PEMBELAJARAN ONLINE-SMK MEDIKA SAMARINDA-RAMAYANA SMD SQUARE " BERSAMA MARIA MARSELA, S.Pd., Gr.

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang median dan modus dalam statistika, baik untuk data tunggal maupun data kelompok. Dijelaskan mengenai penerapan median dan modus dalam kehidupan sehari-hari, cara menghitungnya, serta contoh-contoh soal.

  • Median membantu melihat nilai tengah yang lebih adil dan mewakili kondisi umum.
  • Modus membantu mengetahui nilai yang paling umum atau sering muncul, berguna dalam pengambilan keputusan.

Pendahuluan

Guru matematika SMK Medika Samarinda, Maria Marcela, memperkenalkan materi tentang median dan modus data tunggal serta data kelompok. Statistika, termasuk median dan modus, sudah dipelajari sejak SMP. Tujuan pembelajaran adalah memahami penerapan dan cara menentukan median serta modus dalam berbagai jenis data.

Penerapan Median dalam Kehidupan Sehari-hari

Median melatih berpikir kritis terhadap data, membantu melihat nilai tengah yang lebih adil, dan mengajarkan untuk tidak asal percaya angka. Median digunakan dalam banyak bidang seperti nilai ujian, gaji, dan harga rumah karena lebih mewakili kondisi umum. Median adalah nilai tengah dari data yang sudah diurutkan, membagi data menjadi 50% di bawah dan 50% di atas, serta menunjukkan nilai yang paling mewakili suatu populasi data.

Median Data Tunggal

Median adalah nilai tengah setelah data diurutkan, dilambangkan dengan ME. Untuk data tunggal, tentukan median dengan mengurutkan data dari terkecil hingga terbesar, lalu cari nilai tengahnya. Jika data besar, gunakan rumus: untuk n ganjil, ME = x(n+1)/2; untuk n genap, ME = (x(n/2) + x(n/2 + 1)) / 2. X menyatakan suku ke berapa dan n adalah banyaknya data.

Contoh Soal Median Data Tunggal

Diberikan contoh soal untuk data ganjil dan genap. Untuk data ganjil, setelah diurutkan, nilai tengah langsung diambil. Untuk data genap, dua angka di pertengahan data diambil, dijumlahkan, lalu dibagi dua. Frekuensi kumulatif digunakan untuk menentukan suku ke-25 dan ke-26 pada data genap.

Median Data Kelompok

Untuk data kelompok, median ditentukan dengan rumus ME = B2 + C (1/2N - F) / F. ME adalah median, B2 adalah tepi bawah kelas median, C adalah lebar kelas, N adalah banyaknya data, F besar adalah frekuensi kumulatif sebelum kelas median, dan F kecil adalah frekuensi kelas median.

Contoh Soal Median Data Kelompok

Diberikan contoh soal tes matematika terhadap 40 siswa. Langkah-langkahnya adalah menentukan kelas median (1/2 * n), mencari tepi bawah kelas median, menentukan panjang interval kelas, frekuensi kelas median, banyaknya data, dan frekuensi kumulatif sebelum kelas median. Semua nilai disubstitusi ke dalam rumus median data kelompok untuk mendapatkan hasilnya.

Iklan SMK Medika Samarinda

Disisipkan iklan tentang SMK Medika Samarinda yang menawarkan berbagai jurusan seperti asisten layanan kesehatan, analis kesehatan, teknik otomotif, desain grafis, administrasi perkantoran, dan bisnis daring. Sekolah ini juga memiliki kegiatan ekstrakurikuler dan fokus pada pembinaan karakter. Pendaftaran gratis dengan biaya terjangkau dan fasilitas asrama.

Modus dan Penerapannya

Modus adalah nilai yang paling umum atau sering muncul dalam suatu data. Penerapannya dalam kehidupan sehari-hari sangat sering tanpa disadari. Modus digunakan untuk mengetahui nilai yang paling umum, ukuran atau pilihan yang paling sering dipakai, dan sebagai salah satu analisis untuk mengambil keputusan yang tepat.

