ORANG BODOH DALAM GEREJA - PETER GUNTUR

Ringkasan Singkat

Video ini membahas pentingnya memiliki hikmat dan pengertian dalam kehidupan Kristen, serta bagaimana kebodohan dapat menghalangi berkat dan rencana Tuhan. Dijelaskan bahwa banyak orang Kristen hidup tanpa hikmat, yang mengakibatkan masalah dan ketidakmampuan untuk menjadi berkat bagi orang lain. Video ini juga menekankan pentingnya takut akan Tuhan sebagai permulaan pengetahuan dan hikmat, serta perlunya terus memperbaharui pikiran dan cara pandang agar tidak diperbudak oleh kebodohan.

  • Pentingnya hikmat dan pengertian dalam kehidupan Kristen.
  • Kebodohan menghalangi berkat dan rencana Tuhan.
  • Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan dan hikmat.
  • Perlunya memperbaharui pikiran dan cara pandang.

Pendahuluan

Pembicara memulai dengan menyatakan bahwa banyak orang tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan dan hanya mengikuti naluri atau emosi mereka, yang menyebabkan kebingungan dalam hidup mereka. Bertindak tanpa mengikuti kehendak Tuhan tidak akan memberikan dampak positif dan bahkan dapat menyebabkan masalah. Penting untuk mempelajari kebenaran firman Tuhan setiap hari dan bergaul dengan Tuhan agar memiliki hikmat dan pengertian.

Kebodohan di Gereja

Banyak orang di gereja tidak tahu bagaimana menghadapi masalah dan hanya mengeluh atau berkomentar negatif di media sosial, yang menunjukkan tingkat kebodohan yang parah. Rata-rata AQ orang Indonesia sangat rendah, sedikit lebih tinggi dari gorila. Padahal, manusia diciptakan serupa dengan Tuhan, tetapi pola pikirnya tidak secerdas yang seharusnya. Orang bodoh fokus pada diri sendiri, emosi, dan penderitaan mereka, bukan belajar dari kesalahan mereka sendiri.

Mazmur 92:5-7

Tuhan memiliki pekerjaan dan rancangan yang luar biasa, tetapi hal ini hanya dapat dipahami oleh orang yang memiliki hikmat dan pengertian. Orang bodoh tidak mengetahui hal ini dan hanya fokus pada diri sendiri dan emosi mereka. Jika seseorang bersikap seperti orang bodoh, hidupnya tidak akan menjadi berkat, meskipun rajin ke gereja. Orang Kristen yang tidak mengerti apa-apa dan hanya berputar pada masalah mereka sendiri tidak akan pernah melihat sesuatu yang ajaib dalam hidup mereka.

Menjadi Pembuat Solusi, Bukan Pembuat Masalah

Orang-orang bodoh di gereja selalu membuat masalah, dikendalikan oleh emosi dan amarah mereka. Jika seseorang memiliki perilaku seperti itu, mereka perlu berubah dan bertobat. Rata-rata AQ orang Indonesia rendah, dan penting untuk memiliki IQ yang lebih tinggi karena diciptakan serupa dengan Tuhan. Jika seseorang tidak mau memperbaharui pikiran dan cara pandangnya, mereka termasuk golongan orang bodoh.

Amsal 1:7

Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Orang bodoh tidak mau belajar dan tersinggung jika dinasihati. Jika seseorang tersinggung dengan apa yang disampaikan, mereka termasuk golongan orang bodoh. Penting untuk belajar berubah jika mendapatkan pengajaran yang baik dan tidak membela diri atau menunjukkan kebodohan. Orang bodoh menghina hikmat dan didikan, marah jika diajari, dan mencari kesalahan orang lain.

Amsal 7:22

Orang bodoh tidak bisa menimbang dan memutuskan dengan benar, meskipun Tuhan memberikan hikmat dan Roh Kudus menyertai mereka. Orang yang dipenuhi Roh Kudus seharusnya memiliki kepandaian di atas rata-rata. Tokoh-tokoh Alkitab seperti Yusuf, Daniel, dan Musa adalah orang-orang yang memiliki hikmat dan kepandaian. Orang bodoh sudah tahu salah tetapi tetap melakukannya, yang akan menyebabkan kehancuran dalam hidup mereka.

Amsal 10:21

Orang benar yang memiliki hikmat dan pengertian akan menggembalakan banyak orang, tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi. Banyak orang mengakhiri hidup mereka karena termasuk golongan orang bodoh yang tidak tahu bagaimana menyelesaikan masalah. Penting untuk belajar kitab Amsal dan hidup takut akan Tuhan agar memiliki hikmat dan pengertian. Orang pintar bisa melihat peluang dan memiliki visi yang jelas, sedangkan orang bodoh hanya menghabiskan waktu dengan sia-sia.

Amsal 11:29

Orang bodoh suka membuat keributan dalam rumah tangga dan tidak memiliki pengendalian diri. Orang bodoh akan menjadi budak orang bijak. Jika seseorang tidak pintar, mereka akan diperbudak oleh orang yang lebih bijaksana. Penting untuk memiliki kepandaian, hikmat, dan pengertian agar tidak diperbudak terus-menerus dan hidup dengan makna yang berbeda.

Amsal 12:15

Orang bodoh menganggap jalannya lurus dalam anggapannya sendiri dan sulit ditegur. Orang yang menganggap dirinya benar padahal adalah orang bodoh akan membuat masalah di mana-mana. Penting untuk menaklukkan diri kepada Kristus dan melakukan segala sesuatu sesuai dengan kehendak Roh Kudus. Jika seseorang keras kepala dan tidak mau dinasihati, hidupnya tidak akan menjadi berkat.

