0:03 Permisi. Halo. Ih, dalam banget. Karena masih banyak ruangan-ruangan tersembunyi di area dalam sini, Guys. Lewat sini aja. Oke, bismillahirrahmanirrahim. [Musik] Oke, langsung kita naik perahunya ya, Teman-teman.
1:08 [Musik] [Tepuk tangan] [Musik] Oke, sudah sampai.
1:54 Oke, sudah sampai ya. Ini kali pertamanya ke sini ya, Teman-teman. Jadi nanti mohon maaf kalau saya tidak mengetahui lokasi-lokasi tertentu yang berada di >> Pulau Nusa Kambangan. Iya, Mas. Tanya dulu namanya siapa? >> Namanya Mas Andi. >> Mas Andi asli sini. >> Asli sini. >> Asli sini. Ini ini gimana ini? Ini mau ke Karang Bolong. >> Heeh. >> Terus lorong bawah tanah. >> Heeh. >> Gua beteng bedem. >> He. >> Terakhirnya pasir putih. >> Pasir putih. >> I. >> Iya. Di sini, Mas ee mau tanya di sini kalau malam ada enggak pengunjung? >> Kalau malam pengunjung enggak ada ya, Mbak? Ada.
2:39 >> Enggak ada. >> Tapi bisa dari sana sini >> ya. Harus ada izin. >> Izin dulu. >> Heeh. >> Izin. Ini kan sudah termasuk di dulu. >> Heeh. He, >> kalau tanya sama saya tahu persis. >> Heeh. >> Bukan, bukan baru sekarang. Dari dulu ini sudah termasuk hutan hindur. >> Oh, gitu ya. >> Tapi kalau ada orang yang berkepentingan >> Heeh. >> kaitannya kok sama orang dalam bisa aja. >> Tapi itu harus ada izin. >> Harus pakai izin >> apa mau kemah >> apa mau apa istilahnya >> ee ke situ ke benteng >> apa namanya yang seperti Tukul itu bisa di situ. >> Oh, bisa. Oh, Mbaknya malah 10 tahun >> pukul pernah ke sini tapi siang. >> Oh, siang >> ya. Kalau malam bisa silakan malam. >> Ada fenomena-fenomena apa di sini, Pak?
3:26 >> Biasanya biasanya itu yang >> yang tahu kita >> waktu siang itu >> orang enggak ada kepalanya. >> Heeh. >> Terus ada suara-suara apa? >> Heeh. >> Itu kalau mistis >> mistisnya >> yang pada naik. >> He >> cak malam seperti yang di apa? Lorong-lorong itu kan. >> Carinya yang begitu. >> Iya. Iya. >> Toh >> benteng bawa tanas. >> Heeh. Kalau bisa masuk masuk ada apakah di situ. >> Oh gitu ya. Dulu tukul tahun berapa ke sini Pak? >> Saya lupa loh. >> Yang acara tukul jalan-jalan itu. >> Nah iya terus di sini terus itu ke Mahera sama siapa? Mas siapa? Mas Andi. Mas Andi >> lah. Ini Mas dari mana? >> Dari Malang. Dari >> Oh Malang. Jawa Timur ya? >> Iya bisa juga sih >> Mas Andi >> ini namanya >> jelasin >> misakan timur ya.
