NATAL - INKARNASI, Allah yang Menjadi Manusia

Ringkasan Singkat

Video ini membahas makna Natal yang hakiki, berfokus pada inkarnasi Allah menjadi manusia dan penggenapan protoevangelium. Dijelaskan perbedaan antara inkarnasi dan reinkarnasi, serta alasan mengapa Yesus harus hadir ke bumi untuk menebus dosa manusia.

  • Inkarnasi adalah tindakan Allah Tritunggal, bukan hanya tindakan sang Putra.
  • Protoevangelium (Kejadian 3:15) adalah harapan akan hadirnya Mesias untuk memulihkan hubungan manusia dengan Allah.
  • Yesus adalah korban penebus dosa, harga mendekat bagi manusia yang terpisah dari Allah karena dosa.

Pembukaan dan Pujian

Bagian awal video diisi dengan pujian dan penyembahan, menyambut Yesus sebagai raja dan juru selamat dunia. Lirik lagu menyoroti keajaiban inkarnasi Allah menjadi manusia.

Inkarnasi: Allah Menjadi Manusia

Inkarnasi berarti Allah menjadi daging, berasal dari bahasa Latin "enkarne" dan Yunani "ensarki". Inkarnasi berbeda dengan reinkarnasi, yang merupakan kepercayaan agama lain. Alkitab menegaskan bahwa manusia mati hanya satu kali dan Kristus hanya satu kali mengorbankan diri-Nya. Inkarnasi adalah peristiwa sejarah dunia di mana Allah hadir dalam rupa manusia untuk mengakhiri kuasa dosa.

Protoevangelium: Injil Pertama

Kehadiran Yesus ke bumi adalah penggenapan protoevangelium (Kejadian 3:15), injil pertama setelah kejatuhan manusia ke dalam dosa. Manusia jatuh karena ingin menjadi seperti Allah, sama seperti kejatuhan iblis. Tuhan memberikan paradoks dalam Kejadian 3:15, yaitu janji permusuhan antara keturunan ular dan keturunan perempuan, yang merupakan harapan akan hadirnya Mesias.

Adam dan Hawa: Kejatuhan dan Harapan

Setelah Adam dan Hawa berdosa, Tuhan tidak langsung menghukum Adam, tetapi mengutuk Adamah (tanah). Adam menunjukkan imannya dengan menamai istrinya Hawa (Hava), yang berarti hidup, karena dia percaya akan ada keturunan yang melanjutkan kehidupan. Tuhan melakukan tukar guling kematian yang pertama dengan membunuh binatang untuk membuat pakaian bagi Adam dan Hawa, yang merupakan tipologi kematian Kristus.

Korban: Harga Mendekat

Korban dalam Perjanjian Lama adalah cara mendekat kepada Allah (karaf). Tuhan Yesus adalah korban yang sempurna, mengakhiri sistem korban yang terus-menerus dilakukan oleh orang Israel. Korban adalah harga mendekat bagi manusia yang terpisah dari Allah karena dosa.

Inkarnasi dan Trinitas

Inkarnasi adalah tindakan Allah Tritunggal: Bapa mengutus Putra, Roh Kudus menaungi Maria. Yohanes 3:16 adalah inti dari Natal, menunjukkan kasih Allah yang besar sehingga Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal. Inkarnasi adalah tindakan tritunggal, bukan hanya tindakan sang Putra.

Pra-eksistensi dan Kasih Allah

Inkarnasi tidak mungkin terjadi tanpa pra-eksistensi Yesus sebagai Firman (Logos). Firman itu sudah ada sejak mulanya bersama Allah. Inkarnasi adalah penegasan kasih Allah yang personal dan konkret (hesed). Yohanes 1:14 menyatakan bahwa Firman itu telah menjadi manusia dan berdiam di antara kita.

Kesimpulan dan Pesan Natal

Jangan takut menggunakan kata inkarnasi karena Allah benar-benar menjadi manusia. Yohanes 3:16 adalah pesan Natal bagi semua orang percaya. Kita adalah orang-orang yang mahal karena ditebus oleh darah yang mahal. Jangan jual iman demi hal-hal duniawi. Sambut Natal dengan paradigma baru bahwa kita adalah orang-orang yang ditebus.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:03 [musik] [musik] Mari dengan nyanyian surga berkembang di seluruh dunia. [musik] Sukacita dalam pujian. Sambut [musik] dia sang raja. Hei, di Betlehem kota kecil bersinar [musik] bintang terang sebagai tanda Dialah Allah [musik] inkarnasi ke bumi dan namanya disebut [musik] orang. Nasihat yang sungguh ajaib. Allah

0:53 [musik] perkasa. Bapa yang kekang. Dia sang raja damai. Yesusku, Engkau Rajaku, [musik] Engkau mulia, Engkau ajai. Segala hormat sembah pujian [musik] bagi Yesus sang raja dan namanya disebut orang penasihat [musik] yang sungguh ajaib. Allah [musik] perkasa, Bapa yang kekal. Dia sang raja damai. [musik]

1:41 Yesusku, Engkau [musik] Rajaku, Engkau mulia, Engkau ajai [musik] selamat dunia, sambut dia sang [musik] raja. [musik] Di petlehem kota kecil bersinar bintang [musik] terintentang sebagai

2:28 tanda dialah Allah inkarnas. ke bumi dan namanya disebut orang nasihat yang sungguh ajaib. Allah perkasa, [musik] Bapa yang kekal. Dia sang [musik] raja damai. Yesusku [musik] Engkau Rajaku, Engkau mulia, Engkau [musik] ajai. Segala hormat sembah pujian [musik] bagi Yesus sang raja dan namanya

3:15 disebut [musik] orang. Penasihat yang sungguh ajaib. Allah [musik] perkasa, Bapa yang kekal. Dia sang raja [musik] damai, raja. Dia sang raja. Yesusku, [musik] Engkau rajaku. Engkau mulia, Engkau ajaib. Juru [musik] selamat dunia sambut dia sang raja. Juru selamat [musik] dunia. Sambut dia sang raja.