Amsal 12:23 & 14:17

Orang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tetapi orang bebal menyerukan kebodohannya. Orang yang gampang marah dan emosian berlaku bodoh. Reaksi seseorang ketika diperlakukan buruk menunjukkan apakah mereka orang bodoh atau orang bijaksana. Bodohlah orang yang menyatakan sakit hati seketika itu juga. Penting untuk bisa mengendalikan diri dan memiliki kesabaran.

Amsal 15:5

Orang bodoh menolak didikan ayahnya. Anak-anak harus mendengarkan didikan orang tua mereka. Penting untuk hidup takut akan Tuhan, hidup berbeda, dan tidak menghabiskan waktu dengan sia-sia. Belajar menerima semua didikan dan mengindahkan teguran adalah bijak. Penting untuk belajar berubah dan semakin diubahkan menjadi serupa dengan Tuhan.

Amsal 26:4-5 & 26:11

Jawablah orang bebal menurut kebodohannya supaya jangan ia menganggap dirinya bijak. Tidak perlu berdebat dengan orang bodoh. Orang bodoh selalu mengulangi kesalahannya seperti anjing kembali ke muntahannya.

Pengkhotbah 4:5

Orang yang bodoh melipat tangannya dan memakan dagingnya sendiri. Jika seseorang malas dan tidak mau bekerja untuk mencukupi kebutuhan keluarganya, mereka termasuk orang bodoh. Penting untuk menjadi orang yang berbeda, memiliki hikmat dan pengertian, dan berada di atas rata-rata. Orang bodoh diperbudak orang yang lebih pintar dan bijaksana.

Kesimpulan

Penting untuk memiliki pola pikir kerajaan Allah dan tidak menjadi orang bodoh lagi, tetapi orang yang memiliki hikmat dan pengertian. Sehingga apapun yang dikerjakan, nama Tuhan dipermuliakan dan menjadi orang yang mengalami promosi dan peninggian. Tuhan mencari orang yang bisa dipercaya, dan orang yang memiliki hikmat bisa dipercaya. Penting untuk memiliki cara pandang dan pola pikir yang berbeda agar hidup memiliki pengaruh yang lebih besar dan nama Tuhan dipermuliakan.

Doa dan Penutup

Doa untuk setiap orang yang mendengar firman ini agar diubahkan, dilawat, dan dipulihkan Tuhan. Prinsip dunia mencari orang yang memiliki hikmat dan pengertian. Pemerintah pun memberikan beasiswa untuk orang yang memiliki kepandaian di atas rata-rata. Penting untuk menjadi orang yang bijaksana dan tidak menjadi orang yang rata-rata dengan IQ rendah. Harus memiliki kebijaksanaan dan tidak menjadi orang bodoh.

Gadis Bijaksana dan Gadis Bodoh

Alkitab berbicara tentang gadis bodoh dan gadis bijaksana. Gadis bodoh tidak menyiapkan cadangan minyaknya, tetapi gadis bijaksana menyiapkan cadangan minyaknya. Penting untuk memiliki kebijaksanaan dan tidak menjadi orang bodoh.

Menjadi Orang yang Diurapi Tuhan

Harus memiliki hikmat, pengetahuan, dan menjadi orang yang diurapi Tuhan. Semakin hari semakin diubahkan menjadi serupa dengan Tuhan dan bisa dipercaya dalam segala hal. Tuhan bisa mempercayakan kita dan orang lain bisa menjadi berkat buat kita. Penting untuk memiliki integritas, hikmat, pengertian, dan pengetahuan. Pola pikir harus berubah dan menjadi orang yang lebih memiliki hikmat, pengertian, dan pengetahuan. Tuhan akan membawa ke level yang lebih tinggi, pengaruh yang lebih besar, urapan yang lebih besar, dan berkat yang lebih besar.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 Hari ini kita akan belajar firman Tuhan dan apa yang kita pelajari ini pasti akan menyinggung banyak orang. Karena hari ini kita dapatiin banyak orang memang kedapatan bodoh dan realitanya gak ngerti apa-apa yang apa yang harus diperbuatnya, apa yang harus dilakukannya seringki tidak mengerti dan bertindak hanya ngikutin nalurinya, bertindak hanya ngikutin kemauannya apalagi yang lebih parah lagi ngikutin amarahnya, ngikutin perasaannya sehingga hidupnya tambah hari tambah bapak blur. Kalau kita bertindak semau kita sendiri tanpa ngikutin kehendak Tuhan, ya kehidupan kita ini enggak akan menjadi apa-apa. Bahkan tidak akan menjadi dampak apa-apa. Hanya cenderung bikin

0:45 trouble di mana-mana. Hidup kita enggak ngerti tujuan Tuhan, bahkan enggak ngerti apa yang sedang Tuhan kerjakan. Kita mau belajar setiap hari kebenaran firman Tuhan. Kita mau bergaul dengan Tuhan supaya kita ini tambah hari tambah memiliki hikmat dan pengertian. Karena banyak orang bodoh di dalam gereja, enggak tahu ketika ngadapin masalah harus ngapain. Isinya hanya komplain, isinya komentar di media sosial, bahkan maki-maki di media sosial. Itu menunjukkan bahwa tingkat kebodohannya sudah sangat parah sekali. Bahkan menurut survei AQu rata-rata orang Indonesia itu 78.49 sangat sangat rendah sekali. Sedikit lebih tinggi dibanding gorila. Bapak,