4:11 >> Oke. >> Wisatanya disebut wisata Bari. >> Heeh. Jadi sebenarnya numpak perahut terus mutermutermak enggak masuk ke sini. Tapi berhubung >> adakah orang kepentingan yang lebih penting? Boleh. >> Heeh. >> Tapi ya itu harus segera sama-sama. >> Oh gitu ya. Oke. Oke. Oke. Ya, tadi sempat berbincang-bincang sebentar oleh Bapak yang pengelola area hutan lindung ini ya. Jadi area tersebut itu termasuk kawasan konservasi hutan lindung, Guys. Bukan tempat pariwisata. Jadi seperti kalau ee ada penelitian gitu ya dari universitas-universitas mana. Karena di
4:58 sini banyak sekali tanaman herbal. banyak, Guys. Dan cukup hah masih lestari juga ini hutannya seperti ini. Jadi, Pulau Nusakambangan ini ee sering disebut-sebut sebagai pulau bunga dari Nusa, Pulau dan Kambangan ya. sama dengan bunga. di Nusa Bunga sebagai suatu pulau bersejarah di selatan Jawa yang menggabungkan aspek kelam sebagai suatu atau pulau penjara
5:45 dan pesona alam yang sangat memikat seperti ini. Dan dilihat dari luasnya ya, saya sempat-sempat baca dari sekitaran pulau ini itu kurang lebih 210 km yang dipisahkan dari Pulau Jawa oleh Selat Segara Anakan ya, Teman-teman. Dan banyak sekali terdapat flora flora dan fauna termasuk kurang lebih 77 spesies burung ee mamalia reptil primata dan kemungkinan di sini tuh masih ada buaya muara, Teman-teman. Wih, ngeri ya. Buaya muara ini kalau di area Nusa Kambangan
6:33 ini kalau kita bisa eh membedakan antara buaya air tawar ya dan air asin. Jadi di sini banyakan buaya air asin, Teman-teman karena bersebelahan dengan ya di letaknya di laut lah. Sejak masa kolonial dulu, pulau ini menjadi ee lokasi banyak lapas keamanan yang cukup tinggi. Dan di sini tersisa hanya empat lapas, Guys. Seperti permisan, batu, besi, dan ee kembang kuning. Kembang kuning. Jadi juga pernah dulu juga ee adanya
7:20 eksekusi mati ya, eksekusi atau hukuman mati yang pernah dilakukan di sini termasuk narapidana kasus bom Bali tahun 2008 dan bandar narkoba besar. Dan juga di sini terdapat banyak situs peninggalan Belanda, Portugis seperti benteng Karang bolong, benteng pendem, serta mercu suar yang berdiri di pantai ya. Yang tadi kalian bisa melihat tinggi banget, Guys, mercu suarnya. Kebetulan saya lagi di Cilacap ya sekalian berkunjung ke Nusa Kambangan di mana di sini terdapat peninggalan Belanda, Benteng Pendem dan yang lainnya ya.
8:13 Jadi, Guys ee untuk penyeberangannya tadi naik perahu itu Rp40.000 per orang, Teman-teman. Rp40.000. R000 per orang. Namun ditinggal ya. Nanti kalau sudah selesai tinggal dihubungi sudah selesai gitu baru nanti dijemput. Jadi dulu ini kawasan hutan mangrup ini ee pernah rusak, Guys, akibat pembukaan lahan tambak, ya. ee dengan lebih dengan kurang lebih luasan itu sekitar 15.000 hektar ke sekitar 8 hektar, Guys.
8:59 Dan pulau ini kaya dengan cerita mistis seperti yang diungkapkan oleh Bapak tadi ya. Huh. dari bunga wijaya kusuma yang mekar di malam hari hingga ritual spiritual di gua-gua dan makam kuno. Oh, mantap, Men. Terdengar suara kicauan burung yang cukup mereduh. Wow. Keren ya. Ternyata seperti ini keindahan dari Pulau Nusakambangan.
9:46 Wuh. Nah, di situ terdapat banyak orang, Guys, karena melakukan penelitian, ya. Mungkin tanaman-tanaman seperti itu
10:32 ramai banget loh. Tuh. Oke, lanjut ya. Dan cukup jauh juga sih untuk menuju ke titik nya. Oke. [Tepuk tangan] Nah, itu
11:18 ini melakukan penelitian semua karena ramai banget gitu. Tuh, Guys, di atas 8,8 >> 8,5 >> berarti 18,5 ya. Ini lepas sekarang ini ya anjing. >> Iya. Mau neliti apa nih? Ini lagi
12:05 praktik, Pak. >> Praktik apa? >> Praktik lapang kehutanan. Jadi mereka bikin analisis vegetasi ke dalam. >> Apa? >> Analisis vegetasi, Pak. >> Apa itu? >> Jadi mereka mencatat jenis-jenisnya di sini gitu ya. Kemudian nanti akan dihitung apa namanya? >> Ee banyak indeksnya, Pak, nanti. >> Oh, gitu ya. Oh, >> berapa dalam >> kita ada 41 mahasiswa, Pak? >> Banyak banget ya. Dari mahasiswa >> IPB, Pak. >> Oh, IP >> Fakultas Kehutan. >> Oh, oke oke. Siap. Ini saya ambil enggak apa-apa ya. >> Oke, monggo. Sudah kelihatan >> monggo, Mas. Matur nuun. >> Monggo. Kalau mau ikut masuk ke dalam, Pak. >> Iya, nanti aja. Monggo. Aken. Hati-hati, Pak. >> Iya. Huh.
