0:00 Hari ini kita akan lanjutkan kembali. Kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Kita akan melihat cara Tuhan bekerja dengan caranya yang ajaib. menuntun setiap langkah kita step by step sampai garis akhir hidup kita didapatin menjadi orang yang berkenan melakukan tepat seperti yang Tuhan mau. Bapak, Ibu, banyak orang mengharapkan pemulihan dan segera terjadi, tapi ternyata perjalanan untuk mengalami pemuliaan total itu dibutuhkan waktu yang lama. Ada orang-orang yang sedang menunggu mukjizat Tuhan, nunggu pemulihan, nunggu terobosan, nunggu banyak hal yang Tuhan mau kerjakan dalam hidupmu. Dan nyatanya ternyata sampai hari ini belum terjadi. Malah seakan-akan perjalananmu dibawa
0:47 berkelok-kelok tidak jelas. Bukan melewati jalan pintas, justru jalan yang memutar jauh. Kelihatannya belum terjadi terobosan. Kelihatannya belum terjadi breakthrough, kelihatannya bulat kok seperti ini terus. Bapak, Ibu tetap lakukan bagianmu dan jalan sama Tuhan. Karena jalan ngikut Tuhan, ngikutin maunya, ngikutin kehendaknya dan kebiasaannya Tuhan akan bawa kita memilih jalan yang memutar bukan langsung kepada tujuannya, tapi melewati banyak hal supaya kita kuat, supaya kita kokoh, supaya kita menjadi orang yang siap dipakai Tuhan untuk mempermuliakan nama Tuhan. Nah, sekarang kita akan lihat di Keluaran pasal yang ke-13 mulai ayat yang ke-17. Setelah Firaun membiarkan bangsa itu
1:33 pergi, ini bangsa Israel setelah dia jadi budak di Mesir bertahun-tahun dan akhirnya Firaun membiarkan bangsa itu pergi. Lihat apa yang Tuhan kerjakan. Allah tidak menuntun mereka melalui jalan negeri orang Filistin. Walaupun jalan itu paling dekat, Tuhan bawa memutar perjalanannya lewatin padang gurun, enggak langsung ke negeri orang Filistin. Karena bangsa Israel dari budak belum memiliki keahlian apa-apa. Dan ketika dia harus melewati bangsa orang Filistin pasti akan mengalami peperangan. Dan bangsa Israel tidak memiliki skill untuk berperang karena selama ini jadi budak. Dan Tuhan izinkan perjalanan memutar itu supaya bangsa Israel dilatih oleh Tuhan,
2:21 dipersiapkan Tuhan ketika dia mau menuju tanah perjanjian nanti melewati negeri Filistin dan orang-orang Israel siap mengalahkan negeri orang Filistin. Kalau tidak orang Filistin yang akan mengalahkan bangsa Israel. Kadang Bapak Ibu, perjalanan dalam kehidupan kita itu diizinkan memutar, tidak langsung ngalami terobosan, tidak langsung pada inti masalah dan persoalan selesai. Sebenarnya Tuhan sedang mengizinkan perjalanan ituang Tuhan sedang ajarin kita untuk melihat sesuatu yang ilahi yang Tuhan siapkan dalam diri kita. Maunya kita buru-buru selesai masalahnya, maunya kita segera mengalami terobosan. Maunya kita doa langsung dijawab, tapi kenyataannya jauh berbeda.
