0:00 [Musik]
6:46 Come on, magnify the Lord. Magnified. Be glorified. Be lifting high. I'm going to bless the Lord. Oh my soul sing his praise again. Yeah. And you give me so many reasons. I've got to praise again cuz I've got joy. Joy the Lord giving me strength, feeling me over again. I've got joy. Joy the Lord. Now I can see everything you for [Musik]
8:46 Shalom, selamat siang Bapak, Ibu, Saudara-saudara. Selamat datang di Gereja Victorous Family Plaza Indonesia yang digembalakan oleh Bapak Gembala Abraham Konrad Supit. Mari kita berdoa untuk membuka ibadah hari ini. Bapa surgau yang penuh kasih, kami datang ke hadirat-Mu dengan hati yang penuh syukur atas anugerah-Mu yang baru setiap hari. Terima kasih Bapa atas pernyataan-Mu yang membawa kami ke tempat ini untuk memuji, menyembah, dan mener-Mu. Kami menyerahkan seluruh rangkaian ibadah ini ke dalam tangan-Mu. Kiranya Roh Kudus hadir di tengah kami, memenuhi hati kami dengan damai sejahtera, kasih karunia, dan sukacita. Buka, bukalah hati dan pikiran kami agar dapat bersudau dalam kebenaran. Biarlah firman-Mu menkan iman kami, menguatkan yang lemah, memberi pengharapan pada
9:32 yang putus asa. Berkati dan urapi hamba-Mu Pastor Rituan Huta Barat yang sebentar kami membawa firman-Mu. Berikanlah kami telinga yang mendengar, hati yang mengerti, dan pikiran yang akan menangkap kebenaran firman-Mu yang akan kami pakai sebagai pelaku firman-Mu dalam setiap langkah kehidupan kami. Sebab firman-Mu adalah pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku. agar firman-Mu selalu ada di mulut dan hatiku hati kami. Berikan kami hikmat, kekuatan, dan keberanian dalam menjalankan kebenaran firman-Mu. Kami mendudukkan diri di hadapan-Mu dan memohon hanya kira nama-Mu saja yang dipermuliakan dalam setiap pujian, doa dan pelayanan kami. Singkirkan segala penghalang yang mengganggu perhatian kami. Penuhi ruangan ini dengan kemuliaan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, Tuhan
10:19 dan Juru Selamat kami. Kami berdoa dan mengucap syukur. Amin. Haleluya. Puji nama Tuhan. Terima kasih Tuhan atas berkat-Mu, atas kasih anugerah-Mu yang telah menyertai kami sepanjang minggu ini Tuhan. [Musik] Pada hari ini kami siapkan hati kami Tuhan. Kami mau buka hati kami Tuhan. Jamahlah setiap kami yang ada di tempat ini Tuhan. Nyatakan apa yang Kau mau nyatakan di tempat ini. Kami siap untuk menerima berkat-Mu Tuhan. [Musik]
11:24 dicurahkan [Musik] menggantikan nyawaku. Kau mati biar ku hidup. Bukti kasih-Mu padaku. [Musik] Tiada kata yang datang bukakan. [Tepuk tangan] Betapa ku bersyukur Tuhan kaulahku
12:10 terang anugerah kasih dan keselamatan. [Musik] Terima kasih Tuhan. [Musik] Darah-Mu dicurahkan [Musik] menggantikan nyawaku Aku kau mati biar ku hidup.
13:00 Bukti kasih-Mu padaku. Tiada kata yang dapat kuetapkan. Betapa ku bersyukur Tuhan kau layakkan ku terima anugerah kasih dan keselamatan. Terima kasih Tuhan. Tiada
13:46 kata yang dapat kut. Betapa ku bersyukur Tuhan [Tepuk tangan] layakku terima anugerah kasih dan keselamatan. Terima kasih Tuhan. [Musik] Sama-sama katakan darah-Mu
14:33 [Musik] bukti kasih-Mu pada setiap kami Tuhan menantikannya. Kau mati biar ku hidup bukti kasih-Mu padaku. Tiada kata yang dapat kuapkan. Betapa ku bersyukur Tuhan kauayakan untuk terima.
15:20 Anugah kasih dan keselamatan. Terima kasih Tuhan. [Tepuk tangan] Thank you Lord. [Musik] [Tepuk tangan] Diakah aku kau jadikan aku yang paling berharga, yang paling mulia dan bila ku hidup biar untuk kemulia-Mu
16:13 tiada yang dapat kuan betakan bersyukur Tuhan bersyukur kau layakkan untuk terima [Musik] anugerah kasih kasih dan keselamatan. Tiada yang dapat Tuhan. Betapa ku bersyukur Tuhan kau layakkan
16:58 untuk terima [Musik] anugerah kasih dan keselamatan. Terima kasih Tuhan. Mari jemaat saja dengan segenap hatimu. Katakan tiada kata yang nama [Musik] kau layakkan kami Tuhan. [Musik] Lord anugerah
17:45 selamanya. Terima kasih Tuhan. Tiada kata yang dapatkan. Betapa betapa ku bersyukur Tuhan hanya kaulah senangku terima anugerah kasih dan keselamatan. [Musik] Tuhan.
18:32 Mari lebih lagi saudara katakan tiada kata yang dapat kuatkan ku bersyukur kaulahkan untuk terima anugah kasih dan keselamatan. Terima kasih Tuhan. [Musik] Terima kasih Tuhan. Terima kasih
19:20 Tuhan. [Musik] Thank you for your mercy. Thank you for your [Musik] atas [Musik] kuatkanu
20:08 [Tepuk tangan] pada hidupku. Haleluya. Allah besar Tuhanku. Haleluya. Kau yang besar, Kau yang selalu hidup menjaga hidupku. Haleluya. Kau yang kau yang
20:54 dalam kau yang kusembahkan Selam Tuhan hidupku. Kau Bapaku yang setia Jesus my Jesus. My Jesus.
21:39 Terima kasih Tuhan. Kami tahu Engkau hadir di tengah-tengah kami pada hari ini Tuhan. Kami mau serahkan segala hidup kami ke dalam tangan-Mu, Tuhan. Kami percaya kepada rancangan-Mu yang indah bagi setiap kami Tuhan. Masalah apapun yang kami hadapi, kami tahu kami punya Tuhan yang setia. Tuhan yang tidak pernah meninggalkan kami. Kami bersyukur Tuhan. Kami tahu kami enggak mampu tanpa-Mu Tuhan. Tanpa Tuhan kami enggak mampu berjalan, tapi berjalan bersama Tuhan, kami akan menerima kemenangan demi kemenangan dalam hidup kami. Terima kasih Tuhan, Kau yang berdaulat atas hidup kami. Thank you Lord. Haleluya.
22:27 Mari naikkan doamu. Naikkan sembah syukur-Mu kepada Tuhan. Angkat tanganmu, Saudara. Ambil momen ini. Naikkan syukur-Mu kepada Tuhan. Thank you. Thank you for your Thank you for Thank you for your Jesus. Hanya Yesus.
23:12 Hanya Yesus yang layak dipinggirkan segala semuanya Tuhan. Lord layak dipuji disampai yang berkata dulu, sekarang dan selamanya. Raja atas segala raja.
23:57 Nama-Mu besar terpulia. Katakan layak dipuji. Layak dipuji disembah [Tepuk tangan] yang berkata kuduskan dan selamanya. Raja atas segala raja nama-Mu besar saya undang jemaat bagi mari lebih lagi katakan sembah dia lebih lagi come on layak dipuji di kaulah yang kami Tuhan dulu, sekarang
24:46 dan Raja atas raja nama-Mu besar terpulia. Mari lebih lagi saudara sama-sama katakan layak dipuji disembah hanya kau Yesus dulu, sekarang dan selamanya. Kau raja raja di atasnya terpuj berikan tepuk tangan buat Tuhan layak
25:33 dipuji kami sembah kau Tuhan yang ber dulu sekarang dan selamanya raja Raja atas segala raja. Nama-Mu besar terku nama Yesus besar terguliabesar dalam mulia. [Musik] Haleluya.
26:20 Berikan tepuk tangan buat Tuhan. Haleluya. Terima kasih Tuhan, Engkau sungguh ajaib. Kuasa-Mu, penyertaan-Mu sempurna atas hidup setiap kami. Kami percaya kami sudah menerima berkat-Mu Tuhan, jamahan-Mu di tempat ini. Kami tahu Engkau hadir di tengah-tengah kami Tuhan. Kami mau lebih lagi memuji dan memuliakan nama-Mu Tuhan. Karena kami tahu bila Roh Kudus ada di dalam kami, enggak ada yang bisa menghalangi sukacita kami. Kami mau memuji Engkau lebih lagi Tuhan hanya lewat penyembahan dan pujian dari hati kami dengan segenap jiwa kami yang bisa kami berikan kepada-Mu. Yang siap untuk memuji Tuhan lebih lagi sama-sama katakan amin.
27:06 Berikan tepuk tangan buat Tuhan. Huh. Saudara masih semangat memuji Tuhan? Amin. Boleh sapa dulu. Kasih senyuman termanismu, senyuman terbaikmu. Katakan shalom. [Musik] Sebab Tuhan baik. Amin. Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih set. [Musik] [Tepuk tangan] Kita mau sama-sama bertepuk tangan bagi Tuhan. Sama-sama menari bagi Tuhan karena ini tanda sukacita kita. Amin. Hei, [Musik] ku tahu Allah turut bekerja di dalam segala perkara.
