0:00 Assalamualaikum Baraya. Selamat datang kembali di Guru Gembul Channel. Baraya suka dengan sesuatu yang misterius. Ada satu kejadian di Indonesia pada tahun 1998 sampai 1999 di Banyuwangi dan sekitarnya yang sangat horor, sangat menakutkan, tetapi cukup misterius hingga tidak ada seorang pun yang bisa menjawab apa sebenarnya yang terjadi pada waktu itu. Yaitu apa? Kasus kekerasan yang menimpa orang-orang yang diduga sebagai dukun santet. Jadi kejadian ini dimulai pada tanggal 6 Februari tahun 1998. Pada waktu itu bupatinya bernama Pak Siddiq Purnomo itu tiba-tiba mengeluarkan sebuah radiogram, sebuah perintah kepada para camat untuk segera mengumpulkan data tentang siapa saja
0:47 orang-orang di Banyuwangi yang berprofesi sebagai dukun, ahli spiritual, paranormal, dan hal yang semacam itu. Di waktu yang bersamaan kurang lebih di antara waktu itu, itu mulai muncul gejala-gejala aneh di Banyuwangi. Satu, mulai muncul orang-orang gila yang tidak dikenal sebelumnya. Kemudian, tak lama setelah itu mulai muncul kode-kode rahasia dalam bentuk vandalisme yang dituliskan dalam dinding-dinding rumah atau pohon atau bangunan-bangunan terbengkalai bahkan batu juga. Di sana itu ada tulisan tanda silang atau X. dan atau anak panah. Yang luar biasanya tanda silang dan anak panah itu menunjuk pada rumah-rumah dari
1:35 orang yang telah didata oleh Pak Camat sebagai tokoh spiritual, paranormal atau dukun. Ini menjadi semakin aneh dan pada akhirnya ada satu kejadian di satu malam. Sebut saja namanya adalah Pak Bondan. Dia baru pulang dari salat Isya berjamaah ke rumahnya. Kemudian dia hendak mempersiapkan apa yang hendak dia jual esok harinya di pasar. Dia berdagang di pasar pekerjaannya. Tapi kemudian di tengah kegiatannya lampunya mati. Lampu rumahnya mati. Dia tentu saja keluar ngecek meteran rumahnya dan dia nyalakan lagi. Oke, semuanya nampak baik-baik saja cuman ngejepret saja. Dia balik lagi ke rumah dan untuk kedua kalinya lampu rumahnya
2:20 mati. Dia heran, dia keluar lagi, dia ngecek meterannya lagi dan menyalakannya kembali. Dia masuk. Nah, tepat di situlah istrinya memergoki ada seorang laki-laki misterius yang berdiri di dekat pohon. Laki-laki itu nampaknya sedang menggoret-goret pohon itu dengan tanda silang. Kemudian si istri itu bertanya, "Kamu di situ siapa lagi?" "Apa di situ?" Lalu si pria misterius itu menjawab bahwa enggak, Bu. Enggak apa-apa. Saya di sini cuman lagi nyari ayam saya yang hilang. Mencurigakan. Tapi oke cukup masuk akal di sana. Ya sudah selesai. Dan kemudian tak lama setelah itu lampu rumahnya mati untuk ketiga kalinya. Pak Bondan lagi-lagi harus keluar rumah untuk
3:07 mengecek meterannya kemudian menyalakannya. Tapi tepat saat itulah tiba-tiba dia disergap, dia dikeroyok, dia dipukuli. Istri dan anaknya di rumah tidak berani menolong dan mereka habis oleh rasa trauma dan ketakutan yang luar biasa. Jadi mereka di rumah saja meninggalkan sang ayah yang entah bagaimana nasibnya. Dan nasibnya pada akhirnya baru ketahuan esok harinya ketika Pak Bondan ditemukan sudah tinggal jasad. Tubuhnya penuh dengan luka memar, penuh dengan luka sayatan, bekas benturan benda tumpul, dan bekas sayatan benda tajam. Apa motifnya? tidak diketahui kenapa dia diserang juga tidak diketahui. Yang
