JATAH YANG BESAR TETAPI WADAH YANG TERLALU KECIL - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pentingnya mengenali dan mengembangkan kapasitas diri untuk menerima jatah atau berkat yang telah Tuhan sediakan. Dijelaskan bahwa setiap orang memiliki panggilan dan potensi yang berbeda, dan dengan mengenali serta mengusahakannya dengan sungguh-sungguh, kita dapat mengalami dampak dan otoritas yang lebih besar dalam hidup. Selain itu, video ini juga menekankan pentingnya keintiman dengan Tuhan, ketekunan, dan melakukan yang terbaik dalam segala hal yang dipercayakan kepada kita.

  • Setiap orang memiliki jatah atau berkat yang telah Tuhan sediakan.
  • Pentingnya mengenali dan mengembangkan kapasitas diri.
  • Keintiman dengan Tuhan, ketekunan, dan melakukan yang terbaik adalah kunci untuk menerima jatah yang besar.

Pendahuluan

Pembukaan doa yang meminta Roh Kudus untuk berbicara, memberikan hikmat, wahyu, dan pengertian agar firman Tuhan dapat mengubah hati dan menarik kita lebih dekat kepada kehendak-Nya. Tujuannya adalah agar kita dapat menyelesaikan kehidupan dengan baik dan berkenan di hati Tuhan.

Jatah yang Diberikan Tuhan

Setiap orang memiliki jatah yang powerful dan luar biasa dari Tuhan, yang seharusnya berdampak besar, memiliki otoritas, pengaruh, dan berkat yang besar. Namun, banyak orang Kristen tidak menerima jatah ini dan hidup dalam kebingungan serta tidak mencapai potensi mereka. Tujuannya adalah untuk menjadi orang yang finish well, finish strong, melakukan apa yang Tuhan inginkan, dan menjadi hamba yang berkenan dan bertanggung jawab.

Melakukan Pekerjaan yang Lebih Besar

Yesus berkata bahwa siapa pun yang percaya kepada-Nya akan melakukan pekerjaan-pekerjaan yang Dia lakukan, bahkan pekerjaan yang lebih besar. Pertanyaannya adalah apakah ayat ini digenapi dalam hidup kita, ataukah kita tidak melakukan apa-apa? Perjalanan kekristenan seharusnya membawa kita dari kemuliaan satu kepada kemuliaan yang lain, sehingga kuasa dan pengaruh Tuhan semakin nyata dalam hidup kita.

Tanda-Tanda Orang Percaya

Tanda-tanda seperti mengusir setan, berbicara dalam bahasa baru, memegang ular tanpa celaka, tidak celaka meski minum racun, dan meletakkan tangan atas orang sakit sehingga sembuh seharusnya menyertai orang-orang percaya. Ini adalah jatah yang seharusnya kita terima, bukan hanya untuk pendeta atau pelayan Tuhan saja.

Hidup dalam Kelimpahan

Tuhan datang supaya kita memiliki hidup dan memilikinya dalam segala kelimpahan. Namun, banyak orang Kristen menderita kekurangan dan menjadi bulan-bulanan setan. Di dalam Kristus, kita seharusnya dapat menikmati berkat Abraham, tetapi banyak yang hidupnya babak belur karena tidak tahu bagaimana mengembangkan kapasitas diri.

Mengembangkan Kapasitas Diri

Tuhan ingin memberikan jatah yang besar, tetapi kita harus memiliki wadah atau kapasitas yang besar untuk menerimanya. Kita harus menyelidiki diri sendiri dan memastikan bahwa wadah kita tepat seperti yang Tuhan inginkan. Jika tidak, kita akan menjadi orang Kristen yang tidak pernah mengalami promosi atau peninggian, dan terus berputar-putar dalam masalah yang sama.

Tujuan Hidup yang Powerful

Orang Kristen yang tahu tujuan hidupnya akan menjadi powerful dan bernilai. Mereka akan tahu apa yang harus diperbuat dan dilakukan, sehingga hidup mereka memiliki dampak dan otoritas yang luar biasa. Jika kita bisa dipercayakan, Tuhan akan menambahkan kepercayaan itu berlipat ganda.

Setia dalam Perkara Kecil

Tuhan ingin kita berhasil selama kita tinggal di muka bumi ini, bukan hanya di surga nanti. Keberhasilan dimulai dari setia dengan perkara yang kecil, melakukan segala sesuatu seperti melakukannya untuk Tuhan. Setiap perkara kecil yang kita kerjakan dengan setia akan ditambahkan dengan perkara yang lebih besar.

Mengenali dan Mengembangkan Kapasitas

Kenali diri sendiri, apa yang Tuhan percayakan dalam hidupmu, dan kapasitas yang kamu miliki. Kerjakan itu dengan sepenuh hati dan kembangkan kapasitasmu. Dari sana, Tuhan akan membuka jalan, memberikan promosi, dan membawa kita ke level kehidupan yang berbeda.