Contoh Penerapan Modus

Contoh penerapan modus di sekolah adalah dalam pemilihan ekstrakurikuler. Jika futsal menjadi pilihan terbanyak, sekolah dapat menambah jadwal futsal. Dalam dunia usaha, contohnya adalah menu kantin yang paling banyak dibeli siswa. Jika bakso paling diminati, pemilik kantin dapat memasak bakso lebih banyak dan mengurangi menu yang kurang diminati.

Modus Data Tunggal

Modus adalah nilai yang paling sering muncul atau memiliki frekuensi tertinggi, dilambangkan dengan MO. Modus data tunggal sangat mudah dicari, yaitu dengan melihat frekuensi data tertinggi. Contoh soal diberikan untuk menentukan modus dari data yang diberikan.

Modus Data Kelompok

Modus data kelompok dirumuskan sebagai MO = BO + L (D1 / (D1 + D2)). BO adalah tepi bawah kelas modus, L adalah lebar kelas, D1 adalah selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya, dan D2 adalah selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya.

Contoh Soal Modus Data Kelompok

Diberikan contoh soal mencari modus pada data kelompok. Langkah-langkahnya adalah menentukan kelas modus (frekuensi tertinggi), menentukan tepi bawah kelas modus, menghitung D1 dan D2, serta menentukan panjang interval kelas. Semua nilai disubstitusi ke dalam rumus modus data kelompok untuk mendapatkan hasilnya.

Kesimpulan

Median dan modus adalah cara untuk memahami data dengan benar. Median menunjukkan nilai tengah yang mewakili kondisi kebanyakan orang, sedangkan modus menunjukkan nilai yang paling sering muncul. Median membantu melihat kondisi umum secara adil, dan modus membantu mengetahui kebiasaan serta mengambil keputusan yang tepat. Keduanya membantu membaca data dengan jujur dan mengambil keputusan yang lebih baik dalam kehidupan sehari-hari.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:02 [musik] Hai semuanya, selamat bergabung di channel YouTube SMK Medika Samarinda. Kembali lagi bersama saya, guru matematika dari SMK Medika Samarinda, Maria Marcela. Pada hari ini saya akan membawa materi ajar yang berjudul median dan modus data tunggal dan data kelompok. Pasti kalian tidak asing dengan kalimat statistika. Statistika sudah diperkenalkan dari SMP. Nah, termasuk materi median dan modus data tunggal dan juga data kelompok.

0:50 Tujuan pembelajaran hari ini yang pertama mengetahui penerapan analisis median dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan median data tunggal dan data kelompok mengetahui penerapan analisis modus dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan modus data tunggal dan juga data kelompok. Apa sih itu median? Apa penerapannya dalam kehidupan? Kadang kita mempelajari sesuatu, kita harus tahu gunanya apa dan diterapkan untuk apa. Nah, di sini ternyata mempelajari statistika dalam mencari nilai median pada suatu data yang pertama melatih berpikir kritis terhadap data. Kita belajar melihat data dengan teliti. Bukan hanya sekedar

1:35 menghitung. Kalau ada nilai yang terlalu tinggi atau nilai terlalu rendah, median membantu melihat nilai tengah yang lebih adil. Yang kedua, median mengajarkan kita tidak asal percaya angka. Terkadang angka juga tidak menggambarkan suatu kondisi secara relevan. Sehingga kita harus melihat bukan hanya dari rata-rata tetapi bagaimana kondisi sebenarnya yang terjadi. Yang ketiga, median digunakan dalam banyak bidang. Salah satu nilai ujian, gaji, harga rumah. Karena median lebih mewakili kondisi umum yang terjadi di kehidupan pada zaman sekarang. Contoh, median adalah nilai tengah dari

2:20 data yang sudah diurutkan. Median membagi data menjadi 50% data di bawah, 50% data di atas. Media menunjukkan nilai yang paling mewakili suatu populasi data. Misalkan nilai siswa 60, 70, 72, 75, 80, 90. Di mana kalau kita menghitung median dengan jumlah data genap, kita akan mengambil nilai tengah yaitu 72 dan 75 dijumlahkan kemudian dibagi 2 sehingga memperoleh median 73,5. Jika saja KKM sebesar 70, maka median di atas KKM yang berarti sebagian besar siswa sudah paham. Artinya 50% ke atas

