4 Cara Marketing Gratis Yang Kalian Harus Tau

Raymond Chin www.youtube.com

Ringkasan Singkat

Video ini membahas cara mendapatkan 100 pelanggan pertama tanpa mengeluarkan uang, dengan fokus pada pemanfaatan saluran pemasaran gratis. Empat strategi utama yang dibahas adalah:

  • Word of mouth (dari mulut ke mulut) dengan memberikan insentif.
  • Community marketing dengan bergabung dan berinteraksi di komunitas online yang relevan.
  • Membuat konten organik di media sosial, terutama TikTok, untuk meningkatkan visibilitas.
  • Mengikuti kontes dan acara publik untuk mendapatkan eksposur.

Intinya adalah memaksimalkan sumber daya gratis sebelum beralih ke pemasaran berbayar.

Intro

Raymond Chin membuka video dengan membahas permintaan umum tentang cara memasarkan dan menjual produk, terutama bagi bisnis kecil. Dia menekankan pentingnya memaksimalkan saluran gratis sebelum mempertimbangkan opsi berbayar seperti iklan berbayar atau influencer. Dia akan memberikan empat contoh strategi gratis yang telah terbukti efektif dalam menghasilkan puluhan hingga ratusan juta rupiah per bulan.

#1 Word of Mouth

Word of mouth (dari mulut ke mulut) sering diremehkan, padahal memiliki efek compounding atau snowball effect. Jika satu pelanggan mereferensikan produk ke orang lain, dan orang tersebut mereferensikan lagi, efeknya bisa berlipat ganda hingga mencapai 1.000 pelanggan pertama. Kunci untuk memaksimalkan word of mouth adalah memberikan insentif kepada pelanggan untuk mereferensikan teman mereka, seperti diskon atau produk gratis.

Maksimalin Word of Mouth

Untuk memaksimalkan word of mouth, penting untuk mengingatkan pelanggan tentang insentif yang tersedia jika mereka mereferensikan teman. Ini bisa melalui sistem afiliasi, kode promo, atau hadiah produk gratis. Word of mouth yang efektif dapat menghilangkan kebutuhan akan strategi pemasaran lain untuk mendapatkan 1.000 pelanggan pertama. Raymond mencontohkan adiknya yang mendapatkan penghasilan hampir 100 juta dari freelance berkat word of mouth.

#2 Community Marketing

Community marketing adalah strategi gratis lainnya. Aturan nomor satu dalam pemasaran adalah mengetahui segmentasi pasar. Setelah target pasar ditentukan, cari komunitas online tempat mereka berkumpul, seperti di Facebook, WhatsApp, Twitter, atau Discord. Bergabunglah dengan komunitas gratis ini dan berinteraksi dengan anggota lain, jangan langsung berjualan. Bangun reputasi terlebih dahulu sebelum menawarkan produk. Setelah penjualan terjadi, jangan lupakan word of mouth untuk mengembangkan basis pelanggan.

Cara Dapet Mentor

Raymond berterima kasih kepada Kuncie by Telkomsel sebagai sponsor video. Kuncie adalah aplikasi gratis yang menyediakan video pembelajaran bisnis dari mentor berpengalaman. Dengan belajar dari mentor, risiko melakukan kesalahan dapat dikurangi. Raymond menyarankan untuk mengunduh Kuncie dan mengikuti akun Instagram mereka untuk mendapatkan webinar gratis tentang materi bisnis.

#3 Organic Social Media Content

Membuat konten organik di media sosial sangat penting bagi semua bisnis. Raymond menceritakan pengalamannya dengan platform "curhat bisnis" di mana bisnis kecil dengan omzet 2 juta hingga ratusan juta bergantung pada konten organik. Satu video atau konten viral dapat meningkatkan penjualan secara signifikan. TikTok adalah platform yang direkomendasikan karena algoritmanya dapat mendorong video yang bagus ke jutaan views, bahkan tanpa audiens yang besar. Investasi dalam membuat konten TikTok dapat menghasilkan ribuan pelanggan pertama. Penting untuk menyertakan Call-to-Action (CTA) dalam konten untuk mengarahkan penonton ke tindakan selanjutnya, seperti membeli produk.