Melakukan yang Terbaik di Atas Rata-Rata

Lakukan yang terbaik dan di atas rata-rata dalam segala hal yang Tuhan percayakan. Jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, surga akan memperhatikan dan Tuhan akan mengangkat kita ke dimensi yang berbeda. Belajar dari tokoh-tokoh Alkitab yang melakukan sesuatu di atas rata-rata orang sebayanya.

Wadah Menentukan Jatah

Jatah yang kita terima akan diperbesar jika kita memiliki wadah yang besar. Kembangkan kapasitasmu dan lakukan yang terbaik dalam hidupmu. Tuhan ingin kita berada di posisi yang Dia siapkan, tetapi kita harus mengusahakannya dengan baik.

Mengusahakan yang Terbaik

Belajarlah berbuat baik, usahakan keadilan, kendalikan orang kejam, belalah anak yatim, dan perjuangkan perkara janda-janda. Usahakan kesejahteraan kota di mana kita berada. Bahkan dalam hal karunia Roh, ada bagian yang harus kita usahakan.

Penutup dan Doa

Ditempatkan di mana pun kita berada, usahakan dengan sepenuh hati. Jangan malas dan lakukan bagian kita dengan sungguh-sungguh. Tuhan akan membawa kita ke level kehidupan yang berbeda, sehingga hidup kita memiliki dampak dan otoritas yang besar. Doa penutup memohon berkat bagi semua yang hadir dan agar mereka menerima jatah yang besar sepanjang hidup mereka.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 [Musik] Terima kasih Tuhan bagiu segala pujian, hormat, pengagungan. Kami menyerahkan hati kami pagi hari ini ke dalam tangan kuasa-Mu. Roh Kudus bicara di antara kami. Matraikan firman-Mu dengan darah-Mu sendiri, Yesus. Dan Roh Kudus k berikan roh hikmat, wahyu dan pengertian menyingkapkan pewahyuan, menyingkapkan kebenaran dan mengubahkan hati kami. Dan semakin hari semakin kami ditarik pada pusat kehendak-Mu, semakin kenal pribadi Allah yang powerful dan luar biasa itu. Terus tarik sampai destinasi akhir kehidupan kami didapat menjadi orang-orang yang menyelesaikan sampai garis akhir. Finish well, finish strong dan didapatin berkenan menyenangkan hatimu. Roh Kudus kami bergantung

0:47 sepenuhnya kepada-Mu. Kami menyerahkan sepenuhnya kepada-Mu. Roh bicara terus. Wahyukan dirimu. Buat Yesus begitu real dan nyata mengubahkan hidup kami. Dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Haleluya. Amin. Hari ini kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Saya berdoa apa yang kita pelajari akan mengubahkan cara pikir kita, cara pandang kita, dan kita semakin menjadi serupa dengan Kristus. Bapak, Ibu, Tuhan memberikan jatah pada setiap pribadi kita itu powerful, luar biasa sekali. Sori, saya mau tanya dulu. Saya waktu saya sampai kapan ini? Sampai jam jam 5. Oke, kita akan cepat sekali. Sekarang setiap orang sudah melalui umur

1:32 hidupnya masing-masing berbeda-beda. Ada yang lebih muda, ada yang lebih tua. Dan Bapak Ibu kalau kita mau koreksi diri, benar enggak kita sampai hari ini sudah menyelesaikan tepat seperti yang Tuhan mau, tepat seperti yang Tuhan inginkan. Benar enggak kita sudah menerima jat yang sudah siap Tuhan siapkan dalam hidup kita atau malah kita kehilangan jatah yang besar yang Tuhan harusnya berikan kepada kita. Karena banyak orang sampai garis akhir hidupnya tidak melakukan apa-apa dan tidak mendapatkan apa-apa karena enggak ngerti melakukan seperti apa di hadapan Tuhan. Bapak, Ibu, Tuhan memberikan jatah itu besar sekali. Setiap orang jatah yang Tuhan berikan pada setiap orang percaya di dalam Kristus itu harusnya dampaknya

2:19 besar, otoritasnya besar, pengaruhnya besar, berkatnya pun harusnya besar. Tapi realitanya tidak semua orang Kristen menerima jatah itu. Bahkan sampai garis akhir hidupnya banyak yang babak belur, banyak yang bingung, banyak yang stres, banyak yang tidak menjadi apa-apa. Tapi hari ini kita mau melihat sesuatu yang Tuhan janjikan supaya selama kita tinggal di muka bumi ini menjadi orang yang finish well, finish strong, tepat melakukan seperti yang Tuhan mau, tepat melakukan seperti yang Tuhan inginkan. sehingga kita menjadi hamba yang berkenan, hamba yang bertanggung jawab. Sekarang kita akan lihat di Yohanes pasal yang ke-14 ayat yang ke-12. Aku berkata kepadamu,

3:05 sesungguhnya barang siapa percaya kepadaku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang aku lakukan. Bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu. Dengarin baik-baik. Aku berkata kepadamu, sesungguhnya barang siapa percaya kepadaku, ia akan melakukan pekerjaan pekerjaan yang aku lakukan. Benar enggak ayat ini digenapi dalam hidup kita? Benar enggak kita melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar yang pernah Yesus lakukan atau malah kita enggak melakukan apa-apa? Saya kadang bercermin dengan ayat ini, benar enggak Tuhan ini digenapi dalam hidupku? Benar enggak selama aku hidup ini melakukan tepat seperti yang kau mau? Benar enggak? Sepanjang hidupku sampai

