SUAMI HARUS DENGAR INI BIAR KELUARGAMU BAHAGIA - PETER GUNTUR

Peter Guntur www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas tentang tugas suami dalam keluarga Kristen berdasarkan firman Tuhan. Beberapa poin utama yang ditekankan adalah:

  • Suami harus mengasihi istri dan tidak berlaku kasar.
  • Suami harus menjadi imam dan pemimpin rohani dalam keluarga.
  • Suami harus mencukupi kebutuhan keluarga dan memperlakukan istri dengan hormat.
  • Hubungan suami istri mencerminkan hubungan Kristus dengan jemaat.
  • Pentingnya pertobatan dan perubahan bagi suami agar keluarga menjadi berkat.

Pendahuluan

Pembahasan mengenai tugas suami agar keluarga berjalan sesuai dengan ketetapan Ilahi, menjadi berkat, pemimpin, dan hidup dalam damai sejahtera serta takut akan Tuhan. Suami perlu memahami tugasnya agar berfungsi dengan tepat dalam pernikahan.

Kasih dan Kelembutan Suami

Kolose 3:19 menekankan agar suami mengasihi istri dan tidak berlaku kasar. Suami seringkali kurang menghargai perasaan istri yang berperan sebagai ibu rumah tangga. Tugas utama suami adalah bekerja dan mencukupi kebutuhan keluarga. Suami yang menganggur perlu bertobat. Selain mencukupi kebutuhan materi, suami juga harus peduli pada perasaan istri, menghindari sikap dan kata-kata kasar yang melukai hati istri.

Peran Suami Sebagai Pemimpin dan Imam

Suami adalah pemimpin, imam, dan otoritas tertinggi dalam keluarga, harus memberi contoh yang baik, terutama dalam mengasihi istri. Istri butuh dicintai, dimengerti, didengarkan, dan dilibatkan dalam keputusan penting. Suami harus membimbing istri dalam firman Tuhan dengan lemah lembut dan memberi contoh yang tepat. Pengalaman pribadi penulis menunjukkan bahwa dengan mengasihi dan memberi contoh, istri mengalami pertumbuhan rohani dan pernikahan menjadi harmonis.

Prioritas dalam Pernikahan

Ketika menikah, seorang pria harus meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya. Istri dan anak-anak menjadi prioritas utama setelah menikah. Mengabaikan hal ini dapat menyebabkan konflik. Orang tua harus merelakan anaknya dan berpesan agar memperlakukan anaknya dengan baik. Suami harus menerima kelemahan dan kekurangan istri, belajar mengasihi dan setia. Godaan dalam pernikahan akan selalu ada, terutama jika sudah melakukan hubungan seks sebelum menikah.

Tanggung Jawab Suami

Suami harus bertanggung jawab sepenuhnya dan menempatkan istri sebagai pendamping hidup yang utama. Jika suami tidak benar hatinya, doanya akan terhalang. 1 Petrus 3:7 mengingatkan suami untuk hidup bijaksana dengan istri, menghormati mereka sebagai teman pewaris kasih karunia kehidupan, agar doa tidak terhalang. Suami harus menghargai istri, bahkan dalam hal kecil seperti masakan, dan mengungkapkan kasih sayang melalui perkataan dan sentuhan.

Hikmat dalam Menyelesaikan Konflik

Silang pendapat dalam pernikahan adalah wajar, tetapi harus diselesaikan dengan kepala dingin dan hikmat. Jangan menyalahkan istri atau membawa-bawa keluarganya. Terima kelemahan pasangan dan jangan merasa paling benar. Anak-anak mencontoh perlakuan orang tua. Suami yang memiliki luka batin dari masa lalu perlu dipulihkan agar tidak melukai keluarga.

Kasih Kristus Sebagai Teladan

Efesus 5:25-33 menjelaskan bahwa suami harus mengasihi istri sebagaimana Kristus mengasihi jemaat. Suami harus membimbing istri dengan kebenaran firman Tuhan melalui sikap dan perlakuan. Kebutuhan istri adalah dicintai, dikasihi, didengar, dan dimengerti. Suami harus menguduskan istri dengan sikap dan tindakan yang benar. Suami harus mengasihi istri seperti mengasihi tubuhnya sendiri, merawat dan menghormatinya. Hubungan suami istri seperti hubungan Kristus dengan jemaat, harusnya bahagia, tenang, dan damai.

Kesatuan dalam Pernikahan

Laki-laki akan meninggalkan ayah dan ibunya dan bersatu dengan istrinya menjadi satu daging. Suami yang tidak bisa mengasihi istrinya yang kelihatan, sebenarnya jahat di hadapan Tuhan. Hubungan suami istri harus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Suami harus bertindak tepat seperti yang Tuhan inginkan. Suami harus mengasihi istri seperti dirinya sendiri dan istri harus menghormati suami.

Pentingnya Pertobatan dan Perubahan

Jika suami bisa menempatkan diri dengan baik, anak cucu akan menjadi berkat. Jika tidak, kehidupan keluarga bisa seperti neraka. Suami yang berzina perlu bertobat. Istri harus terus berdoa untuk suami dan melayani dengan baik. Meskipun ada yang sudah bercerai, tetap jalani kehidupan dengan Tuhan dan hiduplah kudus.