4:02 [musik] Shalom. Selamat sore. Sebelum saya kembali ke Surabaya, sekali lagi saya ajak Anda semua untuk kembali belajar tentang firman Tuhan. Dan karena gereja ini akan merayakan Natal minggu depan, maka kita akan mempelajari mengenai makna Natal yang hakiki. Makna Natal yang betul-betul dapat menjadi dasar kenapa kita harus memperingati Natal. Bem, vhen, Firodes Hlohim eh. Di dalam nama Bapa dan Putra dan Roh Kudus

4:48 Allah yang esa. Amin. Inkarnasi Allah yang menjadi manusia. Apa yang dimaksud dengan inkarnasi? Lalu Allah yang menjadi manusia. Allah yang menjelma menjadi manusia. Apa yang dimaksud dengan menjelma? Di sini ada banyak orang belum paham betul-betul mengenai menjelma. Menjelma ini dalam arti mystikal atau bagaimana? Kalau kita mengingat ada cerita-cerita mitos, Mak Lampir menjelma menjadi harimau. Mak Lampirnya hilang tinggal harimau.

5:34 Tetapi apakah Allah yang menjadi manusia lalu Allahnya hilang? tinggal manusianya. Tentu saja tidak. Makanya kita harus memahami betul-betul apa maksud Allah menjadi manusia. Apakah ada kekosongan Allah? Maka di sini kita akan betul-betul belajar mengerti mengenai inkarnasi. Apa artinya inkarnasi? Allah yang menjadi daging. Dan ada juga banyak kesalahpahaman mengenai inkarnasi. lalu disamakan dengan reinkarnasi. Inkarnasi adalah betul-betul kata yang sangat alkitabiah, tetapi reinkarnasi

6:21 adalah kepercayaan dari agama lain. Tetapi karena ada kebingungan antara inkarnasi dan reinkarnasi, ada low gereja yang enggak mau pakai istilah inkarnasi. Takut salah. Dan sebenarnya juga di kalangan Judaism sendiri ada juga pemahaman mengenai reinkarnasi. Tetapi ini dari kalangan Yudaisme yang sudah kontemporer yang baru muncul pada abad ke-16 Masehi yaitu kalangan Kabalah. Mereka menyebutnya dengan Gilgul Neshamot atau rolling of the soul. Tetapi di sini kita bukan mempelajari mengenai rolling of the soul, tetapi

7:07 bagaimana kita memahami Ibrani 9 ayat 27 sampai 28 yang menegaskan perbedaan yang sangat mendasar itu bahwa manusia ditetapkan untuk mati satu kali saja dan sesudah itu dihakimi. Reinkarnasi bukan kepercayaan Kristiani. Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan dirinya. Berarti inkarnasi hanya terjadi satu kali saja. Reinkarnasi tidak pernah diajarkan di Alkitab. Bahkan bukan ajalan Musa, bukan pengajaran para nabi, bukan dasar iman

7:54 perjanjian baru. Dan Alkitab melihat hidup itu bukan sebagai lingkaran, tetapi sebagai ziarah, sebagai suatu perjalanan menuju ke satu arah, yaitu setelah manusia ditebus, manusia menjalankan hidupnya di dalam iman untuk menyongsong langit baru dan bumi yang baru. Maka kita baca bersama-sama Ibrani 9 ayat 27 sampai 28 supaya kita tidak canggung untuk menggunakan istilah inkarnasi bukan reinkarnasi. Kita baca ayat 27. Sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali

8:40 saja dan sesudah itu dihakimi. Demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan dirinya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu ia akan menyatakan dirinya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka yang menantikan Dia. Jadi Tuhan Yesus hanya satu kali saja mengorbankan dirinya. Mengapa? Karena tugas Tuhan Yesus bukan mengulang tetapi menggenapi dan itu adalah suatu undangan bagi kita semua. Apakah kita menyongsong undangannya?

9:25 Dan inkarnasi itu bukan mitos, tetapi suatu peristiwa sejarah dunia. Inkarnasi adalah Allah yang hadir mengambil rupa manusia dan mengakhiri kuasa dosa. Demikianlah inkarnasi Allah yang menjadi manusia. Tetapi adakah dasar ayatnya? Apakah betul-betul kata inkarnasi itu ada? Jawabannya ada. Kata inkarnasi berasal dari bahasa Latin enkarne. N menjadi karne daging. Anda ingat karnivora sama

10:11 enkar carne bahasa asli Yunaninya ensarki. Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita. Dia yang telah menyatakan dirinya. terjemahannya dalam rupa manusia. Ini adalah terjemahan yang kontekstual tetapi terjemahan yang harfiah seharusnya dia yang telah menjadi daging ensarki inkarnasi enkarni dibenarkan dalam roh yang menampakkan dirinya kepada para malaikat-malaikat diberitahukan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah yang mempercayai di dalam dunia

10:56 diangkat di dalam kemuliaan. Nah, jadi jangan canggung untuk menggunakan kata inkarnasi karena betul-betul inkarnasi ada di dalam salah satunya ini salah satu saja di 1 Timotius 3 ayat 16. Pertanyaannya, kenapa sih Tuhan Yesus itu kok harus hadir ke bumi? kita merayakan kelahiran Tuhan Yesus. Tetapi kita tidak pernah betul-betul memahami mengapa sih Tuhan Yesus harus hadir ke bumi. Dan sesungguhnya ketika Tuhan Yesus hadir ke bumi adalah untuk penggenapan

11:43 protoevangelium. Kalau Anda ketemu saya, saya bahas apa saja di Alkitab ini. Baliknya selalu ke mana? Protoevangelium. Apa itu proto evangelium? Injil yang pertama loh. Injil yang pertama kan Injil Matius, Bu. Iya. Injil yang pertama di Perjanjian Baru Matius Markus Lukas, Yohanes. Betul. Tetapi berita Injil yang pertama itu ada di kitab Kejadian pasal 3 ayat 15. Kita selalu melupakan ayat ini setiap kali Natal. Kita merayakan, kita

12:30 memperingati kenapa Tuhan Yesus hadir sebagai bayi di dunia ini? Kenapa? Makanya kita harus belajar mengenai hal yang hakiki. Kenapa Tuhan harus hadir ke bumi? Karena ada kejatuhan manusia. Manusia jatuh ke dalam dosa walaupun dia sudah diwarning oleh Tuhan. Dalam Kejadian 2 ayat 17, semua pohon di taman ini boleh kamu makan dengan bebas. Tapi yang di tengah-tengah itu ayat 17, yaitu buah dari pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat. Jangan kau makan buahnya. Pada hari engkau memakannya, beyom