3:50 hari ini, setiap aku hari setiap harinya aku berjalan hari demi hari ini. Kitab Mazmur katakan tadi Pak Robert katakan kita harus belajar menghitung hari-hari supaya memperoleh hati yang bijaksana. Benar enggak? Setiap harinya aku ini menjadi orang yang bijaksana, menjadi orang yang berkenan di hadapanmu, tepat melakukan setiap harinya seperti yang kau mau. Tepat melakukan seperti yang kau inginkan sehingga aku menerima jat yang besar yang kau nyatakan dalam hidupku. Tapi ternyata banyak hal yang ternyata belum sampai ke dalam hidup saya. Dan saya berdoa semua yang Tuhan janjikan itu digenapi dalam kehidupan kita masing-masing. Jangan sampai sepanjang

4:38 umur selama ini kita hanya lalui biasa saja. Tidak ada yang terjadi. Nothing happen. Persis sama seperti orang Kristen biasa. Enggak jauh beda dengan yang lainnya. Kita harus berbeda. Real firman Tuhan harus digenapi dalam kehidupan kita. Kalau Yesus ngomong, "Barang siapa percaya kepadaku, ia akan melakukan pekerjaan-pepercayaan yang aku lakukan. Bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar daripada itu harusnya Tuhan manifestasi melalui hidup kita, bekerja melalui hidup kita. Harusnya perjalanan kekristenan kita semakin hari berjalan dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Seperti kitab Korintus katakan from glory to glory, from faith to faith. Sampai kita mencerminkan

5:23 kemuliaan Tuhan. Kuasa Tuhan semakin nyata dalam hidup kita. Pengaruhnya semakin powerful. dampaknya semakin powerful. Orang bisa melihat manifestasi Yesus dalam kehidupan kita. Harusnya itu terjadi menurut ayat ini. Kita melakukan pekerjaan yang powerful, pekerjaan yang lebih besar, pekerjaan hal yang ajaib. Di mana Tuhan tempatkan kita? Di kantor, di pabrik, di toko, di rumah tangga, di mana pun kita ditempatkan, kita jadi dampak. Dan nama Tuhan yang harusnya dipermuliakan melalui kehidupan kita. Tidak hanya sebatas rata-rata orang Kristen, tapi kita berada di atas rata-rata. Karena kita melakukan pekerjaan-pekerjaan yang besar, tapi banyak orang Kristen tidak melakukan apa-apa. Cenderung aman, damai, tenang,

6:11 enggak ngerti apa-apa. Bahkan rajin ibadah di gereja tapi plonga-plongo. Enggak tahu apa yang harus diperbuat, enggak tahu apa yang harus dilakukan. Sehingga kehidupannya dari tahun ke tahun tidak pernah berubah, tidak memiliki dampak. UraNya tidak akan bertambah. hikmatnya tidak akan bertambah. Ya, apa yang terjadi? Jatahmu juga tidak akan pernah bertambah. Tuhan berikan jatah yang besar. Coba sekarang kita akan lihat lagi Tuhan jatah apa yang harusnya kita terima di Markus pasal yang ke 16 ayat 17 dan 18. Ini ayat yang sangat terkenal sekali ini. Semua orang tahu ayat ini. Apakah benar ayat ini digenapi dalam kehidupan kita? Realitanya tidak semua orang Kristen memiliki ini. Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang percaya. Mereka

6:57 akan mengusir setan demi namaku. Benar. Bapak, Ibu sudah melakukan ini. Mereka akan mengusir setan demi namaku. Mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa baru bagi mereka. Mereka akan memegang ular. Sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak mendapat selamat. Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit dan orang itu akan sembuh. Loh, ini jatah buat kita loh. Tanda-tanda ini menyertai orang-orang percaya. Kita adalah bagian yang di dalamnya. Rel enggak ini menyertai kita? Terus dengan alasan A B C D FG itu untuk pendeta, itu untuk pelayan Tuhan, itu karunia menyembuhkan dan lain sebagainya. Perhatikan baik-baik. Tanda-tanda ini menyertai orang-orang percaya. Orang percaya

7:45 adalah kita semua yang percaya Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Raja. Kita semua yang sudah mengalami kelahiran baru. Benar enggak ini lewat tangan kita ini kuasa kesembuhan mengalir? Benar enggak ini hidup kita memiliki dampak seperti ini? Ini jatah yang harusnya kita terima. Tapi tidak semua orang menerima jatah ini ya. Semua orang mengharapkan satu hal ini. Coba sekarang lihat di tadi Pak Robert juga sudah katakan ini. Yohanes 10 ayat yang ke-10. Pencuri datang hanya untuk mencuri, membunuh, dan membinasakan. Aku datang supaya kamu memperoleh mempunyai hidup dan mempunyai dalam segala kelimpahan. dalam terjemahan bahasa Inggris lebih tepat lagi, lebih bagus lagi supaya kita bisa menikmati di dalam kelimpahan itu. Tapi realitanya kita lihat banyak orang