1:31 Ibu bisa bayangkan kalau kita memiliki akyu enggak jauh beda dengan monyet, apa yang kita bisa perbuat? Padahal Alkitab katakan kita ini diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Tapi realitanya pola pikir kita enggak secerdas, harus nya seperti yang Tuhan mau. Enggak sepandai, enggak memiliki hikmat seperti orang-orang yang disertain Tuhan dan diurapin Tuhan. Malah banyak yang bodoh. Coba sekarang kita akan lihat di Mazmur 92 mulai ayat yang kelima. Betapa besarnya pekerjaan-pekerjaan-Mu ya Tuhan dan sangat dalam rancangan-Mu. Bapak Ibu perhatikan Tuhan memiliki pekerjaan-pekerjaan yang dalam, rancangannya yang luar biasa dan hal ini

2:17 dimengerti untuk orang yang memiliki hikmat dan pengertian. Tetapi orang bodoh tidak mengetahui dan orang bebal tidak mengerti hal itu. Orang bebal dan orang bodoh fokusnya pada diri sendiri, fokusnya pada emosinya, fokusnya pada amarahnya, fokusnya pada penderitaannya. isinya komplain, isinya ngeluh, isinya grutu, isinya maki-maki, nyalahin orang lain. Bukan belajar dari kesalahannya sendiri, bukan belajar dari kekurangannya sendiri untuk bisa mengambil keputusan berubah, untuk bisa bertindak lebih baik di masa yang akan datang. Tapi kalau isinya hanya sekedar ribut, komplain, marah-marah, dan itu menunjukkan orang bodoh. Kalau sikapmu seperti ini, sekalipun kau rajin ke

3:03 gereja, kelakuanmu seperti ini dan apa yang terjadi? Hidupmu enggak jadi berkat loh. Sekalipun kamu ngaku anak Tuhan, tapi karaktermu enggak seperti Kristus, tindakanmu enggak seperti anak-anak Tuhan, kelakuanmu benar-benar mencerminkan perbuatan orang yang bodoh nak mengelingi hikmah dan pengertian. Jadi, jangan pernah berharap engkau melihat sesuatu yang ajaib. Jangan pernah kau bisa melihat pekerjaan-pekerjaan Tuhan yang Tuhan sudah rancangkan dalam hidupmu. Tidak heran orang Kristen enggak ngerti apa-apa, enggak pernah ke mana-mana, hanya berputar pada persoalan dan masalahnya, hanya ribut masalah dirinya sendiri tanpa bisa melihat sesuatu yang ajaib dalam hidupnya. Bapak, Ibu bisa bayangkan kalau setiap hari hanya isinya kelakuan dan sikapmu hanya komplain, ribut, berantem, gegeran. Apa yang

3:50 terjadi? Apakah benar-benar engkau bisa melihat rancangan Tuhan? Apa engkau bisa melihat tujuan Tuhan? Saya ngonselingin banyak orang. Mereka ketika nghadapin masalah benar-benar enggak ngerti apa yang harus diperbuat loh. Padahal bergereja bertahun-tahun. Kalau orang masih baru bertobat is oke. Orang baru kenal Tuhan masih layak. Perlu dibimbing memang orang-orang seperti itu. Tapi kalau orang sudah ke gereja bertahun-tahun dari muda sampai tua ngadapin masalah enggak tahu bagaimananya menyelesaikannya, bagaimana mungkin bisa menjadi berkat bagi banyak orang. Nah, kita dipanggil untuk jadi berkat kok. Kita ketemu orang, orang itu harusnya diberkati melalui apa yang kita perbuat, apa yang kita katakan, apa yang kita putuskan kok. Tapi kita sendiri malah bingung, masih muter-muter di area

4:36 yang sama. Padahal harusnya kita jadi solusi maker, bukan trouble maker. Makanya orang-orang bodoh di dalam gereja ini selalu bikin trouble. isinya komplain, ribut, isinya tereak-teriak, marah-marah, dikontrol dengan emosinya, dikendalikan oleh amarahnya. Ini kalau Bapak, Ibu kelakuanmu seperti itu, engau perlu berubah dan bertobat loh. Kalau engkau hanya ribut di dalam pernikahanmu, ribut di dalam pekerjaanmu, komplain terus di dalam gereja. Ada yang enggak benar itu? Engkau harus berubah sungguh-sungguh. Engkau harus belajar merubah cara pandangmu sesuai dengan kebenaran firman Tuhan. Bapak, Ibu meski sadar loh, rata-rata orang Indonesia AQ-nya 78.49 lebih tinggi sedikit dibanding gorilla,

5:23 lebih tinggi sedikit dibanding monyet. Bapak, Ibu jangan sampai aku seperti mereka. Justru kita harus memiliki IQ yang lebih tinggi karena kita diciptakan serupa segambar dengan Tuhan. Tapi kalau engkau enggak mau memperbaharui pikiranmu, engkau memperbaharui cara pandangmu, engak mau belajar firman Tuhan, engau mau berubah, engkau dalam golongan orang-orang bodoh loh. Sekalipun kamu rajin ke gereja, tidak heran orang-orang bodoh ini hidupnya miskin, melarat, kekurangan, menderita dan bikin trouble di mana-mana. Sekarang kita akan lihat di Amsal pasal yang pertama ayat yang keet7. Takut akan Tuhan adalah permulaan pengetahuan. Kuncinya untuk memiliki hikmat pengertian, untuk memiliki pengetahuan adalah takut akan Tuhan dulu. Itu

6:10 permulaannya. Tapi kalau orang bodoh sudah tahu bodoh gak mau belajar, dinasihatin tersinggung marah. Apalagi Bapak Ibu kalau engkau dengerin apa yang saya sampaikan hari ini, kamu tersinggung, kamu termasuk golongan orang bodoh. Kamu marah enggak terima dengan apa yang saya sampaikan. Saya seringkiali perhatikan ada orang-orang yang komentarnya konyol sekali. merasa dirinya paling pintar. Bahkan maki-maki di media sosial. Kamu enggak kenal orang, tapi kamu maki-maki orang. Kamu komentar buruk tentang orang di media sosial itu menunjukkan kamu bodoh. Bapak, Ibu, kalau engkau dapat pengajaran, dapat hikmat, dapat pengertian, dapat wawasan yang benar-benar bagus dan menemplak hatimu, belajar berubah. Jangan bela dirimu.