27:54 Tu mendatangkan kebaikan bagi yang mengasihi Dia. Saat lewat di gunung dan lembah takut bahaya [Tepuk tangan] penyertaan kurasakan di sepanjang jalan hidupku. Come on setiap. Hei katang memuji dia bagi [Tepuk tangan] untuk selamanya kasih setianya puji yesus seperti sekali lagi dengan
28:42 sukacita sebab dia hei kuatang memuji dia Sebab dia baik untuk selamanya kasih setianya puji yesus sat sama-sama haleluya saya rindu yang wanita saja sama-sama katakan pujian ini. Amin. Come on. Oh Allah turut bekerja dalam salah perkara unuk mendatangkan kebaikan
29:28 bagi yang meng Mari sekarang yang pria memuji Tuhan lewati gunung terembah bahagia. Amin. Nyatakan saudaraan yang kurasakan sepanjang jalan. Mari sama-sama angkat tanganmu. Katakan sebab Tuhan baik. Sebab Dia baik. Hei kuat tangan memuji Dia. Sebab dia ba untuk selamanya kasih setianya. Puji Yesus. Sebab sama-sama bertepuk tangan bagi Tuhan.
30:13 Sorakan. H bakti baik. [Musik] Bti baik. Sebab dia baik. [Musik] Sama-sama saudara katakan dengan iman percaya. Come on sing seperti apa? Hei tu tangan memuji dia Tuhan baik [Musik] dengan sukacita untuk selamanya masih setianya. Puji Yesus seperti abang. Sekali lagi
31:01 sebab kuangkat tangan memuji ini. Sukita kami Tuhan sebab dia untuk selamanya masih setianya. Puji Yesus bagi Allah untuk selamanya masih setianya puji Yesus untuk selamanya kasih setianya pujian Yesus stik [Musik]
31:47 Huh. Sama-sama sorakkan haleluya. Boleh tepuk tangan yang lebih lagi buat Tuhan. Ambil 3 detik momen ini. Berikan tepuk tangan yang terbaik bagi Tuhan. Raja di atas segala raja. Amin. Berapa banyak yang percaya ada kuasa di atas pujian dan penyembahan kita? Amin. Sama-sama. Lebih lagi kita mau menari bagi Tuhan. Kita mau melompat karena ini tanda sukacita kita. Amin. Saya percaya Roh Kudus hadir dalam hati setiap kita. Amin. Enggak ada yang bisa ambil sukacita kita. Amin. Sama-sama katakan. Namanya Tuhanku menara yang teguh.
32:36 Kota benteng perlindunganku. Allah yang perkasa. Dia Bapa yang kekal. Gunung batu keselamatanku. [Musik] Engkau yang termulia di bumi di surga. Berma perkasa selamanya. Engkau yang berkuasa di dalam segala hal. Ada kuasa dalam nama Yesus [Musik]
33:25 ini tanda sukacita kami Tuhan. Mari lebih lagi sama-sama. Namanya Tuhan yang ter bentengku, kota benteng perlindunganku. Allah yang perkasa. Allah yang perkasa. Katakan dia Bapa yang perut bakuku batu keselamatan. Sama-sama bagi Tuhan. Engkau yang termulia di bumi surga suasa selamanya. Engkau yang berkuasa
34:11 di dalam segala hal. Ada kuasa dalam nama Yesusku. Hanya nama Yesus. Tambah sana. Nama di atas segala nama. Nama yang telah membebaskanku. Segala kuasa tuh. Segala kuasa tunduk pada nama itu Yesus Tuhan segala nama. Sekali lagi mengadilu. Katakan nama di atas segala nama. Nama di atas segala nama. Hanya nama Yesus yang membebaskan. Kami terima kemenangan
34:58 dari-Mu Tuhan. Segala kuasa kudus pada nama itu Yesus Tuhan segala Tuhan. Engkau yang termulia. Engkau yang termulia di bumi di surga. Termasuk perkasa selamanya. Engkau yang berkuasa di dalam segala hal. Ada kuasa. Mari saudara lebih lagi katakan, Engkaul yang termulia. Engkaulah
35:45 di bumi di surga tempat selamanya berkuasa di dalam segala hal dalam nama Yesus ada kuasa ada kuasa dalam nama Yesus USku. Hei. [Tepuk tangan] [Musik] Terima kasih Tuhan. [Musik] [Tepuk tangan] W berikan tepuk tangan yang terbaik bagi Tuhan. Sama-sama sorakan. Wuh.
36:32 Terima kasih Tuhan. Berapa banyak yang percaya Tuhan Yesus sangat baik, selalu baik, dan teramat baik bagi setiap kita. Amin. Amin. Yang percaya boleh kasih tos kanan kiri. Katakan Tuhan Yesus baik. Haleluya. Puji nama Tuhan. Silakan duduk jemaat Victorious Family yang dikasihi Tuhan. Kita akan menyaksikan Pter Message. [Musik] Puji Tuhan. Victorious People. Saya senang berjumpa kekasih Tuhan di mana pun Anda berada. Saat ini berbicara temanya membentuk generasi muda yang tangguh. Oleh karena itu, kekasih yang dikasihi dan berkat Tuhan, Anda dan kami semua di tempat ini tanpa kecuali diberi
37:19 tugas tanggung jawab untuk membentuk anak-anak yang tangguh, anak-anak yang luar biasa bagi kemuliaan nama Tuhan. Firman Tuhan mengajarkan Mazmur 78 ayat 4 dan 7. Kami tidak hendak sembunyikan kepada anak-anak kami, tetapi kami akan ceritakan kepada angkatan-angkatan kemudian yang menjadi puj-perbuatan yang ajaib yang telah dilakukannya. Oleh karena itu, kekasih yang dikasihi dan berkat, melalui kehidupan kekasih Tuhan sebagai orang tua yang Tuhan titipkan, mempercayakan anak-anak yang Tuhan titipkan, nyatakan, jadikan kehidupan Anda di mana pun kita berada menjadi panutan. menjadi apa yang Anda lakukan kerjakan, perbuat mereka akan melihat
38:04 Kristus yang hidup dalam hidup melalui ucapan, perkataan, perilaku, melalui niat Anda, kehidupan Anda, attitude Anda, tidak lain tidak bukan sebagai kebenaran firman Tuhan yang digambarkan dalam ayat 7 supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah. Jadi, dasar kehidupan mereka percaya pada Allah dan tidak melupakan perbuatan-perbuatan Allah, tetapi telah memegang dengan teguh perintah-perintahnya. Oleh karena itu, setiap kehidupan kekasih anak Tuhan di mana pun Anda berada, ajarkan, sampaikan sebagaimana Yosua 1 ayat 8, perkatakan dan renungkan firman Tuhan itu siang dan malam supaya dengan demikian perjalanan kehidupan anak-anak kasih Tuhan akan dijauhkan dari malapetaka, marabahya, kecelakaan sampai sakit penyakit sebagaimana tertulis dalam kebenaran firman yang mereka baca,
38:51 mereka renungkan, hayati dan konsekuensi yang Tuhan akan lakukan, kerjakan bagi anak-anak saya. Mereka yang berhasil dan beruntung menjadi generasi penerus yang luar biasa. Nama Kristus dipermuliakan. Tuhan Yesus memberkati. [Musik] Bangkit berdiri. Angkat tangan kita menopang doa memberkati setiap anak-anak yang Tuhan titipkan pada kita semua. Tuhan kami Yesus Kristus, terima kasih penyertaan-Mu Tuhan. Terima kasih kasih-Mu, terima kasih kebaikan-Mu Tuhan. Saya hamba berdoa melepaskan berkat Tuhan anak-anak yang Kau titik p kami Tuhan. Diberkati mereka dengan gen Kristus. Diberkati mereka dengan karus
39:37 Tuhan. Diberkati mereka roh takut pada-Mu. Apapun yang mereka kerjakan dibuatnya berhasil, bahagia, beruntung Tuhan. Di mana pun mereka melangkah ada sepasang malaikat-Mu yang berkemah. Berkati mereka dengan iman Abraham. Diberkati mereka dengan perbuatan tangan yang berhasil dari Yusuf. Tuhan hidup mereka lepas kemuliaan. Lepas kemuliaan kemenangan lepas kemenangan Tuhan berkati mereka dalam studinya Tuhan dengan hikmat makrifatmu dengan sejasa terhadap tara menyerantai mereka berhasil mendapat perkenan bas-Mu. Mereka berhasil dalam studinya Tuhan berkati juga mereka Tuhan dengan dinding api kemuliaan-Mu Tuhan yang membagarinya sehingga mereka dipagari di segala macam pergolongan dari segala apa yang yang ditawarkan oleh dunia. Hamba juga berdoa memberkati para guru sekolah minggu. Tuhan berkati para guru sekolah minggu
40:23 dengan hidmat makrifat-Mu, dengan urapan surgawi. Pada saat firman ditabur, firman itu bertumbuh berakal Tuhan di setiap anak-anak ini di tanah hati yang subur. Sehingga anak-anak ini Tuhan tidak hanya menjadi baca mendengar firman tapi anak-anaknya menjadi pelaku-pelamu firman melalui hidupnya. Banyak jiwa diberkati, banyak jiwa selamatkan dan nama Tuhan dipermuliakan. Tutup bungkus mereka dengan kuasa darah-Mu Tuhan. dinding api k garingnya dan k mal surgawi berkemah di sepanjang langkahnya dalam nama Yesus kami berdoa haleluya amin am [Musik]
41:21 Engkau Yesus haus jiwaku menantikan-Mu. [Musik] Kupercaya kau penuh pengharapanku di dalam-Mu, Yesus. Hanya kau yang kuandalkan. melebihi siap pun juga. Yesus hanya kau yang kupercaya.
42:11 Di setiap waktu tiada lain kuandalkan selain Kau Yesus. Berikan tepuk tangan buat [Musik] ku perlu Engkau Yesus haus jiwaku menantikan-Mu. Kupercaya Kau penuh pengharapanku di dalamku. [Musik]
43:00 Yesus hanya kau yang kuandalkan melebihi siapa pun juga. Yesus hanya kau yang kupercaya di setiap waktu. Tiada lain kuandalkan selagi kau. Yesus Yesus Yesus hanya kau yang kuandalkan melebihi siapun. juga
43:47 hanya kau yang ku percaya di setiap waktu tiada lain yang kuandalkan selain Kau Yesus [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Nikmat-Mu lebih pikiranku. Jalan-Mu di atas segala jalanku
44:32 tinggi dan dalamnya kasih-Mu hanya kau Yesus yang ku oh hikmat-Mu hikmat-Mu Yesus pikiranku jalan-Mu Tuhan atas segala jalanku. [Musik] Tinggi dan dalamnya kasih-Mu hanya kau Yesus yang kuandalkan. Yesus hanya kau yang kuantarkan
45:19 melebihi siapa pun juga. Yesus hanya kau yang ku percaya di setiap waktu. Tiada yang kuandalkan selain Yesus. Jat bangit berdiri, mari lebih lagi katakan. Hanya Engkau yang kami andalkan Tuhan Yesus. Hanya kau yang kuandalkan melebihi [Tepuk tangan] siapa?
