5 KEBIASAAN YANG DI BENCI TUHAN | PS. DEBORA KRISTANTO

Ringkasan Singkat

Video ini membahas lima kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan dan bagaimana kita dapat menghindarinya untuk hidup yang lebih saleh. Kebiasaan-kebiasaan tersebut meliputi mengabaikan firman Tuhan, menormalisasi dosa, kemunafikan, kesombongan, dan menghakimi orang lain. Tujuannya adalah untuk mendorong umat Kristen untuk bertobat dari perilaku ini dan berusaha untuk hidup yang lebih menyenangkan hati Tuhan.

  • Mengabaikan firman Tuhan sama dengan menutup telinga saat Tuhan berbicara.
  • Menormalisasi dosa melukai hati Tuhan karena Dia mengasihi semua ciptaan-Nya.
  • Kemunafikan adalah ketidaksesuaian antara penampilan rohani dan kehidupan nyata.
  • Kesombongan mendahului kehancuran, sedangkan kerendahan hati membawa peninggian.
  • Menghakimi orang lain sama dengan menghakimi diri sendiri, karena semua orang berdosa.

Pembukaan

Pendeta membuka renungan dengan doa, memohon agar pendengar memiliki hati yang lapar dan haus akan firman Tuhan. Dia memperkenalkan topik tentang bagaimana menyenangkan hati Tuhan dan menghindari hal-hal yang tidak berkenan kepada-Nya. Tujuannya adalah untuk membantu orang percaya menyadari kebiasaan-kebiasaan yang mungkin tidak mereka sadari yang tidak selaras dengan kehendak Tuhan.

Mengabaikan Firman Tuhan

Mengabaikan firman Tuhan adalah kebiasaan pertama yang dibahas. Firman Tuhan, yang ditemukan dalam Alkitab, adalah cara Tuhan berbicara kepada kita. Mengabaikannya berarti mengabaikan hikmat dan pengetahuan yang Tuhan berikan. Contohnya termasuk mengabaikan perintah untuk bertobat atau mengabaikan kebutuhan orang lain padahal kita mampu membantu. Mengabaikan firman Tuhan menghalangi kita untuk memiliki karakter, pikiran, dan nilai-nilai yang selaras dengan Tuhan.

Memperlakukan Dosa Seakan-akan Biasa

Kebiasaan kedua yang tidak berkenan kepada Tuhan adalah memperlakukan dosa seolah-olah itu hal yang biasa. Dunia seringkali menormalisasi dosa, membuat yang salah tampak benar dan sebaliknya. Sebagai orang Kristen, kita harus berjalan lurus dengan Tuhan dan tidak membiarkan dunia mencemari hati kita. Contohnya termasuk bergosip, berbohong, menertawakan nasib buruk orang lain, menyakiti orang dengan kata-kata, menyebarkan gosip tanpa kebenaran, berpakaian tidak pantas, menghina atau meremehkan orang lain, dan membiarkan anak-anak melakukan kenakalan tanpa koreksi. Dosa memiliki konsekuensi yang serius, dan kita harus berusaha untuk menjadi berkat, bukan kutuk, bagi orang lain.

Kemunafikan

Kemunafikan adalah kebiasaan ketiga yang dibahas. Ini terjadi ketika penampilan rohani kita tidak sesuai dengan kehidupan kita yang sebenarnya. Contohnya adalah orang yang tampak rohani di luar tetapi menyebarkan gosip dan provokasi secara diam-diam. Orang percaya harus menghindari kepura-puraan dan berusaha untuk menjadi orang yang benar.

Kesombongan

Kesombongan adalah kebiasaan keempat yang dibenci Tuhan. Kesombongan adalah akar dari dosa Lucifer yang menyebabkan dia diusir dari surga. Amsal 16:18 mengatakan bahwa kecongkakan mendahului kehancuran. Tuhan membenci kesombongan karena dapat menghancurkan hidup kita. Kerendahan hati adalah kunci untuk ditinggikan dalam kerajaan Allah.

Gaya Hidup yang Suka Menghakimi

Kebiasaan kelima yang tidak berkenan kepada Tuhan adalah gaya hidup yang suka menghakimi. Matius 7:1-2 memperingatkan kita untuk tidak menghakimi orang lain agar kita tidak dihakimi. Ukuran yang kita gunakan untuk menghakimi orang lain akan digunakan untuk mengukur kita. Kita semua adalah orang berdosa dan patut dihakimi, jadi kita harus menghindari menghakimi orang lain. Jika kita melihat kesalahan, kita harus menegur dengan lembut, tetapi pertama-tama periksa apakah kita juga memiliki dosa yang sama.