6:55 Jangan menunjukkan ketololanmu, menunjukkan kebodohanmu. Dan engkau merasa dirimu paling benar malah komentar buruk, komentar sebaliknya. Sadarin diri kalau kita ini perlu berubah kok. Kalau kita enggak mau berubah, hidup kita akan hancur. Hidup kita akan berantakan. Kita enggak akan jauh beda memiliki akio yang lebih tinggi sedikit dibanding monyet-monyet. Kita harus jadi orang yang benar-benar memiliki hikmat dan pengertian. Perhatikan ya. Tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. Kalau dengar khotbah, kalau dengar pengajaran yang menyinggung perasaannya enggak terima, marah, menghina, mencari kesalahan orang yang ngajarin, menyerang balik, itu ciri orang bodoh itu. Takut

7:42 akan Tuhan adalah permulaan hikmat dan pengetahuan. Tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan. Dididik enggak terima, diajarin marah. malah cari kesalahan membenarkan diri. Bapak, Ibu, kalau Bapak, Ibu memiliki sikap tindakan seperti itu, engkau termasuk golongan orang yang punya AQ 78.49, orang-orang yang enggak memiliki hikmat dan pengertian. Engkau menjadi orang-orang yang enggak mau berubah. Biasanya orang-orang seperti ini tu ngeyel, keras kepala, maunya sendiri, ditegur marah, tersinggungan, emosian. Ini ciri-ciri orang bodoh. Ini ciri-ciri orang yang punya AQ-nya 78.49. Ini yang lebih tinggi sedikit daripada gorila ini. Bapak, Ibu, kita harus jadi

8:28 orang yang berbeda loh. Benar-benar berbeda. Benar-benar memiliki hikmat dan pengertian. Memiliki karakter yang berbeda, sikap yang berbeda. Dan kita harus benar-benar hidup benar di hadapan Tuhan. Nah, orang-orang bodoh ini sudah tahu itu salah tapi santai saja tetap dilakukan ya. Coba perhatikan di Amsal 77 ayat 22. Baca seluruh perikom ini Bapak Ibu akan ngerti. Maka tiba-tiba orang muda itu mengikutin dia seperti lembu dibawa ke penjagalan. Ini kan orang bodoh ini enggak bisa menimbang, enggak bisa memikir dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk hukum. Orang dijerat perempuan Sundal dirayu dibuk rayu tertipu seperti lembu dibawa

9:14 ke tempat penjagalan. Ini orang-orang yang enggak bisa menimbang, memikir, memutuskan dengan benar. Padahal Tuhan berikan hikmat. Roh Kudus tinggal di dalam diri kita, menyertai kita, mengurapin kita. Bukankah harusnya kita memiliki hikmat, pengertian, dan kepandaian? Bapak, Ibu, orang yang dipenuhi Roh Kudus, dia memiliki kepandaian di atas rata-rata. Daniel memiliki kepandaian di atas rata-rata. Sadrak, Mesak, dan Abetigo memiliki karakter kerajaan Allah. Orang-orang seperti memiliki karakter bangsawan. Orang-orang yang memiliki hikmat dan pengertian di atas rata-rata. Yusuf, Daniel, semua tokoh di dalam Alkitab mereka adalah orang-orang yang memiliki hikmat kepandaian. Musa dulunya dia siapa? Mereka ini punya latar belakang

10:00 yang berbeda-beda. Dan ternyata mereka berjalan bersama Tuhan bukan menjadi orang bodoh, orang yang percaya Tuhan, orang yang ibadah sama Tuhan, orang yang berjalan setiap hari bersama Tuhan, memiliki hikmat, pengertian, pengetahuan. bukan orang bodoh. Orang bodoh sudah tahu salah tetap dilakukan. Sudah tahu itu menjerumuskan dia pada kebinasaan, tetap dikerjakan. Sudah tahu itu akan menimbulkan masalah, tetap saja dilakukan terus-menerus. Gak mau berubah. Orang-orang kayak begini ini ujungnya akan ngalami kehancuran. Hidupnya akan babak belur. Kalau pernikahan isinya ribut, berantem, saling sikut, saling hajar kalau berada di dalam bisnis dan pekerjaan. di dalam pelayanan isinya komplain terus, memberontak terus. Sekarang kita lanjut

10:45 lagi di Amsal 10 ayat 21. Bibir orang benar menggembalakan banyak orang. Kalau kita memiliki hikmat dan pengertian, kita akan menggembalakan banyak orang. Kita akan memimpin banyak orang. Karena yang keluar dari lidah bibir kita hikmat, pengertian dan pengetahuan. Perhatikan orang bodoh. Tetapi orang bodoh mati karena kurang akal budi. Matinya kurang akal budi. Orang kurang akal budi kan benar-benar idiot itu enggak bisa bertindak, enggak bisa memikir. Perhatikan itu ada orang-orang yang benar-benar konyol sekali. Ya, saya perhatikan ini beberapa tahun terakhir ini banyak orang mengakhiri hidupnya. Kenapa kok bisa mengakhihirin hidupnya?