46:05 Yesus menu yang ku hanya Yesus dianku [Tepuk tangan] tiada lain yang kuandahkan selain Yesus hanya kau yang kuant hanya kau hanya kau satu-satunya jawabku Engkau Yesus hanya kau yang ku percaya waktu di setiap waktu tiada la kuantkan
46:50 selain tiada lain yang kuondangkan selain tiada lain tiada lain Andalkan selain [Tepuk tangan] Yesus kami di mana dua tiga orang sepakat dalam nama-Mu Tuhan. Engkau hadir di tengah-tengahnya. Kau ada di tengah-tengah kami Tuhan. Dengarkanlah nyanyian kami Tuhan.
47:36 Tetapi apa arti nyanyian kalau sesungguhnya dalam kehidupan kami sehari-hari tidak mengenalkan Engkau. Ampuni Tuhan. Oleh karena itu, kami mau mendengarkan kebenaran firman-Mu supaya kami benar-benar dalam kehidupan kami sehari-hari benar-benar menghandalkan Engkau Tuhan. Tidak sekedar lip service, tidak sekedar verbal. Untuk itu, Roh Kudus berotoritas lawan pemberitaan firman Tuhan. Lembutkan hati kami sehingga tidak ada bagian dalam kehidupan kami mengadakan perlawanan terhadap kebenaran. Kalau ada kebenaran tidak cocok pada kami, bukan kebenaran yang berubah, melainkan kamil
48:23 yang berubah. Roh Kudus tolong setiap kami suka mendengar firman Tuhan, suka diajar, suka ditunjukkan kesalahan, suka diperbaiki kelakuan, dan suka dididik dalam kebenaran. Karena di situlah statement hidup kami berb berkata, "Tiada lain selain Engkau yang kami andalkan, Tuhan." Berbicaralah dalam nama Yesus kami sungguh memohon semua ini. Haleluya. Semua yang percaya sama-sama katakan amin. Tepuk tangan yang keras. Amin. Amin. Silakan duduk. Shalom. Shalom. Bapak Ibu, tema kita hari ini membentuk generasi yang tangguh.
49:10 Dari kata generasi digunakan istilah regenerasi. Why? Karena kegagalan orang Kristen enggak ngerti arti legasi. Ngerti arti legasi? Warisan. Saudara yang kekasih menunjukkan kegagalan kita memaknai legasi adalah kita kumpulkan harta banyak-banyak untuk kita wariskan untuk anak kita. Itu silakan saja. Tetapi itu rapuh dan bisa membuat anak-anak kita jadi bodoh. Kalau itu fokusnya kita sekolahkan anak kita tinggi-tinggi, tamat dari perguruan yang terbaik. Anak-anak kita juara,
49:57 lulusan yang terbaik. Bagus. Tetapi sekali lagi itu tidak representatif menunjukkan legasi. Ini penting sekali Bapak Ibu. Legasi adalah kehidupan kita orang tua dilihat anak-anak kita mencintai Tuhan. Suka baca Alkitab tiap hari. Dengan konsisten hidup ini, anak-anak tertarik, ada apa dalam firman Tuhan?
50:43 Kenapa kami capek tidak capek, ngantuk tidak ngantuk? Sehat kurang sehat, sibuk enggak sibuk? Konflik tidak atau tidak konflik dalam rumah tangga? Tetap papa saya bangunin saya untuk bagi-bagi baca Alkitab tiap hari. Halo. Mayoritas orang Kristen enggak ngerti pikiran Kristus. Kalau Anda lebih sedih, anak Anda sakit kanser daripada anak Anda malas baca Alkitab, Anda enggak kenal Yesus Kristus. Ini serius sekali loh. Kalau Anda lebih sedih anak Anda sakit kanker daripada anak Anda malas baca Alkitab. Ngeri sekali loh. Ngeri sekali.
51:31 Saya ulangi Bapak Ibu yang serius di mata Tuhan. Roma 12 ayat 2. Jangan serupa dengan dunia ini. Jawab Bapak Ibu. Orang Kristen suka enggak kesembuhan? Jawab dong. Orang Kristen suka enggak kesembuhan? Agama lain suka enggak kesembuhan? Penjahat suka enggak kesembuhan? Maka kesembuhan masih selera rendah. Selera penjahat juga. Yang per-pan nyambung itu selera penjahat juga. Ada enggak perintah Tuhan balaslah kejahatan dengan kebaikan? Ada enggak? Odong kok.
52:17 Kasihlah musuhmu. Ada enggak? Jika ditampar pipi kiri, kasih pipi kanan ada enggak? Jawab dengan jujur. Penjahat suka enggak? Itu yang keras dong. Agama lain suka enggak? Orang Kristen suka enggak? Masalahnya enggak juga. Enggak juga. Jangan perok-purok enggak nyambung. Enggak juga. Terus kita nyanyi Yesus kau yang ku anda. Itu nyanyian lip service. Mayoritas nyanyian di gereja itu menyakiti hati Tuhan. Karena nyanyian kalau bukan kesimpulan dari kehidupan itu verbal sifatnya. Maka Bapak Ibu maafkan saya. Bersyukurlah Anda sebelum meninggal
53:04 dengar firman hari ini supaya kalau tahun depan meninggal agak beres hidup kita. Kira-kira kita tanya Bapak Ibu, kalau aku meninggal anak-anakku takut akan Tuhan enggak? Kalau aku meninggal anak-anakku tetap enggak suka baca Alkitab tiap hari? Kalau aku meninggal anak mantuku, cucuku tetap suka baca Alkitab tiap hari? Enggak. Ini serius, Bapak, Ibu. Sakit sembuh bukan nilai. Makanya saya enggak bosan-bosan ingatkan kesembuhan bukan ciri utama ajaran Kristen. Saya ulangi, kesembuhan bukan ciri utama ajaran Kristen. Supaya kalian jangan keliru. Makanya jawab Bapak, Ibu, boleh enggak
53:50 doa kesembuhan? Boleh sampai limit tertentu karena itu bukan ciri utama. Boleh sampai limit tertentu. Why? Alkitab mencatat umur kita 70, lebih daripada itu 80. Upanya penderitaan itu bicara limit. Ayo dong, Anda niat enggak hidup selama-lamanya di bumi? Capek loh. Anda niat masuk surga enggak? Ya niat matilah. Ada apa sih Kristen ini? tuh ngelawan muka Anda. Saya ulangi, kalau Anda naik pesawat ke Singapura, ke mana? Maunya pesawatnya on time atau delay? Kalau delay kesal enggak? Delay dua
54:37 kali, delay tiga kali. Ngamuk Anda. Maafkan saya, saya khotbah apa adanya walaupun enggak diundang lagi. Salah satu yang bodoh di mata Tuhan bukan enggak S1. Bukan. Bukan. Itu yang menentukan orang bodoh atau enggak. Salah satu yang bodoh di mata Tuhan, tidak konsisten itu bodoh di mata Tuhan. Jawab Bapak Ibu, mana lebih bagus, Singapura atau surga? Surga. Kalau enggak percaya, matilah nanti malam. Lihatlah, bagus sekali. Surga lebih bagus. Surga kalau kalian dipanggil ke surga, maunya on time atau delay? E Kristen. Kristen. Kalian ikut Yesus atau ikut apa sih? Terbalik. Terbalik. delay naik pesawat
55:23 komplain delay ke surga haleluya puji Tuhan mukjizat ada apa ini itu berlaku bagi orang enggak percaya atau bayi rohani bagi orang mengerti kebenaran enggak tertarik lagi tuh makanya Alkitab berkata hidup untuk Kristus lanjut mati adalah bohong kalian ayolah belajar murni kita ikut Tuhan kanker enggak serius bohong serius malas baca Alkitab Bapak Ibu lebih serius daripada sakit kanker. Jangan Anda mati dulu baru insaf, expire. Ini penting sekali. Makanya saya ulangi, kalau kita dari sini ke Semarang, lebih efektif naik
56:09 pesawat atau naik motor? Naik pesawat. Kalau ke surga harus mati. Saya sedih ada pendeta saya bilang, "Saya enggak setuju, Pak Ridwan." Kenapa enggak setuju? Saya mau kayak Heno Elia. Heno Elia itu naik ke surga tanpa kematian. Itu bukan nilai. Itu bukan nilai. Itu dikagumi manusia. Tapi enggak nilai bagi Tuhan. Itu bukan nilai. Loh, kalau saya beriman itu iman palsu. Loh, kenapa Pak Ritan ngomong gitu? Saya tanya, "Kamu Kristen enggak?" Ya, Kristen dong. Kok Pak Ritwan tanya? Saya lebih lama dari Bapak lo jadi pendeta. Bukan selama pendetanya. Statement hidupmu, statement pernyataanmu tadi menunjukkan kau enggak Kristen loh, saya Kristen. Oke. Kalau Kristen apa artinya?
56:55 Pengikut Kristus. Arti Kristen bukan pengikut Henh. Arti Kristen bukan pengikut Elia. Arti Kristen pengikut Kristus. Saya tanya lagi dia, Yesus Kristus sebelum naik ke surga mati dulu enggak? Ikuti dia. Ikuti Yesus. 11 murid Yesus tanpa Yudas. 11 murid Yesus ada enggak naik ke surga tanpa kematian? Enggak ada. Enggak ada. Saya ulangi. Kalau Anda enggak percaya ketika Anda meninggal wawancarai Petrus dan kawan-kawan. Enggak ada. Henoh Elia punya surga enggak? Enggak.
