0:00 Hari ini kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Kita akan melihat sesuatu yang ilahi yang sebenarnya Tuhan siapkan dalam kehidupan kita ini. Begitu besar yang Tuhan mau kerjakan dalam setiap orang percaya. Tapi masalahnya tidak didapatin banyak orang bisa dipercaya seperti yang Tuhan mau. Ngikutin kehendaknya, ngikutin maunya. Karena manusia kebanyakan dikuasain oleh keinginannya sendiri, dikendalikan oleh kemauannya sendiri dan merasa dirinya sibuk, merasa dirinya penting, merasa dirinya hebat, merasa dia bisa melakukan apa-apa tanpa Tuhan karena dilihat dari apa yang dimiliki hari ini. Bapak, Ibu,
0:46 Tuhan ciptakan kita punya maksud dan tujuan. Tuhan sampai hari ini mencari orang yang bisa dipercaya. Matanya Tuhan menjelajah ke seluruh bumi mencari orang yang bisa dipercayai untuk memanifestasikan pekerjaannya di muka bumi ini. Untuk menyatakan kuasanya, menyatakan urapannya, menjadi penyalur karunia-karunianya, menjadi kepanjangan lidah bibirnya, menjadi kepanjangan tangannya. Sehingga pekerjaan Tuhan di muka bumi ini akan memberkati, akan membuat banyak orang diubahkan dan dipulihkan. Dan tujuannya satu, orang ngalami pertobatan dan orang ngalami Tuhan. Dan nama Yesus yang ditinggikan nama Yesus yang dipermuliakan. Tapi yang jadi masalahnya orang banyak puas dengan pencapaiannya hari ini. Apa
1:34 yang dilakukannya, apa yang dikerjakannya kekayaannya jabatannya posisinya. Banyak orang puas dengan kondisi yang dialami hari ini. Tapi sebenarnya Tuhan pengin sesuatu yang lebih. Tuhan pengin menyatakan dirinya melalui hidup kita, menyatakan kuasanya melalui hidup kita. Hidup kita kalau kita beri sepenuhnya di hadapan Tuhan, apa yang terjadi? Begitu powerful, akan berdampak besar. Bapak, Ibu bisa bayangkan panjang umur kita ini. Kalau Bapak, Ibu pelajarin, Bapak, Ibu selidikin, Bapak, Ibu hitung dengan baik, kita lebih banyak membuang waktu kita ini secara percuma dan sia-sia. Karena menganggap diri kita ini sibuk
2:21 menganggap diri kita ini waduh banyak pekerjaan ini menyibukkan diri begitu rupa. Tapi hal yang penting yang kita gak pernah lakukan karena kita melakukan ini dan itu lebih penting. Tapi sebenarnya yang paling utama dalam kehidupan kita adalah membangun keintiman dengan Tuhan. Makanya di Efesus pasal yang kelima ayat layat yang ke-15. Karena itu perhatikanlah dengan seksamaanma bagaimana kamu hidup. Jangan seperti orang bebal tetapi seperti orang yang arib. Perhatikan. Pergunakanlah waktu yang ada. Kita disuruh mempergunakan waktu yang ada ini harus dengan hikmat dan pengertian.
3:08 Karena hari-hari ini adalah jahat. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh Kudus. Harus setiap hari kita ngalami pengalaman pribadi, kepenuhan oleh pribadi Roh Kudus. Pengalaman dipenuhi Roh Kudus bukan pengalaman pertama kali waktu kita terima baptisan Roh Kudus dan kita menerima satu tanda namanya bahasa lidah. Pengalaman di Roh Kudus adalah pengalaman setiap hari dan itu harus dibangun keintiman kita dengan Tuhan. Banyak orang tidak mempergunakan waktunya yang ada. Justru waktunya dipakai untuk hal yang penting. Memang
3:55 di dalam 24 jam itu kita harus bekerja melakukan aktivitas yang penting. Tapi di sisi lain yang paling utama adalah kita ini harus memiliki hubungan yang dalam Tuhan. Bapak, Ibu bisa bayangkan Tuhan ciptakan kita, Tuhan tahu detail hidup kita. Tuhan tahu persis detail seluruh tubuh kita, kelemahan, kekurangan, masalah semua yang kita hadapi. Terus kita jalan mau kita sendiri tanpa memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, datang kepada Tuhan. Kebanyakan orang ketika ngadapin masalah, ketika enggak hadapin masalah semuanya berjalan lancar, bisnis lancar, keuangan lancar, hubungan suami istri lancar, hubungan dengan orang lancar, semuanya baik-baik saja. Hanya sekedar datang beribadah ke gereja tapi tidak
4:42 pernah pengin kenal hatinya Tuhan. Bapak, Ibu diciptakan Tuhan punya maksud dan tujuan untuk menggenapi rencananya di muka bumi ini melalui apa yang Bapak, Ibu kerjakan dan lakukan. Tapi banyak orang menjalani rencananya sendiri dan di ujungnya pasti tersandung-sandung, tidak finish well, finish strong. Kita itu perlu dipimpin oleh Roh Kudus, berjalan bersama Roh Kudus, step by step. Dipimpin, diurapi, diproteksi, dijagain. Step by step kita kenal Tuhan. Kita dipenuhi Roh Kudus. Roh Kudus yang memimpin langkah kita semakin hari semakin berjalan dalam pusat kehendak-Nya. Nah, itu harus dengan sengaja kita beri waktu sama Tuhan.
