0:00 [Musik] Bapa dalam nama Yesus kami menyerahkan hati kami sepenuhnya kepada-Mu. Bicara Roh Kudus sampai kedalaman batin kami ubahkan kami dan urapi kami satu persatu di tempat di mana pun kami berada. Tuhan beracara dengan cara-Mu yang ajaib. Engkau mengurapi kami, menuntun langkah kami sampai garis akhir kami didapatin finish well. Finish strong dalam kemuliaan Tuhan, dalam hadirat Tuhan. Dalam nama Yesus kami mau belajar firman-Mu. Haleluya. Amin. Kita mau belajar firman. Bapak, Ibu, Tuhan mau dalam hidup ini selama kita tinggal di muka bumi ini, Bapak, Ibu menjadi orang yang sukses dan berhasil dalam segala hal. Ditempatkan Bapak, Ibu di mana, apapun yang Bapak, Ibu kerjakan, Bapak, Ibu harusnya menjadi
0:46 orang yang sukses dan berhasil. Kita pelajarin dari seluruh tokoh di dalam Alkitab, dari kitab Kejadian sampai Wahyu, mereka adalah orang-orang yang mencari Tuhan, orang yang bergantung sama Tuhan, orang yang hidupnya dipimpin oleh Tuhan. Dalam setiap perjalanannya mereka menjadi orang yang berhasil. Itu adalah perjalanan kisah hidup mereka yang harusnya kita juga alami hari ini. Yang suatu hari kehidupan kita ini akan dikenang oleh anak cucu kita nanti, oleh generasi yang akan datang. Makanya setiap orang Kristen harusnya berkemenangan dalam segala hal loh. Dalam segala hal Bapak, Ibu harus berhasil karena Tuhan menyertai. Karena Tuhan memproteksi, Tuhan menjagai, Tuhan berikan hikmat, pengertian, dan pewahyuan. Tapi kita sering perhatikan banyak orang Kristen hidupnya Bapak
1:32 belur gagal, stres, bingung, kacau, gak berkemenangan, jatuh terus dalam dosa yang sama. Hidupnya menderita, hidupnya stres, hidupnya bingung. enggak tahu harus apa yang harus diperbuat dan dilakukan. Hidupnya muter di area-area yang sama. Terus Tuhan menyertai Musa, Tuhan menyertai Abraham, Tuhan menyertain Yakub, Tuhan menyertain Yusuf. Lihat perjalanan hidup mereka. Ada yang bikin kesalahan dari awal dan Tuhan tetap pimpin langkah mereka ngalami kemenangan demi kemenangan. Tuhan menyertai Yosua dan sepanjang perjalanan Yosua ngalami kemenangan, ngalami keberhasilan. Dan Tuhan menyertai Daud, Tuhan menyertai Yusuf. Tuhan menyertai
2:19 seluruh tokoh-tokoh yang berjalan selama hidupnya bersama Tuhan dan ujung dari kehidupannya dia mengalami kemenangan. Jadi berkat meninggalkan jejak Ilahi. Sekalipun perjalanan hidup mereka tidak semudah yang kita bayangkan. Perjalanan hidup mereka tidak segampang yang kita pikirkan. Tapi lihat dampaknya sampai hari ini. Mereka memberi dampak yang powerful. Harusnya kehidupan Bapak, Ibu juga memberikan dampak yang powerful dari orang-orang sekitarmu akan dilawat Tuhan. Pasangan hidupmu, orang di lingkunganmu, kerjaanmu, kantormu, pabrikmu, tokomu atau apapun yang Bapak Ibu kerjakan harusnya mereka benar-benar melihat penyertaan Tuhan, melihat
3:04 bagaimana Tuhan berkarya dengan keajaiban dan kedahsyatan. sehingga hidupmu mengalami banyak hal yang ilahi. Yosua, dengarin, Yosua disertain Tuhan. Ketika Yosua disertain Tuhan, perjalanannya ngalami kemenangan. Perjalanan Yosua ngalami kemenangan. Ini ayat yang sangat terkenal lagi sekali di Yosua 1 ayat yang ke-8. Janganlah engkau lupa memperkatakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah siang dan malam supaya engkau bertindak hati-hati dalam segala yang tertulis di dalamnya. Sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil dan akan beruntung. Perjalanan Yosua ngalami keberuntungan. Ngalami kemenangan demi kemenangan karena ada penyertaan Tuhan. Itu diitap Perjanjian Lama loh. Di dalam Perjanjian
3:51 Baru di Yohanes 14 ayat 16 17 perhatikan baik-baik. Aku akan minta kepada Bapa dan Ia akan memberikan kepadamu seorang penolong yang lain supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia sebab Ia menyertai kamu dan diam di dalam kamu. Hari ini orang Kristen disertai Tuhan di dalam Perjanjian Lama hanya para nabi, raja dan para imam yang mengalami kepenuhan Roh Kudus. Tapi di dalam Perjanjian Baru, setiap orang percaya yang mengalami kelahiran baru, ada Roh