13:17 akalha mimenu, pastilah engkau mati mot tamut. Tetapi iblis ingin punya teman. Dia menggoda bukan Adamnya. Yang digoda adalah istrinya Adam. Karena firman tadi adalah untuk suaminya. Ular itu yang disebut iblis. Orang-orang Ibrani menyebutnya namanya Samael. Kita sering menyebutnya sebagai Lucifer. Tetapi orang Ibrani mengatakan namanya adalah Samael. Racunnya Allah. Dan dia adalah Malam Mota. Dia adalah malaikat kematian dan dia memberikan satu hook,

14:03 sekali-kali kamu tidak akan mati. Dan si ular ini tahu ketika manusia itu ditempatkan di Taman Iden, Taman Iden yang penuh dengan kelimpahan, penuh dengan kenyamanan, seharusnya Adam semuanya terpenuh. Dia tidak butuh apa-apa. Tetapi di sini Adam menginginkan hal yang lain, hal yang dia tidak punya, yaitu apa? Menjadi seperti Allah. Jadi jatuhnya Adam itu gara-gara ingin seperti Allah. Dan itu persis dengan kejatuhan iblis. Yesaya 14 ayat 12. Malaikat itu Heilel bin Syakhar dia

14:48 ingin menyamai yang maha tinggi dan kejatuhan yang sama ingin diterapkan oleh iblis kepada manusia. Dia mengatakan kejadian 3 ayat 5, "Tetapi Allah mengetahui bahwa pada waktu kamu matamu akan terbuka dan kamu akan menjadi seperti Allah tahu tentang yang baik dan yang jahat. Adam punya semuanya, tapi Adam ada satu yang dia enggak punya, yaitu menjadi seperti Allah. Jadi, pintu masuk dosa yang pertama kali adalah ingin. Itulah kenapa 10 hukum yang pertama jangan menyembah ilah-ilah asing. Jangan membuat berhala bagimu. Menghormati sabat. Jangan

15:35 membunuh, jangan berzina, jangan mencuri, jangan melakukan kesaksian palsu. Dan yang terakhir yang menjadi pamungkas apa? Jangan ingin tamak. Maka ingin itu selalu menjadi pintu bagi dosa. Adam, kenapa sih kok harus melalui ujian? Karena Adam diciptakan dalam gambar dan rupa Allah. Dan Adam memiliki free will. Adam tidak seperti harimau. Adam tidak seperti gajah. Adam diciptakan dalam gambar dan rupa Allah. Dan kejadian 2 ayat 16 sampai 17 itu adalah ujian ketaatan. Dan ternyata

16:21 Adam tidak taat. Dia memakan buah itu dan dia tahu dirinya telanjang. Dan ketika dirinya telanjang, Tuhan tahu dia melihat dari surga, dia menangis, dia berteriak, "Adam, di mana kamu? Emangnya Tuhan enggak tahu apa kalau Adam itu sedang bersembunyi? Tentu saja Tuhan tahu. Berarti pertanyaan Tuhan kepada Adam itu bukan pertanyaan geografis. Tetapi pada saat itu pula Adam terpisah dengan Allah. Maka Adam menangisi peristiwa itu. Adam, di mana kamu? Ketika ditanya kenapa kamu bersembunyi, si Adam menyalahkan

17:08 istrinya dan istrinya menyalahkan si ular. Dosa melahirkan dosa yang baru, yaitu apa? Denial. Menyalahkan orang yang lain. Tetapi apa yang terjadi? Tuhan memberikan suatu paradoks. Dia mengatakan bahwa pada hari engkau memakannya pastilah engkau mati. Ketika Adam berdosa, pastilah Adam mati. Kan? Tetapi kalau kita baca baik-baik kejadian 3 ayat 15, itulah kenapa disebut oleh Bapak Gereja Irenus sebagai protoevangelium. Injil yang pertama, berita sukacita yang

17:54 pertama. Dan orang Yahudi sendiri pun menyebut Kejadian 3 ayat 15 ini sebagai hatikfah lamasiah, harapan akan hadirnya sang Mesias. Jadi kalau kejadian 3 ayat 15 ini adalah harapan akan hadirnya sang Mesias. Kenapa tiap Natal ayat ini tidak dibacakan? Maka untuk menyambut Natal kita baca ayat ini. Di sini ada suatu paradoks, yaitu maklumat dari Tuhan. Berita sukacita dari Tuhan. Di mana sukacitanya? Kita akan bingung. Maka saya akan baca pelan-pelan. Aku akan

18:41 mengadakan permusuhan berdarah. Jadi bahasa Indonesianya kan cuman permusuhan saja, tetapi di sini ada Veeva Asyid dan aku akan mengadakan permusuhan berdarah. Kalau permusuhannya itu berdarah pasti ada yang mati. Benha Uenha isya antara engkau dan perempuan ini Uwen Sarah Uwensarah antara keturunanmu dan keturunannya. Hu Yesu Haros. Dia akan meremukkan kepalamu. Dan perhatikan baik-baik. Veatavenuev dan engkau akan meremukkan

19:27 tumitnya. Kita bingung baca ayat ini. Apa maksudnya tumit? Tumit dengan Yakub jauh maknanya. Bahasa Inggris hill dengan Jep. Jauh maknanya. Tetapi akef dengan yaqof maknanya bisa sama karena terdiri dari akar kata yang sama. Coba Anda bisa bayangkan ini adalah nubuat yang pertama bahwa nanti akan ada keturunan perempuan yang hadir dari keturunan Situmit. Dan keturunan siumit itu remuk, maka

20:13 dialah yang menjadi veiva asyid. Persetuan berdarah itu mengakibatkan kematian dari si tumit. Nah, ini bedanya. Makanya kalau kita lihat silsilah dari nabi-nabi yang ditulis di dalam Alkitab kita setelah Adam lahir, Set. Kemudian dari Set lahir Nuh. Dari Nuh lahir Sem tiga putranya. Nuh punya tiga putra. Sem, Ham, dan Yafet. Tetapi dari Sem Tuhan memilih satu jalur yaitu jalur mesianik. Dari Sem lahir Eber, lahir Pelek, kemudian lahir Abraham, lahir bangsa Israel dari

21:03 Yakub Situmid. Inilah suatu sejarah keselamatan yang orang Kristen tidak menyadarinya dan Tuhan itu tidak suka untuk menghukum kita. Apa bahasa Ibrani menghukum? Anas. Anas. Anas. Orang Ibrani suka memenggal-menggal kata itu. Karena setiap huruf Ibrani itu punya makna. Kata Annas tadi terdiri dari huruf ayin yaitu mata. Kemudian nas jatuh. Kenapa sih Tuhan itu kok menghukum manusia? Ketika mata Tuhan melihat manusia yang jatuh dan Tuhan bersedih.