3:09 siswa sudah paham terhadap nilai ujian. Maka dapat diputuskan bahwa remedial tidak perlu dilaksanakan untuk seluruh kelas. Median atau nilai tengah. Median adalah nilai yang berada di tengah setelah data diurutkan. Median dilambangkan dengan huruf M E. Untuk menentukan nilai median, data tunggal dapat dilakukan dengan cara yang pertama mengurutkan data kemudian dicari nilai tengahnya. Jadi pertama sebelum kita mengerjakan soal kita harus urutkan data dari terkecil sampai terbesar. itu wajib supaya memudahkan kita untuk mencari nilai tengahnya khusus untuk

3:56 data tunggal. Jika banyaknya data besar setelah data diurutkan, maka kita dapat menggunakan rumus. Nah, untuk n ganjil di mana m = x1/2 n + 1. Khusus untuk genap me = xn/2 + xn/2 + 1 / 2. Diingatkan kembali bahwa x1/2 itu adalah menyatakan suku ke berapa. N adalah banyaknya data. Contoh soal kedua untuk khusus median data tunggal. Nah, untuk jumlah data

4:42 ganjil dan genap dari data di bawah ini, tentukan mediannya untuk nomor 1 2 5 4 5 6 7 5 9 8 468. Pertama penyelesaiannya kita harus mengurutkan data dari terkecil sampai terbesar. Untuk nomor satu diketahui bahwa untuk suku pertama yaitu dua, suku kedua 4, suku ketiga 4 sampai seterusnya suku ke-13 yaitu 9. Ternyata jumlah data berjumlah ganjil. Nah, ternyata kalau ganjil otomatis kita akan mengambil nilai di tengah yaitu x7 atau suku ketujuh di mana suku keet7

5:27 bernilai 6 sehingga tidak perlu ada perhitungan karena jumlah data berjumlah ganjil. Kemudian nomor dua, banyaknya data dengan N50 genap. genap. Berarti ada dua angka yang diambil di pertengahan data, yaitu karena jumlah data 50 di mana n / 2 = 50 / 2 adalah 25. Maka kita akan mengambil suku ke-25 + x50 + 1 yaitu 25 + 1 26 suku ke-26. Untuk menentukan jumlah suku 25 dan 26

6:12 suku dengan nilai skornya berapa? Pertama kita bisa menggunakan frekuensi kumulatif atau disebut sebagai jumlah frekuensi. Di sini ada saya sajikan angka 3 8 ini adalah disebut jumlah frekuensi. 3 + 5 = 8. 8 + 6 14. 14 + 8 adalah 22. 22 + 12 34 + 6 40 + 7 = 47 + 3 = 50 ternyata x 50 / 2 adalah 25. Otomatis suku ke-25 yaitu di antara 34

6:59 dan 26. sehingga nilainya adalah kita totalkan, maka dapatlah mediannya adalah 6. Berikutnya adalah median data kelompok. Jika data yang tersedia merupakan data kelompok atau bergolong, artinya data dikelompokkan ke dalam interval-interval kelas yang sama panjang. Untuk mengetahui nilai mediannya dapat ditentukan dengan rumus ME B2 + C 1/2N - F / F. Nah, di sini ME itu adalah singkatan

7:44 atau simbol dari median. B2 tepi bawah kelas median. C adalah lebar kelas atau panjang interval kelas. N besar banyaknya data atau jumlah atau total frekuensi. F besar adalah frekuensi kumulatif kurang dari sebelum kelas media. F kecil adalah frekuensi kelas media. Contoh soal ketiga yaitu median data kelompok. Tentukan median dari data tes matematika terhadap 40 siswa kelas 11 layanan kesehatan C yang digambar pada tabel frekuensi di bawah ini.

8:33 Di sini disajikan bahwa nilai 40 sampai 49 dengan jumlah frekuensi 4, 50 sampai 59 adalah 5. 60 sampai 69 adalah 14. 70 sampai dengan 79 adalah 10. 80 sampai 89 adalah 4. 90 sampai 99 adalah 3. Pembahasan banyaknya data ada 40. Nah, karena banyak data adalah 40, otomatis jumlah data bernilai genap. Pertama, kita harus menentukan kelas median atau letak mediannya pada tabel,

9:19 yaitu 1/2 * n. Karena n adalah banyaknya data, maka dikali 40. 1 * 40 / 2. 40 / 2 adalah 20. Nah, 20 kita harus cari di frekuensi kumulatif. Ketika kita menghitung pada tabel distribusi frekuensi, pertama kita akan tulis 4 sama ya dengan jumlah frekuensi awal lalu ditambah dengan frekuensi kelas kedua yaitu 4 + 5 = 9. 9 + 14 adalah 23. 23 + 10 adalah 33. 33 + 4 adalah 37.