5:29 Duduk diam di dalam hadirat masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan. Coba Bapak Ibu bisa bayangkan ketika kamu belajar memberi waktumu sama Tuhan, yang pertama kali ketika engkau mulai berdoa, tutup mata, apa yang terjadi? Kamu fokus pada dirimu sendiri. fokus dengan kebutuhanmu, fokus dengan masalahmu, fokus dengan kepentinganmu. Padahal Tuhan punya maksud atas hidup kita. Kenapa kita dilahirkan di muka bumi? Kenapa kita sampai hari ini hidup? Kenapa sampai hari ini kita percaya? Tuhan tuh punya maksud dan tujuan. Kalau kita enggak kenal pribadi Tuhan, gak duduk diam di kaki Tuhan, mendengarkan, membangun keintiman kita enggak dipenuhi Roh Kudus, Bapak, Ibu bisa bayangkan apa yang memenuhi hidup kita. Kita dipenuhi dengan pikiran
6:17 duniawi. Kita menjadi orang yang bodoh. Kita tidak mengerti kehendak Tuhan. Kita dipenuhi dengan hawa nafsu. Kita dipenuhi dengan keinginan. Sekalipun Bapak, Ibu punya gelar jabatan rohani, pelayan, imam musik, pelayan di gereja, penginjil atau hamba Tuhan, apapunlah gelarmu, jabatanmu atau jemaat biasa, kamu kelihatan datang ibadah tapi engkau enggak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Ya, akhirnya yang Bapak, Ibu jalankan hanya agenda pribadimu, bukan agenda Tuhan. Makanya kita tuh perlu dipenuhi Roh Kudus setiap hari dengan kita belajar datang kepada Tuhan, lupakan masalahmu, persoalanmu datang sama Tuhan. pengin kenal hatinya Tuhan. Masuk sampai kedalaman hatinya. Ketika engkau mulai menyembah,
7:02 engkau mulai menyerahkan pikiranmu dan menaklukkannya kepada Kristus. Mungkin beberapa orang gak tahu bagaimana caranya berdoa. Karena hubungan pribadi dengan Tuhan itu sangat personal. Gak ada metodenya, tidak ada caranya. Masing-masing personal. Caranya berdua seseorang itu tidak ada patokannya. Seperti hubungan suami istri. itu berbeda-beda. Ketika mereka membangun keintiman dengan pasangannya, caranya berbeda, tidak ada cara yang baku. Sama seperti hubungan kita dengan Tuhan, yang paling penting adalah kita mulai memberi waktu sama Tuhan. Kalau enggak tahu caranya berdoa, minta Roh Kudus ajarin. Karena Roh Kudus akan membawa kita kepada seluruh kebenaran, akan ngajarin banyak hal. Roh
7:48 Kudus akan membuat kita masuk dalam keintiman. di Alkitab katakan Roh Kudus adalah roh persekutu. Bersekutu dengan kita kalau kita memberi waktu dengan Dia. Roh Kudus akan ajarin banyak hal. Karena Roh Kudus adalah rohnya Bapa sendiri yang dia bersatu dengan Bapa. Hari ini Roh Kudus ada di dalam kita. Beri waktumu duduk diam di kaki Tuhan. Pakai waktumu dengan penuh makna. Jangan pergunakan waktumu dengan hal yang sia-sia. Kadang saya sendiri ketika saya sudah mulai buka media sosial, kadang tanpa disadarin itu menyita waktu banyak dan saya harus pakai hikmat dan pengertian memakai media sosial. Saya melihat
8:34 konten yang seperti apa. Kadang saya melakukan aktivitas dalam 24 jam sehari, saya lebih banyak waktu di mana. Memang di sisi lain memang tubuh harus diistirahatkan. minimal 8 jam, 7 jam, minimal 6 jam kita harus jaga kesehatan, istirahat. Di sisi lain kita juga harus bekerja karena orang Kristen gak boleh malas. Orang Kristen harus memiliki hikmat dan pengertian untuk bekerja. Karena di pekerjaan kita akan menghasilkan untuk membiayai kehidupan. Dan dari sanalah Tuhan memberkati. Tapi di sisi lain kita juga harus belajar duduk diam di kaki Tuhan, mengenali apa yang Tuhan mau, membangun keintiman sampai kedalaman. Maka itu dibangun secara personal. Setiap orang berbeda-beda cara berdoanya. Setiap orang memiliki hubungan yang berbeda,