8:33 Kristen menderita kekurangan, melarat, miskin, stres bingungnya. Bapak belur hidupnya jadi bulan-bulanannya setan. Wah, kenapa? Bukankah Tuhan nyatakan kalau di dalam Dia kita akan memiliki semua harta di muka bumi ini? Di Filipi dijelaskan, Efesus dijelaskan kita di dalam Kristus kita bisa menikmati berkat Abraham menjadi bagian dalam kehidupan kita. Tetapi banyak orang Kristen babak belur hidupnya. Bahkan banyak hamba Tuhan gak capek mencapai level ini. Lakib orang sampai hari ini dikubur bersama potensi di dalam hidupnya karena dia

9:19 tidak tahu bagaimana mengembangkan kapasitas di dalam hidupnya. Tuhan sebenarnya mau kasih jatah yang besar tapi tidak didapatin kita memiliki wadah yang besar. Tidak didapatin kita memiliki kapasitas yang besar dan ujungnya apa? jatah itu tidak sampai ke kita. Harusnya setiap hari kita selidikin sampai kedalaman batin kita. Benar enggak wadahku ini tepat seperti yang Tuhan inginkan. Sehingga aku menerima jata yang besar, urapan yang besar, pewuan yang besar, berkat yang besar. Kalau tidak cenderung kekristenan kita jadi orang Kristen yang tidak pernah ke mana-mana dari tahun ke tahun sampai masa tuanya tidak pernah ngalamin

10:06 apa-apa. tidak pernah mengalami promosi dan peninggian. Cenderung hidupnya Bapak Belur hanya muter-muter di area yang sama. Berapa banyak orang Kristen jatuh bangun di dalam dosa yang sama, muter-muter dalam persoalan yang sama, dalam kekurangan yang sama, dalam kelemahan yang sama dari tahun ke tahun. karena dia tidak pernah tahu bagaimana berjalan di dalam hikmat pengertian dalam pengurapan dari kemuliaan satu kemuliaan yang lain. Berjalan bersama Tuhan, berjalan diubahkan bersama Tuhan. Kalau orang Kristen tahu tujuan hidupnya, hidupnya akan powerful. Dia akan bernilai. Dia akan tahu apa yang

10:52 harus diperbuat. Dia tahu apa yang harus dilakukan. Dia tahu apa yang harus dikerjakan sehingga hidupnya memiliki dampak dan otoritas yang luar biasa. Sekarang kita akan lihat di kitab Lukas pasal yang ke-12. Nanti baca seluruh perikop ini mulai ayat yang ke-35 Bapak Ibu sampai ayat yang ke-48. Nanti akan tahu inti dari apa yang akan saya sampaikan ini. Tapi sekarang kita akan baca di ayat 42. Jawab Tuhan, "Jadi siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh Tuhan yang menjadi kepala atas semua hambanya dan memberi makanan kepada mereka pada waktunya?" Ini lihat

11:37 nih, perhatikan baik-baik deh. Kita lompat lagi ke ayat yang ke-48. "Tetapi barang siapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan." Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, daripadanya banyak dituntut dan kepada siapa yang banyak dipercayakan daripadanya akan lebih banyak dituntut. Kalau kita ngerti ini, ini prinsip yang sebenarnya akan terjadi dalam kehidupan kita. Kalau kita bisa dipercayakan, Tuhan akan tambahkan kepercayaan itu doble porsi. Ingat tentang perumpamaan uang Mina. Kalau kita lihat di hari ini kita banyak buka ayat ya di Lukas pasal yang ke-19.

12:26 Semuanya berawal dari tanggung jawab yang Tuhan percayakan dalam kehidupan kita selama kita tinggal di muka bumi ini. Dengarin baik-baik. Tuhan mau selama kita tinggal di muka bumi ini, kita menjadi orang yang berhasil. Berhasil itu di muka bumi ini, bukan di surga. Kita harusnya jadi orang yang berhasil ditempatkan di mana kita berada harus menjadi orang yang berhasil dan sukses di pekerjaan, bisnis, pelayanan, ibu rumah tangga atau apapunlah namanya. Di mana kita ditempatkan, kita harus menjadi orang yang sukses dan berhasil di bidangnya. Tapi banyak orang berpikir, "Yang penting aku nanti kaya di surga, yang penting aku berkemenangan

13:12 di surga." Dengarin baik-baik. Kalau di bumi ini saja kita bapak belur, bagaimana kita bisa menjadi berkat buat banyak orang? Kalau di bumi saja kekurangan, engkau tidak akan bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Karena kita tidak bisa memberi apa yang kita tidak miliki. Kita bisa memberi apa yang kita miliki. Dan Tuhan mau selama kita tinggal di muka bumi ini menjadi orang yang berhasil. Dimulainya dari mana? setia dengan perkara yang kecil. Apapun itu yang Tuhan percayakan dalam hidup kita, lakukan seperti melakukannya untuk Tuhan. Karena prinsip kerajaan Allah, setiap perkara kecil Tuhan akan tambahkan perkara yang lebih besar.