10:09 37 + 3 adalah 40. Nah, di sini letak kelas median yang telah kita tentukan adalah kita memperoleh 20. Karena 9 + 14 adalah 23 dan 20 termasuk pada kelas 2 dengan frekuensi kumulatif 23. Maka kita memperoleh kelas median yaitu pada interval 60 sampai dengan 69. dengan frekuensi 14 dengan frekuensi kumulatif adalah 23. Sehingga interval ini kita nyatakan sebagai kelas median atau letak mediannya.

10:54 Kemudian yang kedua, kita akan mencari tepi bawah kelas median. Karena kita telah mengetahui kelas median interval 60 sampai dengan 69, yaitu kita bisa menggunakan dua cara. Nah, dua cara, yaitu yang pertama 59 + 60 / 2 memperoleh 59,5. Kita juga bisa menggunakan cara kedua yaitu dengan mengkurangkan tepi bawah yaitu 60 - 0,5. Memperoleh yang sama yaitu 59,5. Hasilnya tetap sama walaupun caranya berbeda. Kalian bisa memilih cara yang mana kalian pahami yang dan C. C adalah panjang interval

11:42 kelas. Panjang interval kelas jika kita cari secara manual, kita bisa mengurutkan seluruh data sepanjang interval. Misalkan data yang kita urutkan interval pertama 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49. Di mana kalau kita mau mencari panjang interval kita harus tetap menghitung 40-nya. Tidak boleh loncat. 40-nya juga dihitung sampai angka terakhir yaitu 49. Ternyata jumlah angka dalam interval terdapat 10 angka. Nah, jadi panjang interval yang kita peroleh adalah 10 angka. Kemudian F kecil. F kecil adalah

12:31 frekuensi kelas median. Karena letak kelas kita telah ketahui, maka frekuensinya adalah 14. Kemudian N besar. N besar adalah banyaknya data. Banyaknya data adalah 40. Kemudian F besar yaitu frekuensi kumulatif sebelum kelas median. Kita telah ketahui bahwa frekuensi kumulatif kelas median adalah 23. Berarti kalau sebelum kelas median adalah 9. Sehingga kita memperoleh frekuensi kumulatif sebelum kelas median adalah 9. Setelah itu kita akan substitusi semua angka yang kita peroleh ke dalam rumus median data kelompok.

13:18 Diketahui bahwa tepi bawah kelas median adalah 59,5 + 10 * 1/2 * 40 - 9 / 14. Pertama, dalam mengerjakan ini kita harus mengerjakan yang di dalam kurung terlebih dahulu. Tidak boleh di luar karena hasilnya akan berbeda. Sehingga kita harus mengerjakan di dalam kurung. Pertama, setelah kita peroleh perhitungan 1/2 * 40, diperolehlah 20 - 9 yaitu 11 / 14 memperoleh 0,786. Ini digenapkan ya, digenapkan ke atas atau dibulatkan ke atas sehingga diperoleh 0,786 * 10. Karena dikali 10 diperolehlah

14:07 7,86. 59,5 + 7,86 sebesar 67,36. Maka median yang diperoleh pada data ini adalah 67,36. Oke, sekarang kita akan melihat iklan dari SMK Medika Samarinda. Kui yang mau join dan masuk di SMK Samarinda. Galau mau lanjut ke mana. [musik] Bingung cari sekolah yang gue banget. Stop drama. Di sini kita memang beda. Siap punya skill yang nyata.