21:53 Itulah ketika kenapa Adam itu jatuh ke dalam dosa Tuhan justru saat itu pula di hari kematiannya. Dan Adam ini adalah makhluk yang diciptakan dalam gambar dan rupa Allah. Dia makhluk yang sangat intelektual, sangat pintar. Dia kaget tadi mendengar firman Tuhan Kejadian 3 ayat 15. Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya. Adam dengarnya, "Loh, kok ada keturunan di hari kematianku?" Kok ada keturunan? Dia kaget pertama. Lalu kemudian dia kaget yang kedua,

22:39 yaitu mestinya Adam yang berdosa, Adam yang dikutukkan. Tetapi Tuhan enggak mau nguttuk Adam. Kalau Adam dikutuk hari itu ya sudah selesai enggak ada kita. Maka Tuhan mengutuk Adamah. Kenapa Adamah? Karena dari Adamah yang artinya tanah, manusia itu diciptakan. Manusia menurut kejadian 2 ayat 7 diciptakan dalam dua unsur. Yang pertama adalah unsur yang fana yaitu tanah. Kemudian yang kedua adalah nismat khayim. Nafas kehidupan yang dihembuskan oleh Tuhan di hidungnya Adam. Berarti di

23:27 dalam diri Adam ada unsur adamah, unsur tanah. Kemudian ada unsur yaitu roh yang dari Tuhan. Dan inilah kekagetan Adam yang kedua yaitu Kejadian 3 ayat 17. Lalu firmannya kepada manusia itu, "Karena engkau mendengarkan perkataan istrimu memakan buah dari pohon yang telah kuperintahkan kepadamu, jangan makan padanya." Dan di sini Anda bisa bayangkan Adam pasti menggigil ketakutan. Dan di dalam menggigil ketakutannya dia kaget. Yang kedua yaitu apa? Ternyata yang dikatakan

24:13 yang dikutuk oleh Tuhan itu bukan Adam tetapi Adamah. Aruraha Adam. Terkutuklah Adam, terkutuklah tanah. Adam kaget lagi loh Adama. Dan memang dari situlah Tuhan membiarkan unsur bumi, unsur yang fana dari Adam ini, dia harus mendapatkan konsekuensi dari kesalahannya. Tuhan mengutuk tanah dan Adam saat itu pula di hari kematiannya dia tunduk pada hukum kematian. Adam yang seharusnya enggak harus mati. Saat itu pula Adam bisa sakit, berpeluh, mendapatkan rezekinya,

25:01 bisa sakit, bisa menua, bisa mati. Jadi, apakah Tuhan mengutuk manusia dalam peristiwa pertama kali kejatuhannya? Tidak. Yang dikutuk Adam. Maka kita pun sebagai keturunan Adam semuanya tunduk pada hukum kematian, yaitu mati secara ragawi. Dan Anda tahu tadi Adam kaget dua kali. Dan di sini kita tahu bahwa Adam adalah orang beriman. Kalau Anda cari di Alkitab nama Hawa sejak kejadian pasal 2 sampai kejadian 3 ayat 19, nama Hawa enggak

25:47 pernah disebut karena si perempuan itu belum punya nama. Dia hanya disebut Isya. Kenapa Isya? Isya itu artinya perempuan atau manusia betina. Kenapa dia disebut isya? Karena dia diambil dari is. Is itu apa? Manusia laki-laki, suaminya. Jadi perempuan dipanggil Isya karena dia diambil dari is. Nah, ada dua kaget. Kaget pertama di hari kematiannya Tuhan menjanjikan keturunan. Satu kaget. Dua, kagetnya Tuhan mengutuk Adam tidak mengutuk Adam. Maka Adam menyatakan imannya yang

26:35 pertama kali dengan menamai istrinya Hava. Kita baca ayatnya Kejadian 3 ayat 20. Manusia itu memberi namanya Hawa bahasa Indonesia. If bahasa Yunani. Hawa adalah serapan dari bahasa Arab yang sama dengan bahasa Ibrani. Hava dari kata khai. Kai itu artinya hidup. Kenapa manusia laki-laki ini Adam memberikan nama Hafa kepada istrinya dari akar kata kai ada alasannya. Sebab dialah si perempuan itu menjadi ibu bagi semua yang hidup. Faikra ha Adam Syem

27:21 isto ki haetah khol khai. Jadi dia mengimani kejadian 3 ayat 15 tadi bahwa nanti akan ada keturunan dari si perempuan ini untuk melanjutkan kehidupan. Jadi Hawa adalah cerminan iman Adam dan dia adalah manusia yang berpikir. Maka kalau Anda tanya ke saya, siapakah filsuf pertama? Bukan Sokritis, bukan Plato, tetapi Adam. Karena dia mengerti, dia bisa menerjemahkan maksud Tuhan bahwa akan ada harapan kehidupan

28:07 melalui istrinya. Maka dia menamakan istrinya Hawa. Karena dia adalah manusia beriman yang pertama kali. Itulah kenapa nama Adam ada di dalam silsilahnya Tuhan Yesus Kristus di dalam Lukas pasal 3. Kenapa namanya ada di dalam silsilahnya Tuhan Yesus Kristus? Karena dia termasuk orang yang beriman. Dan terjadilah tukar guling kematian yang pertama. Adam masih diizinkan hidup selama 930 tahun. Kenapa? Karena Tuhan melakukan perlakuan tukar guling kematian yang pertama. Dan inilah tipologi bahwa Tuhan