4:38 Kudus yang tinggal di dalam Dia, yang menyertai Dia. Makanya di 1 Korintus kita ini adalah baitnya Roh Kudus di 1 Korintus 6 ayat 19. Atau tidak tahukah kamu bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu? Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah dan bahwa kamu bukan milikmu sendiri. Harusnya kekristenan kita ini berhasil di dalam segala hal. Harusnya apa saja yang kita kerjakan karena ada penyertaan Tuhan, Tuhan buat berhasil dan kita harusnya berada di atas rata-rata. Tapi kenapa banyak orang Kristen enggak ngerti ini? Kenapa banyak orang Kristen hidupnya enggak pernah ngalami sesuatu yang ilahi? Dari tahun ke tahun tetap
5:23 sama. Dari tahun ke tahun gak berubah. Bukankah kita harusnya berubah mencerminkan kemuliaan Tuhan sehingga orang bisa melihat manifestasi Tuhan yang real dan nyata dalam diri kita? Apakah orang di sekitarmu benar-benar diberkati melalui sikap, tindakan, dan perbuatanmu hari ini? Yang para istri, apakah suamimu diberkati? Yang para suami, apakah istrimu diberkati melalui sikap, tindakan, dan perbuatanmu? atau malah sebaliknya, apakah orang di sekitarmu tersandung dengan sikap dan tindakanmu? Kan harusnya kehidupan kekristenan kita ini mencerminkan kemuliaan Allah yang tidak terselubung dan orang bisa melihat manifestasi kemuliaan itu dengan terang-terangan sehingga dia melihat
6:11 Yesus yang bekerja, Yesus yang berjalan, Yesus yang berbicara melalui kehidupan kita. di 2 Korintus 3 ayat yang 16 sampai 18. Tetap tetapi apabila hati seorang berbalik kepada Tuhan, maka selubung itu diambil daripadanya. Kalau kita ini berbalik kepada Tuhan, kita berjalan dipimpin oleh Tuhan, kita ini ujungnya mencerminkan kemuliaan Tuhan. Perhatikan. Sebab Tuhan adalah roh. Di mana ada Roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Di 2 Korintus pasal yang ke3 16 sampai 18. Tetapi apabila hati seseorang berbalik
6:58 kepada Tuhan, maka selubung itu diambil daripadanya. Sebab Tuhan adalah roh. Dan di mana ada roh Allah, di situ ada kemerdekaan. Terus diri kita sendiri adalah baitnya Roh Kudus. Ke mana kita berjalan? Roh Kudus menyertai kita. Roh Kudus tinggal di dalam kita. Dia mengurapi kita. Dia menuntun langkah kita. Dan di 2 Korintus dijelaskan, "Sebab Tuhan adalah roh. Di mana ada roh Allah, di situ ada kemerdekaan." Bapak, Ibu, perjalanan hidupmu disertai Roh Kudus. Loh, ke mana kamu pergi? ke mana kamu melangkah. Harusnya ada kuasa Tuhan yang menyertai hidupmu. Ada manifestasi pribadi Tuhan yang menuntun
7:45 langkahmu. Dan engkau pasti akan mengalami sesuatu yang ilahi. Ngalami breakthrough, ngalami terobosan. Engkau akan jadi orang yang memberkati banyak orang. Apa saja yang dikerjakan tanganmu Tuhan akan buat berhasil. Dan hidupmu sendiri di ayat selanjutnya mencerminkan kemuliaan Tuhan. Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambarnya dalam kemuliaan yang semakin besar. Bapak, Ibu, hidupmu kalau dipimpin Roh Kudus, engkau harus semakin berubah menjadi serupa segambar dengan Tuhan. karakter, sikap, tindakan,
8:30 dan perbuatanmu. Katakan amin. Yang yang ngerti angkat tangannya. Kalau engkau ngaku dipimpin Tuhan, ngaku orang yang cinta Tuhan, ngaku orang yang mengasihi Tuhan, tapi karakter, sikap, dan tindakan gak berubah, perlu dipertanyakan. Loh, ada hal yang enggak benar itu. Ada yang perlu benar-benar bertobat itu. Kalau karakter kita ini gak berubah, sikap kita gak berubah, tindakan kita enggak berubah, terus kita ngaku orang yang rohani, kita ngaku disertain Tuhan, kita ngaku cinta Tuhan, tapi kelakuanmu buruk, sikapmu jelek, mulutmu jahat, eng perlu-perlu bertobat sungguh-sungguh loh. Karena banyak orang yang ngaku secara rohani memiliki hubungan yang bagus dengan Tuhan, ngaku
9:18 orang yang cinta Tuhan, tapi dilihat dari tindakan dan perbuatannya tidak mencerminkan. Orang yang disertai Tuhan hidupnya babah belur, kelakuannya buruk, sikapnya jelek. Saya temuin banyak sekali orang-orang yang jadi batu sandungan. Jadi orang Kristen itu tidak benar-benar mencerminkan kemuliaan Tuhan. Padahal Alkitab katakan kita ini mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa segam dengan gambarnya dalam kemuliaan yang semakin besar. Saya temuin orang yang aku rohani suka menghakimi orang lain. Orang yang aku rohani suka merendahkan orang lain.