14:52 Yuk, lihat. Kenapa itu spektakuler? Kami cetak tenaga asisten layanan kesehatan yang bukan cuma terampil tetapi juga melayani dengan sepenuh hati. Siap bekerja dan siap lanjut kuliah. [musik] Di sini kalian bisa dapat belajar meraciik dan distribusi obat yang aman. Dunia kesehatan ada di tangan kalian. [musik] Bongkar rahasia di balik data kesehatan. Di sini kami mengajarkan kalian analisis akurat yang sangat dibutuhkan di dunia medis. [musik] Bukan hanya cuman bongkar pasang, tapi ahli di bidang teknologi engine management system. Siap jadi mekanik

15:39 andal anti mogok. [musik] Jadikan imajinasi mucuan, belajar desain, fotografi, dan videografi yang memang beda. Langsung jadi konten kreator profesional. [musik] Jago administrasi, menguasai teknologi digital, mahir berkomunikasi. Kami siapkan kamu menjadi manajer mata depan. [musik] Halo, Kakak. Jangan lupa dicek out ya. Kipik VIP. Jual apa saja, di mana saja dan kapan saja. Kuasai digital marketing dan e-commerce. Lulus langsung jadi pengusaha spektakuler. [musik] Hidup di Medika enggak cuma di kelas aja. Ada 32 ex schol menarik yang bikin kita gak sempat galau. Mulai dari seni sampai olahraga. Semua ada. [musik]

16:30 [musik] Id [musik] from what I want. [musik] Kami tahu skill tambah karakter itu nol. Di Medika kami bangun pondasi berkarakter yang kuat seimbang antara ilmu dan iman. SMK Medika [musik] Samarinda mengembangkan peminaan IMT secara berkelanjutan melalui kegiatan salat

17:16 duha dan zuhur berjamaah serta program baca tulis Alquran dan pembinaan iman bagi peserta didik nonmuslim. [musik] Kami berkomitmen menciptakan lulusan yang berkarakter serta berakhlak mulia. Saatnya pilih sekolah yang bukan cuma ngasih ilmu, tapi juga masa depan. Gabung di [musik] SMK Medika Samarinda. Pendaftaran gratis, bebas uang SPP, ruang gedung, uang praktik, uang buku, dan biaya ujian kompetensi. Cukup biaya baju, atribut, dan [musik] uang admin 2,7 juta bagi yang mampu dan bisa dicicil. Untuk yang tinggal di luar daerah [musik] juga ada asrama yang aman dan nyaman. Yuk, gabung. Tempat pendaftaran Jalan Padat Karya nomor 46ing [musik] Jalan Langsat nomor 1 Foro. Dan untuk

18:02 via online bisa hubungi nomor 08528175549. [musik] SMK Medika Samarinda [musik] spektakuler berkarakter mem galau. Masa depanu dimulai di sini. Wah, keren banget nih, Guys. Jadi kalau kalian ada sanak, keluarga, tetangga yang mau join masuk jadi siswa SMK Medika Samarinda, kita tunggu ya dan bisa ketemu dengan saya sebagai guru matematikanya. Oke, kita lanjut materi

18:51 berikutnya yaitu materi modus. Hmm, apa itu modus? Apa penerapannya dalam kehidupan sehari-hari? Kadang kita pelajari di sekolah, kita tidak tahu penerapannya dalam kehidupan nyata. Ternyata modus itu sangat sering sekali muncul di kehidupan kita tanpa kita sadari. Ternyata modus dalam sestika adalah untuk mengetahui nilai yang paling umum, ukuran atau pilihan yang paling sering dipakai dan salah satu analisis untuk mengambil keputusan yang tepat. Wah, keren nih modus. Ternyata kita enggak tahu.

19:37 Ternyata selama ini dalam kita mengambil keputusan salah satu tindakan menganalisis dengan menggunakan modus. Contoh penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya penerapannya di sekolah. Terdapat pilihan ekstrakurikuler di sekolah yang dipilih oleh siswa. Misalnya ada siswa beberapa siswa pilih pramuka, futsal, futsal, futsal. PMR. Ternyata dari data yang diperoleh futsal adalah salah satu pilihan terbanyak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa modus dari data ini adalah futsal. Artinya futsal jadi pilihan terbanyak dan paling banyak diminati oleh siswa.