57:42 Tuhan yang punya surga. Kenapa ikut Henoh? Ini enggak girlf kalau umur panjang ukuran iman. Ada yang tahu enggak Yesus mati umur berapa di kayu salib? 33 something. Lebih muda daripada Anda rata-rata. Karena umur panjang bukan ukuran nilai. Hidup benar umurmu panjang atau pendek itu nilai diletak di mana? Hidup benar. Katakan amin. Tepuk tangan. Ayolah. Jangan bertahun-tahun ikut Yesus enggak berubah. Kalau mau ke surga mati dulu. Jawab dong Bapak Ibu. Kalau ke Semarang lebih
58:28 efektif naik pesawat daripada naik motor. Untuk mati ke surga harus mati dulu. Mana lebih efektif untuk mati? Kanker atau bisul? lebih efektif. Siumanlah Anda kanker enggak ada masalah kok. Serupa dengan dunia ini. Bohong masalah, berzina masalah. Ngomong sama istri sama suami, ayo kita cerai. Ayo kita cerai. Itu masalah serius. Kalau Anda sampai sekarang kecewa dengan perkawinan Anda, itu indikasi Anda sama sekali enggak kenal Tuhan. Itu serius. Dalam konteks ini kita buka Mazmur 78 ayat 3 sampai ayat 8. Kita baca
59:14 bergantian supaya kita lihat tema yang diletakkan Tuhan pada gereja ini membentuk generasi yang tangguh sangat serius. Lebih serius daripada kanker. Lebih serius daripada Anda sampai mati enggak punya rumah. supaya Anda ngerti bobot nilai tema ini membuat kita menghargainya dan kita tidak mau terganggu konsentrasi. Mazmur 78 ayat 3 sampai ayat 8 saya ajak kita membacanya bergantian. Saya baca ayat yang ganjil. Bapak, Ibu baca ayat genap. yang telah kami dengar dan kami ketahui dan yang diceritakan kepada kami oleh nenek moyang kami. Lanjut ayat 4.
1:00:12 Ayat 5. Telah ditetapkannya peringatan di Yakub. Dan hukum Taurat diberikannya di Israel. Lanjut. Perhatikan. Nenek moyang kita, saya ulangi, nenek moyang kita diperintahkannya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka. Lanjut ayat 6. supaya mereka menaruh kepercayaan kepada Allah dan tidak melupakan
1:00:57 perbuatan-perbuatan Allah, tetapi memegang perintah-perintahnya. Lanjut. Amin. Bapak, Ibu, dari ayat-ayat ini Tuhan lagi mengungkapkan isi hatinya tentang nilai. Mana nilai paling indah, mana nilai paling buruk? Kalau kita enggak mengajar anak-anak
1:01:44 kita tentang nilai-nilai rohani, ayat 8 terjadi seperti nenek moyang mereka angkatan pendurhaka dan pemberontak. Dan itu yang sedang kita siapkan anak-anak kita kalau anak-anak kita enggak suka firman Tuhan. Ini serius. Setelah kita memperingati Jumat Agung, Paskah, kenaikan Yesus Kristus ke surga, Roh Kudus artinya segala sesuatu yang menolong kita untuk taat setia dalam kebenaran, tidak ada kelalaian di pihak Tuhan. Itu bukan pilihan bisa atau tidak bisa.
1:02:30 itu pilihan mau atau enggak mau sehingga kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali bukan sebagai juru selamat. Kedatangan Tuas yang kedua kali sebagai hakim sehingga kita semua akan mempertanggungjawabkan apa misi Tuhan Yesus Kristus. Mengapa dia harus mati datang ke dunia mati di kay salib. Apa tujuan Kristus? Dia dikuburkan turun kerajaan maut melucuti kuasa maut bangkit paring ketiga apa tujuan Kristus diberikan Roh Kudus, roh penghibur, roh penolong, roh pemimpin kehidupan kita supaya hidup benar. Jangan lupa kita harus mempertanggungjawabkannya. Tema hari ini bagian pertanggungjawaban,
1:03:18 yaitu membentuk generasi yang tangguh. Berarti bicara tanggung jawab, bicara nilai. Anda dan saya, apapun pendidikannya, sebagaimanapun banyaknya kekayaan Anda menjadi tidak bernilai kalau enggak bisa mempertanggungjawabkannya. Nilai itu dipertanggungjawab. membentuk generasi yang tangguh itu harus kita segenap hati, segenap pikiran, segenap dana, segenap perhatian harus kita lakukan itu. Tahun ini saya 45 tahun jadi hamba Tuhan, lebih kurang 30 tahun pernah jadi
1:04:04 dosen teologia. Kegagalan gereja, kegagalan orang Kristen, tidak ada regenerasi yang disebut legasi. Saya tanya sama diri saya, setelah saya meninggal, anak-anak saya benar enggak mencintai Tuhan? Setelah saya meninggal, pelayanan saya merosot enggak? Kalau merosot berarti saya kondisikan jemaat itu mengandalkan saya. Keberhasilan hamba Tuhan kelihatan dia setelah meninggal, bukan waktu hidup. Halo. Halo. Keberhasilan hamba Tuhan
1:04:50 kelihatan setelah dia meninggal. Yang diajarkan ketika hidup jemaatnya mengandalkan gembala, pendeta, hamba Tuhan atau mengandalkan Tuhan. Makanya Yesus memuridkan murid-muridnya setelah Yesus meninggal. Luar biasa yang 11 itu. Suka enggak suka, mau enggak mau Injil nyampai ke kita dari yang 11 itu. Bapak, Ibu ini serius mempersiapkan dengan membentuk generasi yang tangguh ini serius. Kalau Anda rajin membaca Alkitab dengan benar dari kejadian sampai wahyu menunjukkan sangat serius.
1:05:40 Makanya lembaga pertama Tuhan ciptakan di bumi bukan lembaga negara, bukan DPR, MPR apalagi KPK, bukan. Lembaga pertama Tuhan ciptakan di bumi, lembaga perkawinan. Karena itu yang paling cocok, paling efektif untuk membentuk generasi yang tangguh dalam Tuhan. Jangan Anda kasih tanggung jawab. Gereja membentuk anak Anda, terutama orang tua, bukan gereja. Jangan lepas tanggung jawab. Jangan Anda membuat anak Anda pintar, sopan, karakter yang baik kepada sekolah. Bukan. Bukan lembaga pendidikan tanggung jawab hal itu. Bukan lembaga gereja, orang tua.
1:06:27 Gereja memperdengarkan, memberikat memberitakan, memberikan pengertian orang tua. Salah satu kegagalan saya dalam menggembala jemaat, jemaat saya yang ter orang tua, orang suami, istri enggak mau menekankan kepada anaknya betapa indahnya mengandalkan tunal. itu kegagalan saya dan itu sedang terjadi dalam dunia gereja. Saya khotbah di Amerika, di Afrika, di Eropa, di Australia, di Asia rata-rata karena lebih banyak menekankan gereja-gereja, mukjizat-mukjizat daripada proses untuk hidup mengenal Tuhan, mengasihi Tuhan dan mengenal Tuhan. Yuk, ulangi operator. Markus 1 ayat 42. Markus 1 ayat 42. Yuk baca Bapak Ibu
1:07:16 dengan keras Markus 1 ayat 42 1 du ya. Seketika itu juga saya butuh konsentrasi Anda. Dua pendeta baca ini bisa gagal fokus. Fokus pendeta pertama menunjukkan masih bayi rohani adalah penyakit orang itu sembuh. Itu penekanan orang-orang yang sungguh-sungguh masih enggak mengalami pertumbuhan. Tapi kalau orang hamba Tuhan yang rohani ngah dia. Nilai ini direpresentatifkan dalam kata keterangan waktu. Kata apa, Bapak Ibu? Keterangan waktu. Di mana
1:08:03 kata keterangan waktu di ayat ini? Kata apa yang keras? Jawab dong. Tuhan perlu tahunan atau seketika membuat lumpur berjalan. Tuhan perlu tahunan atau seketika membuat Lazarus bangkit. Tuhan perlu tahunan atau seketika membuat laut terbelah. Apa yang Tuhan sampaikan di balik itu? Camkan. Hai umatku. Ini mukjizat gampang. Enggak perlu proses panjang. Ini mukjizat gampang. Lanjut. Hai umatku, ini mukjizatku terendah. Kenapa sih Kristen ini? Lanjut. Hai umatku, semua mukjizat seketika enggak ada unsur kekekalannya.
1:08:52 Semua mukjizat seketika enggak ada unsur kekekalannya. Saya ulangi, Bapak, Ibu. Kalau ada ibu-ibu sakit kanker, umurnya 2 bulan lagi, umurnya berapa bulan lagi? Bisa enggak Tuhan sembuhkan? Kok ragu? Bisa enggak Tuhan sembuhkan? Oh, lebih sembuh. Sembuh dia. Sembuh dia. Berarti batal enggak kematiannya? Hah? Yang bilang batal sesat. Tidak batal. Ditunda delay. Makanya ada ibu-ibu bilang, "Puji Tuhan, Pak Pendeta. 5 tahun lagi Bapak Pendeta doakan saya dalam Tuhan melaut saya, saya sembuh." Puji Tuhan, Ibu. Kapan kejadiannya? 5 tahun yang lalu, Pak Pendeta. Kapan periksa terakhir? 6 bulan
1:09:38 yang lalu. Saya bersih dari kanker. Apa saya bilang? Puji Tuhan ibu sudah sembuh. Tapi jangan lupa ibu, ibu tetap bisa mati lagi. Kasih tahu tuh ketawa Anda mengandung kepedihan. Kesembuhan enggak pernah membatalkan kematian. Kesembuhan enggak ada unsur kekekalan. Kesembuhan enggak enggak ada kaitan dengan pekerjaan Roh Kudus. Tapi kalau dia sembuh dan bertobat baru pekerjaan Roh Kudus. Karena Roh Kudus berfungsi mengisafkan kita akan dosa. Kesembuhan ansih bukan identik pekerjaan Roh Kudus. Catat dong baik-baik. Kesembuhan enggak ada kaitannya dengan rohani. Kesembuhan jadi rohani kalau dilanjutkan dengan bertobat.