10:04 Orang yang ngakunya cinta Tuhan, sukanya ribut berantem. gampang tersinggung, gampang marah, buruk, jelek, busuk pikirannya. Bapak, Ibu, kalau kita memiliki sikap yang seperti itu, kita tidak sungguh-sungguh mencintai Tuhan. Mencintai Tuhan di bibir, tapi hati kita jauh dengan Tuhan. Tindakan kita jauh dari sikap yang benar di hadapan Tuhan. Orang Kristen yang sejati yang dipimpin oleh Roh Kudus, hidupmu semakin diubahkan, kelakuanmu semakin diubahkan, engkau semakin dibuat berhasil dan beruntung dalam segala di muka bumi ini. Loh, yang jadi masalahnya Tuhan tinggal di dalam kita, Tuhan menyertai kita. Kenapa kok hidup kita bapak blur? Karena
10:49 ada bagian yang harusnya kita kerjakan, kita enggak kerjakan. Ada bagian yang harus kita lakukan, kita tidak lakukan. ujungnya kehidupan kita tetap sama dari tahun ke tahun. Tuhan memberikan sesuatu yang besar yang harusnya menjadi bagian dalam diri kita selama tinggal di muka bumi ini. Bapak, Ibu dengarin baik-baik ya. Tuhan mau kita berhasil selama kita tinggal di muka bumi ini dalam segala hal. Seperti Yusuf dibuat berhasil ketika dia berada di rumah Potifar. Ketika Yusuf berada di penjara, ketika Yusuf di istana Firaun, dia berhasil. Daniel juga sama, Daud juga sama. Semua
11:35 tokoh di Alkitab itu selama tinggal di muka bumi hidupnya mencerminkan kemulia kemuliaan Tuhan. hidupnya sungguh-sungguh menjadi representasi dari apa yang diperbuat Tuhan di muka bumi ini. Tapi orang Kristen hari ini banyak yang tidak benar-benar ngalami sesuatu yang ilahi dalam hidup mereka. hanya biasa saja enggak jauh beda dengan orang lain. Harusnya kekristenan kita ini berbeda dengan orang yang lain. Harusnya kekristenan kita ini memberi dampak yang berbeda. Jadi orang yang berhasil. Karena banyak orang hanya puas dengan apa yang dicapainya hari ini. Karena banyak orang
12:23 bangga dengan apa yang dikerjakannya hari ini. Padahal Tuhan siapkan sesuatu yang besar dalam hidupnya. Benar-benar besar sekali. sampai sepanjang umurnya di muka bumi ini jadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan dipermuliakan. Tapi banyak orang tidak tahu apa yang harus diperbuat, tidak tahu apa yang harus dikerjakan. Dia hanya mengerjakan kehidupan yang rata-rata yang tidak jauh beda dengan orang dunia. Dengarin baik-baik ya. Di 2 Korintus 3 ayat 16 sampai 18 kita diubah menjadi serupa dengan gambarnya dalam kemuliaan yang semakin besar. Tambah hari kita harusnya dalam terjemahan bahasa Inggris
13:10 from glory to glory. Dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Dari iman satu pada iman yang lain. Perjalanan kekristenan kita itu berubah. Ada peningkatan naik level. kehidupanmu memberi dampaknya berbeda, pengurapanmu berbeda, apa yang dikerjakan tanganmu berbeda step by step. Memang tubuh kita kekuatannya semakin merosot, tetapi manusia yang di dalam kita ketika kita berjalan bersama Tuhan tambah powerful, tambah hari tambah powerful. Makanya tidak mungkin orang yang disertai Tuhan, orang yang berjalan bersama Tuhan itu memble, lemes, stres, bingung, kacau,
13:57 berantakan, orang ikut Tuhan kau tambah jatuh dalam dosa. Gak mungkin seperti itu. Karena berjalan bersama Tuhan berjalan dari kemuliaan yang semakin besar. Berjalan hari ini dalam kemuliaan, besok dalam kemuliaan. Hari ini berjalan dalam kesucian, besok berjalan dalam kesucian. Akhirnya benar-benar realitas pribadi Yesus manifestasi dalam kehidupan kita, dalam sikap kita, dalam tindakan kita. Bapak, Ibu bekerja apapun kalau Tuhan menyertai engkau, Tuhan engkau akan dibuat berhasil dalam bidang pekerjaanmu. Karena setiap orang tidak dipanggil untuk jadi hamba Tuhan, tapi punya panggilan masing-masing yang berbeda, punya pekerjaan yang masing-masing berbeda. Tapi kalau engkau disertain Tuhan, pekerjaanmu akan diberkati Tuhan.