28:56 membunuh binatang yang tidak berdosa diambil kulitnya untuk menjadi pakaian Adam. Kejadian 3 ayat 21. Tuhan memberikan respon pada iman Adam dan Tuhan Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk istrinya itu. Lalu mengenakannya kepada mereka. Dan ini adalah tipologi perlambangan kematian Kristus di suatu hari kelak yang hari itu dilambangkan dengan kematian binatang yang tidak berdosa sebagai lambang penebusan dosa. Jadi inilah tukar guling kematian yang pertama dan Tuhan sendirilah sebagai

29:43 juru selamatnya. Maka di dalam Yesaya 43 ayat 11 di sini dituliskan Anohi Anohi Adonai Fin Mibalada Mosia. Aku akulah Tuhan tidak ada selain lainnya selain daripadaku. Inilah kejadian pasal 3 yang merupakan asal muasal ibadah sakramental. Orang-orang Israel harus mempersembahkan korban ketika ingin diampuni dosanya. Dan inilah asal muasalnya bahwa cara bebas dari mati, mati dibayar mati. Dan

30:28 itu seolah-olah Tuhan lagi teken cek mundur. Adam berdosa. Tuhan bunuh binatang yang tidak berdosa. Kemudian Tuhan teken cek mundur. Nuh hidupnya tidak sempurna. Dia mempersembahkan korban. Ketika korban itu diberikan, baunya harum. Tuhan bersukacita dan Tuhan teken cek mundur. Dosamu sudah diampuni. Zamannya Musa kemudian dilembagakan di dalam ibadahnya orang Israel sampai Daud terus-menerus di dalam Perjanjian Lama Tuhan teken terus cek mundur cek mundur cek mundur. Dan itulah korban dan cek mundur. Cek mundur tadi kan

31:13 harus ada jatuh temponya. Jatuh temponya kapan? ketika Tuhan Yesus mati di kayu salib. Dan apa yang Anda pahami mengenai korban? Tuhan Yesus mati sebagai korban. Kalau kita bicara mengenai korban hari ini, korbannya maknanya sudah beralih. Korban banjir. Kita harus ikut berdukaita kepada saudara-saudara kita yang ada di Sumatera Utara, Tapanuli Utara yang hari ini sedang berduka karena banjir, korban banjir. Kata korban juga dikenakan korban kecelakaan, korban apalagi? Korban perasaan. Korban perkosaan korban. Jadi korban itu

31:58 dimaknakan victim atau casualty. Tapi sebenarnya korban apa sih makna korban itu? Korban itu dari kata karaf. Dari kata karaf muncul kata karif. Sahabat karif. Karif. Nah, kemudian kalau dijadikan nomina dikasih akhiran n korban. Korban. Berarti korban itu harga mendekat. Tuhan tadi berteriak kepada Adam, Adam, di mana kamu? Berarti Tuhan yang mencari. Karena Adam tidak bisa bercengkerama lagi dengan Tuhan, berbicara face to face dengan Tuhan

32:44 karena dia berdosa. Maka harus ada harga mendekat. Itulah korban. Dan ini ibadah sakramental terus-menerus dilakukan oleh orang-orang Israel sampai kesudahannya Tuhan Yesus bicara tetelestai. Dan demikianlah 1 Korintus 15 ayat 45 menuliskan seperti ada tertulis manusia pertama Adam menjadi makhluk yang hidup tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan dosa satu Adam awal yang menjadikan semua memiliki tabiat dosa. Maka cukup diselesaikan oleh satu Adam akhir. Dan

33:32 inilah tipologi tukar guling kematian. Kematian Adam yang seharusnya mati secara kekal dibayar dengan kematian yang sempurna oleh Tuhan Yesus Kristus. Pertanyaannya, kenapa sih kematian itu harus dibayar dengan darah? Dosa itu harus dibayar dengan darah. Dalam Imam 17 ayat 11 di situ diberikan suatu alasannya. Karena di dalam darah dari makhluk, di situlah nyawa makhluk itu ada. Jadi darah adalah lambang dari nyawa. Maka demikianlah

34:18 kalau kita melihat bahwa sang juru selamat itu tidak ada selain lainnya selain dari Tuhan saja dan hanya Tuhan satu-satunya goel penebus. Maka demikianlah kalau kita percaya bahwa sang Juru Selamat adalah Allah saja. Ketika kita mengakui bahwa Yesus Kristus adalah sang juru selamat, maka kita dengan sendirinya mengakui Yesus Kristus adalah Allah. Tapi Anda akan bertanya lagi, apa sih susahnya mengampuni saja? Kan Tuhan bisa mengampuni kita toh? Dosamu bisa diampuni.

35:04 Kelihatannya gampang. Tapi saya akan memberikan satu ilustrasi. Saya adalah orang yang dikenal cukup uang oleh saudara saya. Saudara saya, saya sangat cintai dia. Dia kurang apa saja saya kasih. Saya kasih. Lalu kemudian suatu saat saudara saya datang ke saya mau hutang R00 juta. Untuk apa? Untuk usaha. Karena saya sayang, saya percaya, saya kasih dia hutang R juta untuk mulai usaha. Mau usaha apa? Kuliner. Oke. Usaha kuliner. Baru saya tunggu setahun kok usahanya enggak maju. Tahun kedua eh

35:49 malah mungsret. Tahun ketiga, tahun keempat. Lalu kemudian saya datang kepada saudara yang sangat saya sayangi itu. Lalu saya ngomong ke dia, "Hutangmu sudah diampuni. Hutangmu sudah aku anggap lunas." Emang gampang ngomong begitu? Ketika saya ngomong, "Hutangmu sudah dilunasi atau hutangmu sudah dibayar atau hutangmu sudah diampuni." Saya saat itu juga apa? Menghugian. 100 juta. Iya kan? Emang gampang ngomong. Demikian juga ketika Tuhan mengampuni kita, artinya apa? Tuhan yang menghisab