Pengalaman Pribadi dan Kesimpulan

Penulis menceritakan pengalaman pribadi ketika sakit dan dirawat oleh istri, serta ketika istri sakit dan dirawat oleh penulis. Hubungan suami istri yang saling mengerti sangat kuat dan menjadi berkat. Belajarlah untuk saling mengasihi, setia, mendengarkan, dan mengerti. Jangan saling menyalahkan atau merasa paling benar. Kelemahan istri ditutupi dengan kekuatan suami, dan sebaliknya. Jika pernikahan sedang bermasalah, Tuhan bisa memulihkan. Istri bisa memenangkan suami tanpa perkataan, tetapi dengan sikap dan tindakan.

Doa

Doa bersama untuk para suami agar dijamah dan diberikan kemampuan untuk hidup kudus, takut akan Tuhan, dan menjadi imam yang baik dalam keluarga. Doa juga dipanjatkan untuk para istri agar diberikan kekuatan untuk hidup benar dan menjadi berkat bagi pasangannya. Doa untuk kesembuhan dan pemulihan bagi yang sakit.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan belajar kebenaran firman Tuhan. Saya berdoa para suami istri mendengarkan apa yang saya sampaikan ini dan beberapa hari ke depan kita akan bahas tentang hubungan suami istri. Untuk hari ini saya mau bahas tentang tugasnya para suami supaya keluargamu itu berjalan sesuai dengan ketepatan Ilahi. Engkau berada di posisi yang tepat menjadi berkat, menjadi pemimam, jadi pemimpin dan sampai akhirnya anak-anakmu dan seluruh isi keluargamu hidup dalam damai sejahtera, hidup dalam sukacita, hidup takut akan Tuhan. Suami harus tahu dan paham tugasnya supaya ketika memimpin menikah dia berfungsi dengan tepat. Kita meski

0:48 pelajari ini dan kita mulai di ayat di Kolose pasal yang ketig ayat yang ke-19. Hai suami-suami, kasihlah istrimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia. Banyak sekali karena suami ini sudah kerja capek, kadang kurang menghargai perasaan istrinya yang di rumah yang hanya sebagai ibu rumah tangga, ngurus anak, masak, bersihin rumah, dan lain sebagainya dianggapnya hal sepilih. Dengarin baik-baik Bapak-bapak. Memang tugasmu sebagai suami engkau harus bekerja. Itu tugas utamanya suami menghidupin, mencukupin semua kebutuhan keluarganya dengan baik. Kalau hari ini ada suami yang nganggur, kamu perlu bertobat. Kamu enggak berfungsi dengan baik sebagai suami. Suami harus kerja.

1:34 Suami harus menafkahi keluarganya. Memberi tempat tinggal yang layak, memberi makan yang layak buat istrinya. Dan terutama dengarin baik-baik, hai suami-suami, kasihlah istrimu dan janganlah berlaku kasar. terhadap dia. Saya temuin banyak sekali. Kadang suaminya sudah mencukupin kebutuhan istrinya, tapi kadang tidak peduli dengan perasaannya. Sikapnya kasar, kata-katanya kasar, perlakuannya kasar. Itu melukai dan menyakiti hati istrimu. Suami engkau mesti tahu ini. Engkau harus paham fungsimu sebagai pemimpin, sebagai iman, sebagai otoritas tertinggi di dalam keluarga. Engkau harus memberi contoh yang baik, terutama kasih istrimu, istri. butuh dicintai, istri

2:22 butuh dimengerti, istri butuh didengarkan, istri perlu diajak ngomong untuk semua keputusan-keputusan besar. Libatkan istrimu dalam hal mendidik anak, libatkan istrimu. Dia bukan pajangan. Dia yang perlu dikasihi. Kalau kamu hanya beratkan anakmu atau beratkan orang tuamu, lebih baik tidak menikah. Karena ketika kita memutuskan para lelaki memutuskan untuk menikah, engkau meski paham engkau jadi pemimpin keluarga. Intimu adalah dirimu sendiri dengan istrimu yang harus dikasihi, yang harus dicintai, dan jangan berlaku kasar. Mungkin kamu enggak mukul, enggak

3:07 main tangan, tapi kata-katamu perhatikan. Jangan sampai mengeluarkan kata-kata yang menyakiti, mengeluarkan kata-kata yang melukai, berlaku kasar. seperti Nabal. Dan apa yang terjadi ketika Nabal ini sudah sangat kaya, sangat terhormat, punya karyawan, punya perusahaan dan dia berlaku kasar, berlaku jahat dan ujungnya dia berurusan dengan Tuhan kena stroke 10 hari dan akhirnya mati. Para suami, engkau harus jadi imam membimbing istrimu yang mungkin belum ngerti firman. Engkau harus bimbing dengan lemah lembut, terutama kasih contoh karena itu yang paling tepat. Waktu saya menikah dengan istri saya, saya sudah menjadi hamba Tuhan dan istri saya belum ngerti banyak

3:53 tentang firman Tuhan. Sekalipun dia jadi orang Kristen karena fokus istri saya adalah di dunia marketplace. Dan ketika menikah dengan saya, saya sebagai suami yang baik, saya akan ajarin. Saya kadang ajarin firman. Di sisi lain saya kasih contoh dalam sikap dan tindakan saya. Dan ternyata banyak sekali membuat dia mengalami pertumbuhan secara rohani. dan hidup kami sampai hari ini mesra dan hampir tidak pernah ribut. Kita saling mengerti. Pernikahan kami awal mulanya memang untuk menyatukan dua suku yang berbeda, dua latar belakang yang berbeda, latar keluarga yang berbeda. Memang gak mudah. Tapi karena saya yang ngerti firman, saya sebagai suami yang ngerti firman, saya harus hidupin firman. Saya praktikkan firman. Memang