3:53 diketahui belakangan oleh masyarakat bahwa itu hanya satu kasus di antara ratusan kasus berikutnya di mana ada orang-orang yang entah secara random atau tidak ditandai rumahnya atau pekarangan rumahnya kemudian dia dihilangkan nyawanya. Kejadian ini berulang sampai ratusan kali. awalnya di Banyuwangi tetapi kemudian melebar sampai ke Jember, Bondowoso, Situbondo, Pasuruan, Malang, bahkan sampai ke Madura, sampai nyeberang pulau. Dan orang-orang menjadi tahu karena memang skemanya itu mirip yaitu ada kelompok orang yang dituding sebagai dukun santet. Apakah benar atau tidak, tidak jadi masalah karena yang
4:40 paling yang penting orang itu dituduh. Dan tak lama setelah ada tuduhan seperti itu, rumahnya mulai ada tanda silangnya dan setelah itu ya ada eksekusi. Siapa yang mengeksekusi itu pun tidak diketahui. Tetapi lagi-lagi polanya mirip yaitu orang-orang yang disebut sebagai ninja. Ninja dalam artian masyarakat melihatnya sebagai orang yang sangat terampil, sangat cekatan, yang menunjukkan bahwa dirinya itu sangat terlatih. Dia melarikan diri dengan sangat cepat. Dia melompati pagar dengan sangat baik. Dia melakukan eksekusi juga dengan sangat rapi. Jadi orang-orang yang berbaju hitam yang disebut sebagai ninja ini siapa? Ini tidak diketahui bagaimana cara beraksinya. Cara beraksinya juga cukup macam-macam. Jadi
5:27 saya menemukan ada lima skema dari berbagai referensi yang saya temukan. Pertama ada orang random yang biasa-biasa aja begitu ya. kemudian diteriaki bahwa dia itu adalah dukun santet yang telah menyantet ini ini dia sangat berbahaya sehingga orang-orang langsung ngegebukinnya. Itu ada ee skema yang seperti itu. Atau ada kejadian yang lain lagi yaitu warga NU, santri-santri NU itu digerakkan oleh satu pihak yang tidak diketahui. Satu pihak itu mengatakan, "Ayo kita jihad fisabilillah. Kita hajar orang-orang musyrik yang justru mengirimkan santet kepada orang-orang yang ada di desa. Ayo kita lakukan itu. Dan biasanya santri-santri NU itu demi jihad dia digerakkan untuk melakukan pembantaian pada orang yang bahkan tidak dikenalnya.
6:12 Itu yang kedua. Kemudian yang ketiga, nah ini yang paling sering terjadi. Korban dipaksa atau dipancing untuk keluar rumah di malam hari dengan cara lampunya dimatikan. Nah, ini cukup sering lampu matikan. Lampu matikan. Jadi kalau misalkan lampunya sudah dimatikan, orang kemudian keluar mengecek meterannya dan sebagainya yang pada umumnya pada waktu itu ada di luar. Nah, ketika itu dia langsung disergap dan kemudian dieksekusi di situ ada kejadian atau ada yang kejadian yang berikutnya lagi ada orang random yang lagi-lagi dituding sebagai dukun santet itu kemudian ditarik masuk ke dalam sebuah fans atau ke dalam sebuah mobil kemudian dibawa ke satu tempat dihabisi di tempat itu atau di mobil dihabisi di situ kemudian dibuang di tempat yang lain. Ada yang
6:59 seperti itu. atau kasus yang lain kejadian warga tidak mengetahui siapa, tidak ada saksi, tidak ada bukti, tiba-tiba korban tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi yang ia meninggal dengan cara yang sangat tragis gitu dan lain sebagainya. Nah, ini terjadinya di mana-mana. Awalnya di Banyuwangi tetapi kemudian di mana-mana. Nah, inilah yang akhirnya menyebabkan orang itu menyimpulkan bahwa ini tuh pasti dilakukan oleh orang profesional dan di bawah komando dari orang yang kuat. Cuman masalahnya siapa orang-orang profesional itu? Jadi kalau misalkan warga-warga NU yang tadi digerakkan untuk misalkan melakukan serangan itu bisa diidentifikasi dan bahkan sama polisi di penjara ditetapkan sebagai
