0:03 Kita seringki dikecewakan dengan banyak hal dan seringki apa yang kita harapkan kebanyakan gak terpenuhi. Bahkan malah sebaliknya. Bahkan kita berapa kali banyak berdoa gak dijawab Tuhan. Benar apa enggak? Kita dalam kondisi terjepit kita seringkiali ngarepin orang lain dan ternyata orang itu enggak pernah nolong kita. Kita seringkiali dikecewakan dengan semua yang ada di dunia ini. Karena kita coba mengandalkan orang lain. Alkitab katakan terkutuklah orang yang mengandalkan kekuatannya sendiri bahkan mengandalkan manusia. Bapak, Ibu, meski tahu pengharapan kita itu letaknya pada pribadi Yesus, bukan kepada yang lain, tapi kita coba pakai
0:49 kekuatan kita sendiri dan ujungnya Bapak Belur. Pengharapanmu bukan sama anakmu, bukan sama duitmu, bukan sama pasangan hidupmu, sama cucumu. Tapi pengharapan kita letaknya kepada pribadi Tuhan. yang menjadi jaminan masa depan kita adalah semua perbuatan baik Tuhan yang pernah dia lakukan di masa lalu itu menjadi jaminan masa depan kita. Amin. Ejen asuransi, jual asuransi memberikan jaminan kalau sakit kamu beli asuransi nanti ditanggung waktu kamu sakit. Ada uang pertanggungannya. Tapi pertanggungan yang sejati adalah pribadi Tuhan sendiri dalam hidup kita.
1:37 Amin. Letaknya pada pribadi Yesus. Iya, Bapak, Ibu. Iya. Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir. Jadi, orang Kristen harus memiliki pengharapan dan pengharapan letaknya pada pribadi Tuhan. Sekalipun hari ini kita ngalami kondisi yang berat, situasi yang sulit, kondisi yang enggak jelas, keuangan yang Bapak belur, doa yang di dijawab Tuhan, tapi kita memiliki pengharapan yang letaknya pada pribadi Tuhan loh, bukan kepada orang lain. Pengharapan letaknya pada pribadi Yesus sendiri kok yang menjamin
2:23 masa depan kita penuh pengharapan. Karena Tuhan memberikan masa depan yang penuh pengharapan. Katakan amin. Amin. Tuhan menjanjikan sampai masa tua kita ini gemuk dan segar kok. Bukan tambah pikun, bukan tambah stres, bukan tambah penyakitan. Kalau kita sampai hari ini sehat dan segar karena kasih karunia Tuhan kok. Tapi kalau pola makan kita sembarangan, pola pikir kita sembarangan, semuanya kita hajar ngikutin hawa nafsu dan keinginan kita, penyakit mendatangi kita. Kita kan diberi tanggung jawab untuk mengelola diri kita dengan baik, menguasai diri kita dengan baik kan. Coba ada orang-orang yang gemuk-gemuk gitu yang kelebihan berat badan sampai
3:08 mengembang ke kanan ke kiri karena apa? Gak bisa mengendalikan diri kok. Ujungnya banyak penyakit mendatanginya. Saya dulu pernah ngalami di posisi itu semua saya makan. Semua makanan manis saya minum. Kokis-kokis saya makan semuanya enggak ada pantangannya. Berat saya, badan saya naik sekali waktu itu 90 kilo. Perut sudah pecetotan ke sana kemari. Dan ini Bapak Ibu saya enggak pernah pakai baju ini sudah berapa lama ya? 6 tahun 7 tahun. Karena enggak muat. Istri saya coba bongkar-bongkar baju. Nah, ternyata saya pakai hari ini dan masih oke. Ternyata dulu badannya bengkak enggak jelas.
