MENYEMBAH DIRI SENDIRI EGO DAN HAWA NAFSU - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang pemulihan hubungan manusia dengan Tuhan melalui Yesus Kristus, pentingnya pembaharuan budi, dan bagaimana mencerminkan kemuliaan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa poin utama meliputi:

  • Pemulihan otoritas dan hubungan intim dengan Tuhan.
  • Pentingnya menyucikan diri dari hal-hal jahat.
  • Proses pembaharuan pikiran, perasaan, dan kehendak agar selaras dengan firman Tuhan.
  • Mencerminkan kemuliaan Tuhan dalam setiap aspek kehidupan.
  • Mengembangkan kapasitas diri dan menjadi orang yang dapat dipercaya.

Pembukaan dan Kerinduan akan Hadirat Tuhan

Pembukaan dimulai dengan ucapan syukur atas hadirat Roh Kudus dan kerinduan untuk mengalami sesuatu yang berbeda dari Tuhan. Jemaat berdoa agar diurapi, diberikan hikmat, wahyu, dan pengertian, serta diubahkan agar berkenan sampai akhir hayat. Mereka berjanji untuk tidak mencuri kemuliaan Tuhan dan mempersembahkan segalanya untuk Yesus Kristus.

Pemulihan Hubungan Manusia dengan Tuhan

Tuhan ingin memulihkan hubungan manusia yang rusak akibat dosa, seperti hubungan manusia pertama sebelum kejatuhan. Manusia diciptakan dengan otoritas untuk mengelola bumi, namun dosa merusak hubungan tersebut. Melalui Yesus Kristus, manusia mengalami kelahiran baru dan hubungan dengan Allah dipulihkan, mewarisi harta di bumi dan di surga.

Penyembahan yang Sejati

Sebelum kelahiran baru, manusia menyembah diri sendiri, ego, amarah, jabatan, atau harta. Alkitab mengajarkan untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati, jiwa, dan kekuatan. Menjadikan sesuatu selain Tuhan sebagai yang utama adalah penyembahan berhala. Orang Kristen yang dipulihkan dapat menyembah Tuhan dengan fokus dan merasakan hadirat-Nya.

Menikmati Hadirat Tuhan dan Tujuan Hidup

Tuhan ingin memanifestasikan diri dalam hidup kita dan mengerjakan hal-hal besar melalui kita, tetapi seringkali kita tidak dapat dipercaya atau tidak mengerti kehendak-Nya. Kita harus belajar mengikuti jalan Tuhan, bukan jalan kita sendiri, karena Tuhan memiliki rancangan detail atas hidup kita. Banyak orang Kristen gagal karena tidak tahu apa yang harus dikerjakan dan mengubur potensi mereka.

Menyucikan Diri dan Menjadi Perabot yang Mulia

Untuk menjadi perabot rumah Tuhan yang mulia, kita harus menyucikan diri dari hal-hal jahat yang timbul dari pikiran, perasaan, dan kehendak kita. Kita harus memperbaharui diri setiap hari agar sejalan dengan firman Tuhan. Semakin kita menguduskan diri, semakin kita didapati berkenan di hadapan Tuhan dan dipakai untuk tujuan yang mulia.

Otoritas yang Dipulihkan dan Pembaharuan Budi

Setelah kelahiran baru, Tuhan memberikan roh dan hati yang baru, dan jiwa kita mulai diperbaharui. Pikiran, perasaan, dan kehendak kita harus diselaraskan dengan firman Tuhan setiap hari. Proses ini membutuhkan komitmen dan integritas. Pernikahan dan perjalanan dengan Tuhan pun membutuhkan proses pengenalan dan pembaharuan.

Proses Pembentukan Karakter dan Mengatasi Kegagalan

Ikut Tuhan adalah sebuah proses, dan kita akan mengalami kegagalan dan kejatuhan. Namun, selama kita mengejar Tuhan, Dia akan membentuk dan menarik kita terus. Keluarga, gereja, pelayanan, dan persekutuan doa adalah tempat kita disempurnakan. Suami istri adalah orang yang paling baik yang dipakai Tuhan untuk menyempurnakan kita.

Menaklukkan Pikiran dan Perasaan

Pikiran kita harus ditaruh di atas firman dan ditaklukkan agar sejalan dengan Kristus. Jangan sampai pikiran kita tercemar oleh berita yang difokuskan oleh media. Perasaan kita juga seringkali menipu dan harus dikendalikan oleh janji Tuhan, bukan oleh situasi dan keadaan.

Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

Semakin kita diubahkan, hidup kita akan mencerminkan kemuliaan Tuhan. Orang lain akan melihat kemuliaan itu melalui tindakan, perkataan, perbuatan, ide, dan gagasan kita. Kita harus bergaul dengan Roh Kudus setiap hari agar hidup kita dipenuhi dengan Roh Kudus dan mencerminkan kemuliaan Tuhan.

Peran Pria dan Wanita dalam Mencerminkan Kemuliaan Tuhan

Pria harus bekerja keras dan bertanggung jawab untuk menghidupi keluarga mereka, mencerminkan kemuliaan Tuhan. Wanita menyinarkan kemuliaan pria. Anak-anak muda harus mengembangkan kapasitas mereka dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang besar di masa depan.

Menggunakan Waktu dengan Bijak dan Mengembangkan Kapasitas Diri

Kita harus menggunakan waktu kita dengan bijak dan mengembangkan kapasitas diri. Jangan habiskan waktu hanya untuk main game atau joget-joget di media sosial. Kita harus mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang hebat dan anak Tuhan yang powerful.

Menjadi Pengaruh di Luar Gereja

Kita dipanggil untuk menjadi pengaruh di luar gereja, mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung. Orang lain harus bisa melihat manifestasi Tuhan melalui hidup kita. Kita harus menjadi jagoan di luar gereja, bukan hanya di gereja.

Pertumbuhan Rohani dan Dampak yang Semakin Besar

Orang Kristen yang berjalan bersama Tuhan akan semakin memiliki dampak. Semakin tua, semakin tajam, peka, dan diurapi Tuhan. Kita harus diubah menjadi serupa dengan gambar Tuhan dalam kemuliaan yang semakin besar.

Pentingnya Karakter dan Keterampilan

Kita harus memiliki karakter yang baik dan keterampilan yang memadai. Jangan hanya mengejar perkara rohani, tetapi juga harus skillful dalam pekerjaan kita. Kita harus menjadi orang yang bisa dipercaya dan bertanggung jawab.

Menyucikan Diri untuk Tujuan yang Mulia

Semakin kita menyucikan diri, semakin kita didapati menjadi barang yang mulia untuk tujuan yang mulia. Kita harus melakukan lebih di atas rata-rata dalam berdoa, menyembah, berbahasa roh, dan belajar.

Mencerminkan Kemuliaan Tuhan dalam Pekerjaan

Mencerminkan kemuliaan Tuhan tidak hanya berbicara tentang pengurapan di mimbar, tetapi juga tentang menjadi berkat di mana pun kita ditempatkan. Kita harus menjadi pegawai yang skillful, lawyer yang skillful, pengusaha yang skillful, dan pemain musik yang skillful.

Menghadirkan Atmosfer Surga

Kita harus menghadirkan atmosfer surga di mana pun kita berada. Tuhan harus hadir dalam pekerjaan kita, sehingga apa yang kita kerjakan berhasil. Kita harus menjadi berkat melalui karakter kita dan mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung.

Proses Pembentukan dan Mengatasi Masa Lalu

Segala sesuatu diizinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan, meskipun seringkali tidak enak. Kita harus mencabut sesuatu yang tidak berkenan di dalam diri kita, seperti duri yang harus dicabut agar kita bisa berjalan dengan baik. Kita harus mengenakan manusia baru dan menanggalkan manusia yang lama.

Lebih Baik Nurut daripada Dipaksa

Lebih baik kita nurut sama Tuhan daripada dipaksa. Semakin kita nurut, semakin cepat kita lulus dan semakin memenuhi hidup kita dengan terang kemuliaan. Kita harus belajar menguasai diri dan hidup menjadi serupa segambar dengan Tuhan.

Mengatasi Kelemahan dan Masalah

Setiap orang memiliki kelemahan masing-masing, dan kita akan terus mengulang proses sampai kita lulus. Ikut Tuhan berarti menghadapi masalah, tetapi masalah tersebut akan membawa kita semakin disempurnakan. Respon kita terhadap masalah harus benar agar kita tidak mengulang ujian.

Menjadi Skillful dan Diurapi

Kita harus mengembangkan kapasitas kita dan menjadi skillful dalam segala hal. Semakin kita bisa dipercaya, semakin kita diubahkan, dan semakin kita diurapi, kita akan dipakai Tuhan luar biasa.

Penutup dan Ajakan untuk Diproses Tuhan

Hanya dibutuhkan orang yang mau diproses Tuhan, mengosongkan diri dari diri sendiri, mau dibentuk, dan mau diremukkan. Kita akan melihat terang kemuliaan Tuhan yang powerful dalam hidup kita.

Penyembahan dan Pengurapan

Sesi penyembahan dan pengurapan di mana jemaat menikmati hadirat Tuhan dan diurapi oleh Roh Kudus. Doa dipanjatkan agar hadirat Tuhan semakin kuat dan kuasa-Nya turun atas jemaat.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:02 Terima kasih buat kehadiran-Mu malam hari ini. [Musik] Terima kasih Roh Kudus, kau buat sesuatu yang spesial malam hari ini. Kami bergantung sepenuhnya kepada-Mu Tuhan. Kami merindukan sesuatu yang berbeda. Bicara di tengah-tengah kami. Urapi kami. Kami taruh hikmat, wahyu, dan pengertian turun memenuhi kami. Kami pengin diubahkan. Kami pengin didapatin berkenan

0:48 sampai garis akhir hidup kami, kami finish well, finish strong menjadi orang kesayangan-Mu. Malam hari ini kami sungguh bergantung kepada-Mu Roh Kudus yang kami cintai. Buat sesuatu yang berbeda. Kami berjanji untuk tidak mencuri kemuliaan-Mu. Semuanya untuk raja kami yang mulia, Yesus Kristus Tuhan. Kami berdoa dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Silakan duduk dalam hadirat Tuhan.