12:51 Kan lagi meneliti teman-teman, ada 40-an mahasiswa dari IPB yang dari Perhutani. Oke yah, duduk dulu sejenak, Guys. Dan lumayan juga perjalanan tadi dari pintu masuk mungkin kurang lebih sekitar 300 ya meter gitu, 400 gituan lah. Dan ini sudah hampir sampai ke depan situ ada gapuro gerbang masuk, Guys. Dan di sini kalian sudah apa ee juga bisa terdengar suara obak pantainya di situ. Oke, lanjut ya, Teman-teman, untuk mempersikat waktu dan ini agak siang sih
13:38 saya ke sininya. Nah, di sini ada pamplet kawasan Cagar Alam Nusaka Bandang Timur. bukan tempat wisata. Oke, langsung gas ke sana ya. Lumayan jauh, lumayan jauh. Wow, tuh. Tuh, ada lorong gitu, Guys. Seperti pintu masuk gitu, ya. Tuh, kelihatan, Guys. Gendong. Jadi dulu katanya ee tukul jalan-jalan juga pernah ke
14:23 sini, tapi siang hari, Teman-teman. mungkin lagi nyari sesuatu ya mistis karena memang ya tingkat kemistisan di area pulau-pulau atau dekat-degan laut itu memang gudang ya gunung seperti itu. Nah, ini ini batu bata, Teman-teman ya. Ini batu bata, Guys. Jadi, sudah dari dulu zaman Belanda. Wow. Weh, wow. Wow. Wow. Wow. Keren, Pak.
15:12 Wow. Ini kayak ee benteng. Benteng memang benteng. Coba ya masuk ya. Wow. Wih. Sepi banget nih. Oke,
16:13 ini guys. Wow. Nusakambangan itu juga ada lagi bangunan di situ. Itu kayak ada orang yang lagi neliti lagi. Coba ya ke sini ya. Ini info terbaru ya. Nusakambangan Benteng Pendem. Oh, kan ada gang lagi. Seram juga kalau ke sana ini enggak tahu nih ke mana ini. Coba ya explore-ekplore ya, Teman-teman ya. Karena ini peninggalan
17:02 Belanda. Warisan Belanda ya. Ini ada bangunan lagi. Apa ini ya? Yes. Wow. Ini apa ya, Teman-teman? Jadi, ada tembok yang cukup kokoh juga. Batu bata ini muter mengitari gitu sampai ke mana ini? Oh iya. Wah. Coba ya ke sana ya.
18:01 Enggak ada apa-apa sih. Mungkin dulu di sini ada ruangan gitu, Guys. Benteng juga. Ini sudah ada tembok yang ngeropos di sini dan itu mungkin langsung laut lepas ya itu ya karena enggak ada lagi sih. Wow. Nusaambangan pulau penjara ya. Oke.
18:48 Uh, eksotis nih, Men. Kenapa ya bangunan-bangunan Belanda itu selalu terlihat eksotis, Teman-teman? Nih kayak gini selalu loh di manap pun ya pasti men. Wow keren. Oke ini lanjut ke mana nih? Itu mungkin kamar mandi ada kayak ruang dua gitu di kamar mandi. Oh, ini lewat sini ada jalan ke atas.
19:41 Kita jalan lagi. Bismillahirrahmanirrahim. Oh, jadi memang dulu ini ada banyak sekali benteng di sini ya. Ini ada pondasi lagi, Guys. Di bawah ini, Guys. Melingkar gitu kayak memang dibuat jalan gitu, ya. Hah.
20:35 Oke. Oh, ini ada lagi. Uh, gila Pak Keren. Wuh, kayak gitu, Guys. Huh. Oh. Wah, ini baru baru pertama kalinya aku ke sini ya. Halo. Keren, Pak. Asli.
