0:06 Bismillahirrahmanirrahim. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah kita bisa hadir di sini dengan penuh syukur kita ucapkan rasa syukur ini dengan lisan alhamdulillahirrahmanilladzi alamal quran khalaqal insan allamahul bayan. Ee selawat serta salam kita penuh haturkan, suguhkan kepada Nabi Muhammad, junjungan kita, teladan kita, uswah hasanah kita, pemberi syafaat kita.
0:58 Muhammadin shallallahu alaihi wasallam waa alihi waibinabiahumin yaumiddin. ee serta yang kita sangat ee terima kasih sekali kepada apa namanya divis apa? Mahasiswa Masjid Ulul Azmi. Oke. Masyaallah. mahasiswa Masjid Ulul Azmi yang tidak henti-hentinya berdakwah bilhal ee mengundang kita setiap sore di masjid ini untuk bertafaqu fiddin ee nasihat-menasihati dan nasihat-menasihati itu tidak terus berbentuk berwujud sempurna. cukup
1:43 mengajak, ayo ngaji yuk, datanglah insyaallah. Maka sampean ini sebut sebagai baru sebut dai. Sampean yang ngajak temannya begini datang ke masjid sampean baru sudah disebut dai. Peringkat saya di bawahnya sampean aslinya. Walaupun hakikatnya duduknya di atas. Mohon izin. Kalau saya ini namanya tablig atau mubaligh. Maka yang sebenarnya berperan penting di dalam dakwah itu adalah dai para pengajak para apa? volunteir ee influencer untuk kajian ini. Influencer baik yang online maupun yang
2:29 offline. Maka tema kita sangat tepat sekali bagi Anda semuanya. nya dan juga suara hati yang duduk di atas ini tidak mengurangi kehormatan Anda semuanya. Sebenarnya juga sama. Tema kita pada sore hari ini adalah jangan menunggu sempurna. Jangan menunggu sempurna untuk berdakwah. Jangan menunggu sempurna untuk berbuat baik. jangan menunggu sempurna untuk ee beramal saleh. Itu adalah tema kita pada sore hari ini. Dan alhamdulillah kita sangat bersyukur sini kita bisa berhimpun di dalam taat di hari Jumat, hari yang penuh berkat.
3:16 Mengkaji syariat dengan hikmat mengamalkan taklif. Taklif itu artinya pembebanan yang di mata manusia terasa berat, namun di kitanya terasa nikmat. Ya enggak menundukkan pandangan berat apa ringan? Diluk. Kalau dalam waktu ngaji salat Jumat ringan Ustaz. Enggak, enggak nyindir. Belum, belum, belum. Gak. Tapi kalau untuk menung pandangan kepada lawan jenis berat apa ringan sekarang? Jujur, berat. Berat. Betul. Sama, Mas. Saya juga begitu. Tapi karena ini adalah syariat
4:02 pembebanan untuk umat manusia. Ya aadzina amanu. Wahai orang beriman, hudu absarum. Eh, tundukkan pandangan kalian dan menjaga kemaluan mereka. Diperintahkan oleh Allah taklif ini terasa nikmat. Ada video yang viral di Amerika. Entah orang muslim dari mana ya, wajahnya kayak Asia-Asia Selatan begitu. Where is your eh account Instagram? Mana akun Instagrammu? Saya kasih kamu. No, I
4:49 want. That's not halal. Masyaallah. Tidak halal. Insyaallah di sini sudah ada hijab di masjid. Insyaallah hijab di luarnya hijab hati. Ee kali ini kita menjalani ukhuwah serasa bertaut kuat. Insyaallah kita berdoa dengan zikir sore ini amsaina waal mulkulillah walhamdulillahi la syarikalah la ilahailla hua wa ilahil masir amsaina ala fitratul islam waalimatil ikhlas wa alain nabiina Muhammadin shallallallahu alaihi wasallam waa millati abina ibrahim hanifah muslimah wana minal musyrikin sisa zikir sorenya kita baca setelah
5:35 kajian masing-masing insyaallah. Oke. Ee dengan tema ini tak perlu menunggu sempurna untuk berbuat baik. Ee kita mulai kajinya ini dengan doanya para malaikat, doanya para penuntut ilmu yang bukan hanya diamalkan oleh manusia, diamalkan oleh para malaikat. Ayo kita ikuti bersama-sama. Subhanaka la ilma lana. illa ma alamtana maamtana innaka antal alimul hakim na anda sudah mengamalkan doanya para malaikat maha suci engkau ya Allah tidak ada ilmu bagi kami kecuali yang engkau
6:21 ajarkan kepada kamnya engkau adalah zat yang maha tahu lagi maha bijaksana insyaallah semua ilmu kita yakini dari Allah. Termasuk juga yang saya sampaikan ini, ini ibaratkan tidak ada setitik semil titik di antara ilmu Allah yang maha luas. Sehingga tiada kesombongan bagi kita untuk belajar tahu sedikit dari ilmu Islam. Ee boleh tahu spilnya sedikit, Mas, yang pakai baju hitam di depan ini semester pinten Mas? Semester 1. Semester 1. Oh, semester 1. Baik. Apalagi satu ya di fakultas apa? Vokasi. Apa? Vokasi. Vokasi. Vokasi. Baik. Nama semester 1.