14:44 usahamu akan diberkatin Tuhan. Pelayananmu akan diberkati Tuhan. Yang jadi masalahnya kita ini sudah sampai tarap destinasi Tuhan atau belum? Atau kita malah berjalan bertindak semau kita sendiri tanpa mikirin apa yang saya kerjakan ini sejalan dengan kehendak Tuhan atau belum. Kalau Bapak Ibu jalan maumu sendiri, engkau enggak ngikutin kehendak Tuhan, ya engkau enggak akan ke mana-mana. Dengarin baik-baik. Tuhan punya destinasi dalam setiap pribadi kita ini berbeda-beda. Punya panggilan berbeda-beda yang kita harus genapi. Karena hidup kita ini seperti perlombaan. Harus melewati perlombaannya masing-masing. TRKnya masing-masing, jalurnya masing-masing sampai garis akhir kita akan mempertanggungjawabkannya di hadapan
15:30 Tuhan. Apapun itu namanya. Tapi kalau kita ini mempersiapkan diri untuk sesuatu yang lebih besar, kita kembangkan kapasitas kita dan ujungnya kita akan terima jatah yang besar. Perhatikan Tuhan itu memberikan jatah masing-masing kepada setiap orang percaya itu gede sekali. Gede sekali. Semakin kita bertanggung jawab, semakin kita bisa mengelola, semakin kita bisa mengembangkan kapasitas kita, selama tinggal di muka bumi ini, kita itu terima jatah yang besar sekali loh. Bagian yang kita terima, yang menjadi bagian milik kita itu gede. Kenapa kok Tuhan berikan yang gede? Supaya kita itu jadi berkat bagi banyak orang dan kita
16:18 menjadi kepanjangan tangannya Tuhan. Bapak, Ibu perhatikan apa yang dikerjakan Yusuf dari mudanya dia sudah dipersiapkan menerima jatah yang besar dan Tuhan punya hitung-hitungan dari sikap hati, tindakan, perbuatannya sepanjang hidupnya dia pasti ngerti itu. Lewat proses perjalanan hidupnya dari muda sampai dia benar-benar menjadi orang yang hebat. Nomor dua di istana Firaun. Dia menjadi orang yang penuh dengan hikmat dan pengertian. Daniel pun juga sama. Dia menjadi orang yang hebat yang tinggal di zamannya. Sekarang coba kita
17:03 lihat kenapa kok kita ini hidup hanya flat begitu-begitu saja? Karena banyak orang Kristen ya hidupnya begitu-begitu saja. Enggak cob beda dengan orang dunia. Bahkan enggak ada sesuatu yang ilahi dalam hidupnya dikerjakan biasa saja hasilnya. Biasa saja. Tuhan mau apapun yang kita kerjakan itu di atas rata-rata. Apapun yang Bapak Ibu lakukan, kerjakan, perbuat hasilnya di atas rata-rata dalam segala hal. Sikapmu, tindakanmu, perkataanmu harus berbeda di atas rata-rata dan real mencerminkan kemuliaan Tuhan dan hidup kita jadi berkat bagi banyak orang. Bukan hidup
17:48 yang gagal, bukan hidup yang muter-muter di dalam kegagalan, dalam kebingungan, dalam kehancuran, tapi perjalanan hidup kita benar-benar ri ada penyertaan Tuhan dan jadi berkat bagi banyak orang dan nama Tuhan dipermuliakan. Sekarang yang jadi masalahnya, coba perhatikan masing-masing yang Bapak Ibu alami hari ini. Ada 34 orang ini, perhatikan baik-baik. Hidupmu selama ini benar-benar real. mencerminkan kemuliaan Tuhan jadi berkat atau malah jadi batu sandungan. Setelah ini selama ini apa yang kamu kerjakan ini benar-benar mencerminkan kemuliaan Tuhan atau belum? Coba perhatikan setiap kata-kata yang keluar dari lidah bibirmu itu penuh
18:35 dengan kemurnian, ketulusan atau lidah bibirmu memperkatakan hal yang jahat. Karena kitab Amsal 17 ayat yang keempat, orang yang berbuat jahat memperhatikan bibir jahat. Seorang pendusta memberi telinganya kepada lidah yang mencelakakan. Tapi kita ini kan orang yang dibenarkan oleh darah Yesus. Hidup kita ini adalah orang yang sungguh-sungguh diubahkan di dalam hadirat Tuhan. Nah, manifestasinya karena kita ini ngerti kebenaran, ngerti apa yang harus kita perbuat, apapun yang harus kita lakukan, apapun yang harus kita perkatakan, yang keluar dari lidah bibir kita ya harusnya kebenaran. Karena yang dari dalam hati kita kan memancar keluar.