3:54 Di sini untungnya enggak ada orang yang overwage. Di sini orang yang penuh pengendalian diri semuanya ini. Amin. Enggak ada yang kegemukan ini bisa kontrol diri kok. Kalau kita enggak bisa kontrol diri kita semuanya kita makan enggak ada pantangan penyakit mendatangi kita. Padahal Tuhan janjikan sampai masa tua kita ini sehat, gemuk, dan segar jadi berkat kok. Amin. Amin. Amin. Itu pengharapan di dalam Kristus. Tapi kalau sembarangan umurmu gak panjang, encok pegelin rematik. Kata hamba Tuhan satu ini yang ditaruh di dompetnya, di tasnya bukan bulgari, cenel, bukan parfum yang malisinya minyak angin, k minyak kayak putih minyak telon, balsem dan lain
4:40 sebagainya. Padahal Tuhan janjikan masa depan yang penuh pengharapan. K masa tua kita dipelihara Tuhan kok. Amin. Amin. Amin. Orang Kristen itu hidupnya itu powerful. Kalau kita memiliki pengharapan, masih khawatir enggak? Masih sedih enggak? Enggak. Di sini semuanya orang ceria, cantik-cantik semuanya. Katakan amin. Amin. Karena yang dilihat pribadi Tuhan yang menjamin masa depan kita. Coba sekarang kita dengarin. Saya bacakan di Roma pasal yang keelima ayat 3 sampai 5. Dan bukan hanya itu saja, kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan. Bagaimana bermegah dalam kesengsaraan? Wong enggak punya duit kok suruh bermegah itu piye? Dia suruh bermegah
5:26 itu bagaimana itu? Ternyata pengharapan kita di dalam Kristus itu diuji loh lewat kenyataan hidup yang gak enak loh. [Musik] Mau tahu kekristenanmu seperti apa diuji loh. Nanti diperhadapkan dengan orang yang nyebelin, diperhadapkan dengan suami yang bencekno, diperhadapkan dengan mantu yang nyebelin. Bagaimana responmu? Diperadabkan dengan tetangga yang kelakuannya aneh-aneh. Masih punya pengharapan apa enggak? Masih bisa bermegah, "Oh, Tuhan baik apa tidak?" atau mecucu, ngomel, menggeru. Tuh, lihat ya. Bermegah juga dalam kesengsaraan kita. Karena kita tahu bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan. Katakan sengsara. Sengsara. Masalah masalah menimbulkan ketekunan. Ketekutan. Kan kita harus tekun iku
6:14 Tuhan. Amin. Kalau kita enggak tekun, kita gampang putus asa. Loh, anak generasi zaman sekarang ini, generasi gensi ini seringki punya istilah mental health. ditekan sedikit stres. Beberapa hari yang lalu kita baca berita bahwa seorang pegawai bank di Indonesia bunuh diri baru umur 23 tahun. Kenapa? Stres enggak tahan tekanan? Justru ikut Tuhan seringkiali ngadapin tekanan kok. Semua tokoh di Alkitab ngadapin tekanan loh. Enggak ada yang ngalami tekanan. Sampai hari ini pun kita ngalami tekanan dan tekanan itu baik. Katakan masalah itu baik. Masalah itu baik. Tekanan itu sehat. Tekanan itu sehat. Coba lihat apa yang terjadi. Kesengsaraan menimbulkan
7:00 ketekunan dan ketekunan menimbulkan tahan uji. Sampai kita ini didapati menjadi orang Kristen yang tahan uji. Tadi Bapak bilang di sini enggak ada orang yang kecewa dan sakit hati. Sudah tahan uji. Amin. Orang boleh ngomong apapun tetap tersenyum bahagia memuji Yesus selamanya. Amin. Saya berdoa suatu hari akan muncul generasi yang di bawah kita. Generasi yang tahan uji, tidak sakit hati, tidak gampang tersinggung, tidak gampang kepahitan, relaks, enjoy. Bahagia sekalipun diperlakukan buruk. Katakan amin. Amin. Ketekunan menimbulkan tanuji. Tanujuci menimbulkan pengharapan. [Musik] Enjoy, rileks. Sekalipun hari ini kita
7:47 enggak melihat jalan keluarnya, tapi kita bisa melihat bahwa Tuhan menyediakan yang baik di depan. Amin. Yeremia 29 ayat yang ke-11 itu ayat terkenal sekali. Tuhan memiliki rencana-rencana yang indah di masa depan kita. Bukan rancangan kecelakaan, tapi rancangan yang memberikan pengharapan. Masa depan yang sehat, masa depan yang jadi berkat. Anak cucu kita diberkati, mantu kita baik, anak-anak kita sayang sama kita semuanya. Amin. Katakan amin. Amin. Perlu khawatir lagi apa enggak? Enggak. Perlu stres lagi apa enggak? Enggak. Perhatikan. Dan pengharapan tidak mengecewakan. Amin. Kalau Tuhan janji pasti digenapi. Amin. Karena Allah yang kita sembah tidak pernah berdusta.
8:33 Sekali Tuhan ngomong pasti digenapi. Dia janji sama Abraham sekalipun di masa tuanya gak punya anak tapi ternyata janjinya digenapi dia punya anak. Bahkan keturunannya seperti bintang di langit dan pasir di laut. Tuhan berjanji sama Ayub lewat mimpinya. Dia akan menjadi orang yang hebat. Dan ternyata terbukti sekali Tuhan janji dalam hidup kita, Dia pasti genapi. Yang jadi masalahnya, Bapak, Ibu sering dengar berita apa? Berita tentang janji Tuhan atau berita hoa? Kalau Bapak, Ibu baca berita di media sosial, hati-hati itu semuanya diframing begitu rupa, diatur begitu rupa. Kita supaya mempercayainya sekalipun itu berita buruk loh. Karena banyak berita sampah di media sosial.