1:10:27 10 orang sakit kusta datang ke Tuhan Yesus. Berapa yang sembuh? Semua sembuh. Berapa yang menyenangkan hati Tuhan? Why? Karena bertobat. Karena itu bicara rohani. Sembukan sih bukan rohani. Tuntaslah mental dukun kita. Sembuh doang bukan ada ukuran rohani, tetapi sembuh dan bertobat baru ukuran rohani. Sehingga Alkitab berkata, "Jika satu orang saja bertobat seisi surga, bersorak-sorai. Tepuk tangan dong di pertobatannya. Makanya buji s seketika enggak ada unsur kekekalannya. Seketika
1:11:14 Lazarus dibangkitkan Tuhan enggak, Bapak, Ibu? Bangkit enggak? Mati lagi enggak? Yang Anda kenal di Kalideres itulah sarusimanjuntak beda orangnya. Ada apa sih Kristen ini? Mati lagi. Kalau membentuk generasi yang tangguh itu enggak bisa seketika, Bapak, Ibu. Halo, halo. Halo. Siumanlah, enggak bisa seketika. Makanya Anda dan saya masih keliru mengenal Kristus. Kalau Anda lebih kagum melihat mayat di rumah duka. didoakan bangkit daripada melihat anak-anak sangat hormat sama orang tuanya. Kalau Anda lebih kagum mayat
1:12:01 bangkit, mental dukun Anda belum tuntas karena itu bukan nilai. Enggak ada amin kalau khotbah gini. Amin berikutnya latah. I karena cuma coba ya maafkan saya ya. Orang tua lebih sedih dan dua puasa anaknya sakit kanker supaya sembuh. Tapi enggak pernah sedih dan dua puasa supaya anak-anaknya rajin baca Alkitab. Bagaimana kita membentuk generasi yang tangguh? Enggak ada alternatif lain untuk membentuk generasi yang tangguh kalau anak-anak tidak mengenal Tuhan, tidak
1:12:48 mengasihi Tuhan, tidak taat kepada Tuhan. Enggak ada alternatif lain. Kita harus bersyukur pada gembala kita. Kalau gembala kita meresponi isi hati Tuhan di balik tema ini supaya disampaikan supaya kita sungguh-sungguh bertanggung jawab menjalani hidup yang singkat ini. Kelihatan bukan di kekayaan, kelihatan bukan di pendidikan, bagus walaupun itu perlu, tetapi itu tidak menjadi kesimpulan kelihatan dari kesungguhan kita benar-benar jadi teladan. sehingga itu jadi khotbah yang hidup membentuk anak-anak kita menjadi
1:13:35 generasi yang tangguh. Anda tahu Bapak Ibu, Alkitab berkata dunia ini makin lama makin jahat. Situasi anak kita dengan kita beda sekali. Apalagi cucu kita. Per cucu kita jadi benar ketika kita mendidik anak-anak kita benar. Enggak bisa Anda lepas tangan dengan keberadaan cucu Anda ke yang jauh ke depan nanti kalau Anda enggak mempersiapkan anak-anak Anda. Anda dan saya sedang mempersiapkan roh-roh pemberontak di anak-anak kita dan cucu kita dan cucunya cucu kita kalau kita enggak siapkan sejak sekarang. Anda hidup hari ini bukan untuk hari
1:14:22 ini. Anda hidup hari ini untuk angkatan-angkatan di depan sana generasi berikutnya. Anda dikaruniakan anak itu bukan kebanggaan. Anda dikaruniakan anak ada harta, ada kemampuan supaya Anda bisa mempertanggungjawabkan supaya anak-anak Anda mengenal Tuhan. Makanya Alkitab tegas sekali dikatakan telah ditetapkannya peringatan di Yakub dan hukum Taurat diberikannya di Israel, nenek moyang kita diperintahkannya untuk memperkenalkannya kepada anak-anak mereka. Itu perintah supaya dikenal oleh angkatan yang
1:15:08 kemudian. supaya anak-anak yang akan lahir kelak bangun dan menceritakannya kepada anak kepada cucu kita, anak-anak mereka kepada cucu kita ini nilai. Bersyukurlah Anda tadi niat enggak ibadah, akhirnya datang ke ibadah supaya diperdengarkan Tuhan kebaran ini. Bersyukurlah Anda sebelum meninggal dengar firman hari ini. Karena ini harus Anda fokuskan. Tapi ini pilihan bukan soal bisa atau tidak bisa. Soal mau atau enggak mau. Dan mayoritas orang enggak mau. Ngeri loh. Mayoritas orang enggak mau. Jangan Anda kira generasi tangguh karena dia bisa khotbah. Seorang anak rohani
1:15:55 saya pengkhotbah terkenal bilang, "Bang, dia panggil Bang saya. Bang, puji Tuhan. Anak saya bagus khotbahnya." Oh, puji Tuhan. Banyak orang suka. Puji Tuhan. Tapi saya tanya kamu bapaknya? Iya, Bang. Kenapa? Istrimu ibunya? Iya, Bang. Kenapa? Masih suka dia lawan enggak? Wah, suka, Bang. Keras sekali. Suruh dia jangan khotbah. Karena kebisaan khotbah dia, dia anggap itu rohani, makin sulit bertobat. Karena bisa khotbah itu bukan nilai. Dan kecenderungan orang bisa khotbah, khotbahnya sistematis dan disukai orang. menganggap itu rohani, makin sulit bertobat. Buka operator Lukas 15 ayat 7 supaya
1:16:41 kita jangan salah. Lukas 15 ayat 7. Dengar baik-baik, jemaat. Aku berkata kepadamu, lihat enggak ada firman Tuhan yang enggak digenapi. Enggak ada firman Tuhan bobotnya gertakan. Ini pasti digenapi. Demikian juga akan ada sukacita di surga. Karena apa? Satu orang berdosa yang bertobat lebih daripada sukacita. Karena apa, Bapak, Ibu? 99 orang benar. Ngeri enggak? Yang tidak memerlukan pertobatan. Pernah enggak Anda kritis ayat ini? Betapa ekstremnya perbandingan jumlah dan latar belakang masing-masing. 1 banding 99 loh.
1:17:31 Satu bukan 1 banding 10 loh. Perbandingan jumlah perbandingan latar belakang. Satu orang ini latar belakangnya berdosa loh. 99 ini latar belakangnya orang benar. Siapa disebut orang benar? Pendeta, ketua sinode, doktor teologia? Dosen teologia, pengkhotbah terkenal, banyak mukjizatnya bernubuat. Halo, itu bukan ukuran rohani, itu diperlukan gereja, tapi itu bukan ukuran rohani. Jangan kagum dengan pendeta banyak mukjizatnya. Karena itu bukan ukuran rohani.
1:18:18 Ada jemaat saya berzin sedih sekali rasanya. Kita panggil, kita bimbing langsung bertobat. Jemaat dibimbing bertobat nangis-nangis beren dia tersungkur di lantai. Pak Pendeta, aku jahat, aku jahat. Terus dia cium kaki istrinya. Mami, maafkan aku jahat. Cepat bertobat. Ada pendeta berzina. Kita tegur dia marah sekali. Apa urusan Pak Ritan dengan rumah tangga saya? Keluar keluar keluar. Iblis kita tengking keluar pendeta kita lain balik ditengking. Kita worship leaders hati-hati kalian.
1:19:05 Worship leaders singers. Saya senang tadi pemimpin pujian bagus sekali. suara laki-laki tadi bagus sekali kombinasi dengan musiknya bagus tapi saya ingatkan ya worship leaders singers pemain musik itu bukan representatif rohani kalau kalian enggak rindu baca Alkitab tiap hari merenungkan dan melakukan karena mimpin pujian main musik bobotnya hanya entertain manipulasi emosi. Kalau Anda enggak kuat dalam kerohanian yang enggak kelihatan, aku khotbah kelihatan, worship kelihatan, yang enggak kelihatan itu di rumah. Makanya urutan Kristen yang kokoh itu mulai dari garam baru terang. Itu
1:19:53 urutan garam. Terang. Garam itu berfungsi kalau enggak kelihatan. Kalau Anda punya garam, cemplungkan ke sayur. Begitu dia enggak kelihatan, itu berfungsi. Kalau Anda ceplungkan ke sayur, dia tetap kelihatan. Dia tetap kelihatan. Berarti ibu-ibu memang niat jahat. Itu beling halus yang Anda masukin supaya suamimu minum mati. Enggak kelihatan. Anda kalau jalan di nyusuri Tamrin Sudirman ini, maafkan saya, Bapak, Ibu. Kalau Anda jalan di jalan utama Tamrin Sudirman, jawab. Lihat enggak gedung-gedung tinggi? Lihat enggak? Tahu enggak kekuatan gedung itu di mana?
1:20:39 Kelihatan enggak pondasinya? Enggak ada alasan gedung itu bisa kelihatan kalau enggak ada bangunan yang lebih dahulu yang enggak kelihatan. Kalau kita bangun pagi jam . jam .30 kepagian ya Nora. Maafkan saya. Maafkan saya. Saudara kita sebelah sembahyang subuh. Orang Kristen yang lihat saya sekarang ini ngorok. Makin keras azannya, makin keras ngoroknya. Malah sempat-sempat mimpi makan capcai. Bangun kesiangan, bisa-bisa nyanyi di gereja. Hidup ini adalah kesempatan. Langsung malaikat di gereja kasih
1:21:26 backsound. Kesempatan ngorok. Bukan melayani Tuhan. Janganlah menipu. Melayani Tuhan pertama bukan khotbah. Melayani Tuhan pertama capek enggak capek, ngantuk enggak ngantuk, sehat kurang sehat, sibuk enggak sibuk, konflik tidak konflik dalam rumah tangga tetap bangun pagi baca Alkitab. Kalau saya tiap pagi baca Alkitab ngajak istri anak, mana kelihatan jemaat? Itu pondasi. Kuatlah dalam kerohanian yang tidak kelihatan. Itu Kristen yang benar. Malas baca Alkitab bisa khotbah. Menikmati lagi jadi pendeta terkenal. Blunder, blunder, blunder. Enggak ada nilai pendeta terkenal itu.