7:10 Sudah berapa bulan kuliah? 3 sampai empat. Antara 3 sampai 4. Baik. dengan ilmu 3 sampai 4 bulan kuliah di sini itu ibaratkan kita belajar selama hidup ini nanti 60 tahun 63 tahun ya enggak itu kemudian meninggal kita hidup lagi di alam akhirat kita lihat flashback ke belakang lah kok cuma cuman segini saja ilmunya. Hidup kita cuman sebentar. Berarti kita duduknya di sini ini agar
7:57 terasa berat timbangannya di sisi Allah, maka kita perlu ikhlaskan niatnya lagi untuk bisa ee ikhlas karena Allah. Karena apapun yang kita lakukan selama hidup kita nanti itu rasanya hanya sebentar saja. Karena hidup kita nanti di akhirat itu selamanya antara paling 1 jam atau 1 jam setengah. Oke. Ee tema ini sebenarnya bukan untuk Anda semuanya, tapi pengalaman pengalaman saya pribadi. Tak perlu menunggu sempurna untuk berdakwah, untuk berbuat baik.
8:42 Sama seperti yang saya duduk di sini tidak begitu sempurna. Andai kata andai andai kata ini Allah bukakan aibnya saya di hadapan Anda semuanya. Bisa berupa fisik, bisa berupa aroma, pasti Anda semua tidak akan mau duduk bersama di sini. Itu keretaan saya juga disampaikan oleh Imam Hasan Albashri. Siapa Imam Hasan Albashri? Beliau adalah ulama di kalangan para ulama di kalangan tabiin. Tabiin itu hidupnya ketemu dengan para sahabat Nabi Muhammad tapi tidak bertemu dengan dengan Nabi Muhammad. Pertanyaannya adalah dijawab dengan jujur. Pernah Anda lihat manusia yang
9:28 sempurna selama hidup? Tidak ada. Atau mungkin Anda pernah melihat manusia sempurna ee apa merasakan mendengar Nabi Muhammad pun Nabi Muhammad pun itu adalah sosok manusia yang maksum. Maksum itu maknanya adalah yang dibebaskan dari perbuatan dosa. Setiap kali perbuatan berbuat dosa Allah tegur. Allah tegur kemudian lurus lagi. Ada yang sudah hafal surah Abasa wa tawalla ada ya. Masyaallah. Abasa wa tawalla an jaahul a'ma wama yudrika
10:14 laallahu yazzakka au yadzakaru fatanfaahudikro. Baik. Dia bermuka masalam. Dia bermuka masam dan berpaling an jaahul a'ma. Ketika datang seorang yang buta. Padahal pada waktu itu Nabi Muhammad sedang berdakwah di depan para pemuka-pemuka Quraisy. Datang orang yang buta tidak begitu mohon maaf mungkin tidak begitu penting untuk dunia dakwah saat itu. Tapi Allah tegur kedudukannya dengan kata apa? Laallahu yazakka. Barangkali dia ingin mensucikan diri.
11:02 Maka ee Nabi Muhammad itu juga ketika yang kedua Nabi Muhammad itu juga menerima wahyu. Apakah langsung beliau amalkan dulu setahun kemudian baru disampaikan kepada kaumnya di tahun kemudian? Tidak. Buktinya di tahun kedua di bulan Syakban pada waktu itu turun ayat tentang puasa lah. Nanti ini kita bulan Februari nanti puasa ya. Ee surah Albaqarah surah yang kedua ayat 183. Auzubillahiminasyaitanirrajim. Ya ayyuhalladzina amanut kutiba alikumusamu kamaadina minqlikum laallakum tattaquun. Coba misalkan kalau
11:49 mengamalkan nalarnya manusia zaman sekarang nunggu sempurna dulu baru berdakwah diamalkan dulu 1 bulan saya coba dulu puasa Ramadan 1 bulan nanti tahun depan kalian puasa. Coba kalau begitu Rasulullah benar begitu tidak turun ayat itu disampaikan ayat itu. Iya kan? Maka untuk berdakwah, untuk berbuat baik itu ilmunya seperti ilmunya guru IPA. Guru IPA itu ayo kita praktikkan
12:36 temanya namanya learning by doing. Belajar dengan melakukan, belajar dengan mengamalkan. Ee ada seorang sahabat yang baru masuk Islam dari golongan Anshar. Bayangkan ya. Belum genap setahun masuk Islam puasa lagi. Namanya Qais bin Sirmah. Qais bin Sirmah ini begitu turun ayat tentang puasa, dia puasa juga. ketika ee ada ayat tentang jihad, tidak ikut jihad pada waktu itu di tahun itu. Tapi karena pekerjaannya adalah petani.