Kesimpulan dan Doa

Pendeta meringkas lima kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan: mengabaikan firman Tuhan, menormalisasi dosa, kemunafikan, kesombongan, dan menghakimi. Dia mendorong pendengar untuk bertobat dari kebiasaan-kebiasaan ini dan berusaha untuk hidup yang lebih menyenangkan hati Tuhan. Dia menutup dengan doa, memohon agar Tuhan membantu kita untuk berubah dan hidup dalam kebenaran.

Summarize any YouTube video in seconds

Get summaries like this one for any video, in your language, with the free Summ app.

Download on the Apple Store
Get it on Google Play

Transkrip

YouTube Transcript Generator

0:00 [Musik] Shalom semuanya. Mari kita berdoa sebelum kita mendengarkan renungan pagi. Terima kasih untuk kebaikan-Mu Tuhan sehingga hari ini kami boleh bangun dan boleh mendengarkan firman-Mu kembali. Karena setiap hari kami selalu lapar dan haus akan firman Tuhan. karena firman-Mu yang bisa memuaskan hati, menguatkan roh kami, dan membuat iman kami bertumbuh. Terima kasih Tuhan dan kami siap untuk mendengar dalam nama Tuhan Yesus. Haleluya. Amin. Sebagai orang percaya, ada banyak orang yang selalu bertanya, "Bagaimana cara saya menyenangkan hati Tuhan dan hal-hal apa yang tidak berkenan kepada Tuhan?" Orang-orang yang bertanya demikian adalah orang-orang

0:47 yang hatinya itu mencintai Tuhan sehingga dia pengin tahu hal-hal yang tidak disukai Tuhan dan apa yang bisa menyenangkan Tuhan. Nah, kita akan pelajari hari ini karena kadang-kadang kita tidak merasa atau tidak sadar hidup kita itu tidak berkenan kepada Tuhan. Hari ini firman Tuhan tentang lima kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Yang pertama adalah pada waktu kita mengabaikan firman Tuhan. Firman itu adalah perkataan Tuhan sendiri. Sekalipun Tuhan tidak berbicara secara audibel, tetapi firman yang kita baca di dari Alkitab adalah perkataan Tuhan. Mengabaikan firman Tuhan adalah hal yang tercepat membuat Tuhan itu tidak berkenan. Kenapa? Karena Tuhan itu memberi kita itu hikmat lewat firman. Lewat firmanlah kita bisa mengenal

1:32 kesukaan Tuhan. Kita mengenal hati Tuhan. Dari firman Tuhanlah Tuhan banyak berbicara. Tetapi seringki kita tanpa sadar atau sadar atau bahkan sengaja mengabaikan firman Tuhan. Contohnya kalau Alkitab berkata, "Bertobatlah." Kita pura-pura enggak tahu, kita pura-pura tidak mendengar. Pada waktu Alkitab berkata bahwa kalau kamu tahu berbuat baik, tetapi kamu tidak melakukannya, maka itu adalah dosa. Yang artinya kamu itu sudah tahu waktu ada orang yang butuh pertolongan di depan matamu, di depanmu, kamu bisa menolong dan kamu tahu bahwa kamu harus bisa berbuat baik dan kamu harus menjadi berkat. Tapi kamu tidak mau melakukan bahkan sengaja mengabaikan. tidak mau menolong orang di depan kamu. Artinya kamu mengabaikan firman Tuhan. Padahal

2:19 firman Tuhan itu membuat kita bisa sepaham dengan Tuhan. Kita ini dijadikan anak Tuhan dan Tuhan mau kita diubah memiliki karakter yang sama, cara pikir dan budaya yang sama dengan Bapak kita. Jadi kita harus sama karakter kita, cara pikir kita, budaya kita, nilai-nilai yang kita bawa sama dengan Tuhan Yesus. Jadi jangan pernah mengabaikan firman Tuhan. Mengabaikan firman Tuhan itu seperti kita menutup telinga pada waktu Bapak kita berbicara bahwa kita adalah Tuhan Yesus. Dengan mengabaikan firman Tuhan, kita akan mudah jatuh dosa. Kita cepat khawatir, kita cepat takut, kita tidak bisa melihat perkara-perkara ilahi. Kita tidak bisa mengetahui