4:38 di 6 tahun pernikahan kami tidak mudah sekali. Kami memang tidak pernah ribut dengan hal-hal yang besar menyangkut kami berdua. Tapi kebanyakan ribut karena salah paham dengan hal yang sederhana. Dan setelah 6 tahun sampai hari ini kita nikah 20 tahun tidak pernah ribut. Kita tenang, enjoy, mesra dan tambah hari tambah dekat. Itu pelajaran yang mahal yang saya sebagai hamba Tuhan sekaligus sebagai suami saya harus mencintai istri saya. Saya cukupin semua kebutuhannya. Saya kerja keras. Saya harus kasihi. Saya belajar benar-benar mengasihi dalam sikap tindakan ucapan perbuatan dan tindakan. Saya bikin nyaman kehidupan istri saya sampai hari ini. Makanya saya seringkiali ngomong ketika saya khotbah, "Saya akan berhenti jadi hamba Tuhan kalau istri saya gak bahagia hidupnya

5:24 dengan saya." Dan pas saya pastikan istri saya bahagia. Dia menikmati Tuhan melalui hidup saya. Dan saya harus benar-benar menjadi laki-laki yang tanggung jawab. Ketika seorang laki-laki menikah, dia memutuskan untuk meninggalkan ayah dan ibunya. Dia menyatu dengan istrinya. Dengarkan baik-baik para suami. Ketika engkau memilih memutuskan dengan segenap hatimu menikahi istrimu, engkau harus kasihin dia. Toh kalau sampai kamu sudah tidak suka, jangan berlaku kasar. Yang paling tidak suami engkau harus harus mengasihi istrimu. Seburuk apapun istrimu, selemah apapun, banyak kekurangan seperti apapun, bawelnya kayak apapun, ributnya kayak

6:10 apapun, Bapak, Ibu, Engkau harus benar-benar memutuskan para Bapak mengasihi istrimu karena keputusanmu dengan segenap hatimu, dengan pikiran yang sehat. kamu memutuskan untuk sangjitan mungkin lamaran mungkin dan memutuskan untuk diberkati dalam pernikahan dan kamu harus memutuskan hidup satu daging seumur hidup sampai maut memisahkan satu hati kamu meski utamakan istrimu bukan orang tuamu. Ketika kamu sudah menikah yang paling utama adalah istrimu dan anak-anakmu sebagai keluar inti baru orang tuamu. Kalau ini diabaikan, apa yang terjadi? Pasti terjadi konflik, pasti terjadi keributan. Saya pernah menonton sebuah video ketika seorang

6:57 pasangan menikah dan ketika itu orang tuanya si perempuan berkata kepada pasangan laki-lakinya. Dia berkata, "Kalau nanti kamu sudah enggak suka dengan anak saya, kamu balikin ke saya dengan baik-baik. Saya besarkan dia dengan segenap hati. Saya cintai, saya kasihin dia. Dan jangan perlakukan buruk karena saya memperlakukan baik. Saya sangat senang sekali nonton video itu. Saya berdoa banyak laki-laki hatinya berubah ketika melihat istrinya yang mungkin tidak sesuai dengan harapanmu, yang kelakuannya buruk, yang bawelnya bukan main. Engkau para suami harus tetap mengasihi karena keputusan hatimu untuk menikah dengan dia. Engkau harus terima kelemahan dan kekurangannya. Engkau harus belajar mengasihi, belajar setia.

7:43 Memang bagi orang yang waktu pacarannya sudah tidur bareng, sudah making love bareng, terus baru diberkati, di dalam pernikahanmu, kamu akan ketemu dengan banyak godaan, banyak perzinahan, mungkin perselingkuhan. Kok meski belajar komitmen karena kamu sudah menabur sebelum diberganti sudah menabur dengan perzinaan. Pasti di dalam pernikahanmu pasti ada banyak godaan dalam hal itu. Makanya kamu meski sungguh-sungguh mengasihi dan harus berlaku setia dengan istrimu. Jangan berkhianat. Jangan punya simpanan main wanita sundal kamu laki-laki. Karena kamu sudah bosan dengan bentuk badan istrimu yang sudah enggak secantik waktu dulu waktu pacaran tetap terima apa adanya. Dampingin dia diet, dampingin dia intermittent fasting, mungkin

8:30 dampingin dia olahraga supaya badannya lebih bagus lagi. Apalagi para suami eng kerja keras, cukupin semua kebutuhan keluargamu dan biaya hidup mereka. Itu jauh lebih baik sekali. Supaya apa? Nanti ketika kamu buat istrimu cantik, kamu juga akan yang menikmati hasilnya sendiri. Para suami meski bertanggung jawab sepenuhnya, belajar menempatkan istrimu sebagai orang yang benar-benar mendampingi sampai masa tuamu. Laki-laki yang dulunya mungkin berjuang bareng, di awalnya nak sukses, di awalnya susah, terus ketika sukses banyak selingkuh, bertobat dan berubah. Dengarin baik-baik. Kalau kamu hatimu gak benar, para suami, doamu terhalang dan percuma

