0:00 Saya percaya gak ada orang yang sesusah seperti Ayub. Bukan cuman habis harta loh, tapi Alkitab sampai menuliskan boroknya sampai begitu gatal, sampai harus dia garuk bukan dengan tangan, harus pakai beling. Itu berarti gatalnya gila-gilaan seperti neraka, Saudara. Dua, datangin orang ini minta maaf. Tapi kan bukan saya yang salah, Bu. Kamu kepahitan sudah salah. Jadi mintalah maaf karena kamu nyimpan kepahitan g kan. Jangan membuat kamu bergantung sama kartu kredit. Jika ya lakukan ya. Kalau adanya cuman 500 ya pakai 500. Gak usah beli barang
0:47 yang R5 juta. Kan gitu toh. Berpadanan dengan apa yang ada. Saya mau ajak lihat satu orang lagi namanya Ayub. Kalau ada orang yang susah di Alkitab, salah satu contohnya Ayub. Saya pernah ketemu orang, Pak konseling. Dia cerita masalahnya dari A sampai Z. Bapak, Ibu tahu kesimpulannya? Saya betul-betul menemukan ini orang paling susah dalam hidup yang saya temuin. Susah, Pak. Lalu setelah dia cerita panjang lebar tentang kesusahannya, saya akhirnya tanya, "Mohon maaf, Pak, Bapak tadi namanya siapa? Saya belum tanya." Ayub,
1:33 Bu. Saya langsung ketawa, "Bapak, Ibu, Bapak gak mau ganti nama kah? Nama Bapak terlalu berat, Pak." Saya percaya gak ada orang yang sesusah seperti Ayub. Bukan cuman habis harta loh, tapi Alkitab sampai menuliskan boroknya sampai begitu gatal, sampai harus dia garuk bukan dengan tangan, harus pakai beling. Itu berarti gatalnya gila-gilaan seperti neraka, Saudara. Tapi Anda akan lihat, yuk kita buka kitab Ayub. Yuk, kita lihat Ayub pasal-pasal terakhir tuh, ya. Kita lihat Ayub, Bapak, Ibu. Kalau Anda baca kisah Ayub, saya yakin Anda sudah hafal tentang penderitaannya.
2:19 Keluarganya habis, hartanya habis, kesehatannya habis. Kita akan melihat yuk di Ayub yang pasal ke-42. Kita akan lihat ayat yang ketujuh. Perhatikan Ibu, Bapak. Setelah Tuhan mengucapkan firman itu kepada Ayub, maka firman Tuhan kepada Elifas, "Orang teman, murkaku menyala terhadap engkau dan terhadap kedua sahabatmu, karena kamu tidak berkata benar tentang aku seperti hambaku Ayub." Waktu Ayub susah, ada sahabat-sahabatnya dia bukan menguatkan, tapi malah ngolok dia. Betul enggak? Dan Ayub sangat sakit hati, sangat
3:04 terluka karena makian, cercaan, kritikan dari teman-temannya. Perhatikan ini salah satu contoh. Kita lompat langsung ke ayat 10. Perhatikan Ayub 42 ayat 10. Lalu Tuhan memulihkan apa, Bapak Ibu? Keada Ayub. >> Keadaan Ayub kapan? >> Setelah ia meminta doa untuk >> sahabat >> sahabat-sahabatnya. Ini orang yang nyakitin Ayub loh, bukan yang baik loh. Jadi perhatikan Tuhan memulihkan kondisi Ayub setelah Ayub memintakan doa untuk sahabat-sahabatnya. Berarti Ayub telah
3:51 melepaskan pengampunan. Bisa nangkap? Detik Ayub melepaskan doa berkat untuk teman-temannya. Alkitab menuliskan, "Tuhan memberikan kepada Ayub dua kali lipat dari segala kepunyaannya dahulu." Perhatikan Bapak Ibu, kapan Ayub dapat mukjizat? Dia melepaskan pengampunan. Kalau Bapak Ibu bertanya, "Kenapa sampai hari ini Tuhan belum menjawab doa saya dan persoalan saya?" Coba periksa. Anda sudah hidup jalan benar enggak? Saya bilang begini, kita enggak pernah bisa mencegah orang mau ngomong apa soal kita.
4:40 Saya kasih contoh ya, Pak, Bu. Saya kalau jalan sama suami nih, suami saya yang sangat saya banggakan. Saya bersyukur saya punya suami ganteng. Ganteng. Banyak yang gak percaya aku. Nanti setelah ibadah Bapak Ibu muter ke depan ya. Bisa lihat suami saya ganteng. Ada yang tanya, "Gimana, Bu, kok bisa dapat suami ganteng?" Favor, Pak. Kalau Anda cantik, dapat suami ganteng, normal. Kalau Anda gak cantik, dapat suami ganteng, favor. Mukjizat, Pak. Jangan sungkan-sungkan, Pak. Mukjizat suami saya ini ya. Saya dulu tuh
5:27 kepengin punya suami orang bule sebetulnya, Bapak, Ibu. Iya. Karena untuk memperbaiki keturunan dikasih sama Tuhan bukan bule campuran, blesteran kayaknya Belanda. Tapi belum pernah tes DNA sih kayaknya, Pak. Karena setiap kali dia ketemu orang, "Hello sir, dia jawab, apo mas? Bingung. Hello sir. Opo mas?" Saudara, saya melihat begini loh. Ayub ini baru dipulihkan Tuhan setelah dia melepaskan pengampunan.