11:30 Karena termasuk golongan orang-orang bodoh. Mereka mati karena kekurangan akal budi. Kalau ngadapin masalah enggak tahu bagaimana menyelesaikannya, bagaimana menghadapinya sehingga dia putus asa dan lebih baik hidupku aku akhirin. Itu adalah ciri orang yang enggak memiliki hikmat dan pengertian. Banyak orang ketika ngadapi tantangan yang berat, apa yang terjadi? Putus asa, stres, bingung, kacau, khawatir. Kenapa seperti itu? Gak memiliki hikmat dan pengertian. enggak memiliki pengetahuan akan kebenaran firman Tuhan. Kalau Bapak, Ibu pengin pintar, Bapak, Ibu memiliki hikmat dan pengertian, belajar kitab Amsal dan mulai hidup takut akan Tuhan. Karena permulaan hikmat adalah hidup takut akan Tuhan. Kalau tidak, kamu akan mati dalam

12:16 kebodohanmu, kamu akan mati dalam ketidakmengertianmu. Hidup dari tahun ke tahun tetap sama. Hidup dari tahun ke tahun tidak akan mengalami perubahan. Orang-orang pintar itu bisa melihat peluang. Orang-orang pintar itu adalah orang-orang yang bisa melihat masa depan. Kenapa? Dia tahu apa yang harus dia perbuat. Dia tahu apa yang harus dikerjakan. Itu bahasa saya. Orang-orang pintar itu memiliki visi, memiliki tujuan yang jelas ke depannya harus melakukan seperti apa. Dimulainya hari ini. Tapi orang bodoh kerjaannya hanya makan tidur, scroll media sosial, habiskan waktunya sia-sia dan berharap dia diberkati. Tuhan sampai matamu biru, engkau enggak akan ngalamin apa-apa. Engkau meski memiliki hikmat, pengertian, pengetahuan, semakin ke

13:02 depan perjalanan kehidupan kita ini akan semakin baik-baik saja, akan banyak mengalami tantangan. Kita mesti lebih pintar, apalagi ada perkembangan zaman semakin hari semakin luar biasa, Bapak, Ibu. Perkembangan teknologi semakin luar biasa. Kalau kita enggak ngerti, kita akan ketinggalan zaman. Loh, coba perhatikan itu orang-orang yang enggak mau mengikutin perkembangan zaman sekarang. Enggak bisa pakai media sosial, enggak bisa pakai handphone yangah tambah canggih. Nanti ke depannya ada teknologi AI dan lain sebagainya. Kalau kita enggak mau mengembangkan diri kita, kita akan kita akan tetap bangga dengan apa pencapaian kita hari ini. Engkau tidak akan bisa melihat sesuatu yang lebih besar yang Tuhan harusnya percayakan dalam hidupmu. Orang bodoh

13:48 itu enggak mau mengembangkan kapasitas. Dia hanya puas dengan dirinya sendiri. Kita lanjut lagi di Amsal pasal yang ke-11 ayat 29. Siapa yang mengacaukan rumah tangganya akan menangkap angin. Ini orang-orang bodoh ini adalah orang yang suka ribut di dalam rumah tangga. Isinya ribut berantem. Isinya marah-marah. Isinya nuntut pasangannya. Mungkin ribut dengan anaknya, ribut dengan mertuanya, ribut dengan mantunya. Perhatikan ya. Orang-orang seperti ini adalah orang-orang yang gak memiliki hikmat, enggak memiliki pengendalian diri, enggak memiliki penguasaan diri. Tetapi orang bodoh akan menjadi budak orang bijak. Kalau engkau enggak pintar, kamu jadi budaknya orang yang bijaksana.

14:34 Kamu jadi orang jadi orang yang tidak memiliki hikmat dan pengertian, ujungnya kamu jadi budaknya orang-orang yang lebih memiliki hikmat dan pengertian. Coba perhatikan aja kalau hari ini kamu jadi pegawai, gitu, kenapa kamu bisa jadi pegawai? Bukankah kamu diperbudak otomatis karena kamu enggak memiliki hikmat dan pengertian. Kamu kerja dengan orang yang lebih pintar. Mereka jadi pengusaha akan kamu kerja di bawahnya. Di zaman dahulu orang-orang bodoh ini jadi budak. Mereka karena enggak memiliki kuasa, enggak memiliki otoritas, mereka jadi budak. Di zaman dahulu untuk membangun jalan mereka harus membangun bangunan gedung-gedung, membangun tembok-tembok istana raja, membangun piramid dan lain

15:21 sebagainya. Di zaman dahulu kalah, di zaman purba kala bodoh jadi budaknya orang-orang pintar yang memiliki kuasa. Hari ini banyak orang bodoh yang diperbudak orang-orang yang lebih bijaksana. Bapak, Ibu, engkau harus memiliki kepandaian, engkau harus memiliki hikmat dan pengertian. Jangan sampai kamu diperbudak terus-terusan. Hidupmu hanya menjalankan rutinitas. Enggak jauh beda dengan orang-orang dunia. Kita harus memiliki hikmat dan pengertian. Kita harus enjoy, rileks, hidup, dan memiliki makna yang berbeda. Hidup kita semakin hari semakin berguna dan hidup kita jadi berkat bagi banyak orang. Lanjut lagi. Kita lihat di Amsal 12 ayat yang ke-15. Jalan orang bodoh lurus dalam

16:08 anggapannya sendiri. Karena orang bodoh ini menganggap dirinya benar, menganggap dirinya bijak, menganggap dirinya pintar. Ini istilah modernnya. Orang bodoh yang model seperti ini, orang bodoh yang lurus dalam anggapannya sendiri itu narsistik personal disorder. Susah ditegur, susah dinasihatin. Playing victim, merasa dirinya hebat. Padahal yang dilakukan kerjakannya benar-benar kacau, benar-benar jadi batu sandungan, bikin trouble di mana-mana. Orang yang menganggap jalannya benar, keputusannya benar, menurut anggapannya sendiri padahal adalah orang-orang bodoh. Bikin trouble di mana-mana. Di dalam pernikahan pasti bikin trouble.