13:58 Dan setiap orang punya jatah masing-masing yang berbeda. Tergantung bagaimana setiap diri kita ini mengembangkan kapasitas di dalam diri kita ini jadi wadah yang besar. Dan akhirnya kita terima jatah yang besar. Kalau Bapak, Ibu enggak punya wadah yang besar, jangan pernah terima berkat yang lebih besar. Kamu terima berkat sesuai dengan wadahmu, sesuai dengan jatahmu. Kamu siapkan wadah yang kecil, kamu akan terima jatah yang kecil. Ada orang yang dipercayakan dua talenta atau dua Mina dikembangkan menjadi empat. dikasih lima, dikembangkan jadi

14:44 10. Tapi ada orang yang dikasih satu gak diapa-apain dan ujungnya dia akhirnya bertanggung jawab dengan apa yang diperbuatnya. Bapak, Ibu, kenali dirimu sendiri. Kenalin apa yang Tuhan percayakan dalam hidupmu. Bapak, Ibu, engkau dipanggil di bagian mana? Engkau punya kapasitas seperti apa? Kerjakan itu sepenuh hatimu. Lakukan dengan sungguh-sungguh dan kembangkan kapasitasmu. Dari sana Tuhan akan buka jalan. Dari sana Tuhan akan promosi. Dari sana Tuhan akan koneksi secara ilahi. Tuhan akan bawa dalam level kehidupan yang berbeda. Dan setia lakukan itu. Dari sana Tuhan akan

15:30 nyatakan kuasanya. Dari sana Tuhan akan buka jalan di mana Bapak Ibu akan mengalami berkat yang luar biasa. Tapi kalau kita enggak ngerti dan kita hanya jalanin kekristenan kita ini enggak jauh beda dengan orang dunia, tetap ujungnya kamu tidak akan menjadi apa-apa. Kalau kita pengin jadi orang yang berbeda, kenalin diri kita, kapasitas kita, dan kita jalan sama Tuhan. Seperti kitab Yohanes, di luar Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa. Kita nempel sama Tuhan, bergantung sama Tuhan, bergaul intim dengan Tuhan, miliki kerinduan dan kelaparan pengin kenal Tuhan. dan lakukan bagianmu. Saya sebagai hamba Tuhan, saya lakukan bagian saya. Saya tidak hanya sekedar jalanin kehidupan hari-hari, tapi saya lakukan hal yang berbeda yang orang lain gak mungkin

16:17 lakukan. Saya belajar, saya berdoa, saya bergaul intim dengan Tuhan, saya belajar bayar harga, pikul salib, sangkal diri, saya lakukan. Bahkan saya berbahasa roh sering sesering mungkin. Saya lakukan bagian saya karena saya tahu Tuhan panggil saya, high calling saya sebagai hamba Tuhan. Saya lakukan yang terbaik. Saya lakukan semampu saya. Saya lakukan di atas rata-rata. Hari ini apa yang Bapak, Ibu kerjakan, yang Tuhan taruh di dalam hatimu, mulai kerjakan dengan sepenuh hati. Sekalipun gak ada yang dilihat, enggak ada yang melihat. Sekalipun enggak dapat tepuk tangan, mulanya saya juga enggak ada yang melihat. Dari tahun 98 dari Bali ke Jakarta enggak ada yang mau dengar saya ngomong, enggak ada yang mau undang saya

17:04 khotbah. Saya siapa? Saya enggak enggak ada yang kenal saya, tapi saya lakukan bagian saya. Saya persiapkan diri saya. Saya perbesar kapasitas saya. Suatu hari saya pasti akan jadi pengkhotbah. Saya akan jadi pengajar. Banyak orang yang dengar pengajaran saya. Saya akan memiliki pengaruh yang lebih besar. Tapi dari tahun 98 dari saya umur sekitar 20-an, saya persiapkan diri saya. Saya belajar terus, saya pertajam terus, saya berdoa terus. Saya lakukan bagian saya waktu itu step by step saya lakukan terus lakukan terus. 2000 tahun 2021 akhirnya muncul kepermukaan dibutuhkan proses. Ada bagian yang kita kerjakan

17:50 dan ada bagian yang Tuhan lakukan. Ujungnya powerful hidup kita. Kalau tidak engkau hanya mengharapkan sesuatu tapi engkau enggak pernah melakukan apa-apa ujungnya nothing. tidak akan terjadi apa-apa. Nah, prinsip kerajaan Allah adalah setiap perkara kecil Tuhan akan tambahkan perkara yang lebih besar. Hari ini apa yang Tuhan percayakan dalam hidupmu? Lakukan itu dengan sepenuh hati. Kerjakan. Nempel sama Tuhan. Bangun keintiman dengan Tuhan. Lakukan yang terbaik di atas rata-rata. Kalau kita melakukannya di atas rata-rata cepat atau lambat surga memperhatikan apa yang kita kerjakan. Suatu hari Tuhan akan pelan-pelan angkat dalam dimensi yang berbeda, dalam pengurapan yang