19:22 Kemuliaan Tuhan itu yang memancar keluar. Bapak, Ibu bisa bayangkan Bapak, Ibu jadi orang Kristen tapi kelakuan, sikap dan tindakanmu sampai orang bingung sampai geleng-geleng kepala karena hidupnya enggak c beda dengan orang dunia. Sikap tindakanmu, motivasi hatimu tidak sesuai dengan kehendak Tuhan. Tapi kamu rajin ibadah. Kamu rajin ikut Zoom meeting, kamu ikut persekutuan doa, kamu tiap minggu ke gereja, kamu bisa pelayanan. Tapi dari dalam hatimu, dari lidah bibirmu keluarnya yang busuk dan jahat. Apakah itu berkenan? Dari bibir yang sama kita bisa memuji Tuhan. Dari bibir yang sama pun di sisi lain
20:07 kita bisa memperkatain, memperkata-katakan buruk tentang orang lain, ngomong buruk tentang orang lain. Apakah hidup kita bisa dipakai Tuhan? Tidak bisa. Sebab dari satu mata air tidak bisa memancarkan dua mat air yang berbeda. Kalau enggak jernih ya keruh. Kalau enggak tawar ya asin. Oke. Di dalam kita ini ada sumber kehidupan karena kita terima Roh Kudus. Di Yohanes pasal yang keet7 kita ini benar-benar real hidup mencerminkan kemuliaan Tuhan. harusnya yang manifestasi dalam kehidupan kita ya kemuliaan Tuhan. Tapi banyak orang hari ini masih saja hidupnya tidak ngalami
20:54 sesuatu yang ilahi. Tetap sama dari tahun ke tahun. Dan apa yang terjadi kalau kehidupan kita seperti itu? Kita kehilangan jata yang besar yang Tuhan siapkan dalam diri kita. Bapak, Ibu, kehidupan kekristenan kita harus ke level yang berbeda setiap harinya. berjalan dari kemuliaan satu, berjalan dari iman satu pada iman yang lain, dari urapan satu pada urapan yang lain, dari hikmat dan pengertian satu pada hikmat pengertian yang lain. Dalam perjalanan kehidupan kita semakin diubahkan, semakin diubahkan, semakin diubahkan dan hidup kita benar-benar real. Mencerminkan manifestasi dari
21:42 pribadi Tuhan. Ke mana kita pergi, ke mana kita melangkah, ke mana kita berjalan. Orang bisa melihat penyertaan Tuhan. Daniel disertain Tuhan. Bapak, Ibu, kalau kita ini ya pengin terima sesuatu yang besar dari Tuhan, tentunya kita juga harus berikan hidup kita sepenuhnya untuk jadi wadah yang lebih besar, supaya kita terima jatah yang besar. Tapi kalau Bapak, Ibu pengin terima yang besar, tetapi yang kamu lakukan biasa-biasa saja, kamu tidak mempersiapkan dirimu dengan besar, ya tidak akan pernah jadi ke mana-mana. Karena kita harusnya menerima sesuatu
22:31 yang lebih gede yang Tuhan siapkan dalam hidup kita. Bapak, Ibu, kenapa kok Yusuf dipakai di istana menjadi orang yang nomor dua? karena memiliki hikmat dan pengertian karena disertai Tuhan. Daniel pun juga sama ditaruh di gua singa. Dia tidak gentar dan singanya malah takluk. Sadrek, Mesak, dan Abetnego kalau Bapak Ibu pelajari mereka adalah orang-orang bangsawan yang memiliki karakter bangsawan. Mereka cinta Tuhan real. Manifestasi hidupnya memperminkan benar-benar real. Dia tak terguncangkan. sekalipun dia harus ditaruh di tungku perapian yang panasnya luar biasa dan
23:17 akhirnya di ujung hidupnya dia dipercayakan menjadi orang-orang yang hebat di zamannya. Bapak, Ibu kalau Tuhan dapatin engkau memiliki kapasitas yang besar, sikap yang besar, wadah yang besar, jatahmu pun juga besar. Selama tinggal di muka bumi pun apa yang Bapak Ibu pegang, Bapak apa yang Bapak Ibu kerjakan Tuhan akan buat berhasil. Tuhan pengin memberikan jatah yang besar menjadi bagian kita di muka bumi ini. Bukan hanya perkara rohani, bukan karena bukan hanya sekedar karunia kesembuhan, bukan karunia yang lain nubuatan dan lain-lain dalam segala hal. terutama dalam pekerjaan tanganmu.