3:08 Kadang Tuhan tunggu waktu hati kita ini sedang siap. Tuhan ketika mau membalikkan keadaan seperti membalikkan telapak tangan, mudah sekali dan sangat cepat sekali Tuhan untuk memulihkan segala sesuatu cepat sekali. Tapi Tuhan untuk mempersiapkan seseorang untuk menjadi kokoh, teguh, kuat, strong, powerful, punya strategi, dan bisa menghadapi peperangan, menghadapi gejola, menghadapi tekanan di masa-masa yang akan datang, tidak mudah. Dibutuhkan kerelaan hati, dibutuhkan ketekunan, dibutuhkan hati yang mau dididik, diajarin sampai dibawa mengerti tepat seperti yang Tuhan mau. Lihat apa yang dialami bangsa Israel. Walaupun jalan ini yang paling dekat, sebab
3:55 firman Allah, jangan-jangan bangsa itu menyesal apabila mereka menghadapi peperangan sehingga mereka kembali ke Mesir belum siap mengalami peperangan. Bapak, Ibu bisa bayangkan dari budak yang biasanya diperintah melakukan segala sesuatu dan dia harus keluar dari tanah Mesir menuju tanah perjanjian melewati tanahnya bangsa Filistin dan mereka harus ngadapin peperangan. Apa yang terjadi? Sok, bingung, kalah, enggak punya strategi, enggak punya kekuatan. Nah, kadang Tuhan itu izinkan jalan memutar supaya bangsa Israel dilatih untuk berperang. punya strategi, punya
4:41 ketahanan fisik, punya senjata, punya kemampuan, punya cara menghitung dengan tepat kekuatannya. Dan dalam kehidupan kita pun juga sama. Kadang Tuhan enggak langsung pulihkan kita. Tuhan izinkan doa kita enggak dijawab bertahun-tahun. Tuhan izinkan seperti ada duri di dalam daging, dalam diri kita supaya kita ini belajar berperang, belajar mengendalikan diri. belajar menguasai diri, belajar menaklukkan diri, belajar takluk dan tunduk kepada kehendak Tuhan sepenuhnya. Belajar pikul salib, sangkal diri. Jangan-jangan ketika kita ngalami peperangan malah kita yang babak belur, kita yang stres, kita yang putus asa.
5:28 Tidak heran ada orang-orang yang kekristenannya terlalu dangkal, tidak memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, tidak mengerti kebenaran firman Tuhan. ketika dihadapi masalah, ketika diperhadapkan tantangan, diperhadapkan godaan, mudah jatuh, mudah hancur. Nah, orang-orang Kristen yang model begini ini tidak teruji. Nah, kita ini harus didapati menjadi orang yang teruji. Kita ini membangun dasar iman kita itu harusnya dasarnya batu karang Yesus Kristus sendiri. Jangan bangun rumahmu di atas pasir ketika badai datang, ketika banjir datang. rubuh rumahmu. Berapa orang? Banyak sekali. Bahkan ketika ngadapin tantangan yang selama
6:15 ini hidupnya nyaman, yang selama ini hidupnya oke-oke saja enggak ada masalah, tiba-tiba ngalami tekanan yang hebat, ngalami tantangan yang hebat, langsung syok, langsung bingung. Kenapa? Karena tidak teruji. Dan kekristenan kita itu harus teruji. Terujinya lewat apa? Masalah, tekanan, persoalan. Makanya Bapak, Ibu harus bersyukur kalau engkau nghadapin masalah. Kalau hari ini berkumpul doamu belum dijawab, hari ini belum melihat terobosan, jalan terus sama Tuhan. Justru harusnya melekat dengan Tuhan. Karena waktu Bapak, Ibu melekat dengan Tuhan, memberi hatimu, memberi pikiranmu, memberi perasaanmu, Tuhan sedang persiapkan sesuatu yang lebih besar dari sekedar yang kamu harapkan. Dan Tuhan selalu menyediakan sesuatu yang lebih besar daripada apa
