0:14 Halo, asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat siang anak-anak hebatku. Balik lagi kepada Ibu Rina di sini. Hari ini Ibu akan membawakan materi tentang data dan informasi. di dalam kegiatan perkantoran kita tidak lepas dari yang namanya data dan informasi tersebut. Jadi semuanya mulai dari pencatatan nama atau jumlah karyawan itu tidak akan lepas dari namanya data. Sekilas dua hal ini tampak sama tetapi berbeda makna. Baik, selanjutnya Ibu
1:00 jelaskan di slide selanjutnya ya. Nah, apa sih data itu? Nah, data adalah fakta mentah yang belum diolah seperti angka, teks, gambar, atau hasil pengamatan yang belum memiliki makna bagi penggunanya. Tujuannya apa? Tujuannya adalah sebagai bahan dasar objektif di dalam proses penyusunan kebijaksanaan dan keputusan. Jadi, sumbernya dari mana sih data tersebut? ya, bisa dari jumlah daftar hadir karyawan, angka penjualan, kemudian bisa mengupan nilai atau catatan-catatan kecil. Nah, itu dikumpulkan menjadi sebuah data. Oke, lanjut. Bedanya apa dengan
1:49 informasi? Jadi, data ini kan banyak ya. Nah kemudian apa itu informasi? Nah, tadi kita bicara dengan data. Data adalah fakta mentah. Kalau informasi adalah data yang sudah diproses, diorganis, dan memiliki konteks yang bermakna untuk mengambil keputusan. Fungsi informasi tersebut adalah sebagai data dan fakta. Jadi, data tersebut dikumpulkan, diolah. Nah, di dalam manajemen perkantoran kita kan bicara tentang aplikasi perkantoran yaitu seperti yang sederhana sekali Microsoft Office. Microsoft eh maksudnya Microsoft Office biasanya
2:37 kan bias harus kita kuasai tiga hal tuh Word, Excel, dan PowerPoint. Tapi yang ini bisa kita pilah data yang penting. Nah, itu bisa menjadi suatu informasi yang akurat. Jadi saya sebagai penjelas dari hal-hal sebelum yang masih diragukan. Contoh ya contohnya adalah laporan bulanan, grafik. Nah, contoh sederhananya gampang sekali. Biasanya kan dalam nilai semester ini kan ada yang namanya pembagian rapot. Nah, dari mana sih informasi rapot itu tersebut didapatkan? Yaitu dari data-data nilai yang dihasilkan dari kalian selama belajar dari absensi. Nah, itu dikumpulkan dari guru mapol dan kemudian beralih ke wali
3:22 kelas yang disandingkan atau disatukan semua menjadi informasi dalam laporan akhir semester atau rapot yang biasa kalian terima itu sederhananya seperti itu. Jadi, data yang dihimpun kemudian dijadikan sebuah kumpulan yaitu dimaksudkan informasi tersebut. Oke, next, Pak. Di mana sih letak bedanya? Nah, dari tabel ini kan bisa dijelaskan data. Data merupakan bahan baku informasi yang dapat berupa angka, teks, gambar, suara, atau bentuk lainnya yang belum menjelaskan suatu peristiwa atau hasil kegiatan. Jadi, masih mentah, masih berbentuk draft. Nah, informasi
4:08 bedanya informasi ini sudah diolah, diproses, dipilah yang mana yang terbaik. Makanya ada yang namanya pengorganisir. Organisir ini fungsinya apa? Memilah mana yang penting, mana yang esensi, mana yang tidak. Jadi merupakan proses data yang merujuk pada suatu kegiatan, yaitu hasil hasil dari sebuah kegiatan. Yang kedua, data terkadang tidak dapat digunakan dan diterima oleh ak pikiran penerima informasi. Nah, sementara informasi tersebut adalah informasi yang dapat berguna dan dapat diterima oleh akal pikiran penerima. Yang ketiga, data mempunyai lingkup lebih jelas dan bersifat teknis. Nah, sementara informasi menghasilkan
4:54 penjelasan yang dapat dipakai untuk mengambil keputusan. Jadi, suatu instansi atau sebuah perusahaan kalau mengambil sebuah keputusan itu harus berdasarkan fakta dulu. Fakta yang sudah diolah. Contoh biasanya kan ada yang namanya regulasi atau perubahan keputusan, perubahan kebijakan itu dilihat lagi waktu semester pertama ada perubahan tidak dengan pola tingkah laku karyawan dari istilahnya pole sederhananya di dalam kelas itu kalau biasanya ibu kan mempunyai kebijakan oh si A harus mempunyai ee ada batas ada atau limit dalam ketidakhadiran dalam semester tersebut.