9:20 tingkat kedalaman yang berbeda. Makanya Alkitab ada yang dikatakan lewat takaran iman, lewat ukuran iman, measure of faith. Setiap orang berbeda-beda. Semakin kita membangun keintiman yang dalam dengan Tuhan, ketika Bapak, Ibu mulai duduk diam dan kau fokus pada pribadi Tuhan, engkau pertama-tama harus menaklukkan pikiranmu yang mengembara ke mana-mana. Kemarin kita sudah bahas, kita harus menaklukkan pikiran kita kepada Kristus. Karena pikiran kita seringki mengembara ke mana-mana dan dikuasai oleh segala sesuatu yang begitu nempel dengan kita. Alkitab katakan, "Di mana hatimu berada, di mana hartamu berada, di situ hatimu berada." Yang jadi pusat kita siapa? Hartamu,
10:05 masalahmu, persoalanmu, yang paling utama dalam hidupmu. Di sanalah tempatmu, hatimu itu ada. Nah, kita harus berpusatkan kepada Kristus. Belajar duduk diam di kaki Tuhan. Mungkin kau perlu nyembah, nyanyi, dan lain sebagainya. Minta Roh Kudus ajarin setiap hari bergantung sepenuhnya. Nanti Roh Kudus bawa masuk dalam kedalaman dimensinya. Semakin Bapak Ibu datang kepada Tuhan, engkau memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Engkau semakin memiliki kepekaan. yang seringkiali ketika saya khotbah dalam khotbah yang lain saya umpamakan seperti hubungan suami dan istri. Karena Alkitab katakan hubungan suami dan istri seperti hubungan Kristus dengan jemaatnya. Ketika pasangan itu saling mengerti, dia
10:53 akan paham, saling memahami kelemahan, kekurangannya pasangan satu dengan yang lain. Karena apa? Ada komunikasi, ada keintiman. Semakin seseorang itu membangun keintiman dengan pasangannya, dia tidak mau menyakiti pasangannya. Jadi semakin paham kebutuhan pasangannya, apa yang gak sukain pasangannya, apa yang diinginin pasangannya. Semakin paham, semakin mengerti, dan akhirnya semakin mendukung satu dengan yang lain. Nah, hubungan kita dengan Tuhan juga sama. Kalau hubungan kita dengan Tuhan didasarkan pada kebutuhan dan kepentingan, kita anggap Tuhan itu seperti satpam, kita anggap Tuhan seperti supermarket. Kalau kita butuh sesuatu ya kita mesti datang ke supermarket belanja dan menukarkan berdasarkan hubungan dagang untung dan rugi apa yang aku dapatkan dan lain
11:39 sebagainya ya akhirnya hubunganmu begitu dangkal. Hubungan suami istri pun juga begitu dangkal ketikanya dilandasin pada kepentingan sesaat kebutuhan. Aku butuh perhatian, aku butuh dicintai, aku butuh dikasihi, aku butuh seks, dan lain sebagainya. Kalau berdasarkan seperti itu saja, pernikahan bisa hancur, pernikahan bisa misunderstanding, pernikahan bisa babak belur. Makanya kita ini harus belajar memberi hati, memberi pikiran, perasaan, kemauan, serta kehendak kita ini kepada Kristus sepenuhnya. Dan semakin kita memiliki hubungan yang dalam, kita akan semakin tahu ternyata Tuhan punya maksud dan tujuan. Dan ketika Bapak, Ibu mulai masuk sampai
12:25 kedalaman hatinya Tuhan, hatimu mudah diubahkan. Engau semakin tajam mengerti kehendak Tuhan. Kau memiliki pewahyuan, pemahaman yang dalam firman ketika engkau membaca firman-firman untuk hidup dan hatimu mulai diubahkan ketika seseorang memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan. Apa yang terjadi? Pertama-tama Tuhan urusin hatimu. Hatimu mulai diubahkan step by step. tarik pada pusat kehendaknya. Saya percaya kita akan menjadi seperti apa yang kita sembah. Ketika kita menyembah pribadi Tuhan, karaktermu akan sama seperti Tuhan. Sikap tindakanmu akan persis seperti Tuhan. Ketika kamu menyembah dirimu sendiri, kamu akan menjadi orang yang egois. Kamu menjadi orang yang
13:11 sombong. Kamu akan menjadi orang yang berlagu. Kamu menjadi orang yang fokusmu pada dirimu sendiri. Ketika kamu menyembah si jahat, menyembah setan, kelakuanmu persis seperti iblis. Akhirnya ketika orang tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dagingnya yang begitu berkuasa, keinginannya yang mengontrol dan mengendalikan, semua hawa nafsunya yang memimpinnya menuju kebinasaan. Orang-orang yang tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dia dikontrol dan dikendalikan oleh perasaannya, oleh emosinya. Orang-orang yang tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, hubungan yang dalam dengan Tuhan, seringkiali misunderstanding dengan Tuhan, seringkiali juga misunderstanding dengan pasangannya, dengan orang lain. Ujungnya apa? Ketika