36:35 konsekuensi kematian itu. Jadi inilah konsep anugerah yang dari kemarin sudah kita pelajari. Apa sih anugerah itu? Yang memberi tidak berkewajiban, yang menerima enggak punya hak, tapi dikasih. Tuhan enggak punya kewajiban untuk mengampuni kita. Kita pun enggak punya hak untuk minta diampuni, tapi kita diberi. Itulah kasih Tuhan, itulah kasih karunia. Dan untuk itulah dia inkarnasi. Karena Allah adalah Roh, maka kematian itu harus dia ganti dengan cara menjadi

37:20 manusia. Inkarnasi adalah Allah yang kekal, sang firman, sang logos rela mengambil rupa manusia dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus. Tadi saya bilang apa sih Allah yang menjelma menjadi manusia? Bukan seperti siluman Mak Lampir dalam cerita mitos jadi harimau. Mak Lampirnya hilang tinggal harimaunya. Makanya ketika kita memahami inkarnasi kita harus paham mengenai doktrin trinitas. Jadi inkarnasi adalah tindakan tritunggal

38:06 yang bukan hanya tindakan sang putra. Sering orang berkata, "Yesus menjadi manusia." Benar. Tetapi pemahaman alkitabiahnya adalah inkarnasi adalah tindakan bersama Allah Tritunggal. Bukan hanya tindakan pribadi kedua. Dan setiap hari Natal ayat ini selalu kita dengungkan tanpa kita paham artinya yaitu bahwa Allah yang menghisab konsekuensi kematian itu. Kita baca Yohanes 3 ayat 16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan anaknya yang tunggal

38:54 supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Kita hafal ayat ini, tetapi kita lupa esensi. Kenapa Tuhan Yesus harus hadir? Yaitu tadi Tuhan mau menghisab konsekuensi kematian. Jadi kitab suci melalui ayat ini kita bisa bersama-sama mengerti Yohanes 3 ayat 16 bahwa Bapa mengutus sang putra mengambil rupa manusia. Yohanes 1 ayat 14. Kemudian Roh Kudus

39:39 menaungi Maria dan situ muncul Immaculate Conception. Tuhan menaruh janin ke dalam rahimnya Maria. Kenapa sih peranakan perempuan itu disebut rahim? Dalam makna karunia kerahiman Allah, kasih karunia Allah, rahmatnya Allah. Kok disamakan dengan uterusnya perempuan, yaitu apa? Peranakan. Karena sejak kejadian 3 ayat 15, Tuhan menjanjikan kehidupan melalui perempuan. Berarti apapun yang lahir dari rahim ibu

40:28 itu karunia. Bapak-bapak, anak-anak kita lahir dari rahim ibu. Maka anak-anak kita adalah karunia dari Tuhan. Ada amin di sini? Jadi di sinilah kalau kejadian sudah memberikan kepada kita suatu berita terbesar, berita sukacita terbesar yaitu Kejadian 3 ayat 15 yaitu protoevangelium. Berita sukacita yang pertama. Dan di kitab-kitab Injil Matius dan Lukas memulai Tuhan Yesus dari silsilahnya. Sever Toledot, Yeshua Hamasia ben David

41:14 ben Abraham. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham. Terus kemudian diperinci Lukas pun demikian. Tetapi Yohanes mengambil cara yang lain. Dia menuliskan silsilahnya Tuhan Yesus dari mana dia berasal, yaitu secara kealahannya. Yohanes 1 ayat 1 pada mulanya adalah firman. Firman itu bersama-sama dengan Allah dan firman itu adalah Allah. Dia menuliskan silsilah Yesus Kristus secara kealahannya. Ayat 2. Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah. Ayat 3, segala sesuatu dijadikan oleh Dia. Wow. Sang firman ini adalah

42:01 sang pencipta. Dan tanpa dia tidak ada sesuatu yang telah jadi dari segala yang dijanjikan. Dan saya suka sekali ayat ini, ayat 14. Firman itu telah menjadi manusia diam. Ini kan bahasa Indonesia, bahasa Yunaninya eskenosen, bersyekina, bertaison. Bertael di antara kita. Dan kita telah melihat kemuliaannya, yaitu kemuliaannya yang diberikan kepadanya sebagai anak tunggal Bapa penuh kasih karunia dan kebenaran. Dan kalau kita mempelajari Kejadian 3 ayat 23 sampai 24, di situ ada dua kata

42:50 cerai, yaitu syalah dan garas. Dan di situ menggambarkan ketika manusia berdosa itu seperti Tuhan bercerai. Bercerai dengan Adam. Karena Adam dalam keberdosaannya tidak dapat bersama-sama lagi dengan Tuhan. Tetapi di ayat-ayat selanjutnya, di kitab-kitab yang ditulis di dalam Hosea, yang ditulis di dalam kitab Kidung Agung, Tuhan selalu menggambarkan dirinya adalah sang suami dan umatnya adalah mempelai perempuannya. Jika kita adalah mempelai perempuannya, umat adalah mempelai perempuannya, ayat 14 ini dikatakan bahwa sang firman itu

43:38 bersyekina, berkemah di antara kita. Berarti ini seperti seorang suami yang entah oleh karena sesuatu harus terpisah dengan istrinya, lalu si suami itu berusaha untuk merebut istrinya kembali. Dan ketika dia datang ke rumah, sang suami ini bilang kepada istrinya, "Love, I'm coming home to stay." Romantis sekali Tuhan kita. Dan demikianlah kita yang tidak dapat melihat Allah, kita dapat melihat sang putra yang menjadi daging. Inilah Kolose 1 ayat 15.