7:01 yang kita pikirkan dan apa yang kita harapkan. Apa yang kita rancangkan Tuhan rencananya tak terbatas. Tuhan mau memberikan kuasa, otoritas, hikmat, berkatnya tanpa batas kepada diri kita. Setiap orang yang percaya. Yang jadi masalahnya jarang sekali didapatin orang yang memberi diri, pemberi hidupnya available, ngikutin apa yang Tuhan mau, memberi seluruh kehidupannya untuk ngikut apa yang Tuhan mau. Wadahnya tidak besar sehingga apa yang terjadi? Jatahnya pun juga tidak besar. Diizinkan perjalanan memutar supaya bangsa Israel dilatih untuk berperang. Lihat nih di ayat 18-nya. Tetapi Allah menuntun bangsa itu
7:50 berputar melalui jalan di padang gurun menuju laut teberau. Sengaja dibawa memutar. Hari ini engkau belum ngalami terobosan. Sengaja Tuhan bawa jalan memutar dalam hidupmu supaya kamu dilatih untuk berperang. Lihat nih, dengan siap sedia berperang, berjalanlah orang Israel dari tanah Mesir. Dia pelan-pelan dibimbing, pelan-pelan bangsa Israel diajarin supaya memiliki ketahanan. Sekarang kita akan lihat Bapak, Ibu, perjalanan bangsa Israel keluar dari tanah Mesir tidak langsung menuju tanah Kanaan. Bahkan di kitab Hakim-hakim di zamannya Yosua sengaja ada musuh-musuh yang tidak dibinasakan
8:38 di zamannya Yosua itu dibiarkan begitu rupa. Karena bangsa-bangsa itu diizinkan terjadi tidak binasa untuk mencobai bangsa Israel supaya bangsa Israel ini mengenal berperang. Coba kita lihat inilah bangsa dihakimak pasal yang ketiga mulai ayat yang pertama. Inilah bangsa-bangsa yang dibiarkan Tuhan tinggal untuk mencobai bangsa Israel itu dengan perantaan mereka, yakni semua orang Israel yang tidak mengenal perang. Perhatikan. Maksudnya hanyalah supaya keturunan-keturunan orang Israel yang tidak mengenal perang, yang sudah-sudah dilatih berperang Tuhan. Kita balik lagi
9:24 lebih mundur lagi, Bapak Ibu. Kadang diizinkan masalah terjadi. Itu supaya kita diajarin punya strategi, punya pengalaman, punya hikmat. Pakai hikmat dan pengertian yang Tuhan berikan. Pakai otoritas dan kuasamu untuk mengalahkan dan engkau mengalami kemenangan di dalam peperangan. Engkau bukan menjadi orang yang terjajah, bukan menjadi orang yang stres terus, bukan menjadi orang yang babak blur, tetapi orang yang powerful. Ketika engkau powerful, ketika engkau tahu bisa menguasain dirimu dan engkau menjadi orang yang terlatih menang di dalam setiap medan peperangan, hidupmu jadi berkat bagi banyak orang dan kau akan memuridkan banyak orang. Tetap Tuhan
10:12 kadang izinkan kita melalui jalan yang memutar, bukan jalan yang pintas untuk kita dilatih untuk berperang. Bangsa Israel diizinkan melalui jalan memutar itu supaya Tuhan latih untuk berperang. Dengarin baik-baik. Sekarang kita lihat di ayat yang ke-21-nya. Tuhan berjalan di depan mereka pada siang hari dalam tiang awan. untuk menuntun mereka di jalan dan pada waktu malam dalam tiang api untuk menerangi mereka sehingga mereka dapat berjalan siang dan malam dengan tidak beralih. Tiang awan itu tetap ada pada siang hari dan tiang api pada waktu malam di depan bangsa itu.
10:58 Bapak, Ibu, ketika bangsa Israel diizinkan lewat jalan memutar itu, Tuhan tidak biarkan ini bangsa pilihan. Tuhan izinkan lewat jalan memutar lewat padang gurun itu. Ketika lewat padang gurun itu panasnya luar biasa sekali. Mungkin di atas 40 derajat panas sekali luar biasa. Tapi Tuhan hadir dalam tiang awan sehingga tidak terlalu panas. Dan ketika suhu itu berubah ekstrem sekali suhu di padang gurun itu ketika malam menjadi dingin. Ketika siang menjadi sangat panas sekali ketika malam dingin ada tiang api. Ketika siang panas ada tiang awan. membuat bangsa Israel tetap dalam perlindungan, dalam tudung perlindungan Tuhan. Dan untuk mencapai garis akhirnya