5:40 Nah, itu bagaimana keputusannya ketika dilihat lagi di semester akhir, oh ternyata anaknya seperti ini tapi punya potensi seperti ini. Itu menjadi bahan dasar pertimbangan. Tapi tidak bisa berdasar, tapi tidak bisa juga kita harus mendapatkan fakta yang sembarangan. Kita lihat lagi data. Kita lihat data tuh di mana perolehnya. Kita lihat lagi bisa menggunakan angket atau wawancara. Yaitu tadi kita lihat data dari guru-guru mapel kan biasanya dalam satu genjang itu kan ada 13 mapel. Katakanlah seperti itu. Kita tidak bisa mengejas oh anak ini malas. Oh anak ini nakal. Tidak perlu seperti itu. Kita lihat data. Mungkin di dalam ketidakhadirannya dia punya potensi. Oh, ber dia ada potensi
6:30 dia berkompeten di bidang ini, bidang A, bidang B. Kita tidak bisa secara subjektif, harus objektif. Ya, seperti itu. Bagaimana data dihasilkan? Mari kita lihat alurnya secara detail. Nah, pertama data dikumpulkan dulu ya, di merge merge data-data mentah. Kita kumpulkan dulu. Entah itu berupa angka jual penjualan misal ya kita bicara seperti di slide yang depan tadi. Kemudian data kehadiran karyawan. Nah itu bisa tuh tuh data fakta masih mentah ya. Kemudian setelah dikumpulkan kita remove
7:16 incodisent data. Artinya apa? kita pecah mana yang penting, mana yang tidak penting. Jangan semua mentang-mentang, "Wah, data ini penting." Tidak semua harus penting. Ya, data itu harus ada di namanya di pilah. Semua memang penting, tapi ada yang lebih penting. Nah, kemudian berdasar kemudian setelah dipilah ada namanya revolve missing data. Artinya apa? kita menumbuhkan lagi atau mengembalikan lagi data yang miss. Oh, ternyata dari penghilangnya eh sori dari pemilahan data ada data yang memang miss harus kita perlukan. Berarti kita harus
8:02 kembali lagi ke proses sebelumnya. Kemudian setelah missing data tersebut kita dapatkan sudah fix, berarti kita kemudian normalisasikan data tersebut. Contohnya seperti apa? Ya, kita gabungkan di dalam sebuah laporan misal Excel, grafik. Nah, setelah normalize data tadi sudah kita proses, kita verifikasi. kita verifikasi mulai dari atas secara runut. Setelah fakta sudah didapatkan barulah berupa informasi yang bisa kita laporkan. Biasanya kalau untuk perusahaan itu ada ee pelaporan
8:49 triwulan. Kalau di sekolah kita kan semester. Kalau di perusahaan itu tergantung ada yang triwulan, ada yang semester, ada yang tahunan. Nah, tergantung seperti apa yang dipakai oleh mereka. Nah, jadi alurnya seperti ini ya. Jadi data itu diekstrak dulu, dikumpulkan, diemove. Remove ini apa? Hilangkan dulu data yang memang tidak perlu. Kemudian rebuild. Rebuild ini maksudnya apa? Rebuild ini maksudnya adalah kita cari lagi. Oh, ternyata ada data yang memang kurang fix. Kita tumbuhkan lagi, bongkar lagi data sebelumnya supaya fix. Baru kita normalkan kembali melalui sebuah data. Baru verifikasi. Kemudian seluruhnya dihasilkan informasi yang akurat yang bisa kita