13:23 Petani di Madinah itu terkenal namanya pertanian kurma, perkebunan ya, pertanian. Dia puasa kemudian kerja di kebunnya. Hari pertama pulang kemudian bilang kepada istrinya untuk tanya apakah ada buka hari ini? Tidak ada. Tidak ada emas misalkan begitu ya. Istrinya pun juga pergi ee nyari bahan makanan beli ya enggak temu. Mungkin karena di Madinah pada waktu itu tidak ada warung Madura, tidak ada Indomaret agak lama. Tertidurlah Ibnu Sirmah tertidur bangun. dan marah. Kenapa kok dibiarkan itu? L sampean wis turu kok waktu saya. Akhirnya lah karena dipahaminya pada
14:11 waktu itu belum sempurna lengkapnya tentang batas satu puasa, dikiranya tidur itu bangun tidak boleh makan setelah bangun. Nyambunglah ke hari kedua. Coba kalau sampean seperti Ibnu Syirma ini seperti apa? Bekerja seperti biasanya bertani. Sampai di hari kedua waktu buka puasa begitu lagi. Datang berbuka belum buka tertidur lagi. Nyambung di hari ketiga. Wal hasil sampai zuhur eh sampai waktu dhha.
14:56 Kemudian pingsanlah Ibnu Sirma. Baru kemudian ditegur oleh Rasulullah, "Ma roaituka illa qod jahata juhdan kabiron." Bahasa surabone, "Tak delok posamu kok koy ngoyo-ngoyo temen. Aku melihatmu sepertinya kamu bersungguh-sungguh sekali." Ya Rasulullah, diceritakanlah kisahnya Ibnu Sirma. Baru turunlah surah Albaqarah belum lengkap. 183 84 184 185 186 187-nya belum turun baru turun. Nah, ini namanya learning by doing. Ee beramal sambil dilakoni saja, belajar sambil
15:42 diamalkan. Kawan-kawan sekalian, kalau memang tidak ada yang sempurna, maka syariat juga tidak membebani kita seperti itu. La yukallifulahu nafsan illa wus'aha. Allah tidak membani seseorang kecuali dengan kemampuannya. Dan oleh karena fitrah manusia itu tidaklah sempurna karena pasti tidak ada gading yang tak retak. Ini bukan dalil. Hanya pepatah Indonesia. Tak ada gading yang tak retak. Kata orang Melayu, pepatah Indonesia ini berlaku untuk semua manusia.
16:28 Hatta manusia maksum sekalipun. Maka tidak ada syariatnya berdakwah, berbuat baik itu nunggu sempurna. Coba tiru ilmunya. Ada yang ee punya bisnis sampingan? Oh, tidak ada. Murni kuliah saja. Ada yang punya ee keterampilan handicraft yang mbak-mbak gak. Oke. Tirulah ee karakternya orang yang berdagang, entrepreneur. Apakah nunggu sampai lulus sarjana ekonomi dulu baru berdagang? Kan gak? Apakah nunggu harus sarjana manajemen dulu? Mm. Karena kalau nunggu sempurna, maka dibilang sempurna kalau sudah profesor. Iya. Enggak kalau jenjang
17:13 pendidikan tidak. ee katanya apa Ustaz Ad Warman tuh kita kalau bisnisnya bisnis saja tahu apa ee dapat barangnya jual lagi, dapat untung simpan ee belanjakan jual lagi. Seperti itu terus itu namanya bisnis. Dan juga seandainya kalau nunggu sempurnanya kita memberikan nasihat kepada orang lain, ee kata Imam Hasan Albashri lagi ee kalau ada perintah tentang insah memberikan nasihat ya dan nasihatnya ini diperintahkan kepada orang yang sudah sempurna saja, niscaya tidak ada orang yang memberikan
18:01 nasihat di muka bumi ini. Andai kata ada ustaz, ada ustazah nunggu sempurna, niscaya tidak ada yang orang yang mau memberikan nasihat di muka bumi ini. Maka sudah sunatullah. Ee Rasulullah pun juga pernah mengatakan, "Ballighu anni walau ayah." Sampaikan dariku," kata Rasulullah, "Sampaikan dariku walaupun satu ayat, satu ayat saja didapatkan didakwahkan itu sudah wah sudah luar biasa. Enggak usah nunggu Anda paham tafsirnya, Anda apagi ee hafal 30 juznya satu ayat saja." Tadi
18:47 sudah saya sampaikan berapa dalil? Ya sudah ya sampean sampaikan kepada teman sampean itulah yang namanya dakwah itu sudah dinamakan sebagai perbuatan baik ee amal bil mak'ruf wahyu anil oke. Kemudian ada kaidah fikih. Ee kawan-kawan sekalian, jangan menunggu sempurna ketika kita ingin berdakwah, ketika kita ingin berbuat baik. Ini juga dari kalangan ulama fikih juga bersuara dan memberikan suatu kaidah yang sangat bagus sekali. Kaidah ini berbunyi, "Ma la yudroku kulluhu."