16:53 Kalau jadi anak bikin trouble, jadi pegawai bikin trouble. Jadi bos lebih parah lagi ini jadi batu sandungan apalagi jadi hamba Tuhan. Engkau memiliki karakter seperti ini perlu bertobat. Karena banyak hamba Tuhan benar menurut anggapannya sendiri. Gak mau terima masukan, enggak mau terima nasihat. Apa yang diputuskan merasa benar. Trouble hidupmu. Bikin kacau. Kita harus menaklukkan diri kepada Kristus kok. Hidup kita hari ini miliknya Kristus. Segala sesuatu yang kita perbuat, segala sesuatu yang kita lakukan harus seizin kehendak Roh Kudus sehingga apapun yang kita kerjakan, sehingga apapun yang kita lakukan berkenan mempermuliakan nama Tuhan. Jadi berkat bagi banyak orang. Tapi kalau

17:39 hari ini ya yang kamu kerjakan semaumu sendiri, ditegur gak bisa, dinasihati gak bisa. Kamu jadi orang keras kepala, kamu jadi batu sandungan, hidupmu enggak jadi berkat. Kamu rajin ibadah, kamu rajin ke gereja, tapi kamu tetap bodoh, ndak mau diubahkan. Nah, orang-orang kayak begini pasti jadi trouble. Sekarang kita akan lihat lagi di Amsal 12 ayat 23. Orang yang bijak menyembunyikan pengetahuannya, tapi orang bebal menyeru-nyerukan kebodohannya. Apalagi kalau orang yang dikontrol emosinya, enggak bisa mengendalikan diri ketika marah, menyerukan kebodohannya, membuktikan bahwa dia orang-orang bodoh. Orang

18:25 teriak-teriak di jalan-jalan. Kadang saya enggak habis pikir itu. Apalagi kalau anak Tuhan, kamu marah di jalanan, marah dengan pasanganmu, ngambek di jalan. Kamu menunjukkan kebodohanmu. Belajar kuasain diri. Belajar memposisikan diri dengan tepat, bertindak dengan tepat. Jangan jadi orang yang tidak memiliki hikmat dan pengertian. Perhatikan ya di ayat Amsal 14 ayat yang ke-17. Siapa lekas naik darah ini yang gampang marah, gampang tersinggung, emosian. Berlaku bodoh. Enggak bisa mengendalikan diri, gak bisa menguasai diri, langsung histeris, panik, marah-marah, ngambek. Kamu termasuk orang bodoh. Tetapi orang bijaksana itu sabar. Mau lihat kamu ini orang bodoh atau orang pintar. Kamu

19:11 pengin melihat dirimu seperti apa di hadapan Tuhan, aslimu seperti apa, orang bodoh atau orang bijaksana? Lihat reaksimu ketika kamu diperlakukan buruk. Lihat reaksimu waktu kamu ngadapin masa-masa yang sulit yang tidak sesuai dengan keinginanmu. Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh. Tetapi orang yang bijaksana sabar. Di Amsal yang lain dikatakan, "Bodohlah orang yang menyatakan sakit hati seketika itu juga." Dengar perkataan orang sakit hati, dengar reaksi orang marah, dengar perlakuan orang lain yang enggak sesuai dengan maunya emosi, bodoh itu. Dengan perkataan buruk, marah. Dengan perkataan yang merendahkan marah. Bukti kamu orang bodoh, bukan orang bijaksana. Sekalipun

19:56 kamu rajin ke gereja, sekalipun kamu terlibat pelayanan, tapi kalau kamu enggak bisa mengendalikan dirimu, gak memiliki pengendalian diri, gak memiliki kesabaran, kamu gampang marah, kamu orang bodoh dan harus bertobat hari ini, harus berubah hari ini, harus bisa mengendalikan diri. Kalau tidak, kamu enggak jauh beda dengan orang dunia. Kalau kamu kelakuanmu seperti orang dunia, percuma kamu datang ibadah, apalagi terlibat pelayanan. Amsal 15 ayat yang kelima. Orang bodoh menolak didikan ayahnya. Orang bodoh menolak didikan ayahnya. Kamu dididik, dinasihatin, ditegur, marah-marah. Bodoh kamu. Anak-anak dengerin kalau orang tuamu didik, enggak ada orang tua yang mau menjerumuskan anaknya masuk ke dalam lubang, masuk dalam kehancuran dada,

20:43 kecuali orang punya kelainan. itu tapi normalnya orang tua akan mendidik anaknya menjadi lebih baik, lebih sukses, lebih berhasil, lebih takut akan Tuhan. Tapi kalau anak-anak dididik marah, generasi akhir ini, engkau mesti hidup takut akan Tuhan, hidup berbeda, jangan habiskan waktumu hanya scroll media sosial kamuelakukan apa-apa. Kamu main game terus kamu jadi bodoh, kamu jadi miskin. Engau meski berjuang harus berbeda dengan orangor lain. Kau meski berbeda di atas sebayamu, lebih pandai, lebih hikmat, lebih pintar, lebih bisa mengendalikan diri dan kau akan melihat semua yang dikerjakan tanganmu. Tuhan akan berkati double porsi dan jadi berkat bagi banyak orang. Amin. Belajar