1:22:13 Cat B. Kami lima hamba Tuhan KKR di Manado. Seminggu sebelum berangkat salah satu pendeta. Pak Riton. Pak Riton kan jadi pembicara di Manado. Iya. Kenapa kok marah-marah? Loh mereka enggak kenal kita loh. Kenal dong. Makanya kita diundang loh. Kita masa pendeta terkenal tiket pesawatnya Lion. Saya bilang, "Enggak usah sebut terkenal itu blunder. Kalau kita anggap kita terkenal, kita akan melayani fasilitas bukan melayani Tuhan. Enggak usah panjang-panjanglah, Pari Tuhan loh. Ada apa Bapak tiket pasalnya layan?" "Enggak saya bilang enggak loh kok beda-beda?" "Saya Lion." Bapak apa? "Saya lon." Ada apa sih Kristen ini? Pak, jangan bercanda. Iya saya lon kamu lion berarti kamu lebih mahal yang mana lebih mahal
1:23:00 kopi hitam atau am Americano ketawa kalian kayaknya ada unsur penolakan nih mana lebih mahal cappuccino atau kopi susu lebih mahal karena bahasa aja lu aja gampang dibohongin kafe sama kedai sama ya sok inggris-inggrisan loh sama Bapak Ibu Bu, tapi orang-orang yang merasa terkenal selalu melain fasilitas bukan melayani Tuhan. Itu pun enggak sadar. Dilanjut masa hotel kita bintang tiga. Saya bilang, "Saya letakkan telepon saya langsung saya tutup." Yesus lahir ke di dunia ini lahir kadang domba. Lu enggak menghayati? Dia punya hak loh, Bapak di surga, aku mau lahir
1:23:45 ke dunia, tapi matiin Herodes, saya lahir di situ. Punya hak loh, pilih kalau jadi hamba Tuhan, jadi orang Kristen enggak bicara hak, bicara kewajiban tuh. Enggak, enggak ada. Amin kan ngelawan muka lo. Ya susah. Yesus datang ke dunia bukan untuk dilayani tapi melayani. Hidup kita di dunia ini untuk melayani bukan dilayani. Makanya Bapak-bapak mana bisa Anda membangun generasi yang bagus dalam rumah tangga kalau Anda tidak usur belum melayani dalam perkawinan. Yang ada terjadi kita minta istri melayani kita, istri melayani kita, kita lan istri gitu rusak nuntut ya susah. Kekanak-kanakan sekali. Eh nyambung enggak sih?
1:24:32 Pasti nyambung orang kau yang k maksud ya pasti ny enggak mungkin enggaklah. Maka bagian terakhir Bapak Ibu ini nilai lihat Matius 6 ayo Matius 7 ayat 24 sampai 27. Matius 7 ayat 24 sampai 27. Anda tahu Bapak Ibu, dunia ini dibagi dua dengan hal ini. Kristen pun dibagi dua. Setiap orang yang mendengar perkataanku ini dan melakukannya, mendengar dan melakukannya itu bagian pertama itu kokoh, tangguh. Karena sama dengan orang yang bijaksana yang mendirikan rumahnya di atas batu. mendirikan rumah atas batu dalam konteks
1:25:18 Yesus bicara ini bicara proses lama dan berdarah-darah karena enggak ada alat bor harus tajam satu tiang di atas batu karang di daerah Timur Tengah sana keras sekali itu lama sekali lihat bukti dia kokoh ayat 25 kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir lalu angin melanda rumah itu. Tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu karena pelaku firman. Lain dengan yang kedua di gereja ini akan dibagi dua, yaitu tadi pelaku sekarang apa? Tetapi setiap orang yang mendengar perkataanku sama-sama gereja. Anda sama dengar khotbah sekarang
1:26:04 sama-sama tapi pulang tetap dibagi dua. Itu pilihan. Anda pelaku atau enggak pelaku itu pilihan. mendengar perkataan dan tidak melakukannya. Maka kita sama-sama berikan ee penilaian seperti Alkitab lah. Yang bodoh itu mendengarkan firman Tuhan tetapi tidak melakukannya itu bodoh. Karena Alkitab berkata ia sama dengan orang yang bodoh yang mendirikan rumahnya di atas pasir. Halo. Mana lebih cepat jadi rumah? Bangun di atas batu atau pasir? Rumah itu representatif kata keterangan waktu tadi. Seketika orang yang lebih fokus pada sakit-sakit sembuh itu membangun rumah di atas pasir. Roboh ini orang. Orang merasa hamba
1:26:51 Tuhan dipakai Tuhan dengan banyak mukjizat-mukjizat. Roboh nih orang. Orang yang pelaku firman bisa dipakai Tuhan mendoakan sakit sembuh, bisa dipakai Tuhan untuk memberkati orang lain, tapi di rumah dia pelaku firman itu tidak bisa seketika. Dan itu menjadi khotbah yang hidup bagi anak-anaknya. Kalau enggak menjadi pelaku, saya khotbah tapi enggak pelaku di rumah. Itu rapu sekali itu rumah tangga. Sehingga rub e kemudian turunlah hujan. Jangan lupa orang yang pelaku firman dengan orang enggak pelaku firman masalahnya sama. Bapak, Ibu, saya sedih dengan khotbah-khotbah. Percayalah orang Kristen enggak mungkin kena COVID-19. Ini kan bohong.
1:27:37 Masalah orang benar dengan orang enggak benar sama. Yaitu turunlah hujan, datanglah banjir, angin bandar rumah itu sama. Yang beda reaksi. Yang tadi enggak roboh, ini roboh. Masalahnya sama. Maafkan saya, Bapak, Ibu, tolong jawab. Di luar Kristen ada enggak istrinya cerewet? Jawab dong. Ada. Dalam Kristen ada enggak istrinya cerewet lagi ngelihat saya? Dia ada. Ada. Sama masalahnya Anda roboh atau tidak. Jadi ini bukan fokus Anda ciri istri cerewet. Anda kuat atau enggak, Bapak-bapak? Reaksi Anda bukan cerewetnya Anda fokus. Misalnya bahan bakar Pertamax naik tadi
1:28:24 malam Rp1.000, berlaku enggak? Semua orang berlaku. Jangan aneh-anehlah pengajaran Anda. Jangan Anda datang ke pom bensin, Masmas katanya tadi malam naik 1.000. Iya, Pak. Kenapa, Pak? Saya orang benar. Enggak berlaku itu naik. Saya tetap harga yang lama. Si Mas itu lihat Anda 30 detik. Dia bilang, "Pak, Pak, Bapak bukan orang benar. Bapak orang gila. Kalau enggak percaya, praktikin nanti. Jangan Kristen aneh-anehlah. Orang benar enggak mungkin dibunuh." Siapa bilang Yesus dibunuh? 11 murid Yesus 10 mati dibunuh. Kemungkinan sekali kita mati dibunuh. Orang benar enggak mungkin pesawatnya jatuh. Jangan khotbah-khotbah seperti itu. Loh, kan Tuhan Immanuel melindungi
1:29:12 kita. Hei, dengar dong baik-baik. Kalau kalian membaca Alkitab dengan benar, enggak ada kewajiban Tuhan melindungi fisik kita. Saya ulangi, siuman kalian. Enggak ada kewajiban Tuhan menjaga fisik kita. Kalau Tuhan menjaga fisik kita, saya akan komplain sama Tuhan. Tuhan, Stefanus lempari batu, kenapa kau enggak lindungi? Karena Tuhan enggak menjaga fisik Anda. Amin. Tetapi menjaga rohani kita. Biarpun dilempari, dilempari Tuhan ampuni kesalahan mereka karena mereka itu Kristen. Istri Anda cerewek sampai mati, Tuhan berikan aku kekuatan tetap setia dalam perkawinan sekalipun istriku cerewet sampai mati. Itu Kristen enggak ada. Amin kan, Bapak-bapak? Mana kokoh Anda? Roboh Anda karena Anda
1:30:00 enggak dibangun di atas batu. Penutup bacaan tadi diingatkan Pak Gembala Yosua 1 ayat 8. Caranya ini Bapak, Ibu, Yosua 1 ayat 8. Perhatikan baik-baik. Saya perlu konsentrasi. Pertama apa? Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini. Konteks sekarang. Jangan kau lupa, Bapak, Ibu baca Alkitab tiap hari bersama. Kalimat ini. Halo. Kalimat ini ada unsur peringatan enggak? Halo. Alkitab kurang kerjaan memperingati yang enggak serius. Ini serius.