Social Media Terbaik Buat Bisnis

TikTok adalah platform media sosial terbaik untuk bisnis karena tidak seperti Instagram atau YouTube, Anda tidak perlu membangun audiens terlebih dahulu. Algoritma TikTok dapat mendorong video yang bagus ke jutaan penonton, yang dapat membantu Anda mengembangkan merek Anda. Jika Anda membuat 10 konten dan salah satunya menjadi viral, Anda bisa mendapatkan ribuan pelanggan pertama.

#4 Ikut Kontes

Mengikuti kontes publik atau platform online adalah cara lain untuk mendapatkan eksposur gratis. Contohnya termasuk "ikoy-ikoyan" atau kompetisi lainnya. Bisnis yang berpartisipasi dalam "curhat bisnis" melaporkan peningkatan pesanan setelah ditampilkan. Platform gratis ini dapat membantu bisnis dengan menampilkan produk mereka atau meminta liputan dari majalah atau media lainnya.

Kenapa Marketing Gratis

Raymond menyimpulkan bahwa dengan memaksimalkan poin nomor 1 dan 2 (word of mouth dan community marketing), bisnis sudah dapat memperoleh 100 hingga 1.000 pelanggan pertama. Jika poin 3 dan 4 (konten organik dan kontes) juga diterapkan, jumlah pelanggan dapat meningkat menjadi 1.000 hingga 10.000. Konten organik dan eksposur di media ternama dapat meningkatkan visibilitas merek di luar lingkaran pertemanan. Meskipun pemasaran berbayar dapat dieksplorasi, memaksimalkan opsi gratis terlebih dahulu sangat disarankan karena akan menjadi saluran pemasaran yang dimiliki (own channel) di masa depan, terutama media sosial.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Oke guys, ini cara kalian dapat 100 customer pertama tanpa keluar duit sepeser pun. Ini highly requested banget karena banyak dari kalian minta, "Ko, gimana caranya marketing? Gimana cara jual ke teman? Gimana cara jual ke orang?" Kayanya kesannya kayak problem paling gede dari bisnis kecil atau small to medium business adalah, gimana cara jual produk mereka? Sebelum kita pikirin cara-cara berbayar kaya paid advertising, influencer, baliho or even billboard, kita maksimalin yang free dulu. Dan menurut gua banyak banget yang bisa kita lakuin di free channels ini yang bisa naikin bisnis kalian secara eksponensial. Di sini gua bakal kasih 4 contoh–yang menurut gua dan gua sendiri denger dari banyak bisnis gua–. Temen gua ngelakuin ini dan dia bisa dapet puluhan bahkan ratusan juta per bulan. Asalkan dieksekusi dengan baik. Oke, gratis bukan berarti ga ada effort. Kita mulai dari poin nomor 1–yang menurut gua orang banyak banget sepelein–yaitu word of mouth.

0:46 Di sini gua jelasin konsep word of mouth ya, karena di investasi tuh ada namanya compounding interest. Di word of mouth itu juga bisa compounding, atau namanya snowball effect. Contohnya kaya gini, paling simpel, kalo kalian punya temen yang kalian bisa jual 1 produk kalian (ke dia), terus temen itu refer ke sosmed dia, atau refer ke mana. Bayangin itu 1 orang jadi 10 orang. Sepuluh orang kalo jadi 10 orang lagi berapa? Jadi 10 orang lagi berapa? Itu bahkan bakal berkali-kali lipat sampe 1.000 customer pertama kalian. Nah tapi kuncinya disini, nggak banyak bisnis ngelakuin insentif untuk mereka word of mouth. Kalo misalnya produk kalian bagus banget, mereka akan otomatis ngelakuin word of mouth. Tapi kadang yang perlu kita lakuin itu, "Eh lu suka nggak produknya?", mereka suka. "Kenalin dong temen lu yang kira-kira mau beli produk gua", atau, "Coba dong share kode promo ini ke temen lu, kalo temen lu mau beli, lu dapat diskon".