1:47 tetap taruh hatimu di hadapannya. Buat waktu yang spesial ini hanya fokus sama Tuhan, jangan fokus sama yang lain. Tuhan menghargai orang-orang yang memiliki kerinduan. Tuhan menghargai orang-orang yang menghormati Dia. Tuhan mau memulihkan hubungan manusia yang sudah jatuh dalam dosa ini, yang rusak ini kembali memiliki hubungan seperti manusia pertama diciptakan. Ketika manusia diciptakan memiliki

2:32 otoritas untuk mengelolah bumi ini, langit, darat dan di bawah bumi, di laut, dipercayakan kepada orang yang diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Menurut kejadian pasal yang pertama ayat yang ke-26, Tuhan mau pulihkan otoritas itu atas hidup kita hari ini. Dan tidak hanya seperti itu, Tuhan mau bawa kita pulih memiliki hubungan kembali seperti manusia pertama sebelum jatuh dalam dosa. memiliki hubungan keintiman yang dalam.

3:21 [Musik] Kenal pribadi Tuhan, bergaul intim dengan Tuhan dan apa yang terjadi? Powerful sekali. sampai manusia jatuh dalam dosa. Di kejadian pasal yang ketiga, hubungannya Tuhan dengan manusia itu rusak, hancur. [Musik] Bahkan sampai hari ini pun sama. Di Roma 3 ayat 23 mulai, karena semua orang telah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan Allah. Kita semuanya dulu sebelum mengalami kelahiran baru, kita adalah orang yang berdosa. Kita gak memiliki hubungan

4:06 dengan Allah. Kelakuan kita busuk, pikiran kita jahat, tindakan kita bertolak belakang dengan firman, dan kita tidak hidup di dalam kemuliaan. Tuhan mau pulihkan. Tuhan mau pulihkan hubungannya. Melalui Yesus Kristus kita ngalami kelahiran baru. Hubungan itu baru dipulihkan. [Musik] Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus. yang dulunya kita berdosa karena penebusan Kristus, kita dibuat

4:52 menjadi orang yang berbeda ngalami kelahiran baru dan kita mewarisi semua harta di bumi dan di surga karena kita memiliki otoritas itu. Amin. Tidak hanya seperti itu, kita memiliki hubungan yang dekat dengan Tuhan. Dulunya kita jauh sekali sehingga karena saking jauhnya coba cari Tuhan di atas gunung, batu besar, pohon-pohon rindang, hutan belantara, bahkan sampai hari ini orang mencari Tuhan dan mereka gak ketemu Tuhan. Dan apa yang terjadi? Mereka binasa. Tapi karena Yesus kita

5:38 diselamatkan. Kita mengalami kelahiran baru, hidup kita diubahkan. Sejak itulah proses pemulihan terjadi, pembalikan keadaan terjadi step by step, step by step. Dan kita bisa nyembah Tuhan. Dulunya kita enggak bisa nyembah Tuhan. Yang kita sembah adalah diri kita sendiri. Ada yang nyembah egonya, nyembah amarahnya. nyembah jabatannya, nyembah pelayanannya. Kalau hamba Tuhan, kalau pengusaha nyembah duitnya dan usahanya, ada yang nyembah istrinya, nyembah suaminya karena menjadi yang pertama dan

6:24 terutama. Alkitab katakan kita harus mengasihi Tuhan dengan segenap hati, segenap jiwa, dan segenap kekuatan. Kalau kita sudah menjadikan Tuhan nomor dua, berarti ada yang nomor satu selain Tuhan. Otomatis kita menjadi penyembah berhala. Apalagi yang dijadikan Tuhan emosi, ego, hawa nafsu, dan keinginan. Sehingga tidak heran orang Kristen bertahun-tahun gereja rajin ibadah di gereja bahkan terlibat pelayanan. jadi diaken, jadi majelis, jadi PDT, PDM, PDP. Jadi apalah namanya pernah tua atau

7:10 apapun. Kalau hubungannya Tuhan dengan Tuhan tidak boleh tetap masih pakai manusia lama, hidupnya tidak berkenan di hadapan Tuhan. Tapi kita hari ini adalah orang yang dipulihkan hubungan kita dengan Tuhan. Makanya kita bisa nyembah Tuhan, hati kita fokus sama Tuhan. Amin. Kita bisa merasakan hadiratnya. Amin. In the presence of Jehovah. In the presence of

7:55 Jehova, God almighty prep trou in the presence

8:43 Oh. Angkat suaramu dan sembah dia. In the presence oh Jehovah. God allmight

9:29 trouble H in the presence of the king. Tetap tutup matamu dan mulai ngomong sama Tuhan. Mariusabaka

10:18 naraka naru [Tertawa] Naramo in namin [Tepuk tangan]

11:07 Ya kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, Roh Kudus.

12:05 [Tepuk tangan] Angkat suaramu, nyanyikan maz-mur tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh.

12:55 We worship you. We adore you. We adore you.

13:45 We love you, we praise you. We love you, we praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. Dari hati kami. Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. Tuhan,

14:37 kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihi-Mu [Musik] Kau saja yang suci.

15:25 Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layah

16:12 terima glori. Hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering melakukan hal yang menyakiti, yang

16:58 bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang bersayangan-Mu.

17:46 Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Tuhan sebenarnya bisa lebih real, tangible, dan table. Tuhan pengin memanifestasikan dirinya dalam hidup kita.

18:33 Dia pengin sekali mengerjakan hal besar melalui hidup kita. Tapi seringki kita tidak didapatin bisa menjadi orang yang dipercaya. Bahkan kita enggak bisa dipercaya sama sekali. Bahkan enggak ngerti maunya Tuhan, enggak ngerti caranya Tuhan. dan kecenderungan kita jalan mau kita sendiri dan ujungnya hidup kita terbentur-bentur dan bapak belur. Tapi hari ini kita mau belajar ngikutin berjalan seperti yang Dia mau. Karena Tuhan mau kita berjalan seperti yang Dia mau. Bukan berjalan mau kita sendiri. Tuhan punya tujuan atas hidup kita. Tuhan punya cita-cita atas hidup kita. Tuhan

19:19 punya kemauan atas hidup kita. Tergantung kita mau memilih cita-cita kita sendiri, tujuan kita sendiri atau tujuannya Tuhan. Karena Tuhan yang punya rancangan detail atas hidup kita itu seperti apa. Kedaulatannya Tuhan, Dia ciptakan kita. Dia ngerti seluruh organ tubuh kita. Setiap seluh kita, kita ngerti. Tuhan ngerti. bahkan kepentinganmu, pergumulanmu, pikiranmu, jalan-jalan hidupmu, dia tahu persis. Dan dia menurut kedaulatannya menentukan jalan berkemenangan,

20:06 jalan hidup yang seperti yang dia rancangkan. Amin. Tapi kita seringkiali lihat orang Kristen gagal di tengah jalan. Bapak belur, stres, bingung, kacau dan berantakan. Dan ujungnya bahkan gak sampai destinasi ilahi loh. Karena enggak tahu sebenarnya apa yang harus dikerjakan di dalam dirinya. Banyak orang dikubur bersama potensi di dalam hidupnya. Dikubur bersama peti mati. Padahal Tuhan mau memanifestasikan dirinya melalui apa yang kita kerjakan, apa yang kita lakukan di pabrik, di kantor, di toko, di

20:51 pelayanan, di mana pun dia pengin memanifestasikan pekerjaannya melalui hidup kita. Tapi kita seringkiali jalan mau kita sendiri. Kita enggak ngikutin maunya dia. Dan ujungnya kita kebentur-bentur bahkan gagal di tengah jalan. Tapi kita mau belajar seperti yang Tuhan mau. Mulai hari ini dibutuhkan penundukan daging kita. dibutuhkan kita nurut sama dia, dibutuhkan ketaatan tanpa kompromi. [Musik] Baru dia akan memenuhi bejana yang kosong. Amin. Di 2 Timotius 2 ayat yang ke-21,

21:39 jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia. Jika seseorang menyucikan dirinya jadi perabot, kita ini seperti pajangan sebenarnya. Perabot itu yang di dalam rumah kita itu ada fungsi dan tujuannya. Coba lihat sepanjang sejauh mata memandang ini barang-barang kan perabot semuanya ini diciptakan dengan fungsi dan tujuan yang berbeda-beda oleh penciptanya. Kita pun diciptakan dengan tujuan ilahi yang berbeda-beda. Semakin kita menyucikan diri kita dari hal-hal yang jahat,

22:26 yang jahat itu timbulnya di dalam jiwa kita, pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu, itu. Kebanyakan jahat dan setan bicara di area situ dan itu harus kita taklukkan menurut Roma pasal yang ke-12 ayat yang kedua, kita harus perbaharui setiap hari sampai sejalan dengan firman. Kalau tidak pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu yang ngontrol, engkau jadi bulan-bulanannya setan. Orang Kristen yang dikendalikan pikirannya, dikendalikan perasaannya, dikendalikan kehendaknya sendiri bertentangan dengan firman dan ujungnya

23:12 Bapak Belur. Tapi kita mau menaklukkan diri kita sepenuhnya. Waktu kita mulai menaklukkan diri kita, [Musik] ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia. dinaikkan levelnya. Di dalam rumah kita itu ada perabot-perabot yang mulia, ada yang kurang mulia. Nanti baca perikop ini. Yang kurang mulia biasanya taruh di toilet. Kalau enggak taruh depan pintu. Jadi apa itu? Jadi keset. kurang mulia itu.