3:06 kehendak Tuhan pada waktu kita mengabaikan firman-Nya. Yang kedua, kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan atau bahkan membuat Tuhan itu marah. Yang kedua adalah memperlakukan dosa seakan-akan ini hal yang biasa. Memperlakukan dosa seperti itu bukan dosa. Bahkan kita membenarkan dosa dan setuju dengan dosa. Dunia ini menormalkan segala sesuatu. Dunia berusaha membuat dosa menjadi normal. Yang salah menjadi benar, yang benar menjadi salah. Itulah dunia. Itu sebabnya sebagai anak Tuhan, kalau kita ingin berkenan kepada Tuhan, kita harus berjalan lurus bersama Tuhan. Jangan biarkan dunia ini mencemari hati kita sehingga kita juga sama dengan mereka membenarkan dosa. Menganggap dosa itu

3:53 hal yang biasa. Kita menganggap biasa, gosip, kebohongan, mentertawakan nasib orang yang buruk. Kita menganggap biasa pada waktu kata-kata kita menyakiti orang. Kita menganggap biasa pada waktu kita menjadi orang yang menyebarkan gosip. Kita belum tahu kebenaran cerita, kita sudah menyebarkannya. Kita menganggap itu adalah hal yang biasa, hal yang normal. Kita menganggap biasa pada waktu kita berpakaian yang bisa mengundang nafsu orang lain. Kita menganggap biasa pada waktu kata-kata kita menghina orang lain, meremehkan orang lain. Kita menganggap biasa pada waktu kita merendahkan orang lain, membully orang lain. Bahkan kalau kita menjadi orang tua, kita menganggap biasa kalau anak kita nakal, kalau anak kita

4:40 menyakiti temannya, kalau anak kita membully temannya dan kita menganggap namanya juga anak-anak, semuanya itu adalah dosa. Semuanya itu tidak berkenan kepada Tuhan. Dan ini bukan hal yang biasa, bukan hal yang sepele karena Alkitab berkata, upah dosa adalah maut. Semua yang kita tabur pasti kita tuai. Kalau kita mau menjadi orang yang berkenan kepada Tuhan, prinsipnya adalah menjadi berkat. Jangan menjadi kutuk bagi orang lain. Tuhan itu enggak cuma mengasihi saudara dan saya. Tuhan juga mengasihi orang lain. Sehingga pada waktu kita membenarkan dosa, kita membenarkan pada waktu kita menyakiti orang lain, bahkan kita juga setuju karena orang lain juga menyalahkan yang lain, maka hidup kita sedang melukai hati Tuhan. Karena pada waktu kita menyakiti anak-anak Tuhan, pada waktu

5:27 kita menyakiti manusia yang adalah ciptaan Tuhan yang diciptakan menurut gambar dan rupa Allah, kita sedang melukai hati Tuhan. Jadi, bertobatlah. Bukan hanya saudara bertobat, tapi didiklah anak-anakmu, didiklah keluargamu untuk tidak suka melukai orang lain. Yang ketiga adalah kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan adalah kemunafikan. Pada waktu kita menjadi orang-orang yang munafik, penampilan kita sepertinya rohani. Tetapi hidup kita tidak sama dengan penampilan kita. Ada dulu seseorang dia sepertinya orang yang sangat rohani, kesaksiannya sangat luar biasa, tetapi kemudian anaknya sendiri cerita kalau orang tuanya itu seorang yang munafik. Salah satu hal adalah dia suka untuk menyebarkan kabar

6:13 hoa untuk menghasut dan untuk memprovokasi orang. Dia suka memberitakan berita-berita yang tidak benar untuk memprovokasi orang. Jadi menyebarkan gosip lewat WhatsApp, lewat apapun dia lakukan dan orang tidak pernah tahu siapa sumber beritanya. Makanya jangan cepat percaya dengan berita yang tidak jelas penulisnya siapa dan dari media apa. Dia selalu menyebarkan gosip dan menimbulkan kerusuhan, menimbulkan fitnah dan sebagainya. Jadi sebagai orang percaya jangan menjadi orang yang suka berpura-pura, jangan menjadi orang yang munafik tetapi menjadi orang yang benar. Yang keempat adalah Tuhan. Tuhan membenci kesombongan. Salah satu dosa Lucifer sehingga dia terbuang dari surga adalah kesombongan. Akar dari segala