9:15 kamu datang ibadah ke gereja, tetapi kamu menyakiti dan mengkhianati keluargamu, kamu jahat di hadapan Tuhan. Sekarang kita lihat di 1 Petrus pasal yang ke-3 ayat yang keet7. Demikian juga kamu, hai suami-suami, perhatikan. Hai suami-suami, ini khotbah untuk para suami, tapi istri juga harus dengarin. Hiduplah bijaksana dengan istrimu, bijaksana. dalam segala hal dalam mengendalikan emosi, dalam mengendalikan amarah, dalam mengendalikan kata-kata, pemilihan kata-kata dalam bersikap, memperlakukan dan lain sebagainya harus bijaksana. Bijaksana sebagai kaum yang lebih lemah, hormatilah mereka. Perhatikan istri itu ternyata sebagai

10:01 teman pewaris kasih karunia. Perhatikan. Hormatilah mereka sebagai teman pewaris dari kasih karunia yaitu kehidupan supaya doamu jangan terhalang. Bapak-bapak kalau kamu berzin berlaku kasar tidak setia kamu ndak hormatin istrimu, kamu ngomongnya nyakitin. Ngomongmu tajam, kata-katamu kasar, kamu enggak peduli, kamu enggak hormatin, kamu enggak hargain. Jadi payahnya memang kamu kasih duit lebih, kasih uang belanja lebih, tapi kamu enggak hargain apa yang dia masak. Mungkin masakannya gak enak atau enggak sesuai dengan seleramu. Hargain dengan ucapan bilang thank you, bilang I love you. Diomongin

10:47 yang baik, peluk. Dan istri itu perlu touch meaning, sentuhan penuh makna. dipeluk, dipegang tangannya, ditatap matanya, dielus kepalanya, dibilang, "I love you." Itu dia merasa aman. Semua istri senang dibilang, "Aku sayang sama kamu. Aku mencintaimu. Thank you. Kamu sudah menjadi istriku yang baik, sudah menerima aku apa adanya." Nanti Bapak Ibu kalau praktikkan apa yang saya sampaikan ini, keluargamu akan bahagia, pernikahanmu akan bahagia. Kau akan terhidar dari banyak konflik. Saya hampir setiap hari bilang, "I love you" dengan istri saya. Saya pegang, saya peluk bilang, "Thank you kamu sudah menemani saya. Kamu jadi istri yang baik. Terima kasih." Dan sampai hari ini kami tambah mesra. Ya, saya berdoa apa yang terjadi dalam keluarga saya itu

11:33 terimpartasi dengan keluarga Bapak, Ibu semuanya sehingga keluargamu pulih, utuh, dan anak-anakmu juga ngalami pemuliaan. Para suami, kalau engkau enggak hormatin istrimu sebagai teman pewaris kasih karunia, yaitu kehidupan, doamu akan jadi terhalang kalau kamu ribut, sukanya berantem, ngomong-ngomong kasar, merendahkan. Dengarin baik-baik. Ketika silang pendapat, silih pendapat, itu hal yang wajar. Saya juga seringkiali silang pendapat, silih pendapat. It's ok, gak masalah. Itu bagus malahan. Tapi kita harus menyelesaikannya dengan baik, dengan kepala dingin, dengan penuh hikmat dan pengertian. Jangan sampai nyalain istrimu dan bawa-bawa keluarganya, bawa-bawa orang tuanya, gak ada hubungannya semuanya. Ketika kita menikah, kita harus terima

12:20 kelemahan, kekurangannya dengan baik. Jangan persoalkan kelemahan karena setiap orang punya kelemahan masing-masing yang berbeda. Kalau kita ribut selalu dengan kelemahan pasangan kita dan kita merasa paling benar, nanti pernikahanmu pasti kacau. Anak-anakmu akan melihat loh. Karena anak melihat perlakuan orang tuanya, anak mencontoh sikap dan tindakan orang tuanya. Para suami eng mesti kasih contoh yang baik, kasihi, cintai, berlaku sabar. Mungkin para laki-laki engkau dulunya dulunya sebelum bertobat kamu pernah sakit hati enggak disayangin orang tuamu. Dibuang tinggal di panti asuhan. Anak lahir di luar nikah pernah digugur atau apapunlah yang Bapak Ibu alami. Tertolak dari

13:05 keluarga ribut dengan orang tuamu. Kamu lahir dari keluarga broken home orang tuamu cerai dan lain sebagainya kasar dan lain sebagainya. Berhenti sampai kamu dirimu bertobat berubah. Engu mesti pulih. Para suami kalau engkau enggak pulih, engkau akan melukain seluruh keluargamu. Istrimu akan terluka, anak-anakmu akan terluka. Kau harus memiliki hikmat dan pengertian. Engkau perlu bertobat para laki-laki. Engkau perlu bertobat. Masih ada kesempatan selama hari ini, Bapak, Ibu dengar apa yang saya sampaikan. Para suamiku kau pun bertobat. Kalau sudah berzina, kalau sudah punya selingkuhan, tinggalkan. Kalau kamu sudah tidur dengan wanita sundal, bertobat. Berubah. Masih ada kesempatan selama dengar apa yang saya sampaikan ini. Kasihi balik sama istrimu, cintai dia, terima apa adanya.

