninggalin kamu. Justru kamu yang ninggalin dirimu sendiri. Punggung tak bisa patah bukan cuma dari satu batang jerami. Kekecewaanku bukan satu atau dua hari, tapi udah numpuk. Waktu aku mutusin buat tinggalin kamu, hidupmu udah enggak ada hubungannya lagi sama aku. Jadi, kamu gak berhak terlibat

56:10 dalam hidupku. Raka. Aku mohon aku mohon kembali ke sisiku ya. Udah cukup. Raka. Rak salah. Harusnya aku punya suami yang cinta aku dan keluarga yang bahagia. Tapi aku ditipu pikiranku sendiri. Aku sok pintar. Dan aku yang nghancurin kebahagiaan kita dengan tanganku sendiri. Raka, kalau kamu ngasih aku kesempatan lagi, aku bakal mencintaimu sepenuh hati. Apa kamu bisa berjanji tidak akan mengkhianati cinta kita selamanya?

Share

Ringkasan Video YouTube