13:57 membangun hubungan suami istri, seringkiali saling menuntut, seringki saling menyalahkan, merasa paling benar, merasa paling hebat, merasa yang paling berjasa, merasa yang paling berguna dan yang lain tidak. ketika berhubungan dengan orang lain, merasa orang lain itu terlalu rendah dan dirinya paling benar. Ketika orang-orang seperti ini ketika menjalani hidup dan apa yang dijalani tidak sesuai dengan yang diinginkannya, isinya komplain, ngeluh, ngerutu, dan ngomel. Tetapi orang yang ngerti kehendak Tuhan, orang yang masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan, dia akan tahu apa sih sebenarnya yang sedang saya alami. Tuhan punya maksud apa di balik semua ini. Karena kita semakin membangun keintiman yang dalam sampai dimensi kedalaman dengan Tuhan. Kita itu mati
14:44 terhadap diri kita sendiri. Kita akhirnya memikirkan hatinya Tuhan, maunya Tuhan, kehendaknya Tuhan yang kita pikirkan. Kita melupakan diri kita sendiri dan ujungnya kita fokus kepada tujuan Tuhan. Hidupmu pasti berdampak. Hidupmu pasti jadi berkat. Hidupmu pasti mempermuliakan nama Tuhan. Hidupmu akan jadi berkat bagi banyak orang. Tapi Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau engkau tidak memiliki hubungan yang baik dengan istrimu, pernikahanmu akan selalu ada masalah. Istrimu ngomong A ditanggapnya apa? Maunya B yang kamu penuhin yang lain selalu misunderstanding. Sama dengan kita menjalani hidup ini. Tuhan maunya
15:30 kita ini berjalan dalam pusat kehendaknya kita jalanin mau kita sendiri. Dan ujungnya apa? Hidup kita tidak memiliki dampak dan apa-apa. Bapak, Ibu, seseorang yang memiliki hubungan yang dalam Tuhan, pelayanannya pasti berbeda ni. Para hamba Tuhan kok harus memiliki jam doa yang berbeda. Hubunganmu harus berbeda dengan Tuhan. tidak bisa berhubungan hanya dangkal. Kau harus belajar duduk diam di kaki Tuhan. Memiliki kedalaman, keintiman dengan Roh Kudus. Bergaul dengan Roh Kudus. Hatimu terkonnect dengan Tuhan. Bagi para pelayan Tuhan, kalau engkau tidak memiliki seperti ini, pelayananmu akan istilah orangnya umumnya awamnya adalah garing, kosong, tidak memiliki bobot, tidak memiliki otoritas, tidak memiliki dampak. Boleh fasilitah, boleh pintar
16:18 berkhotbah, tapi engau tak memiliki kedalaman dengan Tuhan. Karena kamu lebih banyak melakukan kegiatan yang kelihatannya baik, tapi yang esensi, yang paling penting terhubung dengan pribadi Tuhan. Belajar duduk diam di kaki Tuhan. Makanya Yesus pernah ngomong sama Martha, "Jangan ganggu Maria. Maria ini mengambil bagian yang terbaik, duduk diam di kakinya, mendengarkan apa yang Tuhan mau." Marta melakukan banyak aktivitas. melakukan banyak kegiatan, tapi ternyata Tuhan lebih senang dengan apa yang dilakukan Maria. Karena ini penting di balik semuanya ini kita akan memiliki kita akan terhubung dengan sumber kuasa itu. Makanya kita harus hidup penuh hikmat. Jangan seperti orang-orang dunia. Di Kolose 4 ayat yang
17:05 kelima, hiduplah penuh dengan hikmat terhadap orang-orang luar. Kita pakai hikmat dan pengertian dengan orang-orang yang gak kenal Tuhan. Kita ngadapin masalah, ngadapin bisnis, ngadapin klien, ngadapin penipu, ngadapin penghujat, nghadapin orang yang maki-maki kita, kita itu bertindaknya itu penuh hikmat. Karena hikmat datangnya dari hidup takut akan Tuhan dan bergaul dengan Tuhan. Tuhan berikan hikmat dan pengertian. Perhatikan ayat selanjutnya. Pergunakanlah waktu yang ada. Lah waktu yang ada itu kita pakai untuk apa selama ini, Bapak, Ibu? Kekristenan kita tidak akan memiliki kuasa otoritas dan berdampak. Hidupmu akan menjadi sama dari tahun ke tahun kalau engkau enggak terhubung dengan Tuhan. Kita butuh terhubung dengan