13:52 Kau akan melihat anak cucumu diberkati Tuhan. Kalau kamu tetap melakukan dosa, anak cucumu akan susah dan menderita. Karena kutuk itu diwariskan pada keturunan ketiga dan keempat. Makanya kita hari ini harus memutuskan kutuk itu dengan hidup benar dan takut akan Tuhan. Kita memilih hidup benar memutuskan untuk mencintai dan mengasihi Tuhan. Suami-suami hari ini yang masih nganggur, kamu perlu bertobat, minta hikmat Tuhan, kejar Tuhan. Kalau kamu jadi pengangguran hari ini, berdoa minta hikmat, minta divine connection, dikoneksi dengan orang-orang secara ilahi supaya diberi pekerjaan, dikoneksi, dapat pekerjaan, dapat penghasilan sehingga kamu menjadi bapak yang berfungsi buat keluargamu, buat istrimu. Sekarang kita lihat di Efesus

14:39 pasal yang kelima. Perhatikan mulai ayat yang ke 25. Hai suami, kasihilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaatnya yang telah menyerahkan dirinya baginya. Sebenarnya pernikahan itu seperti hubungan Kristus dengan jemaatnya. Kristus rela mati di kayu salib untuk menyelamatkan kita jemaatnya. Di para suami kasihlilah istrimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaatnya. Nah, ini harus ngerti dulu, harus paham dulu para suami. Kalau suaminya, "Pak, bagaimana suamiku gak bertobat? Istri yang berdoa sungguh-sungguh." Bunda besok kita akan bahas itu. Kalau suamimu belum bertobat, kamu para istri yang bertobat ya kamu yang harus

15:25 sungguh-sungguh hidup benar harus kasihin suamimu. Tapi kalau para suaminya istrimu yang enggak bertobat, sungguh-sungguh kamu harus mengasihi dia. Dan perhatikan untuk Yesus sendiri pengasihi jemaatnya untuk menyerahkan dirinya baginya untuk menguduskannya. Sesudah itu, sesudahnya ia menyucikan dengan memandikannya dengan air dan firman. Suami juga harus begitu membimbing istrinya dengan kebenaran firman Tuhan. Istri kadang gak perlu dikhotbahi. Kamu tunjukkan dengan sikap dan perlakuanmu serta ucapanmu. Istri itu melihat banget perubahan suaminya. Cinta Tuhan, mengasihi, dicintai, dimiliki, itu happy dia. Saya banyak sekali ngonselingin

16:11 ibu-ibu rumah tangga yang Bapak belur hidupnya. Dan satu yang saya pahami, kebutuhan para istri adalah dicintai, dikasihi, didengar, dimengerti. Ketika itu didapatiin, dia merasa diposisikan menjadi orang penting di dalam hatinya. Nah, Bapak Ibu, engkau harus paham ini. Terutama para suami, engkau mesti paham kebutuhan istrimu itu apa. Didengerin, diajak ngomong, dicukupin semua kebutuhannya, dirundingkan segala sesuatu dengan kepala yang dingin. Akhirnya dengan sikapmu, dengan tindakanmu, istrimu akan berubah. Ayat yang ke-27. supaya dengan demikian ia menempatkan jemaat di hadapan dirinya

16:59 dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu supaya jemaat kudus tidak bercela. Kalau para suami mendapati istrimu itu bawel, cerewet, kelakuannya kayak enggak berubah terus-terusan, kamu yang harus menguduskan istrimu dengan sikap tindakanmu. Doain, kasihi, cintai, Pak. Benkno Pak, nyebelin Pak, enggak berubah Pak. Kamu nangis sama Tuhan, kamu teriak sama Tuhan. Kamu minta perminta pertolongan Roh Kudus untuk dilembutkan hati istrimu. Pasti berubah. Dan setiap orang itu punya namanya hati nurani, sisi baik yang di dalamnya. Nah, ketika sisi baik itu dilawat Tuhan, orang itu akan diubahkan. Makanya sampai

17:45 hari ini belajar memiliki hati yang lembut, hati yang mau diubahkan dan kau akan melihat kehidupanmu benar-benar ngalami Kristus. Hidupmu akan dilawat Tuhan. Hidupmu akan ngalami Tuhan dan keluargamu akan dipulihkan. Ketika suami ini berada di posisi yang tepat, istrinya akan aman, istrinya akan tenang, anak-anaknya pun juga menikmati Tuhan. Lihat di ayat yang ke 28. Demikian juga suami harus mengasihi istrinya sama seperti mengasihi tubuhnya sendiri. Perhatikan. Demikian juga suami harus mengasihi istrinya sama seperti tubuhnya sendiri. Selama kita hidup sampai hari ini, kita

18:31 ini tidak mungkin ketika kita enggak suka dengan kaki kita, "Ya udahlah kita potong aja, kita ganti kaki kuda. Gak mungkin. Saya enggak suka loh dengan jari saya. Jelek ini, tak potong aja." Gak mungkin kita semua orang itu mengasihi tubuhnya sendiri. Nah, istri itu harus ditempatkan di posisi yang tepat. Para suami harus mengasihi istrimu seperti kamu mengasihi dirimu sendiri. Orang yang mengasihi diri sendiri itu ya biasanya ya dalam sisi yang negatif ya, orang yang mengasihi diri sendiri itu ya playing victim, selalu merasa benar, pengin dihormatin, pengin diakuin. Ya biasanya seperti itu. Tu orang mengasihi diri sendiri. Nah, kita ini harus belajar mengasihi dirias opo?