11:46 Tuhan tuntun step by step bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Bapak, Ibu, hidupmu juga sama sampai hari ini. Ketika engkau ngalami Tuhan, engkau ngalami kelahiran baru, Tuhan tidak biarkan hidupmu sendiri. Alkitab katakan di Yohanes pasal yang ke-14, Tuhan memberikan roh-Nya tinggal di dalam. Dia menuntun kamu, dia mengurapi kamu, Dia menyertai kamu sampai akhir zaman untuk berjalan step by step. Pak, enggak kelihatan jalannya, belum terjadi terobosan. Tuhan tuntun step by step. Memang kadang jalan bersama Tuhan itu gak jelas. Kadang memutar, kadang berhenti sebentar, kadang enggak jelas semuanya. Tapi sebenarnya Tuhan semakin
12:31 tarik kita dekat dengan tujuannya. Semakin kita nurut, Tuhan akan tarik pada tujuannya. Berkali-kali saya ini ngalami masa-masa yang susah, masa-masa yang sulit. Saya enggak pernah tahu ke depannya terjadi seperti apa. Dan bagian saya hanya jalan sama Tuhan. Kadang memang seperti berjalan di pinggir julan jurang. Kadang beberapa kali seperti berjalan dalam jalan buntu yang gelap, yang sempit sekali, tapi ternyata di ujung jalan itu Tuhan menuntun. Dan sebenarnya Tuhan sedang latih saya dalam banyak hal. Dan ketika kita ini kenal Tuhan, kita tahu caranya Tuhan bekerja, kita ngerti bagaimana Tuhan beracara, dan ujungnya kita tahu persis Tuhan akan bawa kita ngalami break through dan
13:18 terobosan. Di ujungnya Tuhan akan bawa kita finish well dan finish strong. Jalan sama Tuhan ngikutin kehendaknya. Jalan sama Tuhan seringkiali dibawa lewat padang gurun, lewat penderitaan. Sakit rasanya, lewat kekurangan, lewat hal yang menyesakkan rasanya. Kok enggak ada ujung pangkalnya ini hanya melihat padang gurun, kaktus, ular dan kalajengking. Banyak tantangan, godaan. Ternyata bangsa Israel di ujungnya dibawa menuju tanah perjanjian. Ketika masuk tanah perjanjian, dia menghadapi suku-suku yang gede-gede, suku-suku raksasa dan siap berperang mengalahkan mereka. Dalam perjalanan kekristenan kita kadang Tuhan bawa jalan memutar itu
14:05 terlalu jauh. Tuhan enggak tahu sampai hari ini Tuhan. Tuhan kok belum ada kejelasan Tuhan kok seakan-akan kau biarkan aku berdoa kok belum dijawab, kok belum ngalami promosi? Kok aku masih muter-muter di area ini terus? Tuhan aku kok belum melihat suamiku diubahkan, melihat istriku diubahkan, melihat anak-anakku berhasil. Dengarin baik-baik. Kamu sedang di dalam perjalanan menuju pemulihan total. Kamu sedang menuju tanah perjanjian dan sekarang ini sedang melewati jalan memutar itu. Jalan terus. Jangan lepas dari tiang awan dan tiang api. Justru nempel dengan Tuhan. bangsa Israel ketika tiang awan itu bergerak sekalipun dia baru pasang tenda, dia harus bongkar
14:50 lagi dan ngikutin awan itu bergerak ke mana, tiang api itu bergerak ke mana, dia harus ikutin. Dan sebenarnya Bapak Ibu, jalan sama Tuhan itu ngikutin kegerakannya, ngikutin kehendaknya, ngikutin maunya, ngikutin caranya. Banyak orang gagal karena ngikutin caranya sendiri-sendiri. Bapak, Ibu bayangkan kalau hidup kita ini ngikutin kehendaknya, ngikutin maunya, step by step di ujung perjalanan hidup kita, kita akan ngalami terobosan. Di ujung perjalanan hidup kita, kita akan melihat sesuatu yang dahsyat terjadi dalam kehidupan kita. Di ujung perjalanan hidup kita pasti akan masuk destinasi ilahi. Yang jadi masalahnya terlalu banyak godaan, terlalu banyak tantangan. Kadang kita dengar suara di