19:34 La yudroku kulluh. Ini katanya gampang. Ma la yudroku kulluhu pakai dal yudroku. La yudroku kulluhu pakai ta. Yutsroku pertama yudroku. Yang kedua yutsroku. Apa artinya? apapun yang tidak bisa dikerjakan, didapatkan seluruhnya 100%, maka janganlah ditinggalkan seluruhnya 100%. Aslinya kaidah ini untuk perbuatan fikih. Contohnya adalah ketika salat. Ketika salat misalkan ada seorang yang
20:19 hanya punya baju satu-satunya kemudian kena najis. Kena najis nyari keliling masjid enggak ada sarung salinan, enggak ada apa-apa, dia cuci. Cuci dulu usaha dicium kok enggak hilang baunya dicuci lagi. Nah, tidak perlu begitu tidak perlu berjum tapi sampai nunggu dijemur dulu ya kalau salatnya masih ada waktunya. Kalau sudah habis maka cukup dicuci kemudian dengan keadaan yang basah begitu dipakai salat. Syukur-syukur kalau bisa ganti baju. Atau contoh yang lainnya lagi misalkan
21:05 kalau Mbak-mbak misalkan ee habis bersih dari ee kebiasaan ya. Kemudian salat. Kemudian mohon maaf, mohon maaf, mohon maaf ini ee cerita dari istri. Kemudian kok paselah salat dilihat lagi masih keluar lagi sedikit istilahnya nge-flek. Apakah batal salatnya? Tidak. Tidak. Maka ee kita beramal sesuai dengan amal kebiasaan yang dietuan manusia. Ma yudru kulluhu la yruh. Dan kaidah ini dibawa ke amaliah yang umum seperti ini.
21:53 Kalau misalkan kita beramal, nunggu kita sempurna dulu, maka kita akan kapan beramalnya? Orang mau sedekah, sedekah nunggu ikhlas dulu. Sedekah ya kan? mau berbagi nunggu ikhlas dulu. Pasti sampean enggak akan bersedekah-sedekah sampai kapan. Maka ikhlasnya itu harus latihan. Sedekah dulu misalkan ee naruh di sini di kotak ada enggak kotak di sini ya? Atau sudah difal diharamkan? Ada kotak infaknya masukkan 5.000 kok rasanya enteng. Sudah dinaikkan Rp10.000. Oh enteng lagi. Rp20.000 enteng lagi. Nanti ketika saatnya
22:38 sampean sedekah ee R1 juta, R juta, R juta terasa enteng. Insyaallah sampean sudah mendapati diri sampean tuh dalam kondisi yang enak sekali. I kan. Coba kalau sampean bayangkan sedek orang zakat itu 20 juta atau Rp50 juta. Padahal kan ee nisab zakat itu kan 2,5% atau 1/40 ya. Enggak 1/40. Berarti kan harta sampean 40 kali lipatnya. Amin. Kok aminnya berat kayak aneh meringankan insyaallah. Nah, kalau sedekah saja seperti itu, apalagi ibadah-ibadah yang lain dan
23:25 tidak harus berupa materi, Kawan-kawan. Sampean senyum. Senyum itu rumusnya tarik bibir ke kanan sama ke kiri sama 2 cent, 3 cent, 5 cent, 10 cent. Enggak bisa sampean. Kalau 5 kalau 10 cent kanan, 10 cent kiri teman sampean anu Melayu. Seram lah. Sedekah itu juga harus latihan. Bahkan ada panduannya dari Rasulullah sallallahu alaihi wasallam. Apa panduannya? Loh, senyum senyummu di hadapan wajah temanmu
24:12 itu adalah sodqah. Sodqah paling ringan itu senyum, Mas. Enggak. Kalau sampai mahasiswa UNER itu kok susah senyum, itu alasannya tiga. Satu, stres akhir bulan. Dua, stres mau ujian. Yang ketiga, stres karena belum yudisium. Sudah simpel. Ada yang sudah mahasiswa semester akhir. Masyaallah. Insyaallah setelah ini yang mau sempro semoga dimudahkan sempronya. Amin. Amin. Amin. Yang mau yudisium dimudahkan yudisiumnya. Kemarin yang saya mau ke sini enggak
24:58 jadi karena mau ujian. Gimana hasil ujian? Sampun sudah keluar hasil UTS-nya, Mas. Alhamdulillah. Iya. Semoga nanti hasilnya A semuanya. Amin. Masyaallah. Kok keras yang laki-laki. Oke. Masyaallah ya. Maka sempurna di dalam Islam itu tidak selalu dinilai dengan nilai A, A+, A- B+. Tidak. Sempurna di dalam Islam itu melakukan apa adanya sebisanya. Kemudian ee di dalam hadis, hadisnya ini hadis yang diif lah. Ini juga kan dai kan tidak selalu menemukan hadis-hadis yang sesuai.