17:50 Tuhan. Kita butuh masuk sampai kedalaman hati Tuhan. Kita berdoa tidak hanya sebatas permohonan, tapi kita pengin memiliki keintiman masuk sampai kedalaman dimensi dengan Tuhan. Kita bergaul intim dengan Tuhan. Hamba Tuhan yang tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan, dia bisa berkhotbah tapi knowledge dari pengetahuan yang tidak bisa menyentuh, tidak bisa menjamah orang. Kita butuh diurapi Tuhan dalam pekerjaanmu. Engkau butuh hikmat dan pengertian serta urapan. Engkau butuh kuasa Tuhan. Bapak, Ibu mesti tahu bahwa kita dipanggil untuk menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Tujuannya ketika kita serupa segambar dengan Tuhan, kita baru bisa menjadi berkat. Bapak, Ibu tidak bisa menjadi serupa segambar dengan Tuhan kalau engkau tidak terhubung dengan Tuhan. Engkau tidak memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan. Engkau enggak memiliki kuasa dan
18:37 otoritas, hidupmu tidak bisa menjadi berkat. Kalau kamu tidak memiliki hubungan kekristenan yang dalam dengan Tuhan, ngerti firman berjalan dalam keintiman. Yang Bapak, Ibu kerjakan, yang Bapak, Ibu lakukan hanya perbuatan daging. Kelihatannya si hebat, tapi ada motivasi busuk di dalamnya. Ada sikap jahat dan lain sebagainya yang gak berkenan di hadapan Tuhan. Saya percaya kalau orang yang masih kedagingan dia hubungannya dengan Tuhan gak benar. Seseorang yang memiliki hubungan yang benar, yang dalam Tuhan, dia takut nyakitin hati Tuhan. Dia berhati-hati, dia penuh dengan hikmat dan pengertian ketika dia memutuskan bertindak. Dan dampaknya dari sebuah hubungan yang dalam dengan Tuhan, hidupmu akan penuh
19:25 kuasa dan otoritas. Bapak, Ibu ingat dengan apa yang dilakukan oleh Musa ketika 40 hari 40 malam dia berada di puncak gunung itu. Dia menyembah Tuhan, dia bergaul intim dengan Tuhan. Dia ketemu dengan Tuhan secara pribadi. Alkitab menulis bahwa ketika dia turun dari gunung itu, mukanya bercahaya. Orang-orang Israel tidak tahan melihat kemuliaan Tuhan yang nempel dalam hidupnya Musa. Dan hidupmu juga akan ngalamin yang sama. Ketika engkau membangun keintimanmu dengan Tuhan, kau akan menyatakan kemuliaan Tuhan. Ada kuasa yang begitu powerful mengalir melalui kehidupan kita.
20:10 Tuhan berikan kuasa tanpa batas dalam hidup kita. Tuhan berikan hikmat tanpa batas dalam hidup kita. Tuhan berikan berkat sebenarnya tanpa batas dalam kehidupan kita. Tuhan berikan Roh Kudusnya tanpa batas dalam pribadi kita. Janjinya digenapi. Karunia Roh itu bagian milik kita sebenarnya. Hikmat pengertian menjadi bagian milik kita. Kitab Efesus kitab Filipi katakan kita ini harusnya menikmati dan mewarisi berkat di bumi dan di surga. Tapi realitanya banyak orang Kristen terutama yang pelayanan kamu kosong, kering dan hampa melayani pakai daging. Banyak motivasi busuk, banyak motivasi jahat. Seorang hamba Tuhan, pelayan Tuhan kalau enggak memiliki hubungan yang dalam dengan Tuhan, pelayananmu hanya
20:56 difokuskan pada kepentingan dan kebutuhanmu sendiri. Kelihatannya si baik. Alkitab katakan kok selama nama Yesus diberitakan, Tuhan akan bela firmannya dan orang akan pasti diberkati. Tapi yang jadi masalahnya apakah kita sebagai pemberita firman, kita sebagai yang ngaku anak Tuhan ini di ujungnya kita didapatin menjadi orang yang berkenan di hadapan Tuhan? Belum tentu. Makanya kita harus bergaul intim dengan Tuhan. Luangkan dalam 24 jam minimal 2 jam seteng. Kalau kita mau bayar persepuluhannya itu 2 jam seteng dari 24 jam. 2 jam 40 menit kurang lebih. Beri waktumu duduk diam di kaki Tuhan. Kejar Tuhan, cari Tuhan, cari wajahnya.