21:32 menerima semua didikan, mengindahkan teguran adalah bijak. Orang bodoh menolak didikan ayahnya, tetapi siapa yang mengindahkan teguran adalah bijak. Saya ini sangat-sangat welcome dengan semua masukan. Istri saya seringkiali kasih masukan, kasih teguran, kadang kasih banyak masukan yang membuat saya harus berubah dan itu bagus buat saya. Saya sangat welcome dengan teguran masukan. Saya enggak mau mengeraskan diri saya sendiri. Saya mau belajar berubah semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Tapi kalau hidupmu gak mau berubah, hidupmu hanya ngikutin emosimu, ngikutin amarahmu, kamu akan tetap sama dari tahun ke tahun. Hidupmu enggak akan ngalami breakthrough. Hidupmu enggak akan ngalami terobosan. Tetap jadi orang

22:18 bodoh. Perhatikan di Amsal 26 ayat yang kelima. Jawab, jawablah orang bebal menurut kebodohannya supaya jangan ia menganggap dirinya bijak. Jawab aja sesuai dengan levelnya. Kalau kita ketemu dengan orang bodoh, gak perlu ribut, enggak perlu adu argumen, percuma adu argumen dengan orang-orang bodoh ini. Cab aja sesuai dengan kemampuannya. Kita harus memiliki hikmat kok. Dan ternyata orang bodoh itu selalu mengulangi kesalahannya. Di Amsal 26 ayat 11, seperti anjing kembali kemuntahannya, demikianlah orang bebal mengulangi kebodohannya. Sudah tahu salah dilakukan terus. tidak

23:03 mau berubah. Sudah tahu berzina itu gak berkenan di hadapan Tuhan dilakukan terus. Itu termasuk orang bodoh. Sudah tahu marah-marah, emosi, meledak-ledak, enggak bisa mengendalikan diri itu termasuk orang-orang bebal. Tapi diulangi terus itu seperti anjing yang kembali ke muntahnya. Gak pernah mau berubah, enggak mau sadar diri. Sekarang kita lihat lagi di Pengkhotbah 4 ayat yang kelima. Orang yang bodoh melipat tangannya dan memakan dagingnya sendiri. Konyol sekali ini, Bapak, Ibu. Kalau kamu malas, enggak mau berubah nih, bapak-bapak nih, perhatikan. Kamu harus tanggung jawab kamu si kerja itu. Kalau kamu enggak mau kerja, enggak mau hanya ongkang-ongkang kaki, kamu hanya melipat tanganmu,

23:50 memuaskan dirimu, kalau enggak cukupin semua kebutuhan keluargamu, anak dan istrimu, kamu termasuk orang bodoh. Kamu orang yang tidak tanggung jawab itu bukan seperti laki-laki, bukan seperti orang yang harusnya ngalami sesuatu yang ilahi. Kamu ngaku ke gereja tapi kamu enggak tanggung jawab, kamu malas, kamu enggak mau kerja, perlu bertobat dan berubah. Gak, Ibu. Kita harus jadi orang yang berbeda, yang memiliki hikmat, yang memiliki pengertian. Kita harus berada di atas rata-rata. Cara pandang kita, cara pikir kita, cara kita menyelesaikan masalah, cara kita melihat peluang harus berbeda. Kita harus memiliki pengetahuan yang lebih pandai, lebih pintar, lebih

24:38 bijaksana. Kita harus memiliki penguasaan diri. Kita harus memiliki pengendalian diri. Hidup kita harus di atas rata-rata orang. Kalau enggak kita akan tetap diperbudak. Karena orang bodoh diperbudak orang yang lebih pintar. Orang bodoh diperbudak orang yang lebih bijaksana. Itu hukum alam kok. Kita lihat aja orang di sekitar kita. Kenapa Bapak Ibu mesti kerja dengan orang lain? Bukankah Bapak Ibu kerja dengan orang yang lebih pintar di atasmu? Tapi kalau engkau pintar, kamu akan mempekerjakan orang. Loh, bukan berarti kerja sama orang itu salah, tapi kita harus memiliki standar yang berbeda. Jangan menjadi orang yang rajin ke gereja tapi tetap bodoh. Jangan menjadi orang yang pelayanan tapi enggak memiliki hikmat dan pengertian. Apalagi

25:24 kalau engkau enggak bisa ngatur hidupmu sendiri, kamu bikin trouble di mana-mana. Perlu bertobat dan berubah. Hari ini kita harus memiliki pola pikir kerajaan Allah. Cara pandang kerajaan Allah. bukan menjadi orang bodoh lagi, tapi orang yang memiliki hikmat dan pengertian. Sehingga apapun yang kita kerjakan, nama Tuhan dipermuliakan. Sehingga apapun yang kita kerjakan ujungnya kita menjadi orang yang di atas rata-rata mengalami promosi dan peninggian. Dan kita akan melihat bagaimana Tuhan bekerja melalui hidup kita secara powerful. Tuhan sampai hari ini mencari orang yang bisa dipercaya. Kita ini kalau bodoh ya gak bisa dipercaya artinya. Tapi kalau orang pintar memiliki hikmat, kita bisa dipercaya. Dan ketika kita dapat dipercaya, tentunya Tuhan akan percayakan yang lebih besar. Lebih besar