23:57 Tapi yang lebih mulia biasanya taruh di depan jadi pajangan. Benar apa enggak? Apalagi kalau ibu-ibu atau saudara-saudara ini punya barang yang lebih mulia dan berharga namanya Lis Vidon, Rolex, Carter, Herme, Patek, Philip dan lain sebagainya. Itu mulia enggak itu? yang punya berlian ini ibu gembala ini enggak suka dan dan banyaknya tapi simpan berliannya banyak dia. Itu barang mulia dipakai itu tujuan yang mulia dipandang layak untuk dipakai tuannya. Yang makai siapa? Tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan

24:43 yang mulia. Kita menguduskan diri kita, kita menyucikan diri kita. Semakin kita didapatin berkenan di hadapan Tuhan. Apa yang terjadi? Tuhan mau pakai kita menjadi barang yang mulia di atas rata-rata. Tuhan mau itu. Otoritasnya dikembalikan untuk menguasai di kejadian pasal yang pertama mengelola bumi ini. Menguasai burung-burung di udara, menguasai bumi dan di darat. Powerful enggak itu? itu dikembalikan lagi ketika kita ngalami kelahiran baru. Amin. Nah, sekarang kita akan lihat di

25:30 Kejadian 1 ayat 26. Berfirmanlah Allah, "Baiklah kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa kita supaya mereka ngapain? berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang yang melata, yang merayap di bumi. Tetapi di Kejadian pasal yang ke-23, manusia memilih melakukan dosa hubungannya terputus dengan Tuhan. Makanya di Roma tadi dijelaskan semua orang telah kehilangan kemuliaan Allah karena mereka berbuat dosa. Yakobus jelaskan dosa adalah pelanggaran terhadap firman Tuhan loh. Ketika kita melakukan dosa, hubungan kita dengan Tuhan putus. Kita di luar covering, di luar proteksi,

26:18 di luar penjagaan Tuhan yang kita menempatkan memposisikan diri di musuhnya Tuhan. Dan apa yang terjadi kalau jadi kita jadi musuhnya Tuhan? bawa belur hidup kita. Tapi kita hari ini sudah ngalami namanya kelahiran baru yang dulunya berdosa, ditebus oleh Yesus. Kita ngalami kelahiran baru. Tuhan berikan roh yang baru. Tuhan berikan hati yang baru. Ini jadi tempat tinggalnya Tuhan. Dan pelan-pelan jiwa kita mulai diperbaharui. Step by step. di area jiwamu, pikiranmu, perasaanmu, kehendakmu diperbaharui,

27:04 diselaraskan dengan firman setiap hari. Pikiranmu yang ngawur, yang emosian, yang ngambekan, yang gak terkontrol, yang kedagingan. Ya, biasanya pikiran kita kan enggak suka firman kan. Suruh ngampunin biasanya ngapain? Suruh menguasai diri biasanya kehendakmu ngapain? tereak histeris. Betul apa enggak? Suruh puasa kehendakmu ngapain? Rasanya baru komitmen puasa seminggu hari pertama rasanya sudah kayak enggak makan 2 tahun. Lemas gemetar semuanya. Betul apa enggak? Kehendak kita enggak suka Tuhan. Perasaan kita enggak suka Tuhan. Pikiran kita enggak suka Tuhan.

27:51 Sukanya hal duniawi. Nah, ini yang harus diperbarui di area ini namanya pembaharuan budi. Karakter ini yang harus diperbaru ini. Karakter itu bericara apa sih? Sikapmu, tindakanmu, perbuatanmu harus sejalan dengan firman. Makanya harus diperbaharui setiap hari dengan firman, dengan pengajaran, dengan komitmen dan integritas. rutin setiap hari berjalan sesuai dengan firman Tuhan. Ikut Tuhan enggak ada langsung sama seperti Kristus. Tidak ada. By proses. Pernikahan pun by proses. Semakin berjalan dengan waktu, semakin ngerti pasangan dan semakin mencintai

28:38 pasangan. Kok enggak ada yang amin ini. Amin. Amin. Dulu waktu pertama kali nikah, isinya geger, ribut, dan berantem. Betul apa enggak? Kok Bapak ngomong begitu ya? Kita ngalami. Kalau kita enggak ngalami enggak bisa ngomong. Ini 6 tahun pernikahan kita isinya apa? Yang ini apa yang terjadi dengan pernikahan 6 tahun kita? Hal-hal sepele diributin. Konyol sekali. Butuh proses, butuh pengenalan. Setelah 6 tahun kita enggak pernah ribut-ribut. Hanya sebentar saja, enggak lebih dari 2 menit. Katakan, "Yes." Saya boleh ribut dengan istri saya. Suruh ikut ikutin saya. Saya boleh ribut dengan istri saya

29:24 atau suami saya tapi kok enggak ada suaranya apa ikiwin paster yang ini yang nugah nikah dulu nih yang belum yang belum nikah nanti tak ajarin sesuatu nih. Yang sudah nikah ni kan ada ini 3 4 5 orang ini berapa orang ini nih berapa ini? itu yang juga main keyboard-nya juga nikah. Katakan, "Saya boleh ribut saya boleh ribut dengan pasangan saya." dengan pasangan saya. Tapi tapi tidak boleh lebih dari 2 menit. Dagingmu teriak loh. Solusinya ngapain? Samperin. I'm sorry. Abot apa? Berat. Kalian yang mau nikah jangan

30:09 mesra-mesrahan terus. K. Meski ngerti kelemahan, kekurangannya. Kamu lihat pasanganmu nih, calon istrimu, calon suamimu yang kelihatan baik, kudus, suci, tak bercacat celah ini. Kalau hari ini jorok nanti waktu nikah lebih jorok. Itu hari ini berantakan. Waktu nikah lebih berantakan lagi. Kamu siap-siap ngalami badai yang seperti itu dan kamu harus terima keadaannya dengan baik-baik. yang belum nikah ini, yang sudah nikah itu paham sekali nih. Terutama ibu-ibu ini pasti paham kalau suaminya sering teledor. Kalau naruh istrinya sudah naruh baju di lemari dirapiin. Waktu buru-buru ngambil baju langsung cabut berantakan semuanya. Nih yang ketawa tertuduh yang ngomong ini juga ngalami. Soalnya perlu proses

30:56 semuanya. Suami-suami ngadepin istrinya gampang kok gampang tersinggungan iki ya opo iki kadang. Nah, itu by proses loh. Semakin kita kenal pasangan kita, semakin diubahkan. Yang calon-calon mau nikah ini jangan pacaran terus, ngopi-ngopi terus. Sekali kamu mesti berantem tahu bagaimana reaksi kamu mengendalikan dirimu, sering sekali selisih paham loh. Harus supaya kita tahu bisa mengendalikan diri seperti apa. Karena ikut Tuhan itu by proses lewat permukaan. Kalau enggak kita enggak kenal Tuhan. Kalau gagal jalan terus sama Tuhan, enggak usah pusing. Selama hati kita ngejar Tuhan, Tuhan bentuk kok. Tuhan bawa tarik terus kok.

31:44 Kan by proses pembaruan pikiran itu. Amin. Kita dulu yang baru bertobat rasanya sudah kayak di surga. Tapi waktu kita ngadapin masalah kan reaksi kita kayak di bumi paling bawah kan. Betul apa enggak? Di gereja angkat tangan. Haleluya, puji Tuhan. Nangis-nangis keluar gereja kita bisa marah-marah loh. Di gereja bisa berbahasa 30 km/h keluar gereja bisa maki-maki orang. Loh, kok bisa seperti itu? By proses. Selama kita ngejar Tuhan, semakin kita diubahkan. Ini yang di dalam ini diubahkan. Enggak usah putus asa. Gagal iya, jatuh bangun iya.

32:32 Tuhan aja enggak pernah hakimin kita kok. Tapi justru orang-orang di sekitar kita yang sering hakimin kita. Gak usah dengarin itu. Amin. Bukankah kita seringki yang menghakimi adalah orang-orang teman-teman kita yang rohani kebanyakan. Betul apa enggak? Enggak usah dengerin. Ingat Yesus ketemu orang yang ketahuan berzinah itu apakah langsung ditimpukin bakar aja ini. Yang lain suruh ngelempukin batu batu loh malahan. Tapi dia santai aja dia enggak hakimin malahan. Kalian yang mau ngelemparin batu, yang enggak berdosa lempar duluan. Tertuduh semua langsungan. Yang tua banyak dosanya pelan-pelan mengundurkan diri. Eh yang muda mungkin dosanya belum

33:19 banyak. Yang terakhir ya, seringkiali kita merasa paling benar dan kita seringki nuding orang kalau ngalami kesalahan. Kita ini sedang diproses gereja, pelayanan, pekerjaan Tuhan, persekutuan doa. Keluarga adalah tempat di mana kita sedang disempurnakan. tempat paling baik itu suami istri adalah orang yang paling baik yang dipakai Tuhan menyempurnakan. Katakan amin. Amin. Kan kita enggak bisa lari ke mana-mana kan? Bagaimana kita bisa menjauh dari istri kita? Bisa enggak ibu-ibu menjauh dari suamimu?

34:04 Gak bisa kan? Harus dihadapin kan? Enak enggak? bahagia kan rasanya ya kan? Enjoy kan? Itu loh caranya Tuhan membuat kita diperbaharui setiap hari. Setiap hari. Setiap hari. Setiap hari didapatin lagi kelemahan yang ini sudah menang. Ada lagi prosesnya yang ini belum menang. Selama Bapak Ibu belum menang, akan ngulang lagi nih. Siapa yang dari pagi biasanya pernah kan kita ini seringkiali seperti berurutan ya? Kalau dari pagi sudah marah itu sampai sore bisa terus gitu. Pernah ngalami enggak? Atau saya aja yang

34:50 ngalamin ini. Kalian ini punya perasaan apa enggak ini? Hah? Pernah ngalami toh? Pernah. Tahu enggak kenapa? Sebenarnya itu sedang Tuhan urusin hatimu, tapi lupa kita dan kita tereak dan kita salahin orang lain. Padahal kita sedang diajarin Tuhan loh. Ya, kita gagal. Tes yang pertama sejam kemudian muncul ada aja ini. Terus di jalan ada aja lagi. Mulai masuk kantor ada lagi. Ketemu orang telepon ada lagi terus enggak lulus diulang. Kai namanya siapa tadi? Kalmira.

35:35 Kimira. Waktu dulu sekolah terus nilaimu jelek, kamu harus ngalamin apa? Remedialkan diulang terus kan sampai bisa dapat kan? Kamu pernah les piano gak? Kalau salah kamu mesti ngapain? Ngulang lagi sampai apa? Sampai apa? Sampai bisa kan? Capek enggak? Kadang capek kan? Kamu juga akan ngalami loh perjalanan hidup itu kalau gagal akan ngulang terus loh. Masalahnya yang diulang adalah karaktermu yang buruk tadi. Diproses gagal diulang lagi sampai didapatin menjadi barang yang mulia. Akhirnya Tuhan lihat ini bisa jadi barang yang

36:23 mulia dipajang di depan umum. Makanya hamba Tuhan, para pelayan Tuhan itu adanya di depan jadi cerminan banyak orang. Ketika barangnya dipandang enggak mulia dan apa yang terjadi? Jadi batu sandungan akhirnya. Betul apa enggak? Tapi banyak orang pengin ke panggung, ke pelayanan ini pengin dilihat orang. Dia gak tahu proses perjalanan di sini itu gak enak loh. Proses perjalanan di mimbar ini itu tidak segampang orang pikirkan. Setiap langkah dari tempat duduk ke sini itu butuh kematian daging. Kalau enggak di sini hanya jadi tukang

37:11 jual kecap ngomong kosong tanpa bisa menghidupin firman. Tapi ketika kita mulai setapak demi setapak tadi kadang jatuh tersandung bapak belur terus jalan semakin didapati menjadi orang yang bisa dipercaya dan ujungnya Tuhan akan anggap kita menjadi barang yang mulia dan dipakai untuk tujuan yang mulia. Dimulainya di area jiwamu tadi harus dipulihkan dulu. Makanya kalau engkau jiwamu gak pulih. Orang menyebutnya sakit, sakit jiwa. Orang Kristen yang jiwanya gak boleh itu sakit jiwa. Suami istri tahu ini ini