21:20 Huh. Ini enggak tahu kalau ke sini ke mana ini guys bangunannya asli Pak. Oke kita lihat yang di situ. Ini ada pohon tidur. Wah buntu ya. Buntu teman-teman. Oh, lautan lepas di sana. Kalau di bawah sini ya, ini hutan. Kalau di sana tuh lautan lepas. Uh, keren, Pak. Huh, asli, Guys. Ini keren banget loh.
22:08 Terbengkalai ya. Berapa tahun ya? Udah ya ratusan tahun ya, Teman-teman. Belanda. Wow. Oke, langsung saja kita masuk, ya. Mmm bisa lihat dari sini, Teman-teman. Ini asli keren banget, Pak. Tuh keren kan? Bentar ya, saya ambil foto dulu. Keren banget asli.
22:56 Oke. Oke, guys. Asik, Pak. Sumpah gila ini. Oke, bismillahirrahmanirrahim. Lun. Permisi. Wow. Wih, kayak gini loh. Ini pintu masuknya aja seeksotis ini ya, Teman-teman. Oke, ini kita masuk ya.
23:48 Permisi. Kalau di sini, Teman-teman, ini ruang untuk dieksekusi mati ya. Jadi yang ini nih itu ada besi-besi yang di taruh di atas itu buat hukuman gantung, Guys. Setelah digantung meninggal, ya dan mayatnya tuh dibuang ke sini. ini guys. Nah, ini. Uh, dalam ini langsung tembus ke laut ya, Teman-teman. Hah, ini dulu ada airnya. Ini jadi tempat pembuangan ee
24:35 jenazah setelah dihukum gantung. Ini ada satu dua di situ langsung dibuang ke sana ya. Oke, dan ini cukup keren, Guys. Asli keren banget. Dan ini ada rolong lagi menuju ke bawah sana menuju ke pasir putih ya. Duh, dalam banget, cuy. Gondendeng. Oke, kita lanjut yang area sini. Nah, kalau yang ini. Uh, cantik, Pak. Ya, cantik loh, Guys. Ih, cantik benar. Ini juga ada jendela yang sinarnya tembus masuk ke
25:21 dalam. Jadi memang khas Belanda banget ya bentengnya ya. Ya, seperti ini bentengnya. Itu benteng atau memang ruang penjara ya, Teman-teman? Kalau enggak salah sih ini ruang penjara, Guys. Oke, oke, sudah ya kita lanjut ke terowongan, Teman-teman. Aduh, ini loh eman banget nih. Mural-mural kayak gini tuh wah enggak penting loh. Onel, Pandawa. Aduh,
26:09 udahlah. Maksudnya tuh lestarikan ee alam ini ya. Jangan sampai dicoret-coret enggak penting banget gitu loh, Men. Oke, ini saya mau masuk ke dalam. Permisi. Huh, gelap ya. Loh, ini enggak kelihatan muka saya nih kalau enggak seperti ini ya, Teman-teman. Permisi.
26:56 Halo. Ih, dalam banget. Halo. Oke. Ini lorong apa ini? Enggak tahu ini. W. Wow. Oh, ini ada apa ini ya? Ini tembus keluar. Oh, tuh bawahnya mentok ke sana ya, Teman-teman. Dan kalau ke sini
27:45 ini banyak kalongnya gede-gede. Ini mungkin penjara bawah tanah ini ya. Penjara bawah tanah. Halo. Kata Bapak tadi tuh, saya tuh sebenarnya bisa uji nyali di sini ya, tapi harus izin dulu. Cuman waktunya ini saya enggak ada ya, Teman-teman. ketika malam tiba,
28:31 waktunya yang enggak ada, Guys. Dan ya saya sempatkan di terang-terang hari seperti ini agar supaya bisa terealisasilah untuk berkunjung ke sini. Ini kondisi saat ini ya Nusaambangan ya, Teman-teman. Oke, bismillahirrahmanirrahim. Loh. Oh, ini banyak kamar-kamar ya nih, Guys. Ini kamar.
29:16 Kamarnya cuma segini doang. Ee 3 kali berapa ini? 1 2 3 4 5 6 3 * 6 dan ini tembus ke hutan lagi. [Tepuk tangan] Wow. Jadi seperti ini ya penampakan dari ee apa ini? Penjawara bawah tanah, Guys. Ini tadi turun dari atas sana menuju ke sini dan kita masukin satu-satu ya, Teman-teman. Oke, permisi. Oh, ini benar-benar sepi. Benar-benar sendiri di sini.