20:24 Maka dapat diperoleh sebuah keputusan bahwa sekolah bisa menambah jadwal futsal atau menyediakan pelatih tambahan. Nah, dari data tersebut kita bisa banyak memperoleh keputusan-keputusan yang tepat dan tentunya efisien dan efektif. Kemudian contoh kedua ini, contoh kedua bisa kita terapkan dalam dunia usaha atau bisnis. Jadi, matematika itu tidak melulu soal hitung-hitungan. Ternyata dalam memprediksi atau menganalisis suatu pasar, kita bisa menggunakan modus. Misalkan menu kantin yang dibeli siswa, ada bakso, bakso, nasi goreng, bakso mie ayam. Dari data ini dapat diketahui

21:09 bahwa bakso adalah menu yang paling banyak diminati oleh siswa selama berbelanja di kantin. Sehingga keputusan yang diambil oleh pemilik usaha, kantin dapat memaksa bakso lebih banyak. Yang kedua, mengurangi menu yang kurangin kenapa harus memasak bakso lebih banyak? Karena banyak yang minat. Yang kedua, kenapa harus mengurangi menu yang kurang diminati? Untuk mengefisiensi biaya pengeluaran yang tidak perlu. Sehingga tanpa kita sadari bahwa dunia usaha juga merupakan menerapkan ilmu statistika dalam

21:55 mengambil keputusan yang bijak dan efektif demi perkembangan usaha mereka. Jadi memang penerapan statistika ini sangat luas jika kita tahu bahwa penerapan yang diterapkan merupakan ilmu bagian dari statistika itu sendiri. Selanjutnya modus. Modus atau nilai yang pada umumnya nilai yang paling sering muncul di suatu data. Modus ialah nilai yang paling sering muncul atau nilai yang mempunyai frekuensi tertinggi. Modus dilambangkan dengan huruf MO atau disingkat MO supaya kita bisa lebih singkat membacanya. Modus data tunggal sangat mudah dicari

22:42 ya, di mana frekuensi data tertinggi. Contoh tentukan modus dari data di bawah ini. Untuk bagian A 2 411 57 89 55 10. Yang pertama untuk menjawabnya kita harus mengurutkan data terlebih dahulu. Harus urutkan data dari terkecil sampai terbesar. Satunya ada tiga, 2, 4, dan lianya berjumlah 3, 7 8 9 10. Ternyata nilai yang paling sering muncul yaitu 1 yang

23:27 munculnya sebanyak tiga kali dan 5 munculnya sebanyak tiga kali sehingga modus dari data tersebut adalah 1 dan 5. Kemudian frekuensi pada tabel. Nah, di sini untuk soal B, perhatikan tabel di bawah ini. Nah, di sini dapat kita ketahui bahwa nilai yang paling tinggi dengan frekuensi paling tinggi adalah nilai 6 dengan frekuensi 14. Ibu, ee frekuensi itu apa, Bu? Ya, ya. Frekuensi itu adalah banyaknya data. Misalkan empat. Jika kita urutkan datanya seperti ini, maka empatnya muncul sebanyak lima

24:14 kali. Dan lianya kita urutkan seperti data a, maka lianya muncul sebanyak 10 angka dan ennya muncul sebanyak 14 angka dan 7 muncul sebanyak 6 angka. Nah, jadi frekuensi itu adalah banyaknya data sebanyak dengan nilai yang di ada di dalam tabel distribusi frekuensi. sehingga kita dapat mudah menentukan modus dari tabel distribusi frekuensi ini. Karena frekuensi pada tabel paling tinggi adalah 14, maka modus data ini adalah 6. Median data kelompok

25:01 atau modus data kelompok dirumuskan sebagai MO dengan BO + L kecil D1/D1 + 2. BO yaitu tepi bawah kelas median. L adalah lebar kelas atau disebut sebagai panjang interval kelas. D1 adalah selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sebelumnya. D2 adalah selisih frekuensi kelas modus dengan kelas sesudahnya. Contoh soal keempat. Nah, di sini contoh soal keempatnya adalah kita mencari modus pada data kelompok. Tentukan modus dari data pada tabel di bawah ini.