9:19 Apalagi di media mainstream, beritanya sampah semuanya. Karena bad news adalah good news. Jadi berita yang baik. Bukankah seringkiali diberitakan tentang kalau ada pembunuhan? Ibu-ibu nih suka nonton berita gosip artis apa enggak ini? Kelihatannya sukanya lebih memberit banyak dengar firman Tuhan. Ini lihat YouTube-nya Peter Guntur dengarnya khotbah semuanya di sini nih. Amin. Amin. Kalau kita dengar berita apa? News isinya apa? kebakaran kalau enggak kecelakaan. Betul apa enggak? Padahal itu sampah semuanya tu bukan berita baik. Kalau kita isi dengan berita baik, isinya janji Tuhan, kira-kira hidup kita penuh pengharapan apa tidak? Atau masih mau bingung terus? Enggak.
10:04 Kita punya pengharapan jalan sama Tuhan dipelihara Tuhan, diproteksi Tuhan, diberkati Tuhan sampai masa tua kita menjadi berkat bagi banyak orang. Amin. Katakan amin. Amin. Orang ketemu dengan kita diberkati melalui hidup kita. Amin. Amin. Amin. Dan pengharapan tidak mengecewakan karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita. Kurang apagi hari ini kita ini orang-orang pilihannya Tuhan. Diciptakan seperti layaknya biji matanya Tuhan. dijagain, diproteksi, dilindungi. Bahkan Yesus sebelum naik ke surga, dia minta kepada Bapa, roh-Nya keluar dari Bapa dan Roh yang dulunya bersama-sama
10:51 dengan Bapa itu tinggal di dalam kita. Tidak hanya tinggal menyertai kita. Ke mana kita melangkah, ke mana kita pergi, ke mana pun kita berjalan, Tuhan menyertai kita. Kurang opo neh? Heeh. Masih mau bingung? Iya. atau masih punya semangat hidup jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Amin. Kalau kita ngerti firman, hidup kita itu powerful. Ada pengharapan setiap harinya hidup kita enjoy. Dengarin baik-baik. Kita menghabiskan waktu bukan hanya sekedar sia-sia. Setiap waktu yang kita lalui jadi berkat bagi banyak orang. Penuh nilai. Amin. Bukan hanya sekedar duduk bengong. scroll media sosial enggak ngapa-ngapain
11:39 terus kumpul sama teman isinya gosip tidak seperti itu. Sepanjang umur yang Tuhan percayakan penuh nilai, penuh makna jadi berkat dan nama Tuhan dipermuliakan atas hidup kita. Amin. Amin. Amin. Ini ayat yang terakhir. Katakan yes. Gitu. Yes. Yes. Luar biasa. Di 1 Yohanes pasal yang ketig mulai ayat yang pertama. Lihatlah betapa besar kasih yang kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita sehingga kita disebut anak-anak Allah. Keren enggak kita ini anaknya anak Allah? Orang pilihannya Tuhan? Amin. Kalau kita anaknya Tuhan dipelihara apa enggak? Bukankah kita dulu punya orang tua? Punya orang tua semua. Enggak. Ini
12:24 jangan-jangan ada yang dilahirkan dari pohon dan batu. Enggak ada kan? He semuanya punya orang tua. Amin. Waktu kita kecil dipelihara enggak sama orang tua kita? Amin. Amin. Dikasih makanan yang terbaik? Pasti dikasih baju? He diurusin dengan baik. Iya kan? Itu orang tua kita dan kita ini disebut anak-anak Allah. Kira-kira dipelihara Tuhan apa enggak? Amin. Ada pengharapan apa enggak? Ada. Oh. hidupmu sangat bernilai sekali loh. Amin. Amin. Lihat betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapak kepada kita sehingga kita disebut anak-anak Allah. Dan memang kita adalah anak-anak Allah. Karena itu dunia tidak mengenal kita. Sebab dunia tidak mengenal Dia. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang
13:09 kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa yang keadaan kita kelak. Kita belum tahu apa yang akan terjadi kelak. Tapi lihat apa yang terjadi. Akan tetapi kita tahu bahwa apabila Kristus menyatakan dirinya, kita akan menjadi sama seperti Dia. Sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan yang sebenarnya setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepadanya menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci. Bagian kita hari ini adalah menyucikan diri seperti Kristus. Alkitab katakan, "Kuduslah kamu sebab aku kudus." pikiran, perkataan, tindakan, perbuatan kita harus kudus. Karena suatu hari kita punya pengharapan ketika Yesus muncul di awan-awan permain, kita akan menjadi sama seperti Dia. Kita diangkat, bukan