15:38 luar, bukan suara Tuhan. Kadang kita dengar pimpinan yang lain bukan pimpinan Tuhan. Kadang kita ngikutin mau kita sendiri. Kadang kita rasanya capek dan lelah. Tapi ketika engkau berhenti sampai capek dan lelah, engkau tidak akan bisa melihat kuasa Tuhan bekerja dalam hidupmu secara dahsyat. Bapak, Ibu dengarin baik-baik. Ngikut Tuhan, ngikutin maunya, ngikutin kehendaknya. Bangsa Israel tidak bisa lari tanpa pimpinan Tuhan. Kalau dia lari dari pimpinan Tuhan, dari tiang awan dan tiang api, itu dia akan tersesat. Hidup kita pun juga sama. Kalau engkau enggak nempel dengan Tuhan, engkau enggak bergaul dengan Tuhan, engkau enggak memberi dirimu sepenuhnya dengan Tuhan, kamu berdoa ketika ada masalah. Kamu
16:26 berdoa ketika ada di gereja, hari-hari biasa kamu biarkan hidupmu dipimpin oleh maumu sendiri, dipimpin oleh egomu sendiri, dipimpin oleh perasaanmu sendiri dan ujungnya engkau akan mengalami banyak kegagalan. Tidak finish well, tidak finish strong. Tuhan mau kita finish well dan finish strong. Hidup kita selama tinggal di bumi jadi berkat bagi banyak orang. Hidup kita selama di bumi melakukan tepat seperti yang Tuhan mau dan menjadi dampak bagi banyak orang dan melahirkan orang-orang secara ilahi yang melakukan kehendak Tuhan. Tetapi kalau kita hanya menjalankan mau kita sendiri, emosi kita sendiri, keinginan kita sendiri, di ujungnya kita akan kehilangan banyak hal yang Tuhan sedang siapkan dalam hidup
17:12 kita. Berjalan bersama Tuhan setiap hari, step by step. ngikutin apa yang dia bawa sekalipun lewat jalan yang sempit, yang terjal, yang seperti padang gurun, tetapi di ujungnya ketika kita ngikutin kehendaknya, Tuhan akan buat terobosan. Tuhan tetap tidak berubah dari dahulu, kekal sampai selama-lamanya. Dia akan tuntun perjalanan hidup kita ini step by step. Kalau engkau hari ini menyerah, engkau akan mati di badang gurun, dibakut ular dan kala jengking. Jalan terus, Pak. Enggak ada kekuatan. Jalan terus. Memang jalanmu sedang dibawa memutar. Ketika engkau jalan memutar, engkau mesti latih dirimu untuk berperang. Jangan malah
17:57 malas-malesan. Jangan isinya komplain terus. Bapak, Ibu perhatikan nanti seluruh perjalanan orang Israel ini. Kebanyakan dari mereka mati di padang gurun, bangkaiannya berantaran di padang gurun. Karena dalam proses perjalanan dipersiapkan Tuhan, hatinya ini tidak murni. Seperti di 1 Korintus pasal yang ke-10 itu. Hati mereka jatuh di dalam pencobaan. Hanya didapatin Kaleb dan Yosua yang hatinya benar-benar ngikutin tepat seperti yang Tuhan mau. Dan generasi yang di bawah umur 20 tahun sisanya mati di padang gurun. Perjalan lewat padang gurun, lewat jalan memutar adalah tes hati kita. Justru kita perlu kekuatan Tuhan. Kita perlu nempel sama
18:45 Tuhan. Jangan jauh daripada hadirat Tuhan. Orang Kristen, engkau harus memiliki hubungan berpribadi dengan Tuhan. Engkau harus memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan. Justru dalam kond kondisi bermasalah, kondisi tidak ada jalan keluar, Bapak, Ibu meski duduk diam di kaki Tuhan lebih banyak berdoa. Jangan pakai kekuatanmu sendiri. Koreksi hatimu, koreksi hidupmu, jangan putus asa. Banyakan orang ketika ngalami jalan buntu, ngalami masalah berat, yang dicari bukan Tuhan. Dia coba cari hamba Tuhan, pengin dengar suara Tuhan, pengin pengin dengar nubuatan, pengin dengar apapunlah apa yang dikatakan pendeta. Dengarin baik-baik, Bapak, Ibu. Meski datang kepada Tuhan, beri hatimu, beri
19:33 pikiranmu, beri perasaanmu. Engkau duduk diam di kaki Tuhan, minta petunjuk Tuhan apa yang harus kamu perbuat. Pertajam dirimu dalam kondisi sulit. Sebenarnya Tuhan sedang kembangkan potensi di dalam diri kita. Sebenarnya Bapak Ibu, orang itu kalau tahu dia memiliki potensi besar, dia harus ngalami tekanan yang hebat. Ketika waktu zaman COVID, zaman COVID pandemi yang luar biasa itu kerjaan kita hanya makan, tidur karena enggak ada kegiatan apa-apa dan ternyata istri saya suka bikin kue. Jadi bikin kue itu kalau kita makan sendiri kan akhirnya bikin gemuk. Saya coba broadcast, ternyata banyak yang suka