9:36 pertanggungjawabkan untuk mengambil keputusan. Jadi seperti itu ya. Oke, contoh sederhananya gampang sekali. ada yang namanya Pak. Nah, rumus sederhananya gampang sekali ya. Jika tadi ada alurnya ini rumusnya biar kalian lebih paham bagaimana sih skemanya. Nah, ini skemanya data. data dihasilkan kemudian diproses. Prosesnya itu kan macam-macam. Bisa menggunakan yang tadi Ibu bilang sebelumnya aplikasi perkantoran yang
10:22 mungkin sudah Ibu jelaskan di pertemuan sebelumnya. Menghasilkan apa? Menghasilkan informasi yang akurat untuk dijadikan sebuah keputusan di dalam perusahaan. Jadi seperti itu. Oke. Nah, untuk selanjutnya adalah jenis-jenis data dalam bisnis. Tidak asing, ya. Kalau kita bicara kuantitatif ini berhubungan dengan angka. Maksudnya apa sih, Bu, angka itu? Nah, mungkin Ibu perjelas angka. Sederhananya Ibu mengambil contoh dalam kelas saja. Di dalam kelas kan ada aturan
11:08 biasanya berhubungan kalau bicara dengan angka berarti ada namanya absensi jumlah absensi dengan jumlah kehadiran yang harus memang kalian pertanggungjawabkan. Nah, data itulah yang bisa menjadikan dasar seorang wali kelas mengambil keputusan anak ini. Boleh lanjutkah ke jenjang berikutnya ataukah bertahan. Nah, itu seperti itu ya. Itu data kuantitatif berhubungan dengan angka. Nah, bedanya apa dengan kualitatif? Kualitatif adalah berhubungan deskripsiang dan performa. Nah, Ibu contoh si A. Oh, data kehadirannya untuk semester ini sepertinya sudah limit.
11:53 Tapi kita bicara lagi masalah pertanggungjawaban dari sebuah pertimbangan. Kita tanya dengan guru A, Ibu, dalam mata pelajaran ini si B bagaimana? Tanya lagi ke gurunya. Jangan secara objektif, subjektif dulu kita cari. Kalau istilahnya itu kita wawancara dulu. Ingat, sebuah angka tidak bisa dijadikan patokan ya. Tidak bisa menjadikan patokan utuh. Makanya masih bisa dibilang fakta mentah. itu data. Tapi kita cari dulu bukan untuk mempertahankan sebuah keburukan. Tidak. Tapi kita cari dulu, kita gali apa sih
12:39 ee yang berpotensi dalam diri seseorang ini supaya dia bisa lanjut ke jenjang berikutnya. Entahkah dia kompetensinya baik ataukah dia aktif di kelas ataukah dia rajin di kelas. Nah, seperti itu. Jadi tidak semata-mata data karena dia tidak hadir anggap saja ya 20 kali dalam satu semester. Patokannya seperti itu ya. Nah, anggap saja seperti itu. Nah, itu tidak bisa menjadikan dasar bahwa oh si ini tidak rajin, si ini nakal. Tidak bisa. Kita lihat lagi data di belakangnya. Oh, apa sih data untuk memperkuat dia supaya dia bertahan di jenjang berikutnya? itu seperti itu ya performanya dia. Oh dia pintar nih pelajaran matematika. Oh dia pintar nih
13:25 di pelajaran ee bahasa Inggris. Nah, itu bisa menjadi pertimbangan. Jadi jangan hanya semata-mata eh dia tidak hadir 20 hari kita anggap dia bodoh. Jangan seperti itu. Kita lihat lagi gali lagi data-data sekunder yang lain ya. Jadi seperti data internal. Nah, data dari dalam perusahaan kita bicara sekolah saja agar lebih sederhana ya. Data internal dari sekolah itu biasanya itu absensi itu paling-paling ee esensi dalam sebuah pendidikan, ya. Kemudian ee karakter. Nah, lihat karakter anak kan beda-beda. Karakter manusia kan