37:57 istilah zaman sekarang ini NPD narsistik personal disorder itu kan istilah orang Surabaya kan edan itu ya kan. Benar apa enggak? Jiwanya yang sakit enggak bisa berubah tetap merasa paling benar. pikirannya merasa paling benar, tindakannya merasa paling benar, dan orang lain dianggap salah semuanya. Bayangin kalau kita ini jadi orang Kristen yang masih sakit di area jiwa kita, di area pikiran kita sakit, kita bisa melihat orang lain dengan kacamata yang buruk loh. Bahkan kita bisa melihat pasangan kita dari sisi buruknya. L kamu tuh begini, kamu tuh begini. Ini yang sudah menikah tahu enggak ini? Pernah ngalami

38:42 enggak? Ini ngomong begini nih. Aku nih sudah nikah kamu lebih dari 10 tahun kamu gak berubah. Enggak ada ya kelihatan kalian ini semakin diubahkan seperti Kristus ya. Ini pemain keyboard yang hebat ini pernah ngalami kayak gitu enggak ya? Hah? Proses itu karena orang tuntut kita seperti Kristus dan perjalanan itu seperti Kristus. By proses kok. Kan perlu pembaharuan budi tadi. Kita bisa kalau pikiran kita enggak diperbarui, kita punya pikiran pikiran yang ngawur. Kita bisa tuding orang lain. Kita bisa perkatakan buruk orang lain, bahkan kita bisa ngomongin orang lain. Saya berdoa di sini enggak ada yang

39:27 komentar di media sosial. Orang yang enggak kenal, kamu komentarin dengan kata-kata buruk loh. Bahkan maki-maki di media sosial, maki-maki politisi yang kamu enggak kenal semuanya itu dibikin begitu rupa. Media itu menarik kita, mata kita tertuju ke sana, difokuskan ke sana. Memang ada yang bikin seperti itu. Dan ujungnya mempengaruhi pikiran kita dan akhirnya kita komentar buruk. Kita enggak kenal, gak ada gunanya sama sekali. pikiran kita, kita harus taruh di atas firman. Kita taklukkan sesuai dengan firman supaya apa? Kita sejalan dengan Kristus. Amin. Ingat beberapa tahun yang lalu ada

40:13 orang di media sosial di YouTube terutama itu ada trending hashtag trending. Keren sekali itu. Terkenal sekali itu. Indonesia gelap katanya. Saya dengar begini ya waktu itu, ini mah orang ngomong ngawur dan ternyata ngawur beneran kan yang tukang bikin haw-nya ditangkap KPK ya atau kejaksaan itu semuanya diatur begitu rupa loh kalau kita enggak bisa menaklukkan pikiran istri saya sering kok apa namanya itu sharing-sharing sama sama saya masalah ini kok ada berita ini ini ada berita ini jangan terlalu percaya dengan semua media.

40:58 Kita harus taklukkan pikiran kita jangan sampai tercemarin dengan berita yang difokuskan kepada media. Kita percayain konyol itu. Akhirnya kita terbawa itu pikiran kita harus sejalan dengan Kristus kok. L akhirnya kita pengaruh seperti itu. Bayangin apa yang terjadi. Kita memiliki ketakutan, kecemasan. Banyak orang dipengaruhi dengan katanya Indonesia gelap. Terang kok sekarang wajahnya Bapak, Ibu, Saudara-saudara ini terang semuanya kok. Dari mana Indonesia gelap? Terang dan diberkati Tuhan. Sekalipun ekonomi lagi bab blur, nyatanya kita tetap hidup diberkati Tuhan kan enggak ada yang kekurangan kan. Amin. Enggak ada yang lapar kan? Amin.

41:43 Nanti tak ajak makan cipok kalau yang belum makan ya. Artinya Indonesia tetap diberkati kok. Amin. Amin. Apalagi kita anak-anak Tuhan pasti diberkati. Bagian kita ini menaklukkan di area pikiran kita ini loh. Jangan ikutin cara dunia berpikir. Ide dan gagasannya dunia jangan diikutin. Kita ikutin caranya Kristus berpikir diperbaharui kehendak kita, apalagi perasaan kita ini para ibu-ibu ini, para yang perempuan-perempuan ini jangan dikendalikan perasaanmu. Perasaan seringki menipu. Betul apa enggak? Apalagi kalau datang tamu rutin bulanan itu mukamu seringkiali cemberut. Ngapain? Enggak tahu, enggak jelas.

42:31 Kadang perasaanmu dikendalikan situasi dan keadaan dan kenyataan hidup seringkiali. Padahal perasaan kita harusnya dikendalik dikendalikan oleh janji Tuhan. Karena hidup orang percaya bukan karena melihat, tapi karena percaya atas semua janji Tuhan. Amin. Bisa bayangkan kalau istrimu hidupnya dikuasai dengan perasaannya sensitif, gampang tersinggungan, melo. Heh, gemes ngelihatnya. Ya, karena saya perang konselingin perempuan yang melo sedikit gampang tersinggungan dengan suaminya. suaminya sampai stres loh. Harusnya powerful, kuat, kokoh, Teguh. Kayak gembalamu ini kuat, kokoh, Teguh.

43:18 Womennya punya integritas ini. Oh, enggak ada yang amin kalian ya. Ketawa tok e wis jan kita harus berbeda. Memiliki pola pikir yang diperbaharui semakin hari semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Amin. Semakin diubahkan. Semakin kita diubahkan, akhirnya hidup kita ini mencerminkan kemuliaan Tuhan. Amin. Tuhan memenuhi hidup kita. Tuhan tinggal di dalam kita. Dia menyertai kita. Karena kita sudah ngalami kelahiran baru. Lama-lama kita diubahkan.

44:04 Lama-lama kita berjalan seperti yang Tuhan mau, akhirnya kemuliaan Tuhan itu memancar melalui kehidupan kita. Kira-kira hidupmu jadi orang keren apa enggak? Jadi berkat apa enggak? I orang bisa melihat Kristus manifestasi melalui hidupmu apa tidak? Coba sekarang kita lihat di 2 Korintus 3 ayat yang ke-18. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Tuhan mau loh hidup kita ini mencerminkan kemuliaannya sehingga orang dengan mata kepalanya sendiri bisa melihat kemuliaan itu manifestasi melalui hidup kita, melalui tindakan kita, mulai melalui perkataan

44:49 kita, melalui perbuatan kita, melalui ide dan gagasan kita. Akhirnya orang bisa melihat ini benar ya, ini orang kok berbeda ya. Kemuliaan itu memenuhi hidup kita. Bapak, Ibu, di mana pun orang ketemu dengan hidupmu akan diberkati Tuhan. Amin. Even ketemu orang yang hidupnya sudah putus asa, orang itu bisa dijamah Tuhan. Karena ada kemuliaan Tuhan yang memancar melalui kehidupan kita. Suami istri, engkau harus bisa melihat kemuliaan yang memancar dari pasanganmu. Amin. Karena yang bisa melihat hidup kita adalah orang-orang di sekitar kita, pasangan kita, anak kita, keluarga besar

45:34 kita, teman-teman kita. Dia melihat dari cara kita bersikap, cara kita bertindak mencerminkan kemuliaan Tuhan apa tidak. Amin. Kalau hari ini masih ada orang yang komplain dan protes, waktunya kita berubah benar-benar loh. Akhirnya orang mendapat kita benar Yelia ini orang hidupnya jadi berkat. Dan kita semua kita semua tanpa terkejual ini mencerminkan kemuliaan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah roh. Kemuliaan itu datangnya dari Roh Kudus. Kalau kita bergaul dengan Roh Kudus setiap hari hidup kita dipenuhi dengan

46:22 Roh Kudus. Tapi kalau kamu jadi orang Kristen enggak punya memiliki hubungan dengan Tuhan, kamu enggak bergaul dengan Roh Kudus, kamu dipenuhi dengan dirimu sendiri. Dipenuhi ego, dipenuhi hawa nafsu, dipenuhi keinginan. Dipenuhi amarah, dipenuhi dengan cita-citamu sendiri, dipenuhi dengan ambisimu sendiri. Engkau tidak bisa mencerminkan kemuliaan Tuhan lagi. Kamu menjadi orang yang sekalipun rajin ibadah, percaya Yesus, hidupmu tidak pernah ke mana-mana. Tuhan mau manifestasi melalui apa saja yang kita kerjakan. Dan Tuhan mau memenuhi kita untuk kita

47:07 menjadi kepanjangan tangannya, kepanjangan lidah, bibirnya. Akhirnya apa? Rencana Tuhan tadi digenapi melalui apa yang kita kerjakan. Orang diberkati melalui apa yang kita kerjakan. Terutama pengkhotbah harus ngalami setiap hari kepenuhan Roh Kudus. Kalau hamba Tuhan dan pengkhotbah dipenuhi dengan dirinya sendiri, yang disampaikan adalah motivasi busuk dan jahat. Hanya pengin dilihat orang baik, tapi di dalamnya busuk dan jahat. [Musik] Kalau para pengusaha ini dipenuhi dengan Roh Tuhan setiap hari, apa yang dikerjakan tanganmu Tuhan berhasil. Engkau diberkati memberkati karyawanmu.

47:55 Karyawan yang bekerja dengan kamu diberkati bisa memberkati anak-anak mereka. tidaknya berhenti sampai situ engkau memberkati bangsa ini. Para suami engkau meski kerja keras untuk menghidupi anak istrimu. Para suami gak boleh malas, harus kerja. Para lelaki harus tanggung jawab kalian harus kerja sungguh-sungguh. Kau cukupin semua kebutuhan keluargamu sehingga kamu memanifestasikan pekerjaan. Jadi terang kemuliaannya ini para suami, engkau harus dipenuhi dengan kemuliaan Tuhan. Kalau tidak kamu akan jadi batu sandungan buat anak

48:41 istrimu. Karena banyak orang tua laki-laki para pria ini gak dipenuhi dengan hadirat Tuhan, gak dipenuhi kemuliaan Tuhan, enggak dipenuhi dengan firman. Di rumah kelakuannya busuk. Bahkan para pendeta pintar ngomong di mimbar, tapi jadi batu sandungan buat anak istrinya. Dengarin baik-baik. Saya akan berhenti jadi hamba Tuhan kalau istri saya gak bahagia hidupnya dengan saya. Saya pastikan dia bahagia sekalipun saya belum sempurna. Apapun saya berusaha lakukan yang terbaik. The best yang bisa saya kerjakan, saya kerjakan.