1:30:45 Ini serius. Kalau bahasa Ibraninya bukan jangan. Lebih tegas loh. Tidak boleh lupa. Enggak boleh lupa, Bapak, Ibu. Ayolah. Sayang sekali kalau Anda meninggal, anak-anak enggak ada suka baca Alkitab. Itu sayang sekali. Enggak boleh lupa membaca Alkitab tiap hari. Lanjutkan tolong kalimat berikutnya apa? Tetapi renungkanlah itu si Anda perhatikan dong kenapa kata penghubungnya tetapi? Padahal tetapi itu menghubungkan dua kalimat yang berlawanan sehingga kalimat
1:31:32 pertama batal maknanya. Baca Alkitab dengan merenungkan itu enggak berlawanan itu temenan. Positif sama positif. Saya tahun 4 khotbah di Bengkulu. Ada bupati bilang, "Terima kasih para hamba Tuhan yang Jakarta yang baik tetapi sungguh rendah hati." Tetapi dan di situ baik dan rendah hati. Kalau tetapi itu berlawanan yang membuat kalimat pertama batal. Contoh Bapak itu ganteng loh. Positif atau negatif tetapi melambai. Gantengnya batal. Itu tetapi bagus enggak bahasa Indonesia Anda sih? Ini fungsi. Tetapi supaya Anda ngerti betapa seriusnya ibu itu cantik loh tetapi
1:32:20 maling. Cantiknya batal. Itu tetapi ibu itu cantik tetapi baik. Bukan itu dan eh nyambung enggak sih? Kalau enggak capek saya ngajarinnya. Kata tetapi di sini artinya tahu enggak? Disiplin baca Alkitab tiap hari itu positif. Jadi negatif kalau enggak dilanjutkan dengan merenungkannya siang dan malam. waktunya jauh lebih banyak. Kenapa ahli Taurat orang Farisi kayak kuburan, luarnya bagus, dalamnya bangkai? Karena tekun baca Alkitab untuk menembakkan ke orang. Padahal membaca Alkitab arti merenungkan tembakkan ke diri. Itu merenungkan tembakkan ke diri. Baca Alkitab tiap hari kalau kita baca
1:33:08 terus kita tembakkan kepada mama dengar ini firman bertobat loh. Kalau gitu bubar itu bubar. Baca Alkitab itu ma nak papa ditegur. Terima kasih Tuhan ditegur papa. Kalau ke sini itu jadi berkat yang terjadi lu lihat lu bertobat loh. Istri lu yang bertobat. Bubar itu bubar. Renungkan ke diri sendiri. Selalu saya ingatkan kepada para mahasiswa dulu, jangan khotbahkan yang tidak kau lakukan. Nanti bobotnya informatif bukan transformatif. Khotbahkanlah yang kau lakukan. Itu merenungkan artinya tembakkan ke diri sendiri. Kalau dengar khotbah hari ini, Bapak, Ibu, jangan senggol istri Anda. M dengar tuh jangan. Karena saya lihat ada
1:33:55 yang begitu lucu-lucu, sedih. Si istri juga bilang, "Engak, enggak, Ma. Aku terima kasih firman hari ini ditembak Tuhan aku. Tuhan sayang sama aku. Itu keren. Mana amennya?" Ah, terpaksa. Baca firman Tuhan setiap hari. Tembakkan itu siang dan malam pada diri kita. Jangan merenungkan hutangmu siang dan malam. Jangan renungkan makian ensok. Tahu Enso enggak ya? Bukan Soang. Ipar Nai punya istri Chinese. Toto dari Cungkok. Pak Meh, Pak Meh tahu Pak Meh? Pak Meh enggak? Saya orang Batak dipanggil kucong bukan pocong. Kucong.
1:34:45 Jangan simpan kesalahan ipar, menantu, mertua sampai mati. Rusak sekali. Renungkan firman Tuhan si malam. Bagian ini baru terjadi sinergi yang disiplin baca Alkitab. militan merenungkannya baru bisa jadi pelaku. Doktor teologia enggak jamin jadi pelaku. Hanya sinergi ini baru di situ kokoh. Dan kekokohan ini terjadi pada anak-anak kita, generasi muda. Lihat dong akibatnya pasti perjalanan hidup anak-anak kita, cucu kita pasti bukan mungkin pasti perjalanan rumah tangga mereka berhasil dan beruntung. Jangan dong cari alternatif lain. Ini
1:35:31 dia. Maka pulang dari tempat ini, Bapak, Ibu. Ini momentum kita revival. Enggak apa-apa kayak SPBU mulai dari nol. Enggak apa-apa. Dari awal enggak apa-apa. Yang penting kita mau dibangun. Bangkit berdiri tepuk tangan yang keras buat Tuhan. Mari kita tunduk kepala dan kita berdoa. Bapa kami di surga, tidak habis-habisnya kami kagum, kagum, dan kagum kepada Engkau. Bagaimana kami tidak kagum, ya Tuhan? Kebenaran firman ini bukankah menunjukkan Engkau sangat sayang kepada kami? Tak berkesudahan kasih setia-Mu, kesabaran-Mu, gembala kami yang baik
1:36:18 untuk menggembalakan kami melalui kebenaran firman-Mu. Untuk itu Tuhan, jika di tengah-tengah kami mendengarkan firman Tuhan, ada dosa dan kesalahan kami ditegur, ampuni, ampuni, ampuni kami Tuhan. Jika kami di tengah-tengah mendengarkan firman Tuhan membentuk generasi yang kokoh dengan pengertian yang salah, sekedar pintar secara akademis, kuat secara ekonomi, sehat secara fisik, ampuni kami, ampuni. itu perlu, tetapi itu tidak bisa membuat kami tidak jatuh dalam dosa ketika badai pencobaan terjadi selain kami membangun pondasi kebenaran
1:37:07 hidup dalam di atas gunung batu keselamatan kami Yesus Kristus batu karang yang teguh. Terjemahkan lebih lanjut kebenaran firman ini Tuhan dengan segala kekayaan maknanya lebih daripada hamba-Mu yang sederhana ini dalam menguraikannya. Materaikan dalam loh hati kami masing-masing ya Roh Kudus follow up supaya kebenaran ini tidak sebatas pengetahuan tetapi sungguh dapat kami implementasikan dalam kehidupan sehari-hari tanpa menyerah tanpa menyerah. Maka keturunan kami dibangun
1:37:53 jadi generasi yang kokoh. Apapun kesulitan-kesulitan di depan sana itu juga menunjukkan mereka benar-benar punya pondasi yang kuat. Bahkan janji Tuhan perjalanan keluarga, rumah tangga, anak cucu yang hidup dalam kebenaran firman Tuhan. pasti berhasil dan beruntung dalam nama Yesus Kristus. Haleluya. Semua yang percaya sama-sama katakan. Haleluya. Puji nama Tuhan. Silakan duduk jemaat yang terkasih di dalam hadirat Tuhan. Saya percaya kita semua sudah diberkati
1:38:40 oleh firman-Nya yang disampaikan oleh hambanya Pastor Ritwan Huta Barat. Tuhan berkati pelayanannya di mana pun menjangkau lebih banyak jiwa lagi bagi kemuliaan nama Tuhan. Mari kita siapkan hati kita. Kita akan memberikan yang terbaik bagi Tuhan. Saudara bisa memberikan melalui amplop yang tersedia pada kursi saudara masing-masing. Bisa juga secara cashless ada mesin ediksi yang tersedia di pintu depan atau melalui scan curies yang ada pada amplop saudara. Mari kita memberi dengan sukacita dan segala kerelaan hati. Saya undang Ibu Norma untuk berdoa bagi persembahan. Puji Tuhan kita sudah diberkati. Mari kita akan respon di kebaikan Tuhan dengan persembahan. Mari kita satukan hati. Terima kasih Tuhan. Kami naikkan
1:39:26 syukur atas anugerah, berkat, kemuliaan Tuhan. Kami sudah diingatkan oleh firman. Kami sudah diteguhkan. Biarlah firman ini terpatih di hati kami. Kami menjadi pelaku firman supaya kami boleh menjadi orang-orang yang kuat, anak-anak Tuhan yang tangguh, yang siap dibentuk, siap dididik, ditegur sehingga kami boleh berdampak. Karena itu Tuhan, biarlah apapun yang menjadi problem masalah kami, firman Tuhan sudah menjawab, sudah memberikan kekuatan, ketenangan. Yang sakit sembuh, yang lemah dikuatkan, bahkan yang susah dihiburkan. diberkatilah semua kami bahkan hamba-Mu Pester Arwian Huta Barat yang Tuhan boleh pakai menyampaikan firman kembalikan kekuatan urapan baru sehingga Tuhan pakai hamba-Mu dalam pelayanan dalam keluarga bahkan dalam apapun Tuhan terima kasih Tuhan untuk kami semua kami berdoa juga buat setiap
1:40:12 jemaat yang boleh join live streaming di mana pun mereka ada ketika mereka mendengar firman mereka dijamah diberkati oleh Tuhan terima kasih Tuhan inilah tanda syukur hormat kami. Kami akan mempersembahkan yang terbaik lewat persembahan ee yang kami akan beri. Kami tahu Tuhan ketika kami memberi, kami angkat persembahan ini, kami tahu semuanya berasal daripada Tuhan. Karena itu Tuhan layak kuduskan kami mempersembahkan yang terbaik untuk kemuliaan Tuhan lewat pekerjaan Tuhan. Diberkatilah setiap persembahan kami. Kami tahu ketika kami menabur di tanah subur, di tempat yang benar, jari lelah kami tidak akan sia-sia. Tuhan akan perhitungkan apa yang kami tabur. Karena itu Tuhan berkati lewat usaha, bisnis, rumah tangga, kesehatan, masa depan kami. Bahkan apapun yang kami kerjakan berhasil nama Tuhan dipermuliakan. Tidak
1:40:58 ada belalampel peminda kami tolak di dalam nama Yesus Kristus. Terima kasih Tuhan. Kami siap memberi dengan ucapan syukur. Mari yang percaya katakan amin. [Musik] Saudara yang terkasih, selamat memberi bagi Tuhan. Sambil Saudara memberi, saya akan membacakan beberapa pengumuman. Kami ada sosial media kami Viva di @viva.plazaindonesia yang saudara bisa follow. Setiap harinya akan dibagikan firman Tuhan dan informasi mengenai gereja akan dipost di dalam Instagram kami. Dan kami juga ada YouTube ACS TV. Saudara bisa menonton kembali ibadah hari ini. Saudara bisa share, bagikan ke rekan-rekan dan kerabat yang tidak dapat hadir pada hari ini supaya G bisa menjadi berkat juga bagi kerabat kita.