30:08 Uh, ini ruangan apa ini? dalam banget loh di bawah situ. Ini ruang apa ya? Ih, ada lagi ya sampai ke bawah situ. Oke, nanti saya ke sana ya. Ini masih ada loh ternyata. Oke, lanjut. Wow. Banyak kelelawar. Masih banyakan di Jawa Timur kelelawarnya. Saya tuh sudah pernah masuk ke gua, Guys. Gawa yang di
30:53 hinggapi ribuan kelelawar. Saya terabas, Guys. Kena muka-muka saya sampean. Dan ini enggak tahu loh. Ini asik, Pak. Serius asik ini. Banyak ya ruangannya ya. Kita bus ke mana ya, Teman-teman?
31:40 Oke. Wow. Ini langsung tembus ke laut sana, Guys. Ini enggak tahu ini apa fungsinya dulu. Oke, kita kembali lagi ya ke dalam ya. tadi dari sana sana deh misi kalau ke sini enggak tak astagfirullah
32:26 lailahaillallah permis Si ada suara-suara gitu. Oke, ini keluar ke sana bisa ya. Ada jalan lagi ke sana. Coba ke sini dulu ya, Teman-teman. Ini dituntaskan dulu karena masih banyak ruangan-ruangan tersembunyi di area dalam sini, Guys. Lewat sini aja. Oke, bismillahirrahmanirrahim.
33:17 Ini sudah tadi saya lewat sini ya. Yang ke sini nih yang belum. Ini ke sini. Jadi saya dari bawah situ eh dari atas situ. Terus ini enggak tahu menuju ke mana ini. Astagfirullahalazim. Kaget ya. Kayak ada suara-suara men. Wah. Kita lanjut ya. Eh, ada ruangan lagi di
34:02 bawah. Huh. Permisi. [Tepuk tangan] Halo. Ini kayak apa ini ya? Oh, ini ruang pantau, Guys. Ruang pertahanan. Jadi kalau ada musuh yang masuk melalui sini ya, ini kan kelihat sampai pantai
34:47 sana laut. Jadi kalau bisa jadi di sini dulu itu ada meriam-meriam, Guys. Bisa jadi ya, bisa jadi ya. Bisa jadi ya. Tapi enggak ada tanda-tanda ee peninggalan meriam gitu. Oke, mural-mural ini enggak penting sekali deh. Ini apa ini? Wow. Oke, ya. Buat teman-teman di sini, ini gudangnya, Guys. Gudangnya demit. Gudangnya didbit. Buat teman-teman di sini yang bisa melihat ini memang terang hari, Teman-teman. Tapi banyak ya aktivitas tak rasa mata yang kita tidak bisa mengetahuinya. Kalau mungkin buat teman-teman yang paham di sini bisa tulis di kolom komentar ya,
35:33 Teman-teman. Ini banyak lorong-lorong itu ya. Tadi yang saya keluar dari situ. Ini ada lorong lagi di situ. Ada lorong lagi. Oh, ini bisa jadi ee benteng juga, Guys. Bisa jadi, ya. Loh, yang ditakutkan di sini tuh ular ya. Mudah-mudahan enggak ada. Tuh, ada lorong lagi. Mudah-mudahan enggak ada ular ya. [Tepuk tangan] Ini enggak tahu ini ke mana ini. Jalannya muter gini.