1:33 Hal kecil itu, banyak banget bisnis nggak lakuin. Mereka expect bahwa produknya bagus banget terus tau tau di-share sama orang. Jadi poin nomor 1, gimana cara kita maksimalin word of mouth? Adalah kita memberikan insentif di saat kita menjual ke teman kita, kita ingetin mereka, "Eh kalo misal temen lu ada yang mau beli, kita bisa kasih A, bisa kasih B". Lu bisa pake sistem affiliate, kode promo, pake sistem "Nanti gua kasih lu produk gratis". Apapun itu caranya, maksimalin word of mouth. Karena kalo misalnya ini dilakuin dengan baik, yang tadi gua bilang, word of mouth itu bisa jadi, bahkan nggak perlu ngelakuin yang lain (yang disebutin) disini–bisa dapet 1.000 customer pertama kalian. Asalkan kalian memberi mereka insentif untuk mereka share ke teman mereka. Selain produknya bagus, ingetin mereka untuk share ke teman mereka. Kemaren gua baru ngobrol-ngobrol sama ade gua, dia udah dapet hampir 100 juta dari freelance.

2:18 Gua bilang, "Lu dapet kliennya gimana?". Soalnya caranya agak beda sama gua. Gua tuh sangat percaya word of mouth dalam project-project klien gua. Jadi klien gua refer ke orang lain, ke orang lain (lagi). Nah ade gua pake strategi gratis, yaitu community marketing. Kalo misalnya kita bingung, mau cari customer dari mana, the number 1 rule of marketing adalah kita mesti tau segmentasi pasar kita di mana. Siapa sih yang bakal beli produk kita? Siapa yang bakal jadi loyal customer kita? Kalo kita udah define itu, kita cari community-nya. Ada banyak di Facebook, WhatsApp, Twitter, Discord, bahkan bisa coba komunitas-komunitas lain. Dan 99% of the time, kalo kalian ke platform itu, pasti ada komunitas gratis yang kalian bisa join. Misalnya kalian jualan aksesoris game. Kalian dateng ke komunitas game di Facebook, itu banyak banget. Bahkan ada ratusan komunitas. Dan kalian bisa interaksi di sana. Kalian bikin post, komen, like.

3:06 Jadi jangan langsung hard sale dulu produk kalian. Kalo kalian udah dapat reputasi di sana baru kalian jualan. Setelah kalian jualan jangan lupa poin pertama, yaitu bagian word of mouth-nya. Karena itu yang akhirnya bakal bikin first customer kalian jadi ke-2, 3, 4, sampe ke-sekian ribu. Nah gua tahu tips-tips ini tuh dari mana sih? Kalo gua kebanyakan dari experience dan beberapa gua dapat dari mentor. tapi kalo misalnya kalian susah cari mentor atau gimana, gua mau thank you banget Kuncie udah jadi sponsor di video gua. Jadi aplikasi Kuncie by Telkomsel itu aplikasi gratis dimana kalian bisa belajar dari mentor-mentor bisnis yang udah berpengalaman dan ada sekitar 600 video lebih Mulai dari sutradara, CEO, co-founder, chef, dan lain-lain. Kalian bisa nonton kapanpun, di manapun. Belajar tentang bisnis atau skill-skill sejenis di platform ini. Nah enaknya kalo misalnya kalian udah dapet experience dari mentor-mentor yang udah pernah ngejalanin field-nya,

3:55 jadi kalian punya risiko untuk melakukan kesalahan lebih kecil. Jadi ga ada salahnya kalian download Kuncie. Nanti link-nya bakal gua taruh di description di bawah. Kalian juga follow instagram-nya @kuncie.id, kadang mereka tuh suka webinar gratis ngejelasin tentang materi-materi bisnis kaya gini. Jadi, thank you Kuncie for sponsoring the video. Kita lanjut ke poin ke-3, yaitu organic social media content. Ini sesuatu yang menurut gua semua bisnis harus lakuin. Organic social media. Gua akan ceritain sebuah cerita ya. Jadi gua belakangan ini lagi lakuin platform namanya curhat bisnis. Gua IG live dengerin bisnis-bisnis kecil tuh, gimana cara mereka thrive Ada bisnis yang omsetnya 2M, ada yang ratusan juta. Mau tau nggak, apa satu hal yang in common yang mereka lakuin untuk dapetin omset segitu? Mereka bilang kaya gini, mereka tuh bergantung ke organic content. Dimana kalo misalnya ada 1 video, atau 1 konten viral,