25:44 Kadang hadis diif, tapi kalau tidak bertentangan dengan Al-Qur'an dan hadis yang lebih sahih, maka sebagian para ulama hadis memperbolehkan untuk digunakan. Hadis ini diriwayatkan oleh Abu Nuaim di dalam kitabnya Hilyatul Auliya. Dengarkan hadis ini baik-baik. Man alima, man amila bima alima. Ya manila bima alima warallahu warahullahu ilma ma lam yam susah ini. Man amila bima amila alima warahullahu
26:30 ilman bima la ylam. Barang siapa yang beramal dengan apa yang dia ketahui walaupun sedikit ya tambah dari saya. Barang siapa yang berbuat sesuatu dengan yang diketahui walaupun sedikit ini tambahan dari saya maka Allah akan ajarkan ilmu yang tidak dia ketahui. Ngerti maksudnya ini ya? Oke. Sampean tahu sedikit saja di dalam ilmu Islam, sampean amalkan insyaallah akan Allah berikan jalan kepada ilmu-ilmu Allah yang lainnya lagi. Sama seperti pengusaha tadi. Pengusaha misalkan pengusaha ee beras dia usaha
27:15 mungkin masih kiloan. Seiring demi waktu kemudian karena dia usahanya gigi, Allah berikan ilmu sampai usahanya ee puluhan kilo, 50 kilo sampai kintalan 100, 200 sampai tontonan. Maka ilmunya Allah itu luas. Bahkan bagi Anda yang sedang kuliah di vokasi di FTTM ada FTTM? Oh, ada. Siap. Ada yang di sini kampus apa sih? Kampus C ya? Kedokteran. Kampus A ya? Kedokteran ya? Oh, gitu. Kemarin saya di kampus A, kawan-kawan ee di teknik
28:00 Pangan ya kan. sampean berdakwah kemudian cantolkan dengan ee ini ayat-ayat Quran tentang teknik. Iya enggak? Ini mungkin agak sedikit aneh tapi Allah kan mengajarkan semua ilmu ya kan? Ah sampan cari ayat-ayat Allah tentang teknik. Teknik nautika. Teknik apalagi? teknik ee saya kok kurang mengenal kamusia ini ya. Tentang manajemen. Manajemen pendidikan ada di sini? Oh, tidak ada. Ee baik. Kaitkan dengan ayat-ayat Allah. Sampean dakwahkan
28:45 tentang ayat-ayat Allah itu di dalam studi sampean, insyaallah Allah akan berikan Allah ilmu-ilmu yang lain. Man alima bima amila. bima yam. Allah akan berikan ilmu-ilmu yang lainnya yang tidak sampean ketahui. Tapi kalau sampean berhenti mandek, mandek tidak ingin beramal, aduh nunggu sempurna dulu. Berdasarkan pemahaman dari hadis ini, Allah akan memberikan hidayah berikutnya enggak? Insyaallah memberikan dengan izin Allah. Tapi untuk teman sampean yang lebih beramal lagi, maka Allah berikan yang lebih lagi kepada teman sampean. Maka
29:31 barisan dakwah itu tidak harus menunggu sempurna. Aduh, kalau kajiannya nang masjid enggak gelem aku. Opo, aku manusia kotor enggak cocok nang masjid. Kalau merasa kotor, mandi. Kalau merasa kotor, ganti baju. Kalau sudah bersih, baunya wangi, datang ke masjid selesai. Maka tidak ada manusia yang najis sampai-sampai se apa ya? Senajis apapun ee apa ya? Ada seorang ini kisahnya kisah sufi Allahuam. ee sahih tidaknya dia memandang anjing. Anjing itu kan
30:17 makhluk yang najis ya. Kemudian tidak suci dan laman. Kemudian asu itu kok anjing itu kok. Kemudian ee qadarullah Allah berikan kemampuan anjingnya berbicara. Engkau memandangku sebagai manusia yang najis padahal aku selalu bertasbih kepada Tuhanku. Masyaallah ya. Hewan seperti anjing saja bertasbih kepada Allah. Kita kok sampai mencap diri kita tidak layak mengucapkan tasbih kepada Allah. Nauzubillah. Ini kan ee terlalu husnudon eh terlalu suudon kepada Allah. Suudon kepada Allah itu dosa atau mboten dosa besar.