6:12 Saya dan suami ini dari background keluarga yang boleh dibilang juga hancur yang gak mudah. Tapi saya ingat betul detik ketika saya mulai melepaskan dan suami melepaskan pengampunan kepada orang-orang yang menyakiti kami, Tuhan memulihkan. Jadi Bapak Ibu mau melihat mukjizat, periksa hati kita tetap hidup benar dengan Tuhan. Saya mau kembali lagi ke cerita tadi pagi jam 10. Ada sekelompok teman, suami istri dan tiga anak dari Serpong. Kenapa mereka peluk saya dan rangkul saya begitu erat? Mereka pemulihan. Mereka sudah dipulihkan Tuhan.
6:58 Pada waktu beberapa ee tahun lalu saya ketemu mereka di BSD. Mereka cerita suaminya bertahun-tahun gak dapat kerja. Saudara tahu yang saya tanyakan sama mereka cuman gini, "Ci, mau nanya saya ini orangnya ceplas-ceplos." Bapak, Ibu mau nanya, "Ci, TI sama suami ee ngelihat suami ngelamar kerja gini enggak dapat-dapat. Taci ngomel enggak?" "Ya, ngomel lah, Bu. Tci ngomelnya gimana? Kamu ini lemot, kurang aktif, kurang approach, kurang kreatif. Oh, itu jadi taciik sama suami sering bertengkar. Sering, Bu. Sering. Bangga
7:46 lagi ngomong, "Sering." Dia pikir saya mau kasihan atau gimana. "Sering." Ya. Hm. Itu satu pertanyaan suami istri ya? Baru suami istri di luar suami istri tadi ada gak ganjelan sama orang lain? Gini loh, Ci. Biasanya orang susah itu paling sensitif. Bapak, Ibu percaya enggak orang susah itu paling sensitif, tersinggungan. Benar, ya? Berarti Anda ngalamin ya. Loh, iya kan? Orang susah, sangat sensitif langsung dia bilang apa? Saudaraku ini loh, "Nak mau nolong saya." Padahal dia bisa loh nolong saya. Keterlaluan. Tersinggung, sakit hati. Iya kan? Saya tanya, "Punya ganjelan enggak?"
8:33 "Ada Bu Rut sama siapa?" Si A ini dia ceritakan. Oke. Mau mukjizat? Mau. Mulai sekarang berhenti ngomelin suami. Kalau ngebet pengin ngomel, lari ke kamar mandi, siram. supaya enggak jadi kaget, enggak boleh ngomel sedikit pun. Kalau suami ngelamar kerja, semangati. Kalau ternyata gak dapat hasil, ngomong begini, enggak apa-apa. Pasti ada mukjizat Tuhan. Bisa enggak? Saya cuman
9:18 kasih PR simpel ya. Simpel loh. Iya. Tapi gimana, Bu? Suami saya memang lemot. Itu sebabnya bertahun-tahun dia loh loh loh kalau kamu masih ngotot pulang. Saya malas ngomong janji ya Bu ya Bu. Dua, datangin orang ini minta maaf. Tapi kan bukan saya yang salah, Bu. Kamu kepahitan sudah salah. Jadi mintalah maaf karena kamu nyimpan kepahitan gitu kan. Gak usah pakai penjelasan kamu sih begini-begini. Enggak usah. Minta maaf. Rekonsiliasi. Dua PR-nya dua.
10:04 Yang lain diganti. Pokoknya gak boleh ngomel. Cuman terima kasih Tuhan bersyukur gitu Bapak Ibu. Selesai kan? 3 bulan kemudian mereka kasih tahu saya suaminya bertahun-tahun gak dapat kerja. dapat pekerjaan. Keren ya. Suaminya tipe lemot katanya. Kata istrinya, saya melihat suaminya oke-oke aja. Suaminya ini tipe yang katanya kurang punya inisiatif, Bu. Tapi dia tuh tipe setia. dikasih pekerjaan ya dikerjakan tapi pelan pelan dan tidak pernah punya ide kreativitas.