13:56 orang yang ditinggal. Kalau seandainya kita dipanggil duluan, kita akan tinggal bersama Tuhan. Tadi Bapak katakan di surga Bapak sudah menyediakan rumah yang keren-keren. Artinya kita bukan gelandangan di masa tua kita atau dibuang ke neraka. Tuhan sediakan pengharapan. Tinggal bersama Tuhan. Amin. Amin. Amin. Senang enggak ini kalau kita baca firman kayak begini nih? Hah? Masih stres-stres, sedih-sedih apa enggak? Enggak. Seandainya Tuhan panggil kita, kita pun berjumpa dengan Tuhan, memerintah bersama Tuhan kok. Tapi kalau hari ini ngadapin tekanan masalah, jangan fokus ke masalahnya. Saya pernah cerita ngobrol-ngobrol sama istri saya waktu zaman-zaman kita seringkiali bawa mobil
14:43 ke Malang waktu lebaran mudik. Terus di jalan istri saya ngobor begini loh. Itu orang ngapain ya ikut macet-macetan? Kurang kerjaan aja itu macet. Kita pernah kena macet hari ya waktu itu ya. Tapi saya happy karena istri saya kurang happy karena dia orang Jakarta. Saya orang Malang. Terus saya bilang ngapain tuh orang kurang kerjaan? Kata istri saya begitu. Tetapi apa yang saya katakan, kita enggak lihat macetnya. Saya tetap happy. Saya yang lihat kota Malangnya. Tujuan akhirnya Malang. Dan orang-orang sampai hari ini lakukan seperti itu kan ketika musim lebaran tiba. Mereka ikut macet-macetan tiap tahun dan dia tidak lelah. Dia enggak
15:28 berhenti di tengah jalan. Udahlah macetlah, balik aja ke Jakarta. Dia tetap tunggu macetnya selesai sampai dia pulang ke kampung halamannya. Karena apa? Tujuan akhirnya macet tadi seperti masalah yang kita hadapi hari ini. Seringki kita diperlakukan buruk, seringkiali kita diperlakukan gak adil. Seringki kenyataan yang kita alami gak enak. Jangan fokus di masalahnya. Fokusnya nanti tinggal bersama Tuhan. Itu pengharapan kita. Dimulainya dengan hari ini ngerti pengharapan yang terkandung dalam firman Tuhan. Pak Nur katakan harus ngerti firman, harus bergaul dengan Tuhan supaya ngerti kenapa kita diciptakan
16:14 selama tinggal di bumi ini. Kita tahu ke mana arah kita. Tinggal bersama Tuhan selama-lamanya. Memerintah bersama Tuhan dan selama di bumi jadi berkat bagi banyak orang. Katakan amin. Amin. Bangkit berdiri. Sama-sama. Angkat tanganmu dua-dua kita berdoa. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Berkati firman-Mu. Kami matraikan dengan darah anak domba Allah. Berkatin Pak Nur, berkati Patrick, berkati Lea. Semua umat Tuhan di tempat ini diberkati Tuhan. Dimraikan firman ini dengan darah anak domba Allah. Ketika mereka pulang diberkati Tuhan. Apapun yang dikerjakan tangannya Tuhan berkati. Tuhan campur tangan. Tuhan bikin breakthrough. Tuhan bikin terobosan. Amin. Tuhan campur tangan secara ilahi. Anak-anak, cucu,
16:59 mantu, suami mereka diberkati Tuhan dalam nama Yesus. Semua yang ikut ibadah di tempat ini bertumbuh ke arah Kristus menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Dalam nama Yesus kami berdoa. Anugerah dan kemurahan Tuhan melimpah-limpah. Tuhan tolong, Tuhan proteksi, Tuhan jagaiin, Tuhan lindungi. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. [Tepuk tangan] Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tanganmu. Maju ke depan. Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir
17:45 dalam bukan karena tapi karena suruh maju suruh maju. Resta
18:31 Jus [Musik] Jesus [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Now Jesus name Jesus name Jesus
19:18 Jesus Ibu ini sesang terima semakin semakin semakin [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya power [Musik] Jesus name [Musik] Jesus enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Iya. Masih enggak tahan dengan hadirat
20:04 Tuhan. Kuasa Jesus semakin mengar Jesus biar di situ. [Musik]