31:03 Allah itu punya sifat namanya alghfur alghffar. Kemudian ee anaknya itu dari akata yang sama. Alghfur alghffar artinya zat yang terus-menerus memberikan ampunannya kepada hamba. Kalau kita sampai punya anggapan Allah enggak akan mengampuni dosa saya, itu berarti suudon kepada Allah, dosa kepada Allah juga. Loh, terus-terus gimana? Yakin bahwa Allah selalu menghapus dosa dosa kita. Sampai kita dosa kedua sekalipun Allah akan menerima, Allah akan menunggu-nunggu. Kita ingin bertobat kepada Allah. Lanjut. Kemudian berikutnya lagi di
31:49 dalam kitab Nashaikhul Ibad ee apapun keadaan kita itu kita harus terus menuju kepada Allah. di dalam kitab penggalannya itu walidza dan oleh karena itu siru ilallahi urjan wa makasir siru berjalanlah ilallahi kepada Allah urjan walaupun pincang wa makasiro dan tertatih-tatih terpatah-patah ini maksudnya untuk berjalan artinya kita berjalan kepada Allah itu menuju
32:35 ampunannya i menuju ridanya kepada Allah. siru berjalannya kepada Allah. Walaupun dalam keadaan kita pincang, walaupun pincang, walaupun kali ee Anda ini datang ke masjid ini dalam keadaan terlambat, datang saja tidak apa-apa. Walaupun tinggal assalamualaikumnya terakhir, datang saja. Dan sesuai dengan Allah itu sesuai dengan persangka hambanya. Apa persangka hambanya? Kalau niatnya itu karena ngaji, sampean salat terlambat itu lebih baik daripada tidak salat sama sekali. Sampean ngaji terlambat itu lebih baik daripada tidak ngaji sama sekali. Iya enggak?
33:21 Kalau salat khusus untuk salat. Sampean salat terlambat nanti sampean nambah jumlah rakaatnya. Kalau ngaji terlambat tidak perlu ngaji ee meneruskan lagi. Sudah ditatap oleh Allah Subhanahu wa taala. Tinggal lihat rekamannya yang di sini. Insyaallah sudah di-share link-nya. Dan kawan-kawan sekalian ee tadi urjan walaupun dalam keadaan pincang. Pincang ini maknanya adalah walaupun dalam keadaan yang tidak sempurna. Sampean punya dua kaki, jalannya lurus, tegak, indah. Orang yang kakinya pincang tidak
34:09 secepat orang yang berjalan biasanya. Ya enggak? Dan tidak seindah orang yang punya kakinya sempurna. Tapi orang yang pincang masih diminta untuk berjalan kepada Allah. Maksudnya dalam diri kita ini mungkin kita tidak sempurna memandang diri kita. Maka tetap perintahnya Allah tetap menujulah kepada Allah. Fastabiqul khairat. Dan berlomba-lombalah dalam kebaikan. Kebaikan apapun walaupun tidak menang kalah dengan yang lain masih berlomba-lomba. W mak sirat dan tertatih-tatih. Kemudian terakhir dari kajian kita ini
34:54 adalah ee hadis yang disampaikan oleh ee sahabat Nabi Muhammad yang meriwayatkan hadis paling banyak. Beliau bernama Abu Hurairah. Abu Hurairah nama aslinya adalah Abdurrahman bin Sakhr. Ini juga contoh sahabat yang tertatih-tatih menuju Nabi Muhammad. sirahnya adalah ee sahabat Abu Hurairah ini bukan orang Madinah, bukan orang Arab. Orang mana? Orang Yaman. Betul. Orang Yaman aslinya. Dari Yaman datang ke Hijaz. Ya, Arab Saudi itu namanya Hijaz dulu. Itu dalam keadaan tertati-hati sebagai muhajir. Datang kepada Rasulullah. Setelah masih masih ekspedisi peperangan kembali
35:43 kurang lebih menemani Rasulullah tidak genap 3 tahun, hanya 2 tahun sekian bulan saja. Dan masyaallah sahabat Abu Hurairah tercatat di dalam kitab-kitab hadis. Dihitung jumlah hadisnya, riwayatnya terus sebagai sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadis dari Rasulullah. Bayangkan apakah dia tinggal dengan Rasulullah? Tidak. Ya kan yang tinggal bersama Rasulullah ada Anas bin Malik pembantunya periwayat hadis ketiga terbanyak. Aisyah istri Rasulullah periwayat hadis kedua terbanyak. Beliau tinggal di mana? Tinggal di sufah emperan masjid yang tempat tinggal untuk sahabat-sahabat yang muhajir yang hijrah.