10:53 Dia dapat pekerjaan di sebuah pabrik. Terus kemudian istrinya cerita, "Luar biasa, Bu. Ibu tahu kerjaan suami saya. Bosnya tidak ingin pegawainya terlalu kreatif." Bosnya cari pegawai yang pokoknya dikasih kerjaan disuruh ngerjakan dengan pelan tapi teliti. Itu suami saya, Bu. Dia gak mau cari pegawai yang terlalu cepat cepat cepat. Aneh kan? Tadi mereka datang ini sudah setahun sudah kerja, anak-anaknya dapat beasiswa. Tuhan buka rezeki
11:39 istrinya, suaminya tadi kontrakan rumah habis. Tiba-tiba orang yang dia sakit hati justru berbalik yang minjemin rumah tanpa batas waktu. Loh, gila kan loh. I toh periksa. Minta mukjizat tapi hatimu enggak benar. minta mukjizat, tapi cara yang kamu pakai gak beres. Banyak masalah kita ciptakan sendiri. Makanya saya kan bilang saya tuh kalau ngonselingin orang mohon maaf saya sebetulnya bukan tipe konselir baik Bapak Ibu karena saya ini orangnya suka to the point. Jadi kalau ada orang konseling, "Bu, saya banyak utang kartu kredit
12:26 berapa?" sekian ratus juta. Bu, tolong doakan supaya Tuhan membuat mukjizat supaya hutang saya tertutup, Pak. Bu, kita memperlakukan Tuhan sebagai pembayar utang. Kita memperlakukan Tuhan sebagai cleaning service untuk membersihkan kekacauan yang kita buat. Kita gak pernah memperlakukan Tuhan sebagai Tuhan yang kita hormati. Terus dia bilang begini, "Bu, tolong doakan saya supaya hutang-hutang saya tertutup. Bapak mau hutangnya tertutup?" "Iya, Bu." Oke, saya kasih tips ya, Pak. Iya, Bu. Pertama, gunting kartu kreditnya. Loh, Ndak bisa, Bu. Nanti kalau foto
13:13 mepet loh, katanya mau dipulihkan. Gunting kartu kreditnya, jangan lagi gesek kartu kredit. Saya ndak punya kartu kredit sampai terakhir harus bikin kartu kredit. Anda tahu kenapa? Karena ketika keluar enggak mau dibayar kalau gak kartu kredit. Lak repot ya toh. Mau tak bayar pakai ATM BCA? Gak mau, Saudara. Tapi jujur saya gak pernah nyimpan kartu kredit untuk utang. Enggak pernah. Karena Bapak mentor saya pernah ngajarin jangan membuat kamu bergantung sama kartu kredit. Jika ya lakukan ya. Kalau adanya cuman 500 ya pakai 500 gak usah beli barang
14:00 yang R5 juta. Kan gitu toh. Berpadanan dengan apa yang ada. Saudara potong kartu kredit. Enggak mau, Pak. Lah kalau gak mau ya udah dia pulang ya. Bapak saya enggak bisa apa-apa lagi. Bapak gak mau potong kartu kredit. Loh, memangnya kalau kartu kredit saya potong bisa, Bu? Bisa. Tuhan akan bikin mukjizat. Tapi potong kartu kreditnya. Nanti kalau saya ditarik dipanggil depollektor, gimana, Bu? Saya kan kalau dipanggil depollektor saya gesek kartu kredit mendadak. Jadi gali lubang tutup lubang gitu terus. Nanti kalau dikejar depollektor gimana Bu Rut? Hadapin. Kalau kata teman saya ya enak bukan situ yang ngalamin. Tapi memang benar hadapin. Anda gak akan
14:45 pernah tahu favor Tuhan. Tuhan bisa buat dep kolektornya jadi ndak tega lihat saudara. Tuhan bisa buat dep kolektornya tidak melihat saudara. Loh, iya, Pak. Loh, Tuhan punya 1000 cara, Pak. Wong pernah kok ada teman kita di dengan tulus dia mau bertobat. Dia potong kartu kreditnya benar-benar jalanin. Dia siap dihadapin depoltor kan selalu ngancam mau pukul. Kalau saya dipukul gimana, C? Berikan. Berikan apanya, C? Ya, dipukul. Mau gimana lagi ya? Kalau kamu bisa panggil polisi ya gak apa-apa ya terserah. Pokoknya hadapin karena itu resiko konsekuen yang kamu harus hadapin. Iya toh. Tapi dia bisa cerita loh ada aja keajaiban orangnya di depan
15:32 dekoltornya bisa gak lihat loh. Hari pertama selamat Pak, hari lain enggak selamat Pak. Hari itu tok selamat hari yang lain ketemu gitu Bapak Ibu. Tapi kita gak bisa batasi cara Tuhan. Hari lain ketemu tapi Tuhan bisa menjamah hati de collektornya. Kalau Anda tulus mau bertobat, Alkitab mengatakan jika umatku yang atasnya namaku disebut merendahkan diri, bertobat, dan mencari wajahku, maka aku akan memulihkan negeri mereka. Hidup benar maka berkat Tuhan terjadi. Saya paling takut nyimpan kepahitan karena saya belajar dari pengalaman menyimpan kebencian paling manjur
16:20 membatalkan berkat. Jadi, Bapak, Ibu mau melihat mukjizat, periksa hati, periksa jalan hidup saudara.