21:42 Pengin tahu maunya, pengin tahu kehendaknya. Kenapa kok kuasa Tuhan enggak mengalir dalam kehidupan kita? Kenapa karunia enggak bekerja dalam hidup kita? Kenapa urapannya enggak bekerja dalam hidup kita? Padahal Alkitab katakan, "Kalau kamu percaya kepadaku, kamu akan melakukan perkara-perkara yang lebih besar daripada yang pernah aku lakukan di muka bumi ini. Kamu akan melakukan banyak mukjizan tadi dan lain sebagainya. Tapi realitanya hidup banyak orang Kristen tidak memiliki dampak dan otoritas. Bahkan terjebak dalam perbuatan daging dan hawa nafsu. Rajin ibadah kelakuannya busuk. Pelayanan motivasinya jahat dan lain sebagainya. Kenapa? Karena hatinya gak benar di hadapan Tuhan. Hati kita ini ketika kita memiliki hubungan pribadi dengan Tuhan yang
22:30 diurusin yang di di dalammu dulu di jiwamu yang diperbaharui, di pikiranmu, di perasaanmu, di kehendakmu yang sedang Tuhan bersihkan, diselaraskan dengan firman. Motivasi kita benar, sikap kita benar. Kita berjalan dalam kekudusan, kita berjalan dalam kesucian. dan di ujungnya kita bisa dipercaya lebih besar dan kita punya kapasitas yang lebih besar. Banyak orang tidak memiliki kapasitas yang besar karena puas dengan apa yang dicapainya hari ini. Bapak, Ibu, miliki rasa haus dan lapar dengan Tuhan lebih dari apapun. Kalau Bapak, Ibu memiliki rasa haus dan lapar dengan Tuhan, lebih dari apapun
23:16 Tuhan akan nyatakan sesuatu yang berbeda dalam hidupmu. Kau akan memiliki dampak yang powerful sekali. Bapak, Ibu ditempatkan di toko, di pabrik, di tempat kerja pun Bapak, Ibu akan jadi berkat karena ada penyertaan Tuhan yang real dan nyata dalam hidupmu. Apakah benar penyertaan Tuhan nyata dalam hidupmu sampai orang itu bisa merasakan hadirat Tuhan? Alkitab katakan kita harusnya mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung dan kemuliaan itu begitu real dan nyata. Orang bisa melihatnya. Tuhan mau pakai kehidupan kita itu jadi berkat di mana pun kita ditempatkan. Jadi bisnisman, jadi pengusaha, punya pabrik, punya toko, jadi pegawai, jadi pelayan Tuhan, terutama jadi berkat real
24:03 memanifestasikan pribadi Tuhan. Tapi banyak orang tidak memanifestasikan pribadi Tuhan, justru memanifestasikan perbuatannya setan. Dimulai hari ini belajar duduk diam di kaki Tuhan. Masuk sampai kedalaman keintiman dengan Tuhan. Berikan hatimu sampai hancur hati di hadapan Tuhan. Izinkan Roh Kudus menyelidiki sampai kedalaman hal yang tersembunyi di dalam diri kita. Izinkan Dia mencabut semua yang busuk dan jahat. Motivasi busuk. Pengin hebat, pengin terkenal, pengin kaya, pengin di pandang orang, dipuji orang, pengin hal-hal yang daging. Izinkan Tuhan menyelidiki sampai kedalaman batin kita. Izinkan Tuhan
24:51 menguasai diri kita sepenuhnya. Izinkan Roh Kudus mengkoreksi sampai kedalaman batin kita yang terdalam. Supaya kita didapatin menjadi orang yang kudus dan suci dan berkenan di hadapan Tuhan. dibutuhkan belajar memberi waktu, memberi diri, duduk diam di kaki Tuhan. Pakai waktu yang ada ini penuh hikmat dan pengertian. Jangan habiskan waktumu untuk hal yang sia-sia. Apalagi kamu mantengin media sosial, hanya melihat suatu yang tontonan yang sampah. Karena banyak tontonan sampah di media sosial yang enggak menguntungkan apa-apa. Justru meracuni manusia roh kita. Kita mau belajar menonton hal yang baik yang memberi
25:37 makan jiwa kita itu supaya kita sejalan dengan firman. Bukan meracuni jiwa kita dan akhirnya manusia roh kita kerdil dan mati. Kita menjadi orang yang berbeda. Memiliki kedalaman, keintiman yang berbeda dengan Roh Kudus. Kenalin pribadinya. Waktu engkau belajar memberi waktu sama Tuhan, engkau akan belajar menyangkalin dirimu. Mati terhadap diri sendiri, mati terhadap ego, mati terhadap hawa nafsu. Berjalan step by step dalam pimpinan Tuhan. Roh Kudus akan bawa kita masuk sampai kedalaman hatinya Tuhan. Yang paling ngerti hatinya Bapa adalah Roh-Nya sendiri. Yang paling ngerti hati kita adalah roh kita.
26:23 berjalan terus masuk sampai kedalaman dimensi yang dalam dengan Tuhan, keintiman dengan Tuhan. Nanti lihat hidupmu akan berbeda. Bapak, Ibu, mulai hari ini kalau engkau komitmen dengan Tuhan, beri waktumu 1 hari 2 jam duduk diam di kaki Tuhan. Nanti Roh Kudus akan ajarin bagaimana engau berdoa menyembah dalam keheningan. Kamu bisa menyalibkan dirimu. Kamu akan dibawa sampai kedalaman hatinya. Bapak, Ibu, 2 tahun yang akan datang hidupmu akan berbeda, urapanmu akan berbeda, hikmatmu akan berbeda, apa yang dikerjakan tanganmu berbeda, cara ngomongmu berbeda. Hidupmu akan memiliki kehidupan yang berdampak begitu powerful.