19:18 Kita para suami harus mengasihi istri kita seperti diri kita sendiri. Kita hormati, kita cintai, kita miliki seperti badan kita sendiri. Tidak mungkin orang itu akan menganiaya tubuhnya sendiri atau menghajar tubuhnya sendiri atau apalagi bahasa yang tepatnya? Orang itu tidak akan menyiksa tubuhnya sendiri. Dia akan rawat dengan baik. Ketika sakit dia akan makan obat. Ya, ketika ngantuk dia akan istirahat. Dia akan butuh pemuliaan. Nah, para suami, engkau harus memperlakukan istrimu seperti barang yang paling mahal dalam hidupmu. Engkau harus cintai, kau harus

20:04 kasihi, kau harus hormati, kau harus dengarkan, kau harus cukupin kebutuhannya. Karena istri layak menerima itu. Para istri engkau meski bahagia dengarin apa yang saya sampaikan. Istri layak mendapat kasih yang lebih dan suami engkau harus mengasihi seperti tubuhmu sendiri. Perhatikan siapa yang mengasihi istrinya mengasihi dirinya sendiri. Sebab tidak pernah orang membenci tubuhnya sendiri, tetapi mengasuhnya dan merawatinya sama seperti Kristus terhadap jemaat. Kristus itu rela mati di kayu salib untuk supaya kita ini sebagai tubuhnya, Kristus sebagai kepalanya, kita ini mengalami keselamatan dan suatu hari memerintah bersama Dia. Nah, suami ini adalah

20:51 kepalanya, istri adalah tubuhnya, satu tubuh. Makanya siapa yang menikah, dia menjadi satu daging, satu tubuh yang bisa memisahkan siapa? Ya, hanya maut saja. Ya, tidak mungkin orang itu membenci tubuhnya sendiri dan memusuhinya, tapi justru akan mengasuhnya dan merawatnya dengan baik. Sama seperti Kristus dengan jemaatnya. Bapak, Ibu, hubungan suami istri itu seperti hubungan Kristus dengan jemaatnya. Harusnya apa yang terjadi? bahagia hidupmu, diselamatkan, tenang, damai, sejahtera karena kamu memiliki Kristus. Sama para suami, kalau engkau menempatkan dirimu dengan tepat posisi

21:38 sebagai orang yang tepat, suami yang tepat, istrimu juga akan ngalami damai sejahtera dalam hidupnya. Tapi kalau kamu horor, keluargamu juga akan horor. Sekarang kita lihat lagi. Karena kita adalah anggota tubuhnya ayat 30. Sebab itu laki-laki akan meninggalkan ayahnya dan ibunya dan bersatu dengan istrinya sehingga keduanya itu menjadi satu daging. Perhatikan rahasia ini besar tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dengan jemaatnya. Bapak, Ibu perhatikan baik-baik. Bagi para suami istri, kalau kamu enggak bisa mengasihi yang kelihatan di depan matamu, yang kamu memutuskan untuk tinggal bareng, hidup

22:23 bareng, menikah bareng, dan kamu memusuhinya, kamu ribut, kamu kata-katain dengan kata-kata yang kasar, kamu perlakukan buruk, kamu sebenarnya sudah jahat di hadapan Tuhan. Karena hubungan suami istri seperti hubungan Kristus dengan jemaatnya harusnya menggambarkan hubungan yang mencerminkan kemuliaan Tuhan Kristus dengan jemaatnya. Suami yang tepat harus mencerminkan kemuliaan Tuhan. Kalau hari ini engkau masih melakukan dosa, engkau belum bertobat. Ketika hubunganmu dengan hubunganmu dengan istrimu baik, hubunganmu dengan anakmu baik, keluargamu akan mencerminkan kemuliaan Tuhan. Harus bersikap tepat. bertindak tepat seperti yang Tuhan mau dan Tuhan

23:11 inginkan. Lihat ayat 33. Bagaimanapun juga bagi kamu masing-masing berlaku, kasihlah istrimu seperti dirimu sendiri dan istri hendaklah menghormati suaminya. Berkali-kali diulang, suami harus mengasihi istrinya. Karena kebutuhan para istri adalah dikasihi suaminya dicintai. Kalau kamu enggak bisa berlaku romantis, ngomong yang baik dengan sikap, tindakan dan perbuatanmu yang baik, jangan ngomong kasar. Puji Tuhan saya gak pernah ngomong kasar dengan istri saya dan dengan orang lain. Saya enggak mau memakil siapapun dengan kata-kata kasar atau kebon binatang. Saya jagain lidah, bibir saya. Saya tahu lidah, bibir saya dipakai untuk mempermuliakan nama Tuhan.

23:58 Saya berdoa hal yang sama terjadi dengan Bapak, Ibu semuanya sehingga kamu mengatakan sesuatu yang benar di hadapan Tuhan dan Engkau memperlakukan pasanganmu menjadi orang-orang yang terhormat dalam hidupmu dan kau bisa melihat kuasa Tuhan bekerja dengan najaib dalam hidupmu dan hidupmu jadi berkat bagi banyak orang. Dengarin baik-baik. Kalau para suami kamu bisa menempatkan diri dengan baik, kamu akan melihat anak cucumu jadi berkat bagi banyak orang. Ku melihat keluargamu damai sejahtera. Kalau suami kamu tidak memperlakukan istrimu dengan baik, kamu membuat kehidupan mereka seperti neraka. Apalagi kalau kamu sudah berzina, perlu bertobat hari ini, pasti