24:04 Karena banyak orang ikut pelayanan di gereja, terlibat pelayanan di gereja, ternyata di dunia nyatanya gak berhasil, di dunia pekerjaannya enggak berhasil dan hidupnya pun enggak jadi berkat malah jadi batu sandungan. Tuhan mau apa saja yang kita kerjakan lewat tangan kita. Karena kita disertain Tuhan, dibuat berhasil pekerjaan tangan kita. Di sisi lain dalam perkara rohani hidupmu memberikan dampak. Baik jasmani maupun rohani hidupmu memberi dampak bagi banyak orang. Karena orang dunia ndak melihat kamu itu rohani apa tidak. Orang dunia melihat bagaimana sikap, tindakan, perbuatanmu, apa yang kamu kerjakan itu benar-benar jadi berkat apa
24:49 tidak. Amin. Karena banyak orang hanya sekedar rajin ibadah, tapi kelakuannya gak jadi berkat buat orang dunia. Bapak, Ibu, kita ibadah itu artinya kita mengasihi Tuhan. Hukum yang pertama, kasihlilah Tuhan Allah-Mu dengan segenap hatimu, segenap jiwamu, segenap kekuatanmu, segenap akal budimu. Dikasih Tuhan dan manifestasinya hukum yang kembar siam. Hukum yang keduanya adalah kasihlilah sesamamu. Makanya tidak mungkin orang yang mengasihi Tuhan tidak mengasihi sesamanya. Tidak mungkin orang yang mengasihi Tuhan mencaci maki sesamanya. Tidak mungkin orang yang mengasihi Tuhan gak jadi berkat buat sesamanya. Karena ini paralel antara hubungan kita dengan Tuhan dan hubungan kita dengan sesama.
25:36 Supaya apa? Ketika kita membangun hubungan dengan sesama itu mereka melihat manifestasi Tuhan ada di dalam kehidupan kita. kekristenan yang sejati adalah praktik hidup 24 jam sehari di tempat kerja, di keluarga, di jalan, di lingkungan kita tinggal. Benar enggak kita ini hidupin firman? Buat apa kita kelihatan rohani di gereja tapi di luaran sana kita gak jadi berkat? Buat apa kita kelihatan hebat di dalam pelayanan, tapi di luaran sana hidup kita jadi batu sandungan. Istri tersandung dengan kelakuan suaminya karena ngomongnya buruk, sikapnya jelek.
26:23 Suami ngelihat istrinya terlalu bawel dan cerewet. Terus di tempat pekerjaan selalu gagal, enggak jadi contoh. Hidup selalu kekurangan, hutang di mana-mana. Bagaimana mungkin bisa jadi berkat, Bapak, Ibu? Engkau bisa rohani di gereja, tapi kalau utangmu banyak, engkau enggak jadi berkat loh. Engkau harus diberkati di dalam pekerjaanmu, dalam keuanganmu, dalam keluargamu. Katakan amin supaya engkau jadi berkat. Buat apa secara rohani kamu hebat, tapi hidupmu gagal dalam praktik hidupmu hari-hari gagal dalam pekerjaanmu gagal. Ribut sama bos, ribut sama anak buah, ribut sesama pekerja. Kerjaannya gak tanggung jawab. Akhirnya bagaimana orang bisa melihat
27:11 itu? Ada beberapa orang ini saya lihat dengan mata kepala saya sendiri ngaku. Ngakunya disertain Tuhan, ngakunya diurapin Tuhan dan ngakunya hamba Tuhan. Ngakunya ngerti para perkara-perkara rohani. Dapat penglihatan pernyataan pernyataan Tuhan. Bisa dengar suara Tuhan. Tapi realitanya waktu dia dikasih suatu pekerjaan, memegang sebuah usaha, enggak ada tanggung jawabnya, enggak bisa kerja sama sekali. Lah, terus akhirnya apa? Jadi batu sandungan. Orang yang gak seiman, orang yang gak kenal Tuhan melihat dia loh kamu ngomong perkara rohani tapi dalam hal yang kamu bisa kerjakan hari-hari kamu enggak jadi tanggung jawab, enggak punya tanggung jawab, enggak berhasil, malah kamu
27:56 kelihatannya kok jadi orang yang enggak memiliki hikmat dan pengertian. Bagaimana orang seperti ini? Makanya kekristenan itu paralel antara perkara rohani dan perkara jasmani. Kalau kita menang secara rohani di di area jasmani pun kita harus menang. Kalau kita menjadi manusia rohani yang kuat, yang kokoh, yang teguh, yang disertai Tuhan, di perkara jasmani kalian akan pasti ngalami kemenangan. Karena tidak mungkin kita akan sekedar kelihatan rohani tok, kelihatan hebat secara rohani, tapi di dalam perkara jasmani, kehidupan hari-harimu, Bapak Belur. Tidak mungkin. Tidak mungkin. Pasti ada sesuatu yang
