0:00 dalam kondisi hari ini. Lakukan apa yang bisa engkau lakukan dan lakukan terbaik, Saudara. Lakukan terbaik. Anda gak akan pernah tahu bagaimana tangan Tuhan menolong. Saya masih ingat ada cerita tentang konon pemilik sebuah hotel besar kalau gak salah Holiday in. Dia dulu bekas kerja jadi buruh di pabrik penggergajian kayu waktu krisis di PHK. Tapi kebetulan dia nak menyerah. Akhirnya dia berusaha melakukan yang dia
0:47 bisa. Nah, di Amerika itu masih bisa dengan caranya dia. Kalau di Indonesia belum. Jadi dia pinjam duit bank. Saya ndak tahu mungkin dengan jaminan rumahnya atau gimana. Pokoknya dia bergerak dari ambil rumah KPR nyicil lalu dikoskan. Kalau di Australia bisa seperti itu, Bapak Ibu. Jadi dapat dari kos-kosannya itu buat bayar cicilan plus masih ada uang sisa. Nah, ini yang terjadi dalam waktu singkat dia gerak dari properti ke properti sampai akhirnya dia berhasil menjadi pemilik hotel besar. Nah, ketika dia diwawancara, dia ditanya, "Kalau ada orang yang Bapak mau mengucapkan terima kasih sehingga Bapak bisa menjadi
1:34 seperti hari ini, Bapak mau terima kasih sama siapa?" Dia bilang begini, "Saya mau berterima kasih sama yang mecat saya. Karena kalau saya enggak pernah dipecat, saya gak akan pernah jadi seperti ini." Bapak, Ibu, Anda lihat empat orang kusta diasingkan di luar Samaria. Dipikir-pikir merekalah orang-orang yang akhirnya menemukan jatah makanan gara-gara mereka ada di luar karena mereka diasingkan, karena mereka dikeluarkan dari masyarakat. Jadi kalau Anda di PHK, kalau Anda mendapatkan perlakuan gak adil, kalau Anda mendapatkan sesuatu di mana Anda diasingkan, bersyukurlah. Karena siapa tahu itu jalan, Anda akan diorbitkan sama Tuhan. Firman Tuhan
2:20 menceritakan Tuhan bisa membuat orang-orang Aram seakan-akan halusinasi. Mereka mendengar ribuan tentara datang dan karena suaranya begitu heboh, mereka ketakutan lalu lari terbirit-birit, Saudara. Dan apa yang terjadi? Nah, orang-orang ini kan enggak ngerti. Mereka cuman melangkah aja daripada aku mati di sini. Mereka coba melangkah. Ternyata mereka kaget di perkemahan musuh orangnya sudah pada enggak ada. Dan mereka lari keburu-buru. Enggak sempat bungkus-bungkus, gak sempat bawa semua barang makanan yang mereka jarak. Apa yang terjadi? Empat orang kusta inilah yang menjadi pemanen pertama. Mereka mendapatkan banyak sekali. Baru setelah itu mereka cerita sama orang-orang kota. Saya mau kasih tahu buat saudara, ini paling tidak respon
3:06 yang jauh lebih bagus daripada yang pertama. Kalau engkau gak mendengar suara Tuhan, kalau engkau gak mendengar bocoran surga dalam kondisi hari ini, lakukan apa yang bisa engkau lakukan dan lakukan terbaik. Saudara, saya masih ingat ada seorang bapak datang ketemu saya. Dia bilang begini, umurnya 55 tahun. Dan waktu dia ketemu saya, dia bilang begini, "Ibu Rut, saya dapat tawaran pekerjaan. Saya mau tanya, Bu, apakah ini dari Tuhan atau gak? Saya ngomong, "Bapak memangnya sekarang kerja apa?" "Saya sudah 10 tahun gak kerja." Kenapa Bapak 10 tahun gak kerja? Karena banyak orang gak mau terima umur ses saya. Terus sekarang Bapak dapat
3:53 tawaran pekerjaan. Iya. Terus Bapak maunya apa? Tanyakan Tuhan, Bu, apakah ini boleh atau gak? Terus saya bilang, "Pekerjaannya apa, Pak?" Jaga gudang, Pak. Kenapa Bapak pakai tanya? Ya ambil aja 10 tahun gak kerja kok ngerepotin saya kok nambahin saya PR. Ya udah ambil aja 10 tahun Bapak gak laku-laku. Sekarang laku sikat aja pakai nanya lagi ini orang Surabaya Pak. Orang Surabaya tuh rada-rada lebai gitu loh. Aneh-aneh mungkin karena nganggur kali. Aneh-aneh. Terus saya bilang, "Ambil aja pakai nanya lagi. Halal kan? halal lah. Makanya jadi gak perlu tanyakan Tuhan, Bu. Tuhan berkenan apa gak? Tuhan berkenan, Pak. Kok bisa Tuhan berkenan?