18:36 berbeda, dalam pengaruh yang berbeda. Bapak, Ibu, hari ini engkau jualan, kalau cara jualanmu sama dengan orang lain ketinggalan zaman, engkau mau investasi, lihat peluang yang terbaik seperti apa. Kalau kita pelajarin orang-orang yang berhasil di dunia ini secara bisnis, mereka adalah orang-orang yang memiliki cara pandang yang berbeda, lebih pintar daripada orang lain sebanya. Dia lakukan lebih di atas sebanya. Bahkan kalau kita pelajarin dari semua tokoh Alkitab, dari kitab Kejadian sampai Wahyu, mereka adalah orang-orang yang melakukan di atas rata-rata orang sebayanya. Daniel melakukan sesuatu yang di atas rata-rata di zamannya. Sadrak,

19:22 Mesak, dan Abednego, Musa, Abraham, Yusuf, Yakub, mereka adalah orang yang memiliki perjalanan bersama Tuhan di atas rata-rata mahal harganya. Tapi dia lakukan itu. Dan ujungnya apa? Sampai hari ini kita dipengaruhi dengan kehidupan mereka. Bapak, Ibu pengin hidupmu memiliki pengaruh sepanjang umur yang Tuhan percayakan, saya pengin hidup saya memiliki pengaruh meninggalkan jejak ilahi, mempengaruhi generasi yang akan datang dan dimulainya saya lakukan yang terbaik hari ini. The best yang bisa saya lakukan lakukan yang terbaik. Apapun itu yang Tuhan percayakan sama saya, saya lakukan seperti mempersembahkan korban yang terbaik untuk Tuhan. Kalau Bapak, Ibu hanya

20:08 melakukan rata-rata, hidupmu akan jadi rata-rata. Kamu biasa saja hidupmu hari-harimu, tidak memiliki apa-apa. Mulai hari ini kerjakan sesuatu yang ilahi. Dengarin baik-baik. Jatahmu akan diperbesar. Yang kamu terima akan semakin besar kalau kamu memiliki wadah yang besar. Tapi kalau wadahmu terlalu kecil, engkau terima sesuai dengan wadahmu. Kembangkan kapasitasmu. Kerjakan dan lakukan yang terbaik. yang Tuhan mau kerjakan dalam hidupmu. Hari ini sepanjang sisa umur yang Tuhan percayakan, kita mau laluin setiap hari berjalan bersama Tuhan dalam hikmat yang berbeda. Kita bekerja dengan setia,

20:53 dengan profesional di pekerjaanmu. Kan Alkitab katakan Yesus yang dulunya kaya rela jadi miskin supaya kita menjadi kaya. Tapi seringkiali kita lihat banyak orang Kristen mengharapkan belas kasihan hidup dari orang lain kan. Katanya Tuhan menebus yang dulunya kaya, rela jadi miskin supaya kita kaya. Tapi kenapa kok kita enggak kaya? Apa penyebabnya? Karena kita gak mau tahu apa yang Tuhan mau kita harus kerjakan. Kalau kita enggak tahu apa yang harus kita kerjakan dan ujungnya kita akan sama saja dengan yang lain. Kalau kita tahu dan ngerti loh apa yang Tuhan taruh dalam hidup

21:38 kita ini masing-masing berbeda. Setiap orang punya panggilan berbeda-beda kok. Pak Yakobus beda panggilannya dengan saya. Pak Robert beda. Ibu-ibu yang lain kok punya panggilan hidup yang berbeda-beda. Kenalin panggilan itu. Setia jalan sama Tuhan. Nempel sama Tuhan. tanggung jawab dengan sepenuh hatimu. Kerjakan dengan sungguh-sungguh. Lakukan sedetail mungkin. Dan Tuhan akan lihat itu. Dan Tuhan akan perhatikan itu. Kalau engkau didapatin setia, pelan-pelan engkau akan dibawa naik step by step. pasti dipromosi. Yang jadi masalahnya orang seringki tidak memiliki ketekunan.

22:26 Ketika mulai berjalan banyak tantangan lemas, malas, banyak godaan. Simpel saja. Berapa banyak orang di antara kita ini tidak pernah punya komitmen sungguh-sungguh mencari Tuhan, bergaul dengan Tuhan. Ada saja setiap harinya godaan. Tapi kalau kita komitmen kita bangun keintiman setiap hari step by step bangun tanpa kompromisi. Pokoknya satu hari saya mesti berdoa, satu hari saya mesti luangkan waktu membangun keintiman. Ketika kita komitmen itu yang kita kerjakan pasti akan ada upahnya. Ini dalam hal berdoa. Kita pasti jadi orang Kristen yang berbeda. Kita belajar firman pun kita juga pasti akan berbeda. Engau menjadi orang yang urapan, yang dipenuhi hikmat,

23:14 pengertian, dan pewahyuan. Semakin hari kita semakin menjadi serupa dengan Kristus. Dalam hal bekerja pun juga sama. Banyak orang Kristen kekurangan. Tahu enggak kenapa alasannya? Karena malas dan gak tahu apa yang harus dikerjakan dalam hidupnya. sehingga hidupnya kekurangan. Sebenarnya Tuhan berikan jatah yang besar. Orang Kristen harusnya tidak pernah ngalami kekurangan kok. Roh Kudus sudah tinggal di dalam diri kita. Tuhan berikan hikmat pengertian yang jadi masalahnya orang Kristen tidak tahu apa yang harus dikerjakan sehingga dia jalani hidupnya dan ujungnya apalagi kalau malas. dari ujungnya pasti kekurangan, pasti hidupnya Bapak belur.