49:26 Kalau tidak laki-laki gak berfungsi, anakmu liar dan berantakan semuanya. Yang mau nikah ini kamu mesti benar-benar jadi pria yang sejati dalam segala halnya. Di 1 Korintus 11 ayat yang ke-7, sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya, ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. harus mencerminkan kemuliaan Tuhan ini para lelaki jadi contoh orang Timur biasanya enggak suka yang romantis-romantis kecuali ini keturunan boleh satu ini pasti romantis sekali ya kita harus belajar mengasihi istri kita harus cintai harus peluk anak-anak kita bilang I love you

50:12 bilang pasanganmu I love you setiap hari kalau sudah kenyang dengan cinta di dalam rumah engkau enggak akan mencari cinta di tempat lain Amin. Tapi kalau di rumah gak penuh cinta, istilahnya gegeran, berantem, saling gigit, saling cakar, saling telan. Akhirnya anak-anaknya liar semuanya dan mereka cari cinta di luaran sana. Dikira dia mencari cinta, dapat cinta, enggak tahunya dapat semak duri dan mereka hidup berdarah-darah. Ini laki-laki engkau harus tahu fungsimu. Engkau harus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaannya laki-laki. Amin. Amin, Bapak-bapak.

50:57 Amin. Katakan amin. Amin. Ibu-ibunya harusnya senang. Ini harus tanggung jawab kerja sungguh-sungguh. Tidak hanya bapak-bapaknya, ibu-ibunya. Ini yang muda-muda ini kalian yang muda-muda ini yang muda-muda ini kalian akan dipercayakan perkara besar ke depannya kalian harus pintar kalian harus lebih jenius. Kembangkan kapasitasmu. Belajar terus. Siapkan dirimu jadi pemimpin yang besar di masa yang akan datang. Kalau engkau enggak mempersiapkan dirimu, kamu hanya habiskan waktumu begitu saja, engkau enggak akan pernah jadi apa-apa. Karena Tuhan mau pakai orang yang available. Apa kata arti kata available?

51:46 Tersedia. Tersedia. Siap. Kalau engkau enggak mempersiapkan diri, Tuhan akan cari orang yang lebih siap dan orang tersebut akan dipercayakan. Tes. 1 2 3. Amin. Persiap. sepenuh hatimu. Kembangkan kapasitasmu. Jangan habiskan waktumu hanya main game joget-joget di media sosial gak ada gunanya sama sekali. Kamu habiskan waktumu berjam-jam scroll media sosial dan kamu anggap dirimu penting. Kamu bukan orang penting. Kalian harus habiskan waktumu dengan begitu berguna. Karena kita pasmur

52:34 ajarkan, ajar aku Tuhan menghitung hari-hari supaya aku dapat beroleh bijaksana. Tanpa saya sadarin beberapa bulan terakhir ini saya mikirin umur saya loh sudah 48 tahun. Kalau bisa nelungsungin apa kata nelungsungin Surabaya itu ganti kulit. Ganti kulit. Saya mau umur 20 tahun kok. Tapi kan gak bisa. Saya mau pakai waktu saya semakin hari semakin powerful. Saya saya ini sudah umur 48. Saya rasa banyak waktu saya yang terbuang loh sia-sia. Kan saya enggak pernah tahu umur saya dipercayakan Tuhan berapa lagi. Justru ketika Tuhan taruh di dalam hati

53:20 saya memikirkan umur saya, saya mau pakai umur saya setiap hari berguna dan berfungsi. Kalian umur berapa ini? 20 berapa? Kalian umur 20 harus pakai umurmu dengan powerful dan berguna setiap hari loh. Jangan ditipu oleh media sosial. Syukur-syukur kamu bisa cari duit di media sosial. Eh, banyak orang ditipu media sosial loh. Matanya diarahkan ke sana loh. Sampai berjam-jam ditipu oleh game loh. Tanpa sadar dibuang waktunya. Dibunuh oleh hal yang sia-sia waktumu pakai yang berguna. Pakai waktumu dengan berguna. Kembangkan kapasitasmu. Kamu persiapkan jadi

54:07 pemimpin yang hebat, jadi penguasa yang hebat, jadi anak Tuhan yang powerful. Nah, suatu hari kalian akan melanjutkan pekerjaan Tuhan di muka bumi ini. Ketika kami-kami ini yang sudah tua dipanggil Tuhan, kalian yang akan melanjutkan pekerjaan Tuhan. Bagaimana kalian bisa dipercayakan Tuhan kalau hari ini enggak bisa dipercaya apa-apa? Pakai waktu yang ada ini. Dan nyatanya kalau kita lihat statistik Indonesia itu paling banyak pengguna media sosial waktunya dibuang di sana. Kita harus yang mulai perubahan itu supaya generasi kita bukan menjadi generasi yang Bapak belur. Amin. Kita sendiri yang berubah. Saya sendiri yang

54:53 berubah. Saya gak bisa ngajarin doa kalau saya enggak suka berdoa. Saya enggak bisa khotbah kalau saya enggak belajar firman setiap hari. Karena saya enggak bisa beri apa yang saya gak punya. Kalian akan beri apa kalau dirimu gak ada kualitasnya? Kembangkan kapasitasmu itu. Belajar terus. Minta hikmat dan pengertian. Jangan jadi orang Kristen plunga-plongo di gereja, di luar gereja kamu enggak punya pengaruh apa-apa. Gak ada gunanya sama sekali. Amin. Ngaku dipenuhi Tuhan, dipenuhi hadirat Tuhan, nyembah Tuhan. Air mata beler semuanya. Ingus pun ikut beler. Tapi di luar sana enggak jadi pengaruh apa-apa.

55:39 buat apa gak ada gunanya sama sekali. Justru kita dipanggil jadi pengaruh di luar sana kok. Mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung. Orang bisa melihat manifestasi Tuhan melalui hidup kita. Welcome to the jungle. The jungle of the Lord. Bapak siap. Kan kita harus mencerminkan kemuliaan Tuhan yang real, yang orang bisa lihat manifestasi itu melalui sikap dan tindakan kita. Kan di sini tidak semua orang dipanggil jadi pendeta kecuali ini ada beberapa orang yang akan dipersiapkan jadi pendeta. Amin.

56:25 Dan itu pendeta yang lebih senior. Kalian dipanggil Tuhan ditempatkan di mana? di tempat kalian berada harus memiliki dampak dan orang-orang yang gak kenal Tuhan tadi bisa melihat terang kemuliaan yang memancar melalui hidupmu. Amin. Pembantumu, sopirmu, pegawaimu, temanmu, tetanggamu, partner bisnismu harus bisa melihat terang kemuliaan Tuhan itu. Jangan ngaku dipenuhi Roh Kudus tapi tidak mencerminkan kemuliaan Tuhan. bisa nyembah sambil diurapin Tuhan rasanya powerful. Tapi

57:12 kita kalau hanya seperti itu tanpa memberi dampak apa-apa, kamu jadi jagoan di gereja. Tuhan panggil kita bukan jadi jagoan di gereja, jagoan di luar gereja yang mencerminkan terang kemuliaan Tuhan. Amin. Amin. Orang melihat sikap dan tindakanmu berbeda. Kalian masih muda, kamu semakin kejar Tuhan, kamu semakin cintai Tuhan, semakin tajam jalan Tuhan bersama Tuhan setiap hari bergaul dengan Tuhan setiap hari. Waktu umur muda-muda begini, kamu nanti seumuran saya umur 48 tahun, kamu akan melihat jubah pengurapanmu lebih tebal, pengaruhmu lebih tebal, hikmatmu lebih tajam di atas rata-rata

58:00 engkau akan muncul di atas rata-rata karena kuasa Tuhan menyertai hidupmu. Orang yang dipenuhi pribadi Tuhan itu pasti berbeda. Gak mungkin sama dengan orang dunia. Amin. Lihat contoh semua contoh orang-orang yang di perjanjian lama. Daniel berbeda dari orang sebayanya. Sadrak, Mesak, dan Abetnego. Yusuf, Daud, Musa, Elia. Bahkan Alkitab katakan Elia sama seperti kita manusia kok biasa kok. Tapi ketika Roh Tuhan memenuhi, real memenuhi, dia jadi orang yang berbeda. Dan kita tinggal di zaman kasih karunia

58:46 ini, Roh Kudus tinggal di dalam kita, menyertai kita, mengurapin kita. Kita tahu ada firman kebenaran yang menuntun kita berjalan setiap hari. Bagaimana mungkin hidupmu enggak memiliki dampak dan otoritas? Tidak mungkin. Amin. Orang Kristen yang berjalan bersama Tuhan itu tambah hari tambah memiliki dampak. Gak mungkin gak memiliki dampak. Saya enggak habis pikir loh. Orang yang semakin tua semakin cerewet. Semakin tua isinya ngeluh. Komplain terus pikun lagi. Lama-lama kita Mazmur katakan kok tambah tua semakin gemuk dan berbuah lebat kok. Kita mazmur katakan seperti itu. Tapi saya enggak habis pikir karena

59:33 saya sering ngonselingin orang-orang yang lebih senior. Harusnya mereka kan lebih urapan berjalan bersama Tuhannya lebih lama, pengalaman hidupnya bersama Tuhan lebih lama. Tapi kenapa kok mereka kelakuannya seperti anak-anak? Prinsip dunia kan katakan kan memang katanya orang tua kelakuannya seperti anak-anak. Tidak seperti itu. Alkitab berkata berbeda. Semakin tua semakin tajam. Tidak pikun, tidak cerewet, semakin peka semakin diurapin Tuhan. Amin. Memang tubuh ini semakin merosot. Tambah tua-tua yang umurnya nanti kita umur di atas 60 mungkin enggak bawa cenel dan bulgari lagi. Mungkin bawa

1:00:19 minyak angin dan minyak apa itu? Cina itu PPO, PPO dan lain sebagainya. Karena tubuh kita semakin merosot kok. Justru semakin tua boleh kondisi fisik tak merosot, tapi kita semakin tajam, pengaruh kita semakin powerful karena kita berjalan bersama Tuhan setiap hari. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan Tuhan itu adalah dari Tuhan, dari Tuhan yang adalah roh. Perhatikan ya. Maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarnya dalam kemuliaan yang semakin besar. Dan saya percaya orang yang ikut Tuhan