20:21 orderan banyak dan akhirnya bikin bronis. Saya resepnya saya kembangan, saya pertajam. Padahal saya ini enggak ngerti bikin kue dan ternyata Tuhan berikan hikmat. Saya jualan bronis laku sekali. Akhirnya kita jual frozen food, jual daging dan lain sebagainya. Harusnya orang Kristen itu ketika ngalami tekanan dia bukan putus asa. Justru potensimu yang keluar. Tuhan itu mau ketika kita ngalami tekanan yang hebat, masalah yang berat, bukan malah nangis, teriak-teriak cari pendeta, minta didoain, minta ditumpangi tangan supaya masalahmu selesai. Bukan seperti itu, Bapak, Ibu. Meski kembangkan potensi yang powerful di dalam hidupmu dan engau akan melihat penyertaan luar
21:07 biasa. Saya melihat anak-anak rohani saya yang waktu pertama kali ketemu isinya nangis, tereak, enggak kuat, enggak mampu. Rok berat sekali apa yang saya alami ini ini. Dan ketika mereka kita bimbing berjalan bersama-sama Tuhan setahun, 2 tahun, ternyata dia baru sadar ketika kenapa diizinkan jalan memutar itu, kenapa belum terlihat terobosan? Sebenarnya Tuhan sedang ajarin, Tuhan sedang bawa. Dan ternyata sampai hari ini hidup mereka memiliki pengaruh yang luar biasa. Tuhan mau bawa kita ketika ngalami tekanan dan hebat. Tuhan mau kembangkan potensi yang powerful, yang luar biasa dalam diri kita untuk muncul keluar dan akhirnya kita menjadi orang yang tajam, memiliki hikmat dan pengertian. Dengerin
21:53 baik-baik. Selama kita jalan sama Tuhan, Tuhan yang pegang masa depan kita. Tuhan yang atur step by stepnya jalan dan setiap langkah kita menuju destinasi ilahi. Justru kalau engkau jalan maumu sendiri, engkau akan tersesat. Karena kita ini butuh pimpinan Roh Kudus. Kita perlu bergaul dengan Roh Kudus setiap hari. Luangkan waktumu dalam satu hari ada 24 jam. Dedikasikan waktumu 2 jam, 3 jam. Duduk diam di kaki Tuhan. Sebelum melakukan aktivitas apa-apa, beri waktumu lebih banyak sama Tuhan untuk dipimpin diarahkan dikendalikan dikontrol sepenuhnya Roh Kudus itu dibawa dalam destinasi ilahi. Pak, saya sibuk, Pak. Saya enggak ada waktu. Itu alasan dagingmu saja untuk membela dirimu sendiri dan merasa dirimu paling
22:40 penting, paling hebat, paling sibuk, paling dibutuhkan banyak orang. Tidak ada alasan orang untuk tidak bisa berdoa. Tidak ada alasan orang tidak ada waktu. Hanya orang itu malas gak mau memberi waktunya sama Tuhan. Dengarin baik-baik. Yang pegang hidup kita, yang pegang kendali hidup kita adalah pribadi Tuhan. J kita harus beri waktu, kita harus dedikasikan, kita harus beri sepenuhnya untuk Tuhan. Kita mau bawa hidup kita berjalan tepat seperti yang Tuhan mau. Kalau hari ini diizinkan jalan memutar, bagus. itu rencananya sedang melatih dirimu untuk berperang. Ketika bangsa ini akhirnya masuk tanah perjanjian dan akhirnya kepemimpinannya Musa digantikan oleh Yosua. Dan di
23:25 zamannya Yosua ada suku-suku yang sengaja tidak dibinasakan itu sengaja dibiarkan untuk melatih generasi setelahnya Yosua untuk berperang supaya tahu bagaimana menggantungkan diri hidup sepenuhnya di hadapan Tuhan. Bapak, Ibu kadang diizinkan perjalanan yang gak enak, kadang diizinkan hal-hal yang gak nyaman dalam diri kita, kadang diizinkan banyak hal yang kita pertanyakan. Sebenarnya di momen seperti itulah Tuhan sedang mempersiapkan kita memiliki hikmat pengertian dan mempersiapkan sesuatu yang besar dalam hidup kita. Jangan pernah menyerah. Kamu menyerah di tengah jalan, kamu enggak akan melihat terobosan. Kamu menyerah di tengah jalan, kau tidak akan melihat bagaimana