24:44 ada kesempatan. Jangan sampai buat istrimu menderita. Karena dia diciptakan, dilahirkan oleh orang tuanya dan dia gak diperlakukan menderita. Memang ada orang tua yang jahat. Memang ada itu orang-orang tua yang kepait memperlakukan jahat anak istri. Tapi rata-rata orang tua memperlakukan anak perempuan itu dengan hormat, dengan baik. Memang tidak semua ada beberapa yang jahat, tapi harusnya para suamiku memperlakukan istrimu dengan baik. Ku bersikap yang baik. Toh kalau sampai selisih pendapat, tenang dulu hatimu baru ngomong. Jangan buru-buru ngomong kasar. Perlakukan di posisi yang tempat tepat. Saya temukan

25:31 beberapa istri konseling karena mendapatin suami itu jahatnya bukan main NPD, narcistik personal disorder itu bahasa saya itu agak edan. Sudah playing victim merasa paling benar sendiri. Memang ada suami yang kayak begitu ya. Kalau sudah main kasar, lebih baik pisah sementara. Jangan sampai nyawa yang jadi taruhannya. Itu namanya konyol. Nah, kalau hari ini para suami yang berlaku jahat dengan istrimu, kamu perlu bertobat dengarin firman ini. Dan para istri yang dengarin apa yang saya sampaikan hari ini, kamu terus berdoa untuk suamimu. Kasihin dia, layanin yang terbaik. Karena kalian tidak bisa dipisahkan kecuali maut yang memisahkan. Toh sampai hari ini ada beberapa orang yang sudah terlanjur cerai. Jalanin

26:17 kehidupanmu. Jalan sama Tuhan. Lihat ke depan dan mulai hidup kudus, hidup benar. Tuhan akan pakai hidupmu. Tuhan masih sayang dengan hidupmu. Tuhan mau jadikan hidupmu jadi berkat bagi banyak orang. Saya berdoa para suami istri, engkau hidup sampai masa tuamu tetap bahagia. Saya ceritakan sedikit ketika beberapa tanggal tahun 2023 bulan Agustus saya sakit. Tanggal 1 saya sakit sampai tanggal 11 saya lumpuh enggak bisa jalan 11 hari yang merawat itu istri saya. Saya dimandiin, saya dipapah di dari tempat tidur ke kamar mandi buang air. Saya dimandiin dengan air hangat, dilapin pakai handuk hangat karena saya enggak bisa sendiri. Saya enggak bisa

27:02 jalan waktu itu. Saya disuapin, saya dikasih makan di tempat tidur, dirawat dengan baik. Kadang dikeramasin dan baik. Nah, itu tahun 2023. Saya tahu banget istri saya mencintai saya dan saya sangat mencintai dia. Dan ternyata hal yang sebaliknya terjadi tahun 2024 bulan Oktober tanggal 26 tepatnya. Tiba-tiba kaki istri saya itu lagi masak. Dia lagi ulang tahun dia lagi masak. Tiba-tiba wajan tempat dia masak. Dia mau bagi-bagi makanan disambber api dan lagi sok asapnya banyak sekali. Dan akhirnya itu ditaruh di westel ternyata minyaknya tumpah ke kaki. Dan apa yang terjadi?

27:48 Kakinya kena minyak, dia enggak bisa jalan. 1 bulan setengah. Hampir 1 bulan setengah dia enggak bisa jalan. Dan kesakitan sekali gantian saya merawatnya. Saya enggak bisa jalan 11 hari. Istri saya enggak bisa jalan 1 bulan setengah tiga kali lipatnya atau lima kali lipatnya. Nah, apa yang terjadi? Saya rawat dengan baik. Saya keramasin di tempat tidur karena di waktu jalan sakit. Jangankan jalan, berdiri gerak aja sakit waktu itu. Sekarang sudah boleh total ya. Sudah normal seperti dia kalah. Dia gerak aja sakit apalagi di toilet di sakit sekali saya papah saya enggak tega. Kadang saya saya enggak tidur, saya temenin dia. Saya rawat dengan baik, saya perlakukan dengan baik. Saya benar-benar mau jadi

28:33 suami yang memperlakukan istri dengan baik. Dan saya lakukan itu selama 1 bulan setengah. Terus kami menyadari ternyata benar-benar hubungan suami istri yang saling mengerti itu begitu powerful, begitu kuat dan kami jadi berkat bagi banyak orang. Saya berdoa Bapak Ibu hari ini yang kamu suka ribut, suka berantem, belajar kasihin, belajar setia, belajar dengarin omongan pasanganmu, saling mengerti. Jangan saling menyalahkan, jangan saling menuduh, jangan merasa paling benarnya sendiri. Setiap kita itu punya kelemahan masing-masing yang berbeda. Harusnya kelemahan istri ditutupin dengan kekuatannya suami. Kelemahan suami ditutupin dengan

29:20 kekuatannya istri. Jadi, hubungan suami istri itu semakin kokoh dan kuat. Nanti kalau Bapak, Ibu kalian mesra, anak-anakmu akan melihat dia juga akan aman dan tenang. Nah, saya setelah menikah saya berjanji saya pengin jadi suami yang baik, suami yang mengasihi istri saya, suami yang ee siap siaga kapanpun juga. Dan saya benar-benar mau lakukan yang terbaik saya lakukan untuk Tuhan. Dan ternyata istri saya belajar banyak dari itu dan sekarang dia jadi berkat bagi banyak orang. Dan saya berdoa hal yang sama terjadi. Kalau hari ini pernikahanmu sedang trouble, pernikahanmu sedang di ujung tanduk, masih Tuhan bisa pulihkan kok apapun yang terjadi. Ketika suamimu berlaku kasar, berlaku jahat, jangan