1:01:05 semakin hari semakin menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Karakternya, sikapnya, tindakannya semakin menyerupai Kristus. Kalau kalian ikut Tuhan, rajin ibadah, rajin doa, rajin pelayanan, tapi kelakuanmu seperti setan, kamu perlu bertobat dan berubah. Semakin menyerupai Kristus lewat apa? Proses permukaan. Siapa yang dipakai? Orang-orang di sekitarmu. Katakan amin. Amin. Enak apa tidak? Tidak enak. harus bertindak sesuai firman, bersikap sesuai firman, berkeputusan sesuai firman. Semakin hari kamu semakin ditarik mendekat seperti

1:01:52 Kristus, urapanmu, hikmatmu, pengertianmu dalam kemuliaan yang semakin besar, powerful enggak ini? Amin. Ngalami promosi enggak ini? Amin. Ini orang yang berjalan bersama Tuhan tu semakin hari semakin hidup dalam pengurapan, dalam hikmat, dalam pengertian, dalam kuasa, dalam pengendalian diri. Akhirnya apa? Buah Roh Kudus itu manifestasi melalui hidup kita. Sehingga orang tidak melihat diri kita lagi, tapi melihat tindakan, sikap, dan perbuatannya Yesus yang manifestasi melalui kehidupan kita. Katakan amin. Amin. Kalau hari ini yang dilihat dari hidupmu hanya sesuatu yang kedagingan,

1:02:40 komplain terus, ngomel terus, gerutu terus, malas bukan main. Hidup enggak jelas, penuh kekhawatiran, penuh kecemasan, kelakuan enggak jauh beda dengan orang dunia. Ini waktunya berubah benar-benar. Kalau kamu tetap seperti itu, gak ngalami perubahan hidup, engkau enggak akan bisa melihat kemuliaan Tuhan yang semakin besar. Makanya saya bilang yang muda-muda ini persiapkan dirimu. Semakin kau mempersiapkan diri dengan tepat, dengan kapasitas yang semakin besar, kau dipercayakan yang semakin besar. Prinsip kerajaan Allah mencari orang yang bisa bertanggung jawab dipercayakan perkara yang lebih besar.

1:03:26 Kapasitasmu harus lebih besar. Memang semua orang bisa dipakai Tuhan. Kalau engkau pengin kapasitas yang besar, engkau menyediakan dirimu menjadi wadah yang besar. Petrus dan Paulus dua-duanya dipakai Tuhan luar biasa. Diurapin Tuhan luar biasa, tapi pengaruhnya berbeda. Petrus orang yang gak terdidik, nelayan dipakai Tuhan iya. Diurapin Tuhan iya. Pengaruhnya enggak sebesar Paulus, orang yang terdidik, cerdas. Bahkan Paulus dipercayakan nulis 3/4 Perjanjian Baru. Tuhan melihat orang-orang yang available. Bisa dipercaya, bisa

1:04:12 dipercaya. Tanggung jawab dalam segala hal. Jangan pintar dapat penglihatan, dapat tubuatan, dapat pernyataan rohani. Tapi kalian enggak skillful. Dikit-dikit melihat, dikit-dikit dengar suara Tuhan, tapi kerja enggak becus, enggak ada tanggung jawabnya. Apakah jadi berkat? Saya ceritakan. Ada teman pengusaha di Jakarta itu dekat dengan kami sharing-sharing. Ketika dia baru mau pindah, dia beli penhouse, suruh salah satu karyawannya untuk data barang di apartemen itu karena banyak galon,

1:04:59 banyak barang apa? Karena ada tukang yang banyak. Eh, enggak tahunya bukan dikerjain, enggak ada tanggung jawabnya sama sekali, enggak bisa dipercaya sama sekali. Justru ditanya waktu ditanyain malah ngomong sama si bosnya ini. Dia bilang, "Saya melihat setan dalam lukasan itu." Bayangin suruh kerja enggak becus, enggak ada tanggung jawabnya, tapi balas sering melihat setan. Kan enggak jelas seperti ini. J banyak orang Kristen kan seperti itu. Ngejar perkara rohani tapi enggak skillful. [Musik] Amin. Kita harus jadi orang yang bisa dipercaya, ditempatkan di mana pun kita menjadi orang yang bisa dipercaya.

1:05:48 Amin. Kalau engkau bisa dipercaya dan tanggung jawab punya kapasitas yang lebih besar, jatahmu lebih besar. Ada orang yang dipercayakan lima, dikembangkan jadi 10. Yang satu enggak diapa-apain. Yang satu suruh kasih yang punya lima. Karena orang enggak bisa dipercaya, akhirnya enggak di dapatkan apa-apa. Tadi kan kalau kita menyucikan diri kita, kita menguduskan diri kita, kita memberi diri diubahkan setiap hari, akhirnya kita didapatin menjadi barang yang mulia

1:06:33 untuk tujuan yang mulia. Yang jadi masalahnya kalian pengin hidupmu lebih mulia atau biasa saja dengan orang lain. Itu keputusan hatimu. Hari ini saya lakukan lebih di atas rata-rata loh. Saya berdoa lebih, saya nyembah lebih, saya berbahasa lebih, saya belajar lebih, saya pengin di atas rata-rata. Enak apa enggak enak. Mahal harganya. Daging rasanya pengin jalan-jalan terus kok. Sekalipun kita jalan-jalan terus untuk pelayanan. Benar enggak? Tapi ada harga yang saya bayar mahal gak enak. Ini para pengusaha-pengusaha ini. Kenapa kok kalian bisa mengembangkan kapasitasmu lebih besar? Karena punya pemikiran yang lebih besar dii orang lain. Betul apa enggak? Punya kapasitas

1:07:21 lebih besar, akhirnya bisa melihat peluang, akhirnya dipercayakan yang lebih besar. Betul apa enggak? Para pemain musik ini juga sama. Semakin kamu skillful, kamu semakin dipakai Tuhan. dibutuhkan. Ini orang yang kerja di marketplace kalau engkau enggak ngerti apa-apa terus perusahaan cari orang accounting ngitung aja salah terus matematikanya enggak pernah lulus apa bisa dipakai. Banyak orang itu rohani di gereja tapi enggak skillful di pekerjaan loh. Jadi batu sandungan loh akhirnya. Bagaimana bisa mencerminkan kemuliaan Tuhan? Mencerminkan kemuliaan Tuhan itu tidak hanya berbicara pengurapan di

1:08:07 mimbar. Engkau dapat pernyataan roh. Mencerminkan kemuliaan Tuhan artinya hidupmu ditempatkan di mana pun kau jadi berkat. Di sana jadi pegawai, pegawai yang skillful. Jadi accounting jagung hitung jadi lawyer. Lawyer yang skillful jadi pengusaha yang skillful seperti Besaliel dan Aholiab. Jadi pemain musik. Seperti Pak Lukas skillful penyembahannya enak. Tapi kalau dia mainnya vales-falas bagaimana? Enak enggak didengar? Gak enak. Banyak orang mengejar perkara rohani tapi sebenarnya Tuhan mau bawa kita ke dalam perkara yang

1:08:53 lebih besar dari sekedar itu. Hanya jangan ngejar karunia. Oke, punya karunia itu oke. Harus berjalan bersama dengan karakter. Akhirnya jadi berkat di tempat kita ditempatkan di manaun itu. Amin. Orang akhirnya bisa melihat benar ya kamu nih jadi orang yang tanggung jawab, jadi suami yang tanggung jawab, jadi papa yang tanggung jawab, jadi anak yang tanggung jawab, jadi pegawai yang tanggung jawab, jadi hamba Tuhan yang tanggung jawab. Tidak hanya pintar ngomong, tidak hanya pintar khotbah, tapi pintar menghidupin khotbah. Kira-kira orang ditambah diberkatin apa enggak? Amin. Jangan jadi orang rohani di gereja. Engkau harus jadi rohani di luar gereja.

1:09:39 Di tempat engkau ditempatkan, kau harus lebih lebih lagi mencerminkan terang kemuliaan Tuhan. Semakin hari engkau ketemu dengan siapapun, ada hadirat Tuhan yang menyertai hidup. Engkau menghadirkan atmosfer surga. Amin. Di kantor kau menghadirkan atmosfer surga. Apalagi di pelayanan kamu nyembah. Tuhan ikut nyembah melalui penyembahanmu. Tuhan hadir dalam penyembahanmu. Engkau bekerja, Tuhan hadir dalam pekerjaanmu. Apa yang terjadi? Kalau Tuhan hadir dalam pekerjaanmu, apa

1:10:24 yang terjadi? Seperti Yusuf ditempatkan di mana pun Tuhan buat berhasil. Kamu main Bitcoin pun kamu punya hikmat kapan membeli, kapan menjual. Main saham, main musik, bikin kue pun kuemu tidak hanya sekedar, tapi waktu orang makan ini kok enak sekali. Skill food. Jadi berkat. Amin. Dan orang diberkati melalui karaktermu. Karena hidupmu semakin hari semakin mencerminkan kemuliaan Tuhan yang tidak terselubung. Dan kemuliaan itu manifestasi melalui sikap dan tindakanmu.

1:11:11 Orang tidak akan mendapatin kesalahanmu lagi. Enggak bisa lagi. Karena engkau benar-benar mencerminkan kemuliaan Tuhan. Dan orang-orang seperti ini dipulihkan enggak untuk menguasai seperti kejadian 1 ayat yang ke-6 26 Tuhan mau pulihkan itu loh. Kemuliaan yang hilang tadi mau dipulihkan. Otoritas yang sudah dicuri iblis mau dipulihkan kepada orang percaya. Kira-kira ada orang Kristen yang memble stres bingung enggak kalau orang ngerti berdiri? Gak bakalan ada. Boleh kita nghadapiin tekanan, boleh kita nghadapi masalah, tapi kita enggak akan pernah bingung, kita enggak akan pernah kacau, kita enggak akan pernah ruwet. Kita tenang di tengah badai karena kita tahu rapan, hikmat

1:11:59 pengertian memenuhi kita. Berkali-kali Tuhan bawa dalam proses yang gak enak loh kami berdua ini. Benar enggak, cintaku negeriku, sayangku? [Musik] Kadang kita dibawa ke dalam jalan buntu, enggak jelas ujungnya seperti apa. Kadang dibawa ke pinggir jurang, kadang dibawa ke jalan yang terjal dan tajam sekali, kadang dibawa melewati rimba yang banyak ular beludaknya. Benar gak? Tapi saya kenal Tuhan yang saya sembah. Saya kenal siapa yang saya layani dan ternyata Tuhan tidak pernah tinggalkan saya.