6:59 dosa Lucifer adalah sombong. Dia merasa mulia, dia merasa layak untuk disembah sehingga dia merasa, "Ngapain aku menyembah Yesus? Toh aku juga mulia. Ada kesombongan dan dia ingin mencuri kemuliaan Tuhan menjadi kemuliaan dia sendiri." Alkitab berkata di dalam Amsal 16 ayat 18, "Kecongkakan mendahului kehancuran dan tinggi hati mendahului kejatuhan." Jadi, kesombongan itu dibenci Tuhan. Kenapa? Karena kesombongan bisa menghancurkan hidupmu sendiri. Itu sebabnya Tuhan membenci kesombongan karena Tuhan tidak mau hidup kita hancur. Alkitab berkata, "Kerendahan hati awal dari peninggian. Kalau kamu rendah hati, kamu akan ditinggikan." Karena budaya kerajaan Allah adalah rendah hati. Yang kelima adalah Tuhan itu enggak suka. dengan gaya hidup yang suka menghakimi. Alkitab

7:46 berkata di dalam Matius 7 ayat 1 sampai 2, jangan kamu menghakimi supaya kamu tidak dihakimi. Karena dengan penghakiman yang kamu pakai untuk menghakimi, kamu akan dihakimi dan ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Jangan menghakimi supaya kamu enggak dihakimi. Kayak contoh ya, ada dulu seseorang itu dia itu komplain terus tentang orang lain, "Si ini kok enggak disiplin ya? Masa gini aja kok telat?" Padahal dia sendiri juga telat. Sehingga semua orang berkata begini, "Kamu sendiri juga sering telat." gitu loh. Lalu dia marah, "Kenapa kalau saya telat kalian marah sama saya? Kenapa enggak marah sama si A?" Terus kita bilang, "Loh, kita tuh cuma ngomong karena kamu selalu komplain tentang orang lain yang terlambat. Kita cuma mengingatkan, kamu juga terlambat." Dia ngomong lagi, "Kenapa enggak menyalahkan orang lain?" orang-orang itu enggak dimarahi. Terus kita ngomong, "Karena orang-orang itu enggak marah

8:32 tentang orang lain." Dan Alkitab mengajar kita untuk tidak menghakimi. Karena kita semua adalah orang-orang yang juga patut dihakimi. Karena kita semua adalah orang berdosa. Walaupun mungkin dosanya berbeda, kadarnya berbeda, tapi kita semuanya adalah orang yang berdosa. Jangan suka menghakimi. Kalau ada yang salah, tegur. Tapi sebelum menegur, cek dulu apakah kamu juga memiliki dosa yang sama? Karena ukuran yang kamu pakai untuk mengukur akan diukurkan kepadamu. Tulis di chat lima kebiasaan yang tidak berkenan kepada Tuhan. Yang pertama mengabaikan firman Tuhan. Yang kedua, memperlakukan dosa. Seakan-akan dosa itu biasa. Menormalkan dosa bahkan setuju dengan dosa. Yang ketiga adalah kemunafikan. Yang keempat Tuhan membenci kesombongan. Dan yang kelima adalah Tuhan membenci pada waktu kita suka menghakimi. Kalau kita mau menjadi orang yang berkenan

9:18 kepada Tuhan, maka kita bertobat dan berusahalah untuk keluar dari sikap hidup dan gaya hidup yang demikian supaya kita berkenan kepada Tuhan. Mari kita berdoa. Terima kasih kepada-Mu Tuhan. Biarlah kami menjadi orang-orang yang berkenan. Biarlah kami terus mengalami perubahan hidup menjadi manusia yang terus diperbaharui sehingga kami menjadi orang-orang yang tidak mengabaikan firman, tidak kompromi dengan dosa dan tidak membenarkan dosa. Biarlah hidup kami tidak penuh dengan kemunafikan. Biarlah hidup kami terus diperbaharui sehingga kami tidak menjadi orang yang sombong tetapi rendah hati. Dan biarlah kami Tuhan Yesus dijauhkan dari sifat yang suka menghakimi orang lain. Tetapi biarlah hidup kami terus diperbaui. Basuh kami dengan kuasa darah-Mu sehingga kami terus dikuduskan,

10:04 hati kami terus ditahirkan sehingga kami menjadi orang-orang yang hidup dalam kebenaran dan menyukakan hati Tuhan. Terpujilah nama-Mu di dalam nama Tuhan Yesus. Haleluya. Amin. Tuhan Yesus memberkati dan jangan lupa untuk subscribe serta bagikan video ini ke teman-teman dan keluarga. Tuhan Yesus memberkati. Selama kau besertaku, ku melihat ada mukjizat setiap hari. Selama ku menyembah-Mu, selama ku menyembah. Kami percaya mukjizat-Mu Tuhan.

Share

Ringkasan Video YouTube