30:05 dihakimi, jangan diomongin jelek. Tetap lakukan bagianmu. Kamu diam. Karena Alkitab katakan ketika suamimu melakukan kesalahan, kamu para istri bisa menangkan suamimu tanpa perkataan. oleh sikap dan tindakanmu. Tapi kebanyakan para istri nuding-nuduh belajar sekarang berubah. Kalau suami istri ini benar-benar berubah dan bertobat, keluargamu jadi keluargamu jadi dampak besar bagi banyak orang. Kau akan memberkati banyak orang dan nama Tuhan dipermuliakan atas hidupmu. Saya berdoa apa yang kita pelajari ini memang berat ini. Tapi saya percaya ketika Bapak Ibu belajar terus berubah, kau akan diubahkan dan hidupmu akan jadi berkat

30:50 bagi banyak orang dan nama Tuhan akan dipermuliakan atas hidupmu. Para suami hari ini masih ada kesempatan bertobat dan berubah. Waktunya buat pasangan hidupmu bahagia sampai masa tuhannya. Saya pengin suatu hari masa tua saya ja umur 90, umur 95 saya masih bisa jalan segar, sehat, saya bisa menikmati hidup dengan istri saya sampai masa tua melayani Tuhan. Amin. Nah, sekarang tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa bersama-sama. Para suami taruh tangan kananmu di dada. Para istri juga berdoa sungguh-sungguh dengan kesungguhan hatimu. Kamu berdoa dengan kesungguhan hatimu supaya suamimu dilawat dan dijamah. Para suami hamba-Mu

31:36 berdoa dalam nama Yesus Tuhan jamah hati para suami. Berikan kemampuan untuk hidup kudus, hidup takut akan Tuhan. Insafkan, bertobat sungguh-sungguh. Jadi imam, raja, dan nabi di keluarganya menghormati, mengasihi keluarganya berfungsi dengan tepat di keluarganya. Dan mau berdoa dalam nama Yesus. Para suami hari ini mengalami pertobatan sungguh-sungguh dan mengasihi para istrinya, mengasihi anak-anaknya, menjadi imam yang baik, para suami yang baik, bapak yang baik buat anak-anaknya dan para istri diberikan kemampuan dan kekuatan untuk hidup benar, hidup kudus dan menjadi berkat bagi pasangannya dalam nama Yesus. Hari ini mau berdoa setiap orang yang mendengar firman ini dijamah, dilawat Tuhan, dipulihkan Tuhan

32:22 dan mau berdoa untuk orang yang sedang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau tahir sembuh total seperti sedia karena mau berdoa dalam nama Yesus. Hari ini kami matraikan firman-Mu dengan darah anak dombalah. Firman nempel dalam hati kami berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan. Firman ini jadi kehidupan dan nama Tuhan yang dipermuliakan. Terima kasih Tuhan. Bagimu pujian, hormat, pengagungan. Dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. And God bless you. Tuan tuan now. Jesus. [Musik]

33:11 Jesus. [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa. [Tertawa] [Musik] Sini angkat. [Musik] belakangnya ya. Buka tanganmu, Pak. Kuat urapan, ya. Go.

33:59 Urapan hari ini powerful sekali. [Musik] Urapan Tuhan turun ya. Jesus, Bu. Maju sini sini. Gua enggak tahan hadirat Tuhan ya. Buka tanganmu, Pak. Dua-dua. Jesus name. Receive the urapan itu turun. Go Jesus. Pak, Bu, Pak. Sini, sini sini jam ibu ya. Go. Urapan itu turun.

34:44 Risip Bapak nikmati hadirat itu Tuhan turun. Go go go. Jesus name. Jesus name. Jesus name. Bapak enggak akan tahan dengan hadirat itu. Bapak tidak akan tahan dengan hadirat itu. Dalam nama Yesus urapan-Mu di [Musik] Jesus name. Buka tangan. Tuhan jamah. urapan itu turun memenuhi memenuhi go titik sini Bu Titik saya mau doain Bu Titik Cik Sian maju ke depan saya mau doain Cik Sien Tuhan lihat hatinya haus dan lapar dengan

35:30 hadiratMu penuhi dengan hadiratMu. Go now. Risip reip Buulan Lani. Saya mau doain bulan si ya sini. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah ibu. Tuhan jamah ibu. Nah risik yang di ibu ibu baju hitam. Breat upon me. Breat upon me breath of God. Tuhan jamah. Ibu ini jamah. Dalam hadiratMu penuhi Dia sekarang.

36:16 Sekarang sekarang. Now Jesus name. Jesus name [Musik] ini

37:01 dalam [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus, [Musik] Roh Kudus.

37:49 [Musik] sembah dia. Angkat suaramu, nyanyikan masmu.

38:36 Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] Oh, we worship you. We adore you. We adore you. [Musik]

39:23 Mia [Tertawa] We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami [Musik] keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. [Musik] Dari hati kami.

40:12 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, [Musik] kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]

41:19 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.

42:10 Kau layah terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih. [Musik] Kami mengasihi-Mu Tuhan. [Musik] Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering

42:56 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang

43:41 kesayangan-Mu. Terima kasih. [Musik] Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. Yeah.

Share

Ringkasan Video YouTube