1:12:46 Bahkan waktu saya mau berangkat ke Sala karena saya di Sala selama seminggu terus ke sini waktu sehari sebelum berangkat pun aja ada hal yang kita alami yang saya enggak mau ceritakan. Tapi kita seperti berada di ujung jalan yang enggak jelas loh. Kita melihat kemuliaan Tuhan, kita melihat orang dilawat Tuhan, kita melihat orang disembuhkan Tuhan, kita melihat setiap hari orang diberkati melalui pelayanan kami. Dan kita tetap mengalami proses itulah proses permukaan diubah menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Sakit. Kadang sakit enggak?

1:13:34 Kadang kamu nangis sendiri kan, tapi kamu malu nangis di depan saya kan. Apalagi saya sebagai laki-laki yang gagah perkasa ini, saya tidak akan pernah menunjukkan air mata saya karena mengalami masalah. Saya percaya Tuhan menyertai saya kok. Memang ikut Tuhan harus ngalamin itu kok. supaya kita mengalami proses itu yang mudah-mudah kalian harus ngalami permukaan itu. Supaya kalian mengalami perjalanan bersama Tuhan, karaktermu terbukti. Kalau engkau karaktermu enggak terbukti, engkau enggak bisa dipercayakan apa-apa. Kamu mau bersaksi apa? Karena kamu enggak punya perjalanan bersama Tuhan. Justru karena perjalanan tadi saya punya

1:14:21 kesaksian perjalan bersama Tuhan. [Musik] Dan kesaksian saya mengubahkan banyak orang waktu jalaninnya ngapain? Sakit rasanya, jerit rasanya. Tapi saya enggak pernah cerita sama siapapun. Saya nyembah Tuhan. [Musik] Saya nangis sama Tuhan. Tuhan gak enak lu ya. Gak enak kok ikut engkau enggak enak ya. Yang enggak enak itu yang di daging tadi. Yang gak enak di perasaan kita yang gak enak di kehendak kita, yang enggak enak di pikiran kita. Karena itu diizinkan

1:15:09 supaya kita ini berjalan seperti yang dia mau, berjalan seperti yang Dia inginkan setiap hari. Kita kan maunya everything is ok kan. Ini gak pernah kekurangan. Ini orang yang sangat diberkati. Masalah uang enggak usah mikir. Tapi dalam hal lain kan kalian diproses mati-matian. Rasanya pengin nangis jerit enggak kuat kan? Benar apa enggak? Kok ikut Tuhan seperti ini? Sakitnya berat Tuhan. Sebenarnya kita sedang dibawa dalam kemuliaan yang semakin besar. Semakin nurut sama Dia, semakin kita bisa dipercaya lebih besar

1:15:55 lagi. Kemuliaannya semakin besar lagi, pengaruhnya semakin besar lagi. Ngikut Tuhan itu seperti itu. Yang belum pernah ngalami goncangan, saya berdoa kalian digoncang hebat. Ketika kau digoncang hebat, kau memiliki kesaksian yang powerful. Karena kita mengalahkan iblis. dengan kuasa darahnya dan kesaksian kamu mau menyaksikan apa kalau kamu enggak ngalami proses itu, alami dulu. Kamu akan melihat kemuliaan Tuhan yang powerful. Kamu enggak ngomong apa-apa. Orang dekat dengan kamu bisa merasakan hadiratnya

1:16:42 karena kamu mencerminkan terang kemuliaan Tuhan melalui apa yang kamu kerjakan. Kan Alkitab katakan ini kan dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak perselupung. Mata kepalamu akan melihat. Mata kepala orang lain bisa melihat kemuliaan Tuhan secara nyata melalui hidup kita. Dan karena kemuliaan itu datang dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarnya dalam kemuliaan yang semakin besar. Karakter kita diubah, pikiran kita diubah, tindakan kita diubah. Semakin kita menjadi serupa segambar dengan Tuhan itu

1:17:29 tujuannya dulu. Karena di Kejadian pasal yang pertama kita diciptakan serupa segambar dengan Allah. Waktu di kejadian pasal yang ketiga, gambar dan rupa Allah kita rusak karena dosa. Makanya Yesus datang ke bumi mengampuni dosa kita. Lah kita ngalami kelahiran baru. Sejak itu kita mulai diubahkan. Semakin kita nurut sama Dia, kita semakin menyerupai di kejadian pasal yang pertama ayat yang ke-26. Semakin kita nurut sama Dia semakin serupa segambar dengan Tuhan. kita semakin besar, pengaruh kita semakin besar, kemuliaan kita semakin besar, dampakmu semakin besar,

1:18:15 otoritasmu semakin besar. Gak mungkin orang Kristen itu enggak ngalami pertumbuhan secara rohani. Gak mungkin orang Kristen enggak mempunya pengaruh. Tapi realitanya banyak orang Kristen dari tahun ke tahun enggak punya pengaruh malah bikin trouble di mana-mana. Bikin kekacauan kalau pelayanan di gereja, bikin ribut dengan tetangganya. Di jalan ribut sesama pengendara. Di sini gak ada. Di negara Konoha banyak sekali. Kita di sini sudah diubahkan semuanya. Penuh pengendalian diri. Amin. Katakan amin. Amin. Suami istri sudah mulai belajar menguasai diri dan hidup menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Semakin mesra dan

1:19:02 bahagia terus. anak-anakmu diberkati melalui sikap dan tindakanmu. Semakin hari kau akan dibawa ke dalam level kehidupan yang berbeda. Jadi di area jiwamu harus takluk dan tunduk sepenuhnya kepada firman dan harus diperbaharui dengan khotbah-khotbah firman yang enggak tajam tembus sampai nyelekit seperti ini. Seperti ditampar ini. Dan saya berdoa mengubahkan hidupmu. Amin. Amin. Kalau nak kamu dikhotbahi manis-manis terus dikasih gula-gula, enggak lama kemudian kamu diabetes dan masuk ICU nanti jerat-jerit minta dikonselingin pendeta panggil panir panin ditumpangi tangan rambutmu. Rontok

1:19:48 semua nanti malah. Karena banyak orang Kristen senang kalau dikonselingin pendeta. Padahal harusnya tambah hari kalau kita ngalami kemuliaan Tuhan, kita yang konselingin banyak orang. Amin. Amin. Karena kita jadi solusi maker. Amin. Bukan problem maker. Kira-kira keren enggak hidup kita? Amen. Ditempatkan di mana pun jadi berkatlah. Amin. Mungkin ke airport naik Grab. Kita bisa ngobrol sama tukang Grabnya. Mereka diberkati Tuhan. Ketemu dengan OB. Dulu belum kenal Tuhan. Ngelihat OB kayak ngelihat ih. Sekarang kita bisa hormatin, kita hargain, dan kita bisa berkatin dia.

1:20:34 Kita bisa bersaksi. Ketemu dengan sebaya kita biasanya ngobrol hai, enggak jelas. Kita bisa ngomongin tentang kemuliaan Tuhan. Ketemu dengan ibu-ibu PKK bisa ibu-ibu sosialita kok. Ibu PPK kita bisa jadi berkat. Kita bisa cerita bapak-bapak dengan hobinya masing-masing bisa ngobrol dengan komunitasnya. Kok kamu berbeda ya cara ngomongmu? Orang bisa menikmati Tuhan ditempatkan di mana pun orang bisa melihat Yesus yang manifestasi melalui hidup kita. Tuhan mau itu. Karena kita diciptakan serupa segambar dengan Dia. Hari ini

1:21:21 yang kita sudah lahir baru, yang serupa segambar dengan Dia adalah manusia rohmu. Jiwamu sedang diproses menjadi serupa segambar dengan Dia. Amin. Manusia roh kita itu kudus, suci kita, bercacat cela. Realitas hidup yang sejati adalah manusia roh kita. Sejatinya kita itu yang jadi tempat tinggalnya Roh Kudus yang serupa segambar dengan Tuhan. Tapi jiwa kita, pikiran kita, kehendak kita masih seperti orang dunia kadang-kadang. Dan itu sedang diproses terus. Semakin kita mati terhadap diri sendiri, semakin kita mati terhadap cita-cita, semakin kita mengosongkan diri dari diri sendiri, kita dipenuhi Roh Kudus dan akhirnya

1:22:07 menjadi serupa, segambar dengan Dia. Makanya kalau ngalami kejadian buruk, jangan protes, jangan komplain, jangan ngeluh. Itu bagian yang diizinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan. Amin. Segala sesuatu diizinkan Tuhan untuk mendatangkan kebaikan dan segala sesuatu itu biasanya gak enak. Kita kan maunya yang enak-enak terus kan. Benar apa enggak? Ternyata yang gak enak tadi akhirnya mengeluarkan sesuatu yang gak berkenan di dalam diri kita ini untuk dicabut sampai ke akar-akarnya. Siapa yang pernah kena duri? Ini main di mall mana pernah kena duri. Kalau ke kebon ya kena duri.

1:22:53 Kalau di mall kena duri ikan. Iya bisa ya kena duri ikan ya di apa itu Sui suci suci ya. makan ikan ya karena duri itu waktu dicabut sakit enggak? Kadang sakit. Nah, sesuatu yang gak berkenan itu di dalam diri kita itu harus dicabut supaya kita menjadi barang yang mulia. Nah, waktu dicabut tadi banyak orang gak suka kan. Banyak orang dikuasain masa lalunya kan seperti berjalan dalam duri kan. Kalau Bapak Ibu kakimu kena duri apa yang terjadi? Pincang enggak? Enak enggak jalannya? Waktu harusnya kamu dalam 1 kilo ditempuh hanya berapa menit? Kamu bisa 1 jam loh karena pincang-pincang.

1:23:40 Kadang orang lebih suka dengan duri yang di dalam dirinya, dengan lukanya, dengan masa lalunya, dengan traumanya, dengan sikap dagingnya, dengan keinginannya. Dia nyaman itu. Karena banyak orang lihat masa lalunya dibanding lihat masa depan. Tapi Tuhan enggak lihat masa lalu. Tuhan lihat masa depan. Karena Tuhan selalu menyediakan yang terbaik di depan. Ya, masa lalu tadi harus dirubah, dibuang, dibereskan untuk bisa melihat ke depan. Kelakuanmu yang buruk harus dibuang. Makanya kitab Alkitab katakan kita harus kenakan manusia baru dan menanggalkan manusia yang lama. Manusia yang lama tadi harus ditanggalkan,

1:24:26 kadang harus dipaksa. Kalian kan suka pakai baju baru kan, bermerek lebih suka. Betul apa enggak? Ada enggak di sini ke mall bajunya yang lama enggak dicopot pakai baju yang baru? Enggak ada toh? Kalau orang seperti itu disebutnya apa? Itu gila. Orang gila itu disebutnya itu. Nah, kita seringki jadi orang Kristen pakai manusia lama terus coba kenakan manusia baru gak bisa. Manusia lamanya harus ditanggalkan dan kita kenakan manusia yang baru. Karena kita ngeyel, masih tetap mengenakan manusia lama, makanya Tuhan harus paksa.