25:48 Kita akan bahas. Nah, frekuensi modusnya 18, kelas modusnya 65 sampai 69. Kok bisa dapat seperti ini, Bu? Kok bisa langsung jawaban? Oke, pertama Ibu jelaskan bahwa kita harus menentukan kelas modus. kelas modus itu kita akan mengambil frekuensi yang paling tinggi. Nah, pada tabel ini diperoleh bahwa frekuensi yang paling tinggi adalah 18 dengan interval 65 sampai 69. Nah, maka kita ketahui bahwa interval kelas 65 sampai 69 disebut sebagai kelas modul dengan modusnya adalah 18 dan tepi bawah frekuensi modus

26:35 atau B0 adalah 60,5. Gimana, Bu menentukan tepi bawah kelas modus? Nah, ini 65 tepi bawah kelas modus kita kurang sama kayak median tadi kita kurang 0,5 maka 65 - 0,5 adalah 64,5. D1 adalah selisih frekuensi sebelum kelas modus. Nah, di sini saya ada tandai warna kuning sebelum kelas modus adalah enaka D1 - 6 = 12.

27:21 D2 adalah selisih frekuensi kelas modus sesudah kelas modusnya. Nah, kalau sesudah berarti lewat dari kelas modusnya. Nah, kalau pada tabel ini saya tandai warna hijau yaitu 9. Maka 18 - 9 adalah 9. L panjang interval kelas atau lebar kelas. Nah, kalau di sini kita bisa menggunakan dua cara. Yang pertama 69,5 - 64,5 yaitu 5. Maka lebar panjang kelasnya adalah 5. Kalau kita hitung manual bisa juga 65 66 67 68 69. yaitu kita bisa hitung ternyata dari interval ini

28:08 terdiri lima angka panjang interval kelasnya maka 5 angka setelah kita peroleh semuanya kita bisa substitusi ke dalam rumus mo = b0 + d1/d1 + 2 * l pertama kita harus menghitung ini dalam kurung tidak boleh kalau tidak dalam kurung dulu takutnya kalau tidak dalam kurung hasilnya berbeda. Nah, di sini kita substitusi 64,5 di mana di sini kita 12 dibagi 21 kita bagi dulu baru dikali 5 maka diperoleh 2,86 maka 64,5 + 2,86 = 67,6.

28:56 sehingga kita peroleh ee jadi hasil modus data ini adalah 67,36. Mudah bukan? Ya, mudah bukan mempelajari, menentukan median dan modus. Jadi memang selama kita mau berusaha belajar terus-menerus pasti kita bisa. Tidak ada yang sulit selama kita belajar dan berusaha. Jadi kesimpulan pada materi pada hari ini yaitu median dan modus adalah cara untuk memahami data dengan benar. Median menunjukkan nilai tengah yang mewakili kondisi kebanyakan orang atau populasi terbanyak sehingga kita tidak bisa langsung menyimpulkan suatu data

29:44 bahwa misalkan aja ee dari gaji misalnya kita pakai contoh gaji. Oh, ternyata masyarakat Indonesia memiliki gaji 20 juta ke atas rata-rata. Oh, itu rata-rata kalau kita hitung secara melihat dari data rata-rata. Tetapi kalau kalau kita lihat nilai tengahnya ternyata tidak sampai 20 yang artinya sebagian besar tidak semua masyarakat Indonesia mendapat 20 juta ke atas. Masih ada yang di bawah. Oleh karena itu, median kita gunakan untuk menganalisis data agar dapat mewakili kondisi kebanyakan orang. tidak melihatkan titik poin dari rata-rata itu

30:31 sendiri. Kemudian modus menunjukkan nilai yang paling sering muncul atau yang paling umum. Median membantu kita melihat kondisi umum secara adil, tidak mudah tertipu oleh angka hingga mengambil kesimpulan yang keliru. Ya, kesimpulan keliru itu bahaya. Walaupun oleh karena itu dengan ada media dan modus kita tidak mudah mempercaya suatu data. kita harus analisis dulu untuk mengetahui kebenarannya. Sedangkan modus membantu kita mengetahui kebiasaan, menentukan pilihan terbanyak, mengambil keputusan yang tepat. Sehingga kesimpulan yang kita peroleh pada pembelajaran hari ini, media dan modus membantu kita membaca data dengan jujur dan mengambil keputusan yang lebih

31:17 baik dalam kehidupan sehari-hari. Oke, sekian dari materi pada hari ini. Senang berjumpa dengan kalian semua. Sehat-sehat semua di rumah ya. Sampai jumpa. [musik] Oh my God. Dah. by [musik]

Share

Ringkasan Video YouTube