27:09 Tapi kalau hari ini engkau tidak pergunakan waktu yang ada dengan kesungguhan hati mengembangkan kapasitas, mau 2 tahun, mau 10 tahun, mau berapa belas tahun yang akan datang, tetap sama hidupmu enggak akan ngalami perubahan. Banyak orang tidak pernah mau komitmen membangun keintiman dengan Tuhan dengan alasan sibuk, dengan alasan kegiatan. Padahal kalau engkau enggak terhubung dengan Tuhan, kamu sedang menuju pada kematian karena tidak memiliki kuasa dan otoritas, tidak memiliki daya dan kemampuan serta kekuatan. Miliki kedalaman yang berbeda dengan Tuhan. Ketika kita terhubung dengan Tuhan, seperti ketika kita punya tabs atau handsone atau iPhone, ketika baterainya habis, kita mulai colok pada
27:57 sumber itu lewat charger terhubung punyai daya dan berfungsi dengan baik. Kenapa kok kita ini enggak berfungsi dengan baik? Karena kita tidak memiliki kekuatan dan kemampuan daya. Kita terlalu lemah, terlalu ringkih. Akhirnya dikuasain oleh hawa nafsu. Perhatikan di Efesus pasal yang kelima. Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur karena anggur menimbulkan hawa nafsu. Tapi hendaklah kamu dengan roh. Kalau kita gak dipenuhi dengan Roh Kudus, kita dipenuhi dengan hawa nafsu. Kita dipenuhi dengan pikiran kita sendiri, kita dipenuhi dengan pikiran duniawi, kita dipenuhi dengan semua
28:42 keinginan dan hawa nafsu kita yang tanpa kita sadari kita diseret jauh dari kehendak Tuhan. Orang yang tidak memiliki hubungan yang dalam Tuhan, tanpa sadar perjalananmu bergeser menjauh dari hadiratnya, menjauh dari tujuannya. Dan selama kamu hidup, kamu tidak menggenapin apa yang sudah tetapkan. dan kau tidak bisa menikmati jatah yang Tuhan tetapkan dalam hidupmu. Kalau jatahmu pengin kamu nikmatin, perkara ilahi, kapasitasmu semakin besar, hidupmu berdampak luar biasa dimulai hari ini. Beri waktumu duduk diam di kaki Tuhan. Kamu terhubung dengan sumber itu. Masuk sampai
29:29 kedalaman dimensinya, hidupmu akan berubah. Kau mati terhadap dirimu sendiri. lama-lama menjadi serupa segambar dengan Kristus. Karaktermu, sikapmu tindakanmu. Saya berdoa apa yang saya sampaikan ini memang tidak mudah dijalanin. Tapi untuk orang-orang yang haus dan lapar, untuk orang-orang yang pengin mengalami pengurapan ilahi, memiliki dampak dan otoritas dan kuasa Tuhan menyatu dengan dirimu, kau dibawa dalam level kehidupan yang berbeda. Mulai bangun keintiman kedalaman dengan Tuhan. Saya dalam beberapa minggu ke depan saya mau bahas tentang kedalaman keintiman dengan Tuhan. Memang enggak semua orang suka, tapi ini dasarnya kita
30:15 ngalami kemenangan demi kemenangan. Apalagi yang pelayanan Bapak, Ibu meski memiliki hubungan yang berbeda dengan Tuhan. Bukan hanya sekedar doa fajar, doa pagi, doa petang, doa siang, tapi kamu terhubung, terkoneksi dengan Tuhan. Orang tidak bisa terkoneksi 24 jam dengan Tuhan kalau tidak terpak kalau tidak memaksa dirinya untuk terbiasa belajar sejam 2 jam di kaki Tuhan. Kalau kita sudah terbiasa terhubung dengan Tuhan dilatih tubuh kita, pikiran kita, taklukkan kepada Kristus untuk duduk diam di kaki Tuhan sejam 2 jam, otomatis kita terhubung dengan Tuhan, hati kita terkonnect. Kalau kita pelayanan tanpa memiliki hubungan kedalaman dengan Tuhan, daging
31:00 intinya nanti nyiapin khotbah bukan minta wahyu dari Tuhan untuk pimpinan Roh Kudus, tapi banyak pendeta buka chat GBT belajar dari AI bukan pewahyuan, tapi knowledge. Knowledge tidak pernah merubah orang. Knowledge hanya menambah wawaan di otaknya orang. Tapi pewahyuan, hikmat dan pengertian ada urapan dan kuasa Tuhan. Firman yang disampaikan begitu hidup dan merubah hati orang. Saya berdoa ada orang-orang yang mulai haus dan lapar dengan Tuhan. Ketika saya mulai bertobat, saya memilih untuk memberi diri sepenuhnya sama Tuhan. Memang gak mudah. Ketika saya dipanggil jadi hamba Tuhan waktu itu, sejak saat itu saya komitmen untuk berjalan dalam