1:25:12 Lebih baik kita nurut sama Tuhan daripada dipaksa. Kadang lewat teguran, lewat nasihat, dablek ngeyel, akhirnya Tuhan turun tangan kita lebih bapak belur loh. Benar apa enggak? Lebih baik nu nurut. Karena kalau nurut sama Tuhan tuh daging yang teriak di area jiwa tadi, di perasaan, di kemauan, di kehendakmu. Teriak. Enggak enak ini. Enggak enak ini. Nablek terus, ngeyel terus. dibenturin nanti waktu kita berurusan dengan Tuhan lebih sakit bayarnya mahal. Waktu kita sedang dicabut duri tadi itu lewat teguran, lewat nasihat,

1:26:00 lewat firman, lewat khotbah. Mau dengarin ibadah khotbahnya atau di YouTube atau di media sosial yang lain. Waktu dengar seperti itu kan ada sesuatu yang di dalam adek gitu kan. ini aku ini. Tapi kadang sering abai. Ah, biarin aja harus kerjakan. Nek kamu ngeyel terus ujungnya nanti kamu berurusan dengan Tuhan. Karena di saat itu sebenarnya Tuhan sedang mau cabut sesuatu yang gak berkenan di dalam diri kita. Ini yang ngomong ini ngalami. Punya kesaksian hidup ini ditegur istri saya gak mau. Wah, aku sehat kok. Woh, aku masih muda.

1:26:47 Nih tanya ini. Beliau ini sudah nasihatin saya berkali-kali. Bahkan beberapa hamba Tuhan di Surabaya nasihatin, jangan begadang. Jangan begadang. Nak aku masih sehat, seger kok. Enggak kuat kok. Benar enggak dulu aku ngeyel apa enggak? Karena tipe-tipe kayak saya ini seringkiali ngeyel. Seperti Rasul Paulus kan ngeyel kan dablek kan. Ujungnya diapain dia buta 3 hari. Makanya jangan ngeyel, jangan dablek kalau diproses Tuhan nurut. Katakan yes. Aduh masa. Yes. Dan apa yang terjadi? sudah diomongin ada kali setengah tahun

1:27:32 ya kamu ngomong terus ya tegur saya ya lebih ya untung saya ini punya istri yang penyabar ngadapin laki yang agak keren satu ini. Makasih ya sayangku cintaku negeriku sabah ngadepin saya ini. ujungnya pulang dari Surabaya dan apa yang terjadi? Saya waktu bangun keliengan badan ini kesemutan semua baru tobat dan sadar setelah berurusan dengan Tuhan akhirnya jaga pola tidur, jaga pola makan dan kelihatan sedikit keren. Hari ini lebih baik nurut daripada berurusan dengan Tuhan. Kalau berurusan dengan Tuhan, mahal harganya dan lebih sakit.

1:28:21 Semakin kita nurut, ngikutin apa yang dia mau, ngikutin apa yang dia inginkan, semakin kau cepat lulus dan akhirnya terang kemuliaan itu semakin memenuhi hidupmu. Saya mau tanya ini yang sudah nikah ini, pernah kan kalian ribut dalam satu hal yang enggak cocok atau kalian ini mesra terus? Kelihatannya enggak pernah ribut ya? Hah? Ribut, pasta. Oh, ribut juga ya ternyata ya. Ada kan kebiasaan suami yang atau kebiasaan istri yang terus diulang berkali-kali kan? Ada enggak? Sudah dinasihatin berkali-kali. Woh, saya aja juga seringkiali seperti itu ya. Jadi, tapi saya mau berubah ya. Doain terus ya. Karena istri adalah penolong.

1:29:07 Harus agak sabar ngadapin suamimu ya. Amin. Bapak-bapak enggak ada yang amin ini. Amin. Amin. Yang kencang gitu loh. Amin. Istri-istri ini orang yang hebat. Ini calon istri ini. Kalian harus sabar itu. Dengarin baik-baik. Kadang suami istri sering ribut gara-gara pasang salah satu pasangannya melakukan hal yang diurang-urang terus gak pernah berubah. Benar apa enggak? Benar. Mau naruh kunci sembarangan, ambil baju di lemari serampangan. Akhirnya berantakan. Waktu istrinya ngelihat, kayak koboy aja nih rumahku nih. Taruh kaos kaki serampangan handuk taruh di tempat tidur. Enggak ada ya kalian ya? Tertib semua kalian ini dipenuhi Roh Kudus tertib hidupmu ya.

1:29:53 Ada yang hidupnya koboy begitu dan komplain kan. Kalau dilakukan terus komplain terus enggak? Ribut terus enggak? Benar apa enggak benar? Tapi kalau berubah apa yang terjadi? Luar biasa ya. Senang kan? Enggak ributkan. Nek kita bikin kesalahan terus, sudah tahu itu salah kita lakukan terus, kita enggak akan pernah lulus. Apapun di dalam diri kita ini punya kelemahan masing-masing yang berbeda. Yang khotbah ini kelemahannya banyak banget. Makanya diremukkannya, sakitnya luar biasa. Setiap orang punya kelemahan masing-masing yang berbeda kok. Baik, waktu diproses di dalam kelemahan

1:30:40 itu kita gagal, kita akan ngulang terus loh proses itu sampai kita ngalami lulus. Waktu kita lulus, kita naik ke level yang berbeda. Maka ikut Tuhan kan masalah enggak berhenti-berhenti kan. Siapa yang ikut Tuhan kau tambah dapat masalah banyak? Bagus itu sehat. Karena ikut Tuhan itu enggak enggak ada ayatnya kamu bebas dari masalah. Justru masalah tadi itu membawamu semakin disempurnakan. [Musik] Ya, hidupmu enggak ada masalah ya, enggak ada tantangan. Bagaimana kamu jalani hidup? Kamu merasa paling benar sendiri, merasa paling hebat sendiri, merasa paling kudus sendiri

1:31:26 dan bawa belur malahan. Justru ikut Tuhan harus ngadapin masalah. masalah tadi bagian yang diizinkan Tuhan memproses kita, membawa kita semakin menjadi serupa segambar dengan Dia. Selama respon kita benar loh, responmu salah, kamu ngulang lagi. Kamu ngadapin masalah, responmu salah, kamu enggak lulus ujian. Kamu ngulang lagi sampai kapan? Sampai lulus. Itu sekolahnya Tuhan. Itu sekolahnya Roh Kudus. Makanya karakter kita kalau kita semakin ngikut Tuhan, semakin diperbarui, semakin berubah.

1:32:12 Amin. Kamu jadi orang yang berbeda. Kamu jadi orang yang jadi berkat bagi banyak orang. Kamu jadi orang yang bisa mencerminkan kemuliaan Tuhan. urapan-Mu bertambah, hikmat-Mu bertambah, otomatis berkat-Mu bertambah. Kalian yang muda-muda ini kembangkan kapasitasmu semakin besar. Belajar dari Besaliel dan Aholia, orang yang skillful, punya keahlian khusus. Diurapin Tuhan dari apa yang dikerjakan tangannya Tuhan buat berhasil. Kalau kamu enggak skillful, kamu enggak punya apa-apa yang bisa dikerjakan, Kalmira ka

1:32:59 clima, kamu harus skillful dalam segala hal. Yang muda-muda yang di bawah 30 tahun, kalian harus skillful. Semakin bisa dipercaya, semakin diubahkan, apalagi semakin diurapi. Kamu dipakai Tuhan luar biasa. Di mana Tuhan tempatkan hidupmu. Amin. Kira-kira diberkati apa enggak ya hari ini? Makan sesuatu yang diberkati batuk dulu. Saya melihat orang yang diberkati Tuhan. Ini firman agak berat dan saya berdoa ini akan mengubahkan hatimu. Saya akan selesai ini. Bilang jangan

1:33:46 dong. bilang saya akan selesai ini. Halah. Ya kita tutup aja orang. Hanya dibutuhkan orang yang mau diproses Tuhan mengosongkan dari diri sendiri. Mau dibentuk, mau diremukan, jalan ngikutin kehendaknya. Engkau akan melihat terang kemuliaan Tuhan yang powerful dalam hidupmu. Amin. Oh, mulianya hadirat-Mu.

1:34:37 Kami bait-Mu. Bangkit berdiri sama-sama. memuju diberi Tuhan dengan pujian [Musik] dalam hadirat-Mu

1:35:28 menuhi manuk naya

1:36:45 [Musik] Kau kusembah kau kusembah kusembah Kau kusemb

1:37:32 Kau kusembah kau kusembah. Oh Tuhan kau kusembah. Kau kusembah. Kau kusembah

1:38:18 kau kusembah Oh Tuhan mulai fokus sama Tuhan. Izinkan Roh Kudus. menjamah-Mu malam hari ini. Engkau kusembah kusembu

1:39:04 oh Tuhan kau kusembah kau Kusembah kau kusembah kusembah. Oh Tuhan

1:39:53 breath upon me breath of God breathe upon me. Spirit of the Lord as I surrender. Buka tanganmu dua-dua. Your name most highing to your spirit.

1:40:46 Jesus I adus I Jesus I ad your holy name. Breath upon me. Breath of God, breathe upon me.

1:41:33 Spirit of the Lord as I leave my in surrender to your name most high and healing to your spirit Lord Jesus I ad

1:42:21 Oh Jesus I Oh Jesus. Buka tanganmu dua-dua. Roh Kudus, aku berdoa pengurapan-Mu turun dalam ruangan ini. Sekarang mengalir urapan-Mu itu turun Tuhan. Urapi satu persatu orang dalam ruangan ini. Go in Jesus name. Jesus name. Jesus name. Jesus name.

1:43:11 Jesus name. Nikmati hadiratnya. Nabaka senaramu salamu nan Nam

1:44:12 nam [Tepuk tangan] dalam hadirat Malam hari ini Tuhan mengalir. Mengalirlah.

1:45:02 Datanglah Roh Kudus. Nikmati hadiratnya. Datanglah sekarang di dalam hadirat-Mu kami diubahkan seturut seirama seritme dengan Roh Kudus

1:45:56 kami mengasihi-Mu. Kami mencintai-Mu. Datanglah. We love you, we praise you, we adore you. Nyanyikan mazmur buat raja-Mu. Angkat hatimu sembah Dia

…

Share

Ringkasan Video YouTube