23:59 Tapi kalau kita tahu apa yang harus kita kerjakan, kita punya skill dan kemampuan yang kita kerjakan seperti Bisalielal dan Aoliab itu orang yang skillful yang punya keahlian dari keahliannya akhirnya diberkati. Ini saya berdoa gak ada orang Kristen yang malas nih. Malas bekerja, malas malas berdoa, malas belajar, malas mengembangkan kapasitas. Ya, engkau enggak akan jadi apa-apa. Apalagi para pria, engkau pergi bertanggung jawab dengan seluruh keluargamu. Engkau harus kerja keras, engkau lakukan yang terbaik. Engkau cukupin semua kebutuhan keluargamu, engau mesti kasihin istrimu, kasihin anak-anakmu. Berikan yang terbaik. Kita tidak bisa berikan yang terbaik kalau kita jadi orang Kristen yang malas dan gak berfungsi sama

24:45 sekali. Kalau kita jadi laki-laki membuat keluarga kita menderita ini artinya laki-laki enggak berfungsi sama sekali perlu bertobat. Itu ibu-ibu pun juga sama. Kita harus bertanggung jawab dengan segala sesuatu yang Tuhan percayakan hari ini. Mulai hari ini, apa yang Tuhan kerjakan dalam hidupmu, lakukan sepenuh hatimu. Panggilanmu di bagian apa? Kerjakan. Kut jadi karyawan, jadi bos, jadi pengusaha, jadi ibu rumah tangga. Lakukan yang terbaik. Dari sana Tuhan akan berikan hikmat pengertian. Kalau kerjakan dengan sungguh-sungguh, Tuhan akan bawa dalam level kehidupan yang berbeda. Semuanya dimulai dari hal yang sederhana, dari diri kita sendiri. Dari apa yang

25:33 kita miliki hari ini, dari situ permulaannya. Dan Tuhan akan bawa ke level kehidupan yang berbeda. Bapak, Ibu, kita pelajarin apa yang dialami oleh Petrus dan Paulus. Dua-duanya rasul yang dipakai Tuhan luar biasa. Ini hamba Tuhan yang powerful dua-duanya tapi pengaruhnya berbeda. Apa yang membuat pengaruhnya berbeda? kapasitasnya berbeda, knowledge-nya berbeda, pengetahuannya berbeda, latar pendidikannya berbeda, latar belakang kehidupannya berbeda. Petrus bukan orang terdidik, dia nelayan biasa. Dipakai Tuhan? Iya. Tapi perhatikan pengaruhnya enggak sebesar Paulus. Paulus orang yang

26:19 terdidik, orang yang pintar, memiliki hikmat dan pengertian, orang yang terpelajar. Lihat Tuhan percayakan nulis 3/4at kitab Perjanjian Baru. Hidupmu hari ini dalam posisi seperti apa hari ini? Kembangkan kapasitas itu. Semakin kamu tahu kapasitasmu, pengaruhmu semakin besar. Kamu sedang menulis sejarah sejak hari ini. Kamu nulis sejarah yang suatu hari akan mempengaruhi generasi yang akan datang. Kamu akan meninggalkan jejak ilahi di generasi yang akan datang. Orang yang powerful yang berjalan bersama Tuhan. Orang yang sukses dan berhasil di pekerjaanmu, di bidangmu, di apapun yang Tuhan

27:05 percayakan dalam hidupmu. Paulus karena memiliki hikmat pengertian dan terdidik, Tuhan percayakan yang lebih besar. Pak, saya ini hanya sekedar ibu rumah tangga. Saya ini bukan siapa-siapa loh. Saya juga bukan siapa-siapa kok. Dulunya siapa saya? Saya anaknya penjual pisang. Saya orang desa, orang yang hidup sederhana. Tapi saya kenal Tuhan, saya belajar. Sejak saya kenal Tuhan, saya belajar. Saya kembangkan kapasitas saya. Saya pertajam segala sesuatu di dalam diri saya. Makanya Bapak, Ibu mesti kenalin dirimu sendiri. Pertajam di bagian yang Tuhan mau pakai dalam hidupmu itu apa. Bertajam terus, bergaul terus. Semakin tua semakin tajam.