14:10 beda-beda. Si A bilang dia baik, tapi si B itu nakal. Itu tidak bisa jadikan sebuah sumber data yang akurat. Kemudian daksta eksternal, data dari luar perusahaan atau tren pasar. Nah, kita balik lagi perusahaannya Ibu coret, kita ganti di luar sekolah. Nah, itu seperti apa? Oh, dia di sekolah dia bagus, dia di sekolah dia taat, tapi di luar sekolah dia anggap saja ya anak geng motor. Eh, ingat seperti Ibu bilang tadi, data esensi bukan hanya itu saja. Banyak beberapa fakta yang harus kita kumpulkan dulu. Kita ee istilahnya kita filter atau kita
14:55 saring yang mana yang benar-benar akurat baru bisa menjadikan informasi yang bisa menjadi sebuah keputusan. Jadi seperti itu ya. Jadi data dalam bisnis seperti itu atau data dalam sekolah seperti itu contohnya ya. Biar simpelnya Ibu mengambil contoh di dalam lingkup sekolah saja. Oke next. Galau mau lanjut ke mana. Bingung cari sekolah yang gue banget. Stop drama. Di sini kita memang beda. Siap punya skill yang nyata. Yuk, lihat kenapa itu spekuler. Kami cetak tenaga asisten layanan
15:42 kesehatan yang bukan cuma terampil tetapi juga melayani dengan sepenuh hati. Siap bekerja dan siap lanjut kuliah. Di sini kalian bisa dapat belajar meraci dan distribusi obat yang aman. Dunia kesehatan ada di tangan kalian. Bengkongkar rahasia di balik data kesehatan. Di sini kami mengajarkan kalian analisis akurat yang sangat dibutuhkan di dunia medis. Bukan hanya cuman bongkar pasang, tapi ahli di bidang teknologi engine management system. Siap jadi mekanik andal anti mogok. Jadikan imajinasi mucuan. belajar desain fotografi, dan videografi yang memang
16:29 beda langsung jadi konten kreator profesional. Jago administrasi menguasai teknologi digital, mahir berkomunikasi. Kami siapkan kamu menjadi manajer masa depan. Halo, Kakak, jangan lupa dicck out ya. Kipik VIP C. Jual apa saja, di mana saja dan kapan saja. Kuasai digital marketing dan e-commerce. Lulus langsung jadi pengusaha spektakuler. Hidup di Medika enggak cuma di kelas saja ada 32 ex schol menarik yang bikin kita enggak sempat galau. Mulai dari seni sampai olahraga semua ada.
17:15 And you cannot tell me that life is so bad. If you knew what I knew then youd be so far from Kami tahu skill tambah karakter itu nol. Di Medika kami bangun pondasi berkarakter yang kuat seimbang antara ilmu dan iman. SMK Medika Samarinda mengembangkan peminaan imtak secara berkelanjutan melalui kegiatan salat duha dan zuhur berjamaah serta program baca tulis
18:01 Al-Qur'an dan pembinaan iman bagi peserta didik nonmuslim. Kami berkomitmen menciptakan lulusan yang berkarakter serta berakhlak mulia. Saatnya pilih sekolah yang bukan cuma ngasih ilmu, tapi juga masa depan. Gabung di SMK Medika Samarinda. Pendaftaran gratis, bebas uang SPP, uang gedung, uang praktik, uang buku, dan biaya ujian kompetensi. Cukup biaya baju, atribut, dan uang admin 2,7 juta bagi yang mampu dan bisa dicicil. Untuk yang tinggal di luar daerah juga ada asrama yang aman dan nyaman. Yuk, gabung. Tempat pendaftaran Jalan Padat Karya nomor 46uring, Jalan Langsat nomor 1 Foro. Dan untuk via online bisa hubungi nomor 0852