28:43 enggak benar. Itu real kekristenan adalah praktik hidup 24 jam sehari kok. Tuhan sudah menyertai, Tuhan sudah memberkati, Tuhan sudah memberikan hikmat dan pengertian kurang. Apalagi sebenarnya harusnya ya pendeta itu adalah orang yang paling-paling berhasil dalam segala hal harusnya. Karena apa? Ngerti firman, ngerti kebenaran, ngerti tentang penyertaan Tuhan, ngerti tentang Roh Kudus. Apalagi orang Kristen yang sudah beribadah bertahun-tahun di gereja, ngerti firman. Bukankah kita harusnya menjadi orang yang berhasil karena ada penyertaan Tuhan? Ada hikmat, ada Roh Kudus yang menyertai, yang menuntun, membimbing, mengurapi,
29:29 ada hikmat wahyu dan pengertian dalam kehidupan kita. Tapi kok banyak orang Kristen yang hidupnya babak belur, kenapa, ke mana? Apa yang salah? Itu harus kita koreksi dalam diri kita loh, Bapak, Ibu. Kalau hari ini ya hidupmu ini gagal, hidupmu enggak bisa ngontrol, menguasai diri dengan baik, ada yang salah dalam sikap, tindakan dan perbuatanmu. Dalam pikiranmu yang jahat terus, dalam mulutmu yang jelek terus. Tiap hari ngomongnya jelek terus, terus apa saja yang kamu kerjakan gagal terus, babak belur terus. Artinya perlu koreksi diri loh. Ini sudah dalam TRKnya Tuhan atau
30:15 belum? Dalam kehendak Tuhan atau belum? Kalau kita ngaku orang yang rohani tapi hidup kita Bapak belur, kita perlu bertobat sungguh-sungguh dan perlu berubah. koreksi diri kita sendiri, gak usah koreksi orang lain. Dan saya berdoa, hidupmu hari ini benar-benar ngerti apa yang Tuhan mau. Dan saya berdoa kalian menjadi orang yang sukses dan berhasil. Kalian menjadi orang-orang yang dipakai Tuhan selama tinggal di muka bumi ini. Hidupmu mencerminkan kemuliaan Tuhan dan apa saja yang dikerjakan tanganmu Tuhan akan buat berhasil dan kau jadi berkat bagi banyak orang. hidupmu diubahkan. Amin. Perlu kita ini mengkoreksi diri kita setiap hari
31:01 bercermin dengan firman. Apa yang kita kerjakan, apa yang kita lakukan ini benar-benar sudah sesuai dengan kehendak Tuhan atau belum? Coba cek kekristenanmu. Kekristenan saya ini sebenarnya sudah berjalan dalam kehendak Tuhan belum sih? apa yang saya kerjakan, apa yang saya perbuat ini sudah masuk dalam dimensinya Tuhan belum? Apa benar hidupku selama ini sudah jadi berkat sesuai dengan apa yang Tuhan kehendaki masuk dalam jatahnya Tuhan? Apakah jatah yang sudah Tuhan siapkan ini menjadi bagianku atau belum? Kalau hari ini belum, kita meski berubah dan kita meski belajar kenal Tuhan lagi,
31:49 kita mesti tahu apa yang Tuhan mau dalam kehidupan kita sampai garis akhir selama kita tinggal di bumi ini finish well, finish trak Ibu. Tuhan mau selama kita tinggal di bumi ini menjadi orang yang berhasil, orang yang sukses di bidang kita masing-masing supaya kita mencerminkan menjadi representasinya Tuhan di muka bumi ini. Bapak, Ibu, bagaimana kalau hidup kita ini gagal terus dalam segala hal? Apakah jadi berkat? Tidak jadi berkat loh. Belajar koreksi diri. Ada yang kurang minta kekuatan Tuhan dimampukan berjalan dari kemuliaan satu pada kemuliaan yang lain. Dari urapan satu pada urapan yang lain.
32:34 Minta dipimpin oleh Tuhan, minta disertain Tuhan. Izinkan Roh Kudus mengkoreksi sampai kedalaman batin kita. Jangan sampai di ujung dalam kehidupan kita, kita tidak bisa didapati menjadi orang yang dipercaya. Bahkan enggak ada tanggung jawab. Bukankah suatu hari kita akan mempertanggungjawabkan apapun yang kita kerjakan? Bukankah nanti ketika kita menghadap takahta pengadilan Kristus, kita harus mempertanggungjawabkan segala sesuatunya di hadapan Tuhan. Semua perbuatan kita, tindakan kita, semua apapun itu namanya. Alkitab mencatat ada orang yang dikasih satu talenta, dikasih dua talenta, dikasih
33:19 lima talenta, dan di akhirnya mereka harus ketemu tuannya dan harus mempertanggungjawabkannya. Dia apakan itu? Semakin kita tanggung jawab dengan apa yang Tuhan percayakan, semakin kita ngerti apa yang harus kita kerjakan selama tinggal di muka bumi ini, kita akan terima jatah yang besar. Makanya Bapak Ibu, Alkitab kan katakan jangan kamu khawatir dengan apa yang kamu makan, apa yang kamu minum, apa yang kamu pakai. Karena itu hal yang sepele. Tapi itu yang dikejar dunia. Tapi orang Kristen fokusnya ke situ. Karena kita enggak boleh fokus ke situ. Kita fokus dengan apa yang Tuhan percayakan. Apapun itu namanya yang hari ini Tuhan percayakan dalam hidup kamu kerjakan. Dari sana Tuhan akan lipat gandakan.