4:40 Tuhan bilang, "Kalau kamu gak kerja jangan makan." Nah, ya kan? Loh, benar kan? Gitu aja pakai ribet, ya kan? Banyak kok yang tambah ngerepotin saya kok, Bapak Ibu. Saya dibawain foto mama. Mama bawa foto calon mantu. Bu, bisa ngelihat enggak? Apanya yang dilihat? Ini jodoh anak saya. Ndak loh. Ngapain dilihat-lihat? Lah ya maksudnya cocok gak lah mana saya tahu kalau saya tahu kan saya buka biro jodoh ya saya gak tahu loh ibu gak bisa lihat enggak bisa loh jadi gimana Bu Tuhan kasih kita wisdom dipikir dihitung-hitung taruh di kertas wisdom-nya dipakai bibit bebet bobot dilihat sifatnya gimana modelnya begini jangan love is
5:26 blind kalau orang Suraboy orang Jawa bilang love is blind Blind. Tanda tahu blind gawat, Pak. Blind beneran blind itu kan bahasa Jawa artinya gawat. Love is not blind. Love itu melek. Sebelum kita menikah buka mata, buka telinga, lebar-lebar. Karena setelah engkau menikah, kau harus tutup mata dan tutup telinga. Rapat-rapat. Amin. Jadi sebelum menikah, buka mata, buka telinga, lebar-lebar. Jangan lihat cantiknya. Jangan menikah karena dia ganteng. Kalau dia keluar dari Roma terus masuk parit, mukanya rusak, hilang sudah gantengnya. Karena kegantengan sifatnya temporary.
6:14 Lagian sekarang banyak oplas. Saya ngelihat cewek-cewek, ih gila Pak, dioplas, Pak. Berubah sama sekali. Saya ngomong sama suami, "Aku boleh oplas gak?" Ayu aku mau oplas yao. Sudahlah enggak usah macam-macam. W Ayu coba bisa ayo kayak gini. Aku kan sudah jadi bintang Korea. Kalau sekarang Korea korengan saudara makanya saya mau bilang jangan menikah karena paras yang ganteng atau yang cantik itu sementara. Jangan menikah karena dia pelayanan. Kenapa kamu menikah sama dia? Dia kayaknya cinta Tuhan, Bu. pelayanan. Mmm
7:00 berapa banyak buktinya yang dulu pelayanan sekarang enggak. Betul. Betul. Banyak yang dulu semangat ya, Pak ya. Pelayanan dari Senin sampai Sabtu. Senin lagi pelayanan terus. Anda masa tahu motivasinya pelayanan? Siapa tahu karena waktu itu belum laku. Jadi dia pelayanan lebih baik menemukan di gereja daripada menemukan di pasar ya kan? I kan apalagi di pasar mangga dua ya kan? Enggak lucu ya kan? Makanya saya bilang jangan menikah karena itu. Buka mata, buka telinga. Gak perlu dikasih fotonya ke saya. Menurut Ibu Rut gimana? Ya gak tahu. Ibu kenalin bibit-bebet bobot pelajarin cara megang duit gimana, cara ngadepin anak gimana, cara ngadepin orang tua gimana. Jangan merem.