1:41:44 Dan ada pengumuman khusus. Dengan sukacita kami undang para remaja dan kaum muda untuk mengikuti FIFA Next Generation Camp 2025 dengan tema Kingdom Lifestyle yang akan diadakan pada tanggal 27 sampai 28 Juni 2025. Tempatnya di Villa 12 Stone Puncak. Jika saudara mau mendaftar dapat langsung scan QR code yang tertera di depan atau bisa juga saudara follow Instagram nextgeneration kami di @vivifa.nxgeneration. Dan pendaftaran ini harus buru-buru saudara karena akan ditutup pada tanggal 20 Juni. Jadi jangan sampai terlewat karena saya percaya acara ini akan memberkati kita. Saya juga mau menyapa apakah ada saudara
1:42:31 yang baru pertama kali hadir di Victorious Family Plaza Indonesia. Boleh angkat tangannya. Kami rindu menyapa saudara. [Musik] Puji Tuhan kelihatan jemaat yang tetap setia bersekutu beribadah bersama kami. Terima kasih ke Bapak Ibu tetap setia. Inilah gereja Tuhan, rumah Tuhan. Tuhan Yesus kepala gereja di tempat ini kami bersama Ibu Gembala dan seluruh kan sekerja Tuhan. Tuhannya titipkan menggembalakan jemaat Tuhan untuk kita bertumbuh bersama supaya sekembalinya kita dari tempat ini di mana pun Tuhan titipkan kita berada kita menjadi saksi Kristus melalui kehidupan Bapak Ibu sekalian. Nama Kristus dipermuliakan diagungkan, ditinggikan dan kita imani pada waktu Tuhan banyak jiwa banyak jiwa
1:43:16 banyak jiwa dimenangkan untuk hormat pemulihan kelebaran kerjaan surga melalui perilaku kehidupan anak-anak Tuhan. Tuhan Yesus memberkati. Tuhan memberkati. Haleluya. Puji nama Tuhan. Kita akan mengakhiri ibadah kita. Saya undang jemaat bangkit berdiri. Kau Allah yang besar, ajaib yang mulia. Kau Yesus yang selalu membuatku terpersoran. Segala puji bagi-Mu ya Tuhan. Hanya Kau yang layak kuagungkan. [Tepuk tangan]
1:44:03 Kau yang besar, ajaib dan mulia. Kau Yesus terpak segala pujian bagiu ya Tuhan. Hanya kau yang layak kuragungkan. Hanya kau Tuhan yang kuagungkan. Hanya kau yang layak kuagung.
1:44:49 Kekasih yang diberkati Tuhan, saya minta duduk sejenak satu du menit ke depan kita kembali akan diberkati melalui pujian yang Tuhan akan berikan dan percayakan melalui Pastor Partahi. Angkat pujian Tuhan memberkati. [Musik]
1:45:44 Ya, shalom Bapak Ibu. Mohon maaf Bu ya. Sabar 2 3 menit saya akan coba membawakan satu lagu untuk mengantar kita di mana kita selalu tahu bahwa kita kadang bangun pagi kita bingung Bapak Ibu. Tapi kalau kita sadar kita boleh bilang ini saya kagum. Saya punya Tuhan yang luar biasa. Kita sampai kepada titik itu. Bahwa setiap waktu dalam hidup kita, kita tahu bahwa kehidupan kita adalah karya terbesar yang diberikan Tuhan. Amin. [Musik]
1:46:32 Bila kubuka mataku dan lihat wajah-Mu. [Musik] Ku terkagum bila kulihat hidupku dan karya tangan-Mu. Ku tersanjung [Musik] karena semua yang baik dalam hidupku. Itulah karya-Mu. Kau beri
1:47:19 kesempatan yang baru dan kuingin mengenal-Mu Tuhan. Lebih dalam dari semua yang kukenal. Tiada kasih yang melebihimu. [Musik] Ku ada untuk menjadi penyembah-Mu. [Musik] Bila kulihat hidupku dan pandang wajah-Mu,
1:48:06 ku terkagum bila kulihat hidupku dan karya tangan-Mu. Ku tersanjung [Musik] karena [Musik] semua yang baik dalam hidupku. [Musik] Itulah kaya-Mu. Kau beri kesempatan yang baru. Dan ku ingin mengenal-Mu Tuhan
1:48:52 lebih dalam dari semua yang kukenal. [Musik] Tiada kasih yang melebihiu. Ku ada untuk menjadi penyembah-Mu. Dan kuin mengenal-Mu Tuhan lebih dalam dari semua yang kukenal. Tiada kasih yang melebihiu. Kuara untuk menjadi penyembah-Mu.
1:49:48 Suara untuk menjadi penyembahmu [Musik] Tuhan Yesus. [Musik] Baik, puji Tuhan untuk pujian yang telah dinaikkan. Tuhan memberkati kita. bersyukur dan terima kasih kalau firman Tuhan telah ditaburkan tidak berjalan dengan sia-sia. Alkitab berkata Matius 16 ayat 18, Tuhan yang membangun sidang jemaat Tuhan di tempat ini. Dan waktu Tuhan mentabiskan gereja ini menjadi milik gereja Tuhan, Matius 16 ayat 18b Alkitab berkata, "Kitalah jemaat Tuhan, Allah mau tidak berkuasa dalam
1:50:34 kehidupan." Saya yakini, imani, percaya. Sebab itu adalah firman Tuhan. Dia tetap ya dan amin. Dan setiap anak-anak Tuhan di tempat ini kita bukan hidupnya biasa-biasa luar biasa. Karena Matius 16 ayat 19, Tuhan telah berikan kunci kerajaan surga bagi saudara saya. Sehingga waktu Anda berkata, "Apapun untuk suamimu, untuk istrimu, untuk anak-anakmu, untuk hari depanmu terikat di dunia, terikat juga di surga." Aminkan dan percayakan hidup kita bukan hidup yang biasa tapi yang luar biasa. Sebab Matius 28 ayat 20C. Dan ketahuilah Tuhan menyertai anan saya sampai pada kesudahan akhir zaman. Dia menyertai untuk kita menjadi partner kawan rekan sekereja Tuhan. 1 Korintus 3 ayat 9a. Kitalah partner, kawan, rekan seja Tuhan. Lalu hidup Anda. Tuhan rindu untuk kita membangun keluarga yang
1:51:21 benar-benar luar biasa. Keluarga yang dikokohkan diteguhkan melalui apa? Kebenahan firman Tuhan. Kita harus menjadi apa? Contoh, teladan dalam perjalanan kehidupan rumah tangga. Saudara sayang 2 Korintus 3 ayat 2 dan 3. Kita menjadi kitab soratan yang terbuka yang dapat dibaca oleh semua orang. Orang pintar, orang bodoh, orang kaya, orang miskin. Pejabat tinggi negara, rakyat jelata, siapapun melihat Anda dan saya. Bukan karena kita membawa Alkitab, bukan atribut yang Anda dan saya menunjukkan kita orang Kristen, tapi melalui hidup perkataan, perilaku saudara saya. Ada wibawa, ada urapan surgawi menyertai saudara saya sehingga orang akan melihat benar-benar Kristus ada dalam kehidupan saudara saya. Sebab tadi dikatakan Matius 28 ayat 2C, dan ketahui Tuhan menyertai anak saya sampai
1:52:07 pada kesudahan akhir zaman. menyertai melalui ucapan perkataan perilaku hati Anda dan saya bukan kita lagi. 2 K 5 ayat 17. Jika Kristus hidup maka kita sebagai ciptaan yang baru. Tuhan akan utus di mana pun kita pergi. Kita beda dengan orang-orang luar. Karena kita apa? Terus renungkan hayati firman Tuhan siang dan malam. Jadi pelaku firman Tuhan. Tuhan panggil saya menggembalakan jemaat Tuhan. Berjalan 35 tahun. Saya belajar taat setia dalam panggilan yang Tuhan titipkan. Keluarga yang Tuhan titipkan. 11 anak yang Tuhan percayakan. Saya belajar untuk menjadi teladan. Tidak henti-hentinya sejak saya berikan komitmen Tuhan, aku mengiri engkau. Hidupku tidak berkenan, tidak layak, tidak pantas. Tapi karena Tuhan yang panggil, Tuhan yang pilih, Tuhan tetapkan. Saya belajar taat dan setia. Waktu Tuhan izinkan saya, saya tidak
1:52:55 mengerti apapun, saya terus baca firman Tuhan. Tidak ada hari yang saya lewati tanpa membaca firman Tuhan. Tapi bukan hanya membaca, tapi belajar praktik. sangat berat dalam proses sampai hari ini. Bahkan saya berdoa Tuhan sampai nafasku terakhir, umur yang Tuhan titipkan saat ini berjalan 78 terus akan berjalan sampai kapan waktu Tuhan? Tuhan panggil saya waktu saya tetap ada dalam ladang pelayanan pekerjaan Tuhan dalam ketaatan kesetiaan. Dan ini saya bagi karena apa? Jemaat Tuhan titipkan tidak menjadi jemaat dari gereja tertentu, tidak menjadi jemaat dari sinode tertentu, tapi Tuhan hanya percayakan. Tuhan yang panggil, Tuhan yang pilih, Tuhan yang tetapkan. Yohanes 15 ayat 16. Anda ada di tempat ini untuk bertemu
1:53:40 bersama supaya hadirat, urapan, lawatan Tuhan Anda bagi terutama dan paling utama dalam keluarga besar seorang saya. dan 27 cucu yang Tuhan titipkan saat ini saya melihat satu lepas satu bukan hanya menjadikan Yesus Tuhan dan Juru Selamat tapi belajar melayani Tuhan dalam kehidupan mereka hari lepas hari dan tidak ada perkara mustahil bagi Tuhan selama Anda aminkan, Anda yakini, Anda imani, Anda percaya terjadi sesuai imanmu. Karena bukan kita Tuhan yang akan mewujudkan melalui teladan, melalui sikap, melalui perilaku, melalui perbuatan. Saudara saya ini yang perlu kita garis bawahi. Kita bukan hanya mendengar karena firman Tuhan kata Matius 7 ayat 21 A bukan yang berseru-seru tuhan-tuhan. Matius 7 ayat 21b ia akan melihat dan masuk kerajaan
1:54:26 surga tapi jemaat Tuhan di tempat ini. Maus 7 ayat 21C menjadi pelaku firman Tuhan. Belajar melakukan firman Tuhan. Yakobus 4 ayat 17 berkata, "Sesuatu yang baik yang kita ketahui kita tidak
…