27:51 Semakin tua semakin urapan. Semakin tua semakin menjadi serupa segambar dengan Kristus. Semakin tua semakin memiliki pengaruh. Tidak ada semakin tua semakin pikun. Kitab Mazmur katakan kok semakin tua kau semakin gemuk dan berbuah lebat kok. Katakan amin. Enggak ada ceritanya semakin tua orang ikut Tuhan itu semakin pikun. Tidak ada kamusnya itu. Coba perhatikan Musa, perhatikan Harun itu. Kekuatan kekuatannya tidak pernah luntur loh sampai masa Tuhannya loh. Matanya tidak pernah rabun. lah kita sudah kegemukan badan, mata udah meski pakai kacamata minus dan lain sebagainya, cinta Tuhan kagak, kehidupan bapak belur, makan sembrono. Nah, kamu

28:39 pengin meninggalkan sejarah apa dalam hidupmu? Kita harus meninggalkan sejarah yang baik. Pengin jatahmu besar, kembangkan wadah yang besar. Karena Tuhan, dengarin baik-baik, Tuhan mau kita berada di posisi yang Tuhan siapkan. Tapi kalau kita enggak mengusahakannya, kita akan ada tetap berada di posisi ini. Kalau Tuhan sudah berjanji, Dia pasti genapi. Yang jadi masalahnya ada bagian yang kita kerjakan, kita harus mengusahakannya dengan baik. Ini ayat yang tinggal 4 menit. Saya akan cepat sekali. Diaya 1 ayat yang ke-17, belajarlah berbuat baik. Usahakanlah keadilan. Kendalikan orang kejam. Bilalah anak-anak yatim. Perjuangkanlah perkara janda-janda. Ada bagian yang

29:26 harus kita usahakan. Katakan usahakan. Di Yeremia 29 ayat yang ke-7, "Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu aku buang." Ada bagian yang harus kita kerjakan. Selalu ada bagian yang harus kita kerjakan. Bahkan masalah masalah karunia roh pun harus ada bagian yang harus kita kerjakan. Satu 1 Korintus pasal 14 ayat pertama. Kejarlah kasih dan usahakan dirimu memperoleh karunia-karunia Roh. Ada bagian yang harus kita usahakan. 1 Korintus 14 ayat 39. Karena itu, Saudara-saudara, saudara-saudaraku, usahakanlah, usahakanlah dirimu memperoleh karunia-karunia ini. Kalau

30:13 kita pelajari di kitab Kejadian pasal yang pertama, ketika Tuhan menempatkan manusia pertama di Taman Eden, disuruh ngapain? Usahakanlah. Ada bagian yang harus kita kerjakan, Bapak, Ibu. Ditempatkan di mana engkau hari ini? Usahakan dengan sepenuh hatimu. Jangan malas. Jangan jadi orang Kristen ongkang-ungkang kaki. Hanya scroll di media sosial. Hanya duduk gak tahu apa yang harus diperbuat. Sekarang bagian kita kerjakan ini. Waktunya kita kerjakan sepenuh hati. Apapun yang Tuhan percayakan dan Tuhan akan bawa dalam level kehidupan yang berbeda. Hidupmu memiliki dampak. Hidupmu memiliki otoritas. Hidupmu semakin dalam kemuliaan yang semakin besar dan meninggalkan sejarah untuk generasi yang

30:58 akan datang. Wadahmu akan menentukan jatahmu seperti apa di hadapan Tuhan. Amin. Saya mau berdoa. Tutup matamu. Tutup Alkitabmu. Kita berdoa. Bapa dalam nama Yesus hamba-Mu materaikan firman ini dengan darah dombalah firman nempel dalam hati kami. Berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan. firman ini dan ma-Mu berdoa menjadi daging firman ini. Berkati setiap orang yang ikut ibadah ini. Kapasitas mereka semakin diperbesar dan berikan hikmat dan pengertian. Jatah mereka semakin diperbesar, pengaruh mereka semakin berbesar ditempatkan di mana pun jadi berkat dan memiliki dampak yang besar. Terima kasih Tuhan. Kami kembalikan segala pujian, hormat, pengagungan buat Yesus Kristus. Tuhan berkati komunitas without wall ini,

31:47 tanpa tembok ini menjadi berkat bagi banyak orang, mempengaruhi banyak orang. Setiap orang yang ikut ibadah ini diberkatin Tuhan, anak, cucu, istri, mantu, semuanya diberkati Tuhan. Berikan kesehatan yang sempurna. Umur panjang, pemimpin yang ada diberkatin Tuhan. Pak Yakobus, Pak Robah diberkatin Tuhan. Anak istri mereka diberkatin Tuhan. Semua yang kau ibadah ini diberkatin Tuhan. Dan tidak ada satuun yang terluput. Mereka menerima jatah yang besar sepanjang umur hidup mereka. Terima kasih Tuhan. Kami kembalikan semuanya untuk Raja kami yang maha mulia dalam nama Yesus. Haleluya. Yang diberkati Tuhan katakan amin. God bless you [Musik]

33:07 Ya [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus. [Musik] Roh Kudus [Musik]

34:19 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. [Musik] We worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

35:22 S mulia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu.

36:07 Dari hati kami. Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu. [Musik]

37:19 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

38:09 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

38:56 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang kesayanganu.

39:46 Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. H

Share

Ringkasan Video YouTube