44:24 Ia adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, yang lebih utama dari segala yang diciptakan. Pertanyaannya lagi, mengapa sih pribadi yang berinkarnasi yang menjadi daging itu adalah sang putra? Mengapa bukan Bapa? Mengapa bukan Roh Kudus yang menjadi manusia? Karena sang putra adalah logos, sang firman. Firman itu sejak perjanjian lama telah menyatakan Allah. Dan di dalam Perjanjian Lama, firman adalah ekspresi diri Allah. Maka di dalam Perjanjian Baru, Rasul Yohanes secara khusus

45:12 menjelaskan pada mulanya adalah firman. Firman itu adalah Allah dan firman itu telah menjadi daging. Dan di dalam Kolose 1 ayat 15, sang putra adalah gambar Allah yang tidak kelihatan. Maka jikalau kita melihat putranya, maka kita bersama-sama melihat Allah. Maka hanya dengan doktrin trinitas kita dapat memahami kenapa sih kok Tuhan Yesus itu berdoa? Kan agama lain suka ngeledekin kita, "Tuhanmu kok berdoa? Kalau berdoa bukan Tuhan dong." Begitu bukan? Jadi orang sering Sarah paham jika Yesus

46:00 adalah Allah, kenapa dia berdoa? Justru karena Allah itu trinitas, justru Allah itu tritunggal. Maka Tuhan Yesus bukan berdoa kepada dirinya, melainkan berdoa sebagai putra kepada Sang Bapa. Jadi justru inkarnasi ini mengungkapkan hubungan trinitas yang kekal, putra yang bergantung kepada Bapa. Dan Tuhan Yesus selalu mengatakan, "Jangan kehendakku yang jadi, tetapi kehendakmu yang jadi. Dan Bapa memuliakan Putra dan Roh mempersatukan keduanya." Dan demikianlah ini penting.

46:47 Bapa tetap Allah, Roh Kudus tetap Allah. Putra walaupun menjadi manusia, dia tidak pernah bukan Allah. Justru trinitas adalah manifestation of love. Tanpa memahami trinitas, maka kita tidak mengerti bagaimana trinitas adalah manifestation of love. Orang berdoa kepada Tuhan tapi Tuhannya jauh. Tetapi kita dapat berdoa kepada Tuhan yang pernah menjadi manusia, yang pernah bermanifestasi sebagai daging. Dan inilah manifestation

47:34 of love. Tetapi banyak orang Kristen bicara yang seharusnya trinitas adalah manifestation of love. Tetapi apa yang terjadi? Mereka membicarakan trinitas dengan garang. Kalau enggak sama aja modelnya atau kata-katanya atau kalimatnya atau deskripsinya, kamu bidat sesat, kamu wanes, kamu sabilianisme. Padahal yang bersangkutan sudah percaya trinitas. Dan trinitas yang perlu kita pahami adalah manifestation of love. Bahwa Bapa mengutus sang Putra karena kasih. Anak taat kepada Bapa karena kasih. Roh Kudus menaungi, mendampingi karena kasih.

48:22 Inkarnasi berasal dari Bapa. Inkarnasi digenapi oleh Sang Putra. Inkarnasi dikerjakan oleh Roh Kudus. Inkarnasi menyingkapkan isi hati dari Allah Tritunggal. Jadi, demikianlah inkarnasi, suatu penegasan kasih Allah yang sangat personal dan konkret. Makanya dalam bahasa Ibrani itu sebenarnya ada 10 kata yang bermakna kasih. Tetapi yang terpenting di antara 10 itu ada dua, yaitu ahafah dalam artian love as feeling. Anda pernah jatuh cinta tapi enggak ngomong? Ayo enggak ngomong aja terus

49:08 nanti diambil orang. Love as feeling tapi enggak pernah diungkapkan. Ya kan? Jadi para remaja laki-laki maupun yang perempuan kalau jatuh cinta ngomong aja ya kan? Kalau disimpan enggak tahu diambil orang nanti ya kan? Maka itu love as feeling. Love as feeling yang engkau rasakan itu harus ditumpahkan di dalam suatu perilaku yang nyata. Nah, itu bahasa Ibraninya hasard, kasih karunia, love as de, kasih dalam perilaku yang nyata. Love as feeling, love as de ada di dalam

49:55 kasih Tuhan kita. Dan kasihnya Tuhan itu adalah sungguh personal dan konkret. Maka demikianlah seperti seorang suami yang merebut istrinya yang hilang itu. Yohanes 1 ayat 14, firman itu telah menjadi manusia dan berdiam eskenosen, berkemah bertaekina di antara kita. Anda bisa bayangkan persatuan dari dua kekasih yang dipisahkan oleh satu hal. Bahkan sang suami ini mengatakan, "I will die for you." Dan dia betul-betul mati di kayu

50:41 salib. Dan itulah inkarnasi. Dan inkarnasi tidak mungkin terjadi tanpa adanya praeksistensi. Banyak. Ada di antara kita mengaku Kristen, tetapi ada loh yang tidak mengakui praeksistensi Tuhan Yesus. Sang firman yang sudah ada sebelumnya, itulah yang datang kepada kita di bumi ini. Yohanes 1 ayat 1. Firman itu bersama Allah. Firman itu adalah Allah. Dia ada sebelum dunia ada. Dan sang firman itu adalah praeksistensi Tuhan Yesus Kristus. Dan praeksistensi

51:28 ini ada banyak ayatnya di Alkitab kita yang sudah kita baca tadi. Apa? Yohanes pasal 1 ayat 1 sampai 14. Dan kemudian Yohanes 17 ayat 5. Bapa permuliakanlah aku dan Aku dengan kemuliaan sebelum dunia ada. Berarti ada praeksistensi Tuhan Yesus. Dan Tuhan Yesus juga menyatakan kepada orang-orang Israel sebelum Abraham ada, anihu ego emi. Dan orang-orang Israel itu mencemoh dia, "Umurmu belum genap 40, tapi engkau mengatakan bahwa Abraham itu bahkan ada setelah engkau." Tidak

52:16 mungkin itu terjadi. Bahkan dalam Filipi 2 ayat 6 sampai 7 menuliskan tentang sang putra, sang firman yang kenosis mengosongkan dirinya. Dan demikianlah Kolose 15 ayat 17 sungguh memberikan pujian kepada Tuhan Yesus Kristus bahwa ia Yesus Kristus adalah gambar Allah yang tidak kelihatan, yang sulung, lebih utama dari segala yang diciptakan. Karena di dalam dia telah diciptakan segala sesuatu. Dan ini sama dengan tulisan Rasul Yohanes dalam Yohanes 1 ayat 3. Yang ada di surga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan

53:01 yang tidak kelihatan, baik singgahsana maupun kerajaan, baik pemerintah maupun penguasa, segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia. Dan di sini lebih ditegaskan mengenai praeksistensi Tuhan Yesus. Ia terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu di dalam Dia. Jadi inkarnasi adalah sang putra logos yang menambahkan natur manusia di dalam sang firman itu. Makanya kenapa sih kok trinitas itu susah dipahami oleh sesama agama-agama Ibrahimi.