4:43 jualan mereka hari itu tiba-tiba belasan, puluhan, bahkan ratusan juta. So, that's the power of organic content. Yang gua saranin banget, yang harus kalian invest adalah bikin konten di Tiktok. Karena bedanya Tiktok dibanding Instagram atau YouTube, atau yang lainnya, kalo misalnya Instagram, YouTube, kalian harus ngebangun audience dulu. Kalo Tiktok, kadang kita nggak punya audience sama sekali, itu kalo video bagus, algorithm-nya tuh bakal push bisa sampe jutaan views. Dan untuk platform yang lagi difokusin untuk grow creator-nya, mereka lebih bisa grow brand kalian juga. Anggap kalian invest bikin 10 konten yang mungkin effort-nya nggak segede itu. Tapi ada 1 konten yang tiba-tiba BOOM! Viral, terus dapet jutaan views. Disaat itu juga kalo misalnya CTA kalian bener, kalian bisa dapet berapa ribu customer pertama kalian mungkin ya. Tadi gua mention CTA. CTA itu namanya Call-to-Action. Jadi jangan sekedar bikin konten itu doang, tapi kalian harus arahin,

5:31 setelah orang nonton konten itu orang harus ngapain. Jadi sifatnya agak soft sell, lalu kalo misalnya mereka tertarik lebih lanjut, mereka bisa beli ke link yang disediakan. Gitu misalnya. Jadi poin ke-4 yang menurut gua sekarang kalian bisa mulai ikutan yaitu, ikut kontes-kontes publik atau platform publik online. Apa tuh maksudnya? Nih contoh paling simpelnya ya, misalnya ikoy-ikoyan, atau misalnya ada kompetisi apa, atau misalnya kaya curhat bisnis. Kemarin ada bisnis yang ikutan curhat bisnis terus dia tiba-tiba bilang, "Weekend ini dapet orderan banyak banget gara-gara di-feature di curhat bisnis". Jadi kadang tuh ada platform-platform gratis yang actually ngebantu bisnis-bisnis kalian, kayak free di-showcase, atau misal kalian bisa minta tolong ke rubrik majalah atau apa, "Eh tolong liput dong", atau tolong gimana dong. Kalian bisa "nebeng" untuk promote your brand new product out there.

6:16 Honsetly ya–menurut gua–kalo misalnya kalian ngelakuin poin nomor 1 sama 2 aja tok, dengan maksimal, kalian udah bisa dapet 100 bahkan 1.000 customer pertama. Kalo kalian bisa ngelakuin poin ke-3 dan ke-4, mungkin itu udah bukan 100 customer lagi, itu udah ngomongin 1.000 sampe 10.000 customer kalian. Soalnya dengan organic content dan putting your exposure di media atau platform ternama, kalian tuh bring your product atau brand gap di atas, dibanding circle-circle kalian doang. Jadi sebenernya ada banyak lagi free marketing channel yang bisa kalian lakuin, tapi kalo gua sekarang lebih suka fokus ke empat itu. Boleh aja explore ke paid marketing kayak bayar influencer, atau bayar advertising, tapi ga ada salahnya buat kita maksimalin yang gratis dulu. Since marketing yang gratis itu nanti kedepannya bakal jadi yang namanya own channel.

7:01 Apalagi social media kita ya. Kalo kalian ada pertanyaan atau pengen diskusi feel free untuk komen di bawah. Jangan lupa subscribe, like, follow, share, apa lagi ya? Ya kira-kira itu lah. Alright, see you guys on the next video.

Share

Ringkasan Video YouTube