7:45 tersangka. Ada sekitar 270 orang tersangka yang sudah dijebloskan ke penjara pada waktu itu. Cuman masalahnya siapa yang menyuruh mereka itu? Mereka cuman santri biasa, mereka cuman orang biasa yang digerakkan karena isu-isu yang bahkan mereka sendiri pun tidak terlalu mengetahuinya. Yang pasti adalah korban jiwanya itu banyak sekali. Jumlahnya berapa? Tidak bisa dipastikan ada satu pihak yang menyebutkan 100, 200, 300, 400 dan sebagainya. Tapi secara rata-rata itu tiga kali pembunuhan dalam waktu 1 hari itu pernah terjadi di Banyuwangi. Nah, dengan e skema dan bentuk serangan yang seperti ini, ini jelas sekali digerakkan
8:30 oleh orang yang profesional. Dan ini juga bisa kita ketahui bahwa si penggeraknya itu bukan hanya merencanakan bagaimana mengeksekusinya, tetapi merencanakan bagaimana perencanaan itu dilakukan dan bagaimana caranya mengakhiri peristiwa ini. Jadi, coba misalkan kita cek satu demi satu ee sebelum kejadian pembunuhan itu, orang yang dimaksud itu sudah tiba-tiba oleh masyarakat disebut sebagai dukun santet. Jadi ada pihak yang mempropagandakan, ada orang yang menebar fitnah. Siapapun orang itu mau tukang bakso, mau ustaz, mau dia petani dan lain sebagainya, tiba-tiba dia dituduh sebagai dukun santet. Dan karena itulah maka banyak orang yang kemudian menginsafi kematiannya. Ya enggak
9:16 apa-apa syukur kalau dukun santet mati karena dia bikin celaka orang lain, kan begitu, kan. Nah, tapi yang jelas yang pertama skemanya tiba-tiba dia tuh dituding sebagai dukun santet. Kemudian yang kedua, polisi dan penegak hukum jelas dan terpampang nyata tidak melakukan tindakan apapun. Kalaupun melakukan tindakan di lama-lama sengaja untuk terlambat. Nampaknya seperti itu ya. Karena misalkan ya ada satu rumah yang tiba-tiba sudah ada tanda X-nya. dia lapor sama polisi ya tidak dilindungi, tidak apa. Bahkan dengan melapor ke polisi itu justru bisa aja mempercepat kematiannya gitu. Atau misalkan sudah ditandai huruf X kemudian orangnya
10:02 hendak lari tiba-tiba meninggal atau lari sudah lari dalam pengungsian itu juga tiba-tiba meninggal dan lain sebagainya. Nah, ini polisi tidak bertindak sesuai dengan prosedur dan nampaknya relatif mengabaikan hal yang seperti ini gitu. Kemudian adanya keenggan dari keluarga korban untuk menindaklanjuti laporan atau melaporkan ke pengadilan itu tidak ada atau sedikit sekali keluarga yang mau seperti itu. Bahkan ketika misalkan aktivis-aktivis HAM itu mengajak ayo kita lakukan begini dan begitu mereka tidak mau bersaksi dan mereka bahkan menarik kembali tuntutan mereka menarik kembali laporan mereka. Jadi banyak keluarga yang tiba-tiba diintimidasi. Jadi keluarga-keluarga itu
10:48 hanya minta agar nama baik korban itu dipulihkan. Kan banyak orang yang mengatakan fitnah lebih kejam daripada pembunuhan. Ini dibunuh ia difitnah ia sebagai dukun santet. Padahal orang-orang yang dimaksud juga random. Ya memang ada yang berprofesi sebagai tokoh spiritual itu ada yang seperti itu. Tapi kebanyakan random. Dan yang keempat yang menunjukkan dan bahkan menegaskan bahwa ini dilakukan oleh profesional secara terencana dan sistematis itu adalah karena pelaku-pelaku yaitu ninja-ninja yang dimaksud itu itu enggak mungkin melakukan aksinya dengan spontan. Bahkan mereka tuh ahli bela diri, mereka tuh ahli berlari, ahli bersembunyi. Jadi