34:05 Yang jadi masalahnya tidak semua orang Kristen bisa bertanggung jawab dengan semua yang Tuhan percayakan sehingga tidak bisa ngalami pertambahan dan pelipat gandaan. Tuhan ingin selama kita tinggal di muka bumi ini menikmati berkat yang Tuhan berikan dalam kehidupan kita dalam segala hal. perkara rohani dan perkara jasmani sehingga orang bisa melihat benar ya ini orang kok berbeda dengan orang lain ini orang kok berbeda dengan yang itu. Ini siapa? Kalau orang melihat kayak begitu kan berarti ada real manifestasi Tuhan yang tinggal dalam diri kita. Ingat di Mazmur 91 itu kan
34:53 berbicara tentang petunjuk Tuhan, pimpinan Tuhan yang luar biasa sekali. Dan apa yang terjadi sekalipun di sebelah kanan dan kirimu rebah, tapi kamu akan tetap berjalan dan diberkati Tuhan kok. Mazmur 23. Sekalipun kau lewat lembah kekelaman, tetapi di ujungnya Tuhan memberikan hidangan di hadapan para lawanku. Kalau orang disertain Tuhan tuh pasti berbeda dengan orang yang lain. Kehidupanmu, karaktermu, sikapmu, perbuatanmu, perkataanmu harus berbeda dengan orang yang lain. Amin. Tapi kalau kamu tetap sama, perlu bertobat hari ini. Sama dengan orang dunia, kehidupan
35:39 kekristenan kita harus di atas rata-rata. Beyond and above. Di atas rata-rata orang. Bapak, Ibu pelajarin seluruh tokoh di dalam Alkitab itu. Mereka yang hidup di zamannya Musa, di zamannya Yusuf, di zamannya Yakub, di zamannya Daniel, mereka adalah orang-orang yang muncul ke permukaan berbeda di atas ratata karena ada penyertaan Tuhan. Dan saya berdoa hari ini Tuhan menyertai hidupmu dan kau ngerti apa yang harus kamu perbuat, apa yang harus kamu lakukan. dan hidupmu akan mencerminkan kemuliaan Tuhan. Amin. Ini jaringannya hari ini kurang bagus, tapi lain kali kita atur yang lebih
36:24 bagus lagi. Sekarang tutup matamu kita berdoa. Bapa dalam nama Yesus, kami materikan firman-Mu dengan darah anak dombalah. Firman yang nempel dalam hati kami. Berhari-hari, berminggu, minggu berbulan firman menjadi kehidupan. Mau berdoa setiap orang yang mendengar firman ini diubahkan di jamah dan di lawat Tuhan. Terima kasih Tuhan bagimu segala pujian, hormat, pengagungan. Terima kasih buat malam hari ini. Mau berdoa setiap orang yang mendengar firman ini diberkati Tuhan dalam nama Yesus. Dalam nama Yesus [Musik]
37:20 nam [Musik] ini [Musik] Ya [Musik] kami mengasihi-Mu. [Tertawa] [Musik] Kami mencintai-Mu Tuhan. Roh Kudus,
38:06 [Musik] Roh Kudus. [Musik] n-mu [Musik] sembah
38:55 [Musik] Angkat suaramu, nyanyikan masmu. Tinggikan raja di atas segala raja Allah yang perkasa. Oh. [Musik] We worship you. We adore you. We adore you. [Musik]
39:52 Mia We love you. We praise you. We love you. We praise you. We praise you. We praise you. Dari hati kami keluar nyanyian yang mengasihi-Mu. dari hati kami.
40:41 Kami naikkan mazmur yang meninggikan nama-Mu, Tuhan. [Musik] Tuhan, kami mencintai-Mu Tuhan. Kami mengasihim-Mu. [Musik]
41:48 Kau saja yang suci. Kau saja yang layak. Kau layak terima glori. Yesus kau Tuhan. Kau saja yang suci. Kau saja yang layak.
42:38 Kau layah [Tepuk tangan] terima glor [Musik] hanya kau Tuhan. Terima kasih Roh Kudus. Terima kasih kami mengasihi-Mu Tuhan. Sungguh hati kami mencintai Engkau lebih dari apun juga. Tapi dalam kedagingan kami, kami sering
43:25 melakukan hal yang menyakiti, yang bertolak belakang dengan kehendak-Mu. Berikan kemampuan kami setiap hari untuk berjalan dalam kesucian dan kekudusan. Kami tidak mampu berjalan tanpa Engkau Roh Kudus. Pegang tangan kami, pegang hati kami. Lihat sampai kedalaman batin kami. Kami mencintai Tuhan. Kami mengasihi Engkau. Kami pengin berkemenangan setiap hari. Dapatin kami menjadi orang
44:10 kesayangan-Mu. Terima kasih. Kami mau belajar apa yang kau mau Tuhan. Terima kasih dalam nama Yesus. Haleluya. Amin. Amin. Menikmati hadirat Tuhan, merasakan Tuhan datang. H