36:26 Itu apa itu? Enggak tahu itu. Oke, lanjut ya, Teman-teman. Wah, ini apa ini? Pohon gede banget. Kayak tumbang gitu, Guys. Bukan tumbang ya, tumbuh gitu eh menyamping gini. Ini ini benteng ini. Saya yakin ini benteng karena sudah terpendam ya, terpendam oleh ee tanah dan terkikis oleh batu gitu. Kok terkikis? Ada batunya lah. Jadi memang ee ruang-ruang ini ruang tahanan ini
37:13 didirikan di bawah bebatuan ini, Guys. Jadi batu dilubangi gitu ya. Uh, keren, cuy. Ini loh. Apa ini? Halo, permisi. Wah, ini sudah saya terlalu jauh ya. Mungkin jalannya enggak lewat sini. Mungkin loh yo
38:04 ini muter itu enggak tahu itu ke mana itu kalau lewat sana itu. Okelah kita kembali ke sini ya, Teman-teman. [Musik] Uh, pulau penjara men. Huh, eksotis jalannya eksotis karena melewati hutan
38:49 dan hutan ini terkenal cukup angker ya karena memang dekat laut dan dulu ada jejak bekas zaman penjajahan Jepang di sini dan juga Belanda ya. Jadi masih ada energi-energi yang tersisa yang tertinggal di sini guys. Jadi seperti itu ya teman-teman. Kita lanjut ke sana. Oke. Tadi ke sini sudah, ke dalam sini sudah. Weh, ngeri, Pak.
39:36 Huh. Oke, lanjut ke sini. Oh, ini guys, ada bekas meriam di sini. Ini ruang pertahanan ya, Teman-teman. Ee pertahanan ketika ada musuh yang datang ke sini dari laut sana mengarah ke sini ee secara tidak langsung ini meriamnya langsung melontarkan ya. Jadi memang di sini tempat untuk pertahanan ya. Pasti di pinggir-pinggir pantai seperti ini ya, Teman-teman ya. Seperti tadi ruang pemantauan yang ada di atas tuh
40:22 kelihatan banget eh kalau bisa nembak dari atas ya untuk ada musuh yang datang. Oke, jadi seperti ini ya. Ini ee terbuat dari bebatuan yang cukup kokoh. Enggak tahu ini batu apa tuh. Ada meriamnya di situ. Nah, ini gede banget, Guys. Dengan panjang mungkin sekitar 5 eh 1 2 3 4 ya 4 m corongnya itu. Wow. Oke, lanjut. [Musik] Jadi, ruangan ee area Nusakambangan ini persis seperti saya menjelajahi di Surabaya. Namanya Benteng Gedung Cowek. itu terdapat di laut e pantai bagian
41:10 utara Surabaya ya. Dia sebagai tempat pertahanan juga, benteng pertahanan juga. Oke, di sini ada tugu, Guys. Tugu, ya. Ini mungkin dulu ada prasastinya cuman hilang. Itu juga ada lagi e meriam yang terbengkalai di situ. W keren ya. Ini langsung tembus laut yang namanya Pasir Putih.
41:56 Pasir putih pantai Pasir Putih, ya. Tapi herannya tuh pasirnya hitam gitu, bukan warnanya putih. Oh iya putih, Ding. Kalau yang di sisi waktu nyebrang tadi menggunakan perahu itu warnanya hitam gelap, Guys. Wow. Ngopi dulu ya, Teman-teman. Lumayan juga tadi jalannya juga jauh banget. Dan ini sudah sampai di ada warung di situ yah. Mampir ngopi rokok-rokokan sembari menikmati suasana keindahan
42:42 panorama di area Nusa Kambangan ini, Guys. [Musik] Oke, Teman-teman. Jadi saya sudah ngopi dan ini adalah merupakan momen terakhir dari video ini. Dan tadi kalian sudah bisa melihat kondisi terkini ee Nusa Kambangan ya, di mana di sini terdapat banyak benteng dan ruang tahanan dan ruang pertahanan ya sudah ada sewaktu zaman kolonial dan
43:28 sampai dengan saat ini masih terjaga dengan baik hutan di Nusakambangan ini ya, Teman-teman. Semoga tetap lestari alamku. Jangan sampai ada lagi orang-orang iseng yang datang ke sini hanya untuk mencari resek ya, usil dan sebagainya. Jadi, buat teman-teman yang sudah menonton dan men-subscribe channel ini, saya terima kasih banyak sekali. Dan buat teman-teman yang belum, berhubungan diubscribe ya, karena subscribe itu gratis, Guys. Dan jangan lupa juga nyalakan tombol loncengnya agar kalian selalu update informasi terbaru, perjalanan terbaru, dan petualangan terbaru dari HM Adventure. Saya Homi pamit undur diri. Asalamualaikum
44:13 warahmatullahi wabarakatuh. Salam budaya, salam rahim. [Musik]