53:46 Mereka bisa menerima Bapa adalah Allah. Mereka bisa menerima Roh Kudus adalah Allah. Walaupun ada satu yang ambigu, Roh Kudus itu Allah apa Jibril? Ya, ambigu. Tapi mereka bisa menerima bahwa Roh Kudus adalah Roh Allah. Mereka bisa menerima. Tapi yang enggak bisa menerima adalah ketika Tuhan Yesus adalah Allah. Jadi di mata saya, setiap orang yang sudah dapat mengimani Yesus Kristus adalah Tuhan Allah. dan juru selamat. Bagi saya, dia dengan sendirinya sudah mengimani apa itu trinitas.

54:35 Karena titik krusial di dalam trinitas itu adalah di dalam eksistensi sang putra. Jadi kalau orang sudah mengimani Yesus Kristus adalah Allah dan Juru Selamat, ya sudah dia percaya trinitas. Enggak usah kita kata-katain lagi walaupun deskripsinya beda dengan kita. Karena iman setiap dari kita itu tahapan-tahapannya berbeda. Enggak harus sama dengan para sarjana teologi. Kan Tuhan bisa berbicara dengan orang yang paling sederhana. Firman bisa dibaca oleh orang yang lulusan SD sampai profesor. Makanya di situ saya percaya bahwa

55:21 setiap firman dalam terjemahan terjelek sekalipun itu bukan kata-kata yang mati, tetapi di situ ada firman Allah. Roh Kudus memberikan pengertian sesuai pengertian dia. Jadi enggak boleh semua orang itu harus disamaatakan pengertiannya seperti sarjana teologi. Bapak-bapak, Ibu-ibu, kita bisa menjadi pengikut Tuhan walaupun kita menjadi manusia terbodoh sekalipun Tuhan bisa memberikan jalannya. Dan demikianlah kita memahami bahwa firman yang kekal itu mengambil natur manusia

56:07 dan praeksistensi. Tuhan Yesus menjelaskan mengapa ada inkarnasi tanpa praeksistensi tidak ada tritunggal. Jika putra tidak punya keberadaan sebelum kelahirannya, maka tidak ada istilah Bapa mengutus sang putra. Tidak ada relasi trinitas yang kekal. Dan demikianlah sang firman telah ada sejak mulanya. Maka demikianlah kita jangan takut, jangan khawatir untuk menggunakan kata inkarnasi. Karena memang Allah menjadi daging, Allah menjadi manusia sama dengan kita

56:53 manusia. Maka ayat utama kita yang biasa kita bacakan pada setiap Natal dan menjadi pesan Natal buat kita semua. Yohanes 3 ayat 16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan anaknya yang tunggal supaya setiap orang yang percaya kepadanya tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal. Anda amin di sini kita adalah orang-orang yang mahal. Kenapa kita orang-orang yang mahal? Kita ditebus oleh darah yang mahal. Maka jangan kau jual imanmu demi

57:40 semangkok kacang merah yang mungkin itu berupa jabatan, berupa kekayaan, atau berupa yang lain. Hidup kita itu enggak akan sebanding dengan kekekalan yang akan kita terima. Amin. Di sini maka marilah kita menyongsong Natal dengan suatu paradigma yang baru. Bahwa kita adalah orang-orang yang ditebus. Mari kita berdoa. Bapa, kami mengucap syukur bahwa kami adalah orang-orang yang mahal, orang-orang yang dipermuliakan oleh karena kebaikan-Mu ya Bapa yang Engkau seperti seorang suami yang memenangkan istrinya kembali dengan

58:26 harga nyawa, dengan darah-Mu yang mahal itu ya Tuhan. Tuhan ajari kami hari demi hari untuk menghargai pengorbanan-Mu. Engkau sebagai korban, sebagai harga mendekat. Kami yang dulu terpisah oleh karena dosa, tetapi kami dipersatukan oleh kematian-Mu yang telah menebus kami. Ya Tuhan, kiranya kami boleh menyongsong peringatan Natal dengan suatu paradigma yang baru. Bahwa kami adalah orang-orang yang ditebus. Terpuji nama-Mu ya Tuhan. untuk kebaikan-Mu. Besemen Fuodes H Elohim Ehad. Di dalam nama Bapa dan Putra dan Roh

59:11 Kudus Allah yang esa. Amin. [musik] Hari dengan nyanyian surga [musik] berkembang di seluruh dunia. Sukacita [musik] dalam pujian. Sambut dia sang raja. Hei, di bebeklehem kota kecil bersinar [musik] bintang terang sebagai tanda Dialah Allah [musik]

1:00:00 inkarnasi ke bumi dan namanya disebut [musik] orang yang sungguh ajaib. Allah [musik] perkasa, Bapa yang kekal. Dia sang raja damai. Yesusku [musik] Engkau Rajaku, Engkau mulia, Engkau ajai. Segala [musik] hormat sembah pujian bagi Yesus sang [musik] raja dan namanya disebut orang penasihat yang sungguh

1:00:48 ajaib. Allah [musik] perkasa, Bapa yang kekal. Dia sang raja damai. [musik] Yesusku, Engkau [musik] Rajaku, Engkau mulia, Engkau ajai Juru [musik] Selamat dunia, sambut dia sang [musik] raja.

1:01:35 [musik] Dihan kota kecil [musik] bersinar bintang terentang sebagai tanda dialah [musik] Allah inkarnas. ke bumi dan namanya disebut orang. Nasihat yang sungguh ajaib. Allah perkasa, [musik] Bapa yang kekal. Dia sang raja damai. Yesusku [musik] Engkau Rajaku, Engkau mulia, Engkau [musik] ajaib.

1:02:23 Segala hormat sembah pujian bagi [musik] Yesus sang raja dan namanya disebut [musik] orang penasihat yang sungguh ajaib. Allah [musik] perkasa, Bapa yang kekal. Dia sang raja damai. [musik] Raja dia sang raja. Yesusku, Engkau [musik] rajaku. Engkau mulia, Engkau ajaib. Juru [musik] selamat dunia sangti sang raja. [musik]

1:03:09 Juru selamat dunia [musik] sambut dia sang raja [musik]

Share

Ringkasan Video YouTube