11:34 ya disebut ninja kurang lebihnya memang seperti ninja gitu. Jadi kalau misalkan ada orang yang begitu karakteristiknya itu kan pasti sudah terlatih lama sekali. Dia sudah berlatih. Nah, kalau sudah berlatih lama sekali kemudian dia melakukan banyak kejadian ratusan kali di banyak kota. Itu artinya apa? Ada banyak orang yang terlatih yang digerakkan untuk itu. Nah, siapa mereka? Tidak diketahui dengan pasti. Ada beberapa teori, hipotesis dan atau asumsi terkait dengan kejadian ini tentang siapa pelakunya, apa motifnya, kenapa hanya terjadi di Jawa Timur dan lain sebagainya. Ee teori yang resmi dikeluarkan oleh pemerintah daerah Banyuwangi pada waktu itu dan juga ini
12:19 ditegaskan oleh pihak kepolisian itu sebenarnya ini terjadi tuh gara-gara perang antar dukun santet. Jadi perang antar ninja gitu ya, perang dunia shobi gitu ya. Perang antar ninja. Jadi ee ini narasi yang dikemukakan oleh Pak Polisi dan pemda dan sekarang pun diterima sebagai dalam tanda kutip buku putihnya gitu ya atau teori putihnya. Jadi di Banyuwangi itu kan banyak dukun santet. Nah, pasar mereka itu menyusut. Karena itu maka mereka tuh berusaha untuk rebutan pelanggan. Bagaimana caranya? Ya, mereka bikin koalisi antar perguruan santet. Kemudian dari perguruan-perguruan dari koalisi-koalisi itu kemudian mereka melakukan serangan
13:05 pada musuhnya, musuhnya balik juga menyerang dan lain sebagainya. Dan inilah yang menyebabkan kematian begitu banyak orang. Makanya kalau misalkan baraya sekarang searching di Mbah Google ini biasa disebutnya sebagai geger santet atau geger santet yang menunjukkan bahwa iya secara resmi ini dianggap adalah perang antar dukun santet. Begitu. Itu teori yang dikemukakan oleh Pak Polisi. Ada juga teori atau hipotesis lah. Yang kedua yang dikeluarkan oleh Nahdatul Ulama yang mereka mengatakan bahwa sebenarnya korban-korban itu bukan berstatus sebagai dukun santet, tapi mereka hanya difitnah. Kebanyakan dari korban-korban itu justru adalah aktivis Nahdiin,
13:51 baik itu pengurusnya atau hanya secara kultur saja berhubungan dengan Nahdatul Ulama. Dan karena itu maka pihak Nahdatul Ulama pada waktu itu mencurigai bahwa pihak yang ada di belakang ini itu adalah pihak keamanan yang disponsori oleh pemerintah Pak Harto awalnya gitu ya. Karena pemerintah Pak Harto itu memang punya dendam historis dengan orang-orang NU yang pertama. Dan kemudian yang kedua yang jadi masalahnya itu adalah pada waktu itu Soeharto digulingkan dan sama seperti kejadian-kejadian yang lain, kerusuhan-kerusuhan dan pembunuhan-pembunuhan yang terjadi di ee Indonesia itu kaitannya sama yaitu Pak Harto menginginkan Indonesia itu keos
14:37 agar rakyat itu kembali kepada pemerintahannya, kepada pangkuannya. Begitu. Atau ada juga masih pengembangan dari hipotesis yang barusan itu orang-orang NU berpikir bahwa orang-orang yang dimaksud itu sebenarnya bukan dari pemerintahan tetapi mereka itu adalah aktivis-aktivis PKI yang merasa dendam kesumat karena dulu di Jawa Timur itu ada pembantaian orang-orang PKI oleh Banser NU. Nah, ini dianggap sebagai bagian dari operasi balas dendam. ada asumsi yang mengatakan seperti itu. Ini terlalu jauh untuk disebut teori. Jadi kita sebutkan ini adalah asumsi saja gitu ya. Nah, atau ada juga hipotesis lain yang menyatakan bahwa ini sebenarnya bukan ditujukan