36:29 Tapi beliau sangat utun sekali mengingat mencatat apa yang dia lihat dari Rasulullah. apa yang dia ee dengar dari Rasulullah sehingga ee tabiin mendengar dari beliau, tabiin, tabiin meriwayatkan sampai ke ulama-ulama ulama-ulama sampai ke para perawi hadis ee dari Bukhari, Muslim, Abu Daud, Tirmidzi, Nasai, Ibnu Majah dicatat catat catat paling banyak dari Abu Hurairah. Abu Hurairah nama aslinya adalah Abdurrahman bin Sakhrang senang kepada kucing. Dinamakan dengan bapaknya kucing kecil. Kucing Hrah. Kucing kecil Hurairah. Abu Hurairah bapaknya kucing.
37:14 Sampai-sampai sayangnya itu kucingnya dielus, dimakan. Belum makan dikasih makan karena masih ngikuti. Dimasukkan di kantongnya di sai. Saya ada, Ustaz. Apa gantungan kunci? Oh, bentuk kucing. Nah, kalau di sini ada yang begitu nanti dinamakan dengan Abu Hurairah. Saya Masnya kucing, Ustaz. Enggak mau dibungut papi. Ya, Hurairah. Mungkin kan kalau ada. Oke. Abu Hurairah mengatakan, "Samiu Rasulullah sallallahu alaihi wasallam." Saya mendengar Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda, "Ma nahitukum anhu fajanibuhu." Apa yang aku larang dari kalian, maka hendaknya kalian jauhi.
38:00 Apapun yang dilarang Rasulullah, jauhi. melarang zina, melarang ee minum khamar, melarang makan babi, melarang berbuat zina dan sebagainya. Mencuri, kita jauhi. Fajtanibuhu w amartukum bihi fau minhuatum. Nah, ini intinya ini. Dan apa-apa yang aku perintahkan kepada kalian maka kerjakanlah. sebisanya. Nah, lafat ini ya. Maka temanya tadi saya sempurnakan. Tak perlu menunggu sempurna, berbuat baiklah sebisanya dari hadis ini. Fau minhu
38:46 mastatum. Mastum nanti bisa jadikan tekline e sampean mastatum sebisanya. Sebis itu sebenarnya kalau dibuat enteng ya bisa dibuat berat juga bisa. Tapi kalau Mas Tatum ini untuk levelnya saya dapat dari guru saya kan mastum Ustaz sebisanya kita Ustaz kami nawar kepada guru kami begitu tahu enggak coba kamu lari lari keliling lapangan sudah sekali sampai kamu nelosor-nelosor sampai kamu tidak kuat kaki sudah peyok itulah mastatum itu untuk kamu Amin. Kalau Anda yang
39:32 masih baru awal-awal mengenal Islam, awal hijrah, mastatum semampunya dulu. Tentu dengan kekuatan hati yang luar biasa. Kalau hati kita ini sudah senang dengan Islam, sudah kecantol dengan Islam, beramal dengan Islam, pasti Allah akan berikan jalan-jalan yang lebih memudahkan untuk beramal Islam. Misalkan kalau yang putri ee yang awalnya belum berhijab, berhijab. Kemudian kok nampaknya yang ukhti itu yang lebih gede jilbabnya kok tambah cantik ya? Tambah gede lagi jilbabnya. Lebih gede lagi. Masyaallah. Ber namanya syariat itu adalah tadrijiah.