24:12 tangan Tuhan yang dahsyat itu menyertai hidupmu. Kau akan gagal di tengah jalan. Orang Kristen yang disertai Tuhan, dia akan jalan dalam kondisi apapun. Dan Tuhan yang tidak pernah berubah itu akan menuntun langkah kita step by step menuju kemenangan, ngalami breakthrough, ngalami terobosan dan nama Tuhan yang dipermuliakan. Amin. Never give up. Jalan terus. Saya selama melayani Tuhan, saya tahu persis Tuhan tidak pernah tinggalkan. Tuhan selalu proteksi, Tuhan selalu jagain, Tuhan selalu lindungin, dan Tuhan bawa kita. Saya dicukupi semua kebutuhan step by step. Masuk dalam dimensi, masuk dalam pelayanan, masuk dalam anugerah kemurahan Tuhan yang luar
24:59 biasa. Tuhan yang sama yang menuntun bangsa Israel. Tuhan yang menuntun Bapak Ibu, dia akan membawa mengalami kemenangan dan masuk dalam tanah perjanjian. Saya berdoa apa yang kita pelajari hari ini mengubahkan hidupmu dan kau bisa melihat Tuhan menuntun langkahmu di situasi yang sulit sekalipun. Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami mataraikan firman ini dengan darah anak domba. Allah firman nempel dalam hati kami. Berhari-hari berminggu-minggu berbulan-bulan firman jadi kehidupan. Nam berdoa setiap orang yang mendengar firman ini diubahkan, dijamah, dilawat Tuhan dan dipulihkan Tuhan. BagiMu segala pujian, hormat, pengagungan dan menyerahkan sepenuhnya ke dalam tangan kuasa-Mu. Tuhan jamah, Tuhan urapi,
25:44 proteksi, jagai, lindungi hidup kami. Semakin hari semakin ditarik pada pusat kehendak-Mu dan nama-Mu yang dipermuliakan. Terima kasih ya Tuhan. Kamu berdoa un orang yang sedang sakit dan mengalami kelemahan tubuh bilus oleh darah Yesus jadilah engkau tahir, jadilah engkau pulih. Jadilah engkau sehat seperti sediakala. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you. [Musik] Angkat [Musik] belakang ya. Ya, buka tanganmu, Pak. Kuat urapan, ya. Go.
26:35 Urapan hari ini powerful sekali. [Musik] Urapan Tuhan turun ya. Gousnya, Bu. Maju sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name. Receive theo. Urapan itu turun. Go Jesus. Pak, Pak. Sini sini sini jam ibu ya. Go. Urapan itu turun.
27:21 Risip Bapak nikmati hadirat itu Tuhan turun. Go go go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapan-Mu [Musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. urapan itu turun memenuhi memenuhi. Go go go go. Bu Titik sini Bu Titik saya mau doain Bu Titik. Cik Sian maju ke depan saya mau doain Cik Sien. Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan
28:07 hadiratmu. Penuhi dengan hadiratmu. Go now. Rezip. Rezipulani. Saya mau doain Buulan Lani. Tuhan jam ibu. Tuhan jam ibu. Tuhan jam ibu. Nah. yang di ibu ibu baju hitam breat upon me bre upon me breath of god jamah ibu in jamah dalam hadiratm penuhi dia sekarang sekarang sekarang nah Jesus
28:56 nam Jesus [Musik] naramu saran [Musik] nam [Musik] ini [Musik]
29:53 Kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus. [Musik] Roh Kudus [Musik]
30:56 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. [Musik] We worship you. We adore you. We adore you. [Musik]
32:00 Mia [Tertawa] We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.
32:49 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]
33:56 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.
34:46 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering
35:33 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang
36:18 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.