7:47 Cari tahu sedikit jadi detektif. Cari tahu kalau dia di depan kamu pasti jaim. Suami saya dulu sebelum menikah, wah perfect. Setiap hari, setiap hari loh pacaran itu kirim puisi. Nah, ada Bapak-bapak, Bapak dulu kirim puisi gak sama istri? Enggak kan? Oh, kalah sama suami saya. Suami saya kirim puisi, Pak. Puisinya gini. Tiba-tiba pagi dia telepon, dia bilang, "Engkau Bakun di pagi hari." Huh. Ketika aku membuka jendelaku teringat akan engkau. Wuh. Sekarang boro-boro sekarang sudah mau 25 tahun, Pak. Itu cuman bertahan berapa
8:34 bulan kok setelah menikah. Habis itu gak ada puisi lagi, Pak. Boro-boro puisi dulu waktu pacaran dia jalan di saya jalan dia di samping saya digandeng takut jatuh. Setelah menikah dia jalan di depan saya di jalan di belakang saya bawa tas plastik, bawa belanjaan persis Bu Rennya. Waduh persis mbaknya ya saudara ya yang bawa-bawa begini ya kan. Makanya gak bisa dipercaya karena gitu. Buka mata, buka telinga. Ada lagi yang begini, "Aduh di Surabaya, Pak. Untung di sini enggak." Dan Anda jangan memperlakukan saya begitu ya, Pak. Ya. Di Surabaya, Pak, orang datang Bu Rut. Dia bawa kaos kuning. Saya pikir saya
9:20 mau dikasih. Bu, suami saya sudah 1 minggu minggat, Bu. Lari dari rumah. Bu, bisa bantu saya? Tanyakan Tuhan di mana dia. Mana saya tahu. Terus dia bawa kaos. Ini kaos suami saya. Mau diapakan, Bu? Ibu bawa aja. Siapa tahu waktu tidur Tuhan bicara, "Suami saya ada di mana, Bu? Kaos suami saya aja ndak pernah saya bawa tidur." Ibu bisa bayangkan kalau suami saya lihat saya bawa kaosnya laki orang, apa yang dia pikir? Dia pikir
10:06 saya selingkuh. Ibu gimana? Gak bisakah, Bu, tahu dari bawa kaos suami saya? Bu, saya bukan anjing pelacak. Masa saya harus ngendus. Oh, suami ibu ada di sini, Pak. Wis, pokoknya di Surabaya tuh ya saya jadi anjing pelacak, jadi detektif, jadi cenayang. Ada orang bawa gambar batu akik. Bu, bisa lihat enggak kira-kira yang beli siapa? Aduh, mana tahu. Aduh, model beginian Tuhan Yesus. Ini yang bikin saya lelah jadi hamba Tuhan. yang model begini ya. Didi, masa saya tahu yang mau beli batu akik. Apa betul yang mau beli batu akik itu orang Sumatera? Loh, Bapak tahu dari mana? Karena ada hamba Tuhan
10:51 yang bilang pembelinya dari Sumatera. Tuhan Yesus, ini hamba Tuhan sekolah di mana? Tuhan Yesus, ini hamba Tuhan dapat peyhan dari siapa? Bapak, Ibu ampun deh. Gak usah macam-macam. Apa yang bisa kita lakukan, kita lakukan. Jual aja batu akiknya yang terbaik. Enggak usah bingung siapa yang beli. Kalau cari kerja lakukan terbaik. 10 lamaran sudah dilamar, Bu. Tapi belum ada panggilan lamar terus sampai dapat. Belum ada jawaban lamar terus. Lakukan apa yang bisa engkau lakukan. Satu hal yang saudara dan saya belajar percaya, kita punya Tuhan. Saya tadi pagi cerita tentang rut. Saya suka sekali Rut di Alkitab. Dia melakukan apa yang bisa dia lakukan. Dia ndak ndak idealis harus kerja sebagai
11:36 pegawai negeri. Dia kerjanya apa? Mungo jelai, Bu. Mungo jelai. Karena itu yang dia bisa ikut mertua tambah susah. Jadi dia harus punya tanggungan orang tua eh mertua ya. Dia mungut jelai. Dan Alkitab menceritakan di dalam Rut pasal 2, dia memungut jelai itu dari pagi sampai petang. Loh, keren. Dari pagi sampai petang gak berhenti-berhenti. Makanya kemudian Boas tanya, "Itu siapa perempuan kok enggak pulang-pulang?" Dia menantunya Naomi dari pagi cari enggak selesai-selesai sampai sekarang sekejap pun gak berhenti. Lalu Boas berkata, "Berikan buat dia lebih lagi." Saya mau katakan buat saudara, di situlah dia perjumpaan dengan buas.
12:21 Lakukan terbaik. Anda gak akan pernah tahu bagaimana tangan Tuhan menolong.