40:19 Beramal syariat itu namanya adalah tajrijiyah. Tajridiah itu apa? Bertahap. Tahapan-tahapan beramal, tahapan-tahapan berdakwah. tahapan-tahapan berbuat baik tadi kalau memang sedekah 5.000 terasa sangat enteng Rp10.000, sangat enteng Rp20.000. Ee apa kalau tidak bisa hijrah dari kawan-kawan yang yang dulu yang ee mungkin kurang baik, mungkin pelan-pelan saja masih ee tidak perlu meninggalkan semuanya. Tapi kalau bisa hijrah itu seperti Umar bin Khattab. Umar bin Khattab itu punya sifat namanya
41:05 inqilabiyah. Bahasa Arab lagi. Inqilabiyah itu frontal. Frontal hijrahnya frontal. Dulunya awalnya 5 menit yang lalu ingin membunuh Nabi, ingin menghancurkan dakwah Islam. 5 menit yang sekarang ingin membela Islam. Itulah ee kekuatan hijrahnya Umar bin Khattab. Tapi kalau tidak bisa seperti itu, tadrijiah bertahap-tahap. Ee saya teruskan hadis ini sebagai penutup. Fainnama ahlakina minqoblikum masailihimum. Rawahul Bukhari. Riwayat Imam Bukhari. Hadis ini diteruskan, "Sesungguhnya sebab kerusakan umat terdahulu adalah
41:54 terlalu banyak bertanya. Misalkan kalau diminta sedekah, sedekah itu yang dimaksud sedekah seberapa? Seperti apa? Ngasnya ke mana? Siapa? Kepada siapa? Harus kepada panti asuhanah. Wah, ini terlalu mempersulit diri. Kasratu terlalu banyak bertanya wtilum dan terlalu menyelisihi nabi-nabi mereka terlalu banyak mendebat nabi-nabi mereka. Kalau sampean mau dikasih tahu oleh ustaz, oleh ustazah, oleh kiai, oleh ulama, oleh dosen, laksanakan. Kalau salah minta maaf, minta waktu
42:40 ngerjakan lagi. Kalau terlalu banyak bertanya insyaallah dikasih jawaban yang mempersulit. Ee AI-nya berapa persen, Pak Dokter? Ada dosen. Terus parafrasanya harus cek AI. Terus ee plagiasinya berapa persen? Kalau tidak ada keterangan begitu, laksanakan lakoni. Benar begitu ya. Ada begitu di kampus. Nah, ee berapa kata, berapa halaman? Referensinya harus berapa. Nah, itu kalau di kampus. Kalau dalam hal Islam, kalau dalam agama Islam tidak perlu batasannya seberapa, Ustaz? Seginiah atau harus ee harus cingkrang segini?
43:27 Tidak perlu. Pokoknya celana nutupi aurat. Sebisa mungkin kalau terlalu panjang kena najis. Kalau terlalu pendek nanti sampean malu gara-gara digojloki yang lain. Maka beramal itu sebisanya. Fa fau minhu mastatum. Sebisa Anda. Insyaallah. Ee cukup sekian. Semoga tidak terlalu memberatkan bagi yang ingin pulang. Rumah yang paling jauh di sini siapa? Ada yang rumahnya Sidoarjo. Oh, ada. Masyaallah. Sedjo mana, Mas? Sedati. Oh, masyaallah. Enggih. Ada.
44:12 Baik. Sidat juga. Di mana rumahnya, Mbak? Sepanjang. Oh, sepanjang sini. Nggih. Masyaallah. Gigih. Saya dari Kerian, Mbak. Tadi salat asar setuju juga. Dari mana? Depok. Depok. Sini PP, Mas. Oh, iya. [tertawa] Tapi kan enggak rumahnya di sini. Maksudnya kan enggak mungkin ke sini pulang ke Depok kan ya. Enggak. Ini bagi yang ee PP. Bagi yang PP ya biar tidak terlalu ee kemalaman kehujanan nanti. Baik. Ada yang naik kendaraan umum Surabaya bis. Oke. Baik. Semoga tidak ketinggalan ya. Ada nggih. Semoga bisa ngejar bisnya insyaallah. W parawiri. Baik, demikian ee kaji kita
45:00 ini. Kalau ada yang ingin ditanyakan, istsar boleh mungkin sedikit satu dua pertanyaan untuk memperjelas apa yang saya sampaikan. Kalau tidak ada mungkin yang bisa ee apa namanya? Pulang tidak kemalaman. Kawan-kawan monggo. Ada yang ingin ditanyakan kawan-kawan? Alhamdulillah ini mempermudah ustaznya. Atau ikut yang kedua, ajaran Islam itu tidak perlu dipertanyakan tapi diamalkan. Baik, tidak ada. Nggih, tidak ada. Baik. Ee sebagai penutup dari kaji kita ini, marilah kita berdoa kepada Allah dengan sepenuh-penuhnya ikhlas, tadaru, dan
45:46 khuah. Harap-harap cemas, berharap agar doa kita diistijabah oleh Allah. Cemas manakala Allah tidak berkenan untuk mengistajab kita. Alfatihahubillahirrajim. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahabbilaminahmanirahim iaka nazubillah. Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahiabbil alamin. Hamdan naimin hamdan syakirin hamdiahu maidah. Ya rabbana lakal hamdu kama yambagi wajal karim wa allahumma in nasalukair masalah wiralabirna
46:38 mawa imanafah Allah dunya akhirah. Allahumma laanaamban illa gofartah wala hamman illa karban illa nafastah wala maridan illa safaitah walainan illa qoditah wala hajatan min hawaijid dunya wal akhirah
47:23 illa qitaha waartaha yaabbalamin rbana atina fid dunya hasanah wafil akhirati hasanatan waqinaabanar wawalhamdulillahiabbilamin Ee kurang lebihnya saya mohon maafum. Alalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.