31:48 kuasa dan otoritas Tuhan setiap hari. Dan itu tidak akan pernah terjadi kalau tidak memberi diri sepenuhnya di dalam dimensi kedalaman dengan Tuhan. Orang-orang yang memiliki hubungan yang dalam, dimensi yang dalam dengan Tuhan itu kata-katanya penuh bobot, penuh kuasa. yang disampaikan itu wahyu yang mengubah orang, pewahyuan yang merubah orang, bukan knowledge pengetahuan. Ya, saya berdoa ada orang-orang yang mulai memiliki kerinduan dengan Tuhan. apapun profesimu, apapun yang kamu hadapin, apapun pekerjaanmu, kalau engkau mulai dedikasikan hidupmu dengan Tuhan, bangun keintimanmu dengan Tuhan, hidupmu akan berbeda. Sekalipun Bapak, Ibu ngadapin masalah, tekanan,
32:33 goncangan, engkau melihat dengan mata kepalamu, kuasa Tuhan akan mengalir melalui hidupmu. Hidupmu akan semakin memiliki dampak dan otoritas. Tapi kalau hari ini sudah jauh daripada Tuhan, hidupmu enggak memiliki otoritas dan kuasa kering kerontang, bertobat dan berubah, mati terhadap dirimu sendiri, dedikasikan hidupmu sepenuhnya di hadapan Tuhan. Engkau akan melihat kuasa Tuhan yang dahsyat mengalir melalui hidupmu. Amin. Besok kita lanjutkan lagi. Sekarang tutup matamu dan kita berdoa. Bapa, terima kasih buat firman-Mu. Kami kembalikan segala hormat, pujian, pengagungan. Kami matraikan firman ini dengan darah anak domba Allah. Firman
33:20 ini nempel sampai kedalaman batin kami merubahkan kami. Taruh rasa haus dan lapar dengan Tuhan. Pengin Tuhan lebih dari apapun juga ajarin kami memiliki kelaparan dengan Tuhan, kerinduan dengan Tuhan. Roh Kudus sejarin kami memiliki hubungan yang dalam Tuhan. Kami percaya engau akan tarik pada pusat kehendak-Mu sampai garis akhir kami didapatin finish well finish strong. Semakin menjadi serupa segambar dengan Kristus semakin mempermuliakan nama Yesus dan hidup kami berdampak bagi banyak orang. Dan nama-Mu berdoa untuk setiap orang yang mendengar firman yang hambamu sampaikan ini. Para pelayan Tuhan, Tuhan jamah, Tuhan urapi, Tuhan proteksi, Tuhan beri rasa haus dan lapar, pakai hidupnya, mengalami break
34:06 through dan terobos yang menjadi berkat. Apa sajakan Tuhan buat berhasil dan maamu berdoa dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus biar hikmat, wahyu, pengertian mengalir dalam kehidupan mereka. Kamu berdoa untuk orang yang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau tahir, jadilah engkau pulih sehat, sembuh total. Dalam nama Yesus kami berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. And God bless you. [Musik] Jesus. [Musik]
34:54 Jesus [Musik] saya lihat dalam mimpi ketika saya berdua. [Tertawa] [Musik] Sini sini now [Musik] belakangnya ya. Buka tanganmu, Pak. Kuat urapannya ya. Go.
35:42 Urapan hari ini powerful sekali. [Musik] Urapan Tuhan turun ya. Go Jesus Bu. Maju sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name receive the ur turun. Go Jesus. He pak sini sini sini jam ibu ya. Go. Urapan itu turun. Risip
36:31 Bapak nikmati hadirat itu Tuhan. Turun. Go, go, go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapan-Mu [Musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. Urapan itu turun. Memenuhi. Memenuhi. Go go go go. Bu Titik sini Bu Titik. Saya mau doain Bu Titik. Cik Sien maju ke depan. Saya mau doain Cik Sien. Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan hadiratMu.
37:16 Penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip rezip Buulan Lani. Saya mau doain Bu Lani. Sik si ya. Sini. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah. Tuhan jamah ibu. Nah risik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me. Breat upon me breath of God. Tuhan jamah ibu ini. Jamah dalam hadiratMu. Penuhi Dia sekarang. Sekarang. sekarang. Nah, Jesus name.
38:04 Jesus name. [Musik] Nar [Musik] ini [Musik]
39:00 kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, [Musik] Roh Kudus. [Musik]
40:03 sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] Oh, we worship you. We adore you. We adore you. [Musik]
41:07 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.
41:56 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasih-Mu. [Musik]
43:03 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.
43:53 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering
44:40 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang
45:25 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.