26:11 berkat, lebih besar hikmat, lebih besar pengetahuan, lebih besar pengaruh lebih besar. Tapi kalau kamu jadi orang bodoh, kamu tidak akan pernah ke mana-mana. Kamu akan enggak melihat, enggak bisa melihat pekerjaan Tuhan yang besar, rencana Tuhan yang besar di depan. Kamu hanya fokus berkutat seperti katak dalam tempurung. tidak pernah ke mana-mana, tidak bisa melihat rencana Tuhan, tidak bisa melihat kedahsyatan Tuhan, tidak bisa melihat sesuatu yang ilahi yang Tuhan siapkan dalam hidupmu. Jadi orang berbeda, memiliki cara pandang yang berbeda, memiliki pola pikir yang berbeda. Kau akan melihat Tuhan akan bahwa hidupmu memiliki pengaruh yang lebih besar lagi dan nama Tuhan akan dipermuliakan atas hidupmu. Amin. Tutup matamu, tutup Alkitabmu. Kita berdoa

26:57 Bapa. Terima kasih buat firman-Mu. Kami matraikan dengan darah anak domba Allah. Firman nempel dalam hati kami berhari-hari, berminggu-minggu, berbulan-bulan. Firman jadi kehidupan. Kita mau berdoa. Setiap orang yang mendengar firman ini diubahkan. Setiap orang yang mendengar firman ini dilawat Tuhan, dipulihkan Tuhan. Terima kasih Tuhan bagimu segala pujian, hormat, pengagungan. Mau berdoa setiap orang yang sedang sakit dan mengalami kelemahan tubuh oleh bilur Yesus, oleh darah Yesus. Jadilah engkau pulih. Jadilah engkau sehat, jadilah engkau sembuh. Sehat sepersediaklah dalam nama Yesus. Hamba-Mu berdoa dan mengucap syukur. Haleluya. Amin. Bapak Ibu, prinsip dunia sampai hari ini Tuhan pakai Bapak Ibu prinsip dunia hari ini. Orang dunia sedang mencari orang yang

27:44 memiliki hikmat, memiliki pengertian. Kalau Bapak, Ibu kerja tapi enggak memiliki pengalaman, engkau enggak punya keahlian, dunia juga enggak akan pakai kok. Itu sistem dunia sedang bekerja. Bapak, Ibu di pemerintahan pun sedang dicari orang-orang yang pintar, orang yang memiliki hikmat, orang yang memiliki pengetahuan, orang yang di atas rata-rata. Bahkan, bahkan pemerintah pun kasih beasiswa untuk orang yang memiliki kepandaian di atas rata-rata. Tapi kalau Bapak Ibu hanya percaya dengan apa yang kamu kerjakan hari ini, sudah karakternya buruk, enggak memiliki hikmat, enggak memiliki kepandaian, enggak memiliki penguasaan diri, ya engkau enggak akan jadi apa-apa dan kau enggak akan ke mana-mana. Makanya hari ini harus menjadi orang yang bijaksana.

28:32 Bahkan Alkitab juga katakan ada gadis bodoh dan gadis bijaksana. Gadis bodoh enggak menyiapkan cadangan minyaknya, tapi gadis bijaksana menyiapkan cadangan minyaknya. Selalu berbicara antara orang bodoh dengan orang yang bijaksana. Bapak, Ibu harus memiliki kebijaksanaan hari ini. Jangan menjadi orang bodoh. Jangan mau menjadi orang yang rata-rata average, menjadi orang yang memiliki IQ 78.49. Kamu hanya lebih pintar sedikit daripada gorila. Padahal kita diciptakan serupa segambar dengan Allah. Tapi kalau kelakuan kita enggak jauh beda dengan orang dunia, kamu tidak mencerminkan anak-anak Tuhan. Kamu jadi trouble, kamu

29:18 jadi batu sandungan. Kita harus memiliki hikmat. Kita harus memiliki pengetahuan. Kita harus menjadi orang yang diurapin Tuhan. Jadi orang yang takut akan Tuhan. Dan semakin hari kita semakin diubahkan menjadi serupa segambar dengan Tuhan. Bisa dipercaya dalam segala apapun. Tuhan bisa percayakan kita. Waktu kita bekerja pun Tuhan juga pakai orang lain menjadi berkat buat kita. Dan kita bisa dipercaya di perusahaan kita. Kita bisa dipercaya dalam segala sesuatu. Dalam partner bisnis pun orang bisa percaya dengan kita. Karena kita benar-benar didapatin menjadi orang yang punya integritas, memiliki hikmat, pengertian, dan pengetahuan. Bahkan kita kerja pun partner dengan orang lain. Dan dia

30:06 partner kita juga enggak mau partneran dengan orang bodoh. Dia mau partneran dengan orang yang pintar, yang bisa mengelola keuangan, yang bisa membuat bisnisnya maju. Bapak, Ibu, pola pikir kita harus berubah. Jadi, orang yang lebih memiliki hikmat, pengertian, dan pengetahuan. Dan saya percaya Tuhan akan bawa kita ke level yang lebih tinggi lagi, pengaruh yang lebih besar lagi, urapan yang lebih besar, berkat yang lebih besar, jatah yang lebih besar lagi. Amin. [Tepuk tangan] Ada orang-orang tadi ketika kau merasakan kuasa Tuhan, angkat tanganmu. Angkat tangan maju ke depan.

30:51 Roh Kudus, aku mau buktikan kau hadir dalam bukan karena tapi karena suruh maju suruh mau.

31:40 Jus [Musik] Jesus [Musik] Now Jesus name Jesus name Jesus

32:26 Jesus Ibu ini sesudah menerima semakin semakin semakin [Musik] Saya lihat dalam mimpi ketika saya berdoa ada urapan buat [Musik] kuasanya power [Musik] Jesus tenang [Musik] Jesus enggak tahan dengan hadirat Tuhan ya. Ya. Masih enggak tahan dengan hadirat

33:13 Tuhan kuasa Jesus semakin mengar Jesus. Biar di situ. [Musik]

Share

Ringkasan Video YouTube