18:47 8175549. SMK Medika Samarinda spektakuler berkarakter memang beda anti galau. Masa depanmu dimulai di sini. Oke, kita lanjut lagi dengan slide berikutnya. Slide berikutnya adalah pengumpulan teknik pengumpulan data di kantor. Nah, di sebelumnya di slide sebelumnya Ibu sudah bilang bahwa ada yang namanya observasi atau pengamatan langsung. Ingat ya, rumus untuk menilai seseorang itu berbeda-beda. Mata tiap orang itu berbeda-beda. Artinya apa? Kita tidak bisa berdasarkan ee narasi seseorang, tapi kita lihatkan
19:34 berdasarkan fakta yang akurat. Ingat, data adalah fakta mentah. Artinya observasi dilakukan secara langsung. Misalnya seperti ibu di kelas menghadapi 25 siswa. Itu contoh contoh kecilnya saja. dari matanya ibu mungkin berbeda dengan matanya guru mapel lain. Observasi ya. Ini lihat. Oh, sebut saja namanya Sari. Sari di kelas mungkin lebih aktif tapi ketika di mata pelajaran yang lain dia lebih spasif. Nah, itu kan berarti ada yang namanya perbandingan cenderungannya nih apa
20:21 itu lihat lagi dengan pengamatan data itu kita kumpulkan berbentuk tulisan ya. Biasanya kan di dalam rencana pembelajaran setiap guru itu kan ada yang namanya penilaian observasi itu dinilai dinilai dulu si Sari si Irfan seperti ini seperti ini itu ada data setiap guru pasti punya. Nah, itu apa itu menjadi dasar untuk ee akhir nanti di laporan kenaikan kelas kah, di laporan semester itu diikan informasi. Jadi semuanya tuh digabungin dulu, didata dulu, kemudian dipilah.
21:07 Kemudian kita tentukan layak dan tidak layaknya sebuah data itu ditanggungjawabkan. Jadi seperti itu. Nah, ada kemudian adalah namanya proses wawancara. Wawancara ini berarti sudah familiar ya. Apa sih wawancara? Wawancara itu adalah ya saling bertanya jawab atau diskusi. Dua arah bisa tiga arah. Nah, dipastikan dulu wawancara. Biasanya ibu lagi ee menyinggung atau mencari-mencari contoh di kelas saja deh. Cara observasi dan wawancara itu kan biasanya kehilangan siswa empat misal entah itu hujanah, sakit kahti kan Ibu bertanya
21:54 nih. Hah si Sari mana apa kabarnya? Siapa nih yang teman dekatnya yang biasa chat semalam bagaimana? Kenapa sakit? Ada Bu dia sakit. Jadi seperti itu observasi dulu observasi secara lisan kemudian wawancara. Biasanya kan sakit ada izin orang tua dan dokter itu kita lihat lagi kembali datanya kita simpan kemudian kita jadikan fakta dasar kuesioner dan angket. Nah, biasanya paling seru nih. Belum pernah ya Ibu di kelas memberikan sebuah angket atau kesioner. Biasanya ini digunakan untuk kepuasan
22:42 tingkat eh untuk memberi penilaian tingkat kepuasan pada seseorang. Entah itu pelangganah, klien kah atau bisa jadi ibu membuat kuioner untuk kalian. menilai bahwa dalam satu semester bagaimana penilaian kalian dalam ibu mengajar, membina kalian atau dari karakter ibu seperti apa itu seperti itu. Nanti datanya dikumpulkan kemudian menjadi satu kesatuan. Nah, kemudian yang terakhir adalah studi dokumen atau melihat arsif lama. Nah, karena kita masih di kelas 10, arsip lamanya Ibu gunakan ya paling data-data yang dari sekolah sebelumnya.