15:23 kepada NU tapi ditujukan kepada Megawati Soekarno Putri. Karena pada waktu itu dan di zaman itu itu kan sedang reformasi, sedang gonjang-ganjing, sedang keos-keosnya Indonesia pada waktu itu, sedang pergantian pemerintahan. Nah, tokoh yang paling potensial untuk menggantikan Pak Harto pada waktu itu adalah Megawati Soekarno Putri PDIP yang seperti itu. Jadi ketika PDIP lagi mengadakan Munas di Bali itu di Banyuwangi dan wilayah-wilayah yang berhubungan dengan Bali seakan itu mengcoer dan mengurung itu diteror dengan kekerasan-kekerasan yang seperti itu. Itu ada teori yang seperti itu. Dan kemudian yang terakhir ada teori dari seorang peneliti dari Coronel
16:10 University namanya itu adalah Pak eh Douglas Kuman. Nah, dia itu punya teori sendiri yaitu kejadian itu berhubungan dengan ee rebutan tanah. Jadi dia menyelidiki bahwa korban-korban itu adalah tuan tanah, pemilik tanah yang besar. yang tahun 1998 itu kan sedang krisis ekonomi di Indonesia. Harga-harga kebutuhan terasa sulitnya gitu ya. Kemudian makan aja susah. Nah, orang-orang yang menjadi ee tuan tanah itu kemudian menjadi sasaran tembak bagi petani-petani biasa yang menginginkan untuk mendapatkan harta dan makanan pada waktu itu. Karena lagi krisis, lagi susah. Jadi orangnya dibantai. Nah, kemudian diharapkan agar
16:57 tanah itu bisa dibagi rata oleh warga sekitar gitu atau oleh orang yang mengambilnya secara paksa dan lain sebagainya. Nah, itu ee teori hipotesis dan asumsi yang berkembang. Saya sih jelas melihat bahwa ini tuh memang sistematis. Ini tuh memang diarahkan, digerakkan, dan dieksekusi oleh orang yang sangat kuat, sangat terampil, dan sangat profesional. Tetapi siapakah itu? Eh ya, saya yang paling menduga itu adalah ee tentara yang saya duga itu karena bupatinya pada waktu itu juga adalah tentara gitu yang mengumpulkan radiogram untuk mendata. Tapi Pak Bupati juga pada waktu itu yang mengelak ya saya mengumpulkan itu justru karena sudah biasa dukun-dukun di Banyuwangi
17:43 itu diburu dan diserang dan karena itu saya harus mendata untuk mengamankan mereka gitu. itu alibinya mungkin benar, mungkin salah, tapi alibinnya juga cukup masuk akal gitu ya. Cuman gara-gara datanya itu entah bocor atau apa ya tiba-tiba digunakan oleh orang justru untuk menandai dan membunuh orang-orang yang ada dalam daftar itu. Begitu. Nah, eh itu horor, itu menakutkan, itu misteri. Tapi yang membuatnya menjadi horor luar biasa adalah bahwa bisa saja itu terjadi kembali. Maksudnya bayangkan saja kalau dulu bisa terjadi maka sekarang pun tentu saja itu bisa terjadi gitu. Jadi kalau misalkan ada pemerintah yang cukup nekad dan dia dalam kondisi terpepet sama seperti akhir masa Orde Baru dan awal orde reformasi mungkin
18:29 tindakan-tindakan dari pihak tertentu untuk melakukan hal yang seperti ini itu adalah biasa saja gitu. Jadi saya menjadi cukup khawatir dan cukup takut dengan hal ini. Jangan-jangan rumah saya ditandain ee dan itu mungkin saja terjadi ya. Karena secara pribadi ya saya juga kurang lebih ee mengetahui bahwa rumah saya itu sering disatroni oleh orang-orang yang tidak dikenal. Terima kasih karena sudah menyimak. Saya guru gembul. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Yeah.