23:30 Oh, si A misal berasal dari sekolah di Muar Padak. Oh, bagaimana dia nih? Aktifkah di dalam pembelajaran? Ibu enggak akan ngambil dari situ, tapi melihat dari sebuah karakter dari siswanya sendiri. Oh. Dalam pembelajaran biasanya Ibu kan menulis nih, memerintahkan kalian menulis. Nah, itu dilihat lagi. Oh, ternyata kalian aktif ya dalam menulis dibandingkan dengan kalian ee bertanya. Biasanya kan manusia kan biasa ada yang namanya sisi ee sisi yang memang baiknya sisi buruknya. Oh, dia memang lebih suka menulis daripada anak ini lebih aktif dalam bertanya secara lisan untuk
24:16 mengfleksi bahwa aku ini bisa enggak ya untuk mata pelajaran hari ini, untuk materi hari ini kan seperti itu kan manusia. Jadi melihat arsif lama itu penting untuk apa? Ah, makanya di pelajaran sebelumnya Ibu sudah pernah menjelaskan arsif ada dua. Arsif ada digital, ada yang fisik. Kalau yang digital masih bisa kita peroleh dengan mengulik kembali ee gadget atau device yang kita gunakan. Tapi kalau arsif itu fisik, nah seperti berupa ee dokumen-dokumen lama itu kan biasanya kalau penyimpanannya itu kurang bagus biasanya termakan rayap ke terkena lapuk
25:01 dari sebuah media penyimpanan tersebut. Karena kan lemari besi itu biasanya lembab tapi tergantung tergantung penyimpanannya seperti apa dulu. Nah, makanya di pelajaran sebelumnya kan kita bicara tentang perlengkapan dan peralatan. Ada yang namanya spesifikasi atau klasifikasi penyimpanan ee dokumen itu ada. Nanti kita akan ee bicara lebih lanjut di materi selanjutnya itu tentang penanganan arsip. Tapi untuk saat ini Ibu hanya selayang pandang tentang pengumpulan data di kantor. Nah, ini bicara tentang arsif ya. Oke, next. Kesimpulannya. Nah, kesimpulannya adalah data dan
25:47 informasi adalah pondasi penting untuk pembelajaran dasar-dasar manajemen perkantoran, dan layanan bisnis. Data dan informasi membentuk dasar yang kuat untuk mengambil keputusan yang tepat dan strategis. Dengan mengolah yang baik, kita dapat memahami kebutuhan siswa lebih baik dan meningkatkan proses pembelajaran secara keseluruhan. Mari kita gunakan data secara optimal untuk mendukung keberhasilan pendidikan luar biasa ini. Jadi paham ya bahwa data informasi itu adalah satu kesatuan yang tidak dapat terpisahkan. Adanya informasi berarti adanya data. Data yang bersumber data mentah yang diolah, diproses, di ee dipilah yang terbaik digunakan menjadi informasi yang dapat
26:34 dipertanggungjawabkan. untuk untuk mengambil keputusan dalam suatu instansi pemerintah ke atau perusahaan atau instansi pendidikan. Jadi seperti itu. Oke, untuk selanjutnya. Nah, ini Ibu ada tugas untuk kalian ya. Semoga bulan puasa ini tetap semangat tanpa adanya keluh kesah bahwa ih banyak sekali tugas ya. Jangan seperti itu ya. Untuk tugasnya bisa kalian salin link tersebut untuk bisa masuk ke drive ya. Di sana ada perintah, ada tata cara pengerjaannya, semua lengkap di situ. Jadi, link ini Ibu tidak memberikan waktu kalian singkat,
27:22 tidak. Tapi ee setidaknya sebelum lebaran sudah Ibu terima dalam bentuk foto, kemudian dikirim secara pribadi bukan grup ya. Tapi pribadi kenapa? Kalau grup itu berpotensi bisa disalin ya, bisa disalin yang kemudian ibu tidak ingin adanya kecurangan. Ingat, ini bulan puasa berarti kita dituntut untuk jujur. Oke, sampai jumpa. Semoga sehat selalu, puasanya lancar. Mohon maaflah batin jika Ibu dalam penyampaian ada yang miss. Nanti jika ada yang kurang berkenan atau ada yang kurang jelas bisa chat pribadi ke Ibu. Ingat ya, tetap semangat, tetap menjadi
28:09 pribadi yang baik, berkarakter kuat. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. down